Beranda blog Halaman 852

Dua Prajurit Sakit, Kolonel Irwan Subekti Salurkan Bantuan

Dua Prajurit Sakit, Kolonel Irwan Subekti Salurkan Bantuan

Kota Malang(SegmenNews.com)- Kepedulian merupakan suatu hal terpenting antara pimpinan dengan anggotanya. Pasalnya, hal itu dinilai mampu meningkatkan hubungan

emosional, sekaligus menciptakan kekompakan dalam mewujudkan Satuan yang handal dan profesional.

Seperti adanya dua prajurit Korem 083/Baladhika Jaya yang saat ini
mendapat santunan langsung dari pimpinannya, ialah Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Irwan Subekti.

Diwakili oleh Kasipers Korem, Mayor Inf Dedyk Wahyu Widodo, tali asih yang diberikan oleh Danrem itu tiba di rumah kedua prajurit tersebut.

Selain Sertu Mastur, bantuan berupa sembako itu juga disalurkan pada Kopda Irham. “Santunan ini wujud kepedulian dari Satuan kepada prajurit
dan keluarganya,” ujar Kasipers di sela kunjungannya. Selasa, 16
Februari 2021.

Ia berharap, adanya bantuan itu bisa meringankan beban kedua prajurit
tersebut, terlebih bermanfaat bagi keluarga dua prajurit itu.(rls/Kapenrem 083/Baladhika Jaya, Mayor Inf Prasetya, H. K)

PTPN V Lepas 1,1 Juta Bibit Sawit Unggul Via Aplikasi Sawit Rakyat Online

PTPN V Lepas 1,1 Juta Bibit Sawit Unggul Via Aplikasi Sawit Rakyat Online

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Membantu pihak membutuhkan sawit, maka PTPN V sudah menargetkan menjual 1,1 juta bibit sawit unggul bersertifikasi kepada masyarakat pada tahun 2021 ini. Yakni, proses penjualannya dilakukan dengan sentuhan teknologi informasi berbasis android melalui aplikasi bernama ‘Sawit Rakyat Online’ yang dapat diunduh di playstore.

“Untuk memudahkan masyarakat, kami siapkan aplikasi Sawit Rakyat Online. Dari 1,5 juta bibit yang kita siapkan, tahun ini kita targetkan 1,1 juta bibit terjual kepada petani, baik petani plasma maupun petani sawit swadaya melalui aplikasi tersebut,” kata CEO PTPN V Jatmiko K. Santosa dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Senin (15/2/21).

Ia mengatakan bahwa persoalan ketersediaan bibit sawit menjadi atensi perusahaan perkebunan milik negara yang beroperasi di Bumi Lancang Kuning itu.

Jatmiko memandang kendala bibit ilegitim (palsu) yang kerap melanda petani menjadi salah satu akar masalah dalam mengejar target pemerintah meningkatkan produktivitas sawit rakyat.

Survey Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menyebutkan alasan petani masih menggunakan bibit palsu antara lain karena 37 persen menjadi korban penipuan, 14 persen tergiur harga murah, 20 persen tidak mengetahui cara membeli benih yang legal. Selain itu, 12 persen di antara petani karena rumitnya persyaratan yang harus dipenuhi, 10 persen tidak mengetahui lokasi pembelian benih legal, serta 4 persen petani menyatakan akibat jarak tempuh dari lahan sawit ke produsen benih legal yang cukup jauh.

“Guna mengatasi kendala-kendala itu, sejak awal 2021 ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan berdiri, kita putuskan melepas bibit unggul yang selama ini hanya dipergunakan di kebun inti dan kebun plasma Perusahaan, untuk kemudian juga dijual secara online kepada petani swadaya non plasma,” urai Jatmiko.

Ia mengutarakan bahwa dari aplikasi tersebut, petani atau calon petani dapat melihat langsung jenis bibit tersedia masing-masing sentra bibitan. Saat ini, ia mengatakan terdapat 2 varietas bibit unggul siap jual, yakni PPKS 540 serta PPKS Simalungun.

Bibit itu tersedia di lima sentra pembibitan PTPN V diantaranya Air Molek, Tandun, Sei Rokan, Lubuk Dalam, dan Tanah Putih. Seluruhnya bersertifikat.

Jatmiko meyakinkan bahwa Aplikasi Sawit Rakyat Online yang dibuat oleh tim IT internal perusahaan dirancang untuk mudah di akses dan dipergunakan oleh petani ataupun calon petani kelapa sawit.

