Beranda blog Halaman 2535

Toko Ponsel di Pelalawan Disatroni Maling

malingPangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Toko Awet Ponsel di Jalan Lintas Timur/Maharja Indra, kota Pangkalan Kerinci disatroni garong, Kamis (30/10/14). Pemilik toko mengalami kerugian 30 handphone, uang Rp1 juta serta laptop raib.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Paur Humas Ipda Edy Haryanto membenarkan adanya kasus pembobolan toko ponsel tersebut milik Yurliana (32) tersebut.

“Laporan pengaduanya telah kita terima dan anggota telah turun ke TKP untuk menyelidiki siapa pelakunya,” ujar paur Humas.

Diceritakan Humas, bermula korban mengetahui toko tempat usaha ponsel dan sekaligus tempat tinggalnya di bobol maling saat pagi akan mengantar anaknya sekolah melihat barang-barang dagangan telah acak-acakan.

Menyadari hal itu, korban mengecek seluruh Hp baru dan bekas yang biasa di jual sudah tidak ada lagi, bukan itu saja uang tunai di dalam laci hasil penjualan sebesar Rp1 juta sudah ludes bersama satu unit laptop di atas meja kasir.

Kemudian korban memeriksa seluruh ruangan toko dan naik kembali ke lantas atas menemukan pintu dalam kondisi rusak ada bekas congkelan. Maka diduga pelaku masuk melalui pintu tersebut yang berhasil mengambil Hp sebanyak 30 unit serta uang tunai dan laptop tersebut.

Korban yang mengalami kerugian materi sebesar Rp70 juta lebih tidak terima, akhirnya mendatangi Mapolres Pelalawan untuk membuat pengaduan resmi, dengan harapan pelaku dapat ditangkap dan barang-barang miliknya yang hilang dapat kembali.***(fin)

HMI Meranti: Pilbup 2015, Masyarakat Rindukan Pemimpin Merakyat

Selatpanjang (SegmenNews.com)- Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ), kabupaten kepulauan Meranti masih memantau perkembangan Meranti yang tidak lama lagi akan menghadapi proses Demokrasi kompetisi untuk duduk di kursi nomor 1 di kabupaten kepulauan meranti, banyak sekali responsive masyarakat terhadap pembangunan, kinerja pemerintah, kesejahteraan, serta pembangunan daerah.

“Kami dari kalangan mahasiswa yang masih belum terjamah dengan kepentingan kelompok dan tetap menjaga indepensi terhadap pembangunan meranti, berharap untuk Bupati dan Wakil Bupati selanjutnya yang siap melaksanakan tugas dan fungsi pemerintah dan pemerintahan yang baik. Dan pemimpin yang blusukan, akuntabel, kapabilitas dan mempunyai integritas di dalam kepemimpinannya,” Ucap Saddam Dewana, kemarin di Pekanbaru.

Menurutnya, masyarakat sangat merindukan pemimpin yang dekat dengan rakyatnya, pemuda, tokoh agama, cendikiawan, akademisi dan mahasiswa. Dengan adanya figur seperti ini pemimpin baru dapat mengetahui apa yang di butuhkan oleh masyarakat.

Karna saat Mahasiswa di kepulauan meranti masih belum bertatap muka dengan pemimpin. Tokoh yang ada di kepulauan meranti. Mahasiswa merasa belum mempunyai guru yang di ajak untuk berfikir majunya daerah dengan meningkatkan kualitas anak negeri.
Karna peran mahasiswa di kepulauan Meranti masih sangat minim dan kurang menonjol baik apakah itu prestasi, daerah maupun diluar daerah, kualitas akademik dan pengembangan potensi – potensi yang masih terpendam.

