Beranda blog Halaman 1504

Sertijab Kasipidum, Gaos Wicaksono: Mutasi Hal Biasa

Sertijab Kajari Rohil, Gaos Wicaksono: Mutasi Hal Biasa

Rohil(SegmenNews.com)- Kejaksaan Negeri Kabupaten Rokan Hilir, menggelar acara pelantikan dan serah terima jabatan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) dari Sobrani Binzar, SH kepada Zulham Pardamean Pane, Rabu (18/4/2018).

Kajari Rohil Gaos Wicaksono mengatakan, Sobrani Binzar mendapat promosi jabatan baru sebagai Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan yang saat ini Kajarinya dijabat oleh Bima Suprayoga yang sebelumnya merupakan Kajari Rohil.

“Untuk penggantinya Zulham Pardamean Pane sebelumnya menjabat Kasi Datun Kejaksaan Negeri Paya Kumbuh,” katanya.

Selain Sertijab Kasi Pidum, disaat itu juga dilantik Kepala Seksi Barang Bukti dan Perampasan Antonius Saharatua, SH.

“Ini merupakan Kasi perdana dan sebelumnya tidak ada dan baru tahun ini, semua kejaksaan di Indonesia sudah memiliki Kasi ini,” jelas Gaos.

Disamping itu, juga dilakukan pelepasan tiga Jaksa Fungsional Kejari Rohil yang juga mendapat promosi yakni, Edi Sugandi, SH yang dipromosikan menjadi Kasubag Kejari Rokan Hulu (Rohul), Yan Persadana dipromosikan menjadi Kasubsi Ekmon di Kejari Tangerang Selatan serta Ronny Hutagalung dipromosikan menjadi Kasub Pra Penuntutan di Kejari Tangerang Selatan.

Gaos Wicaksono mengaku sedih dengan kepergian beberapa Jaksanya, namun katanya, pertemuan dan perpisahan itu sudah merupakan satu kewajiban di dalam jajarannya.

“Di Kejaksaan kita tidak boleh mengeluh, mutasi merupakan hal yang biasa. Karena jaksa itu merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, harus berkesinambungan. Jika si A pergi maka akan muncul pula si B,” pungkasnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih serta meminta doa serta dukungan kepada para media untuk membantu kinerja Kejaksaan ke depannya.***(chan)

Polri Masih Selidiki Pemilik 7.884 Miras dan Ribuan Rokok Ilegal di Pelalawan

Polri Masih Selidiki Pemilik 7.884 Miras dan Ribuan Rokok Ilegal di Pelalawan (foto:Risky/segmennews.com)

Pangkalan Kerinci(SegmenNews.com)- Pasca diamankan 3 truk bermuatan 7.884 botol minuman keras merk jose cuervo, 2.150 pak rokok dan 533 jeriken oli merk suniso, Selasa dini hari kemarin. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan pemilik barang ilegal tersebut.

Sejauh ini aparat kepolisian hanya mengamankan tiga orang sopir truk yang mengangkut barang ilegal tersebut, mereka adalah RP, RB dan JI.

“Pemiliknya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” kata Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan didampingi Pabung 013/KPR Mayor Untung Suswanto, Rabu (18/4/18).

Diakui Kaswandi, penangkapan barang ilegal tersebut berkat kerjasama antara kepolisian dan aparat TNI.

Bermula dari informasi yang diperoleh tim Polda Riau dan TNI, Senin (16/4/18) ada barang ilegal masuk ke Riau dari Kepri.

Kedua tim lalu melakukan giat gabungan, Selasa dini hari dan berhasil mengamankan 3 truk berikut barang bukti saat melintas di Jalan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti.

“Saat ini para sopir dan barang bukti sudah kita amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Menurut keterangan sopir, beber Kaswandi lagi, barang ilegal tersebut akan dibawa menuju Bandung. Namun penerimanya masih dalam penyelidikan.***(Ris)

Bupati Mursini Buka Workshop Reformasi Birokrasi Daerah

Bupati Mursini Buka Workshop Reformasi Birokrasi Daerah

Kuansing(SegmenNews.com)- Bupati Kuantan Singingi ( Kuansing ) Drs.H.Mursini MS.i membuka secara resmi acara workshop Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Kabupaten/Kota yang menjadi Piloting Tim Asistensi Reformasi Birokrasi Daerah di gedung Narosa Rabu,(18/05/18).

