Beranda blog Halaman 787

Bupati Rohul Salurkan BB PPKM Kepada Masyarakat Miskin

Rohul(SegmenNews.com)-Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman salurkan Bantuan Beras Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (BB PPKM) tahun 2021 di Kantor Desa Pasir Baru Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (28/07/2021).

Hadir dalam penyaluran bantuan, Wakil Bupati Rohul, H Indra Gunawan, Kapolres Rokan Hulu, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK, MH, Ketua PKK Kabupaten Rokan Hulu, Peni Herawati, Ketua GOW Rokan Hulu, Sri Yulita, Pimpinan Forum Bulog KCP Kampar Riki Maskudri.

Selain itu, juga hadir Kepala Dinas Sosial P3K Kabupaten Rokan Hulu, Sri Mulyati, Kepala BPM PD Rohul, Margono, Camat Rambah, Arie Gunadi, Kades Pasir Baru, Ponco Indriyanto beserta belasan hingga puluhan masyarakat Desa Pasir Baru penerima bantuan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rohul menyerahkan bantuan dalam bentuk beras jenis medium sebanyak dua karung atau 10 Kg kepada masing-masing Penerima Bantuan PKH dan BST di Desa Pasir Baru.

Diakui Pimpinan Forum Bulog KCP Kampar, Riki Maskudri bahwa bantuan beras kepada masyarakat penerima PKH dan BST se Kabupaten Rokan Hulu adalah sebanyak 187.790 Kg dengan jumlah penerima 18.779 KPM.

“Bantuan beras sudah didistribusikan ke masing-masing Kecamatan, tinggal diserahkan ke setiap masyarakat penerima bantuan,” Sebut Riki.

Riki juga menjelaskan bahwa tujuan penyerahan bantuan untuk membantu dan meringankan beban KPM ditengah Pandemi Covid -19.

Sementara itu, Bupati Rokan Hulu, H Sukiman dalam kata sambutannya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Rokan Hulu untuk selalu menerapkan protokol Kesehatan.

“Pada hakekatnya Covid-19 itu ada, dan kita tidak akan pernah bosan menyampaikan kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan Protokol Kesehatan,” Sebut Bupati.

Selain itu, mengingat kondisi alam Indonesia yang memasuki musim kemarau, Bupati juga berharap kepada masyarakat untuk tidak semena – mena membakar hutan, karena dapat menyebabkan terjadinya Karlahut yang tentu merugikan alam maupun manusia itu sendiri.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Pasir Baru, Ponco Indriyanto mengakui, selain penyerahan bantuan dalam bentuk beras, hari itu pihak Desa juga menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap 6.

“Untuk penerima BLT di Desa kami sebanyak 30 orang dengan total Rp 9 juta dalam sebulan, sehingga masing-masing nantinya mendapat sebesar Rp 300 ribu per orang,” Sebut nya.

Ketika ditanya terkait jumlah penerima BB PPKM di Desa Pasir Baru, Ponco Indriyanto menjelaskan ada 30 orang penerima bantuan.

“Untuk penerima dari PKH ada 19 orang, Sedangkan BST nya ada 31 orang, sehingga dijumlahkan menjadi 50 KPM penerima bantuan beras,” tukas Kades.(fit)

[VIDEO] Mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Divonis 3 Tahun Penjara

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Mantan Sekdaprov Riau, Yan Prana Jaya Indra Rasyid, divonis selama tiga tahun penjara. Ia dinyatakan terbukti bersalah, bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi dana atk dan makan minum Bappeda Siak tahun anggaran 2013-2017, sesuai dakwaan subsider Jaksa Penuntut Umum, Pasal 3 jo Pasal 18, UU Tindak Pidana Korupsi.

Vonis ini dibacakan majelis hakim yang diketuai Lilin Herlina SH MH, pada persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis 29 Juli 2021. Selain itu, Yan Prana Jaya juga dihukum membayar denda sebesar Rp50 juta, subsider 3 bulan penjara.

