Beranda blog Halaman 2702

Perahu Rombongan MTQ Karam di Sungai Kapuas, Tiga Orang Hilang

Sungai Kapuas (ilustrasi)
Sungai Kapuas (ilustrasi)

SegmenNews.com- Satu perahu pembawa rombongan peserta lomba membaca Alquran (MTQ) tenggelam di Sungai Kapuas, Meliau, Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat 14 Februari 2014. Berdasarkan informasi yang dihimpun VIVAnews, tiga orang dilaporkan masih hilang.

Menurut Ahmadi, warga yang melihat kecelakaan itu, perahu tenggelam karena kelebihan beban. Perahu kecil itu dijejali 31 orang. “Lalu karam karena muatannya penuh,” kata dia.

Masyarakat sempat mengira anak-anak belasan tahun ini sedang mandi di sungai. Namun, ternyata kapal tenggelam.

Menurut Ahmadi, para penumpang yang selamat itu yang pegang badan perahu. Sedangkan yang terlepas itu tiga orang yang sampai saat ini belum ditemukan. Dua di antaranya kakak beradik.

Perahu berangkat dari penyeberangan depan SDN 1 Meliau sekitar pukul 13.00 menuju ke makam Gusti Lekar. Para penumpang merupakan rombongan peserta MTQ tingkat Kabupaten Sanggua yang akan bertanding di Bodok, Sabtu ini.

”Mereja mau ziarah ke makam Gusti Lekar, tapi malah karam,” kata Winardi, saksi lainnya.***

red: son
sumber: vivanews

Polres Pelalawan Buru Pelaku Pembakar Hutan Lindung

rumah1Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Kabut asap semakin meluas, di Kabupaten Pelalawan ditemukan sebanyak 25 titik api yang tersebar di kawasan hutan dan konsesi yang di indikasikan sengaja dibakar.

Tim Polres Pelalawan menurunkan tim untuk menyelidiki kasus pembakaran lahan tersebut di kecamatan Teluk Meranti, Kuala Kampar, Kerumuan, Bunut dan Langgam.

“Daerah yang paling banyak ditemukan titik api di daerah Kuala Muda, daerah kawasan konsesi yang berbatasan langsung dengan lahan milik PT Arara Abadi (AA) kecamatan Teluk Meranti dan kawasan hutan lindung di kecamatan Kerumutan. Sekarang saya telah memerintahkan Kapolsek bersama tim untuk turun mencari pelaku pembakaran dan harus ditangkap,” ungkap Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH, Jumat (14/2/14).

Kapolres memastikan lahan tersebut sengaja dibakar. Saat ini pihak dari PT AA sedang berusaha melakukan pemadaman, tapi kondisi tanah gambut menyulitkan pemadaman dan empat unit alat berat di turunkan untuk membuat pari agar tidak merembes ke lahan HTI PT AA.

Untuk menangkap pelaku tim Polres dilapangan diberi target penagkapan pelaku pembakaran. Pasalnya, selama ini sosialisasi agar tidak membakar lahan sudfah digencarkan, tapi masih ada yang membandel.

Hasil pemantauan titik api melalui udara oleh Bupati Pelalawan HM Harris bersama Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi dan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Kadishutbun) kabupaten Pelalawan Hambali, menemukan 25 titik api yang tersebar di kawasan hutan dan konsesi di indikasi sengaja dibakar.***(fin)

Kemenag dan BAZNAS Rohul Sosialisasi Zakat di Pendalian

Kepala Kemenag Rohul serahkan Zakat
Kepala Kemenag Rohul serahkan Zakat

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab Rohul Ir H Sam Rikardo MSi, lakukan sosialisasi zakat, bersempena dengan pelantikan Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kec Pendalaian IV Koto, pekan lalu, bertempat di Masjid Besar Tawakkal Kec Pendalian IV Koto.

Hadir dalam acara tersebut Camat Pendalian yang diwakili oleh Sekcam, Kepala KUA Kec Pendalian Firdaus MSy, Para Kepala Desa se Pendalian, Kepala Dusun, RT/RW se Pendalian, Pengurus/Imam Masjid se Pendalian, Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kec Pendalian, dan ratusan tokoh agama dan umat Islam lainnya.

Kakan Kemenag Rohul menyatakan bahwa zakat adalah salah satu rukun Islam yang kurang mendapat perhatian dari masyarakat, padahal dari sisi manfaat zakat ini memiliki fungsi ganda, yaitu fungsi ibadah kepada Allah SWT (vertikal) dan fungsi social, termasuk di dalamnya fungsi perlindungan, baik terhadap harta maupun terhadap pemilik harta (horizontal).

