Beranda blog Halaman 820

Walikota Pekanbaru Mengecek Pemberian Vaksin di UIR

Walikota Pekanbaru Mengecek Pemberian Vaksin di UIR

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT mengecek pemberian vaksin di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Islam Riau pada Jum’at pagi (28/05 2021).

Menggunakan baju putih lengan panjang dan celana hitam, Firdaus tiba di Gedung PKM pukul 10.52 wib. Ia disambut langsung Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL, Wakil Rektor III Ir Rosyadi, Ketua Tim Gugus Mitigasi Covid-19 Prof Dr Thamrin S dan Kepala BAUP H Zakir Has, SH MPd. Turut juga Kepala PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi, Kepala Dinas Kesehatan Marzuki dan Kepala Bagian Protokol Kantor Walikota.

Setiba di dalam gedung, walikota menyaksikan ratusan peserta vaksin yang antrian menunggu panggilan. Mereka duduk dengan tertib mentaati aturan protokol kesehatan, termasuk social distancing.

Rektor Syafrinaldi, menyampaikan terima kasih kepada walikota atas kerjasamanya menyelenggarakan vaksinasi di UIR. Rektor berharap penyelenggaraan vaksin hari ini dapat membantu Pemerintah Kota Pekanbaru menekan angka viruscorana yang dalam beberapa bulan terakhir terus menaik. Bahkan Pekanbaru menempati posisi teratas di tingkat nasional.

”Kami siap menghabiskan jatah vaksin yang diberikan Pak Wali. Bila Pak Wali menginginkan lebih dari jatah yang ada sekarang, kami juga siap. Tidak hanya untuk keluarga besar UIR sekaligus buat masyarakat di sekitar kampus,” kata Rektor.

Walikota Firdaus juga menyambut gembira penyelenggaraan vaksinasi di Universitas Islam Riau. Harapannya, vaksinasi ini bukan yang pertama melainkan akan ada tahapan berikutnya. Sebab, menurut Walikota, jumlah penduduk Kota Pekanbaru saat tercatat 1.136 juta. Sementara yang wajib vaksin adalah 736 ribu, dan yang baru selesai divaksin 105 ribu.

Gelombang pertana vaksin, kata Walikota, diprioritaskan kepada lansia. Sebab, dari data, kelompok lansia sangat rentan dengan viruscorona. Setelah itu vaksin kita berikan kepada tenaga medis, tenaga pengajar, rohaniawan sebagai penyelenggara rumah ibadah, RT dan RW.

”Pengurus dan Imam masjid di Pekanbaru akan kita vaksin di Masjid Raya An Nur pada hari Minggu ini. Begitu juga dengan pengurus rumah ibadah lain seperti gereja, vihara dan lain-lain. Kita berharap sampai akhir Desembar semua warga Pekanbaru sudah tervaksin,” ucap walikota sambil menyebut total vaksin yang dibutuhkan Pekanbaru adalah 1juta.

Walikota berpesan, usai vaksinasi warga tetaplah menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan tidak berada di tengah-tengah kerumunan. Vaksin hanyalah membentui kekebalan tubuh, bukan menangkal virus. ”Jadi warga saya minta jangan salah persepsi terhadap vaksin,” tandas walikota.***(rls)

Strategi Brand Jadi Pilihan Konsumen Indonesia

Strategi Brand Jadi Pilihan Konsumen Indonesia

Memenangkan hati konsumen berarti memenangkan kompetisi. Untuk menjadi brand pilihan konsumen banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya brand equity yang dimiliki sebuah brand dibanding kompetitor.

Era digital telah mendisrupsi bagaimana membangun brand equity. Brand awareness sebagai salah satu elemen penting dari sebuah brand dapat dilakukan dengan proses yang lebih cepat melalui platform digital.

Dengan kondisi tersebut, sebuah brand yang sudah cukup dikenal selama puluhan tahun di ranah offline, barangkali menjadi brand yang tidak dikenal di ranah online, atau setidaknya kalah bersaing dengan brand-brand baru namun lebih dulu eksis di ranah digital.

Karena itu penting bagi sebuah brand untuk hadir secara online dengan memanfaatkan berbagai platform yang tersedia, mulai dari website, marketplace, bahkan media sosial untuk mempertahankan brand yang sudah dikenal oleh masyarakat.

