Beranda blog Halaman 859

Desa Centai, Tanggul Pemecah Ombak di Pulau Merbau Akan Dibangun

Desa Centai, Tanggul Pemecah Ombak di Pulau Merbau Akan Dibangun

Meranti(SegmenNews.com)- Tahun ini, tanggul pemecah ombak (breakwater) atau pengaman pantai di Pulau Merbau tepatnya di Desa Centai akan dibangun.

Proses pembangunan tanggul untuk mengurangi dampak abrasi itu sudah dimulai tender dan juga sudah ditetapkan pemenangnya yakni PT Alex Putra Sakti.

Seperti yang tercantum di situs LPSE Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, paket pekerjaan dibawah pengawasan SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air WS Indragiri-Akuaman, WS Kampar, WS Rokan, WS Siak Provinsi Riau itu menggunakan anggaran APBN tahun 2021 dengan nilai pagu paket Rp 15.000.000.000,00 dan harga penawaran Rp10.755.590.450,00.

Sebelumnya, pembangunan ini merupakan hasil koordinasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kepulauan Meranti yang meminta perhatian kepada pemerintah pusat untuk menanggulangi wilayah yang terdampak abrasi.

Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Ardiansyah mengatakan wilayah Kepulauan Meranti sudah sangat parah dilanda abrasi, untuk itu sangat perlu dilakukan tindakan serius.

“Beberapa pulau di Kepulauan Meranti berpotensi abrasi karena terus saja dihantam ombak laut dari Selat Melaka. Untuk itu saya berupaya agar program penanggulangan abrasi harus segera dilaksanakan. Dikarenakan biaya pembangunannya sangat besar, kita meminta kepada pemerintah pusat melalui BWS Riau agar Kepulauan Meranti diperhatikan dengan serius. Alhamdulillah tahun ini akan dibangun di kecamatan Pulau Merbau tepatnya di Desa Centai,” kata Ardiansyah, Minggu (31/1/2021) siang.

Dikatakan politisi Partai PAN ini pihaknya juga sebelumnya telah mengajukan untuk pembangunan pengamanan pantai untuk dua titik, namun baru diakomodir pembangunannya untuk wilayah ini.

“Tahun kemaren telah dilaksanakan di Desa Kedabu Rapat, Pulau Rangsang dan tahun ini di Pulau Merbau. Untuk tahun berikutnya kita mencoba lagi agar daerah lainnya di Kepulauan Meranti dibangun pemecah ombak yang serupa. Sebenarnya kemaren kita mengusulkan dua titik yakni di Desa Tanah Merah dan Desa Centai, tapi yang dikabulkan baru satu, dan ini kita juga sudah sangat bersyukur sekali,” pungkas pria yang akrab disapa Jack ini.

Sebelumnya untuk mengurangi dampak abrasi, pihak pemerintahan desa telah menggunakan APBDes untuk membangun tanggul pemecah ombak dengan menggunakan konstruksi kayu secara bertahap. Dimana tahap pertama sepanjang 110 meter dan tahap kedua 750 meter.(Ags)

Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani Resmikan Komplek Pendidikan Islam Yayasan Miftah Annajah Riau

Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani Resmikan Komplek Pendidikan Islam Yayasan Miftah Annajah Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani MS. bersama Istri, hadir dan tandatangani prastasti peresmian Komplek Pendidikan Islam Yayasan Miftah Annajah Riau di Jalan Seroja, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, Sabtu (30/1/2021).

Komplek Pendidikan Islam Yayasan Miftah Annajah Riau tersebut dibangun oleh pihak yayasan dan juga hasil swadaya masyarakat, dengan harapan menjadikan generasi Kota Pekanbaru menjadi Pejuang Agama Islam yang hebat.

Dalam sambutannya, Hamdani mengaku bangga dengan mulai banyak hadir lembaga pendidikan berbasis Islami.