“Kepiawaian Bupati dan Wakil bupati kepulauan meranti sangat memuaskan bagi masyarakat kepualauan meranti, dibuktikan dengan meningkatnya Pendapatan Asli daerah yang begitu pesat perkembangannya, kami sangat apresisasi dalam kepemimpinan sekarang oleh bapak Drs.H. Irwan Nasir M.Si dan Drs.H. Masrul Kasmy. M.Si. namun ada beberapa hal yang harus di lanjutkan dengan pembangunan pemerataan, efesiensi dari pelayanan public di birokrasi, beliau menyebutkan hendaknya pihak legislative, eksekutif serta masyarakat memantau siapa yang pantas duduk untuk melanjutkan kepemimpinan saat ini yang sesuai harapan masyakat” sebut Saddam Dewana.***(def)

18 Kabupaten/Kota akan Terima Kartu Indonesia Pintar Perdana

Jakarta (SegmenNews.com)– Pemerintah ditahap awal akan meluncurkan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) di 18 kabupaten/kota. Data-data siswa miskin yang digunakan untuk sementara adalah mereka yang menjadi penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM), walau sebenarnya KIP beda dengan BSM.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Anies Baswedan mengatakan akan diberlakukan di 18 kabupaten/kota pada tahap awal. Daerah pertama yang akan diberi KIP antara lain Jembrana, Pandeglang, Jakarta, Cirebon, Bekasi, Kuningan, Semarang Banyuwangi, Surabaya, Balikpapan, Kupang, Mamuju Utara, Pematang Siantar,

KIP, ujar Anies, akan memasukkan komponen keluarga rentan miskin. “Jadi bukan hanya siswa miskin yang menerima KIP, anak usia sekolah yang tidak bersekolah juga akan diberi KIP agar mereka yang putus sekolah mau sekolah lagi,”ujarnya di Jakarta, Jumat, (31/10).

KIP ini, kata Anies, akan lebih banyak penerimanya dari pada BSM. Nanti pelan-pelan BSM digantikan dengan KIP.

Menurut Anies, tidak boleh melihat angka kemiskinan seperti melihat angka statistik sebab ini adalah penderitaan. Soal mengubah penderitaan menjadi kesejahteraan.

Diharapkan, kata Anies, dengan KIP anak-anak putus sekolah bisa kembali ke sekolah. Anak-anak yang pelatihan di balai latihan kerja juga bisa mendapat KIP agar mereka bisa berlatih dengan baik sehingga usai latihan bisa kerja atau membuka wirausaha.***
Red: hasran
Sumber: republika

Kapolres Ajak Pers Berperan Berantas Kejahatan

Jumpa Pers Kapolres Kampar
Jumpa Pers Kapolres Kampar

Kampar (SegmenNews.com)- Pihak kepolisian Kabupaten Kampar menggelar Jumpa Pers dengan para wak media yang bertugas di wilayah hukum Kampar, Jum’at (31/10/14) bertempat di aula Mapolres Kampar.

Jumpa Pers tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kampar AKBP ERY APRIYONO SIk di dampingin waka Polres, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Paur Humas, Deni Yusra. Dalam jumpa pers Kapolres mengungkapkan banyak nya kasusu yang terjadi di wilayah hukumnya.

Untuk itu, Kapolres meminta kepada rekan-rekan pers berperan aktif dalam menekan angka kejahatan, seperti memberikan imbauan kepada orangtua agar lebih waspada terhadap anak-anak mereka, dan berita imbauan kewaspadaan dalam segala bentuk kejahatan yang mungkin akan terjadi.

Dijelaskan kapolres, beberapa kasusu yang menjadi perhatian di Kampar adalah, kasus pencabulan, narkoba, curas dan perampokan motif pecah kaca mobil.
Dikesempatan itu juga Kapolres meminta kepada para orang tua agar berhati-hati kepada anak mereka, menjaga pergaulan anak agar tidak terjerumus kedalam lembah hitam, dan menghindari kekerasan terhadap anak yang kerap terjadi di berbagai daerah.

Kapolres mengakui, dibeberapa titik rawan kejahata di kampar, pihaknya telah menempatkan beberapa personil demi keamanan masyarakat.

