Beranda blog Halaman 1515

Alfedri Ingatkan Masyarakat Bayar Zakat

Siak(SegmenNews.com)- Plt Bupati Siak Drs.H.Alfedri M.Si mengingatkan masyarakat Muslim terutama masyarakat kecamatan Dayun agar meningkatkan kesadaran untuk mengeluarkan Zakat.

Hal itu diingatkannya pada acara pendistribusian Zakat Tahap 1 di masjid Baiturrahman kampung Pangkalan Makmur Kecamatan Dayun, Jumat (06/04/18)

Alfedri menyebutkan, potensi Zakat di Kecamatan Dayun secara keseluruhan cukup besar, karena rata-rata masyarakat Dayun petani Sawit yang sudah berpenghasilan cukup memuaskan, Maka dari itu diharapkan dapat menunaikan zakatnya.

Dikatakan Alfedri, jika pengumpulan zakat semakin meningkat, maka akan lebih banyak warga kita yang kurang mampu akan terbantu.

Lanjut di sampaikannya dalam hal untuk meningkatkan pengumpulan zakat di kabupaten Siak. ini merupakan tugas kita semua saling mengingatkan terutama para  camat, kepala kampung, para ustad dan pemuka masyarakat agar secara bersama-sama untuk memberikan sosialisasi serta mengajak para masyarakat terutama masyarakat yang  mempunyai penghasilan lebih agar membayarkan zakatnya kepada BAZNAS atau UPZ yang telah di bentuk di setiap kampung.

“Kalau pengumpulan Zakat kita semakin  besar, maka tingkat kemiskinan di masyarakat kita juga akan berkurang, apalagi saat ini BAZNAS  Kabupaten Siak telah memprogramkan  bahwa zakat yang di distribusikan tersebut lebih banyak kepada pola produktif yang bisa menciptakan lahan pekerjajaan baru bagi mustahik yang mau membuka usaha  seperti industri Rumah Tangga.
Pola produktif seperti ini merupakan upaya BAZNAS agar zakat yang di salurkan bisa berdaya guna,” tutup Alfedri.***(Rinto)

Kadis PMK Siak Pimpin Pertandingan Sepakbola

Kadis PMK Siak Pimpin Pertandingan Sepakbola

Siak(SegmenNews.com)- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Siak, berkunjung ke Kabupaten Kampar, kunjungan tersebut dirangkai dengan kegiatan pertandingan sepakbola persahabatan

Pertandingan persahabatan antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Siak, dengan Kuok All Star FC dari Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar, yang di pusatkan di lapangan bola Kecamatan Kuok, pada Jum’at sore (6/4/2018).

Dalam kesempatan ini, Kadis PMK Yurnalis sekaligus kapten tim mengatakan, untuk menjalin silaturahmi tidak harus dengan kegiatan formal. Akan tetapi melalui pertandingan persahabatan seperti ini juga bisa.

“Alhamdulillah melalui pertandingan ini, saya sangat senang, karena bisa berjumpa lagi dengan sahabat saya semasa SMA dulu”, kata pria yang lahir di Bangkinang 46 tahun yang lalu itu.

Masih kata Yurnalis, kalah dan menang itu hal biasa didalam sebuah pertandingan, akan tetapi Persaudaraan yang kami cari di dalam pertandingan ini.

Sebelum Pertandingan dimulai, dilaksanakan terlebih dahulu penyerahan cenderata mata, berupa maket Istana Siak dari Kadis PMK Yurnalis kepada Kepala Desa Empat Kuok Muallimin.***(Rinto)

Pemprov Kepri Bersama Bank Riau Kepri Tanam 1000 Pohon Angsana

Pemprov Kepri Bersama Bank Riau Kepri Tanam 1000 Pohon Angsana

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Sempena peringatan Hari Air sedunia ke-26 tahun 2018. Gubernur Kepulauan Riau Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si bersama Wakil Gubernur Isdianto menanam 1.000 pohon angsana merupakan Corporate Social Resposibility (CSR) dari Bank Riau Kepri.

Penanaman pohon yang dilaksanakan di kawasan Dompak, Tanjung Pinang, Jum’at (6/4/2018) ini dihadiri juga oleh
Sekda Kepri DR. H. TS Arif Fadilah, S.Sos, M.Si, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Dr. Asri Agung Putra, SH, MH serta Pj Walikota Tanjung Pinang Drs. H. Raja Ariza dan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari.