Itu menandakan, tingkat kesadaran Umat Islam akan ilmu agama semakin tinggi dan diminati masyarakat sehingga bisa menjadikan ini tolak ukur bahwa kita akan mewujudkan Pekanbaru Smart City Madani dengan hadirnya peradaban pendidikan islam.

“Semoga dengan lahirnya lembaga pendidikan yang berasaskan Ilmu Agama ini bisa menjadi penambah semangat keagamaan generasi muda kita, guna mewujudkan Pekanbaru Smart City Madani yang akan kita awali dengan menguatkan peradaban pendidikan Islam”. Sebut Hamdani dalam sambutanya.

Selain itu, Hamdani juga mengucapkan terimakasih kepada para pendiri yayasan ini, karena memiliki perhatian khusus terhadap generasi muda yang cinta islam. Harapan kedepannya lembaga ini semakin maju dan terdepan menjadi pelopor yang menghasilkan peradaban umat Islam.

“Terimakasih kepada pengurus yayasan dan donatur yang telah memiliki perhatian mendalam terhadap lembaga pendidikan Islam, dengan tulus dan cinta karena ini akan menjadi amal saudara dalam menciptakan peradaban umat Islam”. Tegas Hamdani.

Sementara itu, Miftahurrahman selaku pembina yayasan mengucapkan terimakasih atas kehadiran serta kesempatan waktu Ketua DPRD yang bersedia hadir meresmikan Komplek Pendidikan Islam Yayasan Miftah Annajah Riau ini.

“Kami selaku pengurus yayasan mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Pak Hamdani yang bersedia hadir untuk meresmikan komplek pendidikan Islam ini, harapan kami kedepan semoga bisa bersama mengembangkan pendidikan Islam di Pekanbaru,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan Prastasti oleh Ketua DPRD yang menandakan diresmikannya Komplek Pendidikan Islam Yayasan Miftah Annajah Riau.***(ri)

Gaji Guru Honor Daerah Meranti Belum Dibayarkan, Begini Penjelasan Disdikbud

Meranti(SegmenNews.com)– Hingga saat ini, gaji guru honorer daerah di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau belum dibayarkan. Guru honor daerah di kabupaten termuda di Riau saat ini berjumlah 512. Kemudian, untuk gaji yang diterima sangat beragam berdasarkan jenjang pendidikan.

Guru honorer tamatan S1 digaji sebesar Rp1.280.000 perbulan, tamatan Diploma 3 digaji Rp1.120.000 setiap bulan dan untuk tamatan SMA digaji sebesar Rp960.000 setiap bulan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti, Syamsuddin SH MH, melalui Kepala Bidang Ketenagaan, Triyono mengatakan pembayaran gaji tersebut masih dalam proses dan segera direalisasikan.

Kemudian, terkait gaji di bulan Desember 2020, pihaknya belum mengetahui persis terkait hal itu, karena kebijakan tersebut merupakan wewenang kepala daerah.

“Kalau untuk gaji bulan Desember saya tidak tahu persis, apakah itu termasuk tunda bayar atau bagaimana, karena itu merupakan kebijakan bupati dan banyak juga gaji dan insentif di bulan Desember yang belum terbayarkan,” kata Triyono, Jumat (29/1/2021) sore.

Sementara itu untuk gaji bulan Januari 2021, pihaknya tengah menyusun dan menunggu usulan pembaruan SK yang setiap tahunnya dilakukan perubahan.

“Setiap tahunnya SK guru honor daerah itu dilakukan pembaruan dan surat perjanjian kerja yang akan diteken oleh Bupati saat ini sudah kami ajukan dan sudah sampai di bagian hukum,” kata Triyono.

Ditambahkan, selain itu pihaknya juga tengah melakukan penyusunan berkas sambil mengupgrade data yang belum teregister. Hal itu pun tercantum didalam fakta integritas, jika tidak teregister, maka guru yang bersangkutan harus mengembalikan uang selama dia mendapatkan gaji tersebut.

