Beranda blog Halaman 2652

Indonesia Termasuk Pengimpor Minyak Terbesar 2018

minyakSegmenNews.com– Sekitar 4 tahun lalu, Indonesia memutuskan untuk keluar dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak alias OPEC. Kini, Indonesia sudah menjadi negara pengimpor minyak karena produksi yang berada di kisaran 800 ribu barel per hari tak mampu memenuhi permintaan yang mencapai lebih dari 1 juta barel per hari.

Menurut Chatib Basri, Menteri Keuangan, Indonesia bakal menjadi salah satu negara importir minyak terbesar di dunia pada 2018.

“Ingat, 2018 Indonesia akan jadi importir minyak permanen. Jadi isu itu harus diperhatikan, siapapun pemerintahannya,” tegas Chatib kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (9/5/2014) dilansir dari laman detik.com.

Menjadi importir minyak, lanjut Chatib, tentunya bukan berita bagus. Apalagi konsumsi BBM di Indonesia terus naik dengan laju di kisaran 5-7%. “Kalau sudah menjadi importir permanen, itu bukan kondisi yang bagus lagi,” ujarnya.

Dengan impor yang tinggi, kata Chatib, akan memperburuk transaksi berjalan atau current account. Ini membuat pertumbuhan ekonomi sulit untuk dipacu. Ia mengingatkan, tahun lalu impor minyak yang tinggi membuat defisit transaksi berjalan mencapai 4,4% terhadap PDB. Ini adalah kondisi yang buruk buat perekonomian Indonesia.

Kemudian APBN juga akan semakin terbebani oleh anggaran subsidi BBM yang melonjak. Pemerintah baru akan sulit mengoptimalkan belanja negara.***(has/dtc)

UIN Suska Ricuh, Security Luka dan Sejumlah Kaca Gedung Pecah

Salahsat kaca Gedung UIN Suska Pecah akibat ricuh Mahasiswa
Salah satu kaca Gedung UIN Suska Pecah akibat ricuh Mahasiswa

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau melakukan unjuk rasa di rektorat, Jumat (9/5/14) mulai pukul 14.00Wib. Mereka menuntun kejelasan dana Praktikum.

Menurut Mahasiswa, setiap tahun mereka membayar uang praktikum, namun mereka tidak pernah melakukan kegiatan itu. Mahasiswa yang mencoba masuk berakhir bentrok dengan security. Akibat bentrok tersebut seorang sekuriti mengalami luka akibat pukulan benda tumpul. Tak hanya itu, sejumlah kaca gedung pecah dilempari mahasiswa.

“Kami tidak pernah pratikum, tapi kami selalu membayar. Kemana uangnya siapa yang makan, keluar kau rektor,” ujar salah seorang orator aksi.

Kericuhan itu dipicuh, tak kunjung datangnya rektor menemui para pengunjuk rasa yang ingin mendapatakan kejelasan dana praktikum yang selalu disetor mereka. Sehingga massa mendesak masuk kedalam gedung rektorat, aksi saling dorong pun tak terhndarkan antara Mahasiswa dan sejumlah Security.

Melihat mahasiswa semakin ramai merengsek ke gedung rektorat, pihak Satpam mencoba menghadang. Alhasil, bentrok kembali tak terhindarkan. Mahasiswa berhasil mencapai pintu dan langsung memukul kaca yang berusaha ditutup satpam.

Tidak terima dengan upayah Security tersebut, tiba-tiba sejumlah batu mendarat keras pada pintu dan kacah gedung di susul pukulan kayu bendera mengarah kepada security yang berusaha menahan terobosan massa.

Menyaksikan amukan massa sudah tidak terbendung lagi, para Security langsung berhamburan setelah berhasil menutup pintu gedung sembari menyelamatkan rekan mereka yang menderita luka pada kepala.***(son/pke)

Dugaan Korupsi Rp 300 Miliar, Kejari Bengkalis Geledah Kantor PT.BLJ

Tim Penyidik Kejari Bengkalis menggeledah kantor PT BLJ di Pekanbaru
Tim Penyidik Kejari Bengkalis menggeledah kantor PT BLJ di Pekanbaru

Bengkalis (SegmenNews.com)- Cari bukti baru dugaan korupsi penyertaan modal Rp 300 miliar di BUMD PT. Bumi Laksamana Jaya (BLJ) Group. Tim Kejari Bengkalis menggeledah kantor PT. BLJ Group di Komplek Mega Asri Green Office Blok A 14 Jalan Arifin Ahmad, Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai-Pekanbaru.

