Beranda blog Halaman 819

Alumni FKIP Sepakat Pilih Wan Muhammad Hasyim Sebagai Calon Ketua Umum IKA UNRI

Alumni FKIP Sepakat Pilih Wan Muhammad Hasyim Sebagai Calon Ketua Umum IKA UNRI

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ikatan Keluarga Alumni (IKA) FKIP Universitas Riau (Unri) sepakat untuk mengusung Wan Muhammad Hasyim, SE, Ak, sebagai Calon Ketua Umum IKA Unri yang akan melaksanakan Kongres V, pada 5 Juni 2021 mendatang di Pekanbaru.

Pengusaha nasional berusia 52 tahun yang dikenal dengan nama Suhu Wan ini akan bersaing dengan dua kandidat lainnya, Dr. H. Achmad MSi dan Hj Kasmarni SSos, MSi. Selain tiga kandidat ini, ada lagi sejumlah nama yang mengaku akan meramaikan bursa pemilihan, baik dari Riau maupun yang berdomisili di luar Riau.

Ketua Penjaringan IKA FKIP Unri, H Dheni Kurnia kepada media, Selasa (1/6/2021) mengatakan, dalam Rapat IKA FKIP yang diikuti 16 Wakil Prodi dan 5 Anggota penjaringan, menyepakati memberikan suara kepada Wan Muhammad Hasyim.

Dheni yang didampingi anggota tim penjaringan, masing-masing Marzum Hamid, Teja Kusuma, Nurafni dan Rizqi Windra, menyimpulkan, bahwa dari tiga calon yang meminta FKIP memberikan dukungan, masing-masing Dr. H. Achmad MSi, Wan Muhammad Hasyim SE, Ak, dan Hj Kasmarni SSos, MSi, akhirnya melalui suara terbanyak memutuskan suara untuk Suhu Wan
.
“Alhamdulillah dalam rapat IKA FKIP pada hari ini, kita sepakat untuk mengusung Wan Muhammad sebagai calon ketua umum IKA Unri periode 2021-2025,” kata Dheni Kurnia yang juga Penasihat Ahli Gubernur Riau Bidang Informasi dan Komunikasi tersebut.

Dengan ditetapkannya Suhu Wan sebagai calon yang diusung FKIP Unri, kata Dheni, mereka juga bertekad untuk memenangkan dan mengantarkan alumni Fakultas Ekonomi Unri itu sebagai Ketua Umum IKA Unri periode empat tahun ke depan. “Itu tekad kami segenap pengurus IKA FKIP. Insha Allah, perjuangan ini tidak akan sia-sia,” ujar wartawan senior yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Provinsi Riau itu.

Hasil rapat penjaringan ini, segera disampaikan kepada Ketua Umum IKA FKIP, Suhardiman Ambi, untuk disahkan. Kemudian, bersama Sekretaris IKA FKIP, Aiden Yusti, Kamis (3/6/2021), Suhardiman mengantarkan Wan Muhammad mendaftar sebagai calon Ketua Umum IKA Unri.

Sebelumnya Pengusaha Ritel Indonesia yang memiliki 100 lebih gerai IdolMart di Jakarta, Bogor, Bekasi, Bandung dan Semarang ini juga sudah mendapatkan surat dukungan dari IKA Unri se-Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi). Surat dukungan diserahkan langsung oleh Ketua Umum IKA Unri se-Jabodetabek, Djonieri didampingi sekretaris umum Bobby Irtanto pada 25 Mei 2021 lalu.

Dan bukan tanpa alasan IKA-UNRI Jabodetabek memberikan dukungan penuh kepada Wan Muhammad Hasyim untuk menjadi Ketua Umum IKA Unri. “Suhu Wan adalah calon Ketua Umum DPP Ika Unri yang memiliki kapasitas dan kapabelitas untuk dapat mengembangkan Alumni UNRI yang tersebar di seluruh Indonesia dalam berbagai bidang profesi,” kata Djonieri yang juga merupakan Direktur OJK Pusat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media, Kongres V IKA Unri dipastikan akan diikuti tiga kandidat saja masing-masing Wan Muhammad Hasyim, mantan Bupati Rohul yang kini anggota DPR-RI Dr. H. Achmad MSi serta Bupati Bengkalis Hj Kasmarni SSos, MSi.