“Sejatinya kami mempercepat pekerjaan dengan sudah menginput data. Karena jumlahnya sangat banyak, maka data ini kita susun dan dikumpulkan sekaligus guna meminimalisir ada yang tercecer. Namun para guru mengantarkan berkas sangat lambat, padahal sudah kita ingatkan jauh sebelumnya. Selain itu kita juga mengupgrade data yang belum teregister, jika tidak, sesuai yang tertera dalam fakta integritas maka dia wajib mengembalikan uang gaji yang telah diterimanya,” ungkapnya.

Ketika ditanyakan kenapa kebijakan pengecekan nomor registrasi ini baru diterapkan, sementara sebelumnya belum pernah diterapkan. Dikatakan hal itu untuk mengantisipasi sesuatu hal yang terjadi dikemudian hari.

“Saya masih belum lama disini, jadi kebijakan ini dilakukan agar tidak ada permasalahan yang bisa merugikan kedua belah pihak nantinya, makanya mulai sekarang kita lakukan pembenahan,” ujarnya.

Sejauh ini, katanya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mengajukan anggaran untuk pembayaran gaji tenaga pendidik non PNS itu. Dimana pihaknya sudah mengusulkan surat perintah pencarian dana (SP2D) untuk gaji para tenaga honorer daerah tersebut.

“Sambil menunggu berkas ini disusun, kami juga sudah mengajukan SP2D nya dan akan segera dibayarkan,” kata Triyono lagi.

Sementara itu dengan berbagai alasan dan penuh pertimbangan, bisa saja pengajuan pembayaran dibayarkan tiga bulan sekaligus, mengingat saat ini sudah berada di akhir bulan Januari di tahun 2021.

“Bulan ini sudah masuk akhir bulan, yang jelas kita upayakan secepatnya,” pungkasnya.(Ags)

Puncak HPN 2021 dan HUT ke-75 PWI di Pulau Rupat Ikuti Prokes Covid

Pekanbaru(SeenNews.com)- Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Provinsi Riau tahun 2021 dan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (HUT PWI) ke-75 tetap diselenggarakan di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis (pulau terluar Indonesia) pada 7-9 Februari 2021.

Namun untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, wartawan PWI yang ikut ke Pulau Rupat dibatasi hanya 50 orang saja dan harus mengikuti rapid test.

“Puncak HPN dan HUT PWI kita selenggarakan dengan mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) Seluruh kawan-kawan yang ikut perayaan HPN di Rupat kita rapid test terlebih dahulu. Begitu juga saat pulang dari Rupat, seluruh peserta kita rapid test lagi,” tegas Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang SSos saat memimpin rapat Finalisasi Rangkaian HPN 2021 di Gedung PWI Riau, Jalan Arifin Achmad Pekanbaru, Jumat (29/01/2021) siang.

Jika dari hasil rapid testnya dinyatakan positif, tegas Zulmansyah, kawan-kawan  diminta legowo untuk tidak berangkat ke Rupat. Karena di Pulau Rupat sampai saat ini masih berstatus zona hijau.

“Tujuan kita meminta seluruh kawan-kawan wartawan untuk dirapid test semata-mata untuk mencegah adanya penyebaran virus corona di Pulau Rupat. Semoga, hasil rapid test kawan-kawan nanti negatif semuanya,” ujar pria yang akrab disapa Zum ini seraya menyampaikan, tim awal yang berangkat Sabtu (06/02/2021) akan dirapid test Jumat (05/02/2021). Tim awal dimaksud yakni Ardiansyah MZ Tanjung (Ian Tanjung), Denni Risman, Rohman Hermanto (Omeng), Jinto Lumban Gaol, Ridwan Sinaga, Dara Fitria dan Henny Eliyati (Kenni).