Penggeledahan berlangsung, Jumat (9/5/14) dimulai dari pukul 14.00 WIB sampai dengan sore dipimpin langsung Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bengkalis Yanuar Rheza Mohamad, SH bersama delapan penyidik masuk ke dalam kantor.

“Kejaksaan Negeri Bengkalis sedang melakukan penggeledahan Kantor Bumi Laksamana Jaya Group. Di komplek mega asri green office blok A14 jl.arifin ahmad tangkerang tengah marpoyan damai pekanbaru, dan masih dilaksanakan penggeledahan,” kata Yanuar Rheza melaluiSelulernya.

Menurut Yanuar, penggeledahan dilakukan dalam rangka mencari alat bukti baru, setelah ditetapkannya Dirut BUMD PT. BLJ, dan untuk saat ini sedang berlangsung penggeledahan, “dari jam 2 tadi kita melakukan penggeledahan,”katanya.

Sebelumnya, sembilan penyidik Kejari Bengkalis juga melakukan penggeledahan di Kantor BLJ Jalan Pahlawan Bengkalis.

Pengegeledahan terhadap semua berkas tersebut, dipimpin oleh kepalakejari Mukhlis melalui Kasi Intel Kejari Furkonsyah Lubis, Nugroho Wisnu, tim penyidik Pidsus serta jajaran Kejari Bengkalis.

Selain itu, Kejari juga melakukan penggeledahan gedung menara satu enam lima Kantor PT. BLJ Pusat Jalan TB. Simatupang – Jakarta Selatan (Jaksel).

Berkasa yang sudah disita sebagai alat bukti penyidikan diantaranya Dokumen Penting, Komputer, Laptop dan lain-lain, termasuk rekening koran, Bukti Laporan keuangan, surat keputusan (SK), hasil RUPS, surat – surat berharga/komputer, laptop, surat-surat piutang, bukti-bukti pinjaman/bukti uang kembali dan buku-buku Kas.***(wan/ur)

Ini Daftar 19 Pejabat Rohul Eselon II, III dan IV Dilantik

19Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu Mutasi 19 orang Pejabat diantaranya, Pejabat eselon II sebanyak 3 orang, eselon III sebanyak 5 orang dan eselon IV sebanyak 11 orang. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Bupati, Ir Hafith Syukri MM di aula lantai III Setda Rohul, Jum’at (9/5/14) sekitar pukul 14:00 Wib.

Berikut nama Pejabat Dimutasi:

Eselon II

1. Kadis Bina Marga dan Pengairan (BMP), Heri Islami memangku jabatan baru sebagai Kadiskoperindag
2. Kadiskoperindag, Drs Zulkarnain Jabatan baru Kadishubkominfo
3. Kadishubkominfo, Drs M Rivai Jabatan baru Kadis BMP

Eselon III

1. Dirut RSUD, drg Septian Asmarwiati Jabatan baru Sekretaris Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
2. Kabid Tata Usaha RSUD, drg Grifino Dahlihardy Jabatan baru Sekretaris Diskes
3. Kepala UPTD Puskesmas Kepenuhan, dr Hj Yasni Jabatan baru Kebid Tata Usaha RSUD
4. Fungsional Dokter Gigi RSUD, drg Leni Simbari Jabatan baru Kabid Pelayanan RSUD
5. Sekretaris Camat Rambah, M Franovandi S,Stp Jabatan baru Kasi Tata Pemerintahan Camat Rambah

