Beranda blog Halaman 1621

Korupsi Retribusi Terminal Barang. BPKP Sebut Tiga Pegawai UPT Dishub Dumai Rugikan Rp3,9 Miliar

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Sidang perkara korupsi retribusi terminal barang Kota Dumai, dengan terdakwa Indra Saputra, Kepala UPT Pelabuhan Barang Dishub, Havela Husa, dan Ahmad Budiman, masing-masing bendahara penerima pembantu, Rabu (6/12/2017), kembali digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Tiga teraangka korupsi diadili

Pada persidangan ini, auditor BPKP yang dimintai keterangan sebagai saksi ahli, mengatakan, ada sebesar Rp3,9 miliar dana retribusi yang digunakan untuk pribadi ketiga terdakwa.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Kamazaro Waruwu SH, saksi ahli menyebutkan, pihaknya ada diminta penyidik Polda Riau untuk melakukan audit terhadap penerimaan retribusi empat pos terminal barang di Kota Dumai.

Berdasarkan permintaan tersebut, ahli mengatakan, dirinya bersama tim melakukan audit selama 25 hari pada Bulan Februari 2017. Ia mengaudit penerimaan tahun 2015.

Dari hasil audit diketahui, penerimaan yang diperoleh dari retribusi empat pos terminal barang tersebut sebesar Rp9,87 miliar. Namun yang disetorkan ke kas umum daerah hanya sebesar Rp6,095 miliar. Sementara sebesar Rp3,85 miliar lebih tidak dapat dipertanggungjawabkan

Atas perbuatan ini, Jaksa Penuntut Umum sebelumnya mendakwa ketiga terdakwa sesuai Pasal 2 dan Pasal 3, jo Pasal 18, Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 KUHP.***(segmen02)

BKPP Rohul Sosialisasi Sistem Registrasi Terpadu

Rohul(SegmenNews.com)- Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Rokan Hulu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi Aplikasi SIRATU ( Sistem Registrasi Terpadu ) yang secara resmi dibuka Assisten III Bidang Administrasi Umum Setda Rohul H. Helfiskar SH MH, di salah satu hotel di Pasir Pengaraian, Rabu (06/12/2017).

Sosialisasi ini mengusung tema “ Optimalisasi Peran dan Fungsi Pejabat Pengelola Kepegawaian OPD Untuk Mewujudkan tertib Administrasi Kepegawaian “ itu dengan melibatkan seluruh Bagian Administrasi dan Kepegawaian dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan.

Kepala BKPP Rohul M. Zaki S.STP melalui Sekretaris BKPP Rohul Bekrim Setiawan S.STP kepada wartawan, Rabu (6/12/2017) mengatakan tujuan dilakukannya Rakor dan Sosialisasi Aplikasi SIRATU agar ASN dapat memanfaatkan aplikasi yang berbasis Tekhnologi Informasi itu secara efektif dan efisien serta dapat memperpendek jarak birokrasi.

“Aplikasi SIRATU merupakan bagian kecil dari aplikasi yang sudah kita bangun semuanya, secara keseluruhan pelayanan kedepannya dengan menggunakan sistem digitalisasi dalam pelayanan kepegawaian dan tidak secara manual lagi, diharapkan kedepannya seluruh ASN dimudahkan dengan aplikasi SIRATU ini,“ jelas Bekrim

Lebih lanjut dikatakan Bekrim, tahun 2018 mendatang BKPP Rohul membuat beberapa gebrakan, selain pembangunan gedung pelayanan yang sudah disahkan anggarannya, BKPP Rohul juga mengubah sistem administrasi dari manual ke sistem yang berbasis elektronik atau digitalisasi.

Karena BKPP Rohul saat ini memang kekurangan pegawai, tentu dengan adanya aplikasi dan sistem digital ini ASN lebih mudah, cepat dan sederhana dalam mengurus administrasi kepegawaian.

