Beranda blog Halaman 79

Gubri Abdul Wahid: SDM Unggul Jadi Kunci Riau Kuasai Sektor Migas hingga Perkebunan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gubernur Riau, (Gubri) Abdul Wahid, menegaskan pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung sektor-sektor unggulan di Provinsi Riau. Menurutnya, bahwa ekonomi Riau saat ini ditopang oleh tiga sektor utama, yakni industri pengolahan, pertambangan migas, dan pertanian.

“Provinsi Riau sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar di sektor energi dan perkebunan. Tiga sektor utama ini menjadi penyumbang perekonomian terbesar” kata Gubri Abdul Wahdi di Hotel Furaya Pekanbaru, Jalan Sudirman, Rabu (30/07/2025).

Dijelaskan, jika potensi tersebut dikelola dengan optimal dan inklusif, ketiganya akan membawa kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Riau. Gubernur Abdul Wahid menilai bahwa sektor pertambangan minyak dan gas bumi (migas) harus menjadi lapangan kerja strategis bagi putra-putri daerah.

Industri migas disebut sebagai sektor yang paling besar kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, ia menekankan agar perusahaan migas yang beroperasi di Riau dapat memberikan ruang lebih besar bagi tenaga lokal, baik dari sisi jumlah maupun peningkatan kapasitasnya.

“Saya berharap minimal 60 persen tenaga kerja di industri migas berasal dari putra putri Riau. Kita punya angkatan kerja yang banyak, tetapi lapangan kerjanya belum cukup tersedia,” jelasnya.

Selain migas, industri pengolahan seperti pulp dan kertas juga mendapat sorotan. Gubri Abdul Wahid menyebutkan bahwa sektor ini memberikan dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi, termasuk menciptakan nilai tambah dari sumber daya alam yang dimiliki Riau.

“Yang kedua, industri pengolahan seperti pulp dan kertas, ini sangat memberikan dampak berarti bagi pertumbuhan ekonomi. Makanya kita harus persiapkan SDMnya,” ujarnya.

Sektor ketiga yang tak kalah penting adalah perkebunan. Diterangkan, pentingnya pendekatan berkelanjutan dalam pengembangan komoditas perkebunan. Selain soal ekspor dan industri turunan, perbaikan tata kelola dan pemberdayaan petani juga menjadi bagian penting yang tak boleh diabaikan.

“Terutama sawit dan kelapa. Beberapa waktu lalu kami berdiskusi dengan Menteri Pertanian mengenai potensi besar dari kelapa. Ini bisa menjadi komoditas strategis yang dikembangkan,” terangnya.

Diungkapkan, untuk mengoptimalkan potensi ketiga sektor tersebut, Gubri Abdul Wahid menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM profesi merupakan hal yang terpenting. Ia mengaku prihatin bahwa hingga saat ini masih banyak tenaga kerja yang digaji di bawah Upah Minimum Regional (UMR).

“Kalau sudah ada peningkatan SDM profesi, tentu tidak lagi gaji di bawah UMR. Ini menyangkut kesejahteraan. Dan peningkatan kesejahteraan itu dimulai dari peningkatan kapasitas dan profesionalitas tenaga kerja,” tegasnya.

Ia mendorong agar sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dapat segera dilaksanakan dan diperluas di Provinsi Riau. Sertifikasi ini dinilai sebagai pintu masuk penting bagi tenaga kerja lokal agar lebih siap bersaing di dunia industri.

Menurutnya, langkah peningkatan SDM ini bukan hanya bermanfaat bagi pekerja, tetapi juga mendatangkan nilai tambah bagi daerah. Perusahaan akan lebih percaya merekrut tenaga lokal karena telah memiliki standar kompetensi yang jelas.

“Mudah-mudahan dengan SDM profesi yang ditingkatkan, sertifikasinya dari BNSP bisa terlaksana. Ini bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi daerah.” pungkasnya.***(inf)

KPPU Siapkan Rekomendasi Sukseskan Program Makan Bergizi

Jakarta(SegmenNews.com)- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tengah mempersiapkan berbagai rekomendasi kepada Pemerintah bagi perbaikan program Makan Bergizi Gratis, khususnya dalam memastikan keberpihakan kebijakan publik terhadap kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pengawasan terhadap potensi praktik monopoli dalam implementasi program tersebut.

