Beranda blog Halaman 888

Tenaga Media Covid-19 Terima Penghargaan

Siak(SegmenNews.com)- Peringatan hari kesehatan nasional (HKN) ke 56 di Kabupaten Siak, Riau tidak dibuat meriah seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dikarena pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan berakhir.

Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Kesehatan tetap memberikan penghargaan kepada tenaga medis yang berprestasi serta kelompok orang yang peduli dengan kesehatan.

“Hari ini penghargaan kita berikan untuk dokter-dokter yang berprestasi, perawat yang juara di tingkat Kabupaten dalam memberikan pelayanan yang baik kepada pasien serta kader posyandu yang sudah berdedikasi selama 20 tahun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, dr Tonny Chandra di lantai II kantor Bupati Siak, Kamis (12/11/2020).

Peringatan HKN tahun 2020 ini serentak dilaksanakan seluruh Indonesia. Yang mana dimulai dengan apel bersama Menteri Kesehatan melalui zoom meeting pada pukul 07.30 WIB.

“Selanjutnya kita akan bagikan 60 ribu masker kepada masyarakat di 14 Kecamatan serta sejumlah Pondok Pesantren di Kabupaten Siak. Masker dari kementrian Kesehatan ini sudah standar masker yang digunakan yaitu masker 3 lapis,” imbuhnya lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Siak, Arfan Usman menyebutkan pada HKN ke 56 ini Indonesia masih menemui sejumlah masalah kesehatan dan tantangan pandemi Covid-19. Untuk mewujudkan Indonesia yang sehat, masyarakat diminta tidak mengabaikan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

“Tema ini merupakan seruan kepada seluruh tenaga kesehatan dan segenap komponen masyarakat untuk terus bertekad dan berjuang keras menyelamatkan bangsa di masa pandemi Covid-19,” kata Sekda Siak.

Sekda Arfan Usman juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada tenaga medis yang telah berperan penting dalam membantu pemilihan pasien positif Covid-19.

“Kami sangat menghargai perjuangan jajaran tenaga medis yang telah menempatkan diri mereka dalam risiko dengan menjadi garda terdepan penanganan pandemi Covid-19,” kata Arfan Usman.

Acara tersebut ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada 20 orang penerima Penghargaan pada Hari Kesehatan Nasional ke-56 di Kabupaten Siak: PPSWN (Perkumpulan Petani Sarang Walet Nusantara) dan PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa) sebagai Organisasi peduli akan kesehatan dr.Ernetti Azis Sp P, sebagai tenaga kesehatan yang telah berjasa dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Siak ***(inf Siak)

Tenaga Kesehatan di Siak Meninggal Setelah Sembuh dari Covid-19

Siak(SegmenNews.com)- Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Kesehatan Kabupaten Siak berduka atas meninggalnya seorang tenaga kesehatan yang sebelumnya telah berjuang untuk sembuh dari Covid-19.

Tenaga kesehatan itu, Maria Ulfa yang kesehariannya bertugas di laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, Riau. Selama masa tugasnya 38 tahun, dia dikenal sebagai sosok yang ramah dan baik serta pekerja keras.

“Maria Ulfa, teman kita di laboratorium Dinas Kesehatan Siak tadi malam (11/11/2020) meninggal dunia,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, dr Tonny Chandra, Kamis (12/11/2020) pada peringatan hari kesehatan nasional ke 56 di kantor Bupati.

Selanjutnya, kata Kadis Kesehatan itu, Maria Ulfa sebelumnya pasien positif Covid-19. Namun sekitar seminggu yang lalu, dia berhasil melawan virus tersebut hingga dinyatakan sembuh dari Corona.

“Sayangnya, takdir berkata lain. Ia menghembuskan nafas terakhir tadi malam dengan memiliki riwayat sakit Kanker yang juga sudah dalam perawatan medis,” kata dr Tonny.

