Beranda blog Halaman 921

Tingkatkan P ndapatan Daerah, Bupati Siak MoU dengan DJP Riau

Siak(SegmenNews.com)- Bupati Siak Alfedri menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) Riau Edward Hamonangan Sianiar sebagai upaya penyamaan program dan kebijakan dalam meningkatkan pendapatan daerah.

Sejalan hal tersebut, hari ini,Selasa (15/9/2020) Bupati Siak Alfedri
menandatangani Memorandun of Understanding (MoU) dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau Edward Hamonangan Sianipar.di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan,Lt.II Kantor Bupati Siak.

“MoU ini dilakukan untuk optimalisasi penerimaan pajak sebagai sumber pendapatan pusat dan daerah,” kata Alfedri di ruang rapat Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, Selasa (15/9/2020).

Menurut Alfedri, kerjasama ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang akan diperuntukkan bagi pembangunan daerah Kabupaten Siak.

Pajak menyumbangkan pemasukan besar dalam rangka mewujudkan pembangunan di segala bidang.

Terbukti pada kontribusi pendapatan negara maupun daerah dari pajak cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa penandatanganan nota kesepakatan terkait hal ini bukanlah yang pertama. MoU ini kata dia adalah lanjutan sebelumnya yang juga telah dilaksanakan penandatanganan nota kesepakatan pada bulan Mei 2019 yang lalu.

“Namun kali ini terdapat beberapa addendum, di antaranya Pajak Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan dan Pajak Usaha Perdagangan,” jelasnya.

Terkait upaya peningkatan pendapatan daerah dari retribusi pajak tersebut, Alfedri menjelaskan bahwa sejak setahun terakhir Pemkab Siak telah mengeluarkan berbagai kebijakan melalui perangkat aplikasi di mesin kasir (tapping box).(INF)

Sering Mati Beberapa Bulan Terakhir, Pelanggan Keluhkan Pelayanan PLN

Ilustrasi

Pelalawan(SegmenNews.com) – Pelanggan PLN rayon Pelalawan mengeluhkan pelayanan, pasalnya dalam beberapa bulan terakhir sering terjadi pemadaman tanpa pemberitahuan dahulu kepada pelanggan.

Menurut Santi, (36) warga Kecamatan Bunut, lampu padam atau mati dalam beberapa bulan terakhir sering terjadi pada senja hari menjelang malam, apa lagi saat hujan deras bisa dilakukan pemadaman hingga menjelang subuh hari.

“Sudah sering dalam beberapa bulan ini, waktunya pas mau menghidangkan makanan untuk suami pulang kerja pula, gimana kami ndak mengeluh. Apalagi ketika hujan deras, bisa sampai subuh mati lampu PLN ini,” terangnya mengeluhkan, Rabu 16 September 2020.

Selain Santi, hal ini juga dikeluhkan warga Kecamatan Bunut lainnya, Rizal (39), seorang pengusaha dibidang elektronik ini mengeluhkan usahanya yang nyata diminati oleh konsumen pada malam hari merasakan kerugian. Bahkan ada alat-alat yang rusak akibat pemadaman tanpa pemberitahuan tersebut.

“Rugi juga dibuatnya pak, konsumen kita kan kebanyakan malam hari. Belum lagi kerusakan alat kita, mana ada pihak PLN yang sanggup mengganti barang-barang kami,” kesal Rizal.

Dikatakan Rizal, pihaknya sudah berusaha membuat laporan ke Call Center PLN dengan nomor 123 dan Kantor Cabang terdekat. “Namun sampai saat ini belum ada respon apa-apa, kemana lagi kami mau mengadu,” kesalanya lagi, kepada SegmenNews.com.***(R.A)

Tahap II, IWO Riau Bagikan 1.500 Masker Gratis

Tahap II, IWO Bagikan 1.500 Masker Gratis

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Seperti pemberitaan sebelumnya, Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Riau kembali akan melakukan bagi-bagi masker kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker, hal ini kembali dilakukan bertempat di persimpangan jalan HR. Soebrantas dan SM. Amin atau yang lebih dikenal Simpang Tabek Gadang, Rabu pagi (16/9/2020).

Dimana terlihat dari pantauan wartawan dilokasi kegiatan, masyarakat begitu antusias untuk menerima bahkan mendatangi rekan-rekan dari IWO untuk meminta masker yang dibagikan secara gratis tersebut.

Kavilah selaku ketua IWO Provinsi Riau saat dimintai keterangan atas kegiatan bagi bagi masker tersebut mengatakan, ini adalah bentuk komitmen nyata IWO Provinsi Riau dalam membantu pemerintah untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid-19).