Sekali lagi Kapolres mengingatkan kepada masyarakat agar menghindari wilayah yang berkemungkinan terjadi tindak kejahatan.***(ali)

Minta Tindak Bupati, Massa GERAK Kampar Unjuk Rasa di Gedung KPK

Massa Gerak Kampar membentang spanduk di Gedung KPK Jakarta
Massa Gerak Kampar membentang spanduk di Gedung KPK Jakarta

Jakarta (SegmenNews.com)– Belum ada hasil yang memuaskan dalam pengungkapan dugaan korupsi di Kampar dan segala bentuk tidak tanduk orang nomor satu di Kampar.

Puluhan masa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Kampar (GERAK) Kampar mendatangi gedung KPK, Jum’at (31/10/14) siang, untuk melakukan tuntutan mereka dalam pengusutan dugaan korupsi di Kampar. Massa juga melakukan aksi jahit mulut.

Salah satu anggota GERAK di Jakarta dihubungi melalui sambungan telephon membenarkan mereka melakukan aksi di Gedung KPK, namun sejauh ini mereka baru diterima oleh staf Humas KPK. Namun mereka mendesak Humas agar mempertemukan mereka dengan Ketua KPK.

“Ya, kami sekarang di gedung KPK, Kami ingin menyampaikan segala bentuk dugaan korupsi dan kezoliman orang nomor satu di Kampar,” ujar anggota Gerak yang enggan namanya dimuat itu.

Diakuinya rombongan masih menunggu kedatangan Ketua KPK. Sejauh ini belum ada keterangan dari pihak KPK, sebab Ketua KPK yang dihubungi melalui telephon belum ada jawaban begitu juga dengan mantan Humas KPK, Jhohan Budi.

Rombongan Gerak Kampar diKoordinatori oleh, Rafi. Untuk diketahui massa Gerak sebelumnya juga sudah berulang kali melakukan aksi di berbagai instansi Hukum di Riau, namun belum ada reaksi hukumnya.

Seperti tuntutan mereka sebelumnya yakni, tuntutan penuntasan kasus korupsi baju koko, plesiran Jefry beserta keluarga ke Manchester Inggris dan dugaan penyelewengan APBD Kampar melalui Pusat Pelatihan Pertanian dan Perkebunan Sejahtera (P4S) di Kubang Raya.

Begitu juga dengan kasus penganiayaan yang dilakukan istri Bupati Kampar, Eva Yuliana terhadap dua petani, Jamal dan Nur Asni di Desa Birandang.

Kasus terakhir, sudah dihentikan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau dengan mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Dalam kasus baju koko, nama Jefry selalu disebut sebagai penggagas proyek tersebut. Bernilai miliaran rupiah, proyek itu dipecah ke bebarapa camat untuk menghindari tender.***(ali/ran)

Lapas Pasir Klas II B- Rohul Ricuh

Pengunjung Lapas tak bisa masuk karena keadaan belum kondusif
Pengunjung Lapas tak bisa masuk karena keadaan belum kondusif

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Pasirpangaraian, Kabupaten Rokan Hulu dikabarkan rusuh. Akibatknya, sejumlah keluarga Napi yang akan berkunjung tidak diperbolehkan masuk.

“Ya, kami tidak diperbolehkan masuk mengunjungi saudara kami didalam, kami disuruh datang lagi pukul 2:00 wib siang nanti,” ulas Ulinan (70) asal Tanah Karo Provinsi Sumut, Jum’at (31/10/14).

Dia juga mengaku kecewa, sebab dirinya beserta keluarga lainnya sudah datang sejak pagi, niat ingin menemui keluarganya akhirnya tertunda.

Sementara itu Kalapas klas II B Pasir Pangaraian, Misbahuddin, Bc, IP, S.Sos, MM dikonfirmasi terkait kabar rusuh tersebut membantahnya.

“Tidak ada kerusuhan disini atau keributan, cuma ada sedikit riuh karena penggeledahan rutin yang dilakukan petugas di kamar tahanan,” aku Misbahuddin.

