Beranda blog Halaman 2570

JCH Rohul Tempati Hotel Buruj Taisir

ROKAN HULU (SegmenNews.com)- Jamaah Calon Haji (JCH) Rokan Hulu (Rohul), setelah selesai melaksanakan Arba’ien (Sholat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi) di Madinah, langsung menuju Kota Makkah untuk melaksanakan Ibadah Umrah, pada hari Minggu (14/9/2014), dengan mengambil miqat di Bir Ali.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, kepada wartawan berbagai media massa, Senin (15/9/2014) setelah mendapat laporan dari Ketua Kloter 5 Drs Marjoni MAg, Pembimbing Ibadah Drs H Edi Tasman MSi, dan Petugas Daerah Rohul Irwandi S Sos MSi.

Mereka bertiga melaporkan kepada Kakan Kemenag Rohul, bahwa 246 JCH Rohul yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Batam, bersama dengan 179 JCH Inhu dan 19 JCH Kota Pekanbaru, telah berada di Kota Makkah untuk selanjutnya melaksanakan ibadah Umrah.

Menurut para petugas kloter tersebut, para JCH tiba di Makkah sekitar pukul 15.30 (WAS) atau pukul 19.30 (WIB) dan langsung menempati maktab/hotel Buruj Taisir, dimana jaraknya sekitar 1 KM dari Masjidil Harom Kota Makkah.

Para petugas juga melaporkan bahwa para JCH Rohul, telah memulai ibadah umrah dengan mengambil miqat di Bir Ali, ditandai dengan memakai pakaian Ihram sekaligus niat Umrah. Setelah itu berangkat menuju Makkah, singgah sebentar di maktab, kemudian melakukan Thowaf, Sa’i, dan Tahallul. Alhamdulillah, semuanya telah selesai melaksanakan ibadah Umrah, lapor mereka.

Kakan Kemenag Rohul mengatakan, mengingat dekatnya jarak hotel JCH Rohul dan JCH Kloter 5 pada umumnya dari Masjidil Harom, hanya 1 KM, maka para JCH memiliki peluang sangat besar untuk dapat melaksanakan sholat berjamaah di Masjidil Harom Makkah setiap waktu.

Hal ini akan menambah nilai pahala yang luar biasa besarnya bagi para JCH Rohul, sebab berdasarkan Hadits Nabi Muhammad SAW, sekali sholat di Masjidil Harom, sama nilainya dengan 100 ribu kali sholat di masjid biasa, seperti masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian umpamanya, jelas Ahmad Supardi.

Setelah selesainya melaksanakan ibadah umrah, maka aktifitas para JCH adalah menunggu waktu wukuf pada tanggal 9 Zulhijjah yang akan datang. Dengan demikian ada waktu kosong sekitar 19 hari. Saya berharap agar waktu kosong ini dapat diisi dengan beribadah sholat lima waktu di Masjidil Harom Makkah, sehingga masa tunggu wukuf bermanfaat dengan sebaik-baiknya, harap Ahmad Supardi.***(rls/az)

Siak Buka Formasi CPNS 2014

int
int

SIAK (SegmenNews.com)- Mulai tanggal 20 September 2014 pendaftaran CPNS untuk Kabupaten Siak sudah dibuka. Demikian perihal ini disampaikan oleh Kepala Badan kepegawaian Kabupaten Siak Drs H lukman MP,d, Senin (15/9/2014).

“Sesuai dengan hasil dari beberapa pertemuan baik di Jakarta dan juga di BKD Provinsi kita telah melakukan kesepakatan untuk membuka lamaran CPNS formasi 2014 secara serentak,” ujarnya.

Dari hasil rapat beberapa hari lalu telah disepakati bahwa untuk di Kabupaten Siak sudah mulai pendaftaran CPNS mulai tanggal 20 September sampai dengan tanggal 3 Oktober.

“Formasi tersebut berjumlah 127 orang, tidak ada perubahan dengan pengajuan. Sedangkan rinciannya juga tetap. Sebanyak 30 untuk sektor tenaga pendidik, 30 untuk tenaga kesehatan dan sebanyak 67 lagi untuk tenaga teknis,” terang Lukman.

Adapun persyaratan yang mutlak adalah warga harus memiliki KTP Siak. “Bagi yang ingin ikut melamar terhadap CPNS di kabupaten Siak silakan saja, asalkan ikut ketentuan yang ada dan ini bukan diskriminasi,” tandasnya.***(btp/ran)

Ditanya Bank Riau Kepri, BI dan OJK Bungkam

OJK (int)
OJK (int)

PEKANBARU (SegmenNews.com)- Dikonfirmasi persoalan Bank Riau Kepri terkait obligasi, daftar orang tercela, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lebih memilih bungkam. Hal ini pun menimbulkan tanda tanya banyak pihak, Senin (5/9/2014).

