Beranda blog Halaman 1635

Selangkah Lagi Meranti Bebas Penyakit Kaki Gajah

Meranti(SegmenNews.com)- Pasca pembagian obat pencegah penularan penyakit kaki gajah, tepatnya sejak lima tahun terakhir, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti, hingga saat ini belum ditemukan adanya penyebaran penyakit tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Irwan Suwandi Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti melalui Muhammad Fahri Kasi Pencegahan Pengendalian Penyakit(P2P) Menular, Selasa(21/11/17).

“Kami dari Dinas Kesehatan, bersama RTI Internasional, Kementerian Kesehatan yang di wakili oleh BTKL Pulau Batam, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan survei TAS Filariasis ke anak sekolah yang ada di wilayah kepulauan Meranti,” jelas M Fahri.

Lanjut Fahri lagi, survei TAS Filariasis ke anak sekolah sekolah dasar, khususnya anak-anak kelas satu dan dua yang ada di kabupaten kepulaun meranti, tujuanya untuk mengetahui sejauh mana pencegahan penyakit kaki gajah.

Untuk pelaksanaan surveinya sendiri, sudah berjalan, dari tanggal 12 sampai dengan 25 november 2017 ini, dan di laksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Hasil survei, di sejumlah sekolah dan Puskesmas. Hingga saat ini belum di temukan kasus positif penyakit kaki gajah.

Dr Endri Budiman, Technicial Specialist RTI Internasional, mengatakan, pihaknya optimis Meranti akan lulus.

“Kami yakin program IBI akan berjalan bagus di kabupaten Meranti. Dan surve yang di lakukan, sudah 90 persen tidak di temukan positif penularan penyakit kaki gajah,” ungkapnya.

Bahkan di kantongnya, lanjutnya, saat ini tidak di temukan positif penularan penyakit gajah, salah satu kantong penyakit kaki gajah di Meranti ini dahulunya berada di Pulau Merbau.

“Kalau lolos, Meranti akan jadi Kabupaten ke empat di Riau yang lolos menjadi Kabupaten bebas penyakit kaki gajah, setelah Dumai, Pelalawan dan
Kuansing,” ujarnya.***(Dham)

Hadiri HUT PGRI dan HGN di Rohul, Gubri Dorong Anggotanya Semakin Berkualitas

Rohul(SegmenNews.com)- Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)  ke-72 dan Hari Guru Nasional (HGN) yang bertempat  di Hall Convention Masjid Agung Islamic Center Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (21/11/2017).

Acara Hut PGRI berlangsung lancar dan hikmat yang juga dihadir Bupati Rohul, H.  Suparman, ketua PGRI Provinsi Riau, Dr. Syahril mm, Sekda Rohul, Ir H Damri Harun MM, Ketua DPRD Rohul, Kelmi Amri SH, Kepala Dinas dispora, Drs. H. Ibnu Ulya,  Badan dan Kantor organisasi perangkat daerah (OPD) Rohul, Ketua PGRI Rohul, Dr Adolf Bastian serta ribuan guru berasal dari 16 kecamatan dan perwakilan pengurus PGRI dari Kabupaten/Kota se Riau.

Ketua PGRI Rohul, Dr Adolf Bastian dalam laporannya mengatakan, tema kegiatan membangkitkan kesadaran dalam meningkatkan etos kerja guru. Adapun dasar kegiatan sesuai AD/ART organisasi PGRI.

“Kegiatan  HUT PGRI dan HGN ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara guru, khususnya guru di Provinsi Riau,” jelas Adolf Bastian yang juga Rektor Universitas Pasir Pengaraian (UPP) dalam laporannya sekaligus menutup laporan dengan pantun.

Dalam kesempatan itu, Nurdin SPd selaku guru di SMAN 1 Rambah membacakan ikrar guru Indonesia. Kemudian di bacakan juga sejarah singkat organisasi PGRI dari zaman penjajahan Belanda tempo dulu hingga sekarang.

Bupati Rohul, H Suparman SSos MSi dalam sambutannya mengatakan, momentum HUT PGRI dan HGN ini menjadi dasar bagi guru harus ikhlas sebagai pendidik generasi muda.