Dr Tonny juga mengajak semua orang yang datang dalam acara sederhana HKN itu untuk mengirimkan Al fatiah kepada Maria Ulfa, agar mendapat tempat yang layak disisi Nya. ***(inf Siak)

Resahkan Warga, Petugas BPBD Meranti Amankan Seekor Buaya Muara

Resahkan Warga, Petugas BPBD Meranti Amankan Seekor Buaya Muara

Meranti(SegmenNews.com)-Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti berhasil mengamankan dan mengevakuasi seekor buaya muara yang sebelumnya sempat membuat resah warga di Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kamis (12/11/2020) malam.

Petugas yang mendapat laporan pukul 21.00 WIB tentang keberadaan hewan predatortersebut bergegas dan langsung terjun ke lapangan mengamankan agar tidak menimbulkan korban jiwa.

“Pukul 9 tadi malam kita mendapatkan laporan kepala desa dan meminta kepada kita untuk memasang jerat. Ketika kami siap-siap untuk meluncur ke lokasi kepala desa nelpon lagi jika buaya sudah masuk perangkap, dengan dibantu warga setempat kita langsung mengamankannya. Buaya itu panjangnya satu meter dan beratnya 40 kilogram,” kata Kepala Seksi Karhutla dan Kecelakaan, BPBD Kepulauan Meranti, Ekaliptus, Jum’at (13/11/2020) pagi.

Dikatakan Ekaliptus, Buaya tersebut sempat berkeliaran di pemukiman rumah warga hingga memicu ketakutan masyarakat, namun warga takut untuk menangkap apalagi membunuhnya.

“Selama ini buaya itu berkeliaran di pekarangan warga dan memangsa hewan ternak, makanya masyarakat resah dengan keberadaan buaya tersebut,” ujar Ekaliptus.

Lebih lanjut Eka mengatakan, buaya tersebut diduga berasal dari Sungai terdekat yang dimungkinkan masuk karena pasang air laut.

Direncanakan buaya tersebut akan dilepasliarkan di habitatnya yang jauh dari pemukiman warga.

“Rencananya pagi ini kami mau berkoodinasi dengsn BKSDA Provinsi Riau seperti apa tindak lanjutnya. Jika tidak ada tanggapan, Buaya tersebut akan kita kembalikan ke habitatnya. Untuk sementara biaya tersebut ada di kantor BPBD,” pungkas Ekaliptus.(Ags)

Kabag Protokol Setdakab Inhu Diperiksa Kejati Riau

Kabag Protokol Setdakab Inhu Diperiksa Kejati Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Penyidikan dugaan korupsi pengelolaan dan penggunaan dana pada Bagian Protokol Setdakab Inhu tahun anggaran 2017-2019, mulai meningkat. Jika tiga hari berturut-turut enam staf PNS diperiksa, Kamis 12 November 2020, giliran Kabag Protokol, Supandi yang diperiksa penyidik.

Pantauan di lapangan, Kabag Protokol Setdakab Inhu, Supandi, didampingi Penasehat Hukumnya, Asep Rukhiyat SH, tiba di Kantor Kejaksaan Tinggi Riau sekitar pukul 09.30 WIB. Keduanya kemudian menuju lantai lima Bidang Pidana Khusus tempat berlangsungnya pemeriksaan.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Asep Rukhiyat terlihat turun dari lantai lima. Ketika dikonfirmasi wartawan, Asep Rukhiyat, menhaku kliennya Kabag Protokol diperiksa. “Iya lagi diperiksa Kabag Protokol,” ujarnya.

Ketika ditanya, apakah kedatangan Kabag Protokol, Supandi, diperiksa sebagai tersangka, mengingat kebiasaan di Kejaksaan Tinggi Riau, yang didampingi Penasehat Hukum hanya tersangka, sementara saksi tidak didampingi penasehat hukum?, Asep Rukhiyat mengatakan, pemeriksaannya sebagai saksi.

“Diperiksa sebagai saksi, makanya tidak diperbolehkan untuk mendampinginya, jadi saya pulang saja,” ujarnya.

