Mandau(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia Johansyah Syafri membuka turnamen Bulu Tangkis Victory Bermasa CUP II Tahun 2024, di Hall Victory, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau. Minggu, 23 Juni 2024.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Johansyah, Bupati Kasmarni memberikan apresiasi kepada semua pihak, khususnya kepada Camat Mandau, Pimpinan Gor Victory beserta seluruh panitia pelaksana turnamen Bulu Tangkis victory Bermasa Cup II.
“Melalui turnamen ini dapat dijadikan sarana konsolidasi, adu bakat dan prestasi para atlet bulu tangkis yang ada di Kecamatan Mandau dan sekitarnya. Kami yakin, dengan kejuaraan seperti ini, tidak menutup kemungkinan, kedepannya kita dapat melahirkan atlet-atlet bulu tangkis berprestasi dan berbakat yang bisa kita banggakan dimasa depan,” ungkap Bupati.
Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta turnamen untuk terus menumbuhkan rasa kebersamaan, sportivitas, menjunjung tinggi fair play, dan taati seluruh ketentuan serta peraturan pertandingan.
“Silahkan bertempur dan bertanding habis-habisan. Persaingan hanya di dalam lapangan, di luar lapangan kita tetap bersaudara. Begitu pula kepada para wasit dan hakim garis kami ingatkan juga, bertugaslah secara jujur, tegas dan objektif,” pesan Johan.
Kemudian kepada para penonton Bupati berharap agar menjaga ketertiban dan kebersihan. Berikan dukungan secara baik dan Bermarwah.
Hadir dalam pembukaan kegiatan ini, Kadisparbudpora Edi Sakura, Kadisnaker Salman Alfarisi, Camat Mandau Riki Rihardi, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, Camat Pinggir Zama Rico Dakanahay serta Lurah Air Jamban Rifky Ellyaningsih.***(imam/)
PLN Siap Suplai Energi Hijau ke Perusahaan Fashion Global H&M Group
Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) siap memasok energi hijau sebesar 210 Gigawatt hour (GWh) pertahun untuk perusahaan _fashion_ global, H&M Group. Melalui kolaborasi penyediaan listrik ramah lingkungan dengan H&M ini, PLN mendukung langkah dekarbonisasi, khususnya di sektor Industri tanah air.
Penandatanganan nota kesepahaman Green Energy As Services (GEAS) _Dedicated Source_ dilakukan oleh Executive Vice President (EVP) Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Nayusrizal dengan Regional Country Manager of China and South East Asia H&M, Jessica Wilhelmsson dan disaksikan General Manager PLN UID Jawa Barat, Susiana Mutia selaku penyedia listrik hijau _dedicated source_ untuk pabrik H&M di wilayah Jawa Barat pada Rabu, (19/6).
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, PLN memiliki komitmen untuk memitigasi dampak perubahan iklim dengan menyediakan listrik dari sumber daya yang ramah lingkungan.
“Sebagai perusahaan yang memegang _leadership_ transisi energi di tanah air, PLN mengapresiasi langkah H&M untuk ikut serta dalam menggunakan energi hijau PLN. Ini merupakan tonggak sejarah dalam upaya mendorong transisi energi dan keberlanjutan di industri _fashion_ tanah air,” ujar Darmawan.
Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti menjabarkan, GEAS _Dedicated Source_ yang akan digunakan oleh H&M Group di tahun 2025 nanti merupakan layanan PLN untuk pelanggan dari sektor industri yang membutuhkan pasokan listrik hijau dari pembangkit energi terbarukan (EBT) PLN. Layanan ini dilengkapi Renewable Energy Certificate (REC) yang telah diakui secara internasional.
”Seperti yang kita ketahui bersama, H&M dan mitra pabriknya, sebagai pelanggan setia kami, berdedikasi untuk mendorong praktik berkelanjutan, termasuk penggunaan listrik ramah lingkungan. Oleh karena itu, melalui penandatanganan ini, kami berkomitmen untuk menyediakan kebutuhan energi hijau bagi H&M dan pabrik-pabrik mitranya,” jelas Edi.