“Setiap OPD harus mempersiapkan database, seperti database hard copy dan soft copy, setiap data yang dikumpulkan akan diinput ke sistem kita yang meliputi database yang dikumpul seluruh pelayanan, kalau SIRATU cuman satu bagian kecil dari seluruh aplikasi yang ada, kita harap dengan adanya aplikasi SIRATU ini dapat mempercepat pelayanan, karena sudah bisa diakses melalui Online atau digital,” Imbuh Bekrim.***(fit)

100 Ribu Bibit Ikan Ditabur di Sungai Rokan

Rohul(SegmenNews.com)- Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Eluan Mahkota (PT EMA) Kebun Kota Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan masyarakat setempat melakukan penaburan 100 ribu bibit ikan ke Sungai Rokan.

100 Ribu Bibit Ikan Ditabur di Sungai Rokan

Penaburan bibit ikan ini dipusatkan di Desa Sei Rokan Jaya (Seroja), Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (6/12/2017) pukul 10.00 wib.

Hadir juga Staf Ahli Bupati Rohul, H Abdul Harris SSos MSi, Kadis DKPP, Ir Sri Hardono, Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan, Ibrahim, Pimpinan DPRD Rohul yang diwakili Ketua Komisi II, Hj Sumiartini, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pasirpengaraian, Mewakili Dandim 0313 KPR, Sekcam Kepenuhan, H M Yasin SKM, Kapolsek Kepenuhan, Iptu Yani Marjoni SH, Manager PKS PT EMA, Sianturi, KTU PKS PT EMA, Herman perwakilan dari kantor Direksi PT EMA Pekanbaru, Rubi, Kades Seroja, M Dain serta perwakilan Kades di Kepenuhan dan tokoh adat, tokoh ulama serta masyarakat.

Staf Ahli Bupati Rohul, H Abdul Harris SSos MSi menilai hal seperti ini merupakan sesuatu yang sangat posotif sekali mengingat stok ikan yang ada disungai rokan sudah mulai berkurang, karena banyaknya penangkapan-penangkapan.

Jadi yang dilakukan saat ini dilakukan penambahan stok ikan, hal ini sangat diharapkan kedepannya dapat dilakukan secara berkala di sepanjang sungai Rokan.

“Lebijakan yang dilakukan oleh pihak perusahaan merupakan suatu langkah yang cukup baik sekali adanya kerjasama perusahaan dengan masyarakat tempatan. Untuk itu diharapkan kepada perusahaan dan masyarakat untuk menjaga kelestarian ikan,” paparnya.

Pada kesempatan ini, Staf Ahli Bupati menghimbau kepada pemeraintah kecamatan dan pemerintah desa untuk membuat peraturan desa tentang pencemaran sungai dan kelestarian ikan.

Sementara itu, Camat Kepenuhan, Recko Roeandra SSTP diwakili Sekcam Kepenuhan, H M Yasin SKM mengucapkan terimakasih kepada pihak PKS PT EMA atas rasa tanggungjawabnya terhadap ekosistem di sungai rokan ini. Sehingga kelestarian ikan di sungai rokan ini kembali terjaga.

“Kami berharap kepada masyarakat tidak menangkap ikan dengan cara yang ekstrim seperti dengan cara di racun, di setrum dan lainnya. Karena dengan cara seperti itu akan merusak ekosistem di perairan atau membuat ikan punah,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Manager PT EMA melalui KTU, Herman mengatakan, mohon maaf kepada seluruh masyarakat dan juga pemerintah atas tercemarnya sungai rokan akibat jebolnya kolam limbah perusahaan.

Untuk itu, melalui penebaran bibit ikan ini sebagai bentuk rasa tanggung jawab PT EMA agar kelestarian ikan di sungai rokan semakin terjaga. Penebaran bibit ikan ini juga merupakan salah satu dana CSR.

“ Iya, hari ini kita melakukan penaburan benih ikan bersama pemerintah dan masyarakat. Ini sudah menjadi komitmen kami dari perusahaan sebagai salah satu kepedulian dan juga sebagai permohonan maaf kami atas kejadian beberapa waktu lalu dan kami akan bekerja semaksimal mungkin agar kejadian yang lalu tidak terulang kembali,” tuturnya.***(fit)

Kembalikan Rp1,8 Miliar, Mantan Kepala Bappeda Rohil Tetap Dituntut 3 Tahun Penjara

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Meski telah mengembalikan seluruh uang hasil korupsinya, Wan Amir Firdaus, mantan Kepala Bappeda Rokan Hilir tetap dituntut selama tiga tahun penjara. Wan Amir Firdaus dinilai jaksa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Tindak pidana korupsi ini sebelumnya, terungkap dari adanya laporan PPATK tentang transaksi keuangan yang mencurigakan pada rekening terdakwa.