Penanaman 1.000 pohon ini guna mendukung upaya Pemerintah Kepulauan Riau melakukan program penghijauan di kawasan Dompak. Turut hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepulauan Riau Abu Bakar.

Sedangkan dari Bank Riau Kepri turut hadir Pemimpin Divisi Umum Andi mulya beserta Pemimpin Divisi Hukum Irianto, Pemimpin Cabang Tanjung Pinang Fajar Restu, Pemimpin Cabang Batam Burhan dan Pemimpin Desk Corsec Winovri.

Gubernur Kepulauan Riau Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si mengapresiasi Bank Riau Kepri yang ikut serta berkomitmen melakukan penghijuan di kawasan Dompak.

Ia menyampaikan Pemerintah Provinsi Kepri akan terus menggesa pembangunan di daerah Dompak guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ketersediaan infrastruktur yang memadai juga harus didukung dengan lingkungan yang baik.

Kejati Kepri Dr. Asri Agung Putra, SH, MH juga menyampaikan bahwa Penanaman pohon adalah upaya kita dalam menjaga ketersediaan air di bumi ini.

Asri melanjutkan, dipilihnya pulau Dompak untuk acara peringatan hari air sedunia 2018 menurutnya sangaat tepat. Karena Dompak sebagai kawasan yang akan direvitalisasi sebagai ikon ibukota.

Salah satu unsur utamanya adalah ketersediaan air bersih. Kejati Kepri akan ikut berperan dalam bekerja sama dengan Pemerintah Kepulauan Riau serta Bank Riau Kepri dalam rangka meningkatkan pembangunan di Kepri.

Masih pada acara yang sama Direktur Utama Bank Riau Kepri, DR. Irvandi Gustari menyampaikan akan selalu mendukung upaya Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk melestarikan lingkungan sekitar.

Kegiatan penanaman 1.000 pohon angsana ini merupakan wujud nyata kepedulian Bank Riau Kepri terhadap kelestarian alam yang mendukung terjaganya sumber air, mencegah banjir dan sekaligus menghijaukan kawasan Dompak.

Bank Riau Kepri akan mendorong pertumbuhan perekonomian di Kepri dan selalu berupaya melakukan fungsi intermediasinya dengan maksimal serta dukungan seluruh stake holder dan share holder.***(chir)

Legenda Histori Siak – Kampar

Legenda Histori Siak – Kampar

Siak dan Kampar mempunyai pertalian histori, dimana pada masa Kesultanan Siak, salah seorang penasehat Sultan adalah Datuk Kampar, diantara tiga Datuk lainnya, yaitu Datuk Lima Puluh Kota, Datuk Tanah Datar dan Datuk Tanah Pesisir

Keempat Datuk tersebut merupakan Dewan Penasehat atau Dewan Pertimbangan Sultan. Sebelum Sultan memutuskan berbagai kebijakan kerajaan, maka Sultan meminta pertimbangan atau saran dari keempat Datuk tersebut.

Artinya keempat Datuk merupakan sumber kebijakan Sultan dalam melaksanakan roda pemerintahan dan kemasyarakatan.

Dalam rangka mempererat hubungan kedua daerah, maka Pemerintah Kabupaten Siak melakukan diaspora atau pengulangan sejarah masa lalu dengan melakukan kunjungan kerja ke Pemkab Kampar.

Kunjungan kerja Pemkab Siak ini, di pimpin oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kab.Siak Jamaluddin. Dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi, juga untuk belajar tentang pembudidayaan Limau kuok dan juga patin kolam ini, Kamis (5/4/2018).

“Limau Kuok merupakan Limau yang pernah menjadi primadona di Indonesia, dan itu berasal dari Kabupaten Kampar pada tahun 1980an. Oleh karena itu, kami ingin belajar cara menanam Limau Kuok tersebut”, kata Asisten Administrasi Umum Setda Kab.Siak Jamaluddin.

Lanjut Jamaluddin, pembudidayaan ikan patin kolam di Kabupaten Kampar sudah berhasil. Untuk tahun 2017 saja, informasi yang kami dengar sudah mencapai angka 22 ton ikan patin yang sudah di panen.

“Oleh karena itu, mengingat bahwa tanah Kabupaten Siak dengan Kabupaten Kampar kondisi nya hampir sama, dan Siak juga memiliki sungai yang sama dengan yang ada di Kampar. Kami ingin mencoba membudidayakan Limau dan Patin Kerambah tersebut”, jelas Jamaluddin.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kampar Cater Dugem Susanto yang menyambut langsung Kuker Pemkab Siak mengatakan, ucapan selamat datang dan terimakasih kepada Pemkab Siak yang telah memilih Kabupaten Kampar sebagai tempat kunjungan kerja.