“Kita minta kepada tim awal ini untuk mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan rangkaian kegiatan selama berada di Rupat,” kata Zulmansyah sembari menyebutkan, rombongan wartawan dibatasi hanya 50 orang terdiri dari 12 orang dari kabupaten/kota dan 38 orang dari PWI Riau. Dan sebelum berangkat harus mengikuti rapid test yakni Sabtu (06/01/2021) di PWI.

“Semoga kita bisa berangkat semuanya. Itupun tergantung dari izin keramaian yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah,” ujar Zulmansyah.

Kegiatan PWI di Pulau Rupat antara lain bakti sosial berupa bersih-bersih Pantai Beting Aceh, Penghijauan (Go Green) di Pantai Pesona, Ngobrol Pintar (NgoPi) PWI bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Rupat, Bengkalis yang bertemakan “Bagaimana Pokdarwis Mempromosikan Potensi Wisata Pulau Rupat?”. Puncaknya adalah Doa Bersama HPN 2021 untuk Bangsa yang dilakukan secara virtual seluruh PWI se-Indonesia bersama Presiden Joko Widodo, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, Gubernur Riau H Syamsuar dan Pj Bupati Bengkalis H Syahrial Abdi.

“Khusus untuk NgoPi PWI bersama Pokdarwis Rupat, Bengkalis ini, narasumbernya Harry B Koriun (Riaupos.co) dengan materi “Berpromosi di Media Online”, Denni Risman (ZamrudTV) dengan materi “Berpromosi di Medsos”, Arif Budiman (TVONE) dengan materi “Berpromosi di Media TV” dan Kunni Masrohanti (Harian Riau Pos) dengan materi “Berpromosi di Surat Kabar”,” beber Zulmansyah.

Selain acara NgoPi, sebut Zulmansyah, di lokasi acara juga ada kegiatan penanaman pohon cemara pantai bantuan dari BPDSHL Indragiri Rokan. Jumlah pohon cemara yang ditanam ada sekitar 50 batang. Disamping itu, juga ada turnamen domino.

“Demi suksesnya seluruh rangkaian kegiatan tersebut, kepada seluruh panitia yang ditunjuk sesuai tanggungjawabnya diminta untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan,” pesan Zulmansyah.(rls)

Rumah Yatim Sampaikan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Pekanbaru

Rumah Yatim Sampaikan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Pekanbaru

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kamis (28/1) kemarin, Rumah Yatim Cabang Riau menyalurkan 15 paket bantuan bahan pokok untuk korban bencana banjir wilayah Kelurahan Sialangrampai, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, Riau.

Di tengah pandemi yang kini terjadi, kapasitas finansial seluruh bidang masyarakat merosot jauh, khususnya di bidang masyarakat prasejahtera yang secara langsung terkena dampaknya. Selain pandemi, masuknya musim penghujan juga menambah tantangan masyarakat untuk menghadapi hari.

Kota Pekanbaru telah beberapa hari kebelakang di guyur hujan deras, akibatnya, beberapa rumah di wilayah RW.06 Kelurahan Sialangrampai di landa banjir. Berbekal informasi ini, tim relawan Rumah Yatim Cabang Riau langsung berkoordinasi dengan aparat pemerintahan setempat melalui Rahmad Handayani, selaku Ketua Karang Taruna Ceria Kelurahan Sialangrampai.

“Dari data yang kami akses dari perangkat pemerintahan setempat dibantu Karang Taruna Ceria, kami langsung mempersiapkan data-data warga yang kediamannya dilanda banjir, data ini kami gunakan untuk menentukan warga mana saja yang akan kami berikan bantuan”, terang Rizky, relawan Rumah Yatim.