Putusan majelis hakim ini jauh lebih ringan dibanding tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya, yang menuntut Yan Prana Jaya selama 7 tahun 6 bulan penjara, denda Rp300 juta, subsider 6 bulan kurungan, serta membayar uang pengganti sebesarvRp2,8 miliar, subsider 3 tahun penjara.

Dalam pertimbangannya majelis hakim menyatakan kerugian negara dalam perkara ini hanya sebesar Rp1,3 miliar, yang terdiri dari mark up anggaran ATK sebesar Rp 500 juta lebih dan biaya makan.minum sebesar Rp777 juta.

Sementara kerugian negara dari pemotongan SPPD (biaya perjalanan dinas )10 persen sebesar Rp1 miliar lebih yang disebutkan jaksa menurut majelis hakim tidak terbukti. Alasannya, karena uang tersebut sudah berpindah tangan secara sah dan kelengkapan yang sah dari negara kepada pelaku perjalanan dinas, sehingga uang tersebut sudah menjadi hak pribadi pelaku perjalanan dinas.

Majelis hakim juga menyatakan, Yan Prana Jaya tidak terlibat langsung dalam pembuatan pertanggungjawaban ATK dan makan minun, serta tidak terbukti menikmati kerugian negara terswbut. Namun Yan Prana Jaya tidak melakukan tugasnya dengan cermat selaku kepala Bappeda, menandatangani laporan pertanggung jawaban kegiatan yang pertanggungjawabannya tidak sesuai.

Atas putusan ini, Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa menyatakan pikir-pikir.***(ran)

Bupati Inhil Keluarkan SE Perpanjangan PPKM

Bupati Inhil, HM Wardan

Inhil(SegmenNews.com)- Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No.26 TH 2021 tentang Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, level 2 dan level 1, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir mengeluarkan Instruksi Bupati No.1038.70/INS/VII/2021/336.5 tentang perpanjangan PPKM Kriteria level 3 Tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan sampai dengan tingkat RW/RT yang berpotensi menularkan Covid-19.

Rapat yang dilaksanakan di Kantor BPBD Jl Swarna Bumi Tembilahan, Selasa (27/7/2021) siang yang dipimpin Wabup H.Syamauddin Uti turut mendampingi Sekda Drs. Afrizal, Asisten 1 Drs.Tantawi Jauhari, turut hadir Kapolres Inhil dan Dandim 0314/Inhil, diwakili oleh Pasipes Kapten ARH Sugiyono.

Sebagai informasi Instruksi ini berdasarkan hasil dari diskusi Tim Satgas Covid-19 Inhil bersama unsur Pimpinan Forkopimda Inhil, kesehatan, TNI – Polri, BPBD, Satpol-PP, Perhubungan serta Camat Se-Kabupaten Inhil.

Dalam Instruksi Bupati ini juga mengatur dan menetapkan PPKM Kriteria level 3 dengan memperhatikan pendemi Covid-19 dari tanggal 26 Juli – 2 Agustus 2021.

Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti dalam arahannya mengatakan, pemberlakuan PPKM level 3  memperhatikan situasi dan perkembangan pendemi Covid-19 di Provinsi Riau khususnya Kabupaten Inhil.

“Untuk itu, kepada Tim Satgas Covid-19 dalam menjalankan tugas dengan cara humanis dalam penyampaiannya kepada warga masyarakat. Mengingat, saat ini masyarakat secara Psikologis sudah lama menderita,”kata wabup.

“Disampingnya , diharapkan juga kerjasama seluruh lapisan masyarakat untuk mengikuti himbuan dari Pemerintah ini. Karena, tujuannya untuk menyelamatkan nyawa masyarakat dari Covid-19,” tambahnya.***(ADV/Kominfo Inhil)

Jembatan Desa Tambak-Sotol Mulai Dibangun, Bupati Minta Rekanan Kerjakan Sesuai Bestek

Jembatan Desa Tanbak-Sotol Mulai Dibangun, Bupati Minta Rekanan Bangun Sesuai Dengan Bestek

Pelalawan(SegmenNews.com)- Setelah sekian lama mendambakan pembangunan jembatan penghubung dua desa, akhirnya impian masyarakat Desa Tambak dan Desa Sotol terwujud. Dimana momen yang bahagia ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan membangun jembatan penghubung tersebut.