Untuk itu, KPPU telah mulai melakukan berbagai pengawasan melalui Kantor Wilayah KPPU di seluruh Indonesia. Ketua KPPU sendiri turun langsung ke lapangan pada Sabtu (26/7) untuk melakukan pemeriksaan lapangan ke salah satu SPPG di Bandar Lampung.

Sebagaimana diketahui, program MBG yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan salah satu upaya strategis pemerintah untuk menyediakan makanan bergizi kepada pelajar dan ibu hamil, termasuk di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Namun, KPPU mencermati adanya tantangan struktural dan kelembagaan dalam pelaksanaan program tersebut, mulai dari proses kemitraan hingga pengawasan distribusi.BGN menunjuk mitra pelaksana melalui proses pendaftaran terbuka di situs resmi.

Yayasan yang berminat wajib melengkapi dokumen legal, laporan keuangan, dan titik lokasi dapur. Verifikasi dilakukan oleh tim BGN Pusat berdasarkan wilayah, dengan pengecekan kelengkapan administratif dan kesiapan infrastruktur dapur.

Meski demikian, KPPU mempertanyakan kapabilitas tim verifikasi.“Kami mempertanyakan kemampuan teknis tim verifikasi dalam melakukan kelayakan mitra karena belum adanya acuan khusus. Untuk itu perlu dibentuk tim ahli dengan kompetensi yang terukur,” jelas Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa.

Untuk itu KPPU menyarankan dibentuknya checklist verifikasi baku oleh tim SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), untuk memastikan standar terpenuhi sebelum operasional dimulai.

Dalam pelaksanaan, diketahui BGN memberikan fleksibilitas kepada mitra untuk memilih pemasok bahan makanan dan alat masak.

Mitra dapat membeli atau menyewa peralatan, yang nantinya diganti BGN. Namun, terdapat standar nasional untuk peralatan dapur dan makan MBG.

Yayasan juga diminta memberdayakan masyarakat sekitar dapur minimal 30%, dengan upah sesuai UMR. KPPU menekankan perlunya perjanjian kemitraan yang jelas antara BGN dan mitranya.

“Kami menyarankan adanya perjanjian kemitraan antara BGN dengan para mitra MBG yang komprehensif, seperti memuat hak dan kewajiban, mekanisme transparansi dan akuntabilitas, hingga insentif dan sanksi untuk menghindari penyelewengan,” tegas Ifan, sapaan akrab Ketua KPPU.

Di Bandar Lampung, KPPU menemukan sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program MBG di Provinsi Lampung. Berdasarkan data, dari kebutuhan sebanyak 57 dapur SPPG untuk melayani 217.595 siswa, baru 12 dapur yang aktif beroperasi. Bahkan, dua kabupaten, Lampung Barat dan Pesisir Barat, belum memiliki dapur SPPG sama sekali.

Keterbatasan SDM dengan latar belakang manajemen kuliner dan keterlambatan pelatihan SPPG manjadi kendala umum yang dihadapi di lapangan.

KPPU juga menemukan sejumlah indikasi praktik yang perlu diawasi lebih lanjut di wilayah tersebut, seperti penetapan pemasok tetap oleh Yayasan tanpa kontrak yang jelas dan distribusi makanan yang hanya menjangkau radius 2 km, padahal seharusnya mampu menjangkau hingga 7 km.

Hal ini dapat membatasi akses sekolah-sekolah sasaran serta membuka peluang terjadinya ketimpangan dalam pelibatan pelaku usaha lokal, seperti petani, nelayan, dan UMKM.

Secara umum, KPPU menegaskan bahwa dalam pelaksanaan MBG, perlu dihindari praktik monopoli dalam pengadaan peralatan maupun bahan baku serta pemberdayaan UMKM lokal.