“Untuk Limau Kuok, ditahun 1980an memang menjadi primadona di Indonesia. Akan tetapi semenjak terserang hama, jeruk Kuok mulai di lupakan dan sekarang kami juga ingin kembali menghidupkan nama Limau Kuok yang telah hilang tersebut”, ucap Wabup Kabupaten Kampar itu.

Untuk pembudidayaan jeruk Kuok dan ikan patin Kerambah, nantinya Bapak beserta rombongan akan kami bawa langsung ke lokasi pembudidayaannya. Ini bertujuan untuk membantu bapak dan ibuk mencari dan mendapatkan informasi secara langsung.

Sesuai berdialog, Jamaluddin beserta rombongan di bawak ke lokasi yang dimaksud. Yakni ke perkebunan kebun Limau Kuok di Kecamatan Kuok, dan pembudidayaan patin kolam sekaligus ke Kampung Patin di Desa Koto Masjid yakni Sentra penyalai/pengasapan ikan patin dengan produksi 3 ton/hari dan Kerambah Terapung di Danau PLTA Koto Panjang.

Dalam Kuker ini, Asisten Administrasi Umum Jamaluddin, juga didampingi oleh Kepala Dinas Infokom Arfan Usman, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Kampung Yurnalis, Kadis Peternakan dan perikanan Susilawati, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Wan Ibrahim Surjidan Kabag Humas Wan Saiful Effendi.***(rls)

Ini Alasan Hakim Bebaskan Tersangka Karhutla Berusia 79 tahun

Meranti(SegmenNews.com)- Dr Sutarno SH, MH, Hakim Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis memutuskan melepaskan Katiman (79) tersangka Karhutla. Katiman hanya dikenakan tahanan rumah selama 210 hari dan membayar denda Rp1 juta.

Putusan itu dibacakan, Jum’at (06/04/2018) di PN Bengkalis, Jalan Yos Sudarso, Selatpanjang. Hakim Ketua Dr Sutarno didampingi Hakim Anggota I Zia Uljannah Idris, SH, Hakim Anggota II Aulia Fhatma Widhola, SH,MH. Dengan Jaksa Penuntut Umum Lita Warman, SH, MH, dibantu Panitera sidang Hendrizal.

Usai membacakan putusan, Dr Sutarno menjelaskan bahwa putusan yang diambilnya tidak semata-mata ada kepentingan lain. Dirinya mengakui pria tua yang sudah lanjut usia, bahkan dengan keadaan sakit sangat tidak memungkinkan dijerat dengan hukuman seperti yang ditetapkan.

“Hati nurani saya tersentuh, ketika melihat kakek tua itu masuk keruangan sidang dengan keadaan sangat memperihatinkan, kami dari majelis hakim sebenarnya bukan ajang balas dendam, menvonis yang salah tanpa memikirkan rasa pri kemanusiaan,” terang Dr Sutarno.

Menurutnya, perbuatan yang dilakukan Katiman (79) yakni terjadinya kebakaran lahan di Desa Beting, Kecamatan Rangsang beberapa bulan yang lalu disinyalir unsur ketidaksengajaan. Namun, proses hukum tetap berjalan.

“Proses hukum tetap berjalan, namun kita memberikan pertimbangan, mengingat kondisi tubuh sakit-sakitan dan umur sudah lanjut usia, kita mempertimbangkan itu,” bebernya.

Dikatakan Dr Sutarno, jika mengikuti prosedural. Katiman dikenakan pidana 1,5 tahun penjara, tapi dengan kondisi sudah tidak berdaya pihaknya mengambil sikap perikemanusiaan.

“Kita mengambil sikap perikemanusiaan, ketika membacakan putusan tadi, saya katakan apakah terdakwa sanggup membayar uang denda tahanan 1 juta rupiah, kalau tidak sanggup saya yang bayar uang dendanya,” cerita Dr Sutarno.***(Dham)

Hadiri Forum Komunikasi Daerah Penghasil Sagu, Said: Kita Harap Forum Ini Dapat Memperjuangkan Daerah-daerah Penghasil Sagu

Inhil (SegmenNews.com) – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggelar Focus Group Disscussion (FGD) atau Forum Komunikasi Kabupaten Penghasil Sagu, Kamis (5/4/18) siang.