Sementara pantauan di lapangan, pemeriksaan terhadap Supandi berlangsung hingga sekitar pukul 16.30 WIB.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, DR Mia Amiati SH MH, mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui, APBD pada bagian protokol tersebut antara lain dipergunakan untuk SPPD.

Dalam pelaksanaannya lanjut Kajati Riau, ada pemotongan sebesar 20 persen dari yang diserahkan kepada pelaksana kegiatan. Tim juga menemukan untuk tiket, pelaksana tidak pernah dipesan langsung oleh pelaksana, tapi dikoordinir PPTK, setelah dipotong.

Kemudian, Bendahara Pembantu tidak melakukan usulan dari pelaksana kegiatan. Ada kemungkinan bukti-bukti aspal dan ditemukan pertanggungjawaban yang real. Berdasrkan keterangan saksi-saksi, menyebutkan, hal ini kebijakan pimpinan. Hasil pemotongan 20 persen tersebut untuk kepentingan lain, seperti THR, uang duka dan lainnya.

Akibat perbuatan tersebut, negara dirugikan sebesar Rp450 juta yang dihitung sendiri oleh penyidik Kejari Inhu. Dalam waktu dekat tim penyidik akan menetapkan S sebagai tersangka.

“Kemana muaranya, kemana uàng hasil pemotongan tersebut mengalir masih kita dalami. Siapa pimpinan Kabag Protokol ini, apakah ada aliran dana, itu sedang kita dalami,” ujar Mia.***(rn/sp)

[VIDEO] Demo di Kejati Riau, Massa Desak Usut Anggaran di Diskes Riau

[VIDEO]
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sejumlah massa yang mengatasnamakan Mahasiswa dan Pemuda Riau berunjukrasa di Kejati Riau, Kamis (12/11/2020). Massa mendesak penegak hukum mengusut anggaran di Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang diduga diselewengkan.

Massa tiba di Kantor Kejaksaan Tinggi Riau sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka membawa satu spanduk yang bertuliskan “Diduga mafia koruptor Dinas Kesehatan Provinsi Riau (Ibu Mimi, selaku Kepala Dinas Kesehatan Riau)”.

Dalam tuntutan yang disampaikan kepada pihak Kejaksaan, massa menuntut pertanggungjawaban Dinas Kesehatan Provinsi Riau atas anggaran terkait dengan realokasi belanja bidang kesehatan dalam penanganan pandemi covid 19, serta belanja pengadaan dan pendistribusian masker sebanyak 600.000 pcs.

Mereka menduga telah diselewengkan oleh pihak Dinkes dan tidak sesuai dengan speknya dan diduga adanya permainan dalam jumlah pendistribusian.

Massa juga meminta kepada Kejati Riau, Polda dan KPK untuk mengusut tuntas atau melakukan investigasi.

Disamping itu, massa juga mendesak penegak hukum untuk mengusut dan memeriksa APBD Riau sebesar Rp185 miliar, yang diduga dimanfaatkan sebagian oknum atau kelompok untuk memperkaya diri.

Tuntutan massa ini di terima oleh Kasi I Bidang Intelijen Zainal Efendi SH. Kepada massa Zainal mengatakan akan menyampaikan tuntutan massa tersebut kepada pimpinan.***(ran)

Peduli Kesehatan Selama Pandemi Covid-19, PSMTI dan PPSWN Siak Dapat Penghargaan

Siak(SegmenNews.com)- Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan Persatuan Petani Sarang Walet Nusantara (PPSWN) Kabupaten Siak dinilai sangat peduli dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Siak, Riau. Atas dedikasi yang mulia itu, organisasi sosial ini mendapat penghargaan dari Pemkab Siak melalui Dinas Kesehatan.

Penghargaan untuk PSSWN dan PSMTI sebagai organisasi yang peduli kesehatan ini diserahkan langsung oleh Sekda Siak H Arfan Usman kepada Suhaimi, Ketua PSSWN dan PSMTI Siak ini pada Hari Kesehatan Nasional ke-56 yang diperingati, Kamis (12/11/2020).