Eselon IV

1. Kasubbid Keuangan dan Perlengkapan Inspektorat, Muslim, SE, Msi Jabatan baru Kasubbid Perencanaan dan Pelaporan Inspektorat
2. Staf Badan Kepegawaian (BKD), Gustia Hendri, S,sos Jabatan Baru Kasubbid Mutasi dan Pensiun di BKD
3. Staf Disdikpora, Tri Alfina Lestari, Spd Jabatan baru Kasi Sarana Prasarana Paud Disdikpora
4. Staf Seksi Kas dan Pendanaan Dispenda, Januar Kaswari SE, Jabatan baru Kasi kas Pendanaan dan Pendanaan DPKA.
5. Kepala Subbid Tata Usaha UPTD Puskesmas Kepenuhan, Herlina wati Jabatan baru Ka.UPTD Puskesmas Kepenuhan
6. Kabid Pelayanan RSUD, dr Afrilis Jabatan baru, Ka.UPTD Puskesmas Pagaran Tapah
7. Kasubbid Kominfo KB dan Perempuan, Dewi Sartika, SE Jabatan baru Kasubbid Keuangan dan perlengkapan Camat rambah
8. Staf UPTD Puskesmas Kepenuhan, Ahmad Arif, AMK Jabatan baru Kasubbid tata Usaha UPTD Puskesmas Kepenuhan
9. Ka.Balai Pendidikan dan latihan BKD, Recko Roendra,S,STP Jabatan baru Lurah Kota Lama golongan III/c
10. Lurah Kota Lama Golongan Iv/a, Syahrial S,Pd jabatan baru Kasi Ketentraman kantibmum Kantor Camat Kunto Darussalam
11. Kasi Kas dan Pendanaan DPKA, Sudirman M,S.Sos Jabatan baru Kasi Pemberdayaan Peran Kelembagaan Disosnakertrans

Wabup berharap, Pejabat yang memangku jabtan baru agar menjalankan amanah yang dipercayakan kepada mereka. Pejabat juga dituntut profesional.***(r4n/acce)

Oknum Satpol-PP Menggambar Lokasi Perampokan

poolPekanbaru (SegmenNews.com) – Jajaran Kepolisian Daerah Riau telah meringkus empat pelaku perampokan toko emas di Pekanbaru beberapa waktu lalu, yang diduga diotaki oleh sepasang suami-istri, RF dan SU.

“Seorang pelaku tewas ditempak karena melawan pertugas, dia adalah MO,” kata Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono dalam jumpa pers di Mapolda Riau, Kamis (8/5/2014) sore dilansir antara.

Pelaku lainnya, kata dia, adalah RF yang diduga menjadi otak pelaku atas kejahatan itu, bersama istrinya, SU.

Seorang lagi, kata Condro, adalah LR yang merupakan salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Riau.

LR menurut pengakuannya, kata Condro, berperan sebagai penggambar situasi di lokasi kejadian. “Sementara MO adalah pelaku eksekutor yang melakukan perampokan bersama para pelaku lainnya, ada yang masih dalam pengejaran,” katanya.

Kawanan penjahat ini diburu karena merampok toko emas di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru dengan menggondol sekitar 3 kilogram emas dan uang tunai sekitar Rp500 juta.

Peristiwa perampokan itu berlangsung pada akhir April lalu, saat petugas Kepolisian bersama Satpol PP sibuk mengawal jalannya Rapat Pleno Penghitungan Suara Pemilihan Umum Legislatif di salah satu hotel.

Kepolisian ketika itu telah menyita sejumlah alat bukti termasuk beberapa rekaman kamera pemantau (CCTV).

Beberapa petinggi kepolisian juga mengindikasikan keterlibatan pihak orang dekat yang mampu membaca situasi ketika itu.

“Kuat dugaan, oknum anggota Satpol PP tersebut yang terus memonitor situasi hingga kemudian terlaksanalah perampokan itu,” kata Brigjen Condro.

Hasil pemeriksaan sementara, kata dia, empat pelaku yang diamankan di sejumlah lokasi terpisah ini mengakui usai merampok mereka kemudian sempat menginap beberapa malam di Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Para pelaku, kata dia, kemudian memetakan situasi aman untuk kemudian menuju Sumatera Barat dan Jambi.

