Beranda blog Halaman 1569

PT IKPP dan PTPN V Terhutang Pajak Hingga Rp32 Miliar ke Pemkab Siak

Siak(SegmenNews.com)- PT Indah Kiat Pulp dan Paper (IKPP) dan PT Perkenunan Nusantara V (PTPN V) ternyata memiliki utang sebanyak Rp32 miliar.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Yan Pranajaya kepada wartawan, Kamis kemarin (8/2/18) menjelaskan, masing masing perusahaan terhutang, PT IKPP sebanyak Rp28 miliar untuk utang pajak penerangan jalan non PLN. Sementara PTPN V terhutang Rp4 miliar.

Untuk utang PTPN V, Yan Pranajaya tidak menjelaskan secara rinci.

Yang jelas kata Yang, utang-utang tersebut akan segera ditagih sesuai aturan yang berlaku.

“Pokoknya semua hutang harus dibayar. Ini juga untuk menambah pendapatan daerah,” tegas Yan Pranajaya.***(Rinto)

Pengurus LAMR Siak Periode 2018-2023 Dikukuhkan

Siak(SegmenNews.com)- Kepengurusan Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Siak masa bakti tahun  2018-2023 secara resmi dikukuhkan oleh Ketua umum LAM Riau H. Al Ashar,  di Gedung LAM Riau Kabupaten Siak, Kamis (08/02/2018).

Dari Hasil musyawarah yang dilakukan oleh pengurus LAM Riau Kabupaten Siak beberapa waktu lalu,  terpilihlah H. Nazir Khatan sebagai Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR Kabupaten Siak.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Melayu Riau Datok Al-Ashar mengatakan, arus globalisasi kedepan sangat berdampak kepada pergeseran nilai-nilai budaya. Oleh karena itu LAM sebagi lembaga adat mampu menjaga nilai-nilai tersebut ditengah-tengah masyarakat.

“Melayu kedepan ditentukan oleh seberapa kuatnya budak melayu, yang mampu mempelajari kemelayuan itu sendiri,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, dimana lagi tempat kita bertanya, tempat belajar,  kalau bukan di lembaga Adat melayu. Kemudian makna penting dari lembaga adat ini ialah, memelihara hasanah, kekayaan, dan menyambungkan harta kekayaan yang ditinggalkan di masa lalu itu,  kepada masa kini dan masa depan.

Sementara itu Bupati Siak Syamsuar selaku Datuk Setia Amanah mengatakan,  bahwa lembaga adat, terlebih Lembaga Adat Melayu Riau,  sangat penting dan strategis peranannya dalam turut mensukseskan pembangunan daerah. Pasalnya, lembaga adat amat berpengaruh dalam mengatur tatanan masyarakat yang lebih baik.

Terbentuknya Lembaga Adat Melayu Riau merupakan buah pemikiran dari perlunya dibentuk perkumpulan pemuka adat Melayu Riau yang betujuan menggalang persatuan, kesatuan, pendapat dan pikiran serta membangkitkan batang terendam yang diwariskan oleh para pendahulu di Provinsi Riau ini.***(rls)

Syamsuar: Narkoba dan LGBT Ancam Generasi

Siak(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Siak, Syamsuar mengingatkan semua pihak, bahwa tantangan kedepan semakin berat. Narkoba dan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) akan mengancam moral dan akhlak generasi.

Budaya luar akan semakin mempengaruhi para generasi dimasa mendatang.

Untuk itu, pria bergelar Datuk Setia Amanah ini mengajak semua pihak meningkatkan kewaspadaan dengan meningkatkan keagamaan dan nilai-nilai budaya Melayu di Provinsi Riau.

“Tantangan kita saat ini cukup berat, terutama degradasi moral masyarakat, akibat pengaruh globalisasi serta ancaman kerusakan akhlak anak-anak kita. Dimasa yang akan datang dipengaruhi budaya barat berdampak negatif serta bahaya narkoba dan LGBT,” sampainya saat pengukuhan pengurus LAMR Siak periode 2018-2023 Kamis (08/02/2018).