Edi menambahkan kerja sama ini juga mempresentasikan visi kedua belah pihak untuk masa depan yang lebih hijau dan komitmen nyata pada pembangunan berkelanjutan.
”Bersama-sama, kita akan mengeksplorasi pendekatan inovatif dalam akselerasi penggunaan energi hijau di Indonesia. Sehingga hal ini tidak hanya memberikan manfaat bagi PLN dan H&M tetapi juga masyarakat luas dan lingkungan sekitar,” tutur Edi.
Regional Country Manager of China and South East Asia H&M Jessica Wilhelmsson menambahkan, H&M Group memiliki visi untuk bertransformasi menuju bisnis sirkular dan sangat mendukung penggunaan energi bersih. Pihaknya pun bertekad untuk berkolaborasi demi transisi energi dan mencapai perubahan sistemik di sektor industri.
”Pemerintah telah berkomitmen untuk mencapai net zero pada tahun 2060, banyak inisiatif dan inovasi telah dilakukan, REC PLN adalah salah satunya. Pada kerja sama sebelumnya dengan PLN, lebih dari 30 pemasok kami telah menerapkan REC. Ini sebuah pencapaian besar yang hanya dapat dicapai melalui kolaborasi erat,” ungkap Jessica yang hadir bersama dua perusahaan mitra utama dari H&M Group.
Agenda ini juga dihadiri World Resources Institute Indonesia (WRI Indonesia), yang merupakan lembaga riset independen dalam mendorong pembangunan sosio-ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan. WRI Indonesia merupakan mitra kerja PLN dalam mencapai target Net Zero Emissions (NZE) di 2060 atau lebih cepat.
Manajer Senior untuk Energi dan Bisnis Berkelanjutan WRI Indonesia Clorinda Wibowo berpendapat bahwa transisi energi di sektor industri merupakan strategi kunci dalam pengurangan emisi di level nasional. Karena mayoritas emisi dihasilkan oleh proses produksi barang dan jasa dari industri.
“Kami mengapresiasi langkah nyata PLN dalam mengakomodasi kebutuhan industri untuk bertransisi menuju energi bersih. Layanan GEAS Dedicated Source memberikan kepastian pembelian energi hijau dari sektor industri dan sekaligus dapat mendorong pembangunan pembangkit EBT di tanah air,” tutup Clorinda.***(rl)
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk kolaborasi antara RAPP dengan 3 desa di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Kampar.
Pelalawan(SegmenNews.com)- Dihadiri dua Bupati, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), bagian dari APRIL Group kembali menjalin kerjasama sebagai bentuk komitmen dalam mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Program Desa Bebas Api atau Fire Free Village Program (FFVP), Kamis (20/6/2024).
Kerjasama ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk kolaborasi antara RAPP dengan 3 desa di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Kampar.
Kegiatan penandatanganan turut disaksikan oleh Bupati Pelalawan, Pj Bupati Kampar, Kapolres Pelalawan, Dandim 0313 Kampar, Kapolres Kampar, para kepala dinas dari Kampar dan Pelalawan, bersama Kepala Desa Air Hitam, Lubuk Kembang Bunga, dan Kuntu.
Desa Bebas Api adalah program RAPP sebagai bentuk kepedulian dan kolaborasi perusahaan dengan masyarakat dalam mencegah terjadinya Karhutla. RAPP menyadari bahwa pencegahan Karhutla akan berhasil jika mendapat dukungan dari semua pihak.
Bupati Pelalawan H Zukri mengapresiasi Desa Air Hitam yang turut mendapatkan penghargaan dari RAPP. Dalam sambutannya, Zukri berpesan terkhusus kepada kepala desa yang menandatangani MoU ini, agar terus termotivasi untuk bisa mempertahankan prestasinya.