Awalnya orang nomor satu di Provinsi Riau, yakni Gubernur Syamsuar dan Gubernur Kepri Anshar Ahmad juga disebut-sebut bakal ikut bersaing berebut Ketua Umum IKA Unri. Namun belakangan Syamsuar menegaskan dirinya dan juga Anshar Ahmad tidak ikut mencalonkan diri dalam Kongres IKA Unri karena ingin fokus dalam pekerjaan masing-masing. Apalagi saat ini terjadi pandemi Covid-19, yang tentunya sangat membutuhkan perhatian dan keseriusan seluruh kepala daerah guna menekan laju penyebaran virus Corona tersebut di daerah masing-masing. (Rls)

Momentum Hari Lahir Pancasila, Pemkab Ajak Masyarakat Bersatu dalam Pencegahan Covid-19

Momentum Hari Lahir Pancasila, Pemkab Ajak Masyarakat Bersatu dalam Pencegahan Covid-19

Rohul(SegmenNews.com) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bersama Forkompinda mengikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila bersama Presiden Joko Widodo secara Virtual.

Presiden didaulat sebagai Inpsektur Upacara dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Selasa (1/6/2021).

Sementara ditingkat Pemkab Rohul, Peringatan Hari Lahir Pancasila ini juga diikuti sejumlah Forkompinda Rohul secara Virtual, Di Rumah Dinas Plh Bupati, Pasir Pengaraian, Selasa (1/6/2021).

Tampak juga dihadiri Plh Bupati Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si, Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra ST MM, Kapolres Rohul AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, Kajari Rohul Pri Wijeksono SH MH, Perwakilan Ketua PN Pasir Pengaraian, Aryananda SH MH, Plt Kesbangpol Rohul Irvandri

Dalam amanatnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni harus dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila.

“Peringatan hari lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni, harus benar-benar kita manfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, dalam berbangsa, dan dalam bernegara,” tegasnya.

Selain itu, Jokowi mengatakan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga memengaruhi lanskap kontestasi ideologi.

“Revolusi industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog dalam interaksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara. Ketika konektivitas 5G melanda dunia maka interaksi antar dunia juga akan semakin cepat.

Kemudahan ini bisa digunakan oleh ideolog-ideolog transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia, ke seluruh kalangan, dan keseluruh usia tidak mengenal lokasi dan waktu,” ungkap Jokowi.

Sementara itu, Plh Bupati Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila ini sebagai momentum untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan.

“Pertama kita mengucapkan selamat hari lahir Pancasila hari ini tanggal 1 Juni yang momentum hari lahir Pancasila ini kiranya bagi seluruh masyarakat kita di Rokan Hulu bagaimana hari ini kita selalu meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan,” kata Plh Bupati

Dikatakan Haris, banyak hal-hal yang perlu dilaksanakan kerjakan bersama-sama, dengan semangat hari lahir Pancasila ini terutama hari ini bagaimana kita melihat kondisi masih menghadapi wabah Covid-19.

“Tentunya kita perlu bersatu padu seluruh komponen masyarakat di Rokan Hulu ini agar kita bisa pertama menanggulangi penularan Covid-19 itu sendiri, dengan melaksanakan anjuran dan aturan dari Pemerintah,” pintanya

“Yang kedua bagaimana kita semuanya bisa menggerakkan roda ekonomi di kawasan hulu, nanti semua masyarakat mudah-mudahan tidak ada terimbas oleh adanya Pandemi Covid-19. Dengan momentum hari lahir Pancasila inilah kita bahu-membahu kita semua bersatu-padu,” harapnya

Plh Bupati berharap peringatana hari lahir Pancasila ini sebagai semangat baru bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu untuk melakukan hal-hal yang terbaik buat negeri kita tercinta ini. (pr/fit)

Hasil Test PWI Riau: 75 peserta Lulus, 8 Lulus Bersyarat, dan 13 Tak Lulus

Hasil Test PWI Riau: 75 peserta Lulus, 8 Lulus Bersyarat, dan 13 Tak Lulus

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Setelah melakukan ujian tertulis dan wawancara, Sabtu (28/05/2021), dari 96 wartawan yang mengikuti testing masuk anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau, sebanyak 75 orang dinyatakan lulus, 8 lulus bersyarat, dan 13 tidak lulus.

