Beranda blog Halaman 2569

110 Peserta Ikuti Sosialisasi PMPRB

Asisten III Pemko Pekanbaru, Drs.H.Dastrayani Bibra Msibuka pelatihan Reformasi Birokrasi.
Asisten III Pemko Pekanbaru, Drs.H.Dastrayani Bibra Msibuka pelatihan Reformasi Birokrasi.

PEKANBARU (SegmenNews.com)- Sebanyak 110 peserta dai Dinas, badan dan kantor dilingkungan Pemerintahan Kota Pekanbaru mengikuti sosialisasi Penilaian Mandiri Pelaksana Reformasi Birokrasi (PMPRB), Selasa (16/9/14) disalah satu hotel di Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru, Firdaus MT melalui Asisten III bagian Administrasi Umum, Drs. H.Dastrayani Bibra M.Si mengatakan melalui penilaian pelaksanaan reformasi birokrasi ini dapat meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas kinerja aparatur di Pemerintahan kota Pekanbaru.

Untuk itu kepada para peserta diminta mengikuti kegiatan tersebut dengan seksama sampai selesai.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Asisten Deputi Koordinasi Penanganan Pengaduan Masyarakat dan Aparatur pada Deputi bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitasi Aparatur dan Pengawasan Kemenpan, dan dari Auditor Ahli kemenpan.***(chir)

Pasutri ini Dilantik jadi Anggota DPRD Meranti

Pasangan Suami Istri duduk di kursi DPRD Meranti periode 2014-2019
Pasangan Suami Istri duduk di kursi DPRD Meranti periode 2014-2019

SELATPANJANG (SegmenNews.com)– Ada yang unik di pelantikan anggota DPRD Kepulauan Meranti. Pasalnya dari 30 orang anggota DPRD terpilih dilantik hari ini, Senin (15/9/14) ternyata ada pasangan suami istri, Hafizoh SAg dan Marhisyam sama-sama duduk di kursi DPRD periode 2014-2019.

Pasangan suami istri tersebut tak hanya kompak dalam urusan rumah tangga, namun mereka juga kompak menjadi penyambung lidah masyarakat dan memperjuangkan hak-hak masyarakat melalui kursi DPRD Meranti. Pasangan suami istri itu maju menggunakan perahu Politik yang berbeda.

Sang suami Marhisyam menggunakan Partai Politik PAN dapil II Tebing Tinggi Barat dan Rangsang Barat, sementara sang istri Hafizoh SAg maju melalui partai Golkar. Hafizoh SAg juga pernah menjabat ketua DPRD di periode sebelumnya.

Bagi pasangan suami istri tersebut menjadi wakil rakyat merupakan amanah yang diberikan allah kepadanya, dan kepercayaan yang diberikan masyarakat. Untuk itu mereka berupaya semaksimal mungkin untuk memperjuangkan masyarakat di DPRD.

“Jabatan yang saya emban ini adalah amanah yang harus saya jalani untuk mengabdi kepada rakyat,” ujar Hafizoh singkat.***(def)

 

30 Anggota DPRD Meranti 2014-2019 Dilantik, Berikut Daftarnya

dprdSELATPANJANG (SegmenNews.com)- Sebanyak 30 anggota DPRD Kepulauan Meranti priode 2014-2019 dilantik, pengambilan sumpah dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis Sarah Louis S SH Mhum, bertempat di Gedung DPRD Meranti, Senin (15/9/14).

Prosesi pelantikan yang sempat molor itu dihadiri juga oleh Sekda Provinsi Riau Zaini Ismail, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, H Masrul Kasmy, Kepala Dinas, Badan dan Kantor dilingkungan Pemda Meranti serta kerabat anggota DPRD terpilih.

Dari 30 Anggota DPRD dilantik, 17 diantaranya wajah baru sementara 13 lainnya adalah wajah lama yang kembali terpilih (incumbent).