Di dua daerah ini, demikian Condro, para pelaku sempat menginap beberapa malam lagi hingga akhirnya menuju Palembang.

“Satu tersangka yang tinggal di Kota Duri kemudian diamankan, lainnya yang telah sampai di Palembang kemudian dikejar dan akhirnya ditangkap. Satu tewas,” kata dia.

Hasil penyergapan ini, kata dia, anggota juga menyita sejumlah barang bukti seperti dua senjata api jenis revolver dan jenis FN, kemudian 25 butir peluru kaliber 9 dan kaliber 38, kartu tabungan Mandiri dan BCA milik SU, Handphone 10 unit, plat nomor polisi kendaraan yang digunakan pelaku, serta dua unit mobil yakni Nissan Xtrail dan Toyota Kijang Innova.

“Anggota juga mengamankan sejumlah emas dan uang tunai diduga sebagai sisa hasil kejahatan mereka,” kata dia.

Saat ini, demikian Condro, anggota masih terus mengorek keterangan mereka untuk memburu para pelaku lainnya yang telah didapat identitasnya.***(son/ant)

 

KPK Telusuri Dinasti Politik di Riau

kpkPekanbaru (SegmenNews.com) – Komisi Pemberan Korupsi siap untuk menelusuri dugaan nepotisme Gubernur Riau Annas Maamun yang mendirikan dinasti politik dengan menempatkan anak, keponakan dan menantu di sejumlah jabatan strategis.

“Itu kalau nepotismenya dilandasi dengan suap. Karena KPK hanya menangani dugaan korupsinya saja. Kalau nepotisme dilandasi dengan suap kan sudah masuk korupsi,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Pekanbaru lewat sambungan telepon, Jumat (9/5/2014) siang.

Sebelumnya diinformasikan aktivis antikorupsi telah membuat pengaduan atas indikasi KKN berupa pembangunan dinasti politik oleh Gubernur Riau Annas Maamun. Terkait itu, Johan mengakui masih harus memeriksa kebenarannya baru akan memberikan komentar bagaimana langkah selanjutnya.

“Nanti coba saya cek apakah memang ada laporan terkait kasus tersebut,” kata dia.

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau sebelumnya sempat mengungkapkan adanya dugaan KKN tersebut. Annas yang tadinya merupakan Bupati Rokan Hilir memboyong anak, menantu, maupun kerabat dekatnya dari kampung halamannya itu dan menempatkan mereka menduduki jabatan-jabatan strategis.

Misalnya Noor Charis Putra yang merupakan anak kandung Annas Maamun, dia baru akan genap berusia 27 tahun (sarjana ekonomi) itu sekarang sudah menjadi Kepala Seksi (Kasi) Jalan dan Jembatan bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau.

Begitu juga dengan menantunya, Dwi Agus Sumarno yang sebelumnya Kepala Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Rokan Hilir saat ini telah menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Provinsi Riau.

Kemudian kerabatnya yakni Wan Amir Firdaus, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hilir dan kini sudah menduduki kursi Asisten II Setdaprov Riau. Selanjutnya adalah Dr Anwar yang sebelumnya Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rokan Hilir oleh Annas Maamun dipercaya lagi menjabat Direktur Utama (Dirut) RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Menantu Gubernur Riau, Maman Supriyadi saat ini diangkat menjadi Manajer Klub Sepak Bola Riau, PSPS Pekanbaru. Menyikapi hal tersebut Fitra Riau memastikan bahwa Gubernur Riau Annas Maamun kini sudah mulai membangun dinasti politik dengan menempatkan orang-orang terdekatnya di posisi strategis.***

 
Red: hasran
Sumber : antara

Ponsel Jadi Biang Keroknya Kecelakaan

ponselSegmenNews.com-  Tak hanya ketika mengemudi, ternyata menggunakan ponsel sembari berjalan kaki juga sama bahayanya. Menurut data yang dirilis Departemen Kebakaran Tokyo, kecelakaan akibat penggunaan ponsel di Jepang terus meningkat.