Hadirnya platform e-commerce atau marketplace pun menjadi channel yang tidak boleh dilewatkan. Berbagai fitur yang disajikan, seperti pencarian, pemberian rating dan review, memberikan nilai yang sangat penting bagi sebuah brand.

Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia mengungkapkan, branding di era digital sudah tidak terelakkan lagi, terlebih di masa pandemi covid-19, karena semua orang cenderung mengakses internet dan berbelanja melalui marketplace. Kondisi itulah yang kini mendasari konsumen untuk menilai sebuah brand untuk menjadi pilihan konsumen.

Tri Raharjo yang juga dikenal sebagai Pakar dan Peneliti Brand ini menjelaskan, aktifitas branding sangat penting untuk meningkatkan nilai dari sebuah merek.

Sementara branding di era digital kini telah mengalami disrupsi, karena pengguna internet di Indonesia sudah menyentuh 70% lebih dari penduduk Indonesia.

“Di internet, dalam 60 detik saat ini terjadi 4,1 juta pencarian, 4,7 juta orang melihat video, 1,4 juta melihat facebook, 695 ribu melihat instagram, US$1,6 juta transaksi belanja online, dan masih banyak aktivitas di internet lainnya. Ini sangat menarik,” ungkap Tri mengutip Data What Happens In An Internet 60 Seconds 2021.

Lebih lanjut Tri menjelaskan, di era digital, perilaku konsumen ketika mencari produk atau brand, adalah, pertama; melakukan penelusuran di mesin pencari atau melakukan marketplace. Penelusuran yang dilakukan alih-alih untuk membeli barang, ketika ingin bertransaksi secara offline, konsumen juga melakukan penelusuran internet untuk mencari referensi produk yang dicari.

Sehingga ketika datang ke toko, konsumen telah mendapatkan informasi, dan langsung menuju produk atau brand yang dipilih.

Untuk melihat brand-brand pilihan konsumen, INFOBRAND.ID sebagai Indonesia Brand Media bekerjasama dengan TRAS N CO Indonesia, sebagai perusahaan consulting yang fokus pada penelitian akan perkembangan brand & bisnis di Indonesia, khususnya riset berbasis digital, menginisiasi survei Brand Choice Index, merupakan riset keterpilihan sebuah brand atas produk yang ditawarkan kepada konsumen, berdasarkan survey digital melalui platform market place atau e-commerce.

Survei Brand Choice Index berdasarkan 3 (tiga) Aspek Penilaian yaitu; Digital Brand Awareness Aspect, Digital Consumer Choice Aspect, Digital Consumer Reviews & Rating Aspect. Survei dilakukan pada bulan Februari – April 2021, terhadap 150 kategori produk dengan lebih dari 1.000-an brand tersurvei.

Selanjutnya, Brand-brand yang lolos sebagai top 3 di kategori produk berdasarkan kriteria tersebut, ditetapkan sebagai brand pilihan konsumen dan berhak meraih penghargaan BRAND CHOICE AWARD 2021.

Dari hasil survei Brand Choice Index Fase Kedua menunjukkan, 10 kategori produk paling banyak dicari di internet adalah; Multivitamin Imunitas Tubuh dengan (335 ribu ribu) pencarian, Roti (151,3 ribu), Snack Kentang (132,7 ribu), Biskuit Sandwich (109,5 ribu), Mie Instan (108,9 ribu), Susu Formula 0-12 Bulan (106,5 ribu), Hair Treatment (105,4 ribu), Susu Formula 1-3 Tahun (104,4 ribu), Cereal (104,2 ribu), dan Local Brand Shoes (100,8 ribu).

Sementara 10 kategori dengan transaksi terbanyak di dua marketplace teratas berdasarkan data Brand Choice Index Fase 2 adalah; Celana Dalam Wanita sebanyak (849,7 ribu) transaksi, Biskuit (752,9 ribu), Mascara (733,3 ribu), Sprei dan Bed Cover (677,5 ribu), Popok Bayi (587,7 ribu), Bra (586,4 ribu), Parfum (493,7 ribu), Mie Instan (478,2 ribu), Makanan Bayi (470,5 ribu), dan Cable Charger (442,8 ribu).