Lanjutnya, melalui LAMR ini, akan menanamkan nilai nilai budaya Melayu ditengah tengah masyarakat.***(Rin/rls)

Bunda PAUD Resmikan TK Pembina Bengkalis

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kasmarni, meresmikan TK Negeri Pembina 2 Kecamatan Bengkalis, Kamis pagi 8 Februari 2018 bertempat di Jalan Awang Mahmuda Gg Nikmat Desa Sungai Alam Bengkalis.

Tepat Pukul 10.00 Pagi, Bunda PAUD, Kasmarni tiba di tempat acara, di sambut dengan Drum Band SD Negeri 43 sungai Alam dan langsung diserahkan Bunga bucket kepada bunda PAUD.

Kasmarni mengatakan pada prinsipnya Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik berdirinya TK Negeri Pembina 2 Bengkalis karena telah turut serta mendukung Visi Kabupaten Bengkalis sebagai Model Negeri Maju dan Makmur di Indonesia.

“Model karena telah berupaya untuk menata dan menanamkan kepada anak-anak usia dini akan pentingnya menuntut ilmu dan mandiri karena telah melatih dan membimbing anak-anak baik dalam mengatur dan mengelola keuangan sejak belia,” ungkap Kasmarni

Kasmarni menambahkan pemerataan pendidikan senantiasa di galakkan dalam upaya peningkatan Sumber Daya Manusia sejak tahun 2007 dari anggaran pendapatan Belanja Daerah baik nasional untuk membiayai berbagai kegiatan.

“Adapun yang bersumber dari APBD daerah maupun nasional yakni peningkatan mutu pendidikan, masalah pendidikan dan kualitas Sumber Daya Manusia telah menjadi perhatian saat ini,” jelas bunda PAUD.

Untuk diketahui, TK Negeri Pembina 2 saat ini, sebelumnya merupakan yayasan Mutiara Bengkalis yang telah menyerahkan asset yayasan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis dan sekaligus memberikan dukungan untuk menjadi TK Negeri Pembina 2 Kecamatan Bengkalis, sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Bengkalis Nomor: 514/KPTS/IX/2017 tentang pembukaan dan penegerian Sekolah tahun pelajaran 2017/2018 tanggal 22 September 2017.

Turut hadir dalam acara Anggota DPRD Provinsi Riau Abdul Vattah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Edi Sakura, Bunda Paud Kecamatan Bengkalis, Kepala TK Pembina 1 dan 2, Kepala Desa Sungai Alam serta tamu undangan lainnya.***(Edi/dskmf)

Wako Resmikan Nama Bank Riau Kepri Cabang Pekanbaru

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT secara langsung meresmikan Penggantian Nama Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pasar Pusat menjadi Bank Riau Kepri Cabang Pekanbaru , Kamis (8/2/18).

Wako Resmikan Nama Bank Riau Kepri Cabang Pekanbaru

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Gedung Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pekanbaru. Teristimewa adanya kehadiran Kejati Riau Uung Abdul Syakur dimana Kantor Kejati Riau bersebelahan dengan Bank Riau Kepri Cabang Pekanbaru.

Peresmian Penggantian Nama Kantor Cabang Pekanbaru ini ditandai dengan ditekannya tombol sirene secara bersama-sama oleh Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau Uung Abdul Syakur, Kepala OJK Riau Yusri dan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari bersama Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Eka Afriadi serta Pemimpin Cabang Pekanbaru Wahyudi Gustiawan.

Sebelumnya Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pekanbaru yang dahulu lebih dikenal dengan Cabang Pasar Pusat ini beroperasional di lingkungan Pasar Pusat Kota Pekanbaru atau di dalam komplek Plaza Sukaramai Jalan Jend. Sudirman, namun akibat musibah kebakaran besar pada Desember 2016 yang menimpa komplek Plaza Sukaramai berdampak langsung terhadap salah satu Kantor Cabang Bank Riau Kepri yang terletak didalam komplek pertokoan tersebut. Oleh karena itu sejak musibah tersebut Kantor Cabang Bank Riau Kepri ini direlokasi ke Kantor Bank Riau Kepri eks Cabang Utama Jalan Sudirman No. 377.

Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT menyampaikan apresiasinya atas penggantian nama Kantor Cabang Pekanbaru ini. Ia menjelaskan penggantian nama ini juga merupakan keinginan dari Pemerintah Kota Pekanbaru sebagai salah satu pemegang saham di Bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri ini. Masih pada acara yang sama Walikota Pekanbaru juga menjelaskan salah satu dari banyak hal program Smart City adalah Smart Card yang multi fungsi seperti kemudahan membayar pajak, fasilitas kesehatan, angkutan Trans Metro Pekanbaru, Pendidikan serta memudahkan transaksi non tunai.

Kepala OJK Riau Yusri menyampaikan dengan penggantian nama ini Bank Riau Kepri dapat lebih fokus terhadap perkembangan perekonomian di Riau dan Kepri bahkan mungkin dapat berperan dalam pembangunan infrastruktur yang ada di wilayah Riau dan Kepri. Yusri berharap Bank berlogo tiga layar terkembang ini dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Dalam kata sambutannya Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari menyampaikan Kantor Cabang Pasar Pusat ini pertama sekali berdiri tanggal 21 Maret 1986 dan beralamat di Jalan Hasyim Asari No. 12. Selanjutnya untuk lebih memberikan pelayanan yang maksimal dan prima kepada seluruh masyarakat Riau dan Kepri khususnya Kota Pekanbaru pada tanggal 8 November 2004 direlokasi ke Komplek Pertokoan Plaza Sukaramai lantai 1 Blok TA 4.

Kemudian pada bulan Desember 2016 Komplek Pertokoan Plaza Sukaramai terbakar sehingga berdampak kepada pelayanan nasabah. Sejak musibah itu Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pasar Pusat berkantor sementara di eks Kantor Bank Riau Kepri Cabang Utama Jalan Sudirman No. 377.

Pada tanggal 2 Agustus 2017 sesuai dengan izin OJK No. S-558/KO.053/2017 Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pasar Pusat resmi pindah dan berkantor di eks Kantor Bank Riau Kepri Cabang Utama Jalan Sudirman No. 377 ini dan selanjutnya Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pasar Pusat resmi berubah menjadi Bank Riau Kepri Cabang Pekanbaru.

Dalam peresmian Penggantian Nama Kantor Cabang ini juga dilaksanakan penyerahan bantuan kepada tiga rumah ibadah di Kota Pekanbaru yaitu Mesjid Arrahman, Mesjid Al Falah dan Mesjid Mutmainnah sebagai salah satu bentuk kepedulian Bank Riau Kepri. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama (MoU) berupa layanan transaksi non tunai antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Bank Riau Kepri. Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan langsung oleh Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT dan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari. Terakhir pada acara tersebut juga dilaksanakan penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Riau Kepri kepada Pemerintah Kota Pekanbaru berupa mobil operasional QR Foundation.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemko Pekanbaru El Sabrina, Setwan DPRD Kota Pekanbaru Ahmad Yani, Kepala BPKAD Kota Pekanbaru Alex Kurniawan, Plt Kepala Bappenda Kota Pekanbaru M. Jamil dan seluruh Kepala OPD Pemerintah Kota Pekanbaru yang hadir.

Sementara itu dari Bank Riau Kepri turut hadir Komut HR. Mambang Mit, Komisaris Independen Rivai Rahman dan Taufiqurrahman dan seluruh Pemimpin Divisi beserta Pemimpin Cabang Pembantu di bawah jaringan Kantor Cabang Pekanbaru.***(rls)

Sidang SPPD Dispenda Riau. Dua Bendahara Bidang Ambil Uang Dari Akmal

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Sidang perkara korupsi SPPD Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Riau, dengan terdakwa Deyu, Kamis (8/2/2018), kembali digelar. Di persidangan, dua saksi mengaku tidak pernah berhubungan dengan Deyu, tetapi dengan Tumino dan Akmal ketika mengambil uang.

Saksi melihat barang bukti yang ditunjukkan

Dua saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum, Amin SH, yakni Yanti SE, Bendahara Bidang Retribusi tahun 2015 dan Syarifah Aspanida, Bendahara Bidang Retribusi tahun 2016.