Dalam pembangunan jembatan tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Pelalawan Zukri Misran didampingi Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Baharuddin SH dengan peletaka tiang pancang pertama, Kamis (24/6) lalu.

Pada peresmian pemancangan tiang pertama jembatan penghubung dua desa tersebut tampak berbeda, dimana juga dihadiri mantan Bupati Pelalawan periode yakni 2011-2016 dan 2016-2021 HM Harris. Dengan dibangun jembatan tersebut, tokoh masyarakat Riau berharap jembatan Desa Tambak dan Desa Sotol nantinya dapat digunakan dengan baik, khususnya bagi masyarakat di Kecamatan Langgam khususnya kedua tersebut dalam menggeliatkan perekonomian desa.

Jembatan Desa Tanbak-Sotol Mulai Dibangun, Bupati Minta Rekanan Bangun Sesuai Dengan Bestek

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pelalawan Syafrizal SE dan anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Junaidi Purba serta Monang Pasaribu, Asisten Administrasi Pembangunan Setdakab Pelalawan Atmonadi, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pelalawan MD Rizal,Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan Ir M Syahrul Syarif, Kepala Diskop, UKM dan Perindag Pelalawan Fakhrizal, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan masyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Pelalawan Zukri Misran mengatakan, bahwa jembatan ini sangat penting bagi masyarakat kedua desa ini, bilamana merupakan akses bagi masyarakat. Kalau jembatan ini sudah siap dibangun, bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Dimana Desa Tambak merupakan daerah perkebunan dan objek wisata mancing bagi masyarakat tempatan dan dari luar.

” Ya, kita senang sekali, akhirnya impian masyarakat untuk dibangun jembatan penghubung dua desa bisa terwujud. Dengan peresmian tiang pancang pembangunan jembatan penghubung Desa Tambak dan Desa Sotol, saya meminta kepada masyarakat untuk berdoa, semoga cepat selesai pembangunan masyarakat. Dan bisa meningkat ekonomi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian,menuju keobjek wisata mancing dan bisa dilintasi anak-anak kita untuk menempuh pendidikan.

Jembatan Desa Tanbak-Sotol Mulai Dibangun, Bupati Minta Rekanan Bangun Sesuai Dengan Bestek

Zukri juga mengatakan, bahwa kalau sudah jadi jembatan tersebut, kedua desa akan mengalami kemajuan. Maka diri itu, dirinya berpesan kepada masyarakat jangan pernah menjual aset masyarakat seperti tanah. Jadikan aset buat anak, jangan sampai menyesal dikeludoan hari, kalau aset tanahnya dijual. Bagi rekanan pengerjaan, bangun sesuai bastek.

“Bangun sesuai dengan perencanaan, jangan asal-asal saja. Karena jembatan ini dibangun untuk waktu yang lama, bukan untuk sebentar,” ujarnya.

Sementara itu, mantan Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, bahwa dirinya ingin menyampaikan sejarah singkat bagaimana proses perencanaan jembatan Tambak-Sotol hingga akhirnya dibangun.

Dimana seperti dilihat bersama, kondisi pembangunan di Kabupaten Pelalawan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan keuangan daerah, salah satunya pembangunan jembatan ini.

Oleh sebab itu, dia berharap agar jembatan ini nantinya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dalam geliat perekonomian desa. Maka dari itu,  siapapun yang akan menjadi pemimpin, kita harus melaksanakan program yang berdasarkan kepentingan pembangunan daerah dan bagi masyarakat luas,”jelasnya.

Jembatan Desa Tanbak-Sotol Mulai Dibangun, Bupati Minta Rekanan Bangun Sesuai Dengan Bestek

Hal yang lain juga disampaikan m,
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan MD Rizal menambahkan, bahwa jembatan yang dibangun, panjangnya sekitar 110 meter dan lebar 7 meter. Dalam pembangunan jembatan ini menghabiskan anggaran sebesar kurang lebih Rp 23,4 Milyar.