Keputusan ini hasil rapat tim penguji dipimpin Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi H Novrizon Burman, Ketua Seksi Organisasi Saparudin Koto, dan Wakil Ketua Seksi Organisasi Bambang Irawan S, Senin (31/5/2021).

Tampak juga Sekretaris PWI Riau Amril Jambak mendampingi tim penguji yang terdiri dari H Zulmansyah Sekedang, H Helmi Burman, H Dheni Kurnia, dan H Fendri Jaswir.

Menurut Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang, dari 96 orang yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti ujian, tiga orang yang tidak hadir dinyatakan gugur. Sebanyak 75 orang dinyatakan lulus, delapan orang lulus bersyarat, dan 10 orang tidak lulus.

“Bagi yang lulus bersyarat, mesti mengikuti pelatihan yang akan diadakan PWI Riau. Sementara delapan wartawan yang tak lulus, karena total nilainya di bawah rata-rata, tidak memenuhi nilai minimal, sedang tiga peserta yang tidak datang otomatis tidak lulus,” ujar Direktur RTv ini.

Proses testing tahun ini terketat dibandingkan testing penerimaan anggota PWI Riau tahun-tahun sebelumnya. “Ini adalah penerimaan yang cukup selektif. Keputusan penguji mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat,” jelasnya.

Kepada 13 peserta dengan nilai tertinggi, sebut Zulmansyah Sekedang, akan diberi reward mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW) gratis yang akan dilaksanakan 25 dan 26 Juni 2021 di Dumai.

‘’ Sebanyak 13 peserta yang memperoleh nilai tertinggi, kita beri reward atau hadiah untuk mengikuti UKW yang akan kita laksanakan pada 25 dan 26 Juni 2021 di Dumai,’’ pungkasnya.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Novrizon Burman menyebutkan, bagi peserta testing PWI Provinsi Riau, dapat melihat nama-nama mereka ini di papan pengumuman di Kantor PWI Provinsi Riau, Jalan Arifin Achmad, Kamis (3/6/2019) lusa.

“Untuk peserta yang berdomisili di Kota Pekanbaru, bisa melihat langsung ke Kantor PWI Provinsi Riau di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru. Sedangkan, bagi peserta di kabupaten-kota, nama-namanya akan dikirimkan ke email PWI Kabupaten-Kota,” ujarnya.

Ditambahkan Novrizon, untuk proses selanjutnya membuat kartu-kartu dan jika sudah selesai, boleh diambil ke PWI Provinsi Riau.

“Sedangkan bagi peserta yang tinggal di kabupaten-kota kartu ini kita kirimkan ke PWI Perwakilan masing-masing. Bagi yang syaratnya belum selesai dan masih ada kekurangan, untuk segera diselesaikan,” tutupnya. (rls)

TNI-Polri Razia Gangguan Kamtib di Lapas Pasir

TNI-Polri Razia Gangguan Kamtib di Lapas Pasir

Rohul(SegmenNews.com) – Gabungan TNI dan Polri melakukan razia meminimalisir gangguan ketertiban di Lembaga Penguji emasyarakatan (Lapas Pasir Pengaraian, Senin (31/5/2021) malam.

Razia ini sesuai arahan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Riau M.Hilal tentang antisipasi terjadi nya gangguan di Lapas.