Aplikasi tersebut bisa diunduh di playstore ataupun laman web resmi perusahaan.

“Untuk daftarnya tidak perlu email (surat elektronik). Cukup nomer telpon. Kita rancang mudah dan sesederhana mungkin dalam penggunaannya. Kalau mau beli bibit, siapapun petaninya harganya sama di seluruh sentra yakni Rp 44.000 perbibit siap tanam. Tinggal pilih lokasi kita yang terdekat dengan pembeli,” sebut Jatmiko lagi.

Selain kemudahan akses dan harga bibit yang kompetitif serta seragam, dalam aplikasi Sawit Rakyat Online juga menyediakan beragam informasi.

Sejumlah fitur yang tersedia memudahkan petani untuk mencari tahu tentang bagaimana budi daya sawit yang baik dan lestari, info profil kebun-kebun plasma perusahaan, hingga ketersediaan feature tanya jawab yang memberikan kesempatan petani atau calon petani sawit untuk melakukan chat atau percakapan dengan ahli perkebunan dari PTPN V.

“Keberadaan aplikasi ini sejatinya menjadi pelengkap atas berbagai upaya kami dalam menguatkan masyarakat khususnya para petani sawit yang telah dan akan menjalin kerjasama dengan perusahaan, termasuk petani swadaya. Harapannya, kami dapat mendukung program pemerintah meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas, dimulai dari bibit yang jelas dan berkapasitas,” beber Jatmiko.

Mengutip penelitian Gamal Institute disebutkan bahwa pohon kelapa sawit yang bersumber dari kecambah palsu atau tidak murni, membutuhkan lebih dari 48 bulan bahkan 60 bulan lebih untuk bisa berbuah. Produktivitasnya juga rendah, yakni di bawah 20 Ton TBS/Ha/tahun dan cenderung terus menurun.

Sedangkan, bibit unggul kebanyakan berproduksi puncak di atas 20 Ton TBS/Ha/tahun dengan masa produksi yang stabil selama kurang lebih 10 tahun dengan berat tandan kelapa sawit unggul 8 s.d 20 tahun antara 15 – 22,5 Kg dan jumlah tandan 10 – 15 tandan/pohon/tahun.

“Dengan pemeliharaan yang tepat, bibit unggul kita yang dibeli masyarakat seharusnya bisa mulai berbuah dengan waktu yang lebih awal dan memiliki produktivitas layaknya hasil kebun inti maupun plasma Perusahaan. Saat ini, produktivitas kebun plasma kita sudah jauh di atas standar nasional, lho,” ucapnya.

Ia menuturkan bahwa standar nasional untuk kelapa sawit  tanaman menghasilkan tahun ke 3 (TM3) adalah 19 Ton TBS per hektare pertahun, maka petani sawit plasma PTPN V telah berhasil memperoleh 23 Ton TBS per hektare pertahun.

Untuk Kelapa Sawit TM 4 yang standar nasionalnya ada di 23 Ton TBS per hektare pertahun, sawit plasma Perusahaan berhasil mencapai 27 Ton TBS per hektare pertahun.

Lebih jauh, Jatmiko yang juga ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Provinsi Riau itu mengatakan respon masyarakat akan keberadaan bibit sawit unggul PTPN V cukup besar. Bahkan, sejak mulai dilepas ke publik pada Januari lalu, di salah satu sentra bibit sawit di Air Molek, nyaris seluruh bibit telah dipesan oleh para petani.

“Alhamdulillah responnya bagus. Bibit kita langsung dikejar pembeli. Memang salah tanam bibit resikonya bisa menanggung rugi setidaknya sampai 25 tahun. Semoga bibit unggul PTPN V dapat ambil bagian dalam program percepatan sawit rakyat yang digalakkan Pemerintah,” tutupnya.***(rls)

PW IWO Riau Bincang Santai dengan PT Angkasa Pura II Pekanbaru

PW IWO Riau Bincang Santai dengan PT Angkasa Pura II Pekanbaru

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Riau, Senin (15/2/21), lakukan audensi dan silahturahmi bersama PT. Angkasa Pura II (Persero) Bandara SSK II Pekanbaru di Kantor Komplek Bandara SSK II Pekanbaru.

Dalam kesempatan ini EGM PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Yogi Prasetyo Suwandi bersama Manager menyambut baik kehadiran kedatangan dalam aundensi dan silaturahmi Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Riau yang langsung bersama Ketua PW IWO Riau Kavila Somarito, Wakil Ketua IWO Riau Aprianto, Sekretaris IWO Riau Thamrin Ismail, Kabid Humas IWO Riau Ruben, Kabid ESDM Deni. F.

