Beranda blog Halaman 1632

463 Mahasiswa Politeknik Bengkalis Diwisuda

Bengkalis(SegmenNews.com)-Sebanyak 463 orang mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis, Sabtu (25/11/2017), diwisuda. Bupati berharap para wisudawan sanggup berkompetisi disemua level kehidupan.

Wisuda mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis

Hadir pada acara wisuda tersebut, Plt Sekdakab Bengkalis, H Arianto, erwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Abdul Kadir, Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkalis, Haholongan, Kapolsek Bengkalis AKP Maitartika, Perwakilan Kodim 0303 Bengkalis Kapten Win.

Bupati Bengkalis dalam sambutannya yang dibacakan Plt Sekdakab, mengajak segenap akademika Politeknik Negeri Bengkalis dan seluruh Alumni, bekerjasama dan bekerja keras, guna meningkatkan mutu pendidikan, sehingga lukusan politeknik dapat menkadi pelopor suksesnya pembangunan di Kabupaten Bengkalis di masa mendatang.

Dikatakannya, perkembangan perguruan tinggi di Kabupaten Bengkalis saat ini cukup membanggakan. Ini terlihat dari berdirinya beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Bengkalis, seperti Politeknik Negeri Bengkalis, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah, Akademi Komunitas Negeri Bengkalis dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis.

“Kondisi ini menjadi camvuk bago segenap civitas akademika Politeknik Negeri Bengkalis untuk terus meningkatkan kualitas alumni, agar bisa bersaing dengan alumni perguruan tinggi lainnya,” ujarnya.

Dikatakan Arianto, kondisi ini tentunya menjadi cambuk bagi segenap civitas akademika Politeknik Negeri Bengkalis untuk terus meningkatkan kualitas alumni, agar dapat bersaing dengan alumni-alumni perguruan tinggi lainnya.

“Masyarakat menaruh harapan besar kepada wisudawan dan wisudawati dalam memperbaiki bangsa ini ke arah yang lebih baik.Semangat dan intelektual yang dimiliki diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan Kabupaten Bengkalis”, harap Arianto.***(nurat)

Digenangi Air, Upacara HUT PGRI Rohil Tetap Khidmat

Rohil(SegmenNews.com)-Meski lapangan upacara digenangi air, akibat turun hujan sebelumnya, namun upacara peringatan HUT PGRI ke-72 Pemkab Rohil, Sabtu (25/11/2017), tetap berjalan lancar dan khidmad.

Upacara HUT PGRI di Rohil Khidmat

Upacara yang dipusatkan di lapangan Taman Budaya, purna MTQ, Jalan Perkantoran, Kelurahan Bagan Punak, Bagansiapi-api ini, dipimpin
Wakil Bupati Rokan Hilir, H Jamiludin.

Tahun ini, HUT PGRI ke-72 mengangkat tema “Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru Dalam Meningkatkan Disiplin   Dan Etos Kerja  Untuk Menguatkan  Pendidikan Karakter”.

Wakil Bupati Rohil, Jamaluddin, pada kesempatan tersebut membacakan sambutan Menteri Pendidikan. Dalam sambutannya, menteri salah satunya memberikan penghargaan atas dedikasi, komitmen serta ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru-guru dan tenaga kependidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dalam upacara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Rohil, diwakili Habib Nur, para Pejabat Forkopimda Rohil, para Pejabat Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas Pemkab Rohil, Ketua PGRI Kab. Rohil Zulfikar, SE, MM, Camat se-Rohil, Kepala UPTD se- Rohil, Ketua Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Rohil, para Datuk Penghulu se-Kecamatan Bangko, Para Tomas, Toga dan Pimp parpol, Orgas Kepemudaan, barisan OKP, PNS, PGRI, Pramuka, SMA, SMP, dan SD serta para undangan lainnya.***(chandra)

Miris! Kabupaten Rohul Kekurangan 2.300 Guru SD dan SMP

Rokan Hulu(SegmenNews.com) -Kabupaten Rokan Hulu saat ini kekurangan sekitar 2.300 orang guru PNS untuk tingkat SD dan SMP. Guru ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas generasi muda.

Ibnu Ulya

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rohul, Drs Ibnu Ulya. Untuk memenuhi kekurangan guru ini lanjut Ibnu, pihak sekolah merekrut guru yang didanai komite sekolah dan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

“Akibatnya, honor guru komite ini sangat kecil, sehingga saat ini menjadi permasalahan kesejahteraan para guru honor. Terlebih guru honor komite yang hanya dibayarkan setiap bulanya sekitar Rp300 hingga Rp700 ribu,” ujarnya.