Tuntutan ini dibacakan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, Sugandi SH, di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (6/12/2017).

Selain Wan Amir Firdaus, jaksa juga menuntut tiga staf Wan Amir Firdaus, masing-masing selama dua tahun penjara.

Tebar Brosur, Koramil 02 Rambah Ajak Masyarakat Ikuti Jalan Santai 10 K

Rohul(SegmenNews.com)-  Menjelang memperingati Hari Juang Kartika (HJK), Bintara Pembina Desa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/Kpr menempelkan brosur 10 K dan Jalan Santai di wilayah teritorialnya.

Tebar Brosur, Koramil 02 Rambah Ajak Masyarakat Ikuti Jalan Santai 10 K

Danramil 02 Rambah, Kapten Inf Syahril mengatakan pendaftaran untuk lomba lari 10 K dan jalan santai tersebut tidak dipungut biaya dan berlaku untuk semua kalangan.

“Kita mengharapkan banyak yang ikut. pokoknya pendaftaran gratis, silahkan daftar di Jasmani Korem 031/Wb, Kodim 0313/Kpr atau Koramil 02 Rambah,” jelas Kapten Inf Syahril melalui Penerangan Humas Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir, Rabu (06/12/17).

Perlombaan ini rencananya, akan dilaksanakan di Pekan Baru 10 Desember 2017 yang strart Jalan Gajah Mada Pukul 06.00 wib.

“Kegiatan dilaksanakan di Kota Pekan Baru tepatnya di Jalan Gajah Mada Pukul 06.00 wib. Dan masyarakat boleh mengikuti kegiatan ini. Pendaftarannya gratis,” bebernya.

Korem 031/Wb sendiri akan menyiapkan uang, ratusan door prize, sepeda motor, Kulkas, sepeda dan banyak hadiah menarik lainya yang bertujuan untuk mengajak peserta hidup sehat.

“Tujuan lomba lari jarak 10 Km dan jalan santai ini, untuk mengajak peserta hidup sehat. Dan dengan hidup sehat kami harap kedepan dapat memberikan hal positif baik kepada individu maupun di lingkungan kerja,” tutupnya.

Peringatan Hari Juang Kartika yang jatuh setiap tanggal 15 Desember merupakan momentum tersendiri bagi TNI-AD. Peringatan hari lahir TNI-AD tersebut bukan hanya sebuah perayaan semata, melainkan bertujuan untuk mengenang kembali semangat dan jiwa korsa para prajurit TNI-AD, dalam meningkatkan pengabdian kepada Negara.***(fit)

Bupati Inhil Sebut Mr Tay Juhana Sebagai Tokoh Pengembang Kelapa

Inhil(Segmennews.com)- Pada perayaan Sambu Group 50 Years Anniversary, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyatakan, Mr Tay Juhana yang merupakan pendiri sekaligus perintis Sambu Group sebagai tokoh pengembang kelapa di Kabupaten Inhil.

Bukan tanpa alasan, Bupati mendapuk ‘gelar’ tersebut sebagai rasa hormat dan bangganya terhadap sosok yang telah berhasil merintis dan mempertahankan perusahaan pengelolaan berbasis kelapa, Sambu Group di Inhil selama 50 tahun.

“Jarang sekali ada perusahaan yang mampu eksis hingga usia 50 tahun. Namun, Sambu Group menjadi salah satu perusahaan yang mampu. Sambu sudah dapat menampung belasan ribu pekerja, terdapat ribuan masyarakat Inhil bekerja di Sambu Group saat ini,” pungkas Bupati, Kateman, Selasa (5/12/2017) malam.