Berikut Daftar Anggota DPRD Periode 2014-2019

1. M Toufikurrohman (Gerindra)
2. Basiran (Gerindra)
3. Dedi Putra (PPP)
4. Ardiansyah (PAN)
5. Fauzi Hasan (PAN)
6. Pauzi SE (Golkar)
7. Edi Masyhudi (PPP)
8. Asmawi (PDI-P)
9. Mundarseh (Demokrat)
10. Hafizoh (Golkar)
11. Emiratna (Hanura)
12. H Nursyahruddin Amir (PPP)
13. M Ma’aruf Syafii (PKB).
14. Muzamil (Demokrat)
15. Azni Syafri (PDI-P)
16. Tartib (Gerindra)
17. Asrofi (Hanura)
18. Taufiek (PPP)
19. Nursalim Alias Ahmad Barokah (Gerindra)
20. Darwin Susandy (PAN)
21. Musdar (Golkar)
22. Yekti Handayani (PDI-P)
23. Lindawati (Demokrat)
24. Hafizan (PKB)
25. Muzakir (PKS)
26. Mikwan (Hanura)
27. Darsini (Demokrat)
28. Zubiarsyah (PBB)
29. Abdul Aziz (PAN)
30. Marhisyam (PAN).***(def)

Wagub Riau Tabrakan di Palas

PEKANBARU (SegmenNews.com)- Wakil Gubernur (Wagub) Riau, Arsyadjuliandi Rachman bertabrakan dengan truk. Beruntung politisi dari Partai Golkar itu selamat dari peristiwa itu.

Wagub Riau itu mengendari mobil dinasnya, yang di dalamnya ada juga Ketua DPD II Partai Golkar Kota Pekanbaru, Erizal Muluk.

“Dalam kecelakaan itu Pak Wagub dan Pak Erizal Muluk selamat dan tidak mengalami luka-luka,” kata Kepala Biro Humas Setdaprov Riau, Yoserizal Zein ketika dihubungi wartawan, Minggu (14/9/2014).

Dijelaskan Yose, peristiwa itu terjadi di depan Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) di daerah Palas, Rumbai, Pekanbaru. Saat itu, mobil yang ditumpangi petinggi partai Golkar itu keluar dari SPBU, kemudian satu unit truk melaju kencang dan menabrak bagian depan mobil dinas itu. Akibatnya bagian depan mobil dinas Wagub rusak parah.

Dikatakannya, Wagub menghadiri salah satu acara di Palas, karena insiden tersebut, Wagub terpaksa membatalkannya, dan Wagub pulang dijemput dengan kendaraan lain.***(Knc)

Gadaikan SK Anggota Dewan Jadi Tradisi?

bankBANGKALAN (SegmenNews.com)- Menyekolahkan SK pelantikan milik anggota DPRD Bangkalan, Madura, Jawa Timur, kepada bank sebagai agunan, sepertinya sudah menjadi tradisi di kalangan legislator.

Pasalnya, menggadaikan SK tidak hanya terjadi kali ini saja, melainkan telah terjadi sejak periode sebelum.

Apalagi proses pencairannya terbilang mudah dan cepat cair, sehingga membuat para anggota dewan tertarik beramai-ramai menggadaikan SK pelantikan untuk meminjam uang. Nominal pinjaman uang boleh mengambil minimal Rp20 juta dan maksimal Rp 250 juta.

“Ketika kita dapat pinjaman, tidak hanya dewan, masyarakat umum juga tertarik, apalagi prosesnya cepat dan tidak rumit. Jika gadaikan SK di bank Jatim, dua atau tiga hari sudah cair, kayaknya sudah menjadi tradisi (gadaikan SK),” kata Wakil Ketua 1 DPRD Bangkalan, Fatkurrahman, saat dikonfirmasi Okezone, Senin (15/9/2014).

Alasan anggota dewan menggadaikan SK pada bank tidak diketahui secara pasti. Pasalnya, mereka tidak memberikan alasan saat mengajukan pinjaman, namun kemungkinan besar pinjam uang lantaran ingin menutupi utang yang selama ini menjadi tanggungan.

Tidak bisa dipungkiri dalam merebut simpati hati masyarakat juga membutuhkan modal, tetapi bukan untuk politik uang.

“Saya rasa yang paling mudah dan dalam waktu dekat bisa untuk dicairkan uangnya, salah satu caranya dengan menggadaikan SK untuk menutupi utang yang selama ini dimiliki,” ucap Ketua DPC PDI P Bangkalan itu.

Menurut Jikur, sapaan akrabnya, menggadaikan SK tidak ada larangan dalam Undang-Undang, serta tidak ada surat edaran yang menyebut bahwa menggadaikan SK menyalahi aturan yang ada. Buktinya, pada periode sebelum menggadaikan SK tidak ada masalah alias boleh.

“Pada periode sebelumnya juga banyak anggota yang gadaikan SK, dan tidak ada masalah. Soal kekhawatiran sejumlah kalangan dengan adanya ini bakal mempengaruhi kinerja, saya rasa tidak. Buktinya, anggota dewan tetap bekerja secara maksimal,” paparnya.