“Kita (IWO, red) berkomitmen untuk mencegah penyebaran Covid-19, dengan salah satunya membuat kegiatan bagi-bagi masker secara gratis dijalanan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker,” ujar vila sapaan akrab Ketua IWO Riau yang juga wartawan riauterkini.com.

Lebih lanjut dijelaskannya, IWO Provinsi Riau hari ini membagikan 1.500 masker kepada masyarakat dengan secara gratis, di daerah Kecamatan Tampan.

“Alhamdulillah, hari ini kita kembali melakukan bagi-bagi masker sebanyak 1.500 masker secara gratis kepada masyarakat di Kecamatan Tampan, dan kami sengaja memilih dikecamatan ini karena kecamatan tampan ini menjadi perhatian khusus seluruh warga kota Pekanbaru saat ini, dikarenakan kasus terbanyak positif banyak dari kecamatan ini,” ungkap Kavilah.

Ditambahkannya, dirinya berharap agar masyarakat Riau khususnya Pekanbaru tetap melakukan protokol kesehatan yang sudah diterapkan pemerintah, agar bisa mengurangi bahkan memutuskan penyebaran virus corona.

“Pada saat kita melakukan pembagian tadi, masih banyak kita temui warga yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah, dan ini sangat kita sayangkan. Mari kita ikuti aturan pemerintah dengan menggunakan masker saat diluar rumah, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak,” pinta Kavilah ketua IWO Riau.

Menurut Kavilah, dimana seperti diketahui bahwa Riau khususnya Pekanbaru mengalami peningkatan yang cukup tinggi dalam kasus positif covid-19.

“Akhir-akhir ini kita ketahui bahwa Riau khususnya Pekanbaru mengalami kenaikan kasus positif covid-19, dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengurangi dan mencegah penyebaran covid-19 dengan mensosialisasikan rajin mencuci tangan, menggunakan masker, serta melakukan physical distancing,” pungkasnya.

Sementara itu, seorang warga ibu-ibu bernama Wiwit (47) yang menerima masker, saat dimintai keterangannya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan dari Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Riau yang begitu peduli kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker dengan memberikan masker secara gratis.

“Terimakasih untuk Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Riau atas maskernya, dan kegiatan ini patut diapresiasi dan didukung bersama, karena ini sangat bagus. Saya berharap kedepannya tidak sampai disini saja, tetapi bisa terus dilakukan untuk membantu memutuskan penyebaran covid-19, semoga semakin sukses kedepannya,” tutup ibu Wiwit dengan semangat.*(rls)

Dihukum tak Pakai Masker, Tak Hafal Pancasila, Pria di Selatpanjang ini Pilih Baca Al Fatihah

Meranti(SegmenNews.com)-Dengan terbitnya Peraturan Gubernur Riau tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, petugas semakin gencar mengelar operasi Yustisi menjaring warga yang tidak menggunakan masker.

Mereka yang tertangkap basah tak mengenakan masker diberi sanksi sosial dan sanksi ringan yakni dengan menyanyikan lagu-lagu nasional dan   menyebutkan sila-sila yang dimuat dalam Pancasila.

Puluhan pengendara roda dua yang tidak menggunakan masker diminta berhenti. Mereka yang melanggar langsung didata, Rabu (16/9/2020).

Operasi yang dilakukan di persimpangan Jalan Ahmad Yani- Imam Bonjol, Selatpanjang. Sangat miris, hampir semuanya lupa dengan  Pancasila. Namun ada yang unik, salah seorang warga yang tidak memakai masker diminta oleh petugas Satpol PP untuk membacakan Pancasila sempat terbata dan tidak hapal.

Walaupun dipandu oleh petugas, dalam hal ini Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat, Pol PP Kepulauan Meranti, Yuli, warga ini tetap berkilah dan mengaku tidak hafal. Akhirnya dia terpaksa membaca surat Al Fatihah lantaran tidak hafal dengan Pancasila.

“Okelah saya minta kelonggaran, saya
baca Al Fatihah sajalah kalau begitu, karena ini yang terbaik,” kata warga tersebut.

Setelah selesai membaca Al Fatihah, warga tersebut lalu diberikan masker oleh petugas dan dipersilahkan pulang.

Memasuki hari ketiga, tim yustisi sudah berhasil menjaring puluhan warga yang tidak memakai masker.