“Sebab semakin sedikit kemungkinan terjadinya, karhutla kita akan jauh lebih tenang dan kita bisa menghirup udara lebih segar dan pasti ekonomi tidak akan terganggu,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Pj Bupati Kampar H Hambali, mengapresiasi RAPP yang telah memberikan penghargaan kepada Desa Kuntu berupa pembangunan infrastruktur senilai Rp100 juta atas dedikasi Desa Kuntu dalam menjaga kelestarian hutan dan lahan dari ancaman kebakaran.
“Harapan kita, dengan adanya reward yang diberikan oleh RAPP kepada Desa Kuntu ini, semua stakeholders yang ada di Desa Kuntu, harus juga merasa ada tanggung jawab untuk turut bersama-sama menjaga hutan dan lahan dari kebakaran,” harap Hambali.
Lebih lanjut, Hambali menyampaikan, tindakan ini tidak hanya menunjukkan komitmen yang kuat dalam melestarikan lingkungan, tetapi juga menginspirasi desa-desa lain untuk ikut serta dalam upaya penting ini.
“Dengan adanya inisiatif seperti ini, kita dapat melihat bagaimana kerjasama antarwarga dan dukungan dari berbagai pihak dapat menghasilkan perubahan positif yang signifikan. Kita berharap bahwa langkah-langkah yang telah diambil ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya,” tutup Hambali.
Mewakili manajemen, Deputi Direktur RAPP Matius, dalam sambutannya menyampaikan, RAPP akan terus berkomitmen mendukung upaya pemerintah Kabupaten Pelalawan dan Kampar dalam upaya mencegah Karhutla di Provinsi Riau.
“RAPP terus berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah Kabupaten Pelalawan dan Kampar, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah karhutla di Provinsi Riau,” ungkap Matius.
Matius juga berharap konsep kolaborasi dan kemitraan multipihak antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat untuk mencapai Nihil Kebakaran (Zero Fire) dapat terus berlanjut ke depannya.
“Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang besar bagi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan kita semua, serta menjadi teladan bagi upaya perlindungan lingkungan di wilayah-wilayah sekitar,” harapnya.
Tiga desa di wilayah operasional RAPP yang akan berpartisipasi dalam Program Desa Bebas Api tahun 2024 yakni Desa Air Hitam dan Desa Lubuk Kembang Bunga di Kabupaten Pelalawan, serta Desa Kuntu di Kabupaten Kampar.
Sejak diluncurkan pada tahun 2014, hingga tahun 2024, RAPP telah bermitra dengan 45 desa di 5 Kabupaten, Provinsi Riau, dengan total cakupan wilayah mencapai 902.872 hektar.
Program Desa Bebas Api memiliki 5 elemen, yakni penghargaan kepada desa yang berhasil mencegah kebakaran selama 3 bulan berturut-turut pada musim kemarau, melibatkan Forest Protection Ranger yang direkrut dari masyarakat, memberikan dukungan pembukaan lahan dengan peralatan pertanian. Serta melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya pembukaan lahan dengan membakar, dan terus melakukan pemantauan kualitas udara menggunakan perangkat pengukur PM10 di 7 lokasi di Provinsi Riau.
Sebagai perusahaan produsen kertas berkualitas dan terbesar di dunia, di bawah naungan APRIL Group, RAPP telah 3 dekade menjalankan bisnisnya dengan penuh tanggung jawab. Sesuai dengan semangat APRIL, dalam filosofi bisnis 5C, RAPP dalam operasionalnya harus baik untuk masyarakat dan iklim.
