Apresiasi Kegiatan IWO Riau, Polda Bantu 10.000 Masker
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Menanggapi pemberitaan yang ada di media yaitu Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Riau terus melakukan kegiatan bagi-bagi masker secara gratis di jalanan kota Pekanbaru, Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SIK, MSi turut memberikan perhatian dan mensupport kegiatan yang diadakan IWO Provinsi Riau tersebut.
Dimana hal itu dibuktikan Kapolda Riau dengan memberikan bantuan berupa masker sebanyak 10.000 pcs kepada pengurus IWO Provinsi Riau, Kamis pagi (17/9/2020).
Ketua IWO Provinsi Riau Kavilah beserta pengurus mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Riau atas perhatian dan kepeduliannya dengan kegiatan yang sudah pihaknya lakukan dan terus akan dilakukan.
“Kami segenap pengurus organisasi IWO Riau mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Kapolda Riau yang telah mensupport kegiatan kami melawan pandemi Covid-19, yang telah mensupport memberikan IWO Provinsi Riau 10.000 masker untuk dibagikan kepada masyarakat, kita berharap masyarakat tetap menggunakan masker saat melakukan aktifitas diluar rumah,” ujar Kavilah.
Dikatakan Kavilah, dimana pada saat ini kita ketahui lonjakan covid-19 terus meningkat, dan ini sudah menjadi tugas seluruh unsur pemerintahan serta elemen masyarakat untuk memutuskan penyebaran covid-19.
“Dengan masker yang sudah kita terima dari pak Kapolda ini, akan kita bagikan lagi ke masyarakat, dan semoga melalui kegiatan ini bisa mencegah serta memutuskan penyebaran covid-19,” ungkapnya lagi.
Menurutnya, ini juga bentuk kepedulian dan keseriusan dari Kepolisian daerah Riau dalam menangani dan memutuskan mata rantai Covid-19 yang ada di Riau.
“Dukungan ini bentuk keseriusan Polri khususnya Polda Riau dalam memutuskan mata rantai dan mencegah penyebaran virus corona, kita sangat apresiasi dan terimakasih kepada bapak Kapolda atas perhatian dan supportnya kepada IWO Riau untuk bersama-sama mensosialisasikan untuk terus tetap menggunakan masker dan cuci tangan, serta menjaga jarak,” pungkasnya.
Ditambahkannya, dirinya berharap semoga pandemi covid-19 ini bisa segera selesai dan bangsa Indonesia bisa kembali melakukan aktifitasnya seperti sediakalanya.*(rls)
Polres Rohul Gandeng UPP Sukseskan Program Kampung Tangguh Nusantara
Rohul(SegmenNews.com)- Untuk mensukseskan Program Kampung Tangguh Nusantara. Polres Rohul menggandeng Universitas Pasir Pengaraian (UPP).
Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kapolres, AKBP Taufik Lukman Nurhidayat S.I.K bersama Rektor UPP, Dr. Adolf Bastian M.pd, bertempat diaula UPP, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kamis (17/9/2020).
MoU itu disaksikan oleh Rektor I dan II, Mr Rivi Antoni M.Pd, dan Khairul Fahmi, MT, Dekan, KaProdi, sekaligus mantan Presiden Mahasiswa juga tampak hadir di lokasi.
Kapolres AKBP Taufik Lukman Nurhidayat mengucapkan terima kasihnya kepada UPP yang telah bersedia bermitra dengan kepolisian.
Dijelaskannya, Program Kampung Nusantara ini merupakan arahan dari Kapolda Riau sebagai pilot projek untuk ketahanan pangan kampung, dibidang pertanian dan ketahanan pangan.
“Kita akan upayakan perkuat dibidang pertanian dan ketahanan pangan hingga ke tingkat desa,” kata Kapolres.
Agar program berjalan dengan baik, kata Kapolres tentunya harus didukung oleh ahlinya, seperti mahasiswa dan Rektor UPP untuk berbagai ilmunya kepada masyarakat.
Rektor Dr. Adolf Bastian menyambut baik kerjasama bersama Polres tersebut. Ia berjanji akan tetapi ia mensuport program ketahanan pangan tersebut.