Selain itu lanjut Ibnu, tidak semua guru honor tersebut bisa dibayar dengan menggunakan dana BOS. Untuk sekolah yang memiliki siswa banyak menurut kadis, tidak terlalu menjadi persoalan. Namun untuk sekolah yang siswanya minim tentunya honor yang didapakan guru juga kecil.

Sementara pemerintah saat ini lanjutnya, belum bisa menganggarkan untuk mengangkat guru honor komite menjadi honor daerah, pasalnya saat ini jumlah honor daerah di Rohul sudah mencapai sekitar 750 orang.***(fitri)

Wanita Ini Ditinggal Kabur Teman Prianya. Setelah Digeledah..

Inhu (SegmenNews.com)-EH, seorang ibu rumah tangga berusia 35 tahun, warga Simpang IV Belilas, Inhu, ditinggal kabur teman prianya, EK, ketika digrebek polisi Polsek Siberida di rumahnya. Setelah digeledah ternyata ada narkotika di rumahnya.

Tersangka kepemilikan narkoba

EH kemudian diamankan polisi ke Polsek Siberida beserta barang bukti berupa tujuh butir pil ekstacy, dua paket besar shabu-shabu dan empat paket kecil shabu-shabu.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tedjo, Sabtu (25/11/2017), mengatakan, tersangka EH ditangkap, Jumat (24/11/2017), sekitar pukul 22.00 WIB, di rumah tersangka di Simpang IV Belilas. Letika itu, polisi memperoleh informasi di rumah tersebut sering terjadi transaksi narkoba.

Tim kemudian bergerak ke runah kontrakan tersebut. Setelah memastikan penghuni kontrakan ada di rumah, tim kemudian melakukan penggerebekan. Namun sayang, ketika penggerebekan, EK, teman lelaki EH, berhasil kabur. Sementara EH hanya bisa pasrah.

Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa tujuh butir pil ekstacy, dua paket besar shabu-shabu, empat paket kecil shabu-shabu, satu buah bong, dua mancis, plastik klep, handphone dan uang tunai Rp1.500.000.

Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Siberida untuk proses lebih lanjut.***(segmen02)

Fraksi Gerindra Walk Out Saat Paripurna di DPRD Rohil, Ini Penyebabnya

Rohil(SegmenNews.com)- Rapat paripurna DPRD Kabupaten Rokan Hilir diwarnai aksi Walk out oleh Fraksi Gerindra Plus, Jumat sore (24/11/17).

Fraksi Gerindra Walk Out Saat Paripurna di DPRD Rohil, Ini Penyebabnya

Walk out tersebut merupakan hasil keputusan bersama oleh semua anggota DPRD dari Fraksi Gerindra.

Sebab mereka kesal banyak aspirasi masyarakat yang sudah masuk melalui Musrenbang baik itu ditingkat desa, kecamatan maupun kabupaten tetapi tidak masuk di dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD-P) Tahun 2017 yang hendak disahkan DPRD pada rapat paripurna sore itu.

Ketua Fraksi Gerindra Plus Hendra, ST beserta anggota tampak keluar dari ruangan rapat tersebut.

“Intruksi dari pimpinan, dikarenakan banyak aspirasi masyarakat yang sudah masuk melalui musrenbang namun tidak masuk di dalam RAPBD-P, semua kegiatan yang sangat di harapkan masyarakat di matikan. Maka itu kami dari Fraksi Gerindra memutuskan Walk out dari sidang itu,” kata Ucok Mukhtar kepada awak media usai sidang.

Menurutnya DPRD banyak beban moril kepada masyarakat, untuk menghindari beban moril tersebut pihaknya memutuskan Walk out dari sidang paripurna.

“Kami tidak ada maksud ingin menggagalkan rapat paripurna. Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi masyarakat yang banyak dimatikan. Kemudian banyak lagi persoalan-persoalan yang ada di Rohil ini, contohnya seperti masalah tenaga honor, PLN yang belum terbayarkan,” ujar ucok.

Sebut Ucok, Sikap Walk out yang dilakukan pihaknya itu guna untuk menyadari instansi-instansi pemerintah daerah yang ada, bagaimana kedepannya bisa diperbaiki dengan sebaik-baiknya,” harap ucok.***(Chan)

Bayi Gajah Berbobot 156 Kg Lahir di Taman Nasinal Tesso Nilo

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kelahiran bayi gajah di tim Elephant Flying Sguad, Balai Taman Tesso Nilo (TNTN) Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, cukup menggembirakan berbagai pihak. Kelahiran bayi gajah berbobot 156 kilogram ini tentunya akan mengurangi kepunahan hewan dilindungi ini.