Dalam Sambutannya Bupati Mursini menyampaikan, bahwa Pemda Kuansing telah berupaya meningkatkan tanggung jawab dan daya tanggap pemerintah dalam perluasan, dan dan peningkatan kualitas pelayanan Publik kepada seluruh lapisan masyarakat.

Hal itu masih banyak lagi titik berat pembangunan masyarakat dalam rangka peningkatan akualitas SDM kuansing, dengan arah kebijakan pembangunan Daerah pada bidang Infrastruktur Pembangunan dan pemeliharaan jalan, Jembatan, Bidang Ekonomi.

Dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing, berbasis pertanian dan pariwisata, serta bidang pendidikan dan kesehatan dengan meningkatkan kemampuan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan dalam Visi Kabupaten Kuansing 2016-2021 yaitu Terwujudnya Kabupaten Kuantan Singingi yang unggul, Sejahtera dan Agamis di Prov.Riau Tahun 2021.

Dan melalui Misi Kuansing pemerintah ingin mewujudkan Pemerintah yang berorientasi pada hasil atau kinerja, sehubungan dengan upaya tersebut maka sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang telah do bangun dalam rangka upaya mewujudkan good governance dan sekaligus result orientid Goverment.

Selanjutnya Bupati dalam sambutannya kedepannya adalah anggaran negara kita baik pusat maupun di daerah menjadi anggaran berbasis Kinerja, yaitu anggaran yang di hitung dan di susun berdasarkan perencanaan kerja, atau dengan kata lain di hitung dan di susun berdasarkan kebutuhan untuk menghasilkan output dan outcome yang di inginkan masyarakat.

Di akhir sambutannya Bupati menyampaikan harapannya kepada kepala OPD di Kuansing serta kepada seluruh peserta dapat memahami Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ( SAKIP)  dan berkomitmen untuk dapat menyelaraskan dokumen perencanaan RPJMD, RENSTRA, Rencana Kerja, Rencana Aksi, cascading serta bagaimana membuat dan menyusun laporan Ki erja instansi pemerintah (LKjlP) yang benar.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa hasil evaluasi Akuntabilitas Kinerja Pemda Kuansing 3 tahun terakhir dengan predikat C , tahun 2017 predikat CC atau memperoleh 51.62, dengan pemahaman yang baik serta komitmen untuk melakukan perbaikan Mala penilaian terhadap laporan Kinerja instansi kedepannya menunjukakn peningkatan menuju Predikat B, sebut Bupati.***(Lin)

Posko Pengaduan Bawaslu Riau Mencapai 3.598

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Hingga saat ini Posko Pengaduan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)Provinsi Riau telah mencapai 3.598 unit.

Posko-posko pengaduan diperuntukkan bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai Daftar Pemilihan Tetap (DPT) untuk pemilihan Gubernur Riau ini, didirikan di rumah-rumah pengurus Panwaslu Kecamatan, Desa dan Kelurahan di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.

Sementara sektetariat Panwaslu Kecamatan di Kabupaten/Kota Riau berjumlah 1.534 rumah.

Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan berharap, kinerja Panwaslu lebih maksimal, dan masyarakat yang belum terdaftar untuk pemilihan gubernur Riau bisa terbantu.***(rls).

Sekda Inhil Said Syarifuddin Membuka Pemilihan Genre

Tembilahan(SegmenNews.com)- Pemilihan duta Genre dan ajang Kreativitas Remaja tingkat Provinsi Riau TH 2018 yang di pusatkan di Kabupaten Inhil Gedung engku kelana Tembilahan, Senin (16/4/2018) di buka lansung Pjs.Bupati yang di wakili Sekda Said Syarifuddin turut di hadiri Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN RI, Eka Sulistia Ediningsih, SH dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Agus Putro Proklamasi, Unsur Forkopimda Inhil dan seluruh peserta dari 11 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau.

