Beranda blog Halaman 2654

Izin PT.SSL Dinilai Cacat Hukum, Warga Tumang Siak Lapor ke KPK

Ilustrasi demo lahan
Ilustrasi demo lahan

Siak (SegmenNews.com)- Buntut ditetapkannya terdakwa perambahan lahan konsesi PT Seraya Sumber Lestari (SSL) yakni, Kepala Desa (Kades) Tumang, Kecamatan Siak, M Taher dan tiga warganya. Masyarakat Desa Tumang menilai izin IUPHHK-HTI milik perusahaan tidak syah atau cacat hukum.

“Izin yang dimiliki pihak PT SSL tersebut tidak syah atau cacat hukum, karena izin dasar rekomendasi 2003 lalu yang ditandatangani Bupati Siak atas nama Arwin AS, ternyata bermasalah dan ia telah divonis. Ternyata hingga saat ini perusahaan masih terus beroperasi dan kami melaporkannya ke KPK RI,” ujar Sekdes Tumang, Suprianto, Kamis (8/5/14).

Menurutnya, pihak perusahaan hanya memiliki perizinan yang dikeluarkan Bupati Siak atas nama Arwin AS, yang mana ia divonis bersalah dan telah selesai menjalani hukumannya atas dakwaan penerbitan izin dibeberapa perusahaan termasuk PT SSL.

Lanjutnya, ternyata surat dasar atau surat rekomendasi yang dikeluarkan Bupati Siak atas nama Arwin AS, yang saat ini Wakil Bupati (Wabup) nya atas nama Syamsuar, meyalahi, seharusnya perusahaan tersebut diberikan tindakan hingga perusahaan mengurus kembali izinnya.

Oleh itu, Sekdes Tumang telah memberitahukan dengan mengirim surat ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, yakni ke Camat Siak, Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) dan Bupati Siak.

“Kita harap Bupati Siak Syamsuar, segera menyelesaikan persoalan ini, dan menindak tegas perusahaan karena perizinan perusahaan tersebut cacat hukum,” pintanya.***(rinto)

Parkir Kendaraan di Sejumlah Ruas Jalan Kota Pekanbaru Sembraut

Sejumlah kendaraan memarkirkan kendaraan di jalan Hangtuah Pekanbaru memakan badan jalan dan melanggar rambu-rambu lalulintas
Sejumlah kendaraan memarkirkan kendaraan di jalan Hangtuah Pekanbaru memakan badan jalan dan melanggar rambu-rambu lalulintas

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Parkir kendaraan disejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru sembraut. Bahkan pemilik kendaraan tak segan-segan memarkirkan kendaraan mereka di badan jalan. Hal tersebut terkesan kurangnya pengawasan dari pihak terkait.

Dari pantauan SegmenNews.com, Kamis (8/5/14) sejumlah kendaraan memarkirkan kendaraan dibadan jalan, bahkan ada yang memarkirkan kendaraannya di depan rambu-rambu lalulintas yang jelas-jelas menandakan ‘dilarang parkir’. Pemandangan sembraut tersebut terlihat di jalan Hangtuah, sail, pasar pagi arengka dan lainnya.

Pengendara, sani (30) mengaku dirinya terpaksa memarkirkan kendaraan yang memakan badan jalan, sebab di lokasi jalan hangtuah tidak ada perparkiran.

“Saya terpaksa parkir dibadan jalan, mau apalagi, saya mau ke kedai kopi, tapi tak ada tempat parkir,” akunya.

Sementara, Kanit Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Sinarti kepada wartawan mengaku jauh hari pihaknya sudah melakukan penindakan kendaraan parkir sembarangan atau parkir liar. Adapun penindakannya adalah mengempeskan ban kendaraan. Namun diakuinya, mereka sering menemui kendaraan yang parkir liar adalah kendaraan pejabat Pemerintah.

“Kita sudah menindak, ban kendaraan parkir liar kta kempeskan. Tapi dilapangan banyak juga ditemui mobil pejabat,” jelasnya.***(achir)

Ketua Asita: Jemaah Tak perlu Khawatir Virus MERS-CoV

virusPekanbaru (SegmenNews.com)- Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Riau mengimbau masyarakat Indonesia, khususnya warga provinsi tersebut, tidak perlu khawatir dengan virus korona penyebab sindrom pernapasan Timur Tengah yang dikenal dengan MERS-CoV.