Kepada majelis hakim yang diketuai Sulhanuddin SH, kedua saksi mengaku mengambil uangvpembayaran UP dan SPPD dari Tumino, yang dilanjutkan ke juru bayar, Akmal. Ketika mengambil uang tersebut lanjut kedua saksi, uang tersebut sudah dalam keadaan dipotong 10 persen. Hal ini sesuai dengan arahan Sekretaris Dinas, Deliana (berkas terpisah), ketika mengumpulkan seluruh bendahara bidang dan Kasubag Keuangan, di ruang sekretaris.

Uang yang telah dipotong tersebut lanjut saksi, kemudian dibagikan kepada staf yang melaksanakan perjalanan dinas. Sementara saksi Syarifah, mengaku memberitahukan adanya pemotongan 10 persen tersebut kepada Kabid Hamidah. Kabid kemudian menyuruh saksi tetap mengambilnya.

Pada kesempatan tersebut, terungkap adanya SPPD fiktif di Bidang Retribusi pada tahun 2014-2016. Di antaranya perjalanan dinas semestinya tiga hari namun tidak dilaksanakan sepenuhnya, bahkan fiktif. Uang dari SPPD fiktif itu kemudian dikumpulkan untuk kegiatan jalan-jalan bidang ke Batam.

Ketika menikmati jalan-jalan ke Batam dari hasil pemotongan 10 persen dan SPPD fiktif ini, kedua saksi mengaku tidak melihat Deyu dalam jalan-jalan tersebut. Saksi Syarifah, pada kesempatan tersebut mengakui ada menikmati uabg sebesar Rp3 juta lebih dari SPPD fiktif tersebut dan sudah dikembalikan.***(segmen02)

Bawaslu, KPU dan Polda Riau Taja Tabligh Akbar Bersama Ustadz Abdul Somad

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kepolisian Daerah (Polda) Riau berencana menggelar Tabligh Akbar bersama Ustad Abdul Somad (UAS), Minggu (11/2/18) di halaman Masjid Raya Annur Pekanbaru. Kegiatan dimulai pukul 20.00 WIB.

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan bersama Kapolda Riau, Irjen Pol Drs Nandang MH

Ketua KPU RI, Arief Budiman beserta Ketua Bawaslu RI, Abhan dijadwalkan hadir meramaikan kegiatan yang diberi tajuk “Sosialisasi Pilkada Damai dan Bersih” ini.

Panitia juga akan mengundang ke-4 Bakal Pasangan Calon (bapaslon) Gubernur/Wail Gubernur yang telah mendaftar di KPU Riau.

Hal itu terungkap pada acara rapat bersama Kapolda Riau Irjen Pol Drs Nandang MH dan jajaran bersama Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan serta dua anggota KPU Riau, Syafril Abdullah dan Srie Rukmini di Mapolda Riau, Kamis (8/2).

“Penceramah kita asal Riau Ustadz Abdul Somad dipastikan hadir. Termasuk juga seluruh Bapaslon beserta para pendukung,”kata Irjen Nandang. Ia menjelaskan, Polda sendiri merupakan satuan tugas (satgas) dalam pengamanan Pilkada di Riau. Untuk itu pihaknya merasa perlu untuk terlibat secara aktif dalam menciptakan suhu politik yang sejuk selama pelaksanaan proses Pilkada.

Jenderal bintang dua mengharapkan dengan kehadiran UAS sebagai tokoh panutan masyarakat Riau dapat memberi suasana sejuk.

Karena bagaimanapun juga, masyarakat Riau yang kental dengan adat Melayu sangat menjunjung tinggi pesan dari para tokoh masyarakat seperti UAS.

Ia juga memastikan kegiatan yang digelar akhir pekan ini akan berlangsung khidmat dan aman.

Sementara itu Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan menyampaikan bahwa kegiatan Tabligh Akbar dengan mengundang UAS merupakan hasil sinergisitas tiga instansi yang bertanggung jawab langsung dalam.pelaksanaan perhelatan Pilkada.