Kemudian, EGM PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Yogi Prasetyo Suwandi menyampaikan, Angkasa Pura II (Persero) Bandara SSK II Pekanbaru menyambut baik atas kehadiran Ketua Pengurus Wilayah IWO Provinsi Riau bersama pengurus yang sudah bersedia hadir hari ini.

“Semoga dalam pertemuan kali ini dapat membangun dan menjalin kemitraan bersama dalam membangun Bandara SSK II Pekanbaru ini,” ujar EGM Yogi.

Selanjutnya, Ketua PW IWO Provinsi Riau Kavilah Somarito mengatakan, mengucapkan terima kasih banyak atas waktu yang sudah diberikan sama EGM PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara SSK II Pekanbaru.

“kami mengucapkan terima kasih buat selama ini yang telah membantu kegiatan IWO Riau dalam pembagian masker gratis untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kota Pekanbaru serta ikut serta membantu program pemerintah dalam menanggani penyebaran Covid-19,” terang Ketua PW IWO Riau.

Diakhir pertemuan, Ketua PW IWO Provinsi Riau Kavilah Somarito berharap PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara SSK II Pekanbaru tetap menjalin kemitraan dan kerjasama yang baik untuk membangun Kota Pekanbaru ini, tutupnya.***(rls)

Targetkan 75 Kantong, PWI Riau Donor Darah di Mal SKA 23 Februari

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Bersempena peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-75 tahun 2021, PWI Riau kembali gelar aksi bhakti sosial (Baksos) donor darah.

Seperti tahun sebelumnya, kegiatan yang menargetkan sebanyak 75 Kantong darah ini akan berlangsung di Atrium Siak Mal SKA, Pekanbaru, Selasa (23/2/2021).

Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang melalui Ketua Pelaksana Donor Darah PWI Riau, Ian Tanjung mengatakan kegiatan Baksos donor darah ini merupakan agenda rutin tahunan PWI Riau.

“Aksi donor darah Ini merupakan kegiatan tahun keempat dengan target sebanyak 75 kantong darah,” kata Ian Tanjung, Selasa (16/2/2021).

Dikatakan, selain masyarakat dan pengunjung mal, PWI Riau juga mengundang berbagai kalangan, seperti TNI, Polri instansi pemerintah dan swasta, untuk bisa berbagi untuk sesama karena kebutuhan stok darah di PMI Kota Pekanbaru masih banyak.

Selanjutnya ditegaskan Ian Tanjung yang juga Ketua Pokja PWI Pekanbaru ini, pelaksanaan aksi sosial donor darah tetap mengedepankan dan mematuhi protokol kesehatan karena pandemi Corona yang masih terjadi saat ini.

“Kita bersyukur dan tetap optimis di tengah pandemi Corona saat ini, apalagi trend kasus baru positif di Riau khususnya Pekanbaru sudah mulai melandai, setidaknya ini menggambarkan jika masyarakat semakin disiplin mematuhi protokol kesehatan,” kata Ian Tanjung.

….. silakan dilanjutkan

 

Polres Meranti Kembali Amankan 3 Orang Terduga Pelaku Narkotika Jenis Sabu-Sabu

Polres Meranti Kembali Amankan 3 Orang Terduga Pelaku Narkotika Jenis Sabu-Sabu

Meranti(SegmenNews.com)- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Meranti berhasil mengamankan terduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda. Kali ini sebanyak 3 orang warga Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi berhasil diamankan sekitar pukul 00.30 Wib Minggu (14/02/2021).

Informasi ini disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Kasat Narkoba Polres Meranti, IPTU Darmanto SH kepada media ini. Dijelaskannya bahwa penangkapan terduga pelaku berdasarkan Laporan Polisi : LP.A / 18 / II / 2021 / RIAU / RES. KEP. MERANTI , tanggal 14 Februari 2021.

“Kita berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu diantaranya berinisial UN (28 thn) warga Kelurahan Selatpanjang Kota, AZ (27 thn) warga Kelurahan Selatpanjang Kota, dan RA (24 thn) warga Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebing Tinggi di tiga TKP berbeda. TKP pertama di Jalan Dorak, kemudian TKP kedua di Jalan Manggis, dan TKP ketiga di Gang Cili Selatpanjang,” beber Darmanto, Senin (15/02/2021).