“Jadi, bagi masyarakat yang mau berangkat umrah, tidak perlu khawatir karena pemerintah Arab Saudi sendiri telah mempunyai kebijakan yang lebih ketat soal Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) ini,” ujar Ketua Asita Riau Ibnu Masud melalui sanbungan telepon seluler dari Pekanbaru, Rabu.

Pemilik PT Muhibbah Mulia Wisata yang bergerak di bisnis jemaah umrah dan haji plus tersebut mengaku bahwa pemerintah Saudi jauh lebih siap dalam mengantisipasi MERS-CoV karena telah terbiasa mengadapi wabah virus yang tergolong sama pada tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi yang datang ke negara tempat Nabi Muhammad dilahirkan bukan satu bangsa saja, tetapi lebih dari sekitar 140 negara yang memiliki penduduk Islam datang ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umrah dan pelaksanaan ibadah haji.

“Mereka sudah antisipasi baik di pelabuhan udara atau lainnya. Kemudian jika ditemukan jemaah sakit, langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang intensif, terlebih apabila terkena gejala MERS-CoV. Apalagi, kalau berobat di Arab Saudi gratis,” katanya.

Selaku pemilik travel, lajut dia, pihaknya telah melakukan sosialisasi dengan para jemaah yang hendak pergi umrah untuk dilengkapi dengan masker, kemudian imbauan untuk tidak sering berada di ruangan terbuka, menghindari tempat-tepat padat penduduk, dan sering mencuci tangan.

Lalu, makan dengan makanan yang bersih, kemudian selama berada di Tanah Suci tidak lagi membawa para jemaah mengunjungi pertenakan unta dan minum susu hewan gurun pasir tersebut karena dikawatirkan bisa terkena virus korona MERS.

“Pihak maskapai luar negeri juga sudah menginformasikan kepada perusahaan travel yang memakai jasa mereka dalam memberangkatkan calon jemaah umrah untuk menghindari hal tersebut selama berada di tanah suci,” ucapnya.

Seperti diketahui, Indonesia termasuk negara yang paling rentan terjangkit virus korona sindrom pernapasan Timur Tengah karena setiap bulan memberangkatkan jemaah umrah ke Arab Saudi sekitar 150.000 orang.

“Dalam tujuh bulan penyelengaraan umrah dari mulai Rabiulawal hingga Ramadan dalam kalender Hijriah. Pada tahun 2014, diperkirakan ada satu juta anggota jemaah umrah dari Indonesia,” kata Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia Republik (Amphuri) Joko Asmoro.

Sebanyak 152 travel penyelengara haji telah menerima informasi tentang MERS-CoV serta menyebarkan imbauan kepada calon anggota jemaah umrah agar mewaspadai penularan virus mematikan tersebut.

Virus korona penyebab sindrom pernapasan Timur Tengah pertama kali ditemukan di Arab Saudi pada tahun 2012. Sejauh ini, sudah menginfeksi sebanyak 495 orang di 12 negara dan lebih dari 100 orang meninggal dunia.***(son/ant)

Hingga Mei, Disperindag Pekanbaru Gelar 5 Kali Pasar Murah

Ilustrasi pasar murah
Ilustrasi pasar murah

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sejak Januari hingga Mei 2014, Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru sudah menggelar 5 kali pasar murah di Kota Pekanbaru.

Pasar murah pertama di gelar di Kelurahan Okura dengan jumlah kupon sebanyak 500 buah. Pasar murak kedua di selenggarakan di Kelurahan Limbungan dengan jumlah kupon 500 lembar.

Pasar murah ketiga berada diselenggarakan di depan halaman kantor Walikota dalam rangka peringatan hari konsumen adapun jumlah kupon yang di sebar 1.250 lembar.

Berlanjut pada hari KB Disperindag juga menggelar pasar murah di Kecamatan Tenayan Raya dengan jumlah kupon 1.000 lembar terakhir pelaksanaan pasar murah yang di gelar Rabu kemaren di lakukan di Kelurahan Muara Fajar juga dibagi 1.000.demikian hal ini di katakan Parhatun, Kasi Usaha Perdagangan dan Metrologi.Disperindag Kota Pekanbaru, Kamis (8/5).

Kata Parhatun, Pemko sudah menganggarkan akan melakukan pasar murah sebanyak 15 kali untuk tahun 2014. “Rencananya akan ada 15 kali pasar murah dalam tahun ini. Sementara sudah ada 5 kali yang di selenggarakan, sisanya akan di gelar pada kegiatan besar di masa datang,” ungkap Parhatun.