Dalam momen bahagia ini, Bupati mengucapkan ungkapan terima kasih kepada Sambu Group yang telah mampu meningkatkan produktifitas kebun kelapa masyarakat.

Menurutnya, dengan hamparan perkebunan kelapa seluas 432 ribu hektare dan 70 persen masyarakat yang bergantung dengan perkebunan kelapa, maka upaya meningkatkan produktifitas yang dilakukan oleh Sambu Group memiliki peran yang krusial dalam kesejahteraan masyarakat yang berprofesi sebagai pekebun kelapa.

Hadir mendampingi Bupati Inhil pada perayaan ini, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan, sejumlah anggota Forkopimda Inhil dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Kabupaten Inhil.

Perayaan HUT Sambu Group Ke – 50 berlangsung sangat meriah dengan diisi oleh berbagai jenis tari – tarian dengan alunan musik dari sebuah group orkestrabertaraf nasional serta dibawakan oleh seorang artis kenamaan di jagad selebriti Nusantara, Ersa Mayori.

*Perusahaan Pengolahan Berbasis Kelapa Terbesar Dunia*

Sebelumnya, dalam iven peringatan Hari Ulang Tahun Sambu Group Ke – 50 tahun, Tay Ciaying salah seorang anak dari pemilik sekaligus perintis Sambu Group, Mr Tay Juhana menyatakan, usaha yang dibangun Sang Ayah dengan penuh rintangan sejak tahun 1967, telah membuat Sambu Group menjadi satu yang terbesar dari sekian banyak perusahaan pengolahan berbasis kelapa.

Tay Ciaying yang menjadi Head of Event Committee dalam peringatan HUT Ke – 50 Sambu Group mengatakan, kekokohan yang terbangun karena banyaknya rintangan yang telah dihadapi membuat Sambu Group dapat bertahan selama 5 dasawarsa dalam kerasnya persaingan dunia bisnis Internasional.

“Usaha berbasis kelapa ini dirintis oleh ayah saya Tay Juhana bersama almarhum kakek saya sejak 50 tahun yang lalu, perjalanan panjang penuh rintangan mereka hadapi sehingga kini Sambu Group tetap konsisten dalam bisnisnya,” pungkas Tay Ciaying, Kateman, Selasa (5/12/2017) sore.***(Adv/Diskominfo/Ibnu)

Pemkab Siak Terima Penghargaan Dana Rakca Award dari Presiden RI

Jakarta(SegmenNews.com)- ‎Diahir tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Siak kembali menerima Penganugerahan dan Penghargaan Dana Rakca Award dari Presiden RI yang diserahkan langsung oleh Mentri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Kepada Bupati Siak Syamsuar di Aula Dhanapala Kantor Kementrian Keuangan, Rabu(6/12/17).

Pemkab Siak Terima Penghargaan Dana Rakca Award dari Presiden RI

Sebanyak 7 kabupaten yang menerima penghargaan Salah satu diantaranya Kabupaten Siak yang masuk dalam 5 besar pada Penghargaan Dana Rakca Award dari Presiden RI.

“Alhamdulillah, kita menerima Anugerahan Dana Rakca Award 2017. Penyerahan tadi diberikan Menkeu Sri Mulyani,” kata Syamsuar.

Syamsuar yang didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Siak H Yan Pranajaya juga tak membantah bahwa anugrah yang diterimanya itu adalah satu-satunya daerah di Sumatra ini hanya Pemerintah Kabupaten Siak yang menerimanya.

Adapun penilaian sehingga Kabupaten Siak menerima Anugerahan Dana Rakca Award 2017 dari presiden ini, jelas Syamsuar, karena mempunyai kinerja baik dalam kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Siak juga dinilai bahwa pelayanan dasar publik pendidikan kesehatan cukup baik.

“Kita juga dinilai bahwa pekerjaan umum serta ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang cukup baik sehingga mendapat Anugerahan Dana Rakca Award 2017 itu,” jelas Syamsuar.

Penghargaan ini, sebut Syamsuar, sangat berarti bagi Pemkab Siak dan tentunya hal ini semakin memicu serta memotivasi Pemerintah Siak untuk berbuat lebih baik lagi.