Menurutny, dari penggeledahan itu ditemukan beberapa utas kabel-kabel dan barang terlarang lainnya di kamar tahanan 6 kasus narkoba.

“Riuh terjadi karen penggeledahan, atas temuan barang terlarang itu, kita akan panggil kepala kamar untuk menenangkan anggotanya. Karena kita juga kekurangan anggota, anggota hanya lima orang satu regu,” jelasnya.

Lanjutnya, sementara jumlah warga binaan Lapas Klas II B ini 621 orang. Termasuk 360 orang nara pidana dan tahanan, sedangkan di kamar 6 yang riuh tersebut ada 23 orang.

Anehnya, saat wartawan meminta ikut mengunjungi lokasi untuk melihat situasi penggeledahan itu. Kalapas tidak memberi izin dengan alasan suasana belum kondusif.

Kalapas Misbahuddin, menujukkan hasil sitaannya, berupa, handphone, kabel-kabel, pisau sendok, tape, VCD dan lainnya.***(ran)

Dinsos Rohul Kukuhkan 40 Orang Kagana

Pengukuhan Kagana Rantau Binuang Sakti
Pengukuhan Kagana Rantau Binuang Sakti

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kepala Dinas Sosil Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (29/10/14) petang melantik pengurus Kampung Siaga Bencana (Kagana) di Desa Rantau Binuang Sakti, KecamatanKkepenuhan.

Bersamaan dengan itu, kementrian Sosial RI dan Dinsos Provinsi Riau juga memberikan bantuan satu set perlengkapan tanggap bencana.

Pembentukan Kagana dilakukan selama tiga hari terakhir. Relawan Kagana tersebut bertugas melakukan reaksi cepat dalam menanggulangi segala bentuk bencana di kampung mereka. Mereka juga dibekali berbagai perlengkapan tanggap bencana.***(putra)

Dirut BLJ Ditahan, Bupati Bengkalis Kaget

Dirut BLJ, YA saat digiring kemobil tahanan Kejari Bengkalis menuju Lapas
Dirut BLJ, YA saat digiring kemobil tahanan Kejari Bengkalis menuju Lapas

Bengkalis (SegmenNews.com)- Bupati H Herliyan Saleh mengaku sama sekali tidak menyangka dan kaget saat mendapat kabar ditahannya Direktur PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ), Grup, Yusrizal Amdayani oleh Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis, Rabu (29/10/14) sore kemarin.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri, bahwa setelah Bupati mendengar informasi tersebut, membuat orang nomor ini terkejut, karena sama sekali tidak menyangka sebelumnya dan katanya Bupati baru dapat informasi penahanan itu malam hari tadi.

Meskipun terkejut dan prihatin atas ditahannya Direktur PT BLJ Grup, sambung Johan, Bupati tetap dan menghormati sepenuhnya proses hukum yang dilakukan Kajari Bengkalis tersebut.

“Bupati senantiasa menghormati proses hukum, begitu juga penahanan Direktur PT BLJ Grup oleh Kajari Bengkalis. Karena itu semua pihak juga diharapkan dapat bersikap bijak. Menunggu proses hukum selanjutnya, sampai kemudian ada hukum tetap. Harus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah”, kata Johan, Kamis (30/10/14) jelang siang.

Untuk internal dan kepentingan perusahaan, terkait dengan ditahannya Direktur PT BLJ itu, menurut Johan, Bupati tentu akan segera akan mengambil langkah-langkah anternatif, sehingga kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkab Bengkalis tidak terganggu atau menjadi stagnan.

“Misalnya, memanggil para komisaris PT BLJ Grup agar secepatnya melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa untuk menunjuk atau mengganti direkturnya, sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku, sepengetahuan saya hal ini dimungkinkan untuk segera dilakukan, “jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun saat ini Direktur BLJ ditahan pihak Kajari, Bupati berharap agar seluruh karyawan/karyawati PT BLJ Grup tetap bekerja seperti biasa, sehingga aktivitas BUMD tetap berjalan seperti biasa. “Terutama aktivitas perusahaan yang selama ini sudah berjalan baik dan berhubungan langsung dengan masyarakat banyak, seperti usaha pengisian BBM di APMS di Desa Air Putih Bengkalis, “papar Johan.