Ajang Pemilihan Duta Genre & Kreativitas Remaja Provinsi TH 2018 terleksana berkat kerjasama BKKBN Provinsi Riau dan DP3AKB Inhil yang bekerjasama dengan PKBI dan Forum Genre Provinsi Riau diikuti 300 Remaja dari 11 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau yang di laksanakan dari tanggal 15-18 April 2018 dengan tema: “melalui pemilihan Duta GENRE & Ajang Kreativitas Remaja Kita Tingkatkan Ketahanan Remaja Melalui saatnya yang muda yang berencana”.

Hasil dari pemilihan duta gendre & ajang kreativitas remaja Provinsi Riau TH 2018 untuk mewakili Provinsi Riau dalam Pemilihan Duta genre tingkat Nasional.

Pada kesempatan tersebut juga di lakukan Pelantikan forum gendre Provinsi Riau Priode 2018-2019 oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Agus Putro Proklamasi.

Untuk di ketahui, Pemilihan Duta Genre & Kreativitas Remaja Provinsi Riau TH 2018 ini sudah yang ke-12 kali di laksanakan untuk tingkat Provinsi Riau.

Sambutan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Agus Putro Proklamasi mengatakan, Perlu kita lestarikan kegiatan seperti ini. Karena, pemuda merupakan garda terdepan untuk memberantas trias Remaja Pusat Informasi Konseling Remaja (PIKR) yaitu Seks bebas, pernikahan dini dan penyalah gunaan narkoba. Sehingga kedepan remaja dapat mewujudkan masa depan Indonesia yang merupakan generasi emas, berdaulat dan mandiri. ***(Adv/diskominfo)

Kembalikan Siswa, Kepsek SMA 1 Kepenuhan Motivasi Siswa Lanjutkan Pendidikan

Kembalikan Siswa, Kepsek SMA 1 Kepenuhan Motivasi Siswa Lanjutkan Pendidikan

Kepenuhan(SegmenNews.com)- SMA Negeri 1 Kepenuhan melaksanakan kegiatan pengembalian siswa/i kelas XII, Selasa (17/04/18). Kepsek SMA 1 Kepenuhan, Muhammad Ardi SS,M.Pd

memberikan Motivasi siswa untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi.

Setelah menempuh selama tiga tahun, akhirnya 103 siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu dipulangkan kepada orang tuanya. Anak didik berjanji kelak tidak akan melupakan jasa guru yang telah mendidik dan membina mereka selama tiga tahun.

Proses pemulangan siswa tersebut ditaja dalam acara Resepsi perpisahan yang dihadiri oleh perwakilan Bupati Rokan Hulu, Ketua PGRI, DR. Adolf Bastian, M.Pd, Kepala Cabang Dinas Kabupaten Rokan Hulu Dinas Pendidikan Propinsi Riau Bapak Hamdan Nasutio, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hulu Bapak H. Ibnu Ulya, M.Si, Camat Kepenuhan Bapak Sakroni, S.Sos, dan jajaran Upika, Pemangku Adat Luhak Kepenuhan Datuk Bendahara Sakti, Komite Sekolah.

Kegiatan ini dimeriahkan dengan penampilan snggar seni senarai SMAN 1 Kepenuhan, dipimpin Pembina Seni Ibuk Siti Khadijah, disambut dengan tradisi Luhak Kepenuhan yaitu, tari persembahan dan drama cerita rakyat, juga menapilkan pajangan pameran hasil karya siswa selama satu tahun yang telah berjalan.

Kepala SMA Negeri 1 Kepenuhan, Muhammad Ardi SS,M.Pd mengungkapkan, 103 anak didik kelas XII pada hari ini akan dipulangkan kembali ke orang tuanya, setelah tiga tahun belajar di sekolah ini dengan berbagai macam kelakuan suka dan duka.