Anak gajah baru lahir di TNTN Pelalawan

Bayi gajah berjenis kelamin jantan ini dilahirkan induknya tangggal 22 November 2017, sekitar pukul 07:00 WIB. Elephant Flying Sguad di Taman Nasional tesso Nilo bekerjasama dengan WWF-Indonesia didampingi dokter hewan, Annisa Wandhasari melakukan pemeriksaan kesehatan.

Dalam pemeriksaan, bayi gajah dalam keadaan sehat berbobot 156 kg, tinggi 94 cm, lingkar dada 129 cm, panjang 101 cm. Anak gajah ini merupakan anak gajah keenam yang lahir di tim Elephant Flying Sguad sejak dioperasikannya tahun 2004 lalu.

Dirjen semua pemangku KSDAE, Wiratno MSc, menyebutkan, kelahiran anak gajah ini menjadi penyemangat bagi pemangku kepentingan, bahwa masih ada harapan bagi Taman Nasional Tesso Nilo.

Anak gajah yang baru lahir (foto: WWF Indonesia)

Kelahiran gajah yang diberi nama Riau ini, pertama kali diketahui pada Mei 2016 lalu, kemudian tim dan dokter hewan terus memantau perilaku gajah. Saat itu gajah diketahui memasuki kehamilan 10 bulan.

Nurkhali Fadli, Manager Program WWF-Program Sumatera Tengah, Sabtu (25/11/17) menyatakan, taman TNTN ini hanya tersisa 25 persen hutannya, kelahiran anak gajah ini memberi harapan dan dapat menjadi pengingat bahwa manusia perlu berbagi ruang untuk semua makhluk, termasuk gajah.

Hal senada juga disampaikan, Kepala Taman TNTN, Supartono, menurutnya kelahiran anak gajah ini merupakan bukti capaian konservasi ex-situ yang berada di dalam TNTN.”Kami sangat gembira dengan kelahiran anak gajah. Ini merupakan bukti capaian konservasi ex-situ yang berada di dalam TNTN,” ujarnya.

Kawasan TNTN berdasarkan studi populasi berbasis DNA yang dilaksanakan oleh WWF, lembaga molekuler Eijkman dan balai TNTN, memiliki 147 individu gajah terdapat kantung gajah di TNTN, yang daerah jelajahnya meliputi taman nasional, hutan konsesi dan juga kawasan pemukiman di sekitarnya.

Guna membantu pencegahan dan penanganan konflik manusia -gajah, Elephan yang terdiri dari empat gajah terlatih dan 8 orang perawatnya menjadi tim inti ditempatkan di desa lubuk kembang bungan, kecamatan ukui.***(ran)

40 Keluarga di Desa Lubuk Bilang-Rohul Butuh Bantuan RLH

Rohul(SegmenNews.com)- Masyarakat miskin di desa Lubuk bilang‎ kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau masih banyak yang membutuhkan bantuan pemerintah berupa rumah layak huni.

40 Keluarga di Desa Lubuk Bilang-Rohul Butuh Bantuan RLH

Kepala desa ( Kades) Lubuk bilang, Iisman saat ditemui wartawan  di kantor nya, Kamis (23/11/17), mengatakan, dari 427 kepala keluarga (KK) di Desanya sekitar 10 persennya masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Bahkan 40 KK mendambakan bantuan pembangunan rumah layak huni dari pemerintah.

“Kita berharap pemerintah menyalurkan bantuan rumah layak huni kepada warga, ada sekitar 40 KK saat ini yang sangat membutuhkan,” ungkap Lisman.

Lisman juga berharap, janda miskin yang dihidup sendirian tinggal bersebelahan dengan areal mesjid, juga mendapat bantuan RLH.

Dalam kapasitas sebagai kepala desa Ilisman akan memperjuangkan usulan warganya untuk memperoleh bantuan perumahan bagi warga tidak mampu di daerah yang di pimpin nya tersebut.

“Salah satu tugas utama kami (Kades, red.) adalah memfasilitasi kebutuhan warganya, baik kepada pemerintah maupun pihak lain yang bertujuan untuk masyarakat didesanya,” ujarnya.

Di tempat terpisah RA (53) Salah seorang warga desa Lubuk Bilang Membenarkan jika warga didesanya masih banyak yang mendambakan rumah layak Huni dan dirinya sangat mendukung Program kepala desanya yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peningkatan taraf hidup rakyat memang menjadi kewajiban mutlak pemerintah daerah dan  untuk diperjuangan. Menurutnya Pemerintah daerah dituntut kreatif memanfaatkan peluang yang ada,” kata RA yang merupakan tokoh masyarakat di desa tersebut.