Untuk penyempurnaan program MBG, KPPU menyiapkan berbagai rekomendasi berikut:1. 2. 3. 4. 5. Adanya pembentukan tim verifikasi independen dengan keahlian legal, teknis dapur, dan logistik;Transparansi dalam pengadaan alat dan bahan baku melalui sistem laporan yang terintegrasi;Evaluasi berkala dan audit kinerja atas Yayasan oleh BGN dan auditor independent;Pemetaan wilayah prioritas terutama kabupaten/kecamatan yang belum terjangkau mitra BGN; danPenguatan aturan dan sanksi bagi penyelenggara yang terbukti tidak akuntabel.

Menyikapi berbagai fakta awal lapangan, KPPU akan terus menginisiasi survei dan pemantauan lebih lanjut melalui kantor wilayah lainnya terkait implementasi tim verifikasi dan tim pengendalian harga bahan baku dalam program MBG.

Langkah ini penting untuk memastikan bahwa semua pelaku usaha memiliki kesempatan yang setara untuk berpartisipasi, serta untuk mencegah potensi dominasi pasar oleh kelompok usaha besar.

Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kemitraan yang adil, pengawasan yang ketat, dan keberpihakan terhadap UMKM serta masyarakat rentan. KPPU akan terus mendorong ekosistem persaingan usaha yang sehat dan menjamin keberlanjutan program ini sebagai bagian dari kesejahteraan rakyat.***(rl)

Wujud Apresiasi, Alfamart Berangkatkan Karyawan Toko Ibadah Umrah

Wujud Apresiasi, Alfamart Berangkatkan Karyawan Toko Ibadah Umrah.

Siapa sangka, dari dedikasi melayani pelanggan di toko Alfamart, seorang kru bisa melangkah ke Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah umrah. Itulah yang dialami oleh Nurul Fadillah, karyawan toko Alfamart di Rokan Hulu, satu dari 11 karyawan toko Alfamart dari Riau, dari total 92 karyawan seluruh Indonesia yang mendapat apresiasi program Trip Reward Umrah Alfamart 2025.

Dengan wajah haru, Nurul mengaku tak pernah membayangkan bahwa dedikasinya saar bekerja akan membawanya ke beribadah Tanah Suci.

“Saya bener-bener gak nyangka, apa ini benar atau bukan. Belum pernah membayangkan bisa berangkat umrah dari kerja di Alfamart,” tuturnya yang bahkan baru bergabung menjadi karyawan Alfamart belum genap dua tahun.

Wanita yang mulai bergabung di Alfamart sejak Desember 2023 ini dikenal tekun dan penuh semangat. Ia berhasil meraih pencapaian terbaik secara nasional dalam kinerjanya, dan terpilih sebagai salah satu penerima trip umrah tahun ini.

“Waktu pertama dikasih tahu, saya sampai bingung. Ini seperti mimpi. Alhamdulillah, Allah kasih kesempatan ini lewat Alfamart,” lanjutnya.

Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin, menyampaikan bahwa program Trip Reward Umrah ini telah rutin dijalankan sejak tahun 2019, bagian dari budaya apresiasi perusahaan kepada karyawan. Mereka berasal dari berbagai lini, mulai dari karyawan toko, pusat distribusi, hingga kantor. Dan keberangkatan tahun ini adalah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja luar biasa mereka sepanjang tahun 2024.

“Sejak 2019 hingga 2025, total sudah 265 karyawan, diberangkatkan umrah sebagai bentuk penghargaan atas prestasi terbaik mereka. Tahun ini, kembali kami lepas rombongan umrah dari berbagai cabang Alfamart, sebagai wujud terima kasih atas kontribusi luar biasa mereka,” jelas Solihin saat acara pelepasan peserta umrah di Tangerang, Kamis (24/7).

Tak hanya umrah, Alfamart juga memberikan ribuan trip reward lainnya ke destinasi dalam dan luar negeri. Sejak 2019, total 5.925 karyawan telah menerima penghargaan perjalanan ke berbagai tempat wisata, seperti Bali, Yogyakarta, China, hingga Eropa. Termasuk 1.200 lebih karyawan mendapat trip reward dalam dan luar negeri tahun ini.