Melalui layanan BBM Humas BI Riau yang dikonfirmasi, meminta BertuahPos.com untuk mengkonfirmasikan ke OJK dan juga bisa ke pihak terkait di Bank Indonesia melalui bapak toni. Balasan inipun direspon satu hari setelah pesan dikirim.

Namun sayang, ketika dikonfirmasi ke Humas OJK maupun Bapak Toni yang ada di Bank Indonesia, sampai saat ini baik Bank Indonesia Riau maupun OJK Riau melalui humasnya lebih memilih bungkam.

Belum ada satupun memberikan konfirmasi. Bahkan pesan yang dikirimpun tak direspon. Minggu lalu pihak OJK Riau melalui humas berjanji akan menghubungi, namun sampai sekarang hal tersebut tidak ada.

Keengganan Bank Indonesia maupun OJK Riau memberikan konfirmasi atas persoalan obligasi, daftar orang tercela, dan beberapa persoalan Bank Riau kepri menuai banyak tanda tanya.

Diduga, salah satu penyebabnya banyaknya keluarga dari Bank Indonesia yang bekerja di Bank Riau Kepri. Selain itu, banyaknya persoalan Bank Riau Kepri dan melibatkan banyak pihak.

Terpisah, anggota DPRD Riau H Mansyur HS mengatakan, semua pihak harus terbuka terkait persoalan Bank Riau Kepri. Jangan ada yang ditutupi sehingga menimbulkan kesan banyak pertanyaan.

“Pihak Bank Riau Kepri harus memberikan penjelasan terbuka, termasuk persoalan obligasi, dana pensiun dan lainnya. Begitu juga dengan pihak yang berwewenang seperi BI atau OJK,” sebutnya.***(btp/ran)

Wardan Lamban Realisasikan Pemekaran Insel

inhilTEMBILAHAN (SegmenNews.com)- Era kepemimpinan HM Wardan selaku Bupati Indragiri Hilir (Inhil) banyak menuai pro kontra. Ia mencanangkan sekian banyak program kerja, namun hanya beberapa saja yang sudah terealisasikan.

Program yang lamban dan tak kunjung datang realisasinya itu yang menjadi sorotan kelompok kontra. Salah satunya menyoroti pemekaran Indragiri Selatan (Insel) yang hingga kini belum ada kejelasannya.

Seperti dipaparkan perwakilan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (Unisi) dan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Auliaurrasyidin Tembilahan saat melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD Inhil, Minggu (14/9/14).

“Jangan hanya saat kampanye saja bilang gini gitu, lihat saja hingga kini pemekaran Insel tidak jelas, katanya seratus hari kerja,” ujarnya.

“Sewaktu belum terpilih mereka (Dewan dan Bupati, red) datang kedesa-desa kita untuk meminta dukungan, tapi setelah mereka duduk apa yang mereka buat untuk Inhil ini,” sebutnya.

Sebelumnya, sejumlah organisasi dan Lembaga Suadaya Masyarakat (LSM) juga sempat menyatakan kekecewaan mereka terhadap lambannya pergerakan pemimpin Inhil ini.

“Pokoknya sejauh ini kita nilai belum ada gerakan nyata yang dilakukan pemerintah untuk membuat kemajuan seperti yang mereka sampaikan diawal kepememimpinan, apalagi jika melihat pembangunan fisik, sangat jauh panggang dari api,“ papar Firmansyah yang diamini Wakil Ketua KNPI Inhil, Hidayat Hamid beberapa waktu yang lalu.***(btp)

Pelantikan DPRD Inhil Diwarnai Demo

demo_inhil_dprdTEMBILAHAN (SegmenNews.com)- Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Inhil periode 2014/2019 yang diselenggarakan pada hari ini Minggu (14/9/2014) diwarnai aksi unjuk rasa dari puluhan massa.

Aksi yang digelar mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) dan Sekolah Tinggi Agama Islam (Stai) Auliarasyiddin Tembilahan mulai pukul 10.30 WIB terkonsentrasi di kantor DPRD Inhil.

“Kami datang dengan damai dan meminta kepada anggota dewan yang dilantik untuk menandatangani fakta integritas saja, bukan mau anarkis,” teriak salah seorang mahasiswa dengan memakai Toa atau pengeras suara di depan gendung dewan.