Terkait pembangunan pembangkit tenaga listrik oleh PT BLJ Grup, kata mantan Kepala Bidang Kerjasama dan Promosi Penanaman Modal BPMP2T Kabupaten Bengkalis ini, Bupati juga berharap tetap dapat dilanjutkan. “Meskipun saat ini direktur PT BLJ Grup ditahan Kajari Bengkalis, Bupati tentu tetap dan sangat berharap pembangunan pembangkit tenaga listrik dapat dilanjutkan sesuai rencana, “tutupnya menjelaskan.***(rls/ur)

Wako Firdaus Dorong Gerobak Semenisasi Jalan

Walikota Pekanbaru, Firdaus MT turun langsung mengerjakan semenisasi jalan program OMS di Palas-Rumbai, Kamis (30/10/14)
Walikota Pekanbaru, Firdaus MT turun langsung mengerjakan semenisasi jalan program OMS di Palas-Rumbai, Kamis (30/10/14)

Pidato Bupati Buat Dewan Kampar Tersinggung

Repol saat di wawancarai wartavan
Repol saat di wawancarai wartavan

Kampar (SegmenNews.com)– Beberapa anggota Dewan merasa tersinggung dengan pidato Bupati Kampar, H Jefri Noer saat acara pelantikan Ketua DPRD Kampar, Kamis (30/10/14).

Mereka menilai kata sambutan Bupati diacara Pelantikan itu tidak pantas, mereka menilai kata-kata Bupati tersebut terlalu mencampuri kinerja DPRD, yang seharusnya Bupati memberikan sambutan sesuai tupoksinya diacara tersebut.

“Bupati tidak pantas berbicara demikian dihadapan para undangan, apalagi itu sifatnya internal Legislatif,” kesal anggota DPRD Kampar, Repol yang juga Ketua panitia pembentukan usulan pemekaran kabupaten Gunung Sahilan Darussalam, kepada segmennews.com.

Disis lain, anggota DPRD Kampar, Agus Candra SIp dari Fraksi Golkar juga sangat menyayangkan kata-kata Bupati tersebut. Menurutnya jika Bupati mendukung pemekaran, seharusnya Bupati membentuk tim pemekaran dari Pemerintah.

“Dia bentuk donk tim pemekaran untuk menguji kelayakan, kalau ini ranah legislatif, kami tahu yang mana kerja kami,” cetus Agus.

Agus menilai Bupati terlalu mencampuri tupoksinya sebagai kepala Daerah di aara Pelantikan Ketua DPRD tersebut.

Sebelumnya sambutan Bupati dihadapan para tamu undangan menuturkan, bahwa DPRD jangan asal mengesahkan usulan pemekaran Gunung Sahilan Darussalam saja, namun harus berkoordinasi dengannya sebelum disahkan..

“Saya bukan tidak mendukung apa usulan dari masyarakat khususnya kampar kiri, dan itu sudah kampung kedua saya. Selagi itu demi kepentingan masyarakat saya tetap akan mendukung, tapi tidak asal mengesahkan usulan pemekaran Gunung sahilan Darussalam saja. Seharusnya sebelum disahkan tolong koordinasi dulu ke saya,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Acara pelantikan tersebut dihadiri juga oleh wakil Bupati Kampar, Ibrahim Ali SH, Kapolres AKBP Ery Apriyono S.ik. Dandim Letkol inf.Asep Dedi D, Kajari Bangkinang HJ.Rosmiati SH. Ketua Pengadilan PN bangkinang Suharno SH,MH, Niniok Mamak, Plt Gubernur yang di wakili asisten I Pemerintahan Propinsi Riau, Drs.H zaini.***(ali)