“Kami ingin setiap karyawan yang bekerja sungguh-sungguh mendapat kesempatan yang sama untuk diapresiasi. Apresiasi ini diharapkan menumbuhkan semangat, dan inspirasi bagi seluruh karyawan Alfamart,” tambahnya.

Program ini tak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi para penerima, tetapi juga menjadi momen inspiratif di media sosial. Tagar #RewardTripAlfamart ramai digunakan oleh karyawan yang membagikan momen perjalanan mereka. Unggahan di TikTok, seperti dari akun @lincepurnamasari27 dan @kinderj_0y yang viral di platform instagram, menunjukkan keseruan dan rasa syukur selama menjalani perjalanan.

Komentar positif pun mengalir dari warganet.

“Alhamdulillah, kerja keras terbayar lunas,” tulis akun @rafliamanda69.

“Ikut bahagia liatnya,” sambung akun @ika.ningsih14.***(rl)

Komitmen Bangkitkan UMKM, Bupati Anton Launcing KURDA ASA

Komitmen Kebangkitan UMKM, Bupati Anton Launcing KURDA ASA

Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian dalam mendukung bangkitnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Melalui program Kredit Usaha Rakyat Daerah-Awal Semangat Aksi (KURDA ASA), Bupati Rohul Anton ST MM secara resmi melaunching skema pembiayaan tanpa bunga dalam mendapatkan pinjaman modal usaha.

Komitmen Kebangkitan UMKM, Bupati Anton Launcing KURDA ASA

Program ini sebagai bagian dalam merealisasikan janji politik bersama Wakil Bupati H Syafaruddin Poti SH MM untuk mendorong pelaku usaha kecil agar berkembang dan mandiri.

Peluncuran KURDA ASA secara simbolis ditandai dengan pemukulan gong dan pemotongan nasi tumpeng oleh orang nomor satu Rohul itu di Pendopo Rumah Dinas (Rumdis) Bupati Rohul, Selasa (29/7/2025), bersempena dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Rohul.

“Hari ini adalah hari yang istimewa, karena di usia ke18 tahun, BPR Rokan Hulu terus tumbuh dan bertransformasi menjadi sahabat keuangan rakyat. Program KURDA ASA ini bukan sekadar program pembiayaan, ini adalah awal semangat aksi bagi para pelaku UMKM untuk maju dan mandiri di Kabupaten Rohul,” kata Bupati Anton kepada wartawan, Selasa (29/7/2025) usai me-launching program KURDA ASA Perumda BPR Rohul.

Turut hadir Kepala OJK Riau Triyoga Laksito, Perwakilan Pimpinan DPRD Rohul Sapran, Forkopimda, Dewan Pengawas dan Dirut BPR Rohul Anggi Firmansyah ST MM bersama Direksi, para Asisten, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul.

Menurutnya, program KURDA ASA bukan hanya hadir sebagai solusi akses permodalan, tetapi juga merupakan realisasi janji politik pasangan Anton-Poti saat Pilkada Serentak 2024.

Nama “ASA” sendiri, katanya diambil dari slogan kampanye ASA yang berarti harapan, mencerminkan semangat baru dalam mendukung ekonomi kerakyatan di Rohul.

Skema pembiayaan KURDA ASA ini, kata Bupati Anton, dengan memberikan plafon pinjaman modal usaha mulai dari Rp1 juta hingga Rp5 juta per pelaku UMKM, tanpa dikenakan bunga alias nol persen. Untuk beban bunga, sepenuhnya disubsidi oleh Pemkab Rohul sebesar Rp200 juta.

Sementara itu, dana pokok pinjaman yang disiapkan sebesar Rp2 miliar berasal dari modal Perumda BPR Rohul. Program ini ditargetkan menyentuh langsung sedikitnya 400 pelaku UMKM lokal pada tahun 2025 ini.