Pembagian bantuan untuk warga terdampak banjir dilaksanakan di Kantor Kelurahan Sialangrampai, kegiatan ini juga dihadiri Iriyanto, selaku Lurah Sialangrampai, selain Iriyanto, beberapa tokoh masyarakat dari Rukun Wilayah terdekat juga turut menghadiri kegiatan ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada LAZNAS Rumah Yatim yang telah mendistribusikan bantuan kepada warga kami, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Karang Taruna Ceria Kelurahan Sialangrampai yang sudah menghubungkan Rumah Yatim kepada kami, semoga Allah membalas semua kebaikan ini”, papar Iriyanto.

Kolaborasi Rumah Yatim dan Karang Taruna Ceria Kelurahan Sialangrampai untuk menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir dapat terlaksana atas sisihan harta donatur kepada Rumah Yatim. Mari bantu saudara kita yang tengah berjuang di tengah pandemi dengan donasi ke Rumah Yatim, Jalan Durian No.13, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.***(rls)

Ketua KNPI Meranti Rudi Tanjung Dukung Upaya Hukum DPP-KNPI Terhadap Abu Janda

Meranti(SegmenNews.com)- Beberapa hari terakhir publik dihebohkan dengan cuitan Abu Janda terhadap Natalius Pigai. Betapa tidak, Abu Janda membuat cuitan tentang evolusi yang ditujukan kepada Natalius Pigai.

Hal ini dilihat sebagai bentuk rasis yang justru akan menyulut perpecahan sebagai bangsa yang beragam. Sebagaimana diketahui bahwa hal ini memancing reaksi masyarakat Papua atas ketidaknyamanan akibat cuitannya Abu Janda.

Sontak hal ini membuat sejumlah aktivis Pemuda Indonesia berang, tidak terkecuali juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kepulauan Meranti, Rudi Tanjung.

“Pernyataan Abu Janda ini sangat tidak elok dan bertentangan dengan etika budaya asli Indonesia yang sangat menghormati keberagaman sebagai bangsa yang majemuk,” ujar Rudi Tanjung, Jumat (29/1/2021) siang.

Kata Rudi pula, DPD KNPI Kepulauan Meranti mendukung penuh langkah hukum yang dilakukan oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) yang telah melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Mabes Polri agar yang bersangkutan benar-benar mendapatkan pelajaran supaya kedepan tidak asal mengeluarkan kata-kata yang bisa melukai sesama saudara sebangsa.

“Kemudian kita dari DPD KNPI Meranti juga mendukung penuh Kepolisian Republik Indonesia dalam menyelesaikan kasus ini agar kedepan bisa menjadi pelajaran bagi oknum-oknum tertentu yang selama ini sering mendengungkan issue sara, rasis dan selalu membuat ujaran kebencian di tengah-tengah masyarakat maupun melalui media sosial,” ujarnya.

Menurut Rudi Tanjung Ia juga akan melakukan hal serupa seperti yang dilakukan oleh Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama bilamana kasus sara, rasis dan ujaran kebencian terjadi di negeri yang berjuluk kota sagu yang kaya akan keberagaman ini.

“Karena bagi kita sebagai pemuda, menjaga keutuhan bangsa ini jauh lebih penting daripada sekedar merusaknya, menjaga kerukunan hidup bermasyarakat jauh lebih penting daripada menyelesaikan peperangan saudara sebangsa,” ucapnya.

Ditegaskan Rudi Tanjung, bahwa tidak ada pilih kasih dalam menegakkan hukum demi terwujudkan kerukunan hidup bermasyarakat.

“Saya tidak akan pandang bulu, karena tidak ada manusia di Indonesia yang kebal hukum, bahkan sekelas pejabat negara pun jika ia bersalah dimata hukum ya harus dihukum,” pungkas Rudi Tanjung mengakhiri.(Ags)

Letkol Sidik Jadi Orang Pertama di Lamongan yang Disuntik Sinovac

Letkol Sidik Jadi Orang Pertama di Lamongan yang Disuntik Sinovac

Lamongan(SegmenNews.com)- Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono membuktikan jika vaksin Sinovac aman bagi tubuh manusia.