“Kami akan support dengan keilmuannya karena ada dokter-dokter kita yang di bidang ahli pertanian Fakultas pertanian IPB,” ungkapnya.(fit)
[VIDEO] Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis non aktif, Amril Mukminin mengakui adanya titipan uang sebanyak 100 ribu dolar Singapura dari PT Citra Gading Aristama (CGA).
Pengakuan itu disampaikannya dalam sidang lanjutan perkara korupsi pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning digelar, Kamis (17/9/2020) di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.
Dihadapan majelis hakim yang dipimpin hakim ketua Lilin Herlina Chaniago SH MH, Amril mengatakan uang itu di titipkan melalui ajudannya sebelum proyek dikerjakan.
Sebelumnya Amril mengakui ada pertemuan dengan Ichsan Suedi pemilik PT Citra Gading Aristama (CGA) sebanyak dua kali, di Kopi Tiam dan di Plaza Indonesia.
Ketika itu Amril Mukminin belum dilantik sebagai Bupati Bengkalos Periode 2017-2022. Pada pertemuan itu, Ichsan Suedi menyampaikan bahwa PT CGA sudah menang di Mahkamah Agung untuk mengerjakan Jalan Duri -Sei Pakning. Ichsan Suedi meminta agar hal ini bisa diproses.
Ketika itu kata terdakwa, ia.menyampaikan akan memproses dan mengkonsultasikannya dulu dengan pihak-pihak terkait, seperti Dinas PU BPK, Kejaksaan dan BPKAD.
Pada pertemuan di Plaza Indonesia, terdakwa Amril Mukminin mengakui bahwa Ichsan Suedi ada menitipkan uang sebesar 100 ribu dolar Singapura, atau setara Rp1 miliar melalui ajudan terdakwa yakni, Azrul Nor Manurung
Terdakwa mengaku menyampaikan agar uang tersebut disimpan saja dulu. Pada persidangan ini, terdakwa juga mengaku ada bertemu dengan Triyanto, dari PT CGA di rumah dinas Bupati Bengkalis, setelah dirinya dilantik menjadi Bupati.
Pada pertemuan tersebut, Triyanto, kembali menyampaikan soal proyek pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning yang telah dianggarkan pada APBD 2017. Terdakwa mengaku kembali menyampaikan agar berkoordinasi dengan PU danmelaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Triyanto juga mengatakan bahwa kalau pekerjaan bisa diselesaikan dengan cepat “adalah untuk bapak”. Namun terdakwa mengaku mengatakan meminta agar PT CGA bekerja dengan benar.
Pada persidangan ini, terdakwa Amril Mukminin juga membantah keterangannya yang ada di BAP. Yakni Di BAP no 7 keterangan terdakwa mengatakan, Ryanto mengatakan bapak mau minta berapa. Terdakwa mengatakan agar PT CGA bekerja baik saja.
Ryanto mengatakan kalau banyak orang cuma bisa kasih bapak 5 persen dan dijawab terdakwa ya. Terdakwa membantah keterangan ini. Terdakwa mengaku hanya mengatakan bekerja dengan baik sesuai ketentuan.
BAP 45. 1. Menyatakan Dalam pertemuan tersebut Ryanto mengatakan kalau pekerjaan cepat selesai adalah komitmen untuk bapak. Perubahan BAP no 7. Terdakwa juga membantah dan mengatakan tidak ada pembicaraan komitmen fee.
Sekitar pukul 11.26. WIB sidang di skor karena jaringan vidio converence terganggu. Sidang dijadwalkan kembali lilanjutkan pukul 13.30 WIB.***(ran)
Pemkab Meranti Ikuti Webinar Eksistensi Wilayah Perbatasan Dengan Mendagri dan Menkopolhukam
Meranti(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal ini Bupati Drs. Irwan M.Si yang diwakili okeh Asisten II Sekdakab. Meranti H. Asroruddin, mengikuti Webinar Wilayah Perbatasan bersama Mendagri Tito Karnavian dan Menkopolhukam Mahfud MD.
Jegiatan dalam rangka meningkatkan sinergitas yang baik antara Pemda dan Pemerintah Pusat dalam menjaga Wilayah Perbatasan Indonesia ini ditaja oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Kamis (17/9/2020).