“Program KURDA ASA adalah komitmen kami bersama Wabup Rohul. Ini bukan hanya untuk membantu permodalan, tapi juga bentuk kehadiran pemerintah dalam memberdayakan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi rakyat,” tegas Anton yang juga sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) BPR Rohul.

Ditegaskannya, program KURDA ASA juga mendukung misi kedua Pemkab Rohul, yakni mendorong pengembangan ekonomi produktif berbasis potensi lokal, meningkatkan investasi dan pariwisata serta menekan angka kemiskinan.

Tak hanya KURDA ASA, tambahnya, Perumda BPR Rohul menghibahkan 100 tenda untuk pelaku UMKM sebagai bagian dari komitmen dalam menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR).

Bupati Anton berharap bank milik daerah Rohul ini, terus tumbuh sebagai mitra keuangan dan mendapatkan kepercayaan oleh masyarakat. Sehingga hadirnya BPR Rohul ini dapat memberikan manfaat untuk seluruh masyarakat Rohul.(adv)

Bupati Kasmarni Terima Undangan Prosesi Buka Lawang dari LAMR Bengkalis

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis, Kasmarni, secara resmi menerima undangan dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis untuk menghadiri prosesi adat “Buka Lawang”, sebuah tradisi sakral dalam budaya Melayu yang sarat makna penyambutan dan penghormatan kepada tamu kehormatan, Senin 28 Juli 2025, di Wisma Daerah Kabupaten Bengkalis.

Undangan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua umum DPH Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis Datok Seri Syaukani Al Karim dalam pertemuan hangat yang berlangsung.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas undangan tersebut serta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian adat istiadat Melayu di Negeri Junjungan.

“Saya merasa terhormat diundang dalam prosesi adat Buka Lawang ini. Tradisi seperti ini merupakan warisan budaya yang harus kita jaga bersama sebagai identitas dan jati diri masyarakat Melayu,” ujar Bupati Kasmarni.

Prosesi Buka Lawang dijadwalkan akan dilaksanakan pada awal 29 Juli 2025 mendatang dan menjadi bagian dari rangkaian kenduri adat LAMR Bengkalis
dalam rangka Hari Jadi Bengkalis ke-513
dan juga mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga adat.

Datok Seri Syaukani Al Karim, menyampaikan bahwa undangan ini merupakan bentuk penghormatan kepada pemimpin daerah yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya lokal.

“Bupati Kasmarni telah banyak memberikan perhatian dan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan adat. Kami dari LAMR sangat mengapresiasi hal tersebut,” ujarnya.***(imam/hm)

Tim SAR Masih Mencari Nelayan Pencari Udang Korban Keganasan Buaya

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Tim SAR gabungan dikerahkan mencari seorang nelayan bernama Tarmisi alias Sari (39) yang dilaporkan hilang usai diterkam buaya di Sungai Rokan, di kawasan Batu 8, Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (29/7).

Pencarian nelayan pencari udang ini merupakan hari ketiga, di mana korban dilaporkan hilang pada Sabtu (26/7) kemarin. “Laporan hilangnya korban kami terima dari Ketua RT setempat, Nasrudi, pada pukul 17.20 WIB pada Sabtu kemarin tak lama setelah kejadian,” kata Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi SSos.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pekanbaru berkoordinasi dengan tim Rescue Unit Siaga SAR Rokan Hilir beranggotakan enam personel, agar berangkat menuju lokasi kejadian.

Sebanyak enam personel SAR dikerahkan menggunakan Kapal KN 402 Rohil dan tiba di titik koordinat 2°4’11″N 100°50’46″E sekitar pukul 18.00 WIB.

Setibanya di lokasi, persisnya pada titik titik koordinat 2°4’11″N 100°50’46″E. Tim SAR langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan memulai proses pencarian serta penyisiran di area sekitar sungai, namun belum membuahkan hasil.