“Patut saya ucapkan terima kasih kepada seluruh Satker yang ada di Siak atas kinerjanya, memberi pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Penghargaan ini juga tak lepas dari dukungan semua elemen dan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.***(Rinto)

Dugaan Korupsi, Kontraktor Proyek Jembatan Enok-Inhil Ditahan

Tembilahan(SegmenNews.com)-Penyidik Kejaksaan Negeri Tembilahan, Selasa (5/12/17) resmi melakukan penahanan terhadap tersangka Taufiq. SE selaku Direktur PT. Ramadhan Raya merupakan perusahaan pelaksana pekerjaan proyek  pembangunan Jembatan Sungai Enok Pada Tahun 2013 lalu.

Tersangka Proyek Jembatan Enok-Inhil Ditahan

Tersangka taufiq alias upik ditahan,  terkait  kasus dugaan tindak pidana Korupsi Proyek Pembangunan Jembatan Sungai Enok, di Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir.

Pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Indragiri Hilir dana Anggaran APBD Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2013 yang dilaksanakan oleh PT. Ramadhan Raya sebagai perusahaan penyedia barang atau jasa dengan nilai kontrak addendum pertama sebesar Rp.9.997.465.000 yang dilakukan oleh tersangka.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tembilahan, Lulus Mustofa, SH didampingi Kasi Pidsus, Sonang, SH dan Kasi Intel, Ari Supandi,SH mengatakan bahwa didalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Enok ini, terdapat penyimpangan dalam pelaksanaannya yang pekerjaannya tidak lagi sesuai bestek. Sehingga menimbulkan Kerugian  negara kurang lebih sebesar Rp 2,1 Miliar.

“Kami melakukan penyidikan kasus ini, sesuai spedik dan dipecah-pecahkan, Karna proyek ini bukan proyek Multiyears tetapi proyek dari anggaran APBD, mulai dari tahun 2011, 2012, 2013 dan 2014.” terang Kajari ketika ditemui wartawan diruang kerjanya.

Sekedar mengingat, berdasarkan Surat Perintah Penyidikannya yang ditunjukan Kejaksaan Negeri Temabilahan dengan nomor : Print 09/N.4.15/FD.1/12/2015 tanggal 17 Desember, menjelaskan terkait Dugaan Tindak Pidana KorupsiTerhadap Kegiatan Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragir Hilir pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Indragiri Hilir yang dananya berasal dari APBD Kabupaten Indragiri Hilir tahun angaran 2013 yang dilaksanakan oleh PT. Ramadhan Raya selaku perusahaan penyedia barang atau jasa dengan nilai kontrak addendum pertama sebesar Rp.9.997.465.00,-.

Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan bersama  tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang difasilitasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyelidikan lapangan. Terkait dugaan korupsi pembangunan Jembatan Enok yang menggunakan APBD Inhil empat tahun anggaran.

Kemudian terkait dengan tersangka lain dalam kasus ini, ketika dipertanyakan Kajari Tembilahan Lulus Mustofa dengan wajah penuh senyum mengatakan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan menyampaikan mengenai hal tersebut.

” Mengenai, apa ada tersangka lain dalam kasus ini. Dalam waktu tak berapa lama lagi, akan kami sampaikan” jawab Kajari.***(Ibnu)

AHY Setir Sendiri Mobil Pengangkut Bantuan Korban Erupsi Gunung Agung di Bali

Bali(SegmenNews.com)- Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi posko pengungsian erupsi Gunung Agung di Bali, Selasa (5/12). Dalam perjalanan, AHY menyetir sendiri mobil pengangkut bantuan.

AHY saat menyetir Sendiri Mobil Pengangkut Bantuan ke Bali

Pendiri AHY Foundation ini langsung menghantarkan bantuan pengungsi di tiga tempat yakni Kecamatan Rendang
dan Desa Tenganan di Kabupaten Karangasem, serta GOR Swecapura, Kabupaten Klungkung.

Lokasi pertama yang dikunjungi AHY adalah Kecamatan Rendang. Tempat pengungsian yang berada paling dekat dengan Gunung Agung itu menampung lebih dari delapan ribu pengungsi.