Program Desa Bebas Api adalah salah satu upaya yang nyata menunjukkan komitmen dalam mewujudkan filosofi tersebut. Menjaga alam dan terus memberi kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar.***(rn)
Pelaku Usaha Mikro Kecil di Martapura Mampu Perluas Usaha dari Program Desa Berdaya PLN
Banjar Baru(SegmenNews.com) – PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan bantuan peralatan produksi kepada kelompok Usaha Mikro Kecil (UMK) di kawasan wisata Air Santri Murung Kenanga, Martapura, Kabupaten Banjar. Bantuan program Desa Berdaya PLN Air Santri ini pun berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan pendapatan UMK warga setempat.
Syairillah (47) selaku pemilik UMK Salma Home Industri yang memproduksi kue kering dan makanan ringan mengungkapkan, semenjak menerima bantuan peralatan produksi berupa _mixer_, alat pencincang, dan pengering minyak, kini usahanya mampu bersaing hingga masuk ke pasar modern dan pendapatannya meningkat berkali lipat.
“Alhamdulillah dengan adanya bantuan PLN ini, produksi jauh lebih banyak, penjualan meningkat, pengemasan juga dapat bersaing, ditambah produk kami bersertifikat halal sehingga bisa masuk ke minimarket modern,” tutur Syairillah yang juga pemilik UMK Salma Home Industri.
Ia bercerita, sebelumnya adanya bantuan dari PLN, produksi sangat terbatas dan butuh tenaga ekstra karena semuanya dikerjakan dengan manual tidak ada mesin sama sekali, bahkan pengemasan dilakukan dengan sederhana.
“Bantuan ini sangat membantu usaha kami, walaupun masih kecil, tetapi sekarang kita bisa beli motor baru, bayar sekolah anak, dan keperluan lainnya sudah sangat mencukupi sekali. Kami sangat berterima kasih dengan PLN atas bantuan ini,” ungkap Syairillah.
Sementara itu Kencana Wati yang mewakili Pemerintahan Kabupaten Banjar turut menyampaikan terima kasih atas kepedulian PLN terhadap UMK di Kabupaten Banjar. Dia meyakini, program Desa Berdaya PLN Air Santri akan membuat kepercayaan publik kepada PLN semakin meningkat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian PLN terhadap UMK di Kabupaten Banjar terutama di Kawasan Air Santri Murung Kenanga ini,” ucap Kencana Wati saat menerima simbolis bantuan tersebut.
Kencana Wati menambahkan, melalui bantuan ini PLN juga menjadi _role model_ perusahaan yang mampu mengoptimalisasi potensi desa.
“Bantuan ini adalah tahun kedua yang PLN berikan. Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perusahaan, juga masyarakat, kita dapat mewujudkan desa yang mandiri, berdaya saing, serta berkelanjutan,” tukas Kencana.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan, PLN akan terus hadir dan berkolaborasi memajukan pelaku UMK demi peningkatan sektor ekonomi di Indonesia. Hal ini selaras dengan konsep _Sustainable Development Goals_ (SDG’s), di mana PLN tak hanya fokus pada usaha ketenagalistrikan tapi juga berupaya memberikan _Creating Share Value_ (CSV) untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan membangun UMK secara berkelanjutan.
“Program ini merupakan bentuk kehadiran PLN dalam memberdayakan usaha-usaha mikro dan kecil di tengah masyarakat. PLN tak hanya berkomitmen pada kelistrikan tetapi juga memberikan dukungan bagi UMK untuk bisa mandiri secara ekonomi,” ujar Darmawan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Tengah (UID Kalselteng), Muhammad Joharifin menjelaskan program bantuan kepada Desa Berdaya Air Santri tersebut adalah tahun kedua sejak 2023 lalu. Pada kesempatan ini, PLN UID Kalselteng menyerahkan 3 unit komputer, 10 paket peralatan produksi, pelatihan dan manajemen wisata, pemasangan internet, sarana olahraga sungai dan bantuan lainnya.