Tercatat sekitar 36 orang mengalami cedera ketika berjalan kaki sembari menggunakan ponsel di tahun 2013, jumlah tersebut meningkat dari 23 orang di tahun 2010 lalu. Lebih lanjut dijelaskan, jenis kecelekaan yang kerap dialami oleh para pejalan kaki yang menggunakan ponsel adalah menabrak tembok dan tertabrak kendaraan ketika menyeberang.

Mayoritas pengguna mengalami kecelakaan saat melihat layar, apakah itu sedang mengetik atau membaca pesan. Sementara sebagian kecil lainnya mengalami kecelakaan ketika melakukan panggilan atau menerima telepon.

Salah satu kecelakaan yang paling fatal sempat terjadi pada Oktober 2013 lalu di kawasan Itabashi Ward. Seorang pria paruh baya diketahui menyeberang rel kereta dengan kepala tertunduk menggunakan ponsel, pada akhirnya ia pun meninggal akibat tertabrak kereta.

Sebelumnya, di bulan Maret 2013 seorang anak berumur 10 tahun terluka parah akibat terjatuh pada perlintasan kereta api karena terlalu asyik bermain game di ponselnya.

Dengan kondisi dan fakta yang ada di lapangan, Departemen Kebakaran Tokyo menarik kesimpulan bahwa layar sentuh ponsel dan berbagai fitur di dalamnya merupakan penyebab utama melonjaknya tingkat kecelakaan di Tokyo.

Berkerjasama dengan sejumlah pihak, termasuk operator seluler Docomo, mereka akhirnya merilis sebuah peringatan bernada menyindir yang berbunyi: “Menggunakan ponsel saat Anda berjalan sangatlah berbahaya. (Bahkan Anda pun tidak akan melihat peringatan ini).”

Peringatan itu pun dipasang dengan ukuran besar di berbagai tempat umum seperti di halte bus, stasiun kereta, taman, dan di trotoar jalan.

Senada dengan Departemen Kebakaran Tokyo, salah seorang senator di Perancis bernama Pierre Bernard-Reymond juga sempat menyatakan bahwa menyeberang jalan sambil menggunakan ponsel sama bahayanya dengan menggunakan ponsel ketika mengemudi.

Bahkan, sang senator menanggapi hal ini dengan sangat serius dan telah melayangkan sebuah permohonan resmi kepada Menteri Dalam Negeri Prancis, Manuel Valls, agar segera membuat payung hukum yang mengatur permasalahan ini.***

Red: Son
sumber: liputan6.com

BPN Rohul Kejar Target Legalisasi Asset PRONA

H Hisbun, Kabid Pertanahan BPN Rohul
H Hisbun, Kabid Pertanahan BPN Rohul

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Walaupun Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Rokan Hulu sudah melayani 40 persen dari target sebanyak 1000 persil sertifikat tanah Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) di tahun 2014. Namun, masih banyak yang belum bisa direalisasikan, karena masyarakat belum melengkapi syarat.

“Rata-rata masyarakat belum memiliki SPPT, PBB dan BPHTB sebagai syarat pengurusan sertifikat PRONA. Sehingga sertifikat tanah belum bisa direalisasikan,” ungkap Kepala BPN Rokan Hulu, M Syukur,SH,MM melalui Kabid Pertanahan Hisbun, kepada SegmenNews.com, Kamis (8/5/14).

Jelasnya, dari Januari hingga Mei 2014, pihaknya sudah merealisasikan 40 persen dari target 1000 persil surat tanah. Baik pengukuran, pengumpulan data yuridis sampai pembuatan sertifikatnya. Sedangkan syarat penerbitan adalah, KTP, Surat Pemberitahuan Pajak Terhitung (SPPT)PBB, Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang diterbitkan oleh Badan Pengolahan Aset.

“Kita juga berharap kepada Badan Pengolahan Aset agar mempercepat penerbitannya, Sebab ini adalah murni penyumbang PAD bagi Daerah,” imbuhnya.

Sebagai penjelasan bahwa, Legalisasi asset yang umum dikenal dengan PRONA adalah salah satu bentuk kegiatan legalisasi asset dan pada hakekatnya merupakan proses administrasi pertanahan yang meliputi, adjudikasi, pendaftaran tanah sampai dengan penerbitan sertipikat/tanda bukti hak atas tanah dan diselenggarakan secara massal.

