Beranda blog Halaman 2562

Walikota: “Jangan Percaya Calo CPNS!”

Wako saat meninjau pendaftaran CPNS sistem Online
Wako saat meninjau pendaftaran CPNS sistem Online

PEKANBARU (SegmenNews.com)— Walikota Pekanbaru-Riau mengingatkan kepada masyarakat yang ikut mendaftar CPNS di Kota Pekanbaru agar berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan tawaran dari siapapun yang menjanjikan kelulusan dalam tes CPNS.

“Test ini menggunakan sistim online kopterisasi yang langsung penilaiannya di BKN pusat. Daerah tidak memiliki kewenangan memeiksa dan memberikan penilaian. Siapa saja tidak akan bisa membantu kelulusan itu, apakah orang BKD, pejabat lainnya, atau orang yang mengaku dekat dengan penguasa, dekat dengan gubernur, bahkan saya senidi Walikota tidak bisa membantu sama sekali kelulusan itu. Kalau ada yang mengaku bisa, maka itu adalah Bohong,’’ Ujar Walikota.

Walikota juga tidak membantah adanya informasi percaloan itu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

“Sekali lagi kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak percaya dengan tawaran kelulusan CPNS. Logika saja, mana mungkin satu orang bisa membantu meluluskan belasan hingga puluhan orang, itu tidak lebih dan tidak kurang hanya modus penipuan. Dan bila ada yang mengaku bisa, tolong cek nama dan identitasnya, lalu laporkan kepada pihak yang berwenang. Dan bila pelakunya adalah dari lingkungan Pemko maka akan kita akan tindak tegas. Karena ini jelas-jelas adalah penipuan,” ujar Walikota lagi.***(chir)

Hanya Pekanbaru Buka CPNS Berdomisili se-Riau

Wako saat meninjau penerimaan CPNS di BKD
Wako saat meninjau penerimaan CPNS di BKD

PEKANBARU (SegmenNews.com)— Berbeda dengan Kabupaten/Kota lainnya di Riau, Pemko Pekanbaru adalah satu-satunya daerah yang membuka kesempatan dan peluang bagi masyarakat yang memiliki KTP Nasional dan berdomisili di Riau. Sementara Kabupaten Kota lainnya hanya membuka peluang untuk calon pelamar yang berdomisili di Kabupaten/Kota masing-masing.

Hal itu terungkap ketika Walikota Pekanbaru Firdaus MT melakukan kunjungan mendadak ke kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru, Kamis (25/9/14), Walikota disambut langsung oleh Kepala BKD Azharisman Rozie bersama Sekretaris BKD Maisara. Selanjutnya Walikota memasuki ruang kompterisasi input pendaftaran CPNS sistim online, dan meminta informasi perkembangan penerimaan CPNS sistim online serta volume bahan administrasi yang dikirim pelamar via pos.

Kepada insan pers yang menunggu di depan ruangan BKD, Walikota menjelaskan bahwa sampai hari Kamis tanggal 25 September 2014, pukul 08.45 WIB tercatat sudah 4.600 orang pelamar yang masuk dari sistim online.

“Sudah 4.600 orang yang mendaftar dengan sistim online, dan pelamarnya merata dari seluruh Kabupaten/Kota se-Riau, bahkan ada yang dari luar Riau. Karena Pekanbaru membuka kesempatan dan peluang untuk seluruh masyarakat yang memiliki KTP Nasional dan berdomisili di Riau. Berbeda dengan dengan Kabupaten Kota lainnya di Riau yang hanya membuka penerimaan CPNS bagi pelamar yang berdomisili di Kabupaten/Kota yang bersangkutan,’’ ujar Walikota.

Alasan yang dikemukakan Walikota, karena Pekanbaru adalah Ibukota Provinsi Riau, maka seluruh putra putri yang berdomisili di Riau berhak untuk mendapatkan kesempatan ikut tes di Pekanbaru.