Bupati Suparman juga membeberkan kondisi kesejahteraan 2.300 orang guru honorer komite di daerah kabupaten rokan hulu tersebut Sangat mengkhawatirkan dalam  mencari anggaran untuk menutupi gaji mereka.

“Saya berharap kepada gubernur  Pemprov Riau membuat program untuk kesejahtraan guru honor komite sebab saat ini kesejahteraan guru honor komite tidak  sebanding dengan kinerjanya,” kata Suparman dengan sedih.

Bupati Suparman menambahkan  lagi organisasi PGRI memiliki yayasan sendiri di beberapa tempat. Dirinya berharap, agar program yang sama juga ada di kabupaten/kota. “Sehingga solidaritas mulai tingkat SD, SMP dan SMA bisa terjalin dengan baik,” harap mantan Ketua KNPI Riau.

Ditempat yang sama gubernur riau, Arsyadjuliandi Rahman mengatakan para guru harus meningkatkan kualitas kompetensi nya untuk memberikan kualitas pendidikan yang  baik bagi anak untuk tercipta anak yang cerdas yang mampu merubah negara Indonesia menjadi negara penghasil anak-anak pintar antar negara.

“Untuk itu saya ingin para guru harus bisa memberikan ilmu pendidikan yang berkualitas untuk bisa mendapatkan generasi penerus bangsa yang bisa mengharumkan negara Indonesia dengan kejeniusan anak tersebut,” harap Arsyadjuliandi Rahman. ***(Fit)

RLH Tepat Sasaran, Perhimpunan Pemuda Riau Apresiasi Kinerja Plt Kadis Perkimtan Bengkalis

Mandau(SegmenNews.com)- Kinerja Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Bengkalis selalu dipantau oleh DPD PPR (Perhimpunan Pemuda Riau) Kabupaten Bengkalis. Mereka menilai pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) tepat sasaran sesuai yang membutuhkannya.

Atas keberhasilan itu, Ketua DPD PPR, Andika Sakai menyampaikan apresiasinya kepada Plt Kadis Perkimtan, Gendrayana Rohaini, M.Si yang kerap terjun langsung kelapangan, meninjau pembangunan dan penyalurannya.

Plt Kadis Perkimtan juga menginstruksikan kepada UPT Perkimtan di Kecamatan Pinggir agar transparansi dalam pengerjaan proyek ini.

“Kita sangat kagum dan mendukung penuh atas apa yang dilakukan oleh Plt. Kadis Perkimtan Bengkalis Bapak Gendrayana Rohaini, M.Si. Beliau telah membuat suatu yang sangat berbeda, dan langsung bertatap muka dengan masyarakat,” kata Andika Sakai, Rabu (22/11/17).

Disamping itu, Ketua Team Diva JAM Mantap, Annesia Fadhila juga menyampaikan kekagumannya atas terlaksananya program RLH kepada masyarakat.

Diakuinya, terlaksananya pembangunan RLH ini berkat kerja keras Bupati Bengkalis dan juga kegigihan Plt Kadis Perkimtan dilapangan.

“Menurut kita bapak Gendrayana Rohaini,M.Si membuat suatu yang berbeda dengan yang sebelumnya. Kita juga berharap kepada seluruh UPT dibawah Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bengkalis ini tetap transparansi terkait pekerjaan proyek di wilayah kerjanya,” sampai Annesia Fadhilla.

Dia juga meminta Plt Kadis Perkimtan Bengkalis Gendrayana Rohaini,M.Si tidak perlu takut atau ragu menghadapi pihak – pihak yang ingin mengganggu upaya pemerintah dalam rangka membangun serta meningkatkan kesejahtraan Masyarakat Negeri Junjungan ini.

“Kita selalu mendukung penuh upaya dari bapak Bupati beserta jajarannya dalam membangun daerah ini menjadi lebih baik. Sehingga masyarakat yang ada di Kabupaten Bengkalis dapat menikmati hasil pembangunan sesuai yang diharapkan masyarakat,” pungkasnya.***(edi)

Salak Pusaka dari Rokan Hulu Ini Manisnya Poll

Rokan Hulu (SegmenNews.com)-Selain potensi wisata, ternyata Kabupaten Rokan Hulu juga memiliki potensi agro yang tak kalah dengan daerah di Indonesia. Salah satunya Salak Pusaka, yang manisnya terasa bangeett..