PRONA dimulai sejak tahun 1981 berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 189 Tahun 1981 tentang Proyek Operasi Nasional Agraria. Berdasarkan keputusan tersebut, Penyelenggara PRONA bertugas memproses pensertipikatan tanah secara masal sebagai perwujudan daripada program Catur Tertib di Bidang Pertanahan.***(r4n)

Pagi ini, KPU Selesai Rekapitulasi 26 provinsi

kpuJakarta (SegmenNews.com)- Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menyelesaikan rekapitulasi hasil pemungutan suara Pemilu Legislatif di 26 provinsi pada Jumat pagi.

KPU sudah menyelesaikan rekapitulasi hasil pemilu di Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Gorontalo, Bali, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Aceh dan Banten.

Rekapitulasi hasil pemilu di Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Lampung, Papua Barat, Kepulauan Riau dan Jawa Tengah juga sudah selesai dilansir dari laman antaranews.com oleh segmennews.com.

KPU, yang mulai melakukan rekapitulasi hasil pemilu sejak 26 April, juga sudah menuntaskan rekapitulasi hasil pemilu di Papua, Riau, Jawa Timur, Maluku, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Sulawesi Tenggara.

Sementara rekapitulasi hasil pemilu di tujuh provinsi masih ditunda, yakni Jawa Barat (dari 11 daerah pemilihan (dapil), delapan lainnya tertunda), Nusa Tenggara Timur (satu dari dua dapil belum dapat disahkan), Sumatera Selatan (dua dapil belum disahkan), serta Sulawesi Barat, Sulawesi Utara dan Bengkulu masing-masing satu dapil masih ditunda.

Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan KPU menargetkan seluruh rekapitulasi bisa selesai Jumat malam, pukul 19.30 WIB.***(has/ant)

Gawat! 104 Anak di Riau Jadi Korban Pelecehan Seksual

pelecehanPekanbaru (SegmenNews.com) – Lebih dari 104 anak di berbagai wilayah kabupaten/kota di Provinsi Riau menjadi korban pelecehan seksual dengan cara sodomi maupun pemerkosaan.

“Ratusan anak yang diminan berumur kurang dari 10 tahun itu menjadi korban kejahatan seksual dari 102 pria remaja dan dewasa. Bahkan ada beberapa pelaku yang masih tergolong anak,” kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur kepada pers di Pekanbaru, Kamis (8/5/2014).

Ia mengatakan, ada satu kasus yakni di Kota Pekanbaru akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan karena korban dan pelaku merupakan sepasang kekasih. Keduanya menurut dia, kemudian akhirnya dinikahkan secara resmi di kantor Agama setempat.

Kasus kejahatan seksual itu menurut catatan kepolisian terbanyak terjadi di Kota Pekanbaru dengan 25 kasus dengan korban lebih dari 30 orang yang merupakan kalangan balita hingga bocah.

Untuk jumlah tersangkanya ada sebanyak 25 orang dan terakhir adalah tiga orang kakak beradik yang telah menyodomi dan memperkosa enam balita.

Kasus tiga kakak beradik itu menurut informasi kepolisian merupakan kasus terbesar yang pernah ditangani Polresta Pekanbaru. Kapolresta Pekanbaru Kombes Robert Haryanto mengatakan ketiga tersangka antara lain berinisial Ai (18), Ro (15), dan At (9).

Namun, polisi baru berhasil meringkus tersangka Ai sementara Ro dan At masih dalam pengejaran. Menurut dia, enam korban kejahatan seksual itu merupakan tetangga pelaku yang tinggal dalam satu kawasan rumah petak di Pekanbaru.

Guntur mengimbau agar para orang tua lebih intensif dalam mengawasi anaknya mengingat kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dapat terjadi pada setiap orang atau anak bawah umur. “Disarankan, agar setiap perubahan tingkah laku pada anak-anak juga lebih diperhatikan, dan itu sangat memengaruhinya,” kata dia.***(ROL)

 

Red: Sondri
Sumber : antara