Sebagaimana diketahui bahwa Apkasi memiliki Visi “Terwujudnya penyelenggaraan Otonomi Daerah (Otda) yang luas, nyata, dan bertanggung jawab guna mencapai tujuan nasional dalam wadah NKRI.”

Tugas pokok Apkasi ialah memfasilitasi kepentingan pemerintah kabupaten dalam penyelenggaraan otda melalui peran advokasi, mediasi dan fasilitasi dengan lembaga pemerintah serta non pemerintah, baik dari dalam maupun luar negeri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Salah satu fungsinya yaitu menjadi mitra kritis dan strategis pemerintah dalam penyusunan kebijakan nasional tentang pemda, serta mendorong promosi potensi daerah untuk meningkatkan pencitraan daerah dalam rangka menghadapi persaingan di tingkat global.

Sebagai mitra pemerintah untuk mendorong promosi potensi daerah tersebut, maka digelar forum ini bertujuan untuk membentuk Aliansi Pemerintah Daerah Penghasil Sagu.

Tujuan khususnya bertumpu pada pengembangan sagu dengan cara mengembangkan tumpang sari sagu, itik, sapi, dan ikan, atau palawija/ hortikultura. Selain itu, membangun kapasitas kelembagaan kelompok tani berbasis sagu, memperluas industri gula cair sagu sebagai Usaha Kecil Menengah (UKM), serta memperluas pelepasan varietas sagu lokal.

Bertempat di Sekretariat Apkasi, Gedung Sahid Sudirman Center lantai 21 Jalan Jenderal Sudirman Kav 86 Jakarta Pusat, forum tersebut dihadiri Penasehat Khusus Apkasi Prof Ryaas Rasyid, seluruh kepala daerah penghasil sagu, Prof Dr Ir HMH Bintoro MAgr selaku pembicara, dan para undangan. Bertindak sebagai moderator adalah Bupati Kepulauan Meranti.

Pada kesempatan itu, kehadiran Pjs Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil H Said Syarifuddin, didampingi Kepala Dinas Perkebunan Inhil Drs H Ediwan Sasby, Kepala Sub Bagian Pem Otda Hj Marini, serta Staf Bagian Pem Otda Nursila.

Dalam presentasinya, Prof Bintoro menjelaskan bahwa sagu berkontribusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. “Sagu punya potensi luar biasa yang harus dikembangkan ke seluruh Indonesia. Peluang pengembangan sagu itu di antaranya dengan melestarikan ekosistem gambut, trdapat di daerah pinggiran/ perbatasan, pemenuhan kebutuhan masyarakat, dan penghasilan tambahan melalui sistem tumpang sari berbasis sagu,” paparnya.

Menurutnya teknik tumpang sari memiliki banyak manfaat, di antaranya dapat memberikan lapangan pekerjaan, pengelolaan kebun sagu yang intensif, sistem ijon pada kebun sagu masyarakat menurun, masyarakat perambah bakau menurun, serta turunnya tingkat pembukaan lahan dengan cara dibakar.

“Masalah pola tanam sagu selama ini adalah rendahnya pemeliharaan oleh petani, jadi dalam hal ini petani kita perlu mendapatkan pelatihan dan pemahaman yang lebih baik,” terangnya.

Sementara itu Said Syarifuddin mendukung tujuan forum ini. Ia menilai bahwa untuk mengembangkan sagu dubutuhkan kerjasama seluruh daerah, mengingat para petani sagu masih belum mendapat perhatian. “Kami mendukung ini, karena perlu kekuatan bersama. Jika seluruh daerah sudah bersatu padu, maka potensi pengembangan sagu dapat dilakukan dengan baik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa sagu di Inhil terdiri dari 2 jenis, yaitu berduri dan tidak berduri.

“Ke depannya kita berharap forum ini dapat memperjuangkan daerah-daerah penghasil sagu sehingga petani sagu dapat lebih sejahtera dan bisa menyatukan kekuatan agar sagu di Inhil dan di Indonesia akan menjadi perhatian semua pihak,” harapnya.

Namun sebaiknya, lanjut Said pengembangan sagu ini hendaknya dimasukkan terlebih dahulu ke dalam kebijakan nasional. Karena selama ini minat masyarakat mengkonsumsi sagu masih rendah.

Rapat diakhiri dengan penandatanganan deklarasi dan penyusunan struktur kepengurusan Forum Komunikasi Kabupaten Penghasil Sagu Seluruh Indonesia (Fokus Kapasindo).