Dan adapun brand-brand yang berhasil menjadi juara Brand Choice Award 2021 antara lain; Prenagen untuk kategori (Susu Ibu Hamil dan Menyusui), Joy Day (Ice Cream), Lady Rose (Sprei dan Bed Cover), Milna (Biskuit Bayi dan Makanan Bayi), Natur (Hair Treatment, Hair Mask dan Hair Serum), Daihatsu (Oli Mobil), YUTA (Kran Double), Sakatonik ABC (Multivitamin Anak), EAGLE (Sepatu Badminton), OXONE (Knife Set), Mama Bear (Pelancar ASI), MOTUL (Oli Motor), TEKIRO (Gembok). Selain itu masih ada lagi ratusan brand lainnya yang namanya menjadi pilihan konsumen berdasarkan Survei Brand Choice Index.(rls)

SANTAN NU Bersama FPR Salurkan Sembako dari Presiden Jokowi

SANTAN NU Bersama FPR Salurkan Sembako dari Presiden Jokowi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pengurus DPP Santri Tani Nahdlatul Ulama (SANTAN NU) menyalurkan paket sembako untuk para perwakilan santri, petani dan wartawan di Pekanbaru, Rabu (28/5/2021).

Penyerahan bantuan itu secara simbolik diserahkan Langsung oleh Ketua Bidang Komunikasi dan Publik DPP SANTAN NU Dr Emrus Sihombing yang langsung dihadirkan dari Jakarta yang disaksikan Ketua Umum T. Rusli Ahmad didampingi Bendahara Alexander Pranoto dan Ketua Forum Pemred Riau (FPR) di Komplek Agrowisata RA Kopi Aren, Jalan Ir Joko Widodo, Rumbai.

”Kami sampaikan bantuan dari Bapak Presiden untuk bapak bapak sekalian. Mudah mudahan dapat bermanfaat,” tuturnya.

Emrus menambahkan, jangan dilihat dari nilai isi paketnya tapi pandanglah dari ketulusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membantu masyarakat yang memerlukan bantuan ini.

”Mudahan mudah bermanfaat dan berguna dibawa ke keluarga masing masing,” pungkasnya.

Selain itu Rahmad Handayani selaku Ketua Forum Pemred Riau (FPR) juga berterimakasih kepada Ketua Umum Santri Tani Nahdatul Ulama (SANTAN NU) Abg Nda Rusli Ahmad yang mengikut sertakan FPR berperan dalam memberikan bantuan dari Presiden Republik Indonesia berupa paket sembako.

” Saya selaku ketua FPR berterimakasih atas peran serta kami (FPR) dalam membagikan Sembako dari Bapak Presiden RI, semoga bantuan ini dapat membantu warga yang mendapatkan nya” ucap Rahmad sembari membagikan sembako.

Diakhir lanjut Rahmad, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengikuti protokol Kesehatan (Prokes) yang sudah di terapkan pemerintah, karena kita ketahui bersama virus Covid-19 saat ini semangkin meningkat dan kita semuanya harus waspada dengan cara mengurangi bepergian yang tidak bermanfaat, jauhi kerumunan, gunakan Masker saat keluar, gunakan Handsanitizer dan jangan lupa cuci tangan setiap kali kita menyentuh benda dan lainnya, imbuh Rahmad Mengakhiri.**(rls)

Covid-19 Meningkat, Gubri Perintahkan Semua Fasilitas Kesehatan Gunakan Maksimal

Pekanbaru(SegmenNews.om)- Kasus covid-19 di terus mengalami peningkatan, untuk itu Gubernur Riau Syamsuar meminta agar semua fasilitas kesehatan digunakan semaksimal mungkin untuk merawat pasien terjangkit.

“Kalau tracing tinggi, tentunya kasus naik drastis. Harapan kita semua fasilitas di Riau dibuka untuk penanganan COVID-19,” katanya.

Dia juga bicara soal tingginya angka pasien Corona yang meninggal. Menurutnya, mayoritas pasien Corona di Riau adalah warga lanjut usia.

“Kematian tinggi karena banyak yang kena adalah lansia. Jadi ini yang menjadi salah satu penyebabnya,” kata Syamsuar.