Ia menambahkan Kami masyarakat desa Lubuk Bilang siap mendukung program kades dan siap menjadi mitra pemerintah daerah untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan warga tidak mampu.***(fit)

Anggota DPD RI Asal Riau Sambut Baik Rencana WPR Stuban ke Jakarta

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), asal Provinsi Riau, Instiawati Ayus.SH,MH menyambut baik rencana anggota Wartawan Parlemen Riau (WPR) melakukan studi banding ke Jakarta tanggal 11 Desember 2017 mendatang.

Anggota DPD RI asal Provinsi Riau, Instiawati Ayus.SH,MH bersama pengurus dan anggota WPR di Pekanbaru

Sebelumnya, Ketua WPR, Edi Gustien, dalam pertemuan dengan Instiawati Ayus, di Pekanbaru, Jum’at (24/11/17), menyampaikan rencana studi banding anggota WPR ke kantor DPD, DPR/MPR RI di Jakarta.

Dalam perjalanan studi banding nantinya, kata Edi, anggota WPR yang sehari-harinya melakukan peliputan di DPRD Provinsi Riau, akan menemui anggota DPD, DPR/MPR RI, khususnya perwakilan Riau.

Setelah itu, anggota WPR juga akan bersilaturahmi dengan Wartawan Parlemen liputan DPD RI, DPR/MPR.

“Kita, media online dan cetak tergabung dalam organisasi WPR. Ingin menambah ilmu pengetahuan bersama anggota DPD RI khususnya perwakilan Riau. WPR juga akan saling sharing ilmu pengetahuan dengan Wartawan Parlemen di Jakarta,” sampai Edi didampingi Sekretaris WPR Faisal Efendi.

Mendengar rencana itu, Instiawati Ayus menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap WPR. Bahkan wanita yang sering disebut Srikandinya Riau ini akan membantu persiapan kunjungan ke DPD RI.

“Untuk ke DPD RI, saya akan coba bantu untuk mengurus persiapan kunjungan ke DPD RI, namun saya minta nantinya WPR DPRD Riau menyiapkan surat ke sekretariat DPD RI, DPR RI, untuk kunjungan agar difasilitasi oleh sekretariat DPD RI dan DPR RI, termasuk surat kepada Wartawan Parlemen DPD RI dan DPR RI,” kata anggota DPD RI yang disapa Iin, ini.

Untuk kerjasama program WPR. Lin menyambut baik, dan berupaya merealisasikannya.

“InsyaAllah Februari 2018 nanti, kita akan gelar program kerjasama dalam bentuk dialog publik, dengan satu orang nara sumber tingkat nasional,” sampai wanita kelahiran Bengkalis, tanggal 4 Mei 1968 ini.***(WPR)

Hadapi Hoax, Pengelola Informasi Harus Kreatif dan Inovatif

Palembang(SegmenNews.com)- Saat ini, masyarakat dan pemerintah dihadapkan dengan pemberitaan bohong alias hoax. untuk menghadapi hal tersebut, pengelola informasi dan komunikasi dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informasi dan Humas Pemerintah Daerah harus kreatif dan inovatif.

Demikian disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Bikrokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur, saat membuka Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) 2017, Rabu 22 November 2017, di Novotel Hotel, Palembang, Sumatera Selatan.

Asman menegaskan seluruh elemen harus berperan aktif dalam menangkal hoax yang sudah menjamur dan meresahkan masyarakat. Jadi setiap informasi yang disampaikan harus dapat dipastikan kebenarannya.

Kegiatan SAIK 2017 dihadiri utusan dari Dinas Komunikasi dan Informasi, maupun Humas dari kementerian, lembaga, swasta maupun pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Khusus dari Kabupaten Bengkalis dihadiri oleh Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Bengkalis dan Humas Setda Bengkalis.

Pejabat dari Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Bengkalis, Kepala Bidang Sumber Daya Komunikasi dan Informasi (Kabid SDKI) Adi Sutrisno, Kasi Hubungan Media dan staf.

Dikatakan Asman, menghadapi fenomena hoax yang berkembang di tengah-tengah masyarakat, pengelolalan informasi dan komunikasi publik atau Humas di lingkungan Pemerintah dituntut kreatif dan inovatif.

Jika tidak kreatif dan inovatif maka akan ditinggalkan oleh masyarakat. Sebab  masyarakat akan lebih menyukai informasi yang berkembang di media sosial atau media digital lainnya yang terkadang tidak jelas terhadap sumber dan konteksnya.