Potensi perkebunan di kab Inhil.

Dari luasan perkebunan rakyat  596.283 Ha dgn 9 komoditas salah satunya adalah sagu dgn luasan 17.996 Ha atau 2,38 %., memiliki potensi utk dikembangkan dan merupakan komoditas pangan akternatif yg sangat penting dlm mendukung kedaulatan pangan dan energi akternatif. Dgn Fgd ini diharapkan daerah2 kab penghasil sagu melalui Apkasi bersama MASSI/masyarakat sagu Indonesia melalui FGD membentuk wadah Forum komunikasi pemerintah daerah penghasil sagu dgn nama FOKUS KAPASINDO berindukkan kepada Afkasi.

Sagu Inhil dengan nama sagu Bestari (bersama sejahterakan rakyat Indragiri). Sebagai varietas unggul tanaman sagu yang pelepasannya pada tahun 2017. Oleh kemwnterian tanaman pangan RI. Yang memiliki ciri karakter berbeda degan varietas sagu lainnya antara lain:

1. Varietas sagu molot asal maluku dan Varietas sagu Selat Panjang

Asal usul sagu bestari, sudah berkembang sejak dulu di Inhil dan merupakan tanaman hutan bukan budidaya sagu. keragaman tanaman sagu tidur dan sagu berduri .

Sagu tidak berduri. Danmemiliki warna pucukan anakan pucuk merah,hijau dan kuning. Produksi, Produk sagu basah : 501.63(69,40 ).
Produk Sagu kering : 261.74( 38.80 )sentata basoh beragam anatara 250 -300kg kg pati basahnya.

Diharapkan degan pelepasan sagu bestari mampu bersaing  dalam rangka usaha meningkatkan  produksi dan mutu tanaman sagu varietas unggul, menyediakan benih unggul lokal sesuai dgn standar, Menjamin kemurnian benih scr genetik dgn melakukan panen terpisah dari setiap PIT yg telah ditetapkan, menjamin kemurniaan benih dan genetik yang dilepas berupa pohon induk terpelih(PIH)

Selanjutnya, Program kedepan Disbun inhil selaku penggagas berkewajiban membangun kebun benih sumber melalui Penetapan rumpun induk sagu terpilih/RIS, Pembinaan produsen benih kpd 2 kelompok, Program pengembangan kebun tanaman sagu rakyat.

Sedangkan Blok penghasil tinggi/bpt sagu yakni yaitu di dua kecamatan yakni kecamatan gas di desa teluk pantaian dan deda sungai iliran.
Kecamatan Mandah. Untuk total Blok Penghasil tinggi Saat ini seluas 2067 Ha.

Selanjutnya, untuk produksi kelapa merupakan komoditas unggulan bagi kabupaten Indragiri hilir sehingga didukung dimilikinya bibit kelapa varietas Sri gemilang sbg varietas unggul tanaman kelapa betdasarkan sk  Menpentan Ri no.107/kpts/kb.010/2/1987 dan komoditas strategis bagimenjadi komuditas unggulan daerah dan komoditas strategi pempus.Tentu dengan  diharapkan sagu juga dapat menjadi komoditas unggulan daerah dan komoditas strategis.(Adv/kominfo)

Pekanbaru Kota Tujuan Investasi Terbaik di Indonesia

Pekanbaru Kota Tujuan Investasi Terbaik di Indonesia

Jakarta(SegmenNews.com)- Prestasi luar biasa di tingkat Nasional kembali diraih Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT yang saat ini masih dalam masa kampanye Pilgubri, baru seminggu sebelumnya Firdaus dinobatkan sebagai Pemimpin Visioner di Indonesia, kali ini Firdaus pun dinobatkan sebagai salah satu tokoh inspiratif di Indonesia.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, Kamis (5/4/2018) dalam acara Sindo Weekly Government Award 2018 yang ditaja Sindo Weekly bekerjasama dengan Kementerian PUPR, kemendagri,Kementrian Kominfo dan Kementerian Pariwisata yang dihadiri para Gubernur, Bupati dan Walikota yang beprestasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Penobatan DR H Firdaus ST MT sebagai salah satu Tokoh inspiratif masih juga berkaitan dengan penobatannya sebagai Pemimpin Visoner di Indonesia yang diserahkan minggu lalu.

Staf ahli Mentri PUPR dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan Tokoh inspiratif tersebut melalui kajian dan analisa serta pertimbangan yang sangat ketat, dengan melibatkan empat kementerian serta konsultan Nasional.