Syamsuar menyebut jumlah penambahan positif COVID pada 26 Mei mencapai 739 adalah yang tertinggi di Riau sejauh ini. Dia mengklaim mayoritas pasien Corona baru tersebut orang tanpa gejala (OTG).

“Kita masih bersyukur karena kasus tinggi ini mayoritas adalah OTG. Kalau saya lihat 4.000 lebih OTG dan 800 lebih yang ada di rumah sakit, ini yang kita harapkan semua taat menerapkan protokol kesehatan,” kata Syamsuar.

Baca juga:Riau Tertinggi, Ini Sebaran 5.034 Kasus Baru COVID-19 RI 26 Mei 2021

Sebelumnya, pemerintah melaporkan perkembangan pandemi virus Corona di Tanah Air pada Rabu (26/5). Kasus baru positif Corona dilaporkan bertambah 5.034, sedangkan kasus sembuh bertambah 3.189, dan kasus meninggal dunia bertambah 144.
Kasus baru terbanyak berada di Riau dengan jumlah 739 pasien positif baru. Total kasus Corona di Riau berjumlah 56.906.***

Lapas Pasir Beri Remisi Waisak Kepada 2 Napi

Lapas Pasir Beri Remisi Waisak Kepada 2 Napi

Rohul(SegmenNews.com)- Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) Kelas IIB Pasirpangaraian, Kabupaten Rokan Hulu memberikan Remisi kepada 2 Narapidana beragama Budha, Rabu (26/05/2021). Remisi tersebut dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2565 BE/2021 M.

Kalapas, Eri Erwan mengatakan, pemberian remisi diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif yakni telah menjalani hukuman pidana minimal 6 bulan, tidak terdaftar pada register F, serta turut aktif mengikuti program pembinaan di lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan negara.

“Remisi ini diberikan untuk dapat memotivasi narapidana untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari. Pemberian remisi juga merupakan wujud negara hadir untuk memberikan perhatian dan penghargaan bagi narapidana untuk selalu berintegritas, berkelakuan baik selama menjalani hukuman pidana, tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang telah ditentukan,” ujar Eri Erwan.

Remisi atau pengurangan masa pidana diberikan kepada narapidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan (Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 77, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3614).

Dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak WBP (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 69, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3846), perubahan pertama : Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2006, perubahan kedua : Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012, serta Keputusan Presiden No. 174 /1999 tentang Remisi.

“Dari Jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lapas pasir pengaraian per 26/05/2021, dari 819 orang hanya 2 napi penerima ber agama budha dan mendapat remisi RK Waisak, 1 orang menerima remisi 1 Bulan , 1 napi mendapat remisi 2 bulan,” jelas Eri Erwan.

Eri Erwan juga memastikan di tengah pandemi Corona Virus Disease 19 (COVID-19), hak-hak warga binaan pemasyarakatan, seperti pemberian remisi, hak asimilasi dan integrasi, layanan kunjungan online, layanan kesehatan, dan lain sebagainya tetap di layani.(fit)

Jumat dan Sabtu Ini 100 Wartawan Riau Ikuti Ujian Masuk Anggota PWI

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sebanyak 100 wartawan di Riau mengikuti orientasi dan ujian masuk calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau selama dua hari, yakni mulai Jumat (28/5/2021) dan Sabtu (29/5/2021).

“Setelah pendaftaran ditutup, tercatat sekitar 100 wartawan di Riau yang akan mengikuti orientasi dan ujian masuk calon anggota PWI Riau,” kata Ketua Panitia, H. Novrizon Burman, usai rapat pematangan persiapan orientasi dan penerimaan anggota baru PWI Riau, Rabu (26/5/2021)

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris PWI Riau Amril Jambak, Sekretaris Panitia Saparuddin Koto, serta Panitia Pengawas Bambang Irawan S, Abdul Gapur, Hanafi, M Ikhwan, dan Humas Panitia Zulmiron.

Sebelum mengikuti testing, lanjut Novrizon Burman, seluruh peserta akan diberi pembekalan oleh narasumber, Jumat (28/05/2021).

Usai pembukaan yang dimulai pukul 13.30 WIB, pembekalan sesi I dilaksanakan pukul 14.00 WIB hingga 15.30 WIB, dengan narasumber Ketua PWI dan Ketua Dewan Penasihat.