“Ada yang sudah kerap dipanggil guru dan bahkan ada yang dipanggil orang tuanya, namun kami memberikan motifasi tak lain tujuannya untuk masa depan anak didik. Jaga nama baik Almamater SMAN 1 Kepenuhan, dannlajutkan ke perguruan tinggi. Setelah Ananda berhasil kelak jangan lupa kami disini dan bangunlah daerah sesuai dengan perkembangan Zaman,” ujarnya

Pesan yang sama disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hulu, siswa dan siswi janganlah bosan menuntut Ilmu, lanjutkanlah setelah ini ke Perguruan Tinggi.

Karna zaman sekarang tanpa ilmu tidak akan berhasil. Karena Daerah Rokan Hulu membutuhkan Putra-putri terbaik dalam membangun Kabupaten Rokan Hulu kedepan nya siswa/i semualah sebagai generasi penerus untuk masa yang akan datang.

Dan juga sambutan dari Ketua PGRI Rokan Hulu mengatakan, setelah ananda tamat nanti sambunglah pendidikan ke jenjang perguruan tinggi minimal yang ada didaerah rokan Hulu ini jangan hanya sampai dijenjang SMA ini saja, karna masa depan ananda semuanya masih cerah belum terlambat.

Pemulangan Siswa Kepada Orang tua tersebut ditandai dengan Pelepasan Topi Sekolah oleh Kepala Sekolah dan disertai dengan Pengalungan Gordon ( Medali ) Alumni yang di saksikan dan didampingi oleh orang tua siswa.***(fit/rls)

32 Petani Siak Diberangkatkan ke Bandung  

Siak(SegmenNews.com)- Kabar gembira bagi 32 orang Petani cabe asal Kabupaten Siak, mereka mendapat kesempatan untuk studi lapangan. Bagaimana menjadi petani cabe dan peternak ikan yang sukses dengan mengikuti program pelatihan tanaman cabe dan budidaya ikan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Cikole Lembang Bandung.

Kegiatan ini kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, juga bersama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang Bandung.

Program ini kita lakukan dalam mendukung kebangkitan para petani cabe di Kabupaten Siak, terutama dalam meningkatkan kualitas dan produksi tanaman cabe di wilayah Kabupaten Siak.

32 orang petani asal Kabupaten Siak sedang melakuan studi lapangan di Bandung, untuk mengikuti pelatihan tanaman cabe dan budidaya ikan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Cikole Lembang Bandung.

Hal ini di ungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Siak Budiman Safari, saat di konfirmasi melalui Whatsapp, Rabu siang (18/04/2018).

Dikatakan Budiman, Kabupaten Siak memiliki potensi sebagai daerah pertanian penghasil cabe karena tanahnya sangat subur dan di tambah curah hujan yang intensitas sedang.

Menjadikan daerah ini mudah di tumbuhi oleh tanaman cabe dan sejenisnya, kemudian potensi budidaya ikan juga sangat bisa untuk di kembangkan di siak. Untuk itu petani kita mendapat kesempatan untuk belajar langsung di Lembang Bandung.

“Untuk mendukung hal tersebut kita telah berangkatkan mereka pada tanggal 15 April kemarin, mereka berada di sana sampai dengan 10 mei 2018 akan datang. peserta yang kita berangkatkan berjumlah 32 orang saat ini seluruh peserta sudah berada di Lembang Bandung. Menurut rencana mereka berada di sana  mengikuti pelatihan selama 25 hari,” terang Budiman.

Ditambahkannya lagi, Mereka nantinya akan di bimbing oleh orang-orang yang berpengalaman, bagai mana cara mengembakan mensosialisasikan pasca panen Industri pengolahan cabe ataupun kian catfsh sekala rumah tangga atau kelompok wirausaha.

Disinggung masalah biaya transportasi, mereka dibiayai oleh PT BSP melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang mereka miliki.   Pada kegiatan pelatihan yang digelar di BLK Lembang Bandung ini, ada Dua kelas yang diikuti oleh para petani, yakni pelatihan tanaman cabe dan pelatihan budidaya ikan (catfish) dan seusainya mereka studi lapangan mereka mendapat sertifikat berstandar Internasional tentang budidaya cabe dan ikan.

“Kita mengharapkan diberangkatkannya para petani asal Kabupaten Siak ini,  sekembalinya ke Siak mereka langsung menerapkan ilmu yang di dapat dan menularkan ilmunya kepada para petani yang lain. Sehingga kebutuhan cabe di kabupaten siak dapat terpenuhi,” himbau Budiman.