“Ya semuanya memiliki hak dan kesempatan yang sama, dan kita dalam penerimaan CPNS ini tetap menggunakan sistim Computer Asistet Test (CAT) atau tes dengan menggunakan tekonologi komputer yang online langsung ke BKN pusat, sehingga bisa menutup mati pintu kecurangan di daerah,’’ ujar Walikota.***(chir)

 

Wako Firdaus Serahkan Bantuan Baznas Kepada 155 siswa

Baznas dan Walikota memberikan zakat bea siswa  kepada 155 anak asuh Baznas kota Pekanbaru
Baznas dan Walikota memberikan zakat bea siswa kepada 155 anak asuh Baznas kota Pekanbaru

PEKANBARU (SegmenNews.com)- Pemko Pekanbaru bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kota Pekanbaru menyalurkan zakat kepada 155 anak asuh Baznas kota Pekanbaru. Penyerahan dana zakat beasiswa pendidikan ini langsung diserahkan Walikota Pekanbaru, Firdaus MT di Aula Walikota Pekanbaru, Kamis (25/09/2014).

Dalam sambutannya, Firdaus mengatakan bahwa ini adalah langkah pemko Pekanbaru dalam mengentaskan kemiskinan. Yaitu dengan cara penyaluran zakat masyarakat, zakat PNS dan zakat guru untuk warga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan ekonomi.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah menyalurkan zakat senilai Rp84 juta kepada 155 siswa SD, SMP dan SMA,” ungkap Walikota Pekanbaru, Firdaus MT.

Ditempat yang sama, Sekretaris BAZNAS kota Pekanbaru, Hariati mengatakan bahwa ini adalah bantuan zakat pendidikan khusus untuk anak binaan Baznas, yang jumlahnya 155 orang terdiri dari 84 siswa SD dengan nilai Rp 150 ribu, 45 siswa SMP dengan nilai Rp200 ribu dan 25 siswa SMA dengan nilai Rp250 ribu.

“Bantuan ini kita berikan setiap bulan, dan jumlah diprediksi anak binaan akan bertambah karena belum semua penduduk miskin mendapatkannya,” pungkasnya.***(chir)

Massa Tuntut Hak Petani

Masa tuntut hak petani (rtc)
Masa tuntut hak petani (rtc)

PEKANBARU (SegmenNews.com)– Memperingati Hari Tani Nasional ke 54, ratusan petani dan lembaga swadaya masyarakat di Riau menggelar aksi damai di gerbang kantor Gubernur Riau, Rabu (24/9/2014).

Mereka menuntut Pemerintah agar menghentikan monopoli dan perampasan tanah rakyat, serta laksanakan kedaulatan pangan dan pembaruan agraria.

“Jangan rampas tanah rakyat untuk kepentingan monopoli dari perusahaan-perusahaan, pemerintah harus bisa memperhatikan petani,” ujar Korlap aksi Ramadeni Syahputra dalam orasinya.

Tidak hanya petani, ratusan massa ini juga diikuti sejumlah mahasiswa pertanian Riau dan Wahana Lingkungan Hidup.

Massa ini melakukan jalan kaki dari samping Pustaka Soeman HS bergerak ke gerbang Kantor Gubernur Riau.***

 

Red: hasran
Sumber : Tribun Pekanbaru

JCH Rohul Lakukan Persiapan Wukuf

Drs H Ahmad Supardi Hsb MA
Drs H Ahmad Supardi Hsb MA

ROKAN HULU (SegmenNews.com) 250 orang Jamaah Calon Haji (JCH) Rokan Hulu (Rohul), terdiri dari 246 JCH tergabung pada kloter 5 dan 4 JCH tambahan Lansia tergabung pada kloter 18 Riau dan Jambi, saat ini sedang mempersiapkan diri untuk melaksanakan puncak ibadah haji, yaitu Wukuf di Arofah, sesuai hadits Nabi yang Menyatakan bahwa Haji itu adalah Wukuf di Arifah.