“Dari Polda Riau, KPU serta Bawaslu. Kami semua memiliki peranan dalam terwujudnya Pilkada damai dan bersih,” jelas Rusidi.

Ia merincikan dalam kegiatan Tabligh Akbar nanti masing-masing instansi akan mengambil peran sesuai dengan rangkaian acara yang telah dibentuk. Seperti Polda Riau yang akan menyampaikan pesan damai.

Begitu juga dengan KPU yang akan memberikan pemahaman serta sosialisasi agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya.

Terakhir Bawaslu yang dalam hal ini akan mensosialisasikan tentang perlunya memilih pemimpin dalam suasana yang damai dan bersih dari pelanggaran dan kecurangan.

“Saya sudah konfirmasi ke Ketua KPU RI dan Ketua Bawaslu RI. Ke-2 tokoh Nasional tersebut mengatakan akan hadir dalam acara tabligh akbar bersama UAS,” ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut dia persiapan panitia gabungan Bawaslu-KPU-Polda sudah mencapai 90 persen.

Dengan harapan pada hari pelaksanaan nanti, seluruh masyarakat dapat hadir beramai ramai dan kegiatan berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah dibuat bersama.***(rls)

Sekda Inhil Hadiri HariI Bakti Perdagangan Ke-14 Th 2018

Tembilahan(SegmenNews.com)-Dalam rangka peringatan Hari Bakti Perbendaharaan Ke-14 TH 2018 di rangkai dengan Seminar anti korupsi serta penandatanganan pakta integritas cerdas cermat DAK Fisik & Dana Desa yang di taja KPPN Rengat, turut di hadiri Bupati Kuansing, Wakil Bupati Inhu dan Bupati Inhil yang wakili Sekda Said Syarifuddin pusatkan di Gedung Dang Merdu Jl. Bupati Tulus Rengat Kabupaten Inhu, Selasa (30/1/2017).

Pada kesempatan tersebut Sekda Said Syarifuddin di dampingi Kabid penerimaan dan Pengeluaran KAS Daerah, Feri Irawan dan Staf. Dan turut dihadiri Tri Budhianto Ditjen Perbendaharaan Kakanwil Provinsi Riau, KPPN Rengat, Kejari Inhu dan Kejari Inhil.

Sementara itu, sambutan Sekda Said Syarifuddin saat menghadiri Seminar anti Korupsi mengatakan, atas nama pemerintah daerah kabupaten indragiri hilir, secara khusus kami menyampaikan apresiasi kepada KPPN Rengat, atas diadakannya kegiatan dalam rangka memperingati hari bhakti perbendaharaan yang diisi dengan beberapa agenda kegiatan yakni penandatanganan pakta integritas, cerdas cermat dak dana fisik dan dana desa, serta seminar anti korupsi dengan tema bebas korupsi, tantangan di era bebas komunikasi.

Kita ketahui bersama bahwa, pemberian alokasi dana desa merupakan wujud dari pemenuhan hak desa untuk menyelenggarakan otonominya agar tumbuh dan berkembang mengikuti pertumbuhan dari desa itu sendiri, berdasarkan keanekaragaman, partisipasi, otonomi asli, demokratisasi, pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan peran pemerintah desa dalam memberikan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menghela percepatan pembangunan dan pertumbuhan wilayah-wilayah strategis.***(Advertorial/hms)

Ketua DPRD Fauzi Hasan Hadiri Tablik Akbar di Rangsang

Meranti(SegmenNews.com)- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti Fauzy Hasan hadiri Tablik Akbar di Desa Tanjung Samak,Kecamatan Rangsang, Rabu (7/01/2018) malam, bertempat di lapangan Kesenian Tanjung Samak.

Hadir juga Wabup Said Hasyim, Danrem 031/WB Brigjend. TNI. Edi Afrizal Natar Nasution, Camat Rangsang, tokoh masyarakat serta sejumlah tokoh masyarakat.