“Kita mengapresiasi ketokohan serta inovasi dan kreatifitas setiap Tokoh di Indonesia terutama para tokoh yan saat ini dipercaya masyarakat untuk menjadi pemimpin di daerahnya, baik sebagai Gubernur, Bupati, maupun sebagai Walikota,’’ ujar Staf Ahli Menteri.

Informasi lain yang diterima dari manajemen MNc Grup bahwa penetapan DR H Firdaus ST MT sebagai salah satu inspiratif di Indonesia bersama tujuh tokoh lainnya, adalah sebagai apresiasi terhadap komitmen Firdaus dalam membangun dan mengembangkan Kota Pekanbaru yang saat ini sudah menuju status Kota smart dan juga telah menjadi role mode program smrat city di Indonesia.

Kota Tujuan Investasi Terbaik di Indonesia dalam acara yang dihadiri para Gubernur dari berbagai daerah tersebut, juga diumumkan bahwa untuk tahun kelima, Kota Pekanbaru kembali meraih penghargaan sebagai Kota Tujuan investasi terbaik di Indonesia.

Hal ini berdasarkan penelitian dan analisa serta survey yang dilakukan MNc Grup bersama empat kementrian tersebut.

Penghargaan tersebut diterima oleh Plh Sekretaris Kota Pekanbaru Drs H Azwan MSi dengan disaksikan oleh para kepala daerah lainnya.

Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT yang ditemui wartawan seusai menerima penghargaan tersebut menyampaikan rasa bahagia dan rasa syukurnya atas dua prestasi yang diterima malam itu.

“Ini moment yang sangat membahagiakan sekali, Kota Kita Pekanbaru untuk kelima kalinya sejak tahun 2014 masih menjadi Kota Tujuan investasi di Indonesia, ini menggambarkan bahwa tingkat perekonomian masyarakat juga semakin membaik karena tingginya tingkat investasi di Pekakanbaru dalam 7 tahun terakhir, serta tentu berdampak kepada terbukanya lapangan Pekerjaan bagi masyarakat dan anak-anak muda kita di Pekanbaru,’’ ujar Firdaus.

Atas dua pretasi tersebut, Firdaus menyampaikan terimakasih yang teramat dalam kepada seluruh pihak dan masyarakat serta MNc grup juga pemerintah Nasional.

“Ini prestasi kita semua dan masyarakat yang memberikan rasa aman berinvestasi di Pekanbaru, juga terimakasih kepada Pemerintah Nasional dan Mnc atas Penghargaan sebagai tokoh inspiratif yang kami terima, ini adalah tanggungjawab sekaligus motivas bagi kami untuk selalu memberikan yang terbaik segenap kemampuan untuk kemajuan Pekanbaru untuk Kota masa depan Riau dan Indonesia,’’ ujar Walikota.***(rls/hen)

Masyarakat Kampung Bencah Umbai-Siak Nikmati Listrik Tenaga Surya

Masyarakat Kampung Bencah Umbai-Siak Nikmati Listrik Tenaga Surya

Siak(SegmenNews.com)- Masyarakat Kampung Bencah Umbai, Kecamatan Sei Mandau, Kabupaten Siak kini bisa menikmati Penerangan Listrik Tenaga Surya (PLTS).

PLTS ini dibangun oleh Kemetrian ESDM melalui Ditjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) daya 50 kwp.

Walaupun hanya bisa dinikmati 3 sampai 4 jam penerangan, namun Direktur Renbang Insfrastruktur EBTKE, Noor Arifin Muhammad berharap, kedepan bisa ditambah hingga seharian penuh.

“Kedepan, kemungkinan bisa dirasakan hingga seharian penuh,” sampai Noor Arifin saat meresmikan PLTS bersama Anggota DPR RI Komisi VII Sayyed Abubakar Assegaf dan Plt Bupati Siak, Alfedri, Kamis (5/4/18).

Sebut Noor, per rumah di kampung Bencah Umbai akan mendapatkan 600 Kwh.

Anggota DPR RI dari Komisi VII Sayyed Abubakar Assegaf, berharap masyarakat menjaga PLTS dan dimanfaatkan bersama-sama.***(Rinto)

Masjid Agung Nasional di Rokan Hulu Dibanjiri Pengunjung

Rohul(SegmenNews.com)- Hingga saat ini, Masjid Agung Madani Nasional Islamic Centre Pasir Pangaraian, di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, hingga saat ini masih dibanjiri para pengunjung, dari berbagai jemaah dan masyarakat baik dari Riau, dan provinsi tetangga lainnya.