Pelaksanaan wukuf di Arofah akan dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijjah 1435 H, dimana JCH seluruh dunia akan melaksanakan wukuf secara serentak, tanpa kecuali dan tanpa mengenal asal usul. Wukuf adalah berdiam di Arofah sejak tergelincir matahari sampai dengan tengah malam, sambil berzikir dan muhasabah atau introspeksi diri.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, kepada wartawan berbagai media massa, Rabu (24/9/2014) di kantornya Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Kota Pasir Pengaraian, setelah mendapat laporan dari Ketua Kloter 5 Drs Marjoni MAg, Pembimbing Ibadah Drs H Edi Tasman MSi, dan Petugas Daerah Rohul Irwandi S Sos MSi.

Mereka bertiga melaporkan kepada Kakan Kemenag Rohul, bahwa 246 JCH Rohul yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Batam, bersama dengan 179 JCH Inhu dan 19 JCH Kota Pekanbaru, saat ini semuanya telah siap untuk melaksanakan Wukuf di Arofah, dan para JCH telah diberikan bimbingan ibadah terkait tatacara dan bacaan-bacaan ketika melaksanakan Wukuf.

Menurut ketiga petugas kloter tersebut, para JCH akan berangkat melaksanakan Wukuf di Arofah pada tanggal 8 Zulhijjah 1435 H dan besok siangnya, lansung melaksanakan ritual ibadah Wukuf sesuai dengan ketentuan hukum Islam. Dan semuanya diharuskan mengikuti ritual ibadah Wukuf sebab inti daripada ibadah haji adalah wukuf.

Kakan Kemenag Rohul mengharapkan agar seluruh JCH mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk dapat melaksanakan puncak ibadah haji, sebab akan melaksanakan ritual ibadah haji secara beruntun, yaitu Wukuf di Arofah, mabith di Muzdalifah, melontar Jumrah di Mina, melaksanakan Thowaf Ifadhah, dan Sa’i.

Kesemua ritual kegiatan ibadah haji ini memerlukan energi dan kesehatan fisik yang prima, sehingga dengan demikian, kesiapan fisik dan mental sangat diperlukan oleh seluruh JCH, tegas Ahmad Supardi.***(rls)

 

 

 

 

 

Divonis 8 Tahun, Anas Tantang Hakim Sumpah Kutukan

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menjalani sesi pemeriksaan terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta (kompas)
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menjalani sesi pemeriksaan terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta (kompas)

JAKARTA (SegmenNews.com)— Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan vonis delapan tahun penjara dan denda Rp 300 juta terhadap mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Anas dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang terkait proyek Hambalang dan proyek APBN lainnya.

Atas vonis tersebut Anas Urbaningrum keberatan dan memngajak majelis hakim melakukan sumpah mubahalah atau sumpah kutukan. Dia merasa kebenaran telah diremehkan.

“Karena ini menyangkut yang saya yakini sebagai keadilan, mohon jika diperkenankan di dalam ujung persidangan yang terhormat ini, saya sebagai terdakwa, tim JPU, dan juga majelis hakim yang mulia melakukan mubahalah, yaitu sumpah kutukan. Mohon izin, saya yakini substansi tentang pembelaan saya sebagai terdakwa, tentu JPU juga memiliki keyakinan,” kata Anas usai majelis hakim membacakan vonis, Rabu (24/09/2014).

Anas ketika itu diberikan oleh hakim pandangannya terkait vonis yang sudah dibacakan. Ketika itu, Anas mengaku menghormati putusan majelis dan menyebut putusan hakim tidak adil.

“Putusan ini tidak adil karena tidak berrdasarkan fakta-fakta persidangan yang lengkap sehingga bisa dipertanggungjawabkan,” ucap Anas.