Kepala Lapas Pasir Pengaraian Eri Erawan yang diwakili oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Parlin HS memimpin kegiatan Razia blok hunian didampingi Kasi Kamtib Erpis Candra, Kasubsi Keamanan Anton Fernando, Kasubsi Pelaporan Syafnir dan Kasubsi Registrasi Suharno beserta Regu Pengamanan dan Staf.

Turut hadir dalam Kegiatan Razia ini Danramil 02 Rambah Kapten Inf Kasmir dan Kaur Mintu Sat Samapta Polres Rohul Aipda Surya Beserta anggota.

KLP pasir pengaraian Parlin mengatakan, dengan selalu melakukan Razia Blok hunian dapat meminimalisir terjadi gangguan kamtib di Lapas Pasir Pengaraian ini.

“Pada malam ini, sesuai arahan Bapak kadiv Pas Kemenkumham Riau kami melaksanakan razia di blok hunian Wbp dan Alhamdulillah berjalan lancar aman dan terkendali”.Tambah Parlin.

Tanpa ragu, petugas menyisir setiap sudut Kamar Warga Binaan dengan menggunakan alat RF Detector yang berfungsi mencari sinyal GSM yang ada di sekitar nya.

Adapun barang yang ditemukan adalah Paku 5 Buah, Gunting 3 Buah,Sendok Besi 5 Buah,Pinset 2 Buah Gunting Kuku 3 Buah, Kartu domino 5 kotak,Cermin 2 Buah,Ikat Pinggang 2 Buah, Alat Cukur Jenggot 1 Buah dan tidak ditemukan Handphone atau Narkotika.

Selain Lapas Pasir Pengaraian, Kegiatan Razia ini juga dilaksanakan di seluruh Lapas/Rutan yang ada di Riau pada hari yang sama.(pr/fit)

Saksi Mantan Bendahara Bappeda Siak Akui Pemotongan SPPD 10 Persen Perintah Yan Prana

Saksi Mantan Bendahara Bappeda Siak Akui Pemotongan SPPD 10 Persen Perintah Yan Prana

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pengadilan Tipikor Pekanbaru, kembali menggelar sidang perkara korupsi dana rutin di Bappeda Siak tahun 2014-2017, Senin (31/5/2021), dengan terdakwa Yan Prana.

Agenda sidang kali ini pemeriksaan 8 orang saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Mereka adalah, Ade Kusendang, Eka Susanti (PNS) Bapeda Sak, Suhartini (PNS), Damaskan (honorer), Said (swasta), Dian Candra (swasta), Budiman (PNS) dan Dona Fitria (Bendahara Bappeda Siak tahun 2013-2015).

Dalam keterangan saksi Dona Fitria, pemotongan dana Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPDP) sebesar 10 persen sudah berlangsung sebelum ia menjabat sebagai bendahara di Bappeda Siak.

Rapat pernah dilakukan pada awal Januari 2012 bersama Yan Prana, dalam rapat tersebut ada pembicaraan pemotongan perjalanan dinas.

“Sebelum saya jadi bendahara, sudah ada pemotongan (SPPD) 10 persen. Saya sudah dipotong juga sejak tahun 2012 lalu,” ujarnya.

Saat saksi menjabat bendahara tahun 2013-2015, ia melanjutkan pemotongan seperti bendahara sebelumnya, yang menurutnya atas perintah Yan Prana.

Uang hasil pemotongan SPPD 10 persen tersebut diminta oleh Yan Prana setiap bulannya dengan jumlah berfariasi, mulai Rp5 juta sampai Rp10 juta, hingga total keseluruhannya mencapai empat ratusan juta rupiah.

Saat saksi berhenti menjadi bendahara uang hasil pemotongan SPPD tersebut diminta oleh Yan Prana.

Sementara rekap pemotongan SPPD tersebut dibuang atas perintah Yan Prana.

“Buku rekap perjalanan dinas yang dipotong, di sobek lalu dibuang, setelah tidak jadi bendahara lagi. Itu atas perintah Yan Prana,” kata Dona Fitria menjawab pertanyaan Hakim.