Kronologis kejadian bermula pada hari Kamis tanggal 13 Februari 2021 kemarin sekitar pukul 23.30 Wib tim mendapatkan informasi yang layak dipercaya bahwa di jalan Dorak, Selatpanjang sering dijadikan tempat untuk transaksi diduga narkotika jenis sabu, selanjutnya tim yang dipimpin KBO Satresnarkoba Polres Meranti, IPDA Teddy Zaili S melakukan penyelidikan di seputaran daerah tersebut.

Kemudian pada hari Jumat tanggal 14 Februari 2021 sekitar pukul 00.30 Wib Tim langsung melakukan penangkapan terhadap dua orang terduga pelaku berinisial UN dan AZ yang diduga akan melakukan transaksi narkotika jenis sabu kepada seseorang saat berada di jalan Dorak, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi (TKP 1,red). Selanjutnya tim memangil Ketua RT setempat untuk mendampingi melakukan penggeledahan badan para terduga pelaku dan tempat dimana mereka diamankan guna menemukan Barang Bukti (BB) yang sempat di buang.

Lebih lanjut Darmanto menceritakan, setelah dilakukan pengeledahan terhadap terduga pelaku ditemukan sebanyak satu paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik warna bening dibalut selembar tisu berwarna putih yang sempat dibuang oleh terduga pelaku. Berdasarkan pengakuan UN bahwa Ia masih ada menyimpan sabu di rumahnya, lalu tanpa lengah Tim langsung menuju lokasi rumah terduga pelaku berinisial UN di jalan Manggis Kelurahan Selatpanjang Kota (TKP 2,red). Sesampainya di lokasi tersebut tim didampingi Ketua RW setempat melakukan penggeledahan rumah terduga pelaku dan kembali menemukan sejumlah BB berupa 1 paket diduga sabu yang dibungkus plastik klep warna bening, 1 buah kaca pirek berisikan sabu, dan 1 buah sendok takar yang terbuat dari kertas.

Dari hasil interogasi terduga pelaku mengaku mendapatkan barang tersebut dari RA. Selanjutnya tim langsung menuju lokasi rumah terduga RA yang berada di Gang Cili Kelurahan Selatpanjang Selatan (TKP 3,red) dan berhasil mengamankan RA. Di lokasi kali ini Tim yang didampingi Ketua RT setempat melakukan penggeledahan rumah RA, kemudian dilakukan interogasi terhadap RA dan mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seseorang di Pekan Baru berinisial AS (DPO). Dimana menurut keterangannya barang itu di jemput langsung oleh terduga pelaku ke Pekan Baru dengan menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX milik terduga pelaku dengan plat Nomor Polisi BM 3615 AAD untuk diedarkan di wilayah Selatpanjang.

Darmanto menerangkan, dari penangkapan kali ini tim berhasil mengamankan BB berupa 1 paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik warna bening dengan berat kotor 0.11 gram, 1 paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klep warna bening dengan berat kotor 2.69 gram, 1 lembar tisu berwarna putih, 1 buah kaca pirek berisikan sabu, 1 buah sendok takar terbuat dari kertas, 1 dompet berwarna hitam, uang tunai sejumlah Rp. 800.000,- diduga sisa dari uang hasil penjualan sabu, 1 unit Hp merek Vivo Y 12 berwarna Biru, 1 unit Hp merek Realme C 11 berwarna silver, 1 unit Hp merek Xiomi Redmi Note 7 berwarna Hitam, 1 unit sepeda motor merek Yamaha NMAX warna silver dengan BM 3212 XG, dan 1 unit sepeda motor merek Yahama NMAX warna hitam dengan nomor polisi BM 3615 AAD.

“Saat ini terhadap tiga orang terduga pelaku beserta seluruh Barang Bukti (BB) yang ditemukan, sudah kita amankan ke Polres Kepulauan Meranti guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya.(Ags)

Jelang Akhir Jabatan, Bupati Irwan Nasir Resmikan Jalan Poros Pertama di Pulau Merbau

Jelang Akhir Jabatan, Bupati Irwan Nasir Resmikan Jalan Poros Pertama di Pulau Merbau

Meranti(SegmenNews.com)- Menjelang akhir masa jabatan, Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir masih menyempatkan diri untuk meresmikan jalan poros di Kecamatan Pulau Merbau, tepatnya di Desa Batang Meranti, Senin (15/2/2021) sore.

