Rohul(SegmenNews.com)- H Zulkarnain S. Sos terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Rokan Hulu, Riau periode 2018-2022.
Pemilihan dilaksanakan di Kantor Komite Olahraga National Indonesia (KONI) Cabang Rohul Jumat, (9/2/2018) dengan peserta rapat Club Voly yang terdaftar di PBVSI Rohul.
Usai terpilih, H. Zulkarnain S.Sos menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kepercayaaan kepada dirinya menjadi Ketua PC PBVSI Rohul oleh yang hadir pengurus Club PBVSI Rohul. Dalam kesempatan itu Da berharap meski Dia menjadi Ketua, peran serta masukan kawan-kawan di Club dan kerja bersama-sama untuk meningkatkan dan membesarkan PBVSI Rohul dengan melahirkan pemain handal sangat dibutuhkan.
“Peran kawan-kawan di Club serta masyarakat Rohul pada umumnya sangat dibutuhkan, sehingga ada munculnya pemain-pemain voly yang handal kedepan di Kabupaten yang sama-sama kita cintai ini,” Kata H. Zulkarnain S.Sos yang juga Wakil Ketua DPRD Rohul dari Partai Gorkar ini.
“Dukungan seluruh Perusahaan di Rohul juga sangat di harapkan, terutama, siapa tau ada pemain Voly selama ini ada di perusahaannnya namun tidak pernah tampil di Kabupaten Rohul. Pemain-pemain atau Club itu yang kita minta didaftafkan untuk bisa ikut diseleksi kedepan,” tambahnya lagi.
Lanjut Ketua PC PBVSI Rohul terpilih, dirinya secepatnya malakukan rapat pemyusunan Pengurus Inti dan progam kerja PBVSI Rohul.
“Dengan waktu tidak lama lagi, rapat pengurus dan program kerja segera kita laksanakan sehingga Olahraga Voly ini berkembang maju menjadi lagi ditengah-tengah masyararakat Rokan Hulu,” pungkasnya. ***(fit)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bank Riau Kepri bukukan laba tahun buku 2017 sebesar Rp 454.395 miliar dan berhasil menumbuhkan asset dari Rp 21.22 T pada akhir tahun 2016 menjadi Rp 25,492 T pada akhir tahun 2017 atau bertumbuh sebesar Rp 4,3 T.
Pada Jumat sore (9/2/2018) dilangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun 2017 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Tahun 2018 PT. Bank Riau Kepri yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Riau H. Wan Thamrin Hasyim.
Kegiatan ini berlangsung pada pukul 16.00 wib di Ballroom Dang Merdu Lantai 4, Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri dan tuntas pada pukul 01.10 WIB Sabtu dinihari tanggal 10 Februari 2018.
Acara tahunan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau H. Wan Thamrin Hasyim dan Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Riau Dr. H. T.S. Arif Fadila, S.Sos, M.Si serta 19 orang Bupati / Walikota dari dari Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau.
Tampak hadir, Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT, Walikota Dumai Zulkifli AS, Walikota Batam yang diwakili Sekdako Batam Jefridin, Plt Walikota Tanjung Pinang R. Ariza, Bupati Kampar H. Aziz Zaenal, Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Asisten II Heri Indra Putra, Wakil Bupati Inhu Khairizal.
Selanjutnya, Bupati Inhil yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Inhil Said Syarifuddin, Bupati Bintan Apri Sujadi, Bupati Karimun yang diwakili Sekda Karimun M. Firmansyah, Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, Wakil Bupati Siak Alfedri.
Bupati Pelalawan HM. Harris, Bupati Kuantan Singingi Drs. H. Mursini, Bupati Rokan Hulu Sukiman, Bupati Rokan Hilir yang diwakili Sekda Kabupaten Rokan Hilir Surya Arfan, Wakil Bupati Lingga M. Nizar, Bupati Meranti Irwan Nasir, M.Si dan Bupati Anambas Abdul Haris, SH.