Webinar tersebut dipimpin dan diikuti oleh Menko Polhukam Mahfud MD, Mendagri Jend. Pol Purn Tito Karnavian, Menkominfo Joni G. Plate, Menteri PUPR RI Basuki, Sekretaris BNPB Dr. Suhajar Diantoro, 15 Gubernur dan 54 Bupati/Walikota didaerah perbatasan Indonesia, serta OPD terkait.
Sementara Pemkab. Meranti dihadiri oleh Bupati Drs. Irwan M.Si yang diwakili oleh Asisten II Sekdakab. Meranti H. Asroruddin, Kabag Perbatasan Sekda Meranti M. Nazar, Kabag Ortal Bayu Widodo, Camat Rangsang H. Arifuddin, Camat Pulau Merbau Atan Ibrahim, Sekretaris Dinas Perhubungan Meranti Umayah, Kasubag Perbatasan Yusril Lubis, Bagian Humas dan Protokol Meranti dan pejabat lainnya.
Seperti dijelaskan Sekretaris BNPB Dr. Suhajar Diantoro, kegiatan ini bertujuan agar tercipta sinergitas yang baik antara daerah dan pemerintah pusat khususnya BNPB dalam menjaga kawasan batas negara sebagai Garda Terdepan NKRI. Melalui pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan serta Infrastruktur Telekomunikasi (TIK) yang bermanfaat bagi masyarakat, dengan begitu masyarakat yang tinggal didaerah terpencil dapat merasakan hadirnya negara.
Ditegaskan Menkopolhukam Mahfud MD ada 3 Isu Pokok yang menjadi pesan Presiden RI Joko Widodo untuk menjadi perhatian yakni 1. Menjaga Teritori tidak ada sejengkal tanahpun di Repbublik Indonesia yang diambil bangsa lain, 2. Menjaga keutuhan RI sesuai Ideologi Pancasila, 3. Menjaga Kesejahteraan Masyarakat dengan mengesa pembangunan fisik diwilayah perbatasan.
Saat ini dikatakan Mahfud, Akibat Pandemi Covid-19, membuat pembangunan didaerah perbatasan menjadi terkendala namun demikian ia berharap semua fasilitas yang tersedia dan telah dibangun negara dapat dimanfaatkan agar kehidupan sosial ekonomi masyarakat tetap hidup.
Masalah penyebaran Covid-19 ini menurut Mahfud harus menjadi prioritas Pemerintah Daerah diwilayah Perbatasan dengan memperketat penerapkan protokol kesehatan dipintu-pintu masuk negara.
“Untuk mengatasi Covid-19 yang paling efektif adalah dengan menggunakan Vaksin namun sebelum Vaksin ini ditemukanya diminta kepada Pemerintah Daerah diwilayah perbatasan untuk memperketat wilayah perbatasan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan),” ujar Mahfud.
Mahfud berharap dengan menjaga dan membangun daerah perbatasan membuat Indonesia menjadi Aman, berdaulat, serta berdaya saing, dan kehidupan berjalan baik.
“Membangun daerah perbatasan ini hemdaknya bukan sekedar misi dan visi tapi juga harus diwujudkan dalam menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik,” Harap Menkopolhukam.
Sementara itu, Mendagri Tito Carnavian mengatakan, Pemerintah Pusat sangat konsen menjaga teritorial dan memperhatikan pembangunan daerah perbatasan terutama terluar, terdepan, tertinggal (3T).
“Hal ini sesuai dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo yang ingin memulai pembangunan dari pinggiran, daerah perbatasan Indonesia,” jelasnya.
Namun menurut Tito, menjaga teritorial negara Indonesia bukan hal yang mudah karena Indonesia memiliki laut terpanjang didunia dengan 17 ribu lebih pulau dan 3 Time Zone.
“Dengan 60 persen wilayah lautan sangat rentan terjadinya pencaplokan dari negara lain, belum lagi tantangan lain seperti Ilegal Fishing, Ilegal Entri dan Ilegal Out serta Peredaran Narkona,” ujar Tito.
Untuk itu Tito berharap agar eksistensi Indonesia khususnya didaerah perbatasan tetap terjaga diminta kepada Pemerintah Daerah dapat memanfaatkan dan menjaga semua bangunan fisik yang telah dibangun oleh Pemerintah Pusat.