Bupati Rokan Hulu, Suparman, memanen Salak Pusaka

Salak Pusaka ini merupakan persilangan antara Salak Padang Sidimpuan dengan salak jenis lain. Disebut Salak Pusaka, ini sesuai dengan tagline Pemkab Rohul. Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau.

Saat ini petani di Kabupaten Rokan Hulu sudah banyak yang bertanam dan budidaya Salak Pusaka ini, sebagai salah satu sumber perekonomiannya.

Pada Puncak Hari Guru ke-72, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dan Bupati Rokan Hulu, Suparman, menyempatkan diri mengunjungi petani Salak Pusaka di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu.

Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rahman, didampingi seorang petani, memanen Salak Pusaka

Gubernur dan Bupati, langsung memanen Salak Pusaka dari pohonnya. Bupati Suparman langsung mencoba rasa Salak Pusaka yang baru diambil dari pohon tersebut dan menyatakan “Hmm” rasanya…

Pada kesempatan itu, Gubri Arsjadjuliandi Rachman, juga menyampaikan apresiasinya kepada petani Salak Pusaka di Kabupaten Rokan Hulu. Dikatakannya, sewaktu dirinya kecil, ia hanya mengenal Salak Sidimpuan, sementara Salak pondoh juga belumnada.

“Sekarang ada Salak Pusaka yang merupakan inovasi petani di Kabupaten Rokan Hulu, ini patut diapresiasi,” ujarnya.

Jelasnya lagi, bibit jenis baru yang dilakukan petani masyarakat Rambah di Rohul perlu diapresiasi. Hal ini sebagai bentuk inovasi yang perlu dicontoh para petani lainnya.

Terlebih jika hasil perkawinan antara bibit jenis tanaman salak ini sukses. Tidak hanya menjadi sumber ekonomi baru. Akan tetapi juga akan mengharumkan nama daerah dimana bibit tersebut ditemukan.***(fitri)

Hari Ini Cuaca di Riau Cerah

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Cuaca di Provinsi Riau hari ini, Ravu (22/11/2017), diperkirahkan cerah. Namun ada potensi hujan ringan pada malam hari di beberapa daerah.

Ilustrasi

Hal ini diungkapkan Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, Rabu (22/11/2017). Dikatakannya, potensi hujan ringan pada malam hari, terjadi di Kabupatrn Kampar, Kabupaten Rohul, Kota Pekanbaru, Kabupaten Kuansing, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis dan Kabupatrn Inhil.

Dini hari, potensi hujan ringan di wilayah Kabupatrn Meranti, Kabupaten Inhu, Kabupaten Inhil, Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis

Suhu udara hari ini diperkirakan antara 23.0 -hingga 33.5 °C, dengan kelembapan udara antara 58 hingga 98 %.

Angin bertiup dari Barat Laut, dengan kecepatan antara 09 hingga 27 km/jam.***(segmen02)

Dibuka Bupati Inhil, Siswa Antusias Meriahkan Hari IDI

Inhil(SegmenNews.com)- Siswa-siswi berbagai jenjang pendidikan di Tembilahan memadati Lapangan Gajah Mada Tembilahan, Minggu (12/11) pagi. Beragam warna setelan olahraga menambah ceria suasana.

Hal ini dikarenakan mereka turut memeriahkan Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 yang disejalankan dengan Hari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-67 dan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia.

Kegiatan yang ditaja oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), IDI Inhil, serta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Inhil ini dimeriahkan dengan kegiatan senam, jalan sehat, cuci tangan pakai sabun, hiburan, hingga doorprize.

Acara dihadiri oleh Bupati Inhil HM Wardan MP, Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil H Said Syarifuddin, unsur Forkompimda Inhil, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemkab Inhil, ketua TP-PKK Inhil beserta pengurus, ketua organisasi-organisasi wanita Inhil, ketua IDI Inhil beserta pengurus, dan peserta gerak jalan sehat.