Pembangunan jembatan ini dimulai dari tanggal 8 Juni sampai 23 Desember.

“Pembangunan jembatan ini sangat penting, dimana jalan desa tambak dan Sotol merupakan akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten tetangga dan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat tempatkan. Saya berpesan kepada masyarakat, untuk menjaga baik kalau jembatan ini selesai dibangun,” tutupnya. (Advertorial)

Vaksin Dalam Pengiriman, Jubir Satgas COVID-19 Riau Minta Daerah Bersabar

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi meminta pemerintah kabupaten/kota untuk bersabar terkait ketersediaan vaksin. Pasalnya, hingga kini vaksin masih dalam pengiriman pemerintah pusat.

Hal ini dikatakannya menanggapi permintaan akab stok vaksin sinovac yang tidak mencukupi untuk kebutuhan kegiatan vaksinasi bagi masyarakat di daerah.”Kami meminta agar daerah untuk bersabar, karena vaksinnya masih dalam proses pengiriman ke Provinsi Riau,” paparnya, Selasa (27/7/21) di Gedung Daerah.

Yovi mengakui, saat ini animo masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi massal. Namun pihaknya, saat ini masih menunggu pengiriman vaksin dari pemerintah pusat.

“Nanti, jika vaksin dari pemerintah pusat sampai ke Provinsi Riau, tentu akan disalurkan ke kabupaten/kota. Jadi mohon kesabarannya,” jelas Yovi lagi.

Yovi tidak menampik, jika saat ini ketersediaan vaksin sinovac lebih diutamakan untuk kegiatan vaksinasi tahap kedua. Karena masyarakat yang telah menjalani vaksinasi tahap pertama, harus dilanjutkan ke vaksinasi tahap dua.

Terpisah sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, pemerintah terus mempercepat program vaksinasi nasional yang dilaksanakan dengan prioritas berbasis risiko.

“Kita memberikan prioritas vaksinasi ini berbasis risiko, provinsi-provinsi yang kasus aktifnya tinggi akan kita berikan lebih banyak. Yang tinggi itu, Banten, DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Bali. Itu yang paling tinggi karena kemungkinan terkenanya juga banyak, masuk ke rumah sakitnya juga banyak, dan yang wafatnya juga paling banyak. Provinsi-provinsi itu otomatis akan mendapatkan prioritas,” kata Menkes, dalam keterangan pers bersama, Senin (26/07/2021).

Selain itu, pemerintah juga memrioritaskan vaksinasi kepada masyarakat dengan risiko tinggi, yaitu kelompok lanjut usia (lansia) dan masyarakat yang mempunyai komorbid.
“Kita juga akan memprioritaskan orang-orang yang risiko tinggi, orang yang usianya lanjut, orang yang punya komorbid. Itu yang harus kita utamakan. Kita lindungi mereka dahulu, kita berikan mereka [vaksin],” ujar Budi.

Menkes memaparkan, hingga 26 Juli cakupan vaksinasi telah mencapai sekitar 60 juta dosis vaksin, baik untuk dosis pertama maupun dosis kedua. Untuk percepatan program vaksinasi ini pemerintah pun terus berupaya untuk mengamankan stok vaksin.***(mc)

Pemprov Riau Siapkan Bantuan PPKM Level IV

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Pemerintah Provinsi Riau telah menyiapkan skema bantuan masyarakat terdampak penerapan PPKM level IV dikota Pekanbaru. Juru bicara Gubernur Riau Raja Hendra mengatakan, sejak awal pemerintah Provinsi Riau telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan COVID-19 di Riau.

Raja Hendra Saputra kepada wartawan, Selasa (26/7/2021) menjelaskan, penanganan yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Riau, mulai dari ketersediaan obat, ketersediaan oksigen, vaksin, penyediaan, dan peningkatan pemanfaatan fasilitas isolasi mandiri yang disiapkan pemerintah daerah bagi pasien bergejala ringan dan non gejala.