“Pembekalan Sesi II, pukul 16.00 WIB sampai 18.00 WIB dengan narasumber Ketua Dewan Kehormatan dan Sekretaris Dewan Kehomatan,” terang Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Riau ini.

Setelah pembekalan, sebut pria yang akrab disapa NB ini, keesokan harinya yakni Sabtu (28/05/2021), seluruh peserta akan menjalani test tertulis dan wawancara.

Untuk test tertulis dimulai pukul 08.00 WIB s/d 09.30 WIB, serta wawancara dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB s/d 12.00 WIB, dan setelah ishoma wawancara dilanjutkan mulai pukul 13.30 WIB s/d 17.30 WIB,

“Selama kegiatan berlangsung menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 ketat, karena itu seluruh peserta wajib menggunakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak,” sebut NB seraya mengimbau seluruh peserta supaya hadir setengah jam sebelum acara dimulai. (rls)

189 orang di Riau Berhasil Mendaftar SKPP Bawaslu

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Pekanbaru, Pendaftaran secara daring (dalam jaringan) Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Bawaslu Tahun 2021 telah memasuki hari ketiga, tercatat sebanyak 189 orang telah mendaftar sebagai peserta di 7 (tujuh) Kabupaten/Kota se-Riau.

Jumlah peserta tersebut terangkum oleh admin SKPP Bawaslu yang berlokasi di Gedung Bawaslu, jalan M.H Thamrin, Jakarta.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Riau, Neil Antariksa A.Md., S.H., M.H, mengapresiasi masyarakat Riau yang telah berhasil mendaftar hingga hari ini.

Neil mengakui bahwa sistem pendaftaran daring (dalam jaringan) ini sempat terkendala kemarin, hal ini karna tingginya antusias masyarakat seluruh indonesia yang ingin mendaftar sehingga pusat jaringan pendaftaran SKPP ( _server_ ) dijakarta melemah.

“Kemarin memang sistem pendaftaran SKPP padat sekali, tidak sedikit yang menyampaikan ke saya permasalahan tidak dapat mengakses _link_ pendaftaran, namun hal itu langsung di antisipasi oleh tim panitia SKPP Bawaslu, dan hasilnya hingga hari ini 189 orang telah mendaftar di 7 Kabupaten/Kota se-Riau.” tutur Neil.

Berikut hasil pendataan Bawaslu Riau terhadap jumlah pendaftar SKPP Bawaslu Tahun 2021.

Jumlah pendaftar tertinggi SKPP Bawaslu di Riau hingga hari ini Rabu, 26 Mei 2021 Pukul 10.00 WIB berasal dari Kota Pekanbaru dengan jumlah pendaftar sebanyak 56 orang. Peringkat ke dua berasal dari Kota Dumai, dengan jumlah pendaftar sebanyak 42 orang.

Kemudian Kabupaten Bengkalis dengan jumlah pendaftar 28 orang, Kabupaten Kuantan Singingi 23 orang, Kabupaten Kampar dan Kepulauan Meranti dengan jumlah pendaftar masing-masing sebanyak 14 orang, dan terakhir Kabupaten Siak 12 orang.

Neil berpesan agar seluruh putera puteri terbaik Riau, yang memenuhi syarat agar segera mendaftarkan diri mengingat batas akhir pendaftaran hingga 28 Mei 2021.

“Ayo segera daftarkan diri anda, 2 Hari lagi pendaftaran SKPP Bawaslu akan berakhir.” pesannya.***(rls)

Pengabdian Mahasiswa Kukerta Balek Kampung Pemetaan Kelurahan Sidomulyo Barat

Pengabdian Mahasiswa Kukerta Balek Kampung Pemetaan Kelurahan Sidomulyo Barat

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Rabu (28/04/2021), tim Kukerta Balek Kampung Universitas Riau Gelombang I telah menyelesaikan program kerja pembuatan Peta Administrasi Kelurahan Sidomulyo Barat.

Program ini dilaksanakan dengan tujuan agar Perangkat Kelurahan Sidomulyo Barat memiliki data yang akurat perihal batas-batas wilayah antar RT dan RW di Kelurahan Sidomulyo Barat.