Namun, sambung Jikur, pihaknya mengimbau kepada anggota supaya tidak mengambil pinjaman dengan nominal maksimal. Melainkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anggota dewan supaya tidak terlalu banyak beban yang ditanggung.

“Memang ada partai tertentu yang tidak membolehkan kadernya menggadaikan SK, tapi banyak juga yang membolehkan. Kami berharap anggota dewan tetap bisa menjalan tugas sesuai fungsi yakni pengawasan dan bugeting,” tandasnya.***

 
Red:hasran
Sumber: okezone

Dibilang Rebut Suami Orang, Alasan Depe “Ngamuk”

persikJAKARTA (SegmenNews.com)- Dewi Perssik pernah mengungkapkan rasa kekesalannya kepada awak media lewat sosial beberapa waktu lalu. Menyebut media pelacur, Depe pun punya alasan tersendiri.

“Marah sama infotainment yang bikin berita enggak enak. Yang gibah saja,” kata Depe saat ditemui di Gedung Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (15/9/2014).

Setelah mengaku menikah, awak media pun mencoba mengonfirmasi kepada JY, selaku bos dari distributor mobil mewah yang disebut-sebut suami Depe. Namun, dalam pengakuanya, JY membantah kabar pernikahan dengan Depe lantaran sudah memiliki keluarga.

Dari pengakuan JY -lah timbul pemberitaan jika Depe merebut suami orang. Oleh sebab itu, Depe marah besar.

“Kan dibilang ambil suami orang,” lanjutnya sambil memasuki mobil yang sudah terparkir.

Seperti diketahui, Depe mengatakan media pelacur lewat akun twitter pribadinya. Dia mengatakan jika media yang telah menyudutkannya sudah dibayar oleh pihak-pihak yang ingin menjatuhkannya.

“Kalau drama negatif tandanya infotainment atau media sudah ada yang bayar alias media pelacur,” tulis Depe dalam akun @dewiperssik12.***

 

Red:hasran
Sumber: okezone

Kabut Asap Landa Pelalawan, Warga Diimbau Pakai Masker

Kabut asap (ilustrasi)
Kabut asap (ilustrasi)

PELALAWAN (SegmenNews.com)- Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Pelalawan kian menebal. Kabut asap diperkirakan kabut asap kiriman dari Provinsi tetangga yakni, Jambi dan Palembang.

Untuk itu, masyarakat diminta tetap waspada segala sesuatu yang akan mengganggu kesehatan, dan selalu menggunakan masker bila hendak melakukan kegiatan diluar rumah.

“Kabut asap ini merupakan asap kiriman dari Jambi dan Sumsel dimana disana memang tinggi jumlah titik panasnya, agar tidak menggangu kesehatan, masyarakat kita imbau menggunakan masker,” imbau Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pelalawan, Syamsul Anwar, Senin (15/9/14).

Saat ini dalam pantau alat pemantau hotspot hanya ada satu titik panas yang bisa menimbulkan karhutla di Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui.

“BLH akan membagian masker gratis kepada masyarakat,” ujar Syamsul.***(fin)

Sektor Perikanan Riau Baru Tergarap 20 Persen ‪

int
int

PEKANBARU (SegmenNews.com)- Potensi bidang perikanan di Provinsi Riau baru 20 persen berhasil tergarap. Artinya masih sangat terbuka lebar untuk dikembangkan, baik budi daya ikan air tawar maupun ikan laut.

“Sektor ini sangat terbuka untuk dikembangkan,” kata Surya Maulana, Kepala Diskenlut Provinsi Riau akhir pekan lalu.‬

Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskenlut) Provinsi Riau berkomitmen untuk mengembangkan potensi perikanan.‬ Salah satunya dengan cara mengembangkan usaha budi daya.‬

‪Kondisi sektor perikanan di Provinsi Riau yang dinilai masih kurang ini, tentunya menjadi bahan evaluasi, agar ke depannya pemerintah lebih giat bekerja keras untuk memaksimalkan aspek-aspek pendukung lainnya.‬

‪”Salah satu solusi yang akan ditempuh Pemerintah Provinsi Riau adalah dengan membuat sentra-sentra budi daya ikan secara merata,” jelasnya.***(btp/chir)

Bupati Rokan Hulu Terima Penghargaan WTP dari Menkeu

Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad menerima penghargaan WTP
Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad menerima penghargaan WTP

JAKARTA (SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul) Drs H Achmad MSi menerima piagam penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, M. Chatib Basri.