“Kita berharap dengan adanya bantuan ini, produktivitas UMK di sini akan meningkat, serta menjadi lebih modern. Selain itu, Kita juga ingin kawasan Air Santri menjadi objek wisata baru yang tentunya akan berdampak pada meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Banjar.” tutup Joharifin.***(rl)
Kapolres Rohul Jenguk Purnawirawan Polri Sedang Sakit
Rohul(SegmenNews.com)- Di momen Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-78 tahun. Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono SIK MH menjenguk Purnawirawan Polri yang sedang menderita sakit, di Jalan Setiabudi Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujungbatu pada hari Jum’at 21 Juni 2024 sekira pukul 15.30 WIB.
Dikesempatan itu, Kapolres memberikan motivasi dan semangat kepada Aipda (Purn) Joni Zeni yang sedang terbaring lemas di rumahnya.
“Bapak masih ingatkan slogan Brimob? Tanya AKBP Budi Setiyono SIK MH kepada Aipda (Purn) Zaini Joni.
“Slogan itu tetap masih melekat di jiwa saya pak Kapolres,” jawab Zaini Joni.
“Pantang Mundur, Tetap Semangat,” kata Zaini Joni dengan tegas. Tepuk tanganpun riuh dari semua yang ada didalam kamar tempat tidur Aipda Zaini Joni tersebut.
Didalam keriuhan dan dorongan penyemangat dari yang menjenguk sesekali Aipda (Purn) Zaini Joni menyeka airmata bahagia, karena dijenguk oleh Kapolres Rokan hulu AKBP Budi Setiyono SIK beserta rombongan.
Hadir saat menjenguk, Ketua Bhayangkari Rokan Hulu Ina Budi, Kabag SDM Kompol S. Sinaga SH, Kasat Lantas AKP Tatit Rizkyan Hanafi, S.Tr.K., S.I.K, Kapolsek Ujungbatu AKP Robby Hidayat, SE, Ketua Bhayangkari Ranting Ujung Batu Ny. Yana Robby Hidayat, Kasubsi Penmas sie Humas Polres Rokan Hulu Ipda Suwamra Jon Refli, Kanit Samapta Polsek Ujung Batu AKP HN Setiawan, Personil Polres Rokan Hulu, Personil Polsek Ujungbatu, Pengurus Bhayangkari Cabang Rokan Hulu dan Pengurus Bhayangkari Ranting Ujungbatu.***(rn)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Perkara dugaan korupsi payung elektrik di Masjid Agung Annur Pekanbaru hingga saat ini masih menjadi tanda tanya dan menghebohkan ditengah-tangah masyarakat.
Perkara dugaan korupsi payung elektrik ini sebelumnya heboh dipicu pernyataan SF Hariyanto yang menyebutkan proyek tersebut bermasalah sejak awal tender, hingga dugaan tenaga ahli palsu.
Namun belakangan setelah dilakukan penyelidikan oleh Kejati Riau dan memeriksa dokumen dan saksi-saksi. Kejati Riau menghentikan penyelidikannya dengan alasan tidak ditemukan tindak pidana, dan pihak rekanan juga telah mengembalikan kelebihan bayar tahun anggaran 2022.
Dalam penyelidikan, Kasi Penyidikan Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau, Iman Khilman, SH MH, Kamis (20/6/24) mengakui tidak melakukan pemeriksaan terhadap SF Hariyanto yang sebelumnya mengaku memiliki bukti-buktinya.
“Jaksa Penyelidik telah melakukan permintaan keterangan dari pihak-pihak terkait dan ahli fisik, berikut permintaan dan pemeriksaan, serta analisa terhadap bukti dokumen-dokumen pelaksanaan Pembangunan Payung Elektrik Masjid Raya An Nur Provinsi Riau Tahun Anggaran 2022. Hasil penyelidikan belum ditemukan adanya peristiwa pidana. Sehingga menurut kami pemeriksaan terhadap SF Hariyanto tidak diperlukan,” ujar Iman Khilman.