Sementara itu Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK berharap masyarakat dapat memahami dan mengerti akan pentingnya memakai masker guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Mari kita dukung program pemerintah salah satunya dengan memakai masker sesuai dengan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Virus Corona di wilayah Kepulauan Meranti,” ujarnya.(Ags)

Satlantas Polres Meranti Gelar Strong Point, Cegah Kemacetan dan Kecelakaan

Satlantas Polres Meranti Gelar Strong Point, Cegah Kemacetan dan Kecelakaan

Meranti(SegmenNews.com)-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Meranti melaksanakan strong point di tempat rawan kemacetan lalu lintas.

Giat pada Rabu (16/9/2020), dipimpin Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti, AKP Deswandi SH. Dimulai pukul 06.30 Wib hingga 07.30 Wib.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK, disampaikan Kasat Lantas AKP Deswandi, bahwa strong point dilaksanakan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat dan antisipasi terjadinya kemacetan serta mencegah lakalantas.

“Ini merupakan program prioritas Kapolri, program VII penguatan harkamtibmas,” ujarnya.

Dijelaskan Kasat, dalam giat personel melakukan pengaturan lalu lintas di daerah rawan kemacetan lalulintas tepatnya di jam masuk sekolah dan masuk kerja. Penilangan dan teguran juga diberikan kepada masyarakat pengguna kendaraan bermotor yang tidak mematuhi kelengkapan kendaraan.

“Ada empat titik rawan kemacetan dalam kegiatan kita pagi ini. Diantaranya, simpang 4 Jalan Diponegoro – Jalan Merdeka, simpang 4 Jalan Diponegoro – Jalan Siak, simpang 4 Jalan Tengku Umar – Jalan Siak, dan simpang 4 Jalan Merdeka – Jalan Imam Bonjol,” bebernya.

Melalui strong point yang dilaksanakan, kata Kasat, diharapkan terciptanya kamseltibcar lantas, serta patuhnya pengguna jalan raya terhadap peraturan berlalu lintas.

“Selama giat berlangsung terdapat dalam keadaan aman dan kondusif dan arus lalu lintas terpantau padat namun tetap lancar,” pungkasnya.(Ags)

Divisi Pengawasan Bawaslu Meranti Pertanyakan Perekaman Data E-KTP

Meranti(SegmenNews.com)-Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Lembaga Bawaslu Kepulauan Meranti, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kepulauan Meranti, Romi Indra mempertanyakan perkembangan perekaman data KTP elektronik (e-KTP)

Dimana saat ini ada sebanyak 12.426 wajib KTP belum melakukan perekaman. Menurut dia, ini berkaitan dengan syarat penggunaan hak pilih dalam Pilkada 2020 di kabupaten tersebut.

Romi pun mengungkapkan bahwa dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti tahun 2020 baru-baru ini dia meminta penuntasan rekam data e-KTP untuk Pilkada 2020. Karena itu, Bawaslu meminta KPU dan Disdukcapil berkoordinasi menuntaskan persoalan ini.

Dari data yang diperoleh, Kecamatan Merbau, belum memiliki KTP 782, Pulau Merbau, belum memiliki KTP 1159,
Rangsang, belum memiliki KTP 1273,
Rangsang Barat, belum memiliki KTP 1050, Rangsang pesisir, belum memiliki KTP 1625, Tasik Putripuyu, belum memiliki KTP 1437, Tebingtinggi, belum memiliki KTP 3105, Tebingtinggi Barat, belum memiliki KTP 1032, dan Kecamatan Tebingtinggi Timur, belum memiliki KTP 963

Dalam kesempatan tersebut, Romi juga mengatakan jika Bawaslu jelas dalam bertugas melakukan pengawasan tahapan Pilkada.

Bawaslu juga memastikan bahwa seluruh warga Kepulauan Meranti sudah terdaftar sebagai pemilih, begitu juga sebaliknya pemilih TMS atau yang sudah meninggal akan berubah status dari Sipil jadi TNI Polri maka tidak terdaftar sebagai pemilih. Dikatakan lagi, agar data pemilih itu valid dan dapat dipertanggungjawabkan maka disitulah fungsi dari Bawaslu.

“Kemudian tentu kami selaku mitra penyelenggara teknis dalam hal ini KPU kami apresiasi kerja-kerja PPDP dan kami juga melakukan pengawasan di lapangan dan monitoring juga dapat informasi dari panwas desa yang berjibaku dalam pendataan data pemilih. Tentu kami aperesiasi yang melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku. Tentu kami dari sisi panwaslu tak luput dari pengawasan sebagai koreksi baik yang bersifat langsung secara perbaikan ataupun secara perbaikan yang harus wajib dilaksanakan,” jelas Romi.