“Karena kondisi mulai gelap dan tidak memungkinkan, sekitar pukul 19.05 WIB pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari,” ujar Budi.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Minggu pagi (27/7) pukul 07.00 WIB. Tim gabungan mengawali briefing dan melakukan penyisiran sepanjang 3 nautical mile (NM) ke arah hulu dan hilir sungai. Namun, hingga sore pukul 18.00 WIB, korban belum ditemukan.

Esoknya Senin (28/7) tim gabungan kembali melakukan pencarian dengan cakupan penyisiran lebih luas, yakni sekitar 5 NM ke arah hilir sungai. Namun, hasil pencarian masih nihil.

Budi mengatakan, hingga hari ketiga ini, belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Tim SAR bersama unsur gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, aparat desa, dan warga setempat, terus bekerja keras dalam pencarian, dengan harapan korban segera ditemukan.

“Hari ini tim gabungan kembali dikerahkan untuk menyisir lokasi sejauh 6 NM ke hulu dan hilir sungai, menggunakan perahu nelayan serta melakukan penyisiran darat di tepian sungai,” jelas Budi.***(mr)

DPRD Inhil Paripurna Ranperda RPJMD 2025-2026

Tembilahan(SegmenNews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan III Tahun 2025 dalam rangka penyampaian pidato penjelasan Bupati Indragiri Hilir terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2025–2026, Senin 28 Juli 2025, di Ruang Rapat DPRD Inhil, Tembilahan.

Bupati Inhil H. Herman diwakili oleh Asisten II Setda Inhil, Junaidy Ismail, yang dalam pidatonya menyampaikan pokok-pokok pikiran, visi, dan misi dari rancangan RPJMD tersebut sebagai landasan pembangunan daerah selama dua tahun ke depan.

“RPJMD ini disusun sebagai penjabaran dari visi dan misi kepala daerah dengan mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan, inklusif, dan berbasis potensi lokal,” ujar Junaidy dalam sambutannya.

Rapat paripurna ini turut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Inhil serta unsur perangkat daerah dan stakeholder terkait yang berperan dalam perencanaan pembangunan.

Pembahasan Ranperda RPJMD 2025–2026 menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah dan komitmen antara pemerintah daerah dan legislatif untuk memastikan arah pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan tantangan ke depan.***(sup/hm)

BRK Syariah Gelar Workshop Hukum, Mitigasi Risiko dan Pencegahan Tindak Pidana di Dunia Perbankan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dalam upaya memperkuat pemahaman dan kesadaran hukum di lingkungan internal, BRK Syariah menyelenggarakan Workshop Bidang Hukum dengan tema “Bagaimana Mitigasi Risiko Hukum dan Pencegahan Bank dalam Rangka Mengantisipasi Tindak Pidana Perbankan, Tindak Pidana Korupsi, dan Cybercrime”.

Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Lantai 4 Menara Dang Merdu, BRK Syariah, Senin (28/7/2025) dan diikuti oleh jajaran pimpinan dari seluruh unit kerja BRK Syariah, termasuk Pemimpin Divisi, Pemimpin Bagian, Ketua Tim, General Manager, Branch Manager, Pemimpin Cabang Pembantu, hingga Pemimpin Kedai di wilayah Riau.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, menekankan pentingnya membangun kesadaran hukum yang kuat sebagai bagian dari budaya kerja. Menurutnya, tantangan dunia perbankan saat ini tidak hanya berasal dari luar, tetapi juga dari internal organisasi sendiri.

“Kita tidak boleh hanya fokus pada angka-angka bisnis. Tantangan terbesar justru dari dalam, bagaimana setiap insan BRK Syariah memahami bahwa apa yang mereka kerjakan adalah perbuatan hukum. Oleh karena itu, mitigasi risiko hukum menjadi krusial,” tegas Helwin Yunus.

Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menyegarkan dan memperbarui pengetahuan hukum di tengah dinamika industri keuangan yang terus berkembang, khususnya dalam menghadapi isu-isu seperti tindak pidana perbankan, korupsi, dan cybercrime.