Menurutnya rincian sisa pasar murah yang belum terselenggaran akan di tempatkan pada saat perayaan hari jadi Pekanbaru ke -230, kemudian saat menyambut Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru.

Sistemnya pengajuan pasar murah berasal dari masing-masing Kecamatan. Tidak meski satu kecamatan dapat 1 kali, tetapi bisa dua kali tergantung kebutuhan Kecamatan khususnya hal yang mendesak. “Misalkan untuk menyambut Idul Fitri, menyambut Natal dan Tahun Baru akan di sisakan tiga kali pasar murah,” urainya.

Sementara tambahnya, teknis Pembagian kupon pasar murah di serahkan ke Camat.Karena Camat yang tahu siapa-siapa warganya yang miskin. “Sasaran pasar murah ini untuk warga yang kurang mampu, makanya kita serahkan ke Camat yang membagi,” tambahnya.***(achir/ur)

Kemenag Rohul : Ponpes Basis Kaderisasi Ulama

1509841_517646355024462_4514225463803688680_nRokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa pondok pesantren (ponpes) adalah basisnya kaderisasi ulama, sebab di ponpes dipelajari ilmu-ilmu agama secara mendalam, seperti Tafsir Alquran, Fiqh Islam, Ilmu Hadits, Ilmu Tauhid, Akhlaq, dan ilmu bantu lainnya.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA didampingi Kasi Pendidikan Islam (Pndis) Drs H Syahruddin Msy, usai mengikuti acara pertemuan silaturrahim wali santri Ponpes Nizhamuddin Kota Tengah Kec Kepenuhan, Rabu (7/5/2014) di kampus Ponpes Nizhamuddin.

Hadir dalam acara tersebut Pimpinan Ponpes Nizhamuddin H Zulkifli MSi dan majelis ustadz, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kasi Pendis Drs H Syahruddin MSy, Kapolsek Kepenuhan, Ketua Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak Kepenuhan. Mursyid Naqsabandiyah Kota Tengah, ratusan wali santri, dan tokoh umat Islam lainnya.

Dikatakannya, salah satu persoalan yang dihadapi oleh umat Islam saat ini adalah mulai langkanya para ulama yang memiliki ilmu yang luas, dapat membimbing, membina, mengarahkan umat ke jalan yang lurus dan benar, dapat diteladani oleh umat, dan yang paling penting disegani oleh semua pihak, termasuk oleh pemerintah.

Untuk melahirkan ulama yang dibutuhkan ini, semua pihak harus bahu membahu dan memberikan spirit, dan dorongan, khususnya kepada lembaga pendidikan Islam seperti Ponpes Nizhamuddin ini, sehingga Ponpes ini memiliki kualitas, yang pada gilirannya akan dapat melahirkan para ulama.

Ahmad Supardi menyatakan, Rohul ini masih membutuhkan ratusan ulama yang harus ditempatkan pada setiap desa/kelurahan. Mereka ini diharapkan dapat membimbing dan membina umat menempuh jalan shirathal mustaqim, sehingga umat kita terbentengi imannya, terarahkan akhlak dan moralitasnya .

Tantangan iman saat ini cukup besar, khususnya bagi generasi muda kita, seperti mudahnya akses internet sebab warnet menjamur dimana-mana, pergaulan bebas yang cenderung pada maksiat, peradaran narkoba dengan segala macam modus operandinya, dan kejahatan lainnya.

Ahmad Supardi menandaskan, untuk membentengi generasi muda kita ini, diperlukan kehadiran dan peran ulama yang memiliki dedikasi, kepedulian, kecerdasan, dan keikhlasan yang tinggi, sehingga dapat mengatasi berbagai persoalan umat dan masyarakat.***(r4n/rls)

Berdalih Urusan Perut, Aktivis Tolak Penutupan Lokalisasi Dolly

Lokalisasi Dolly.  Jalan Doli/Dolly Surabaya di kenal sebagai kawasan prostitusi terbesar di Asia Tenggara. FOTO SI/AKBAR INSANI
Lokalisasi Dolly. Jalan Doli/Dolly Surabaya di kenal sebagai kawasan prostitusi terbesar di Asia Tenggara. FOTO SI/AKBAR INSANI

SegmenNews.com- Upaya Pemkot Surabaya untuk menutup Lokalisasi Dolly menuai ganjalan. Kali ini penolakan datang dari kalangan aktivis. Penutupan Dolly, menurut para aktivis, harus dipertimbangkan karena menyangkut masalah ekonomi masyarakat sekitar.