Anas menilai, dengan melakukan sumpah kutukan maka akan diketahui siapa pihak yang bersalah dalam kasus tersebut.

“Sebagai terdakwa, saya mohon diizinkan di majelis ini dilakukan mubahalah, siapa yang salah dialah yang sanggup terima kutukan,” lanjut Anas yang disambut sorakan pengunjung sidang yang didominasi pendukung Anas.

Ketua Majelis Hakim Haswandi tidak menanggapi permintaan Anas tersebut. Majelis hakim langsung membubarkan diri. “Dengan ini persidangan selesai,” tutup Haswandi sembari membubarkan diri.***(ran/kompas)

 

 

 

Dishut Rohil Tambah Personil Polhut

 

Polisi Kehutanan
Polisi Kehutanan

ROKAN HILIR (SegmenNews.com) – Dinas kehutanan Rohil menanambah polisi kehutanan (Polhut) untuk melakukan pengamanan hutan dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Dengan personil polhut yang saat ini hanya berjumlah 5 orang, maka tidak akan bisa menjaga hutan Rohil yang luasnya puluhan ribu hekter,” jelas Kadishut Rohil, Rahmatul Zamri kepada wartawan, Rabu (24/9/2014) di Bagansiapiapi.

Diakui Rahmatul, dalam pengawasan hutan pihak Polhut kewalahan, hal ini dikarenakan personil dibagian penyidik terbatas. Terutama Polhut yang menangani kasus ilegal logging, karenanya, dalam waktu dekat kita akan tambah personil Polhut. Supaya nantinya hutan di Rohil tidak ada yang semena-mena menjarahnya.
“Saat ini para Pengusaha diberi pembinaan pelaksanaan system verifikasi legalitas kayu Industri Primer Hasil Hutan Kayu (IPHHK), hal ini dilakukan supaya pengusaha itu tetap tegar dengan menipisnya bahan baku saat ini.Usaha-usaha berbahan baku kayu yang masih aktif itu seperti galangan kapal, usaha kayu gergajian, indutri pengolahan gagang sapu/gagang skop dan pengumpul kayu gaharu,” jelasnya.

Permasalahan yang dihadapi, kurangnya pemahaman dari pelaku usaha tentang aturan-aturan kehutanan yang ada, termasuk aturan yang berubah-ubah.

“150 aturan keluar tiap tahunnya,Permasalahan lain sulitnya memperoleh bahan baku, padahal minat pelaku usaha tinggi, terbentur izin, kurang sosialisasi, kurang pembinaan terhadap pengusaha serta terbatasnya SDM pada Dinas Kehutanan sendiri,”sebutnya.

Mengenai HPH di Rohil cuma Satu yang memiliki izin, yaitu PT.Diamond raya timber, Dishut berkomitmen akan memberantas segala bentuk kejahatan penjarahan hutan dengan bekerja sama dengan pihak kepolisian.

“karena penjarahan hutan telah melanggar pasal 41 tentang kehutanan.”tegasnya**(Ur/cil)

Walikota Pekanbaru Beri peringatan 8 Camat

Firdaus MT
Firdaus MT

PEKANBARU (SegmenNews.com) –  Wali Kota Pekanbaru, Riau, Firdaus MT mengintruksikan Badan Kepegawaian Daerah mengirimkan surat peringatan (SP) terhadap delapan orang Camat yang belum menyerahkan data masyarakat miskin diwilayahnya.

“SP yang ini diberikan kepada 8 Camat yang tidak bekerja sesuai target yang di berikan. Pasalnya hingga saat ini laporan data kemiskinan belum seluruhnya,” kata Firdaus kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (24/9).

Tujuan peringan itu menurut dia adalah untuk memberikan efek jerah, kedepan tidak ada camat yang tidak menyelesaikan target kerja.

Di tempat terpisah, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Desi Susanti mendukung sikap yang dilakukan wali kota tersebut, karena jika tidak ada data bagaimana bisa program pemerintah tepat sasaran.