Dari Bank Riau Kepri hadir Komisaris Utama H.R. Mambang Mit, Komisaris A. Rivaie Rachman beserta Taufiqurrahman, Direktur Utama DR. Irvandi Gustari, Direktur Operasional Denny Mulia Akbar dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Eka Afriadi.
Pekanbaru(SegmenNews.com)-Pejabat teras di Kejaksaan Tinggi Riau dalam waktu dekat mulai terjadi pergeseran. Di antaranya, jabatan Asisten Tindak Pidana Khusus.
Sugeng Riyanta SH MH
Sugeng Riyanta SH MH, yang sebelumnya menjabat Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Riau, akan digantikan oleh Subekhan SH MH. Subekhan sebelumnya menyabat Kabid Penyelenggara pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Badan Pendidikan dan Pelatihan, Kejaksaan Agung RI.
Sementara Sugeng Riyanta SH MH, saat ini dipercaya menjabat Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang, pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Koruosi, Kejaksaan Agung RI.
Asisten Tindak Pidana Khusus, Sugeng Riyanta SH MH, membenarkan adanya pergantian tersebut. “Iya, Kamis sore kemarin saya dapat SK sebagai Kasubdit Tipikor dan TPPU Direktorat Penyidikan pada Jampidsus,” ujarnya.***(segmen02)
Kuansing(SegmenNews.com)- Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah ( Setda Kuansing ) tahun 2018 mengaggarkan 3 unit kendaraan dinas, 1 mobil operasional kegiatan ( Mobil Pik-Up ) dan 2 Mobil Minibus.
2018, Bagian Perlengkapan Setda Kuansing Anggarkan 3 unit Kendaraan Dinas
Hal tersebut di sampaikan oleh Kabag perlengkapan dan Keuangan melalui kasubag Perlengkapan, Romi di Teluk Kuantan, Jumat (9/02/18).
Selanjutnya terkait dari Penganggaran yang dilakukan oleh perlengkapan tersebut, kepala BPKAD Hendra AP melalui Kabid asset Syafrianto menyampaikan, bahwa anggaran perlu dilakukan mengingat bupati Kuansing H.Mursini belum memiliki Mobil dinas, salin itu bagian perlengkapan juga menganggarkan kendaraan dinas lainnya yaitu Mobil Pik-Up untuk operasional dan 1 minibus mobil Tamu untuk di Jakarta.
Mengenai mobil tamu di Jakarta, menurut Kabid asset tsangat perlu untuk diadakan kerena seluruh kepala daerah yang berkunjung ke Jakarta itu memiliki mobil tamu atau kendaraan dinas bupati dan wakil bupati di Jakarta.
“Untuk sekarang mobil itu ada 1 Innova lama yang dijadikan kendaraan dinas pimpinan kita di Jakarta, itu perlu diganti, itu pun jika bupati menyetujui,” sebut Kabid yang akrab di panggil assaf tersebut.
Sementara itu mengenai anggaran yang Rp6 miliar untuk pengadaan mobil dinas bupati Kuansing yang di muat di media cetak, Kabid asset angkat bicara dan menjelaskan bahwa penganggaran tersebut sengaja dilebihkan dan merupakan safety dan antisipasi jika kendaraan tersebut ada kenaikan harga.
Lebih lanjut Assaf menyampaikan bahwa kendaraan tersebut merupakan mobil dari luar ( BuilUp) dengan kondisi on the roof ( siap pakai) , artinya semua urusan pajak dan Sagala macamnya telah termasuk pada anggaran tersebut, dan jika kendaraan tersebut lebih rendah dari anggaran yang telah di anggarkan maka dana sisa akan tetap tinggal di Kas Daerah ( KASDA) sebutnya.***(Lin)
Rohil(SegmenNews.com)- Jul Hasibuan (40) warga Jalan Bakti Kepenghuluan Panipahan Darat, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir, ditemukan tewas bersimbah darah.