Aksi damai mahasiswa tersebut dihalang oleh puluhan aparat kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Inhil dan sempat terjadi saling dorong. Namun hal itu tidak berlangsung lama.

“Jangan biarkan Inhil ini menjadi korban kebohongan dan penandatangan fakta integritas yang kami bawa ini hanya untuk memastikan bahwa masyarakat Inhil tidak akan menjadi korban lagi,” tambah seorang mahasiswa

Saat berita ini siap dirilis, aksi demo dan pelantikan ke 45 anggota dewan tersebut masih berlanjut.***(btp)

40 Anggota DPRD Siak Periode 2014-2019 Dilantik

Bupati Syamsuar memberikan selamat kepada anggota DPRD Periode 2014-2019 dilantik
Bupati Syamsuar memberikan selamat kepada anggota DPRD Periode 2014-2019 dilantik

SIAK (SegmenNews.com)- Sebanyak 40 anggota DPRD Siak periode 2014-2019 resmi dilantik di gedung Panglima Jimban, Siak Sri Indrapura, Minggu (14/9/2014). Pengambilan sumpah dan jabatan dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Siak, Sorta Ria Eva, SH.

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Siak, Drs. Syamsuar, MSi, Wakil Bupati Siak, Drs. Alfedri, MSi, Kepala Kejaksaan Negeri Siak, Zainul Arifin, SH, Kapolres Siak, AKBD Dedi Rahman Dayan, Ketua KPU Siak, Agus Salim, mantan Bupati Siak, Arwin, SH, pimpinan partai politik, anggota DPRD Siak terpilih, mantan anggota DPRD Siak dan perwakilan masyarakat.

Pelantikan anggota DPRD Siak lima tahun ke depan itu sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Riau, No KPTS/558/VIII/ tanggal 20 Agustus 2014.

Pimpinan DPRD Siak ditetapkan sebagai Ketua Sementara Indra Gunawan dari Partai Golkar dan Sutarno dari Partai Gerindra. Partai Golkar peraih suara terbanyak pada Pemilihan Legislatif tanggal 9 April lalu disusul Partai Gerindra dan PDIP.***(rinto)

Norman Kamaru Jualan Bubur?

Norman Kamaru Jualan Bubur
Norman Kamaru Jualan Bubur

SegmenNews.com- Keputusan Norman Kamaru untuk berjualan bubur Manado untuk menambah penghasilan terbukti tepat. Ia tak menyangka, meski hanya berjualan ditempat yang sederhana dan ala kadarnya, justru bisa mendatangkan omset yang lumayan.

Diakui mantan anggota Brimob Polda Gorontalo itu, penghasilan yang didapatnya dari berjualan bubur dan makanan Manado relatif lumayan per harinya.

“Alhamdulillah, kalau kita hitung-hitung acak, 500 ribu rupiah sehari dikali 30 hari berapa? Itu contoh saja (pendapatan dari berjualan bubur),” ucap Norman saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2014) malam.

Keuntungan lain yang didapat Norman dari idenya berjualan bubur, yakni bisa menambah jumlah langganan yang menyukai masakan khas Manado.

“Sejauh ini sih yang datang (ke kedai) lumayan yah, biasanya mereka juga suka pesan masakan Manado juga, suka minta dibuatkan masakan ini itu, jadi banyak kenal orang juga,” tegas Norman.

Membuka kedai makanan tak hanya dimanfaatkan Norman untuk meraup keuntungan semata. “Tapi juga menyalurkan hobi, karena sejak aku jadi polisi dulu, aku sudah terbiasa masak sendiri. Kalau sedang di rumah pun aku masak,” tutup bapak dua anak ini.***

 

Red: hasran
Sumber:liputan6

Diterima Wabup, Siak Raih Piala WTN Kedua Kalinya

Wabup Siak, Drs.H Alfedri.M.Si menerima piala penghargaan WTN dari Menhub RI, E.E. Mangindaan
Wabup Siak, Drs.H Alfedri.M.Si menerima piala penghargaan WTN dari Menhub RI, E.E. Mangindaan

SIAK (SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak meraih piala Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Mentri Perhubungan E.E. Mangindaan. Piala tersebut diterima Wakil Bupati (Wabup) Siak Drs.H Alfedri.M.Si, pada sempena puncak peringatan Hari Transportasi 2014 di Smesco convention centre Jakarta, Rabu (10/9/14).

Piala WTN yang diraih Pemkab Siak merupakan penghargaan kategori kota kecil tertip lalulintas, atau dinilai berhasil mengembangkan sistem transportasi ideal di daerah.