Selain itu lanjut Ilman Khilman, hasil penyelidikan yang dilakukan tim penyelidik, sesuai dengan yang diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Riau dan tidak ditemukan hal baru. “Dimana hasil pemeriksaan BPK menemukan adanya kelebihan bayar dan sudah dikembalikan sekitar Rp7 miliar lebih,” ujar Ilman.
Pada kesempatan tersebut, Ilman Khilman juga menyebutkan bahwa jika saat ini ada pertanyaan dari masyarakat mengapa payung elektrik Masjid Agung An Nur senilai Rp43 miliar yang dianggarkan tahun 2022 lalu belum berfungsi, hal ini menurutnya karena memang pekerjaan proyek tersebut belum selesai 100 persen dan diputus kontrak pada pekerjaan sekitar 96 persen. “Belum bisa fungsional karena memang proyek tersebut belum selesai 100 persen. Tahun ini dianggarkan lagi,” ujarnya.***(ran)
RMC dan PPJI Berkurban di Masjid Zidni Ilma Kulim.(foto:humas RMC)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Relawan Muda Caraka (RMC) berkolaborasi dengan Perkumpulan Penyelenggaraan Jasa Boga Indonesia (PPJI) melaksanakan amalan sunnah berkurban di Masjid Zidni Ilma di Jalan Seroja, Sialang Rampai, Kecamaran Kulim, Pekanbaru, Kamis (20/5/24).
Founder RMC, Alfa Nonie kepada SegmenNews.com mengatakan, kegiatan berqurban ini adalah langkah pertama bagi RMC dan PPJI untuk dapat menebar manfaat. Adapun hewan kurban yang disembelih berupa 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing.
RMC dan PPJI Berkurban di Masjid Zidni Ilma Kulim
Agar kegiatan berkurban benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, kata Alfa, tim kolaborasi kurban 2024 telah menentukan lokasi berkurban di Masjid Zidni Ilma ini. Di lokasi yang dipilih ini ternyata sudah 3 tahun tidak ada penyembelihan hewan kurban.
“Kita harap penyembelihan hewan kurban ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan kami. Mudah-mudahan kegiatan di Ridoi Allah SWT,” harap Alfa.
Sementara itu Ketua Panitia Kurban Relawan, Bagus menyampaikan, kegiatan ini disambut antusias oleh pejabat para pejabat setempat. Masyarakat juga antusias bekerjasama melakukan pemotongan, pembagian hingga proses memasak.
Untuk menambah semarak acara, RMC pun membuka kelas kreatif mengajak anak-anak sekitar lokasi untuk berkarya bersama.
“Semua kegiatan hari ini tidak lepas dari Ridho Allah SWT dan dukungan dari pihak-pihak terkait. Diharapkan kegiatan ini akan berkelanjutan di tempat-tempat yang membutuhkan lainnya. InsyaAllah,” harap Bagus.***(ran)
PPK Pagaran Tapah Gelar Bimtek Penguatan Aplikasi E Coklit Bersama PPS
Rohul(SegmenNews.com)- Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pagaran Tapah Darusalam Kabupaten Rokan Hulu menggelar Bimbingan Teknis Pemuktahiran Data Pemilih, Aplikasi Sidalih dan E Coklit Pilkada 2024 bersama Panitia Pemungutan Suara (PPS), Aula kantor Camat Pagaran Tapah Darusalam, Kamis 20 Juni 2024.
Ari Purnama Ketua PPK Pagaran Tapah Darusalam dalam sambutannya mengatakan bimbingan teknis pemuktahiran data pemilih, Aplikasi Sidalih dan Aplikasi E Coklit merupakan arahan dari KPU RI. Aplikasi E Coklit nantinya digunakan oleh Pantarlih dilapangan melakukan pencocokan data pemilih melalui sistem.
“Penguatan pemuktahiran data pemilih agar dapat di pahami oleh PPS dan nantinya dapat disampaikan ke Pantarlih terpilih nantinya,” ujar Ari.