Dari keterangan beberapa warga setempat, korban yang sehari hari bekerja sebagai penjual sepatu Kaset dan mengisikan air bor hingga ke rumah warga meninggal di rumahnya berlokasi di darat Panipahan usai Sholat Isya, Kamis malam (08/02/2018).
“Kejadian lepas Isya,sebelum meninggal ada warga di situ yang sempat mendengar dia minta tolong,” ujar Manurung salah seorang warga yang sempat menjenguk jenazah korban di Puskesmas Palika.
Dugaan sementara korban menghembuskan nafas terakhir akibat di tusuk senjata tajam yang mengenai perutnya dan akibat luka korban yang tak henti hentinya mengeluarkan darah hingga melumuri sekujur tubuh dan baju putih merah yang dikenakannya membuat nyawa pria malang tersebut tidak dapat tertolong lagi.
“Sekitar 40 tahun, soal penyebab dibunuh masih belum bisa di pastikan tapi berkemungkinan motif Dendam terang salah satu warga Palika, Rait Sirait kepada awak media Jumat (09/02).
Tak lama usai kejadian, korban yang meninggalkan tiga orang anak dan satu istri ini langsung dilarikan ke Puskesmas setempat Untuk pemeriksaan lebih lanjut (Visum) dan siapa kah pembunuhnya hingga saat ini masih di selidiki oleh Tim Opsnal Kapolsek setempat.***(Chandra)
Rohil(SegmenNews.com)- Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), tepatnya di Jalan Mawar RT 003 RW 002 Kelurahan Panipahan Kota Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika). Kali ini sedikitnya 4 (empat) unit rumah warga ludes dilalap api pada Jumat dini hari (09/2/2018) sekira pukul 09.55 WIB.
Kapolres Rohil AKB Sigit Adiwuryanto SIK MH melalui Kapolsek Panipahan Iptu Zumar SH menyebutkan, rumah terbakar adalah milik Balaji Gule, Toni Hia, Buala Daili dan Bidal Manurung.
Sementara saksi mata yang melihat kejadian kebakaran tersebut bernama Yasohki Hia (16), Mareti Waruwu (44), Yatima Hia (45), ketiganya merupakan warga setempat.
Peristiwa itu bermula pada hari Jumat (08/02/2018) sekira pukul 09.55 WIB, saat itu beberapa warga dari Jalan Pakter melihat asap tebal dari tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah melihat api besar lalu warga berteriak meminta tolong kepada warga terdekat karena ada rumah yang terbakar yang dalam keadaan kosong saat ditinggal bekerja oleh pemilik yang sedang bekerja di gudang pengumpul ikan.
Selang beberapa saat warga setempat berbondong-bondong berusaha memadamkan api serta memanggil pemilik rumah. Namun 4 (empat) unit rumah tersebut tidak dapat diselamatkan dan ludes terbakar.
Pihak kepolisian setempat menyebutkan api berasal dari rumah korban kebakaran bernama Bidal Manurung. Penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Untuk sementara para korban di evakuasi di Gereja ONKP, BNKP dan Gereja Bethel.
Sekira pukul 10.45 WIB api baru dapat di padamkan oleh masyarakat dengan menggunakan alat seadanya. Akibat dari insiden kebakaran itu para korban diperkirakan mengalami kerugian material sebanyak Rp 800 juta, namun tidak ada korban jiwa.
Salah satu korban bernama Buala Daili mengaku sedih dengan kejadian tersebut sembari menunjukkan sepotong celana anaknya berwarna merah serta ijazah dan rapor serta surat-surat penting yang juga turut terbakar. “Hanya ini pak yang tinggal, semuanya habis kata Buala Daili saat dikonfirmasi.**(Chan)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Setelah sekian lama Kota Pekanbaru tidak memiliki Rumah Sakit Daerah. Akhirnya dibawah kepemimpinan Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT. Kini Rumah Sakit Daerah Kota Pekanbaru telah berdiri dan siap melayani masyarakat kota Pekanbaru.