Tak tanggung-tanggung, dalam pelaksanaan vaksinasi massal di Pendopo Lokatantra Pemkab Lamongan, ia rela menjadi orang pertama yang disuntik
vaksin itu.

“Saya hanya membuktikan kalau vaksin ini aman. Vaksin ini ampuh memutus
rantai pandemi,” ujar Sidik. Kamis, 28 Januari 2021 siang.

Beberapa tahapan, kata Dandim, telah dilewati oleh dirinya, termasuk
adanya tahap pemeriksaan hingga tahap vaksinasi.

“Sebagai garda terdepan, kita harus bisa memberikan contoh dulu ke
masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, penyaluran vaksin Sinovac di Lamongan akan difokuskan
pada 410 tenaga kesehatan yang tersebar di beberapa fasilitas kesehatan
di Lamongan. Sistem penyalurannya, dilakukan secara 3 tahapan.***(rls/Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono)

Seribu Vaksin Siap Disebar di Kota Mojokerto

Seribu Vaksin Siap Disebar di Kota Mojokerto

Kota Mojokerto(SegmenNews.com)- Kepala Seksi Teritorial Korem 082/CPYJ, Mayor Inf Andri Risnawan mengatakan jika sebanyak seribu vaksin Sinovac nantinya siap disalurkan.

Hasil itu, kata dia, merupakan penyaluran tahap awal dari jumlah vaksin yang sudah ditentukan oleh Pemerintah. “Total keseluruhan ada 3.354 vaksin,” ungkapnya. Kamis, 28 Januari 2021, usai menghadiri rakor pencanangan vaksinasi Covid-19 di RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo.

Saat ini, kata dia, vaksin tersebut telah disimpan oleh pihak Dinkes
Kota Mojokerto. Untuk seribu vaksin itu, nantinya akan disebar di Rumah
Sakit, Klinik, Apotek, dan PMI setempat.

“Vaksinasi bagi tenaga kesehatan rencananya akan dilakukan di minggu
pertama bulan Februari,” ujarnya.***(rls/Kapenrem 082/CPYJ, Mayor Caj Supranoto)

Gelar Muscab Perdana, IBA-MMA Meranti Bersiap Rekrut Atlet

Gelar Muscab Perdana, IBA-MMA Meranti Bersiap Rekrut Atlet

Meranti(SegmenNews.com)- Baru saja terbentuk, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Indonesia Bela Diri Amatir Mixed Martial Art (IBA-MMA) Kabupaten Kepulauan Meranti langsung menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) perdana nya.

Sebelumnya dilakukan secara aklamasi, dimana Hambali Nanda Manurung terpilih sebagai Ketua cabang olahraga (cabor) teranyar di Kota Sagu tersebut.

Untuk diketahui Hambali terpilih sebagai Ketua Pengkab IBA MMA Kepulauan Meranti menindaklanjuti surat mandat Pengrov IBA MMA Riau.

Dalam Muscab yang digelar Rabu (27/1/2021) malam itu, ketua IBA MMA terpilih Hambali Nanda Manurung mengungkapkan strateginya ke depan. kepala Bagian Umum di Sekretariat DPRD Kepulauan Meranti itu optimistis, induk organisasi cabor yang dipimpinnya dapat memberikan kontribusi yang besar bagi dunia olahraga di Kabupaten termuda di Riau itu.

“Tahap awal ini kita akan lakukan penguatan organisasi terlebih dahulu. Untuk selanjutnya, kami sudah memiliki rencana kerja percepatan rekrutmen serta pembinaan atlet IBA-MMA di Kepulauan Meranti,” jelasnya.

Hambali juga menegaskan, bahwa IBA-MMA akan menjadi wadah bernaungnya berbagai seni beladiri di Kepulauan Meranti. Dia juga berharap, cabor itu memberi manfaat dan pencerahan bagi generasi muda.