Jalan ruas Semukut – Kuala Merbau yang dibangun dengan konstruksi timbunan base agregat Kelas B ini menggunakan jenis bahan Quarry Waste sepanjang 2,912 meter lebar 5,5 meter dan tebal 0,25 meter dengan biaya Rp10.141.958.000.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Pulau Merbau, Atan Ibrahim, anggota DPRD, Fauzi SE, Sekretaris PUPRPKP, Saiful Bahri, Kepala Bidang Bina Marga, Fajar Triasmoko ST MT, Kepala Seksi Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan, Rahmat Kurnia ST, Kepala Bagian Humas, Rudi Al Hasan dan Kepala Bagian Hukum, Sudandri Jauzah SH.

Camat Pulau Merbau, Atan Ibrahim mengucapkan terimakasih terhadap 1, Pulau Merbau sudah bisa setara dengan kecamatan lainnya yang telah dulu dibentuk.

“Sewiring berjalannya waktu, Pulau Merbau sudah bisa setara dengan kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti seperti sudah dilengkapi pertama kantor Camat yang megah, Puskesmas rawat inap dan fasilitas lainnya. Selanjutnya yang dibangun jalan poros semoga jalan ini merupakan tolak ukur yang paling kita harapkan dan nantinya akan bersinambungan di tahun-tahun berikutnya,” kata Atan.

Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat Pulau Merbau, Jizardi mengumpamakan jika dulunya masyarakat susah untuk makan telur karena telur yang sering pecah akibat terbentur dampak dari rusaknya jalan.

“Dulu kalau bawa telur sering pecah karena jalan rusak dan bergelombang. Sekarang jalan kita sudah bagus, cuma saya berpesan jangan sampai mati di jalan yang lurus mentang-mentang jalannya bagus. Kami sangat berterima kasih atas upaya ini dan kita sudah sangat bersyukur dengan apa yang kita miliki hari ini. Mudah-mudahan bermanfaat untuk kita di kecamatan ini,” ujarnya.

Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir dalam sambutannya bercerita bagaimana dulunya Kecamatan Pulau Merbau belum menjadi sebuah kecamatan. Dimana kondisinya sangat memperihatinkan, untuk itu dirinya berupaya untuk menyelesaikannya secara bertahap.

“Waktu awal menjabat saya memprioritaskan RSUD itu dengan alat yang lengkap dan ada dokter spesialis yang cukup. Selain itu juga memprioritaskan pembangunan sarana kesehatan di seluruh kecamatan di Kepulauan Meranti, karena pada saat itu saat awal yang menjabat sebagai bupati bahwa tingkat kematian ibu melahirkan itu tinggi sekali dan salah satu penyebabnya adalah karena jalan penghubung antardesa yang belum baik. Oleh karena itu pada era 10 tahun Meranti ini pembangunan jalan merupakan tugas utama selain dari untuk menyelamatkan ibu kita yang melahirkan darurat juga untuk melancarkan perekonomian,” ungkap Irwan.

Dikatakan Irwan, bahwa jalan poros ruas Semukut – Kuala Merbau ini merupakan jalan pertama yang dibangun sistem base.

“Ini merupakan jalan poros pertama yang kita bangun di pulau ini, tentu kita semuanya berharap Insha Allah tahun depan dan selanjutnya ini akan bisa terus dilanjutkan dan kita berharap nanti pada suatu waktu jalan ini bisa ditingkatkan dengan dilapisi oleh aspal hotmix,” ujarnya.

Irwan mengatakan pihaknya sengaja membangun jalan dengan sistem base daripada semenisasi. Walaupun biayanya yang digelontorkan sangat besar, itu bertujuan agar bisa bertahan lama.

“Barangkali pembangunan jalan base yang kita bangun ini berbeda dengan pola pembangunan yang sudah dilakukan selama ini, kenapa kita tidak lagi melanjutkan pembangunan dengan semenisasi, karena bisa kita saksikan bersama dan merasakan bagaimana kalau jalan yang dibangun dengan sistem semenisasi itu kira-kira dua atau tiga tahun kemudian walaupun kita tidak pernah menanam besi tapi besi tumbuh di mana-mana di tengah jalan dan pada waktunya membahayakan masyarakat karena besi itu bisa mengganggu keselamatan dan juga merusak kendaraan masyarakat yang lewat,” ujarnya lagi.