Sementara itu salah seorang peserta pelatihan Ijal 32 tahun asal Mempura saat di hubungi mengatakan, merasa bangga dan berterimakasih kepada Pemkab Siak yang telah menunjuk dirinya sebagai peserta pelatihan sebagai peternak ikan.

Sebagai peternak ikan yang masih fomula ijal hanya mengandalkan ilmu otodidak (belajar sendiri) saja. Tidak pernah mendapat ilmu seperti sekarang ini.

“Ternyata banyak hal yang saya dapat kan di sini, selain ilmu dan juga pengalaman bagai mana membudidaya ikan catfish untuk petani atau nelayan tambak dengan teknologi. selama ini saya belajar hanya mendapatkan pengalaman dari teman, namun setelah tau saya tambah bersemangat untuk beternak ikan,” terang Ijal.***(Rinto/rls)

Reses, Nono Patria Janjikan Wilayah Luberti Insfrastrukstur Jalan

Reses, Nono Patria Pratama Janjikan Wilayah Luberti Insfrastrukstur Jalan

Rohul(SegmenNews.com)- Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu menjanjikan merealisasikan pembangunan insfrastruktur jalan sesuai harapan masyarakat Lubuk Bendahara Timur, Kecamatan Ujung Batu.

Janji tersebut disampaikan saat reses dikantor desa setempat, Rabu (18/4/2018) pagi.

Adapan aspirasi masyarakat yakni seperti masyarakat membutuhkan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan gantung, listrik, gaji guru MDTA, perlengkapan posyandu, meminta gendang gong budaya lubuk bendahara timur, minta bibit aren dan meminta air bersih.

Nono Patria Pratama anggota dprd rohul juga ketua praksi golkar komisi IV menyampaikan dalam sambutannya bahwa ia akan memperjuangkan semua aspirasi masyarakat terutama infrastruktur jalan dan jembatan untuk desa lubuk bendahara timur.

“Saya akan usahakan masyarakat lubuk bendahara timur bisa menikmati infrastruktur jalan, semua jalan disini akan saya usahakan 2019 mendapat pengaspalan jalan dan dapat jembatan gantung yang diganti dengan jembatan besi. Untuk itu saya akan bekerja sama dengan PU untuk bisa merealisasasikan pengaspalan jalan di lubuk bendahara timur,” kata Nono Patria pratama.

Nono Patria Pratama sampaikan lagi bahwa untuk infrastruktur jangan terlalu dipikirkan serahkan semuanya kepada pemerintah dan anggota dprd yang akan menyelesaikan permasalahan masyarakat.” Infrastruktur akan kami selesaikan masyarakat jangan terlalu memikirkan yang dipikirkan sekarang bagaimana cara meningkatkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Kepala desa lubuk bendahara timur (luberti), Arwin Hadi berharap semoga dprd rohul lewat ketua komisi IV Nono Patria Pratama bisa merealisasikan semua aspirasi masyarakat.***(fit)

Pemda Meranti Rakor Review Narasi dan Matriks Rencana Aksi Daerah SDGs

Pemda Meranti Rakor Review Narasi dan Matriks Rencana Aksi Daerah SDGs

Meranti(SegmenNews.com) – Pemerintah Kepulauan Meranti dalam hal ini Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepulauan Meranti menggelar rapat koordinasi (Rakor), Revies Narasi dan Matrik Rencana Aksi Pembangunan Daerah Berkelanjutan (SDGs).

Keegiatan ini dalam rangka menjaga pembangunan demi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan itu, dipusatkan di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (18/4/2018).

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Bappeda Kepulauan Meranti H. Mamun Murod, Nrasumber dari Bappeda Provinsi Riau, Kepala Dinas/Badan dan Bagian dilingkungan Pemkab. Meranti.

Seperti dijelaskan oleh Kepala Bappeda Meranti, kegiatan ini sangat penting dalam menyempurnakan narasi dan matrik rencana akai daerah yang telah disusun oleh seluruh OPD yang ada. Sehingga tersusun rencana aksi daerah yang benar-benar sesuai dengan kondisi yang dihadapi dan kebutuhan masyarakat daerah.