Ketua PPK Pagaran Tapah berpesan kepada PPS agar tetap menjaga Integritas sebagai penyelenggara Pilkada 2024 nanti, serta mematuhi ketentuan dari KPU RI.
Acara Bimtek PPK Pagaran Tapah Darusalam dihadiri Kapolsek Kunto Darussalam AKP Buyung Kardinal, Camat Pagaran Tapah Darusalam Drs Yondri Elfian, M IP, Anggota Panwascam Pagaran Tapah Badriati, SH serta seluruh PPS Desa.
Sementara, Camat Pagaran Tapah Drs Yondri Elfian, M IP dalam sambutannya mengatakan agar PPS menjaga Sinergitas bersama Kades, Babinsa, PKD dan sesama anggota PPS demi terselenggaranya Pilkada 2024 yang jujur dan adi.
“Tugas PPS sungguh sangat mulia yaitu dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 nantinya, untuk tetap menjaga Sinergitas bersama Kades, Aparat Penegak Hukum, Bawaslu demi terselenggaranya Pilkada 2024 nanti,” ujar Camat.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemateri yang disampaikan oleh Divisi data dan SDM PPK Pagaran Tapah Darusalam.***(rl)
Iman Khilman Plt Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Iwan Roy Carles dan Jaksa Senior, Hendri Junaidi.(foto:hasran/segmennews)
Pekanbaru(SegmenNews.com)– Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau kembali membeberkan alasan penghentian penyelidikan perkara dugaan korupsi payung elektrik Masjid Agung Annur Pekanbaru.
Ditegaskan Kasi Penyidikan Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Iman Khilman, Kamis (20/6/24), pihak rekanan telah mengembalikan kelebihan bayar pada pelaksanaan pembangunan payung elektrik Masjid Raya An Nur Provinsi Riau Tahun Anggaran (TA) 2022. Hal itu menjadi salah satu alasan penghentian penyelidikan perkara tersebut.
Penghentian penyelidikan telah dilakukan pada 23 Januari 2024 lalu. Hal tersebut telah disampaikan ke publik sebagai wujud transparansi penanganan perkara.
Namun akhir-akhir ini, masalah ini kembali diangkat, dengan menyatakan penghentian perkara karena telah terbitnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dan adanya pengembalian kerugian negara.
“Kejati Riau menghentikan penyelidikan. Jadi bukan SP3 ya? Penyelidikan,” jelas Iman Khilman Plt Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Iwan Roy Carles dan Jaksa Senior, Hendri Junaidi.
Disampaikan Jaksa Senior, Hendri, pihaknya telah melakukan penyelidikan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejati (Kajati) Riau Nomor : Print- 08/L.4/Fd.1/07/2023 tanggal 27 Juli 2023.
“Jaksa Penyelidik telah melakukan permintaan keterangan dari pihak-pihak terkait dan Ahli Fisik berikut permintaan dan pemeriksaan serta analisa terhadap bukti dokumen-dokumen pelaksanaan Pembangunan Payung Elektrik Mesjid Raya An Nur Provinsi Riau TA 2022,” kata Hendri.
Dari proses tersebut, diperoleh fakta bahwa pelaksanaan pengerjaan telah dilakukan adendum sebanyak 5 kali. Terakhir, perpanjangan waktu pengerjaan dilakukan dari 29 Maret hingga 8 April 2023 hingga akhirnya dilakukan pemutusan kontrak.
“Dengan prestasi pekerjaan 93,5386 persen, sejumlah Rp40.142.651.421.60,” kata Hendri.
Lanjut Hendri, pada 27 Juni 2023 ada LHP BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2022 Nomor : 146.V/LHP/XVIII.PEK/06/2022. Dalam LHP tersebut dinyatakan, kekurangan volume pekerjaan Rp788.712.603.
Lalu 3 item pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi kontrak tanpa persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rp4.740.000.000 yang terdiri dari motor listrik dan gear box Rp2.0400.000.000 dan ball screw dan nut Rp2.700.000.000.