Irwan membeberkan jika membangun itu dimulai dari pinggiran, hal itu dimaksudkan untuk pemerataan pembangunan dan agar tidak terjadi ketimpangan. Terkait di Pulau Merbau masih minimnya pembangunan, Irwan mengungkapkan jika itu mempertimbangkan efektifitas.

“Agar tidak terjadi ketimpangan, saya bangun pinggiran dulu untuk pemerataan pembangunan dan itu berangkat dari semangat pemekaran. Adapun kendala di Pulau Merbau agak minim pembangunan hal itu dikarenakan tingkat kepadatan penduduk dan jika dikaji dari sisi investasi itu kurang ekonomis, untuk mempertimbangkan efektifitas maka kita dahulukan membangun pulau yang penduduknya padat,” timpal Irwan.

Selain pembangunan infrastruktur, Bupati Irwan juga mengatakan jika listrik juga sudah tersambung 24 jam di pulau tersebut.

Irwan mengatakan kenapa di Pulau Merbau lambat mendapatkan aliran listrik, hal itu dikatakan penduduknya yang jarang, sehingga jika dihitung dari sisi bisnis belum menguntungkan, untuk itulah pihak PLN belum bisa mengakomodir hal itu.

“Penduduk di Pulau Merbau belum padat, untuk itulah PLN belum bisa melakukan investasi karena dikaji dari sisi bisnis belum menguntungkan. Namun kita tidak menyerah dan kita juga telah mendatangkan Dirut PLN waktu itu dan hingga akhirnya 7 dari 10 desa sudah dialiri listrik PLN 24 jam ini tentu nikmat yang luar bisa. Ekonomi Pulau Merbau akan bangkit karena PLN ini kita kenal adalah pelengkap dari sembako, kalau listrik sudah ada tentu akan ada industri rumah tangga dan masyarakat akan bisa berbuat lebih banyak lagi dan akan memajukan berbagai sektor,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Irwan yang hampir habis masa jabatannya itu
juga meminta maaf kepada masyarakat karena banyak yang belum bisa diwujudkan.

“Saya minta maaf kepada masyarakat jika selama ini banyak yang belum bisa diwujudkan dan banyak janji yang belum direalisasikan. Untuk itu mari kita doakan pemimpin akan datang Bupati pengganti saya dalam keadaan sehat dan diberikan semangat yang kuat untuk membangun kabupaten yang memang menantang ini dan kabupaten kita juga akan diberikan rezeki yang berlimpah sehingga punya kemampuan keuangan untuk membangun seluruh Pulau agar menjadi lebih maju lagi,” pungkasnya.(Ags)

Tenaga Kesehatan di Lamongan Mulai Divaksin

Tenaga Kesehatan di Lamongan Mulai Divaksin

Lamongan(SegmenNews.om)- Tenaga medis di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur mulai memasuki tahap proses vaksinasi.

Proses vaksinasi itupun, tak luput dari pengawalan oleh pihak TNI,
khususnya Kodim 0812/Lamongan.

Itu terlihat, ketika Bintara Pembina Desa mulai disebar di beberapa
titik Puskesmas untuk memantau berjalannya proses vaksinasi.

“Vaksinasi tahap awal ini menyasar tenaga medis. Semua anggota sudah kita sebar untuk mengawal program vaksinasi itu,” kata Dandim. Senin, 15 Februari 2021.

Seperti yang berlangsung di Puskesmas Karangpilang saat ini. Nampak aparat Babinsa mengawal proses vaksinasi tersebut. Selain Babinsa,
pengawalan itu juga dilakukan oleh pihak Polsek. “Semua Danramil sudah
kita arahkan untuk berkoordinasi mengawal proses itu,” bebernya.***(rls/Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono)

Antisipasi DBD, Babinsa Lamongan Dikerahkan Gelar Karya Bakti

Antisipasi DBD, Babinsa Lamongan Dikerahkan Gelar Karya Bakti

Lamongan(SegmenNews.com)- Musim penghujan yang mulai menyelimuti Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, seakan membuat semua pihak untuk bergerak aktif menggelar karya bakti.

Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono menjelaskan jika karya
bakti itu digelar guna mengantisipasi timbulnya penyakit DBD. “Apalagi
Lamongan ini kan rawan banjir,” ujarnya. Minggu, 14 Februari 2021.

Beberapa lokasi di sasara dalam pelaksanaan karya bakti itu,
diantaranya saluran air atau irigasi yang berada di setiap kampung.
“Semuanya harus bersih. Tapi selama karya bakti berlangsung, protokol
kesehatan juga harus diberlakukan,” tegasnya.