Seperti diberitakan sebelumnya Yan Prana didakwa JPU korupsi sebesar Rp2,85 miliar hasil pemotongan anggaran rutin Bappeda Siak tahun anggaran 2013-2017.***(rn)

Jalani Sidang Korupsi, Begini Penampakan Borgol Yan Prana

Jalani Sidang Korupsi, Begini Penampakan Borgol Yan Prana

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pengadilan Tipikor Pekanbaru, kembali menggelar sidang perkara korupsi dana rutin di Bappeda Siak tahun 2014-2017, Senin (31/5/2021), dengan terdakwa Yan Prana.

Dari pantauan SegmenNews.com dilapangan, Yan Prana tiba di Pengadilan Negeri dengan mobil tahanan didampingi jaksa sekitar pukul 10:33 WIB. Namun saat Yan Prana turun dari mobil tahanan ada yang aneh pada borgol ditangannya. Borgol tersebut terlihat menjuntai seperti terlepas.

Dengan tangan ditutupi map warna merah dan mengenakan rompi tahanan, Yan Prana langsung menuju ruang sidang di lantai satu Pengadilan Negeri.

Yan Prana akan menjalani sidang dengan agenda meminta keterangan saksi yang dihadirkan oleh jaksa sebanyak 8 orang.

Mereka adalah, Ade Kusendang, Eka Susanti (PNS) Bapeda Sak, Suhartini (PNS), Damaskan (honorer), Said (swasta), Dian Candra (swasta), Budiman (PNS) dan Dona Fitria (Bendahara Bappeda Siak tahun 2013-2015).

Seperti diberitakan sebelumnya Yan Prana didakwa JPU korupsi sebesar Rp2,85 miliar hasil pemotongan anggaran rutin Bappeda Siak tahun anggaran 2013-2017.***(rn).      Klik [VIDEO]>>

Sebelum Ikut Tes Komponen Cadangan, Pemuda di Lamongan Digembleng Kasdim

Sebelum Ikut Tes Komponen Cadangan, Pemuda di Lamongan Digembleng Kasdim

Lamongan(SegmenNews.com)- Pihak Kementerian Pertahanan sebelumnya telah membuka pendaftaran komponen cadangan yang ditujukan bagi masyarakat.

Sontak, pembukaan pendaftaran itupun disambut antusias oleh banyak
masyarakat, terlebih para pemuda.

Seperti di daerah Kodim 0812/Lamongan saat ini, Senin (31/5). Puluhan remaja dari berbagai Desa di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, bertekad untuk mendaftarkan diri ke Makodim setempat.

Namun demikian, terdapat beberapa proses yang harus dilewati sebelum
para remaja itu mendaftarkan dirinya untuk bergabung menjadi Komponen
Cadangan, salah satunya pembekalan dari pihak Kodim yang diberikan
langsung oleh Kepala Staf Kodim, Mayor Arh G. N, Putu Ardana.

“Komcad disiapkan untuk melawan ketika suatu negara memobilisasi perang total atau untuk pertahanan negara dari invasi musuh. Umumnya, tidak dianggap sebagai bagian dari suatu badan yang berdiri permanen,”
jelasnya.

“Keberadaan Komcad memungkinkan suaut negara untuk mengurangi anggaran militer pada masa damai, dan disiapkan untuk perang,” imbuh Kasdim.

Adanya seleksi pada tingkat Kodim, kata Ardana, diharapkan bisa
memberikan suatu motivasi ataupun semangat juang dan bela negara bagi
para peserta Komcad.

“Dan pastinya, kita berikan pengetahuan ke para remaja ini agar bisa meningkatkan rasa kecintaannya pada NKRI,” tegasnya.***(rls/Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono)

Petugas Lapas Pasir Ikuti Pengelolaan Lebah Madu

Petugas Lapas Pasir Ikuti Pengelolaan Lebah Madu

Rohul(SegmenNews.com) – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian Untuk meningkatkan kompetensinya, serta sebagai bentuk bagian dari pembinaan bagi Warga Binaan Sabtu (29/5/2021) kemarin, sebanyak 9 orang petugas Lapas Pasir Pengaraian mengikuti Pelatihan pengelolaan dan pengolahan Lebah madu di Kabupaten Kampar.