“Kita sudah menambah fasilitas isolasi mandiri milik pemerintah di kota Pekanbaru ini, yakni balai pelatihan pertanian dengan kafasitas 125 tempat tidur, gedung dinas sosial dengan kafasitas 60 tempat tidur dan gedung olahraga 150 tempat tidur sehingga saat ini tersedia 2.773 tempat tidur,” ujar Hendra.

Terkait bantuan sosial terdampak COVID-19, pemerintah telah menyalurkan melalui kabupaten/kota program Kelompok Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 315.623 kelompok dan 149.602 untuk Program Keluarga Harapan (PKH), serta Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 166.021 PKH.

“Selain itu Pemprov juga menyiapkan dukungan dana desa/kelurahan dalam rangka penanganan pandemi COVID-19 dan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) hingga bulan mei mencapai Rp 297.689 milyar dari bantuan APBN dan APBD Provinsi Riau,” ujar Hendra.

Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Sosial, lanjut Kabid IKP diskominfo Riau ini juga telah menyiapkan dapur umum bekerjasama dengan Korem 031 Wirabima dan Polda Riau, membantu masyarakat terdampak COVID-19 di Pekanbaru. Sebelumnya, berbagai bantuan sembako juga sudah disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

“Marilah sama-sama kita melaksanakan tugas  penanganan COVID-19 di Provinsi Riau dengan bergandengan tangan. Sehingga musibah pandemi segera selesai,” ujar Hendra
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Indra SE mengatakan, pihaknya telah melakukan refocusing dan realokasi DAU sesuai arahan pusat untuk penanganan COVID-19.

“Anggaran dukungan penanganan COVID-19 kita dari refocusing dan realokasi DUA sebesar Rp139 miliar, dan saat ini realisasinya mencapai 36,06 persen,” katanya.

Indra menyampaikan, anggaran dukungan penanganan COVID-19 sebesar Rp139 miliar itu jika dipersentasekan 9,57 persen.

“Artinya sudah terpenuhi refocusing dan realokasi 8 persen yang dari DAU itu. Arahan pusat minimalnya itu 8 persen, kita terpenuhi 9,57 persen,” tukasnya.***(MCR)

Sat Lantas Polres Rohul Lakukan Penyekatan Jalan

Sat Lantas Polres Rohul Lakukan Penyekatan Jalan

Rohul(SegmenNews.com)- Aparat Kepolisian Polres Rokan Hulu-Sat Lantas Polres Rokan Hulu melakukan penyekatan jalan dalam rangka pembatasan mobilitas kenderaan di Wilayah Hukum Polres Rokan Hulu.

Pelaksanaan penyekatan jalan tersebut dilakukan aparat Satlantas Polres Rokan Hulu pada ruas Jalan Lingkar-Ratik Togak-Jalan Tuanku Tambusai Kota Pasir Pengaraian.Kegiatan penyekatan ruas jalan itu dilakukan setiap malam mulai dari Pukul 21:00-23:00 Wib.

Penjelasan itu disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Rokan Hulu AKP Bagus Harry Priyambodo kepada media, terkait dengan pelaksanaan penyekatan jalan di Kota Pasir Pengaraian.

” Kenderaan yang akan melintas didaerah tersebut akan disuruh putar balik. Ini dalam rangka penyekatan jalan di Rokan Hulu.” Papar AKP Bagus.

Penyekatan jalan tersebut lanjut Bagus, sebagai upaya Sat Lantas Polres Rokan Hulu dalam membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penularan covid 19 di Rokan Hulu.

Untuk pelaksanaan penyekatan jalan tersebut dilapangan, petugas Sat Lantas Polres Rokan Hulu dibanto oleh petugas Dishub dan Sat Pol PP Kabupaten Rokan Hulu.(man)

PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak

PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak

Siak(SegmenNews.com)– PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang merupakan bagian dari Asia Pacific Resources International Limited (APRIL) kembali meluncurkan Program Desa Bebas Api atau Fire Free Village Program (FFVP) tahun 2021. Kali ini program yang diluncurkan sejak tahun 2014 lalu melibatkan 17 Desa yang berada di Kabupaten Siak dan Pelalawan.