Seperti yang digelar di Kecamatan Brondong saat ini. Danramil Brondong,
Kapten Inf Ali Mahmud mengungkapkan, setidaknya ia telah mengerahkan Babinsa di wilayahnya untuk menyasar setiap perkampungan warga.

Babinsa, kata dia, harus bisa mengajak warga untuk mengikuti adanya karya bakti tersebut. Sebab, karya bakti merupakan salah satu cara
efektif menangkal adanya banjir dan penyakit DBD. “Babinsa juga harus
bisa menjadi pelopor kebersihan,” bebernya.(rls/Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono)

Kakek Penerima Bantuan Biaya Hidup Melalui Rumah Yatim Do’akan Donatur

Kakek Penerima Bantuan Biaya Hidup Melalui Rumah Yatim Do’akan Donatur

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Minggu (14/2) pada pagi ini, Rumah Yatim Cabang Riau menyalurkan bantuan biaya hidup dan bantuan bahan pokok kepada Kakek Syafri di kediamannya Jalan Bambu Kuning, RT.01/RW.01, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau.

Kakek Syafri sendiri merupakan seorang lansia berumur 87 tahun yang masih bekerja sebagai pedagang asongan di Pasar Kodim, guna menafkahi keluarganya. Beliau tinggal bersama istri, kedua anaknya, serta seorang cucunya.

Kondisi keluarga Kakek Syafri pun cukup memprihatinkan, sudah sejak lalu, istri dan salah satu anaknya mengalami gangguan kejiwaan dan kerap kali mengamuk di kediamannya. Anaknya yang lain pun memiliki cacat di bagian kakinya.

Kakek Syafri sendiri sempat tertimpa musibah tabrak lari, menyebabkan salah satu tulang kakinya retak dan ia tak bisa lagi berjalan dengan normal. Meski terpincang-pincang, Kakek Syafri tak pernah menyerah dan terus berjualan asongan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, karena ialah satu-satunya tulang punggung keluarga.

Pada pagi ini, tim relawan berangkat menuju kediaman Kakek Syafri lalu membawa beliau untuk berbelanja kebutuhan pokok, tim relawan juga membelikan Kakek Syafri madu dan jintan hitam untuk menambah nutrisi serta menjaga keluarga dari resiko penyebaran penyakit.

“Beliau terlihat sangat bahagia, terlihat wajahnya penuh syukur atas rezeki yang diberikan hari ini. Tidak terhitung rasanya saya dengar beliau mengucapkan Alhamdulillah dan terima kasih”, tutur Rizky, salah satu relawan Rumah Yatim yang berangkat menjenguk Kakek Syafri.

Sebelumnya Rumah Yatim juga telah menyalurkan bantuan serupa untuk Kakek Syafri dan keluarga pada bulan Januari lalu. Tahun lalu pun, sudah terhitung 4 kali tim relawan Rumah Yatim menyampaikan bantuan untuk beliau.

“Kakek sudah tidak ada lagi keluarga, kakek bersyukur ada tempat tinggal meskipun seadanya tapi tidak perlu sewa, tidak tahu hidup kakek ini kalau harus bayar sewa rumah, tidak akan sanggup, tidak ada keluarga juga yang bisa kakek tumpangi. Alhamdulillah ada Rumah Yatim dan juga Donatur yang namanya kakek tidak tahu siapa, tapi rezeki nya sangat banyak kakek terima”, tutur Kakek Syafri

Kakek Syafri juga mendoakan para donatur Rumah Yatim agar selalu diberi keberkahan di dunia maupun di akhirat, serta selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang.

Hingga kini, Rumah Yatim masih terus menggalang dana untuk membantu kelangsungan hidup Kakek Syafri dan keluarga kedepannya. Mari bantu Rumah Yatim untuk terus memberikan bantuan agar Kakek Syafri dan keluarga bisa hidup dengan layak, dengan donasi ke Rumah Yatim Cabang Riau Jalan Durian No.13, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, atau melalui transfer di no rekening :
BCA 220 139 8888
Mandiri 1720 000 384 125
An Yayasan Rumah Yatim Arrohman
www.rumah-yatim.org

Wabup Said Hasyim Perpisahan Dengan Pengurus dan Anggota Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Meranti

Wabup Said Hasyim Perpisahan Dengan Pengurus dan Anggota Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Meranti

Meranti(SegmenNews.com)- Seiring akan berakhirnya masa jabatan Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim yang juga menjabat Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kep. Meranti, melakukan perpisahan dengan pengurus dan anggota Pramuka yang selama 5 tahun dipimpinnya.