“Berikutnya, pekerjaan pemasangan sensor angin, sensor hujan, sensor cahaya sudah diakui sebagai proses pekerjaan namun belum terpasang sebesar Rp33 juta,” lanjut Hendri yang juga merupakan Ketua Tim Penyelidikan perkara tersebut.
Terhadap temuan BPK RI tersebut telah dilakukan pengembalian uang sejumlah Rp7.526.795.421 pada Desember 2023.
Hendri melanjutkan, saat ini untuk pekerjaan payung elektrik sudah fungsional, namun belum bisa beroperasi secara normal. Itu dikarenakan pekerjaan tidak selesai 100 persen dikerjakan dan akhirnya putus kontrak.
Oleh sebab itu, perlu pekerjaan lanjutan. Diantaranya pekerjaan pemasangan sensor angin, sensor hujan, sensor cahaya dan perapian kain payung dan lengan payung serta casing penutup yang sudah dianggarkan di tahun 2024.
Berdasarkan hasil penyelidikan itu dugaan tindak pidana perkara tersebut belum ditemukan adanya peristiwa pidana.
“Demi kepastian hukum, penyelidikan dihentikan berdasarkan kesimpulan hasil ekspos pada tanggal 23 Januari 2024,” tegas Hendri Junaidi.***(ran)
Pekan Raya, Pimpinan DPRD Pekanbaru Bangga Pelaku UMKM Ikut Berpartisipasi
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Ginda Burnama bangga pelaksanaan Pekan Raya berlangsung sukses dan banyak pelaku UMKM imit berpartisipasi.
Pekanbaru Malam Puncak Pekan Raya Pekanbaru 2024 ini bertajuk “Keberagaman Membangun Negeri” yang berlangsung Kamis, 20 Juni 2024 Berlangsung Meriah.
Pekan Raya, Pimpinan DPRD Pekanbaru Bangga Pelaku UMKM Ikut Berpartisipasi
Kegiatan yang dilaksanakan selama 4 hari, mulai 20 Juni hingga 24 Juni 2024 ini, merupakan Rangkaian hari jadi Kota Pekanbaru yang ke-240 tahun. Sejumlah Pejabat dilingkungan pemerintah provinsi Riau,Kota Pekanbaru dan masyarakat ikut meramaikan.
“Kita bangga dengan perkembangan pelaku UMKM di Kota Pekanbaru, diharapkan kota Pekanbaru semamin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Menurut Kepala Dinas Pedagangan dan Perindusritan Kota Pekanbaru, sekaligus Koordinator kegiatan H. Zulhelmi Arifin mengatakan saat ini, jumlah UMKM yang ada di Pekanbaru mencapai 104.000 dan berhasil menyerap lebih dari 90% tenaga kerja. Dalam event ini sebanyak 86 UMKM mengikuti dengan produk yang beragam.
“Kegiatan ini juga ada Pameran Program Pembangunan dari seluruh OPD kota Pekanbaru, jadi nanti masyarakat bisa tau apa yang sedang dikerjakan oleh pemerintah, atau apa yang akan di lakukan. Terus juga ada nanti pameran alutsista, pameran kendaraan tempur, dan juga ada lomba lomba lain nanti yang bisa diikuti oleh seluruh masyarakat Kota Pekanbaru,”ujarnya, Kamis (20/6/24).
Pekan Raya kali ini dinilai Istimewa, karena berkolaborasi dengan KPU Kota Pekanbaru untuk pertama kalinya. Momentum ini sejalan dengan agenda sosialisasi Pilkada serentak tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada 22 Juni 2024 mendatang.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Penjabat Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa. Ia juga berharap kegiatan ini dapat dinikmati seluruh masyarakat kota Pekanbaru dan memberikan kontribusi positif terhadap pagelaran acara daerah lainnya.***(galeri)