Menyikapi semua intruksi Pusat yang dipaparkan dalam kegiatan Webinar tersebut, dikatakan Asisten II Sekdakab. Meranti H. Asroruddin, Pemerintah Kepulauan Meranti siap melaksanakan semua petunjuk dari pemerintah Pusat. Satu hal yang diminta Pemkab. Meranti agar Nawacita Presiden RI benar-benar diwujudkan di Meranti yang merupakan daerah terluar, terdepan dan terdepan NKRI ini agar masyarakat benar-benar merasakan negara hadir di Kabupaten termuda di Riau ini.(Ags)
Inhil(SegmenNews.com)- Dinas kebakaaran kabupaten Indragiri Hilir giat melaksanakan penyemprotan disinfektan guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di lingkungan perkantoran di kota Tembilahan, Rabu (16/09/2020).
Kepala bidang penanganan kebakaran, Masril saat dikonfirmasi media mengatakan seluruh anggota sudah dibekali dengan cek fisik dan pelatihan penyemprotan desinfektan.
Pelaksanaan penyemprotan kali ini yang diagendakan ada 18 kali tim gugus tugas penanganan covid-19 kabupaten Indragiri Hilir, dan sudah 10 kali sudah terlaksana secara bertahap.
“Kalau ada permintaan dari lingkungan masyarakat untuk penyemprotan desinfektan kami siap membantu,” terangnya.
Sementara itu Sekretaris Dinas Kesbangpol Inhil, Marlis Syarif mengaspirasi kegiatan yang dilakukan Damkar Inhil ini dalam mencegah dan memutus penyeberangan virus covid-19 di perkantoran yang ada di kota Tembilahan.
“Patut kita apresiasi kegiatan yang digagas oleh teman kita di Damkar guna memutuskan penyebaran virus Covid-19 di perkantoran khususnya di kota Tembilahan,” ucap Syarif sambil menjamu para petugas dengan minuman hangat agar kondisi petugas fit sebelum melakukan kegiatan.
Terakhir Marlis Syarif juga menyampaikan semoga para petugas selau diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT dalam menjalankan tugasnya.**(ADV/ Diskominfopers Inhil)
Pelalawan(SegmenNews.com) – Manajer PLN unit layanan pelanggan (ULP) Pelalawan, Ibnu Hajar, membenarkan aliran listrik di wilayah Kecamatan Bunut sering padam atau mati dalam beberapa bulan terakhir, bahkan di sepanjang jalan lintas bono (Jalinbon) ikut terimbas.
“Memang benar, ada dilakukan pemadaman,” ulas, manajer PLN ULP Pelalawan, Ibnu Hajar, Rabu 16 September 2020.
Namun, pihaknya mengklaim matinya aliran listrik diwilayah tersebut, diakibatkan gangguan pada instalasi jaringan yang terhambat oleh pepohonan disekitar kebun dan pemukiman disekitar wilayah itu.
“Penyebabnya, banyak jaringan instalasi terganggu akibat banyaknya pohon tumbah dan menggeser kable listrik kita,” bebernya.
Dikatakan, manajer Ibnu, pihaknya juga mengharapkan kerja sama masyarakat di wilayah operasional ULP Pelalawan agar bisa bekerja sama dalam penertiban pohon yang mengganggu aliran listrik yang mengarah ke wilayah operasiol ULP.
Menurutnya, selain bisa memperlancar aliran listrik, atas pastisipasi masyarakat, pihaknya lebih mudah dalam memberikan pelayanan yang maksimal. Walaupun pada penertiban pohon yang mengganggu jaringan tersebut tidaj ada ganti rugi dari PLN, namun pihaknya telah menyurati instansi terkait guna memperlancar kerjasama antara masyarakat.
“Kita berharap dan menghimbau adanya kerja sama masyarakat terkait gangguan pohon pada jaringan listrik PLN, karena kita sudah menyurati Camat dan bahkan Desa setempat. Karena kita tidak ada sistem ganti rugi. Namun itu semua demi pelayanan maksimal kami juga,” ujarnya.
Dan untuk gangguan terjadi pada alat-alat elektronik masyarakat dan pelaku usaha, pihaknya berjanji akan melakukan proses penggantian, jika unsur dari prosedur pihaknya memenuhi.