Atas nama pemkab Inhil, Bupati menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Kegiatan ini dinilai telah membantu pemerintah dalam bidang kesehatan.

“Kesehatan merupakan sebuah investasi dan aset yang tak ternilai harganya”, ujar Wardan sebelum melepas kegiatan jalan sehat.

Ia mengimbau kepada kepada seluruh sekolah di semua tingkat pendidikan dan instansi pemerintah maupun swasta untuk mengimplementasikan cuci tangan pakai sabun. “Mari kita masyarakatkan cuci tangan pakai sabun. Ini adalah kegiatan sedunia. Setiap sekolah jika perlu di setiap kelas sebelum masuk diterapkan cuci tangan dulu sebelum belajar”, sebutnya.

Sementara itu Ketua TP-PKK Inhil, Hj Zulaikhah Wardan S.Sos ME menyerahkan peralatan cuci tangan pakai sabun kepada 2 sekolah perwakilan..*(Adv/Diskominfo)

Kas Titipan BI Resmi Beroperasional di Bank Riau Kepri Pasir Pangaraian

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kas titipan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Riau resmi beroperasi di Kantor Cabang Bank Riau Kepri Cabang Pasir Pangaraian, Selasa (21/11/17).

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama kas titipan oleh Kepala Perwakilan BI Riau Siti Astiyah dengan Pemimpin Cabang Bank Riau Kepri Pasir Pangaraian Yudi Asdam.

Penandatanganan perjanjian ini disaksikan langsung oleh Bupati Rokan Hulu yang diwakilkan oleh Kepala BPKAD Rokan Hulu Jaharuddin, ST, MM bersama Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari, Ketua DPRD Rokan Hulu yang diwakilkan oleh Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu Nofli Wanda Ade Putra, Kejari Rokan Hulu Fredi Danil Simanjuntak, SH dan Kapolres Rokan Hulu yang diwakilkan oleh Kasatreskrim Polres Rokan Hulu J. Purba.

Turut hadir pada peresmian Kantor Kas Titipan BI tersebut Ketua MKA Lembaga Adat Melayu Rokan Hulu T. Rafli Armen dan Ketua DPH Lembaga Adat Melayu Rokan Hulu H. Zulya Daim.

Sedangkan dari Bank Riau Kepri turut hadir Pemimpin Divisi Operasional Asari, Pemimpin Divisi Renstra Tengkoe Irawan dan Pemimpin Desk Corsec Winovri beserta seluruh Pemimpin Kantor Bank Riau Kepri dibawah Cabang Pasir Pangaraian.

Kepala Perwakilan BI Riau Siti Astiyah menyampaikan keberadaan kas titipan dapat meningkatkan cash management yang lebih baik di perbankan.

Layanan perkasan pada BI digolongkan ke dalam dua jenis layanan yaitu layanan kas dalam kantor dan layanan kas luar kantor.

Bentuk layanan kas dalam kantor berupa kegiatan setoran, bayaran, dan penukaran uang rupiah. Sedangkan layanan kas di luar kantor dilakukan dalam bentuk pelaksanaan kegiatan kas keliling dan kas titipan.

Dengan adanya kas titipan BI di Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pasir Pangaraian ini diharapkan penyelenggaraan perkasan lebih efisien, efktif dan aman serta kebutuhan likuiditas perbankan dapat dipenuhi dengan cepat, jumlah uang tunai yang beredar di masyarakat dalam kondisi layak edar sehinga clean money policy dapat terjaga dan terpelihara dengan baik.

Kas titipan BI di Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pasir Pangaraian merupakan kas titipan yang keempat setelah kas titipan BI di Dumai, Rengat dan Selat Panjang.

Masih pada acara yang sama Bupati Rokan Hulu yang diwakilkan oleh Kepala BPKAD Rokan Hulu Jaharuddin, ST, MM menyampaikan kas titipan BI di Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pasir Pangaraian merupakan suatu bentuk kepedulian Bank Indonesia terhadap aktifitas ekonomi serta membantu menjaga stabilitas ekonomi di Kabupaten Rokan Hulu.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mengapresiasi Bank Indonesia yang telah mempercayai Bank Riau Kepri Cabang Pasair Pangaraian sebagai pengelola kas titipan dan berharap kas titipan ini dapat mendukung perkembangan ekonomi di Kabupaten Rokan Hulu.