“Kita sama ketahui bahwa PSMTI dan PPSWN ini salah satu organisasi masyarakat yang sangat aktif dalam membantu pemerintah memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Siak,” kata Sekda Siak, Arfan Usman kepada GoRiau.com usai penyerahan penghargaan itu.

Sekda Siak ini juga berharap upaya yang dilakukan PSMTI dan PPSWN Siak ini untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 juga dapat dicontoh oleh Ormas lainnya.

“Kalau yang baik itu memang harus dicontoh. Apalagi ini untuk kesehatan kita bersama. Sekali lagi kami sampaikan selamat untuk PSMTI dan PPSWN Siak, semoga tetap selalu peduli dengan kesehatan dan aktif dalam kegiatan sosial lainnya,” imbuh Sekda lagi.

Sementara itu, Ketua PSMTI dan PPSWN Siak, Suhaimi saat ditemui GoRiau.com menyebutkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diberikan oleh Pemkab Siak kepada organisasi yang dipimpinnya.

Sejak Pandemi Covid-19 terjadi, kata Suhaimi, masyarakat Tionghoa di Kabupaten Siak bersatu dan sepakat untuk membantu pengadaan tempat pencuci tangan portable, pelindung wajah, masker. Selain itu juga, pihaknya rajin mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya virus Corona ini..***(inf Siak)

Tenaga Medis Menjadi Pahlawan di Masa Pandemi Covid-19

Siak(SegmenNews.com)- Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang selalu diperingati setiap 12 Desember berdekatan dengan Hari Pahlawan. Para tenaga medis saat ini, juga dapat disebut pahlawan, karena kerja keras dan usahannya merawat pasien Covid-19 sampai sembuh.

Direktur RSUD Tengku Rafian Siak, dr Benny Chairuddin mengatakan tenaga medis saat ini berjuang dengan semangat pahlawan, satukan tekad menuju Indonesia sehat. Mereka merawat pasien Covid-19 hingga sembuh.

“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat yang telah berjuang dalam memutuskan rantai penularan Covid-19,” kata dr Benny kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Sampai hari ini, kata dr Benny, tenaga kesehatan di RSUD Tengku Rafian Siak terus berjuang dan melayani semua pasien pasien yang terkena covid 19, walaupun dalam melayani ada beberapa kendala yang dihadapi seperti ketidakpercayaan masyarakat terhadap adanya Covid-19, adanya anggapan terhadap rumah sakit yang mengcovid-19kan pasien.

“Itu yang menjadi tantangan dan kendala di lapangan ketika kami memberikan pelayanan . Tapi alhamdulillah sampai hari ini kami tetap terus berjuang dan berusaha melayani dengan sepenuh hati demua pasien-pasien yang ada di RSUD Tengku Rafian Siak agar mereka mendapatkan pelayanan yang maksimal,” sebutnya.

Kendala-kendala itu, kata Direktur RSUD Tengku Rafian Siak, dianggap sebagai dinamika dan ujian bagi tenaga kesehatan dalam memenangkan peperangan melawan Covid-19.

“Alhamdulillah sampai sejauh ini semua fasilitas yang disediakan pemerintah Kabupaten Siak mencukupi, baik anggaran maupun alat kesehatan yang dibutuhkan dalam penanganan covid 19. Kami berharap kita semua baik tenaga kesehatan maupun masyarakat bergandengan tangan dalam memutuskan rantai penularan covid 19 demi Ibu Pertiwi ini,” imbuhnya.