Irwanto, salah satu aktivis Surabaya menganggap wacana penutupan Dolly ini hanyalah pencitraan di tahun politik. “Kebijakan ini setengah-setengah dan akan menumpuk masalah besar. Jika mau memberantas prostitusi jangan tebang pilih. Sekalian panti pijat, warung remang-remang, dan cafe juga ditutup agar tidak ada kesan tebang pilih,” kata Irwanto, saat dikonfirmasi, Rabu (7/5/2014).

Ia menjelaskan, lokalisasi Dolly sebelumnya adalah makam di zaman Belanda yang diubah menjadi tempat pemuas nafsu bagi pasukan Belanda dan para orang kaya lokal. Hingga akhirnya menjadi tempat yang berubah kelas seperti sekarang ini.

“Menurut saya seharusnya tak perlu ditutup karena banyak perut yang bergantung di sana. Namun diatur seketat mungkin,” katanya.

Ada upaya yang membuat Dolly akan tutup dengan sendirinya. Contohnya, adalah dinaikkan tarif PSK seperti pelacuran high class. Tujuannya, adalah agar Dolly dijauhi peminat. Lambat laun akan tutup dengan sendirinya.

Pemkot Surabaya, menurut dia, harus sadar dan jangan memandang rendah para PSK serta mucikari dengan memberinya uang saku lantas selesai. Tapi harus memanusiakan mereka. “Batalkan Penutupan Dolly yang disinyalir cuma isu menjelang Pilpres untuk Wali Kota Surabaya,” kata Irawanto.***

Red: hasran
sumber: okezone

Puluhan Calon Jemaah Umroh di Medan Tunda Keberangkatan

hajiSegmenNews.com – Maraknya pemberitaan mengenai penyakit Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) membuat calon jemaah umroh di Medan, Sumatera Utara resah. Sebagian dari mereka bahkan memutuskan untuk menunda keberangkatan ke Tanah Suci.

Itulah yang dilakukan puluhan calon jemaah umroh yang akan berangkat lewat biro perjalanan PT Siar Tour (PT Siar Haraman Internasional). Mereka beramai-ramai mendatangi kantor biro yang beralamat di Jalan Sisingamangaraja Medan, untuk menunda keberangkatan.

“Kami ragu membawa keluarga dan saudara umroh. Kami takut terjangkit virus MERS. Kami juga takut membawa virus itu ke Indonesia,” ujar Sartimah, calon jemaah umroh yang menunda keberangkatannya, Rabu (7/5/2014).

Hal senada disampaikan Ngatimah Sipahutar. Perempuan ini mengaku membatalkan keberangkatannya yang terjadwal pada 9 Mei mendatang. “Ya khawatirlah, kan belum ada obatnya,” ucapnya.

Sementara itu, pemilik biro perjalanan PT Siar Haraman Internasional, Alam Ria Asmardy, mengaku tidak bisa menolak permintaan penundaan tersebut.

“Ya mau bagaimana lagi, terpaksalah diundurkan. Bagaimana pun kan ini karena kondisi. Biaya perjalanan mereka ya kami kembalikan tanpa potongan,” jelas Alam Ria.

Seperti diberitakan, sudah dua pasien suspect MERS dirawat di RSUP H Adam Malik. Seorang di antaranya berinisial KS (54) meninggal dunia pada Minggu 4 Mei lalu.

Sementara seorang lagi berinisial SHN (50) hingga kini masih dirawat rumah sakit yang sama. Keduanya sama-sama baru saja kembali dari Tanah Suci.***

Red: hasran
Sumber : okezone

Gawat, Tiga Warga Pekanbaru Terjangkit Virus MERS-Cov

mersPekanbaru (SegmenNews.com)- Mengejutkan, tiga warga Pekanbaru diduga terserang virus MERS-Cov yang saat ini tengah mewabah di Timur Tengah.

Saat ini, dua diantaranya dirawat di RSUD Arifin Achmad dan satu lagi dirawat di RS Awal Bros. Belum diketahui secara pasti apakah ketiga warga tersebut memang terkena wabah virus MERS-Cov atau tidak. Karena saat ini masih dilakukan suspeck. Saat ini tim medis tengah melakukan karantina dan pemeriksaan secara khusus.