Dibandingkan dengan informasi yang disampaikan oleh humas pemerintah, karena itu humas pemerintah tidak bisa lagi berada di zona nyaman, tetapi harus segera bertranformasi ke zona kompetitif, dan humas pemerintah tidak bisa lagi terpaku dan kaku dalam budaya manual tetapi harus segera bertransformasi kebudaya digital.

“Pengelola informasi maupun humas pemerintah tidak bisa lagi mengelola komunikasi publik dengan cara-cara biasa tetapi harus semakin kreatif dan inovatif dengan catatan kinerja saat ini tetapi harus tetap fokus memacu diri untuk meningkatkan kapasitas diri dan kompetensi seiring dengan perkembangan zaman,” Asman.

Asman Abnur mengatakan berdasarkan riset, Indonesia saat ini merupakan negara dengan pertumbuhan jumlah pengguna internet terbesar di dunia, pada tahun 2016 pengguna internet di Indonesia sebanyak 88,1 juta pengguna kemudian pada tahun 2017 meningkat sebanyak 51 persen menjadi 132,7 juta, dan hampir sebagian besar masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan internet dan teknologi.

“Pada saat ini internet banyak hal yang tidak terlihat tetapi dampaknya sangat kuat, sebagai contoh muncul nya informasi bohong atau hoaxsumber pembuatan dan penyebaran tidak jelas dan tidak terlihat tetapi konten nya dengan cepat menyebar di tengah masyarakat baik itu dalam hitungan jam, menit maupun detik,” ungkap Asman.

Sementara itu, Kabid SDKI Adi Sutrisno, di jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis, khususnya Dinas Kominfotik Bengkalis terus berupaya meningkat kualitas tenaga pengelola informasi publik. Sejauh ini Diskominfotik Bengkalis telah memiliki Pusat Layanan Informasi yang setiap saat memantau perkembangan informasi publik, terlebih yang bernuansa hoax.

Kemudian Dinas Kominfotik Bengkalis langsung mengkounter setiap meminimalisir pemberitaan hoax maupun yang menyudutkan citra pemerintah, kemudian berita tersebut di-upload di websitediskominfotik.bengkaliskab.go.id. “Tidak hanya  menggunakan saluran website internal, kami juga memanfaatkan saluran lain media sosial, seperti facebook dan twiteer. Jadi setiap informasi yang dinilai miring, langsung kami luruskan,” ungkap mantan Kasubag Peliputan dan Dokumentasi Humas Setda Bengkalis ini.

Seperti diketahui, pada kegiatan SAIK 2017 di Palembang, selain dilaksanakan seminar tentang kehumasan, juga digelar pameran maupun anugerah media humas.

Terkait dengan hal tersebut, dari Kabupaten Bengkalis mengutus Dinas Kominfotik dan Humas Setda Bengkalis untuk mengikuti lomba media kehumasan. Khusus dari Dinas Kominfotik Bengkalis, kategori yang diikuti adalah, untuk website dan majalah internal Pemkab serta facebook Diskominfotik.***(Edi)

Bupati Kampar Ikuti Pengajian di Pasar Inpres

Bangkinang (SegmenNews.com)-Pasar bukan saja menjadi tempat pertemuan antara penjual dan pembeli. Tetapi bisa juga dijadikan tempat ibadah, sekaligus tempat menjalin silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Bupati Kampar dan jajaran beserta para pedagang mendengarkan ceramah agama

Seperti halnya yang ditunjukkan Bupati Kampar, Aziz Zainal dan Wakil Bupati Kampar, Catur Sugeng, Jumat (24/11/2017). Kedua pucuk pimpinan Kabupaten Kampar ini, hadir pada kegiatan pengajian di Pasar Inpres, Bangkinang.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Sekda Kampar Drs. Yusri dan Para Asisten di Setdakab Kampar, para Kepala OPD, serta diikuti ratusan pedagang pasar. Pada pedagang terlihat sambil berdagang mengikuti dan mendengarkan pengajuan yang disampaikan oleh Ustad Zulhusni Domo.

Bupati Aziz Zainal berbelanja sambil mendengar aspirasi pedagang

Bupati Aziz Zainal, berharap, dengan adabya silaturahmi dan pengajian ini, makin mendekatkan pemerintahnya dengan masyarakat, sehingga interaksi ini dapat memberikan jalinan antara pimpinan dan masyarakatnya.

Usai pengajian, Bupati Kampar dan rombongan meninjau sekaligus belanja di Pasar Inpres Bangkinang.***(hefni)