Sempena zikir akbar ini Ketua DPRD Kepulauan Meranti Fauzy Hasan, dalam sambutannya mengajak semua lapisan masyarakat untuk mendengarkan pencerahan dari Danrem 031/WB Brigjend. TNI. Edi Afrizal Natar Nasution agar riau bersinar khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Zikir akbar yang kita gelar ini bertajuk membangun ukuwah untuk kemajuan bangsa, mari kita doa kan juga agar pak Edi Natar Nasution tercapai segala cita citanya,” ucap politisi PAN Meranti itu.

Dalam kesempatan itu Wabup Said Hasyim mengatakan bahwa Meranti masih terisolir sehingga kedepannya diharapkan Meranti bisa berubah dan semakin maju.

“Mari kita sama-sama berdoa agar pak Edi Natar mendapat karier yang lebih baik lagi, mari kita semua mendoakan beliau,” ajak Said Hasyim.

Selanjutnya, Danrem 031/WB Brigjend. TNI. Edi Afrizal Natar Nasution selaku penceramah di zikir akbar mengatakan persaudaraan itu baru bisa terbentuk dengan kerja sama.

“Mari kita jauhi sifat kesombongan jangan merasa diri kita hebat dari pada org laen, dan jangan kita merasa kita bisa mati dalam kusnul khotimah dan yang di murka allah adalah sifat kesombongan, ini yang harus kita buang jauh-jauh sifat kesombongan,” ungkapnya mengakhiri ceramahnya.***(Dham)

Camat Bantan Lantik Dua Pj Kades

Bantan(SegmenNews.com)- Bertempat di gedung serba guna kecamatan, Camat Bantan Syamsul Bahri, Rabu 7 Februari 2018, melantik Penjabat Kepala Desa (Pj Kades), Selatbaru Candra Kusuma dan Pj Kades Muntai Jayusni.

Pelantikan terhadap pucuk pimpinan tertinggi di kedua desa tersebut, menyusul berakhirnya masa jabatan kepala desa, Candra Kusuma yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Pj Kades Deluk ini, menggantikan Muhammad Sufian. Sedangkan Jayusni juga pernah menduduki jabatan Pj Kades Pambang Baru, dilantik kembali menggantikan Junaidi.

Prosesi pelantikan, dihadiri Kapolsek Bantan AKP Yuherman dan Kepala KUA Bantan Mahmud serta para pejabat dan pegawai di lingkup Kecamatan Bantan, juga turut dihadiri para kades se-Kecamatan Bantan dan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda Kecamatan Bantan.

Pada kesempatan itu, Camat Bantan Syamsul Bahri, mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Muhammad Sufian dan Junaidi yang telah mengabdi dan melayani masyarakat serta membangun desanya.

“Alhamdulilah paka Sufian dan Junaidi sudah melakukan pembangunan, selanjutnya Pj kades tinggal melanjutkan program pembangunan desa sesuai dengan RKP desa dan jika ada perubahan mohon dimusyawarahkan kembali,” ungkap Syamsul.

Syamsul Bahri juga menekankan agar Candra Kusuma dan Jayusni untuk bergerak cepat menjalankan amanah yang telah diberikan. Terlebih keduanya sudah berpengalaman sebagai Pj Kades, sehingga tidak lagi butuh waktu lama untuk melakukan penyesuaian.

Kemudian terkait dengan kegiatan tahun 2018, kedua Pj Kades harus menggandeng seluruh elemen yang ada, seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh-tokoh desa, untuk melakukan rembug dan musyawarah. Camat mengingatkan, usulan pembangunan desa harus memperhatikan skala prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Syamsul Bahri juga menyinggung tentang pesta demokrasi pemilihan kepala daerah Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau tahun 2018. Terkait dengan pesta ini, Camat Bantan minta seluruh kepala desa agar mengajak masyarakat untuk bijak dan menciptakan suasana kondusif.

“Meskipun setiap masyarakat sudah punya idola dan pilihannya, namun jangan sampai mempengaruhi keharmonisan yang sudah terbangun. Untuk itu, kami minta agar kepala desa dan seluruh elemen di Kecamatan Bantan bergandeng tangan menciptakan suasana damai,” tandas Syamsul.***(edi/dskmf)