Pada awal acara DR. Irvandi Gustari sebagai Dirut Bank Riau Kepri menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang telah memberi kepercayaan kepada Bank Riau Kepri Cabang Pasir Pangaraian untuk mengelola kas titipan.

Secara menyeluruh bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri ini terus berbenah dan secara teknologi untuk kelompok kategori BPD di perbankan sudah memiliki teknologi terbaik.

Hal ini dibuktikan dengan diraihnya Best Practice BPD 2016 “Implementation On ICT Local Bank 2016” dalam ajang Top IT Telco 2016, The Best Bank in Digital Services yang diselenggarakan oleh majalah tempo pada tahun 2016 dan 2017 dan penghargaan pada ajang Top IT Telco 2017 sebagai The Best Top IT Implementation 2017 on Banking Security Solution yang diraih baru-baru ini.

Prestasi-prestasi ini merupakan suatu bentuk kepercayaan masyarakat kepada bank berlogo tiga layar terkembang ini dan Bank Riau Kepri kedepan akan terus berbenah dalam segala aspek.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan MoU kas titipan antara Bank Riau Kepri Cabang Pasir Pangaraian dengan Bank-bank peserta seperti Bank Mandiri Cabang Pasir Pangaraian, Bank BNI Cabang Pasir Pangaraian, Bank BRI Cabang Pasir Pangaraian dan Bank BRI Cabang Ujung Batu.***(rls)

Disperindag Rohul Sanksi Sejumlah Pangkalan Gas Elpiji dan Warung

Rohul(SegmenNews.com)-  Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Rokan Hulu, menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh pangkalan gas elpiji dan warung di Kecamatan Rambah. Pelanggaran mulai dari menjual diatas HET hingga penjual yang tidak memiliki izin.

Disperindag Rohul Sanksi Sejumlah Pangkalan Gas Elpiji dan Warung

Atas temuan itu, Disperindag memberikan sanksi tegas dengan merekomendasikan pengurangan jatah bagi pangkalan dan pelarangan menjual elpiji kepada warung.

Pangkalan yang menerima sanksi pengurangan jatah kuota yakni pangkalan Dua Putri, milik Surya yang merupakan anggota Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) di Rt 01 Rw 02 Desa Pematang Berangan.

Disperindag menemukan plang pangkalan ditutupi pakai kain sarung. Untuk itu, Disprindag Rohul merekomendasikan pengurangan jatah Pangkalan Dua Putri.

“Kepada pemilik Pangkalan Dua Putri 01 Rw 02 Desa Pematang Berangan, dilakukan pengurangan pasokan, yang semula 2 DO dalam sebulan menjadi 1 DO,” tegas Kabid Disprindag Rohul, Ir. Syaruddin S.Sos, disela sela Sidak, Selasa (21/11/17).

Diperindag juga menekan rumah Ruslan atau Siti Hijir Guru Sdn 03
yang menjual gas elpiji 3 kg seharga Rp28 ribu hingga Rp30 ribu.

Siti Hijir mengaku, Dia membeli gas 3 kg dari agen PT. Hj. Rainah jalan Jeruk Manis Kecamatan Ujungbatu, seharga Rp22 ribu pertabung.

Disperindag juga menemukan dua warung lagi di wilayah Desa Pematang Berangan, di Jalan Sey Ibrahim yang menjual gas elpiji 3 kg diatas HET.

Pemilik warung tidak diperbolehkan lagi menjual gas elpiji 3 kg, sebab mereka tidak memiliki izin pangkalan.

“Sesuai peraturan yang ada, Pangkalan tidak boleh menjual kepada warung pengecer, karena gas elpiji 3 kg ini untuk warga miskin sudah ada petunjuknya di bawah pengawasan Disprindag daerah masing-masing,” tegas Syaruddin.

Sementara Pemilik pangkalan Julio di KM 4 Batang Samo Desa Suka Maju mengakui dirinya mengetahui gas elpiji itu subsidi pemerintah yang di peruntukan kepada warga miskin.