Dan yang tak kalah penting adalah menjalankan amanat Peraturan Presiden, yang mengintruksikan dalam setiap penyusunan rencana pembangunan daerah harus mencantumkan SDGs.

Dalam rapat yang melibatkan seluruh OPD dilingkungan Pemkab. Meranti tersebut diinformasikan Provinsi Riau telah ditunjuk oleh Bappenas untuk menjadi percontohan SDGs karena dianggap paling siap. Selama itu berlangsung Provinsi Riau telah didatangi oleh Pemda Provinsi seperti Provinsi Jawa Barat, Banten, dan lainnya. Seperti diakui oleh pihak Bappeda Provinsi Riau, dengan pertimbangan pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan telah terpilih 3 Kabupaten menjadi asistensi SDGs Provinsi Riau, salah satunya Kepulauan Meranti, Kota Meranti.

Adapun beberapa poin yang menjadi fokus penyusunan SDGs meliputi beberapa indikator yakni  Tanpa Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Kehidupan Sehat dan Sejahlera, Pendidikan Berkualitas, Kesetaraan Gender, Air Bersih dan Sanitasi Layak, Energi Bersih dan Terjangkau, Pekerjaan Layak dan Penumbuhan Ekonomi, Industri. Inovasi dan Infrastruktur, Berkurangnya Kesenjangan, Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, Penanganan Perubahan lklim, Ekosistem Lautan, Ekosistem Daratan,  Perdamaian. Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dari penjelasan dari Pemerintah Provinsi dari hasil Review Bappeda Provinsi beberapa Matriks dan Narasi SDGs Kabupaten Meranti, masih perlu penyempurnaan di beberapa indikator. Salah satunya pengisian Form yang mencantumkan objek pertimbangan SDGs, salah satunya ketersediaan pelabuhan strategis dan lainnya.

Menyikapi masalah ini OPD terkait diminta untuk menyempurnakan Matriks indikator SDGs itu. Dalam kegiatan itu masing masing Pokja bergerak cepat untuk mencapai target penuntasan SDGs paling tidak mencapai 90 persen.***(Dham)

Posko Pengaduan Panwaslu Pekanbaru Rekomendasikan 27 Warga Masuk DPT

Posko Pengaduan Panwaslu Pekanbaru Rekomendasikan 27 Warga Masuk DPT

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Posko pengaduan Panwaslu yang diaktifkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau di rumah-rumah Panwaslu telah berdampak positif. Saat ini telah direkomendasikan 27 warga untuk dimasukkan pada Daftar Pemilihan Tetap (DPT) KPU Pekanbaru.

“Hingga kemarin tanggal 17 April 2018, Panwaslu kota Pekanbaru sudah merekomendasikan ke KPU Kota Pekanbaru sebanyak 27 orang untuk di masukkan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT),” ujar Rizqi Abadi S.I.Kom, anggota Panwaslu Kota Pekanbaru divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Rabu (18/4/18).

Sesuai data, 1. Kecamatan Tampan, 6 orang (4 orang warga biasa, dan 2 orang Bacaleg).

2. Kecamatan Bukit Raya, 6 Orang (5 orang warga biasa, 1 orang Bacaleg).

3. Kecamatan Tenayan Raya, 7 orang (6 orang warga biasa, 1 orang Bacaleg).

4. Kecamatan Lima Puluh, 2 orang (1 orang warga biasa, 1 orang Bacaleg).

5. Kecamatan Rumbai, 5 Orang (4 orang warga biasa, 1 orang Bacaleg).

6. Kecamatan Payung Sekaki, 1 orang (Bacaleg).

Posko pengaduan se-kota Pekanbaru berdiri 232, kata Rizki, 27 warga telah mendaftar menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) ke posko pengaduan di 6 kecamatan kota Pekanbaru.

Selain warga biasa, terdapat 6 orang bakal calon legislatif yang mendaftar di posko pengaduan se-kota Pekanbaru via whatsApp.***(rls)