Di momentum Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan Nasional, dr Benny berdoa agar seluruh pahlawan kesehatan baik yang terus berjuang maupun yang telah mendahului kita semua, usahanya dalam melayani masyarakat menjadi amal ibadah.***(inf Siak)

[VIDEO] Mengharukan, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Seberida Evakuasi Warga lumpuh Akut

[VIDEO]
Inhu(SegmenNews.com)- Sungguh pemandangan yang sangat mengharukan sekaligus membuat Polri harus berbangga hati melihat pengabdian dan pengayoman salah seorang personel Bhabinkamtibmas Polsek Seberida dengan ikhlas, rela basah kuyup mengevakuasi korban banjir bandang dengan cara menggendong di Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida.

Proses evakuasi yang bisa meneteskan air mata ini dilakukan oleh Aipda Ikhsan Lutfi, Rabu 11 November 2020 bahkan hingga berita ini dinaikan, evakuasi masih berlangsung.

Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.IK melalui PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, Rabu siang menjelaskan, salah seorang korban banjir bandang luapan sungai Cenaku, Paimin (70) yang mengalami lumpuh akut harus digendong agar bisa keluar dari rumahnya yang sudah mulai dimasuki air.

Untung saja rumah Paimin hanya beberapa meter saja dari jalan Lintas Timur, kemudian korban banjir itu dinaikan kemobil patroli Polsek Seberida untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara proses evakuasi juga dibantu Lurah Pangkalan Kasai Setiawan S.KM, Babinsa Serma Nasarudin, perangkat Kelurahan dan warga setempat.

Lebih lanjut Misran mengungkapkan, dampak hujan lebat yang mengguyur sebagian wilayah Inhu, termasuk Kecamatan Seberida mengakibatkan sungai Cenaku meluap, berdasarkan informasi terakhir yang diterima, ada sekitar lebih kurang 400 unit rumah warga Pangakalan Kasai yang terendam banjir dengan kedalaman rata-rata 2 meter.(rls)

Sempena Harkesnas Ke-56 Tahun 2020, Pemkab Meranti Bagi Masker Kepada Masyarakat

Sempena Harkesnas Ke-56 Tahun 2020, Pemkab Meranti Bagi Masker Kepada Masyarakat

Meranti(SegmenNews.com)-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya mengatispasi penyebaran Covid-19 dengan terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan terutama penggunaan Masker, seperti yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Dr. Misri Hasanto dengan pembagian Masker kepada segenap masyarakat dipusat-pusat keramaian Kota Selatpanjang. Kamis (12/11/2020).

Seperti dijelaskan Kadiskes Misri, kegiatan ini dilakukan Sempena peringatan Hari Keseahatan Nasional di Kepulauan Meranti.

“Ya benar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional Ke 56, Pemerintah  Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti mengadakan pembagian masker kepada segenap elemen masyarakat,” Jelas Kadiskes.

Pembagian Maker ini ditambahkan Misri, merupakan kerjasama Dinas Kesehatan dengan OPD dan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP Meranti yang didukung oleh Personil Polres Kepulauan Meranti, aparatur Kecamatan Tebing Tinggi, UPT Puskesmas Kota Selatpanjang, Puskesmas Alah Air, dan Himpunan Mahasiswa Islam Kepulauan Meranti.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran pembagian Masker adalah Pasar Pagi Jalan Imam Bonjol tepatnya di SDN 08 Selatpanjang yang diketahui merupakan pusat keramaian yang cukup padat di Kota Selatpanjang.

“Dilokasi ini kami menyambangi kedai-kedai Kopi dan para pengendara motor yang melintas untuk diberikan Masker sekaligus memberikan pemahaman akan pentingnya pengggunaan Maskes untuk mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19 di Kepulauan Meranti,” Paparnya.

Untuk total Masker yang dibagikan diakui Misri, berjumlah 54.000 lembar yang disebar diseputaran Pasar dan jalan Protokol Selatpanjang. Selain itu juga akan dibagikan ke Desa/Kelurahan yang dititip melalui UPT Puskesmas setempat.

“Selain di kota kita juga akan membagikan Masker ini ke Desa dan Kelurahan Se-Kabupaten Meranti, melalui UPT Puskesmas setempat,” jelasnya lagi.