Disitu Wabup menegaskan meski nantinya tidak lagi menjabat sebagai Ketua Kwartir, silahturahmi tidak akan putus karena sebagai anak jati Meranti ia tidak akan meninggalkan negeri yang menjadi tumpah darahnya, bertempat di Bumi Perkemahan Pramuka Meranti, Jalan Pramuka, Selatpanjang. Sabtu (13/2/2021).

Dalam kegiatan Perpisahan Ketua Majelis Pembimbing Cabang dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kep. Meranti Masa Bakti 2015-2020 tersebut, seperti dikatakan Ketua Kwartir Cabang Pramuka Meranti H. Said Hasyim, meski tidak lagi menjabat dirinya tidak akan meninggalkan Pramuka Meranti karena menurutnya tidak ada kata berpisah bagi Pramuka hingga akhir hayat.

“Sebagai Mantan Ketua Kwartir Cabang tidak ada kata berpisah dan saya pasti akan selalu hadir  untuk Gerakan Pramuka dan kita akan bisa berjumpa dalam berbagai hal,”ucapnya.

Selanjutnya diakui Wabup, selama menjabat Ketua Kwartir ia merasakan kerjasama yang luar biasa dari para Pembina Gerakan Pramuka Kep. Meranti, sehingga Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Meranti sebagai wadah pembinaan generasi muda mampu menjalankan berbagai kegiatan dengan baik.

Untuk itu H. Said Hasyim mengucapkan terima kasih yang tinggi kepada seluruh pengurus dan anggota, dan tak lupa mengucapkan permohonan maaf jika selama kepemimpinannya terdapat kekurangan atau yang tidak sempurna.

“Selaku Ketua Kwartir Cabang saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama selama ini dan permohonan maaf jika ada kekurangan dan yang tidak sempurna lainnya,” ujar Wabup.

Kedepan ia berharap kepada seluruh pengurus untuk dapat terus meningkatkan kerjasamanya dibawah kepemimpinan Ketua Kwartir yang baru, karena peran Pramuka sangat penting dalam membina dan membentuk karakter, kreatifitas, kemandirian, budi pekerti, serta rasa tanggungjawab  generasi muda Meranti.

“Sebab tanpa kerjasama yang solid, apa yang menjadi cita-cita Gerakan Pramuka ini akan solid terwujud,” ucapnya lagi.

Iapun mengingatkan kepada seluruh pengurus dan anggota senantiasa berfikir positif dan jangan cari kelemahan dan jika ada kelemahan hendaknya dicarikan solusi bersama untuk penyempurnaan.

“Teruslah berfikiran positif jangan cari kelemahan jika ada carikan solusinya bersama, mari kita pertahankan apa yang sudah baik, dan sempurnakan apa yang belum disempurnakan,” harapnya.

Terakhir, ditengah kondisi Pandemi Covid-19, dimana seluruh organisasi terdampak masalah sosial ekonomi, Wabup Said Hasyim mengajak semua jangan mudah menyerah agar tidak menjadi korban perubahan waktu.

“Teruslah berkreasi dan menggali potensi diri jangan sampai kita menjadi korban perubahan waktu, dan dengan kerjasama yang solid semua tantangan akan mudah dihadapi,” pungkasnya.

Sementara itu, Pembina Gerakat Pramuka Meranti H. Slamat Marino, mewakili pengurus lainnya mengucapkan terima kasih yang tinggi kepada Ketua Majelis dan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Meranti yang telah mendukung memajukan organisasi selama ini khususnya dalam membina generasi penerus Meranti dari usia 7-25 Tahun.

“Terima kasih atas pembinaan dan bimbingan yang diberikan baik materil maupun moril dalam memajukan gerakan pramuka khususnya dalam membentuk kwarter generasi muda Meranti,”ujar Slamet Marino.

Senada dengan Wabup H. Said Hasyim, mewakili pengurus iapun mengucapkan permohonan maaf kepada Wabup yang sebentar lagi akan mengakhiri masa jabatan, dan menegaskan dalam Pramuka tidak ada kata berpisah silahturahmi akan terus terjalin.

Sekedar informasi, kegiatan perpisahan antara Ketua Kwartir Cabang Pramuka Meranti dengan Pengurus dan Anggota yang berlangsung hikmat itu ditutup dengan acara salam-salaman dan foto bersama.(Ags)