“Bagi alat-alat elektronik masyarakat yang rusak, jika memang diakibatkan oleh aliran listrik mati. Kita siap menampung laporan dan mengganti kerugian sesuai prosedur,” imbuhnya, menjanjikan kepada, SegmenNews.com.***(R.A)
Rohul(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Rokan Hulu, H. Sukiman turun langsung didampingi Kepala Dinas Catatan Sipil, Syaiful Bahri S.sos menyerahkan kartu keluarga (KK), AKTA kelahiran anak dan Kartu Yanda Penduduk (KTP) secara simbolis kemasyarakat Desa Payung Sekaki, Kecamatan Tambusai Utara, Rabu (16/9/2020).
Bupati Sukiman dan jajarannya disambut baik masyarakat dengan menampilkan beberapa persembahan yang dimulai dari penampilan tari persembahan sekapur sirih, dan penampilan tari zaman yang berasal dari aceh.
Kegiatan ini sebagai tanda kinerja pemerintah terkhusus dinas capil rokan hulu dengan program kepala desa payung sekaki dengan pengurusan kolektif boleh diacungin jempol dengan memberikan pelayanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memasuki sekolah dasar atau sekolah lebih tinggi.
Kedes Payung Sekaki, Bambang Sudianto SH mengatakan ucapan ribuan terima kasih atas program pemerintah terutama bupati Rohul.
“Hari ini berkat program jemput bola kepengurusan semuanya digratiskan baik penerima kk hari ini berjumlah 52, ktp penerimanya berjumlah 125, dan AKTA penerimanya berjumlah 64,” kata Bambang Sudianto
bambang menambahkan dalam waktu dekat pembangunan infrastruktur jalan dari informasi PUPR Rohul akan mulai pengerjaan pengaspalan jalan kurang lebih 500 meter. (fit)
Rohul(SegmenNews.com)– Bupati Kabupaten Rokan Hulu, H. Sukiman bersama kepala Desa Pagar Mayang Yanto S,HUT menyerahkan sertifikat Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), program pemerintah sekaligus meninjau posyandu peternakan sapi yang bertempat di Kantor Desa Pagar Mayang, Kecamatan Tambusai Utara, Rabu (16/9/2020).
Sertifikat Tora yang diserahkan pada masyarakat desa pagar mayang berjumlah 106, dan posyandu kelompok ternak sapi Bali untuk Kesehatan berjumlah 560 ekor.
Adapun hal yang dilakukan untuk kesehatan sapi ternak dilakukan ber kelompok mulai dari pemeriksaan isi perut sapi oleh utusan dari kepala dinas perkebunan dan peternakan Agung Nugroho lewat dokter hewan dengan memasukkan tangan keanus sapi serta mensuntik vaksin.
Kades pagar mayang Yanto mengatakan ia sangat berteimakasih terhadap bupati rohul yang telah membuat program sertifikat TORA yang sudah bekerja sama dengan badan pertanahan nasional (BPN) Rohul.
“Karna sudah 32 tahun masyarakat pagar mayang daerah tranmigrasi DK2 E tidak memiliki sertifikat tanah, masyarakat sangat bersyukur hari ini tanah mereka telah bersertifikat,” kata Yanto.
Yanto menambahkan bahwa ia meminta permohonan penambahan sapi ternak untuk kelompok tani minimal 1 KK dapat 1 ekor sapi untuk dikembang biakkan hingga mempunyai anak.
Kemudian ditempat yang sama Bupati rohul H. Sukiman menyampaikan ia bersyukur bisa melayani masyarakat dengan mengunjungi desa tersebut dengan menjemput bola, biasanya mereka yang datang.
“Jadi dengan sertifikat ini masyarakat bisa memiliki hak nya dengan kepemilikan tanah, disimpan dengan baik, dan juga bisa disekolahkan untuk menambah modal usaha,” kata Sukiman.
Untuk permintaan Kades Pagar Mayang, bupati Sukiman menanggapi bahwa jumlah penduduk KK nya sekitar enam ratusan dan ini sapinya sudah 560 ekor berarti sudah berkembang biak dengan baik.