RSD Madani Kota Pekanbaru Jalan Garuda Sakti diresmikan Wako Firdaus, Jumat (26/01/2018) lalu. Dengan dibangunnya rumah sakit ini, Firdaus berharap nantinya menjadi rumah sakit yang ramahramah lingkungan, atau green hospital.
RSD Madani ini diharapkan ramah secara lingkungan dan ramah secara pelayanan dan fasilitas. Walikota Fordaus, pernah melaporkan konsep Green Hospital kepada Menteri Kesehatan RI pada tahun 2013.
Menteri Kesehatan RI saat itu sangat mengapresiasi langkah Walikota Firdaus dalam mengembangkan konsep Green Hospital. Firdaus bahkan mengatakan, bahwa Menteri kesehatan meminta dibuatkan prototype dan dijadikan model ke daerah lainnya.
“Menteri Kesehatan mengatakan, konsep Green Hospital bukan saja bangunannya, tapi juga manajemen dan pelayanan. Apa yang Menkes sarankan, kita realisasikan sekarang ini,” kata Firdaus.
Firdaus juga menyatakan, untuk awal ini, RS Madani ini akan digratiskan dalam pengobatannya, walau memang belum dapat meng-cover semua pelayanan kesehatan.
Dikatakan, RSD Madani adalah rumah sakit pertama yang dibangun Pemerintah Kota Pekanbaru. Rumah sakit ini adalah harapan masyarakat Pekanbaru sejak lama.
RSD Madani terletak kawasan pinggir kota yang padat penduduk, tepatnya di Jalan Garuda Sakti Panam, Pekanbaru.
Ini adalah kawasan yang sangat berkembang. Pusat pertumbuhan masyarakat. Puluhan perumahan tumbuh subur di sini. Belum lagi perumahan di daerah tetangga, seperti Kecamatan Tambang dan Tapung.Saat ini, di sekitar wilayah ini tidak ada rumah sakit pemerintah.
Kalau harus berobat, masyarakat harus ke pusat kota atau ke rumah sakit
swasta. Fasilitas kesehatan ini merupakan buah tangan Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT.
Di awal masa kepemimpinannya, Sang Wako memang sudah berazam besar untuk membangun rumah sakit untuk warganya.
Tuntutan masyarakat Pekanbaru, terkhusus yang tinggal di Panam dan Payung Sekaki, fasilitas kesehatan memang sangat minim di sini. Mereka bahkan sudah menanti sejak puluhan tahun.
Tidak perlu waktu lama bagi Wako Firdaus untuk membangun rumah sakit. Di tengah badai pengurangan anggaran di pemerintahan, Firdaus tetap mampu
menyelesaikan pembangunan rumah sakit ini tepat waktu.
Bahkan sebenarnya, rumah sakit ini sudah bisa diselesaikan pada akhir
jabatannya pada periode pertama.
Namun peresmian penggunaannya atau soft launching, baru dilakukan pada akhir Januari 2018, yaitu enam bulan setelah dia dilantik pada periode kedua.
Rumah sakit ini dibangun melalui anggaran proyek multiyears, yang didanai pada tiga tahun anggaran. Tahun pertama, yakni tahun 2014, pembangunan menghabiskan dana sebesar Rp6,3 miliar, di tahun kedua 2015, dana yang dikucurkan sebesar Rp41,4 miliar.
Untuk tahun ketiga, menghabiskan dana Rp42,3 miliar. Total dipagu anggaran sebesar Rp90 miliar. Nilai kontraknya Rp80,9 miliar.
Layanan Gratis di RSD Madani
Setelah dilakukan soft opening, Pemko akan langsung membuka pelayanan. Setidaknya ada 13 pelayanan kesehatan yang bisa dilakukan rumah sakit ini.