Kegiatan ini melibatkan beberapa pihak seperti perangkat Kelurahan Sidomulyo Barat, setiap RT dan RW di Kelurahan Sidomulyo Barat, Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pekanbaru, serta Mahasiswa Kukerta Balek Kampung Sidomulyo Barat.

Pada pelaksanaan pembuatan Peta Administrasi ini terdiri dari kegiatan survey, validasi hasil survey, layouting hasil, dan pencetakan produk peta. Tim Kukerta Balek Kampung Universitas Riau melakukan survey dengan 2 metode. Survey primer melalui observasi lingkungan kelurahan Sidomulyo Barat dengan cara menentukan titik kordinat setiap RW dengan menggunakan aplikasi locus map dan locus gis dan survey sekunder melalui data dari pemetaan oleh Tim Kukerta pada tahun 2019.

Setelah dilakukan pengolahan terhadap hasil survey, Tim Kukerta Balek Kampung Universitas Riau melakukan validasi yang dibantu oleh pihak dari Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pekanbaru. Tim Kukerta Balek Kampung Universitas Riau menggunakan ArcGIS 10.4.1 untuk pengolahan data.

Dari hasil validasi tersebut ditemukan bahwa letak titik kordinat yang diambil masih belum akurat, oleh karena itu melalui hasil validasi survey tersebut dilakukan perbaikan data dengan melakukan survey kembali.

Setelah hasil survey dinyatakan selesai oleh perangkat kelurahan Sidomulyo Barat, maka kemudian hasil tersebut di layouting dalam skala 1:10.000 dengan ukuran kertas A1. Setelah di layout, kemudian produk peta dicetak dan ditampilkan di kantor Kelurahan Sidomulyo Barat oleh Tim Kukerta Balek Kampung Universitas Riau.

Diharapkan dengan tersedianya data geospasial berupa peta administrasi kelurahan dapat dimanfaatkan sebagai data dasar dalam perencanaan dan pembangunan di tingkat kelurahan.***(rls)

Agustus, Pemkab Meranti Akan Mutasi Pejabat Kurang Efektif

Bupati Meranti M Adil

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Meranti, M Adil terus bekerja membenahi daerahnya sesuai visi dan misinya menuju Meranti Maju, Cerdas dan Bermartabat.

Sebagai penunjang kinerja, M Adil tidak main-main, ia menginginkan pejabat yang bekerja harus maksimal dan benar benar mempuni membantunya dalam menjalankan roda pemerintahan.

Untuk itu, M Adil akan melakukan mutasi pejabat besar-besaran di Pemkab Meranti pada bulan Agustus mendatang.

“Bulan 8, akan banyak dilakukan bergantian pejabat yang dinilai tidak mampu menjalan tugasnya,” tegas M Adil saat ditemui SegmenNews.com di DPRD Provinsi Riau, Senin (24/5/2021).

Tak hanya itu, M Adil juga akan melakukan pengurangan tenaga honorer yang tidak efektif.

Hal itu dikatakan M Adil mengingat masalah keuangan atau kas daerah yang saat ini devisit hingga mencapai Rp300 miliar.

Dikesempatan itu, M Adil menyampaian permintaan do’anya dari seluruh kalangan dan masyarakat di Riau agar Kabupaten Meranti semakin maju.

“Kita minta do’a dari seluruh kalangan masyarakat di Riau untuk Meranti Maju cerdas dan bermartabat,” tutupnya.***(ran)

Saksi Bantah Dakwaan Jaksa di Sidang Korupsi Bappeda Siak, Ini Lengkapnya

Saksi Bantah Dakwaan Jaksa di Sidang Korupsi Bappeda Siak, Ini Lengkapnya

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Sidang perkara korupsi dana rutin Bappeda Siak tahun 2014-2017 dengan terdakwa Yan Prana Jaya, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Senin 24 Mei 2021. Jika sebelumnya ada saksi yang membantah bukti yang diajukan jaksa, kali ini giliran saksi membantah dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Sesuai jadwal, Jaksa Penuntut Umum Muhammad Zulkifli SH MH cs, menghadirkan enam orang saksi ke hadapan majelis hakim yang diketuai Lilin Herlina SH MH. Saksi tersebut di antaranya, Erita, Kasubag Umum dan Kepegawaian Bappeda Siak, Defri Susanto, PNS Bagian Penyimpanan Barang pada Bagian Umum Bappeda Siak, Rike Edriani dan
Nurma Nelli, masing-masing honorer di Bappeda Siak

Kepada majelis hakim, saksi Erita membantah dakwaan Jaksa Penuntut Umum hal 171 yang dibacakan Penasehat Hukum Terdakwa yang berbunyi “Atas arahan terdakwa pula, Donna Fitria, terhadap pengadaan alat tulis kantor, meminta Erita menyiapkan dokumen”.