“Jadi tahun depan separohnya akan bertambah dengan yang bunting, bakal kesini lagi untuk mencek sapi tersebut,” tutupnya. (fit)
[VIDEO] Pelalawan(SegmenNews.com)- Seekor ikan pesut atau lumba-lumba sungai menjadi viral dikalangan masyarakat Desa Desa Tambak, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, setelah ikan tersebut menampakkan diri ke permukaan Sungai Segati.
Kejadian langkah yang memang jarang di publis ini, membuat berbagai kalangan menjadi takjub, bahkan tak mengira adanya seekor ikan yang dikenal jinak, itu hadir di tengah-tengah masyarakat di pelosok desa nan jauh dari ibu kota tersebut.
“Penemuan seekor yang di duga Lumba-lumba lokasi di Kualo Terusan, sungai Segati,” tulis akun instagram atas nama @infopkc.
Dari video berdurasi 29 detik yang di unggah akun ini, sampai saat ini sudah di tonton atau ditayangkan sebanyak 5.870 kali. Yang lucunya lagi, saat beranjak di kolom komentar milik aku tersebut, ada berbagai akun yang menuangkan berbagai komentar, mulai dari anggapan serius, nyeleneh, bahkan bercanda.
Seperti akun yang berkomentar atas nama @nardoo_ mengatakan bahwa ikan-ikan tersebut sudah ada sejak jaman dahulunya.
“Menurut cerita orang kampung yang tinggal disitu sejak jaman dulu, ikanikan itu sudah,” tulis akun @nardoo_.
Selain akun tadi, ada juga akun lain @donapekanbaru123 yang menanggapi, bahwasannya, selain di Sungai Segati tersebut, ikan itu juga pernah timbul di Sungai lain di bantaran Sungai Kampar, Kabupaten Pelalawan.
“Dlu disungai rantau baru juga ada lihat ikan itu, tapi kurang tw ikan apa,katanya lumba2 tapi belum pastiii,” tulis akun @donapekanbaru123, menanggapi dikolom kementar.
Dari ratusan komentar dari kolom komentar akun @infopkc tersebut, kebanyakan berisi canda tawa masyarakat yang melihat kejadian langkah itu.
Dari penelurusan SegmenNews.com, ada satu komentar yang bercanda dengan mengatakan ikan lumba-lumba yang timbul di permukaan Sungai Segati itu merupakan induk ikan selais atau ikan yang menjadi khas makanan masyarakat Provinsi Riau ini.
“Itu omak selais (Ikan itu merupakan induk ikan selais),” tulis akun @ellen.0216, sambil memberikan emoji tertawa girang, Rabu, 16 September 2020.
Sampai berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, soal penemuan ikan yang diduga kuat ikan pesut mahakam atau lumba-lumba sungai itu timbul di permukaan sungai dekat pemukiman warga Kabupaten Pelalawan.***(R.A)
Siak(SegmenNews.com)- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak, Arfan Usman mengapresiasi berjalannya operasi yustisi dalam rangka penegakan hukum penerapan protokol kesehatan Covid-19.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan,” kata Arfan, Selasa (15/9/2020).
Selain itu, Arfan juga mengatakan untuk memutus mata rantai penyebaran Corona di Siak, Pemkab juga telah membuat Perda tentang penanggulangan penyebaran Covid-19. Perda itu berisi sangsi tegas bagi masyarakat yang melanggar penerapan protokol kesehatan.
“Akan tetapi sebelum Perda ini diberlakukan, perlu terus disosialisasikan agar dipahami seutuhnya,” katanya.
Arfan Usman juga menjelaskan bahwa sejak pandemi Covid-19 mewabah pada awal Maret 2020 lalu, operasi penertiban untuk menerapkan protokol Covid-19 terus dilakukan oleh tim gugus tugas yang diketuai Bupati Siak Alfedri.
Terpisah, Kapolres Siak AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya mengatakan hal senada, operasi yustisi serentak ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan agar semua terhindar dari Covid-19.
“Seluruh pelanggar protokol kesehatan terutama yang tidak menggunakan masker akan kita beri tindakan sangsi sosial dengan memakaikan rompi pelanggar protokol kesehatan yang sudah kita siapkan, lalu menyapu jalan serta membuat surat pernyataan akan tetap menerapkan protokol kesehatan disetiap kegiatan terutama penggunaan masker,” ujar Doddy.(INF)