Di antaranya poli gigi, poli umum, poli spesialis anak, kandungan, paru-paru, THT, urologi, jantung, kulit, IGD, laboratorium serta bedah palsik dan akupuntur.***(adv/hms/hen)
Tembilahan(SegmenNews.com)- Secara umum ADD bertujuan meningkatkan aspek pembangunan baik prasarana fisik maupun non fisik dalam rangka mendorong tingkat partisipasi masyarakat untuk pemberdayaan dan perbaikan taraf hidupnya, dengan azas dan prinsip pengelolaan add yaitu transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Hal ini berarti add harus dikelola dengan mengedepankan keterbukaan, dilaksanakan secara bertanggungjawab, dan juga harus melibatkan peran serta aktif segenap masyarakat setempat, karena add merupakan bagian yang integral, satu kesatuan/tidak terpisahkan dari apbdes mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, dan pelaporan-nya.
“Kita ketahui bersama bahwa dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah bertujuan untuk memudahkan pembangunan di daerah untuk mencapai tujuan negara. Salah satu komponen dana transfer sesuai dengan pmk nomor 50/pmk.07/2017 tentang dana transfer ke daerah dan dana desa adalah dana desa dan dak fisik,” sampai Sekda Inhil.
Mulai tahun anggaran 2017 penyaluran dana desa dan DAK fisik dilakukan melalui KPPN di daerah, dimana sebelumnya penyalurannya dilakukan secara terpusat melalui KPPN jakarta.
Dengan adanya perubahan penyaluran dana desa dan dak fisik ke kppn daerah tentunya semakin mendekatkan pelayanan kementerian keuangan kepada pemerintah daerah, meningkatkan efisiensi koordinasi dan konsultasi antar pemerintah daerah dan kementerian keuangan, serta meningkatkan efektivitas monitoring dan evaluasi serta analisis kinerja.***(Advertorial/Diskominfo)
Meranti(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Meranti, Drs H Said Hasyim MSi mengunjungi rumah warga penderita komplikasi ginjal, yang di pantau oleh Yayasan Sosial Putra Meranti Riau (YSPMR). Wabup mengapresiasi kinerja YSPMR yang ikut membantu warga kurang mampu sedang sakit.
Kunjungi Warga Sakit, Wabup Meranti Akui Kinerja YSPMR Sangat Membantu
“Yayasan ini sudah seperti perpanjangan tangan kita, tentunya kita sangat apresiasi itu, dan kita siap untuk menyokong demi kepentingan masyarakat,” sampainya, Jum’at (9/2/18).
Said Hasyim mengakui, walaupun Pemda telah menyediakan fasilitas. Namun masih ada masyarakat kurang mampu yang kebingungan mengurus administrasinya.
Dengan adanya YSPMR yang bergerak di bidang kepedulian masyarakat. Akan sangat membantu bagi masyarakat.
Terutama bagi warga sakit, seperti Ramlah yang dikunjungi hari ini.
Kedepan, kata Said Hasyim, dirinya lebih lebih memprioritaskan kesehatan masyarakat Meranti terutama dalam mendapatkan pelayanan terbaik di rumah sakit.
Untuk Ramlah, Wabup berharap segera mendapatkan pelayanan terbaik di rumah sakit.
“Harus cepat ditangani, kalau dirawat di RSUD Meranti belum juga membaik, maka akan diupayakan rujukan kerumah sakit luar daerah,” ujarnya.***(Dham)
Siak(SegmenNews.com)- Dua ekor beruang hitam menampakkan diri di hutan kota Arwinas. Untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan masyarakat Kabupaten Siak diminta tetap waspada.
Penampakan beruang hitam di hutan kota Arwinas
Camat Siak, Aditya, Jum’at (9/2/18) membenarkan kemunculan dua ekor beruang tersebut. Disebutkannya, BKSDA saat ini sedang melakukan pencarian.
Aditya mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, sebab bisa saja beruang keluar dari hutan Arwinas, karena beberapa titik pagar hutan dalam keadaan rusak.
“Tetap waspada dan laporkan apabila melihat beruang tersebut,” imbau Aditya pada masyarakat.***(Rinto).