Piagam penghargaan diterima Achmad bertepatan Acara Malam Apresiasi, seusai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2014, dibuka oleh Wakil Presiden RI Boediono di Gedung Dhanapala, Kemenkeu RI, Jakarta.

Bupati Rohul salah satu dari 136 Bupati dan Walikota se Indonesia yang menerima penghargaan dari Menkeu RI. Sebagai bentuk motivasi Pemerintah Pusat terhadap kepala daerah atas komitmen dan konsisten dalam menata pengelolaan keuangan yang terbaik.

Dalam sambutannya, Menteri Keuangan RI Chatib Basri mengapresiasi prestasi yang telah diraih oleh penyelenggara pengelolaan keuangan Negara. Karena penghargaan yang meraih Opini WTP dari BPK RI yang diberikan ini, wujud penghargaan pemerintah pusat atas upaya yang dilakukan pemerintah daerah, dalam mengelola keuangan daerah yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

Usai menerima penghargaan, Bupati Rohul Drs H Achmad MSi kepada wartawan, Jumat (12/9/2014) malam menyebutkan penghargaan yang diberikan Kementerian Keuangan RI ini merupakan apresiasi atas apa yang telah dilakukan pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam menatakelola keuangan daerah yang transparansi dan akuntabilatas.

Menurutnya, penghargaan yang diterima ini Pemkab Rohul konsisten dalam tata kelola keuangan yang baik dan dapat mencegah penyimpangan penyelewenangan dan penyalahgunaan kekuasaan.

IMG_0285Konsisten disini, yaitu terhadap sistim akuntabilitas yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan.Oleh sebab itu, harusdikelola secara baik dan secara professional oleh aparatur.

“Perlu diberikan pelatihan dan bimbingan pada aparatur khususnya dalam pengelolaan keuangan. Ini Komitmen kita kedepan, transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah sangat dipentingkan kemudian professional aparatur harus dikedepan,” sebutnya.
Penghargaan ini, salah satu bentuk hasil komitmen Pemkab Rohul dalam penggunaan anggaran se efisien dan se efektif mungkin.

“Penilaian WTP dari BPK RI ini, sifatnya secara keseluruhan. kita konsisten pada aturan yg ada, antara lain tepat waktu pelaporan, penggunaan anggaran dengan pesertanse 55 persen untuk public dan 45 persen untuk aparatur,”ujarnya.

Penilaian lain dari BPK RI, tambahnya transparansi dalam sistim pengelolaan keuangan, salah satunya dalam pelelangan kegiatan proysekmenggunaka LPSE artinya semua orang bisa akses kebijakan pemerintah didalam APBD.

”Ini salah satu poin penilaian.Kita berharap prediket opini WTP dapat dipertahankan dimasa mendatang. Pemkab tetap konsistem dalam mengelola keuangan daerah sesuai peraturan yang ada,” tutup Achmad.***(Advertorial/Hms/ran)

Gedung Bank Riau Kepri Dibangun Rp 13,5 M di Siak

BRK SiakSIAK (SegmenNews.com)- Bank Riau dan Kepulauan Riau (BRK) semakin memperkokoh eksistensinya di Kabupaten Siak. Ini terbukti dengan dibangunnya gedung baru BRK di Siak senilai Rp 13,5 miliar.

Pembangunan gedung kantor ini terbilang megah di Siak. Dan tentunya bertujuan untuk semakin meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat di negri istana itu. Sekaligus sebagai wujud apresiasi yang tinggi BRK terhadap Pemda dan masyarakat Kabupaten Siak.

Peletakan batu pertama BRK belangsung hari ini, Senin (15/9/2014) dilakukan langsung oleh Bupati Siak Drs Syamsuar MSi di jalan Sutomo, kecamatan Siak. Hadir langsung jajaran direksi BRK serta pihak kontraktor yang membangun gedung itu.

Direktur BRK, Wan Marwan mengatakan, Kabupaten Siak tidak kalah lajunya tingkat perputaran uang dan pergerakan pembangunan. Sehingga diperlukan pelayanan yang lebih untuk masyarakat Siak.

“Pembangunan gedung bank Riau dikabupaten, ini sudah yang ke tiga kalinya setelah kampar dan Pasir Pangaraian,” ungkapnya.***(btp/ran)