Warga yang mengungsi di sana sangat senang dikunjungi AHY. Ketika AHY
datang, mereka langsung berhamburan keluar dari tenda-tenda tempat tinggal mereka sementara.

“Tengok tengok tempat saya Mas Agus … ,” kata seorang Ibu sambil menarik tangan AHY.

Tak canggung, AHY menuruti permintaan para warga untuk mengunjungi tenda-tenda mereka. “Ayo dong ini dimainin, pengen denger,” ujar AHY menunjuk satu set gamelan khas Bali yang sengaja ditaruh di tempat pengungsian sebagai hiburan dan agar anak-anak dapat belajar musik.

AHY menyapa para pengungsi penuh keakraban

Anak-anak pun dengan lihainya memainkan gamelan. Bonusnya, AHY
memberikan jajanan kepada mereka untuk dimakan bersama.

Wayan Sudiarta, pegawai kecamatan yang bertugas sebagai petugas logistik di posko pengungsian Rendang mengapresiasi bantuan yang dibawa AHY.

“Dengan bantuan ini, kami akan merealisasikannya sesuai dengan jumlah pengungsi yang ada di kecamatan Rendang.

Saat ini totalnya sudah mencapai 8.000 lebih,” ujar Wayan.

“Bantuan ini sangat bermanfaat,
dan mudah-mudahan ini berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” tutupnya.

Dari posko pengungsian Rendang, AHY melanjutkan perjalanan menuju tempat kedua yaitu posko pengungsian di GOR Swecapura, Kabupaten Klungkung. Tiba di posko ini, AHY dibantu para relawan menurunkan bantuan yang dibawa AHY Foundation.

Perlahan-lahan bantuan berupa sembako, alas tidur, selimut, dan bantal ini diturunkan dari mobil yang dikemudikan AHY. Ada sekitar 1.300 pengungsi di tempat itu.

Saat AHY datang, kebetulan anak-anak sedang bermain-main di halaman GOR. AHY yang datang membawa bola sepak, mengajak anak-anak bermain bola.

“Ayo ayo kita main bola,” seru AHY disambut antusias anak-anak yang langsung membentuk dua tim.

Rupanya setiap sore mereka juga sering bermain bola untuk mengusir kepenatan selama berada di pengungsian.

Tempat pengungsian ketiga yang dikunjungi AHY terletak di Desa Tenganan, Karangasem
Selatan. Desa Tenganan ini adalah salah satu desa wisata andalan pariwisata Bali.

Bale wantilan tempat biasa para warga berkumpul, diubah menjadi tempat tidur para pengungsi yang berasal dari desa-desa sekitarnya. Posko ini menampung sekitar 400 orang yang berasal dari Desa Tanah Aron.

AHY tiba di posko pengungsian ini sekitar pukul 19.30 WITA. Hujan deras yang mengguyur tempat itu, tidak menyurutkan semangat AHY untuk bertemu para pengungsi. Untuk
mencapai bale tempat pengungsi berkumpul, AHY harus berjalan menanjak sekitar 200 meter.

Senter menjadi salah satu sumber penerangan selain lampu-lampu yang berasal dari rumah penduduk sekitar.

“Bapak Ibu sekalian, saya datang bersama teman-teman dari Jakarta, ingin melihat secara langsung kondisi Bapak dan Ibu sekalian,” tutur AHY.

“Kami juga membawa bantuan,
mudah-mudahan bermanfaat. Dan saya tentu mendoakan semoga Bapak Ibu sekalian, adik-adik, anak-anakku senantiasa sehat, senantiasa sabar dalam menghadapi musibah ini. Dan
semoga bisa kembali segera ke rumah masing-masing. Tetap semangat ya,” seru AHY.

AHY kemudian menyerahkan bantuan kepada I Made Sukarta, Kepala Lingkungan Desa Tanah Aron.

AHY mengapresiasi upaya yang telah dilakukan pemerintah, instansi-instansi, serta organisasi-organisasi yang telah memberikan bantuan kepada para pengungsi.