Pelatihan tersebut bekerjasama dengan CV. Wilbi yang telah berpengalaman di bidang pengelolaan dan pengolahan Lebah madu.

Kepala Lapas Pasir Pengaraian Eri Erawan turut serta dalam Pelatihan ini dan didampingi oleh Kasubsi Bimker H.Busmar serta Kasubsi Registrasi Suharno.

“Pada hari ini petugas kami mengikuti pelatihan pengolahan lebah madu yang bertujuan menyalurkan pengetahuan yang didapat untuk membina warga binaan dengan membudidayakan lebah madu “.kata Eri.

Eri menambahkan, dengan disalurkan nya pelatihan ini kepada warga binaan, setelah mereka bebas bisa memperoleh pekerjaan ataupun membuka usaha pengolahan lebah madu sendiri

Pimpinan Cv. Wilbi Lenny Listyarini, mengatakan ia merasa sangat senang bisa bekerja sama dengan Lapas Pasir Pengaraian.

“Kerja sama yang terjalin ini semoga dengan berbagi ilmu pengolahan lebah madu bersama rekan rekan dari Lapas Pasir Pengaraian bisa bermanfaat dan dipergunakan kiat-kiat serta cara pengolahan lebah madu”.tutur Lenny.(fit)

PDIP Rohul Rakercab Virtual Perkuat Basis Politik Tingkat Ranting

PDIP Rohul Rakercab Virtual Perkuat Basis Politik Tingkat Ranting

Rohul(SegmenNews.com)- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) se Kabupaten Rokan hulu laksanakan Rapat Kerja Cabang ( Rakercab) Untuk memperkuat konsolidasi internal, PDIP Rohul yang di buka dan diresmikan oleh ketua DPP PDIP Mindo Sianipar secara Virtual di Aula hotel Sapadia, Sabtu (29/05/2021).

Rakercab tersebut diikuti oleh KSB. Badan Partai Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC PDIP Kabupaten Rokan hulu, PAC kecamatan, anggota DPRD dari fraksi partai PDIP Rohul, dan DPD PDIP Provinsi Riau.

Ketua DPD PDIP Propinsi Riau, yang di di wakili oleh H Syafruddin Poti menyampaikan, bahwa hari ini ada tiga kabupaten melaksanakan rakercab yaitu kabupaten Pelalawan, kabupaten Siak dan kabupaten Rokan hulu. DPC dan PAC di Riau harus memperkuat basis politik partai yang ada di tingkat anak ranting, agar seluruhnya terstruktur dengan baik dan benar melalui upaya konsolidasi dan evaluasi partai secara baik.

Dikatakan nya struktur PDIP sebagai mesin partai dapat berjalan secara efektif. Program rekrutmen anggota pendidikan politik pun harus menjadi perhatian bagi DPC PDIP di setiap Kabupaten/Kota. Memperkuat anak ranting, PAC dan di desa, sehingga nanti lewat desa muncul inovasi baru untuk membangun dari desa ke kota.

“Inilah yang diminta Presiden dan Ibu Megawati bahwa membangun dari kampung terus ke desa selanjutnya ke kota,” jelasnya

PDIP dengan berbagai program strategisnya, kata Sape, dapat mengangkat masyarakat yang memiliki potensi-potensi yang ada di kampung. Melalui desa, maka potensi-potensi itu akan menjadi modal pendapatan bagi masyarakat.

PDIP harus menjadi partai pelopor, partai yang solid dengan lima disiplin yakni disiplin ideologi, disiplin teori dan pemikiran, disiplin organisasi, disiplin tindakan dan disiplin gerakan. “Pasca Pilkada 9 Desember 2020 PDIP mempunyai peringkat kedua di Riau,” ujarnya.