Romi juga menyampaikan jika ada perbedaan administrasi hukum dalam hal ABKWK. Dia mengatakan dalam perspektif Bawaslu, KPU itu dalam melakukan penyelenggaraan harus taat azas, terbuka, transparan dan kepastian hukum. Maka dalam melakukan mekanismenya wajib patuh dengan regulasi yang ada seperti PKPU Tahun 2019.

Dimana dalam PKPU itu diatur pada saat pleno di KPPS maka daftar pemilih sebagaimana yang dimaksud dalam ayat 1 itu wajib diserahkan kepada Panwas desa kelurahan.

“Kalau KPU beranggapan bahwa ada SE intruksi dari KPU RI mengamanatkan agar tidak diberikan, tentu sendirinya dipangkaskan dengan azas hukum yakni aturan hukum yang lebih tinggi tersebut. Kalau diguanakan dengan pasal 33 c, KPU wajib menjaga kerahasiaan data pribadi. Selain kita bersinergi tentu kami pun selaku Bawaslu hanya mengingatkan, tentu dari sisi intruksi KPU patuh dari intruksi diatas,” pungkas Romi.

Untuk diketahui, dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, KPU memutuskan ada sebanyak 449 TPS dengan jumlah pemilih laki-laki 71.685 dan pemilih perempuan 67.180 dan jumlah total 138.865 pemilih.(Ags)

KPH Salurkan Bantuan Bibit Penghijauan di Inhil

Inhil(SegmenNews.com)- Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau melalui UPT Kesatuan Pengolahan Hutan (KPH) Mandah menyalurkan Bibit ke Pondok Pesantren AL RASYID, Simpang Tiga Desa  Simpang Jaya, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir provinsi Riau, Selasa (15/09/2020).

Dengan mendukung gerakan santri tanam dan pelihara pohon KPH Mandah menyalurkan 500 Bibit Tanaman Pohon jenis MPTS ke ponpes Al Rasyid.

Kadis LHK Provinsi. Riau Dr. Mamun Murod melalui Kepala UPT KPH Mandah Joko Yuni Purwanto, S.Hut, mengatakan
penghijauan merupakan sarana untuk melestarikan lingkungan, agar lingkungan kembali asri den sehat tanpa adanya pencemaran.

“Kegiatan penghijauan tersebut untuk menjaga agar kualitas lingkungan hidup tidak semakin terdegradasi membutuhkan partisipasi aktif  masyarakat,”imbuhnya

Kepala UPT KPH Mandah mengatakan Salah satu upaya untuk menarik kepedulian dan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan penghijauan adalah dengan memperhatikan azas manfaat pada tanaman penghijauan.

“Yang dimaksud dengan azas manfaat ini adalah dengan memilih tanaman-tanaman yang berpotensi menghasilkan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat,”terangnya

Menurut Joko maka dari pada itu Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau melalui UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Mandah  membuat salah satu terobosan dalam hal Penghijauan Lingkungan yaitu berupa gerakan santri tanam dan pelihara pohon.

“Gerakan santri tanam dan pelihara pohon yang dimaksud adalah santri diberi tanggung jawab untuk menanam dan memelihara bibit tanaman tersebut , sehingga tingkat prosentase hidup Insya Allah tinggi,”harapnya

Terakhir menurut UPT KPH Mandah dengan adanya penghijauan dilingkungan pondok pesantren dimaksudkan  untuk nantinya buahnya dapat dinikmati  sebagai nutrisi, dan mendatangkan nilai tambah bagi perekonomian di lingkungan pondok pesantren Al Rasyid.(ADV Diskominfopers Inhil)

Bupati Rohul Resmikan Kampung Tangguh dan Tebarkan Benih Ikan di Sontang

Bupati Rohul Resmikan Kampung Tangguh dan Tebarkan Benih Ikan di Sontang

Rohul(SegmenNews.com)– Bupati Kabupaten Rokan Hulu, H. Sukiman yang didampingi Sekda, Abdul Haris meresmikan Kampung Tangguh Nusantara sekaligus tanam jagung dan menebarkan benih ikan di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Selasa (15/9/2020) siang.

Kegiatan acara ditandai dengan peresmian serta menanam jagung dan menebarkan 2000 benih ikan oleh bupati Sukiman di dua kolam ikan, yakni ikan gurami dengan ikan nila yang terletak di Desa Sontang yang dihadiri banyak masyarakat.

Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto mengatakan, dengan adanya dampak Covid-19 di negri wilayahnya, Kapolres Rohul melalui kapolsek membuat program desa tangguh nusantara.