Program Desa Bebas Api merupakan program holistik yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) dan terdiri dari sejumlah program. Program ini telah berhasil menurunkan tingkat kebakaran dari 4.279 hektar pada tahun 2013 menjadi 22 hektar pada tahun 2020 di desa yang mengikuti program tersebut.

Bupati Siak H Alfredri mengapresiasi program Desa Bebas Api yang melibatkan kampung-kampung di Kabupaten Siak. Menurutnya peran sektor swasta sangat penting dan menjadi inovasi strategis dalam mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Siak. Terlebih Alfredri menyebut daerah Siak memang rawan terjadi karhutla karena lebih dari 50 persen wilayahnya terdiri dari gambut, di mana 20 persen di antaranya gambut dalam. Hal inilah yang memicu kebakaran jika terjadi musim kemarau.

“Harapannya Kampung-kampung di Siak ini bisa memperoleh reward, namun yang paling penting adalah program penyelamatan lingkungan dan kesadaran kita semua agar terhindar dari karhutla. Hari ini dengan inisiasi dan dukungan dari APRIL grup telah melakukan kerjasama dengan para penghulu kampung di Siak dalam upaya pencegahan karhutla, semoga dengan adanya kerjasama dan kekompakan ini bisa mewujudkan Siak bebas api,” tuturnya saat peluncuran program Desa Bebas Api 2021 bersama PT RAPP secara virtual pada Selasa (26/7) di Siak Sri Indrapura.

PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak

Kapolres Siak, AKBP Gunar Rahardianto mengapresiasi kepedulian RAPP dalam pencegahan karhutla secara dini di Kabupaten Siak. Menurutnya kegiatan ini menjadi stimulus untuk meningkatkan kesadaran dan moral seluruh elemen masyarakat dalam mencegah karhutla.

“Akan banyak aspek yang akan terganggu jika terjadi karhutla, untuk itu kami menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga hutan dan lahan agar tidak terbakar, sebab menurut penelitian penyebab karhutla ini merupakan 90 persen adalah ulah dari manusia,” kata Kapolres.

Program Desa Bebas Api yang diinisiasi oleh Grup APRIL di bawah naungan Grup Royal Golden Eagle (RGE) mengajak seluruh pihak pemangku kepentingan dan masyarakat untuk melakukan pencegahan karhutla untuk mencapai misi “zero fire” serta membantu masyarakat dalam mencegah penyebaran COVID-19.

Direktur PT RAPP, Mulia Nauli memaparkan sejak tahun 2014 hingga saat ini perusahaan telah bermitra dengan 39 desa di lima kabupaten Kabupaten di Provinsi Riau, mencakup total wilayah sekitar 803.684 hektar. Di Kabupaten Siak, Kampung Teluk Lanus dan Kampung Dayun sebagai peserta Program Desa Bebas Api. Kampung Dayun telah termasuk kampung yang berhasil menjaga kawasan dari kebakaran sehingga termasuk dalam Desa Tangguh Api atau Fire Resilience Community.

“Kami memiliki lima strategi untuk Program Desa Bebas Api. Pertama, turut melibatkan pemerintah desa dan masyarakat melalui Crew Leader sebagai perpanjangan tangan program ini untuk pencegahan kebakaran di kampung-kampung. Kedua, meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahayanya pembukaan lahan dengan cara membakar dengan berbagai sosialisasi. Ketiga, memberikan bantuan pembukaan lahan melalui peralatan pertanian. Keempat, pemantauan udara melalui perangkat PM10 di tujuh lokasi pemantauan. Terakhir adalah memberikan penghargaan kepada kampung yang berhasil menjaga lahannya dari kebakaran selama tiga bulan,” jelas Mulia.

Mulia menambahkan bulan Juli hingga Oktober merupakan periode rawan kebakaran. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak kemarau diprediksi terjadi di bulan Agustus.