Keterangan Mentri Perhubungan RI E E Mangindaan, kepada sejumlah pimpinan daerah bahwa kedepan indikator yang dipergunakan dalam penilaian WTN diharapkan lebih kompleks dan terintegrasi. “Saya berharap standar penilaian WTN kedepan harus ada peningkatan dari single moda menjadi multi moda” ungkapnya.

Untuk itu diharapkan kabupaten/kota penerima anugerah WTN, dapat mengembangkan sistem transportasi terintegrasi antar moda dengan memberikan perhatian pada pengembangan transportasi laut dan perairan.

Salah satu tatatertib berlalulintas menuju jembatan Siak
Salah satu tatatertib berlalulintas menuju jembatan Siak

Senada dengan hal tersebut, Dirjen Perhubungan darat Suroyo Alimoeso dalam laporannya mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pembinaan pemerintah kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, terhadap penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan.

“Harapan kita, kedepan tercipta sistem lalu lintas dan angkutan kota yang tertib, lancar, aman, selamat dan efisien, berkelanjutan serta menjamin ekuitas pengguna hak jalan,” ujar Suroyo.

Wabup Siak Drs Alfedri M.Si, mengungkapkan terimakasih kepada masyarakat dan mengungkapkan keberhasilan ini tentunya keberhasilan seluruh masyarakat Kabupaten Siak. “Ini keberhasilan seluruh masyarakat Siak, atas kerjasama dan dukungannya,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berharap anugerah yang telah diberikan tersebut dapat dipertahankan dan ditingkapkan. Sehingga Kabupaten Siak makin ternama.

Selain itu Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Siak Kaharuddin melalui Kepala Bidang (Kabid) Darat dekat Perbatas, bahwa WTN ini diberikan ke Pemkab Siak untuk yang ke dua kalinya, dan tentunya telah melalui tahapan-tahapan penilaian yang dilakukan tim penilai WTN.

“Siak masuk dalam kategori kota kecil tertip lalulintas, atau berhasil mengembangkan sisten transportasi, seperti tertibnya rambu-rambu lalulintas, dan lainnya,” ujar Tekat Perbatas.***(advertorial/humas/rinto)

Anas Dituntut 15 Tahun Penjara

anas1JAKARTA (SegmenNews.com)- Akhirnya tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebanyak 1.300 halaman selesai dibacakan. Jaksa menuntut tersangka dugaan penerimaan gratifikasi proyek Hambalang dan proyek lain serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Anas Urbaningrum, dengan hukuman pidana 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp500juta.

“Kami penuntut umum menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama 15 tahun dikurangi masa kurungan dan denda Rp500juta subsider 5 bulan kurungan,” kata Jaksa Penuntut, Yudi Kristana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/9/2014).

Anas dijerat dengan Pasal 12 huruf a Juncto Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001‎ Juncto Pasal 64 KUHP.

Selain itu, Anas juga dijerat berdasarkan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Pasal 65 ayat 1 KUHP dan Pasal 3 ayat 1 huruf c Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 sebagaimana diubah berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Seperti diketahui, Anas didakwa menerima gratifikasi berupa 1 unit Mobil Toyota Harrier B 15 AUD senilai Rp 670 juta dan 1 unit Mobil Toyota Vellfire B 6 AUD senilai Rp735 juta.

Selain itu, dia juga diduga menerima kegiatan survei pemenangan dalam bursa Ketua Umum Partai Demokrat 2010 dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) senilai Rp 478 juta, serta menerima uang sebanyak Rp 116,5 miliar dan sekitar USD5,2 juta.

Selain menerima berbagai jenis gratifikasi, Anas juga didakwa telah melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sewaktu masih menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat. Nilai TPPU Anas, mencapai angka Rp23,8 miliar.***

 

Red: hasran
Sumber: okezone

Provinsi Riau Raih Piala WTN dari Menhub RI

Mewakili Gubernur Riau, Anas Maamun, Sekda Sekdaprov Riau Zaini Ismail menerima piala Wahana Tata  Nugraha (WTN) dibidang lalulintas atau perhubungan dari Mentri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, EE Mangindaan di  gedung SEMSCO Convention center, Jakarta
Mewakili Gubernur Riau, Anas Maamun, Sekda Sekdaprov Riau Zaini Ismail menerima piala Wahana Tata
Nugraha (WTN) dibidang lalulintas atau perhubungan dari Mentri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, EE Mangindaan di
gedung SEMSCO Convention center, Jakarta

JAKARTA (SegmenNews.com)- Mewakili Gubernur Riau, Anas Maamun, Sekda Sekdaprov Riau Zaini Ismail menerima piala Wahana Tata Nugraha (WTN) dibidang lalulintas atau perhubungan dari Mentri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, EE Mangindaan di gedung SEMSCO Convention center, Jakarta, Rabu (10/9/14).