“Tentu bantuan materi itu penting, tetapi tidak hanya itu. Saya juga mengapresiasi upaya tanggap darurat dan segala hal yang telah dilakukan oleh pemerintah, baik provinsi Bali
maupun kabupaten, dan juga yang lainnya, termasuk TNI, Polri, BNPB atau BPBD yang telah bekerja bersama-sama dengan berbagai komunitas yang secara sukarela berupaya untuk
meringankan kesulitan warga yang sedang mengungsi,” jelas AHY.

“Mudah-mudahan kehadiran saya di sini juga dapat membangkitkan semangat, dan saya senang kalau bisa berinteraksi dengan masyarakat, kaum lansia, ibu-ibu, anak-anak, dan juga
yang lainnya,” ungkap AHY.

“Karena saya ingin juga terus bisa membangkitkan harapan
bahwa mudah-mudahan situasi Gunung Agung juga semakin membaik dan pada akhirnya
mereka semua bisa kembali ke rumah masing-masing,” tambahnya.

Ketika ditanya wartawan mengapa AHY memilih mengendarai sendiri salah satu mobil yang mengangkut bantuan, ia menjawab bahwa itu yang dulu sering dilakukannya.

“Iya, sebetulnya saya menikmati dalam setiap perjalanan. Saya juga jika memungkinkan nyetir sendiri. Saya juga kadang-kadang bernostalgia, sambil ingin melihat secara langsung
keindahan alam di Bali yang luar biasa, yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” puji AHY. ***(rls)

Pemkab Kuansing Gandeng PLN dan Bank Riau Kepri Terkait Pembayaran Listrik

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Pemerintah Kabupaten Kuansing dan PT. Bank Riau Kepri tentang Penyelesaian Pembayaran Pemakaian Tenaga Listrik PLN Oleh Pemerintah Kabupaten Kuansing Untuk Kepentingan Pemerintah Kabupaten dan Fasilitas Umum, Selasa (6/12/17).

Pemkab Kuansing Gandeng PLN dan Bank Riau Kepri Terkait Pembayaran Listrik

Penandatanganan MoU ini dilakukan langsung oleh GM PLN Wilayah Riau dan Kepri M. Irwansyah Putra bersama Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si dan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari dan disaksikan oleh Manager PLN Area Rengat Joymart Sihaloho, Kepala Divisi Operasional Regional Sumatera Ir. Supriyadi serta Kepala Divisi Pengembangan Regional Sumatera Budi Pangestu di Ruang Rapat PLN Wilayah Riau dan Kepri Lantai 3.

Turut hadir pada acara tersebut Sekda Kabupaten Kuansing Muharlius beserta staff ahli Pemerintah Kabupaten Kuansing Wariman, Kepala Bagian Umum Pemerintah Kabupaten Kuansing M. Saleh dan para Manager Area serta para Kepala Divisi PT. PLN (Persero).

GM PLN Wilayah Riau dan Kepri M. Irwansyah Putra menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing dan Bank Riau Kepri.

Ia berharap kedepannya seluruh pemerintah kabupaten kota yang ada di wilayah Riau dan Kepri dapat untuk mengikuti kesepakatan yang pertama kali dilakukan di wilayah Riau dan Kepri ini.

MoU ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan di Indonesia setelah sebelumnya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Langsa Aceh bersama Bank Aceh Syariah.

Masih pada acara yang sama Bupati Kuansing Drs. H. Mursini M.Si berharap kerjasama yang dilakukan dapat menguntungkan semua pihak dan dapat menjamin kelancaran pembayaran tagihan listrik Pemerintah Kabupaten Kuansing kedepannya.

Ditemui usai acara, Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari menyampaikan MoU ini merupakan salah satu implementasi dari transaksi non tunai yang sedang dimarakkan oleh pemerintah pusat. Irvandi juga menyampaikan Bank Riau Kepri siap untuk menjalin kerjasama dalam bentuk apapun dengan PLN (Persero).

Bank Riau Kepri saat ini untuk bidang teknologi pada kelompok kategori BPD di perbankan sudah memiliki teknologi terbaik.***(rls)