Humas Masjid Agung Madani Nasional Islamic Centre Pasir Pangaraian, Husni Budiman, Jumat (6/4/2018) mengatakan, pada umumnya pengunjung, mereka yang sudah pernah datang.

“Umumnya, mereka datang kembali ke Rohul untuk mengikuti pelaksanaan ibadah shalat lima waktu, serta kegiatan lainnya. Sejumlah jemaah mengaku, mereka nyaman beribadah di Masjid Agung Madani yang jadi kebanggan dan ikon masyarakat Negeri Seribu Suluk,” ungkap Husni Budiman.

Selain tempat ibadah yang memang dibangun permenan, Husni Budiman juga mengaku, Masjid Agung Madani yang dikelola di bawah Yayasan juga memiliki beberapa jenis usaha, yang dikelola di Bisnis Centre Masjid Agung Madani Rohul.

“Karena di Masjid Agung Madani memiliki Madani Mart, Menara 99 Asmaul Husna, Studio Foto, Madani Muslim Store, Fitness Centre, Klinik Psikiatri, Konseling Pernikahan, Coffe Shop, juga memiliki Hal Convention yang bisa disewakan untuk berbagai kegiatan pemerintahan, pernikahan serta kegiatan organisasi lainnya.

“Juga dilengkapi perpusatkaan digital, teater mini, selain itu ada SMP Tahfiz serta perguruan Tinggi yang khusus untuk dibina sebagai ahli tafsir Quran. Artinya, dengan konsep di Masjid Agung Madani yang lengkap, terkadang Pemerintah Kabupaten/ Kota baik tetangga atau dari Provinsi luar Riau mereka datang untuk study banding juga ingin melihat dari dekat apa yang membuat Masjid Agung Madani bisa terkenal hingga ke Asis Tengga saat ini,” jelas Husni Budiman lagi.

Kata Husni Budiman lagi, sampai kini pihak pengelola Masjid Agung Madani terus menjalankan inovasi dan berbagai program untuk meningkatkan pelayanan umat. Karena, Masjid Agung Madani sendiri dibangun untuk menyiarkan agama Islam di bumi Negeri Seribu Suluk.

Masjid termegah di Asia Tenggara, diberi nama Mesjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) Pasir Pangaraian Rohul, dinobatkan sebagai Masjid Percontohan Paripurna Terbaik se Indonesia pada tahun 2015 oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) melalui  Surat Keputusan Dewan Penilai Masjid Agung Percontohan Kementerian Agama RI Nomor :01/DPM.MA/XI/2015 tentang Penetapan Masjid Agung Percontohan Tingkat Nasional Tahun 2015.

Setelah ditetapkan sebagai obyek wisata religius beberapa waktu lalu, tingkat kunjungan ke masjid termegah penuh pesona tersesebut terus ditingkatkan. Bahkan, catatan Pengurus Masjid Agung Ma­dani Islamic Center Pasir Pangaraian, kunjungan masyarakat ke masjid yang mampu menampung sekitar 10.000 jemaah, rata rata ada 300 pengunjung hingga 500 pengunjung per harinya.

Kunjungan akan meningkat,  pada hari libur kerja, hari besar keagamaan dan hari libur nasional. Seperti pada Sabtu dan Minggu lebih dari 1.000 pengunjung yang menyambangi masjid megah tersebut.***(fit)

Walikota Batam: Bank Riau Kepri Pilihan Utama Transaksi Perbankan

Batam(SegmenNews.com)- Walikota Batam H.Muhammad Rudi, SE, MM dalam pidatonya pada acara Peresmian Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pembantu Batu Aji yang baru dan Kantor Kas RSUD Embung Fatimah Kota Batam menyatakan bahwa Bank Riau Kepri adalah pilihan utama layanan transaksi perbankan di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Rudi secara langsung meresmikan penggunaan Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pembantu Batu Aji yang baru dan Kantor Kas RSUD Embung Fatimah Kota Batam secara bersamaan, Kamis, (5/4/18).

Peresmian Kantor Cabang Pembantu dan Kantor Kas ini ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita oleh Walikota Batam H.Muhammad Rudi, SE, MM dan didampingi langsung oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Riau Kepri Eka Afriadi, Komut HR. Mambang Mit.