Sementara Ketua DPP PDIP Mindo Sianipar menyampaikan, kegiatan Rakercab ini merupakan momentum konsolidasi partai untuk menuju kemenangan pada pemilu tahun 2024 mendatang. Baik di pemilu legislatif, pemilu kepala daerah dan pemilu presiden.

Dikatakan nya bahwa seluruh para kader partai PDIP mulai dari DPD, DPC,PAC, sampai keanak ranting harus bekerja keras untuk menghadapi pemilu 2024. Dan kita harus mulai dari sekarang bekerja mengambil hatinya masyarakat dengan mendatangi dari rumah ke rumah ditingkat desa.jangan di waktu pemilihan kita bekerja itu tidak benar tapi kita harus bergerak dan bekerja mulai sekarang.tapi kalau kita bekerja pada hari pemilihan itu kita bekerja untuk mengawasi kertas suara bukan lagi mencari suara kata Mindo Sianipar.

Kemudian kita harus mampu membuat peta politik di desa karena desa merupakan pondasi yang kuat untuk meraih suara dalam memenangkan pemilu.kemudian dalam pelaksanaan muscab ini kita harus membuat program, mengevaluasi program, mereformasi program, ujar Mindo Sianipar.

“DPC PDIP Kabupaten segera menyusun program yang sifatnya dapat menyentuh masyarakat serta memperkuat pondasi partai mulai dari tingkat Anak Cabang sampai ke tingkat Anak Ranting agar pada pemilu tahun 2024 nanti PDI Perjuangan dapat meraih kemenangan kembali,” tegasnya

Ketua DPC PDIP Kabupaten Rokan hulu, Hardi Chandra mengatakan, DPC PDIP telah selesai membentuk kepengurusan PAC di 16 kecamatan dan kepengurusan di tingkat ranting dan anak ranting se kabupaten Rokan hulu.

Selain itu, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rokan hulu juga telah membentuk badan-badan dan sayap partai diantaranya, Baguna, BPEK, BBHAR, BKN, BADIKLAT.BSPN dan BP PEMILU “Semua kader partai di semua tingkatan harus bekerja keras untuk membesarkan partai agar pada pemilu 2024 nanti PDI Perjuangan di Rohul dapat menambah kursi di DPRD dari 6 menjadi 9, dan dari 9 menjadi 11 dan meraih kemenangan,” tegasnya.

Pada bagian lain, ia berpesan agar seluruh kader PDI Perjuangan, bahkan masyarakat luas untuk tidak terprovokasi isu-isu miring yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. (Fit)

Bersama Zuriat Raja, UAS Ziarah ke Pulau Penyengat

Bersama Zuriat Raja, UAS Ziarah ke Pulau Penyengat

Pulau Penyengat(SegmenNews.com)- Ustadz Abdul Somad (UAS), Jumat, (28/5), mengajak istri Ustadzah Fatimah Az Zahrah, ziarah ke makam Raja-Raja yang ada di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Ditemani Raja Malik, zuriat dari Raja-raja di Pulau Penyengat, pertama-tama UAS dibawa ziarah ke makam Raja Haji Fisabillah yang berada di atas bukit.

Selanjutnya ziarah ke makam Habib Syekh bin Habib Alwi Asseggaf, yang pernah menjadi mufti kerajaan Melayu Riau Lingga, yang berada di komplek makam Raja Haji.

Selanjutnya, menaiki becak motor, UAS beserta istri ziarah ke komplek makam Raja Ali Haji, pengarang Gurindam Duabelas yang mahsyur itu.

Di dalam komplek makam itu, selain makam Raja-raja Kerajaan Riau Lingga, ada juga makam Engku Putri Raja Hamidah. Beliau istri dari Sultan Mahmud Ri’ayatsyah dan pernah pemegang Regalia Kerajaan Riau Lingga.

Sebelum kembali ke Batam, barsama sejarawan Melayu, Aswandi Syahri, UAS juga menyempatkan singgah ke Pusat Maklumat Budaya Melayu yang berisikan naskah-naskah lama yang pernah di tulis semasa Kerajaan Riau Lingga berkuasa.***(rls)