Workshop ini menghadirkan narasumber eksternal yaitu Dr. Sulaiman Batubara, S.H., M.H., CRA, CLA, seorang pakar perbankan sekaligus praktisi hukum dan akademisi. Dengan pengalaman yang luas di dunia perbankan dan hukum, Dr. Sulaiman memberikan wawasan mendalam terkait pencegahan risiko hukum serta studi kasus aktual yang relevan.

Helwin menutup sambutannya dengan harapan agar para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan ini secara formalitas, tetapi benar-benar menyerap insight dan membangun budaya kerja yang “aware” terhadap isu hukum, tanpa harus merasa takut atau terbebani.

“Bank ini akan terus melaju apabila kita memiliki semangat, visi, dan cara pandang yang sama. Budaya komunikasi dan kolaborasi juga harus terus kita kembangkan, termasuk dalam hal memahami aspek hukum,” pungkasnya.

Workshop ini menjadi bagian dari komitmen BRK Syariah untuk terus membangun tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta menciptakan lingkungan kerja yang profesional, berintegritas, dan patuh hukum. *(rn)

Bupati Sampaikan Dukungan Terhadap LAMR Inhil Lestarikan Budaya

Tembilahan(SegmenNews.com)- Musda V LAMR Inhil Resmi Dibuka, Pemkab Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya Melayu

Bupati Indragiri Hilir (Inhil) melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H. Muamar Gaddafi, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) V Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Inhil Tahun 2025, yang digelar di Aula Hotel Tembilahan Pratama, Minggu (27/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimda Inhil, Ketua DPH dan MKA LAM Riau, Ketua DPH dan MKA LAMR Inhil, perwakilan LAMR kecamatan se-Inhil, Laskar Melayu Riau Inhil, serta para undangan.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menegaskan dukungan penuh Pemkab Inhil terhadap LAMR dalam pelestarian dan pengembangan budaya Melayu.

Ia juga mengajak seluruh peserta Musda untuk mengikuti proses musyawarah dengan semangat persatuan, serta memilih pemimpin LAMR yang amanah dan visioner demi masa depan yang lebih gemilang.***(sup/hm)

Wawako Markarius Lepas Buddhayana Run 5K 2025

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Event Buddhayana Run 5K 2025 dalam rangka Hari Waisak 2025 dan sempena HUT Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) ke-70, dilepas secara langsung oleh Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST M.Arch, Minggu (27/7/2025).

Dipusatkan di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Pasar Buah Pekanbaru, Buddhayana Run 5K 2025 diikuti ratusan peserta.

Dalam sambutannya, Wawako Markarius atas nama pribadi dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyampaikan selamat Hari Waisak 2025 kepada seluruh Umat Buddha di Kota Pekanbaru dan sekitarnya.

“Semoga nilai-nilai universal Waisak seperti cinta kasih, kedamaian dan kebijaksanaan senantiasa menjiwai kehidupan kita bersama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan toleran,” harapnya.

Kemudian, Wawako turut mengucapkan selamat ulang tahun ke-70 kepada Majelis Buddha Indonesia.

“Di usia yang sekarang adalah bukti nyata kipra panjang MBI dalam membina umat Buddha serta berkontribusi dalam kehidupan sosial, kemasyarakatan dan kebangsaan di Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru,” ucapnya.

Dikatakan Wawako Markarius, iven Buddhayana Run 5K 2025 bukan hanya sekedar ajang olahraga, namun juga menjadi simbol persatuan dan semangat hidup sehat yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat, lintas agama, budaya dan usia.

“Inilah wajah Pekanbaru yang kita banggakan, kota yang inklusif, rukun dan penuh semangat kebersamaan,” tegasnya.

Untuk itu, Wawako Markarius berharap kepada semua pihak untuk terus menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan antar umat beragama dan bergotong royong membangun Kota Pekanbaru menjadi kota yang Berbudaya, Maju dan Sejahtera.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, para sponsor, relawan dan seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini. Mari kita jaga momen ini sebagai inspirasi untuk terus melangkah bersama menuju kehidupan yang lebih sehat dan damai,” tutupnya.***(dmf)