“Kami dari desa sangat mengapresiasi menyambut baik pada program tersebut dengan menyediakan posnya, kolam ikan nya dan sediakan lahan kebun jagung sekitar 1 hektar kurang lebih,” ujarnya.

Zulfahrianto menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan, cuci tangan dengan sabun, gunakan masker dan jaga jarak sesuai yang dianjurkan pemerintah dan kesehatan.(fit)

Bupati Siak Buka Penyuluhan Protokol Kesehatan

Siak(SegmenNews.com)- Bupati Siak Alfedri membuka secara langsung penyuluhan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19 kepada kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Posyandu di Kecamatan Kandis untuk memutuskan mata rantai penyebarannya.

“Kita turut berduka cita dan prihatin dengan kabar wafatnya seorang dokter yang bertugas di Kabupaten Kampar. Yang berarti sudah banyak pahlawan medis yang meninggal karena Covid-19,” ucap Alfedri di Siak, belum lama ini.

Mulai saat ini, sambungnya, mari sama-sama kita putuskan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak. Itu dengan cara tidak menjadikan petugas kesehatan sebagai ujung tombak pemutus COVID-19.

Akan tetapi mari bersama-sama yang menjadi ujung tombaknya. Hal itu tentu denganmenjaga kebersihan diri dan lingkungan, selalu memakai masker, rajin mencuci tangan, tidak bersentuhan, serta menjaga jarak.

“Jika kita bisa menjaga dan menjalankan protokol kesehatan dengan sebaik mungkin. Insyaallah tidak akan ada petugas medis yang berkorban dan positif Covid-19 lagi, karena masyarakat sudah bisa menekan angka penyebarannya,” ajak Alfedri di aula Waterboom Bianglala, Kecamatan Kandis.

Alfedri juga berpesan kepada para kader yang hadir untuk terus mengingatkan dengan anggota keluarga di rumah. Baik dengan anak, suami serta masyarakat sekitarnya agar terus mentaati protokol kesehatan.

Acara ini diikuti oleh 150 kader yang tergabung oleh Kader PKK dan Posyandu se kecamatan Kandis. Ini penting karena jumlah penularan di Siak sudah melebih 500 kasus positif dan tertinggi kedua di Provinsi Riau.(INF)

Kadus di Siak Diminta Ikut Kampanyekan Pemutusan Mata Rantai Covid-19

Siak(SegmenNews.com)- Sebanyak 31 orang yang tergabung dalam Forum Kepala Dusun (Kadus) periode 2020-2025 se-Kecamatan Bungaraya dikukuhkan langsung oleh Bupati Siak, Alfedri di Aula Kantor Camat Bungaraya, Senin (14/9/2020).

Dalam kegiatan itu, Alfedri berharap Forum Kadus menjadi ujung tombak pemerintahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Peran kadus ini sangat penting. Selain membantu penghulu, kadus adalah ujung tombak pemerintah dalam melayani masyarakat,” kata Bupati Siak itu.

Harapannya lanjut dia, forum ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, sehingga apa yang menjadi tujuan dari forum dapat terlaksana. Kadus juga sebagai corong terdepan untuk mengkampanyekan kepada masyarakat untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Mantan Camat Tualang ini kemudian menceritakan pengalamannya dulu saat bertugas di Sungai Apit tahun 1986-1996. Bagaimana dirinya dulu menempuh perjalanan jauh dengan sepeda motor sehingga harus menginap di Bungaraya.

Saat itu dulu hanya ada tiga desa yaitu Bungaraya, Jatibaru dan Jayapura. “Saya jadi teringat makan nasi di Bungaraya ini enak, karena hasil dari sawah disini,” ungkapnya.

Sekarang Bungaraya bisa menjadi kecamatan setelah Siak pemekaran menjadi Kabupaten dan banyak kemajuan. Makanya kata dia, upaya-upaya untuk mendorong percepatan pembangunan bidang pertanian di kecamatan ini akan dilakukan secara maksimal karena Bungaraya sebagai lumbung padi di Riau.

“Insya Allah Sapta Usaha Tani akan kita upayakan di Kecamatan Bungaraya” ujarnya.

Ketua Forum Kadus, Umar Marpuin dari Kampung Buantan Lestari mengatakan, forum ini dibentuk sebagai wadah silaturahmi, transformasi dan informasi serta fikiran antar kepala Dusun.

Ia berharap forum kadus ini mendapat bimbingan dan perhatian dari pemerintah kabupaten serta pembentukan forum yang sama di kecamatan lainnya.(INF)