“Kita belum bisa pastikan itu positif dari Virus MERS-Cov, namun saat ini tengah dilakukan uji sampel darah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zainal Arifin, Rabu (7/5/2014) dilansir Goriau.com.

Virus MERS-Cov yang saat ini sedang mewabah diduga berasal dari Timur Tengah dan sejauh ini belum ada obat atau vaksin yang tepat untuk mengobati pasien maupun memutuskan mata rantai penyebarannya.

Karena orang yang paling rentan terserang virus MERS-Cov adalah mereka yang melakukan perjalanan ke timur Tengah atau menjalankan ibadah haji maupun umroh, jadi saat kembali ke Maluku perlu diawasi kondisi kesehatannya.

Seseorang yang sudah terinveksi virus MERS-Cov bisa diketahui dari demam atau gangguan pernapasan bagian bawah berupa batuk dan sesak napas yang berlanjut selama dua minggu. Apalagi kalau penderita diketahui baru selesai melakukan perjalanan dari Timur Tengah, maka yang bersangkutan disarankan diperiksa ke dokter.

MERS atau sindrom pernapasan Timur Tengah adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus korona MERS atau disebut dengan istilah MERS-Cov dan korban pertama kali yang terjangkiti pada 2012 di Arab Saudi.

Virus ini berbeda dengan virus korona lainnya yang telah ditemukan sebelumnya dan berbeda dengan penyebab Sindrom Pernapasan Akut Berat (SARS), tetapi mirip dengan virus korona yang terdapat pada kelelawar.***(lis)

Senin, KPU Bakal Tetapkan Caleg Terpilih

politiPelalawan (SegmenNews.com)- Bila tak ada aral melintang, rencananya pada Senin (12/5/2014) mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pelalawan akan melaksanakan Rapat Pleno Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan hasil pada Pilcaleg 9 April lalu. Kegiatan ini akan dilaksanakan di gedung daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja Pangkalan Kerinci.

“Masih dalam tahapan Pemilu legislatif tahun 2014, Senin depan KPU akan menetapkan 35 anggota dewan DPRD Pelalawan sebagai peraih suara terbanyak pada Pileg 9 April 2014 lalu. Rapat Pleno ini terbuka untuk umum,” terang Ketua KPU Pelalawan, Nasaruddin SH Rabu (7/5/2014).

Nasaruddin mengatakan bahwa dalam rapat pleno ini nanti akan dihadiri lima orang perwakilan dari Partai Politik, Forkopimda, camat, PPK dan tokoh masyarakat.

Paling tidak ada 300 undangan yang akan mengikuti Rapat Pleno nanti dengan penjagaan oleh aparat kepolisian guna menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. Ditambahkan Nasaruddin, bahwa hasil penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan ini akan dilaporkan selanjutnya ke pihak provinsi untuk penetapan Tingakat Provinsi.

Kemudian dilanjutkan di tingkat nasional. “Kita berharap tahapan pemilu Legislatif ini berlangsung aman lancar tanpa kendala hingga anggota dewan yang terpilih dilantik,” pungkasnya.***(chir/ur)

Senin Depan Pendaftaran Jalur SBMPTN UNRI Dibuka

INRIPekanbaru (SegmenNews.com)– Pendaftaran calon mahasiswa baru jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negri (SBMPTN) Universitas Riau (Unri) mulai dibuka, Senin (12/5/2014).

Dingan dibukanya jalur ini maka kesempatan untuk masuk ke Universitas Riau kembali terbuka bagi calon-calon mahasiswa dan mahasiswi yang memiliki keinginan untuk menuntut ilmu di Univeritas Riau.

Demikian disampaikan Biro Administrasi Akademis Kemahasiswaaan (BAAK) Drs Afrinaldi, Rabu (7/5/2014) diruang kerjanya. ” Untuk pendaftaran 12 Mei sampai 6 Juli,” jelasnya.

Sedangkan untuk ujian tertulis menurutnya akan dilakukan 17 Juli 2014. “Kemudian untuk ujian keterampilan akan dilakukan tanggal 18 dan 19 Juli. Dan ini biasanya untuk jurusan Penjas. Karena ada ujian keterampilan,” paparnya.

Seperti diketahui pada tahun 2014 ini terbuka kesempatan bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke Universitas Riau masih terbuka untuk 8.519 calon mahasiswa baik jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negri (SBMPTN) dan jalur lainya.

Sementara itu, untuk jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) yang sudah dilakukan beberapa waktu lalau akan diumumkan pada 16 Juli mendatang.***(ARD)