“Kami (APRIL) siap siaga dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan meskipun di masa pandemi saat ini. Untuk itu, kami juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten, TNI, Polri, BNPB, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Manggala Agni, Kecamatan, Desa dan Kampung, para Crew Leader serta seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan program ini,” ujarnya.

Selama Periode Rawan Kebakaran APRIL terus meningkatkan patroli darat dan udara oleh tim pemadam kebakaran. APRIL yang berada di bawah naungan grup Royal Golden Eagle (RGE) berinvestasi lebih dari 9 juta dollar AS hingga saat ini untuk sumber daya yang diperlukan dalam penanggulangan kebakaran, termasuk satu unit helikopter, airboat, 39 menara pengintai dan kamera pemantau, 521 pompa air serta pelatihan pemadam kebakaran untuk personil dan para relawan pemadam kebakaran.

Dalam hal penanganan karhutla, APRIL memiliki Tim Reaksi Cepat atau Fire Emergency Responsible Team (FERT) yang terlatih sebanyak 2.275 fire fighter dengan personil inti 1.156 orang, anggota cadangan sebanyak 640 orang dan anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) sebanyak 480 orang.

APRIL juga memiliki Hotline Pemadam Kebakaran yang beroperasi 24 jam sehari (+62 811 707 2121) untuk memungkinkan orang melaporkan kebakaran di dalam atau di dekat wilayah konsesinya.***(rn)

Dinsos Dirikan Dapur Umum Terdampak Covid-19

Dinsos Dirikan Dapur Umum Terdampak Covid-19

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau mendirikan dapur umum untuk menyiapkan makanan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Dapur umum Dinsos Riau ini didirikan bekerjasama dengan Korem 031 Wirabima dan Polda Riau.

“Kita ikut mensuport, ada tenaga masak yang kita siapkan disitu,” kata Kepala Dinsos Riau, T Zul Effendi, Senin (26/7/2021).

Relawan yang dikerahkan untuk ditempatkan di dapur umum tersebut adalah Relawan yang tergabung dalam tim Tagana Riau.

Mereka diturunkan untuk membantu memasak makanan yang selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Kita kan punya relawan Tagana, itu yang yang kita kerahkan kesana, mereka ini lah yang kita minta bertugas disana, ada sekitar 7 sampai 10 petugas, mereka bertugas di dapur umum,” ujarnya.

Sementara untuk pasokan kebutuhan pokok yang akan dimasak di dapur umum, juga disiapkan oleh Dinsos Riau.

“Pasokan kebutuhan sembako untuk dapur umum sementara kita tanggulangi dari anggaran yang ada di kita,” katanya.

Zul mengungkapkan, dapur umum akan dioperasikan selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlangsung di Kota Pekanbaru.

“Sesuai arahan pak gubernur selama PPKM, jadi selama masa PPKM dapur umum kita operasikan,” katanya.***

Satgas Yonif Mekanis 512/QY Gali Potensi di Ujung Timur Indonesia

Satgas Yonif Mekanis 512/QY Gali Potensi di Ujung Timur Indonesia

Papua(SegmenNews.com)- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY berupaya untuk terus mencari data terkait situasi dan kondisi masyarakat, baik dari segig geografimaupun demografi hingga kondisi sosial masyarakat.

Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY, Letkol Inf Taufik Hidayat
menjelaskan, pencarian data itu berkaitan dengan adanya upaya ke depan, terutama di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini untuk nantinya
dikembangkan.

Salah satunya, keberadaan pengrajin tas Noken yang berada di Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

“Sehingga, hasil kerajinan itu nantinya bisa dikembangkan dan laris
dipasaran,” kata Dansatgas. Minggu, 25 Juli 2021.

Bukan hanya itu saja, ia menyebut jika pencarian data yang dilakukan
oleh personelnya itu merupakan salah satu bentuk ataupun upaya membantu
Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Terutama untuk lebih meningkatkan kreatifitas dan perekonomian warga.
Kerajinan ini sebelumnya sudah dikenal oleh banyak masyarakat luas,”
bebernya.***(rls/Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY, Letkol Inf Taufik Hidayat)