“Saya tidak pernah menyiapkan pertanggungjawaban atas permintaan Donna Fitria,” ujar saksi Erita, tegas di hadapan majelis hakim.

Lebih lanjut kepada majelis hakim, saksi Erita menjelaskan, bahwa dirinya menjabat Kabag Umum dan Kepegawaian dari tahun 2013 sampai sekarang. Dikatakannya, permintaan alat tulis kantor oleh seluruh bidang di Bappeda melalui saksi. Namun soal makan minum dan perjalanan dinas tidak.

ATK lanjutnya didapat di Toko Zidan, karena merupakan toko besar dan terlengkap yang bisa menyiapkan semua kebutuhan kantor. Saksi yang pesan langsung sesuai dengan permintaan dan kebutuhan. Sementara pembayarannya menggunakan sistim hutang atau bon. Dibayar oleh saksi setelah uang tersedia di bendahara dan saksi telah menyiapkan semua kelengkapan SPJ.

Pembayaran lanjutnya, sesuai pesanan sudah terisi dan waktu pembayaran diserahkan lagi kwitansi kosong disesuaikan dengan SPJ.. Hal ini menurutnya karena ada item barang yang tidak sesuai. “Ada barang yang tidak ada di toko dan harus dibeli dari luar. Kemudian ada barang yang dibutuhkan namun tidak ada dalam DPA seperti perbaikan komputer dan printer. Makanya disesuaikan dengan DPA,” ujarnya.

Dari sana lanjutnya ada kelebihan dana. Sejak tahun 2014-2017 menurut saksi ada sekitar Rp300 juta lebih selisih yang diserahkan ke terdakwa Yan Prana Jaya

Atas pernyataan saksi ini, Al Hendri Tanjung SH, Penasehat Hukum terdakwa Yan Prana Jaya mempertanyakan, apakah ada tanda terima uang tersebut? dijawab saksi tidak ada. Apakah ada saksi yang melihat penyerahan tersebut, lalu dikatakan saksi tidak ada.

Lebih lanjut Al Hendri Tanjung, Penasehat Hukum terdakwa menanyakan mengapa sampai ada uang sisa ditangan saksi Erita, sementara saksi Erita bukan seorang bendahara. ‘Ini aneh, saksi bukan bendahara, kok ada uang lebih sama saudara,” ujar Al Hendri Tanjung.

Saksi Erita menjawab, karena saksi membuat laporan pembelian alat menyesuaikan dengan DPA. Al Hendri melanjutkan pertanyaan apakah ada perintah dari terdakwa, saksi Erita mengatakan tidak ada.

Sementara terkait adanya pemotongan perjalanan dinas, saksi Erita dan saksi Defri Susanto, mengakui adanya pemotongan 10 persen. Dana tersebut merupakan dana pribadi mereka yang dipakai terlebih dulu untuk melaksanakan perjalanan dinas, baru kemudian dibayar setelah uang di bendahara ada.

Atas pemotongan ini kedua saksi mengaku keberatan. Namun ketika ditanya Penasehat Hukum terdakwa apakah keberatan tersebut disampaikan kepada terdakwa pada saat itu, baik secara tertulis maupun lisan, kedua saksi mengatakan tidak ada.

Ketika ditanya Penasehat Hukum Terdakwa apakah ketika bendahara memotong 10 persen perjalanan dinas tersebut, kedua saksi ada di marah-marahi atau dipaksa ketika memotong 10 persen, kedua saksi mengatakan tidak ada

Sementara saksi Nurma Nelli dan Rieke mengaku tidak ada melakukan perjalanan dinas karena hanya merupakan pegawai honor. Keduanya hanya dimintai bantuan oleh saksi Erita untuk mengimput data.***(ran)