Komisaris Independen Rivaie Rachman dan Taufiqqurahman, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kepri Gusti Raizal Eka Putra, Kepala Kantor OJK Kepri Iwan M. Ridwan dan Burhan, SE.

Diresmikannya kantor cabang pembantu dan kantor kas baru ini, sebagai bentuk pelayanan perbankan kepada masyarakat di Kota Batam, khususnya di Kecamatan Batu Aji dan Kecamatan Sagulung, serta memudahkan masyarakat dalam bertransaksi perbankan sehingga dapat mempercepat peningkatan perekonomian masyarakat Kota Batam.

Kehadiran Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pembantu Batu Aji yang baru di Komplek Ruko Tunas Regency Blok A No.1-2 Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Sagulung Kota Batam menggantikan Kantor lama di Komplek Ruko Perumnas Fanindo Blok E No. 03 Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji Kota Batam.

Walikota Batam H.Muhammad Rudi, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan, kehadiran Bank Riau Kepri ditempat yang baru diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan masyarakat Kota Batam dalam menopang pembangunan infrastruktur dan sektor perekonomian lainnya ini.

Ia menghimbau masyarakat Batam untuk memilih Bank berlogo tiga layar terkembang ini dalam layanan transaksi perbankan.

Lebih lanjut Ia menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota Batam dan Bank Riau Kepri telah melaksanakan kerjasama Non Tunai dengan Bank Riau Kepri.

Dengan telah direlokasinya Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pembantu Batu Aji ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perekonomian dan masyarakat Kota Batam. H.Muhammad Rudi, SE, MM juga mengatakan Kota Batam yang sedang melakukan berbagai pembenahan dan pembangunan diharapkan dapat bersinergi dengan Bank Riau Kepri.

Kepala Kantor OJK Kepri Iwan M. Ridwan berharap dengan peresmian Kantor Cabang Pembantu yang baru ini bisa meningkatkan literasi dan inklusi untuk produk perbankan, serta mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus Bank Riau Kepri dan Ppemegang saham.

“Semoga peresmian gedung baru ini memberikan berkah kepada Bank Riau Kepri Khususnya dan masyarakat Kota Batam pada umumnya,” ujarnya.

Dalam kata sambutannya, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Riau Kepri Eka Afriadi menyampaikan, saat ini Kantor Bank Riau Kepri Cabang Batam ini memiliki 4 jaringan Kantor Cabang Pembantu yaitu Capem Batu Aji, Capem Lubuk Baja.

Capem Botania dan Capem Syariah Batam, serta kantor kas walikota Batam, Dinas Pendidikan Batam, Dispenda Batam, UPT Sumex/Mall pelayanan terpadu dan RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

Selain itu di Kota Batam ini Bank Riau Kepri juga memiliki 2 butik yaitu di Mall Nagoya Hill dan Mega Mall Batam.

Khusus untuk wilayah Kota Batam Bank Riau Kepri memiliki sebanyak 18 unit ATM dan 1 Unit mobil banking.

Diresmikannya kantor kas ke 9 di Kota Batam ini guna melayani transaksi di lingkungan RSUD Embung Fatimah Kota Batam terkait pembayaran berobat untuk para pasien, pembayaran payrol gaji untuk seluruh pegawai dilingkungan rumah sakit serta transaksi operasional RSUD dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam peresmian Bank Riau Kepri Cabang Pembantu Batu Aji yang baru, dan Kantor Kas RSUD Embung Fatimah Kota Batam tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan kepada tiga rumah ibadah di Batam yaitu Mesjid Darul Hikmah, Mesjid Babul Khair dan Mesjid Al Mukhlisin sebagai salah satu bentuk kepedulian Bank Riau Kepri.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bank Riau Kepri Pemimpin Divisi Umum Andi Mulya, Pemimpin Divisi Hukum H. Irianto, SH, Pemimpin Divisi MKM Nusyirwan, Pemimpin Desk Corsec Winovri, Pemimpin Cabang Batam Burhan, Pemimpin Cabang Tanjung Pinang Fajar Restu Febriansyah, Pemimpin Cabang Tanjung Balai Karimun Baharuddin, Pemimpin Cabang Syariah Tanjung Pinang Alan Asyari, Pemimpin Capem Batu Aji Erzon Rinaldi, Pemimpin Capem Botania Wan Abdurrahman, Pemimpin Capem Bintan Center Ediyanto dan Pemimpin Capem Syariah Batam Ika Febriana.***(chir/rls)