Dirinya mengaku selama ini dia menjual bebas kepada masyarakat dan pemilik warung dengan harga Rp. 24.000. Dan kedepan ini saya menjual sesuai harga HET Rp 22.000.

“Kedepan saya menjual sesuai harga HET dan peruntukan kepada masyarakat miskin,” pungkasnya.***(fit)

Hari Ini, Lima Tersangka Korupsi RTH Lolos Dari Penahanan

Rinaldi Mukni, tersangka korupsi RTH ditahan

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Pasca ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (21/11/2017), penyidik Kejati Riau memeriksa lima dari 17 tersangka korupsi proyek ruang terbuka hijau tugu anti korupsi, yang belum ditahan.

Namun usai diperiksa lima tersangka tersebut diperbolehkan pulang.

Hal ini berbeda dengan pemeriksaan yang dilakukan penyidik, terhadap RM, konsultan pengawas, yang ditahan usai menjalani pemeriksaan, Senin (20/11/2017).

Pantauan di lapangan, pemeriksaan terhadap para tersangka tersebut, berlangsung dari sekitar pukul 09.00 WIB, hingga pukul 12.00 WIB, kemudian dilanjutkan sekitar pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Para tersangka didampingi penasehat hukum masing-masing. Tersangka IS dan Y didampingi penasehat hukumnya dari kantor advokad Eva Nora SH.

Kepesertaan BPJS di Siak Masih Minim Hanya 14,78 Persen

Siak(SegmenNews.com)- Kepesertaan BPJS di kabupaten Siak cenderung masih minim, yakni hanya di kisaran 14,78 Persen. Untuk itu Pemkab Siak mengupayakan peningkatan Kepesertaan BPJS kesehatan.

Untuk membahas peningkatan BPJS, Pemkab Siak mengadakan rapat forum komunikasi pemangku kepentingan utama Quartal II dan Forum Koordinasi Pengawasan dan Kepatuhan SM II yang dilaksanakan di ruang rapat Pucuk Rebung, Selasa (21/11/17), yang dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Siak, Drs H Jamaluddin M.Si.

Kegiatan Forum komunikasi pemangku kepentingan utama Quartal II dan forum Koordinasi Pengawasan dan Kepatuhan SM II ini, merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahunnya yang kaitan dengan upaya dalam peningkatan cakupan kepersertaan dalam pelaksanan Program JKN-KIS di Kabupaten Siak.

Turut hadir Adi Siswandi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Dumai, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Siak Rina Elfita Purba.

Dikatakan Asisten Administrasi Setda Kabupaten Siak Jamaluddin, program BPJS ini merupakan program unggulan dari Presiden Joko Widodo yang harus disukseskan.

Itu dikarenakan hak dasar yang harus dipenuhi sesuai dengan aturan yang menangani. Untuk menyukseskan ini, melalui forum ini pula upaya kepersertaan Masyarakat harus meningkat. Sedangkan untuk Kabupaten Siak sendiri masih urutan terendah yaitu hanya mencapai 14,78%.

“Ini lah kedepan tugas kita secara bertahap bisa meningkatkan kepesertaan masyarakat, sehingga masyarakat bisa mendaftarkan BPJS. Sedangkan upaya untuk tenaga honorer akan ada subsidi untuk ditahun depan.

Untuk masyarakat lain seperti pekerja penerima upah maupun lainnya akan menjadi sasaran kedepan, agar mereka sadar akan butuhnya BPJS Kesehatan.

Disisi fasilitas kesehatan ada 2 fasitas, yaitu tingkat pertama dan rujukan. Ini sudah ada datanya dari 15 puskesmas,” jelas Jamaluddin.

Menurut Jamaluddin, untuk tantangan kedepan yaitu kepesertaan yang masih rendah serta belum optimalnya pendaftaran peserta baik dari tenaga honor maupun aparatur desa bisa di laksanakan pendataannya.

Dengan harapan melalui rapat ini akan ada solusi yang bisa disepakati agar cakupan peserta bisa lebih meningkat dari 38%,sehingga masyarakt bisa sadar akan pentingnya BPJS,” pungkasnya.***(Rinto)