Melalui kegiatan ini Pemkab. Meranti berharap penyebaran Virus Covid-19 diwilayah Kepulauan Meranti dapat diantisipasi dan Meranti tetap berada di Zona Aman tentunya dengan penerapan Protokol Kesehatan secara konsisten (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak).

“Mari jaga diri, keluarga dan lingkungan kita dari penyebaran Virus Covid-19 dengan menerapkan Protokol Kesehatan,” pungkas Misri.(Ags)

Tinjau Tiga Sekolah, Camat Rayan Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan

Tinjau Tiga Sekolah, Camat Rayan Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan

Meranti(SegmenNews.com)-Camat Tebingtinggi, Kepulauan Meranti, Rayan Pribadi SH melakukan peninjauan di tiga sekolah di wilayah Kecamatan Tebingtinggi dihari pertama pasca libur panjang akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Adapun sekolah yang ditinjau bersama dengan Bhabinpotmar Pos AL Selatpanjang itu antara lain Sekolah Dasar Negeri (SDN) 17 dan SDN 19 Alahair Timur serta MTsN 1 Selatpanjang.

“Berdasarkan pantauan dari tiga sekolah, Alhamdulillah penerapan protokol kesehatan yaitu cuci tangan sebelum masuk sekolah, kemudian gunakan masker dan laporan terkait penyemprotan pasca siswa pulang sekolah di sekolah yang dikunjungi itu berjalan sebagaimana yang disarankan oleh pemerintah daerah,” ungkap Rayan usai melakukan peninjauan, Kamis (12/11/2020).

Dijelaskan Rayan, penerapan jaga jarak kemudian jumlah siswa pada rombongan belajar atau ship belajar yang diatur oleh dinas pendidikan pun sepertinya diterapkan dengan baik oleh pihak sekolah yang sudah dikunjungi pihaknya.

“Inshaallah monitoring atau pemantauan terhadap penerapan ini juga akan terus kami pantau dalam seminggu ini akan melaksanakan sidang di sekolah-sekolah lain dari semua tingkatan yang ada di kecamatan tebing tinggi. Tentu harapan kita bahwa siswa didik tidak lagi belajar di rumah seperti biasa dan bisa bergabung kembali dengan guru dan teman-teman sebagaimana yang dirindukan oleh semua siswa,” ujarnya.

Kemudian kata Rayan, selama 8 bulan kebijakan belajar di rumah tentu menurunnya kualitas belajar siswa sebab keterbatasan orangtua wali murid dalam rangka memberikan pendidikan di rumah juga terbatas lagi mungkin barangkali orangtua yang harus bekerja banting tulang mencari rezeki tentu perhatian terhadap anak di rumah belajar semakin berkurang.

“Pada kunjungan tadi juga memberikan bantuan masker dengan jumlah yang tentunya tidak bisa memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar, namun demikian tentu harapan kita dukungan dari orang tua wali murid pihak dinas pendidikan dan donatur lainnya bisa mencukupi kebutuhan masker maupun fasilitas alat pelindung diri saat proses belajar mengajar dilakukan di sekolah-sekolah di Tebingtinggi yang memang merupakan kluster transmisi lokal yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Rayan juga meminta agar jangan sampai ada kelalaian dari pihak sekolah dan orangtua serta siswa dalam rangka penerapan protokol kesehatan yang akan menimbulkan kluster baru.

“Karena itu akan beresiko bahwa sekolah tersebut tentu kita akan melakukan penghentian proses belajar dan ini tentunya tidak menjadi keinginan semua pihak dan pihak sekolah juga berjanji akan bersungguh-sungguh untuk mengingatkan dan menegur orang tua atau siswa yang tidak menerapkan perilaku kesehatan begitu juga dengan guru-guru yang memang semua pihak yang hadir di sekolah harus memastikan kondisi tubuh sehat dan tidak sedang beresiko untuk menularkan penyakit kepada ada orang lain,” pungkasnya.(Ags)