“Kita secara bersama-sama akan ikut mengharumkan nama Kepulauan Meranti. Melalui wadah ini mari kita terus berkoordinasi memajukan organisasi dan kompak. Jangan sampai lepas tangan dan mati suri,” kata Hambali.

Ditambahkan dengan bergabungnya para pejabat di organisasi ini bukanlah untuk pamer ataupun untuk maksud lainnya, melainkan agar mudah untuk berkoordinasi terkait sesuatu hal nantinya.

Kedepannya pengurus IBA-MMA akan mendaftarkan organisasi ini ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)
Kepulauan Meranti dan akan melakukan persiapan lainnya.

“Saat ini SK kepengurusan sudah diurus dan tinggal menunggu dikirim, setelah itu kita akan segera mendaftar ke KONI Kepulauan Meranti dan selanjutnya akan melakukan perekrutan atlet. MMA ini sudah buming di Indonesia dan dunia dan karena masuk Cabor di KONI makanya di daerah wajib bentuk kepengurusan. Selain itu di Porprov sudah masuk kategori yang dipertandingkan, untuk itu persiapan ini perlu dimatangkan,” ujarnya.

Sekretaris IBA-MMA Kepulauan Meranti,
Zulkifli menambahkan untuk mencari atlet untuk bergabung ke MMA nantinya tidak lah begitu susah. Dikatakan, potensi atlet bela diri sangat besar di Kabupaten Kepulauan Meranti, hampir seluruh cabor bela diri menyumbangkan medali bagi kontingen Kepulauan Meranti.

Dia berharap, kehadiran IBA-MMA bisa menjadi wadah yang dapat menaungi para atlet bela diri yang tidak tertampung di induk organisasi.

“Tidak akan sulit bagi kita untuk mencari atlet yang akan bergabung ke MMA nantinya. Hampir semua cabang olahraga beladiri di Kepulauan Meranti menunjukkan prestasinya, tidak hanya kabupaten, bahkan sudah di level provinsi, selain itu kita juga telah berkoordinasi dengan para pelatih,” kata Zulkifli.(Ags)

Ardiansyah Dukung Irvan Herman Sebagai Pengurus DPP PAN

Ardiansyah

Meranti(SegmenNews.com)- Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat (DPD PAN) Kepulauan Meranti, Ardiansyah mendukung Dr Irvan Herman sebagai pengurus DPP PAN Riau.

Ardiansyah yang juga Ketua DPRD Kepulauan Meranti mengungkapkan bahwa memilih Dr Irvan Herman sebagai pengurus DPP PAN yang pantas di dukung oleh kader PAN Riau, karena PAN Riau menurutnya butuh keberadaan putra Riau menjadi pengurus DPP PAN.

“Dengan masuknya Irvan Herman sebagai pengurus DPP PAN, tentu membuat saya bangga, apalagi beliau seorang anak muda yang cerdas dan mempunyai prestasi seperti yang telah kita ketahui bersama,” ujar pria yang lebih dikenal dengan panggilan Jack itu, Kamis (28/1/2021) sore.

Kemudian kata Jack, terkait persoalan internal partai PAN, ia meyakini bahwa semuanya bisa di selesaikan dengan baik apalagi PAN sebagai partai reformis, partai yang diisi oleh kader-kader cerdas, partai yang modern dan moderat tentunya bisa melewati segala persoalan dan rintangan dengan kepala dingin.

“Kedepan kita mempunyai tugas untuk membuat PAN harus semakin besar, untuk itu perlu kekompakan dan keuletan semua kader dan patut rasanya PAN mencontoh, seperti contohnya, Muhammadiyah yang punya selogan yang sangat melekat di seluruh sanubari warga Muhammadiyah, yaitu “hidup hidupilah Muhammadiyah dan jangan mencari hidup di Muhammadiyah,” pungkas Jack mengakhiri.(Ags)