Selain Riau, ada Provinsi Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Yogyakarta yang ikut menerima piala WTN tersebut. Prestasi yang membanggakan itu merupakan penghargaan pertama yang diraih Riau.

Penyerahan Piala tersebut disaksikan oleh Kakorlantas Polri Brigjend Condro Kirono yang juga mantan Kapolda Riau dan disaksikan ribuan tamu undangan dari seluruh Indonesia.

Penyerahan Penghargaan bersamaan dengan Pembukaan Pemeran Transportasi dan penyerahan piala WTN kepada Kabupatan dan Kota dari Provinsi Riau. Kategori Kota Besar Terbaik diraih oleh, Pekanbaru dan untuk kategori kota sedang dan kecil dibidang perhubungan diperoleh oleh, Kabupatan Pelalawan, Kabupatan Siak, Dumai, Rengat dan Bengkalis.

Khusus untuk kota Pekanbaru, tahun ini berhasil meraih peringkat pertama penerima piala WTN WTNuntuk kategori kota besar di Indonesia, mengalahkan kota-kota lainnya seperti Palembang, Solo/Surakarta, Denpasar dan Padang.

Sekdaprov Riau Zaini Ismail usai penyerahan penghargaan WTN ini mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan Riau meraih penghargaan ini. Dia juga mengucapkan selamat kepada kabupaten/kota lainnya di Riau yang juga menerima piala WTN.

Dia berharap prestasi yang telah diperoleh tahun ini harus dipertahankan di tahun-tahun mendatang. “Kita harus terus berbenah agar tertib lalulintas terus terjaga, bahkan kalau bisa lebih ditingkatkan lagi.

*Piala WTN Pacu Minat Daerah*

Sekdaprov Riau, Zaini Ismail memegang piala WTN berfoto bersama
Sekdaprov Riau, Zaini Ismail memegang piala WTN berfoto bersama

Usai menerima Piala WTN, esok harinya, Piala yang membanggakan itu di bawa ke Pekanbaru diarak keliling Kota Pekanbaru, guna memperlihatkan kepada masyarakat, bahwa Riau berhak menerima Piala tersebut atas segala keberhasilan dibidang perhubungan lalulintas.

Setibanya di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Kamis (11/9/2014) siang. Selanjutnya Piala WTN diserahkan Kepala Dinas Perhubungan Riau kepada Gubernur Riau H Annas Maamun diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau Drs H Zaini Ismail MSi, dengan disaksikan oleh beberapa pejabat esselon II, III dan IV dilingkungan Pemprov Riau.

Penghargaan yang pertama kali di dapat Pemprov Riau ini patut disyukuri, terlebih untuk Provinsi di Sumatera hanya tiga yang dapat yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Riau. Selain itu pihak swasta di Pekanbaru juga mendapat penghargaan sebagai pengemudi terbaik Nasional oleh Muahmmad Fauzi supir Minas transport dari Pekanbaru.

“Kita patut bersyukur atas penghargaan ini, karena itu kepada Dishub diminta untuk terus melakukan pembinaan kepada Kab/kota, sehingga mendapatkan penghargaan yang sama,” pinta Sekdaprov.

Piala WTN diarak keliling kota Pekanbaru
Piala WTN diarak keliling kota Pekanbaru

Keberhasilan meraih piala WTN 2014 ini merupakan hasil kerja keras semua pihak terutama Dishub Riau, karena itu penghargaan ini hendaknya bisa menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan kesadaran masyarakat terhadap taat dan tertib berlalulintas.

“Pak Gubernur sangat memberi apresiasi dan berharap ini bisa dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya. Diharapkan juga dengan adanya WTN ini akan dapat memacu keinginan kabupaten/kota untuk meraih WTN,” kata Sekdaprov.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Riau Adizar menyebutkan, penghargaan WTN ini diberikan kepada kepala daerah yang mampu menata daerahnya dengan infrastruktur dan pelayanan angkutan perkotaan. Penghargaan ini juga merupaka penghargaan bagi masyarakat Riau.

Kedepan, Adizar mengaku Pemprov Riau akan trus meningkatkan pelayanan dibidang transportasi darat, begitu juga dengan transportasi sungai dan laut yang ada di Provinsi Riau.

“Mari kita tingkatkan kinerja dalam mewujudkan tertib lalu lintas yang lebih baik lagi,” ujak Sekda.***(advertorial/hum)