“Kalau tidak ada data yang akurat, gimana pemerintah mau bekerja. Padahal, data tersebut merupakan tolok ukur program pemerintah agar tepat sasaran,” ungkap Desi.

Menurut legislator Dapil Tampan Payung Sekaki, apa yang dilakukan Pemko Pekanbaru sudah tepat untuk memberikan SP kepada 8 camat tersebut. “Karena, mereka sudah diberikan tenggat waktu. Untuk mendatakan kan diperlukan waktu dan tenggat waktu juga sudah diberikan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, legislator Heri Setiawan menyarankan agar pendataan masyarakat miskin diberikan insentif.

“Mereka (pendata) kan juga punya tanggungan. Jadi, kalau tidak ada insentif wajar saja data tersebut terkesan asal-asalan,” tutupnya. (MCR/chir)

 

2015 DKP Siapkan Solusi Atasi Sampah

sampah di pekanbaru (Spr)
sampah di pekanbaru (Spr)

PEKANBARU (SegmenNews.com) – Dinas Kebersihan dan pertamanan kota Pekanbaru berencana siapkan solusi untuk atasi masalah sampah. Diharapkan, Apbd P 2015 mendatang sudah bisa direalisasikan.

Azwan Kadis DKP kota pekanbaru kepada SegmenNews.com Rabu, (24/9/14) mengatakan, pihaknya akan membuat satgas kebersihan diantaranya membuat reward kepada sekolah – sekolah bersih dan memberikan bendera hitam kepada sekolah kotor. Hal ini diharapkan dapat memotivasi pihak sekolah untuk dapat menjaga kebersihan. Termasuk juga SPBU, Gereja, Masjid dan lainya.

“Saya berharap solusi untuk mengatasi sampah yang melibatkan berbagai pihak ini, dapat menimbulkan semangat kepada semua instansi untuk menjaga kebersihan lingkungannya,” jelasnya

Nanti juga akan ada mobil mobil khusus satgas sampah yang berjalan mengelilingi kota pekanbaru membawa jingle lagu tema sampah agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Dan membentuk kader duta sampah dan sosialisasi tenta

ng kebersihan melalui seluruh media di pekanbaru.

“Kedepan dengan solusi baru yang kita buat ini masyarakat sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan dan membuang sampah pada tempatnya, agar kota Pekanbaru kita ini bebas dari sampah.” paparnya***(Chir)

FPI Tolak Ahok Jadi Gubernur

fpiJAKARTA (SegmenNews.com)- Ribuan anggota Front Pembela Islam (FPI) menggeruduk gedung DPRD DKI, di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Massa menolak Wakil Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) sebagai gubernur DKI.

“Kami minta Ahok untuk tidak jadi gubernur DKI. Haram hukumnya Jakarta dipimpin oleh Ahok. Dia merasa dirinya sudah hebat!”tegas seorang orator di lokasi, Rabu (23/9/2014).

Dalam orasinya, pria bersorban tersebut juga tidak mengakui Ahok sebagai wakil gubernur DKI. Massa yang hadir juga berteriak takbir. “Usir Ahok dari Jakarta, gantung Ahok. Kami tidak sudi dipimpin Ahok. Kami menolak Ahok, jika Ahok tetap menjadi gubernur, maka ormas-ormas Islam akan bertindak,” tegasnya.

Selain FPI, sejumlah ormas Betawi juga hadir di lokasi. Di antaranya Forum Betawi Bersatu (FBB) dan lain sebagainya. (Baca: FPI Geruduk DPRD DKI, Lalu Lintas Macet)

Dalam unjuk rasa ini, Polres Jakarta Pusat dibantu Polda Metro Jaya sudah menyiagakan 545 personel. Di antaranya puluhan anggota Brimob bersenjata lengkap yang dibantu ratusan anggota Sabhara.***

 

 
Red: hasran
Sumber: okezone.com