Ahmad Supardi mengingatkan bahwa saat ini banyak harta dan penghasilan umat Islam yang tidak dikeluarkan zakatnya, padahal seharusnya harta dan penghasilan itu, jika telah memenuhi nisab dan haulnya, wajib dikeluarkan zakatnya, sekalipun harta dan penghasilan tersebut belum diantur dalam kitab fiqh-fiqh lama.

Sebagai contoh dalam masalah ini adalah hasil kelapa sawit, penghasilan seorang konsultan, penghasilan seorang dokter, penghasilan pejabat, penghasilan pengusaha, penghasilan karyawan swasta, penghasilan kontraktor, penghasilan PNS, penghasilan Bupati/Wakil Bupati/Anggota DPRD, dan lain sebagainya.

Semua penghasilan-penghasilan tersebut adalah bersifat baru yang dalam istilah fiqh disebut al-Maal al-Mustafad (penghasilan baru yang tidak ada pada masa dahulu tetapi ada pada masa sekarang). Penghasilan baru ini wajib dikeluarkan zakatnya, jika telah memenuhi nisab dan haulnya, tegas Ahamd Supardi.

Sementara itu, untuk mengefektifkan pengumpulan, penyaluran, dan pendayagunaan zakat di Kec Pendalian, Ketua BAZNAS Rohul lantik pengurus UPZ Kec Pendalian, dengan Ketua H Mahfud, Sekretaris Syafrianto SPDi, Bendahara Drs Bibit, Anggota H. Budiman, Sumarni SE, Renti, Karmidin, Suryani SPd Aud, Sukiman, Masrianto, Komaruddin, M Rif’an, Purwati, Siti Rofi’ah.

Pengangkatan pengurus UPZ Kec Pendalian tersebut didasarkan pada Surat Keputusan BAZNAS Rohul, Nomor : 048/BAZNAS/RH/2014 tanggal 25 Rabiul Awwal 1435 H/27 Januari 2014 tentang Pengangkatan Pengurus UPZ Kec Pendalioan IV Koto.***(r4n/rls)

Dua Kali Menikah, Sophia Mueller Hamil Duluan

Sophia Mueller (int)
Sophia Mueller (int)

Jakarta (SegmenNews.com)– Sophia Latjuba memang menjadi artis yang kontroversial. Selain dituding merebut suami orang lain, dalam hubungannya dengan beberapa pria, Sophia disinyalir telah berbadan dua sebelum meresmikan pernikahannya.

Catatan sejarah dalam kehidupan Sophia Latjuba menunjukkan, jika sebelum menikah dengan Indra Lesmana, pemilik nama lengkap Sophia Inggriani Latjuba tersebut juga telah berbadan dua. Saat itu usia Sophia Latjuba masih 22 tahun.

Sophia Latjuba dan Indra Lesmana akhirnya menikah pada tanggal 31 Mei 1992. Sampai akhirnya lahirlah putri pertama mereka pada 21 September 1992 dan diberi nama Eva Celia Lesmana. Namun sayangnya hubungan mereka tidak bertahan lama dan akhirnya bercerai.
Saat menjalin asmara dengan Michael Villareal, Sophia juga sempat hidup satu atap tanpa ikatan pernikahan. Sebuah rumah asri di kawasan Jakarta Selatan, menjadi saksi bagaimana cinta dua manusia beda warga negara itu memang buta. Saat memutuskan untuk tinggal bersama, sejumlah media sudah mulai memberitakannya.

Namun Sophia sepertinya tidak ingin mendengarkan komentar miring banyak orang. Ia tetap asik menjalin asmara dengan lelaki warga negara Amerika yang masih menyisakan masalah rumah tangga dengan seorang perempuan yang juga tengah hamil bernama Louisa Ibbotson.

Setelah urusan Michael dan Louisa ‘dianggap’ selesai, keduanya kemudian melangsungkan prosesi pertunangan di sebuah hotel mewah di Jakarta. Prosesi tersebut sangat tertutup dan dijual pasangan yang tengah dimabuk asmara tersebut kepada sebuah rumah produksi untuk disiarkan secara eksklusif dengan bayaran yang konon sangat tinggi.

Seakan mengadaptasi kehidupan di negeri barat, Sophia dan Michael tidak merasa risih dengan kehamilannya, meski belum resmi menikah. Bahkan kepada wartawan saat itu Michael begitu tenang menjawab pertanyaan seputar kehamilan Sophia.

“Soal kehamilan Sophia memang betul, dia sedang hamil tapi masih baru,” ujar Michael kepada wartawan saat itu. “Saat tahu Sophia hamil, saya sangat bersyukur. Kami sangat menikmati kebahagiaan itu sekarang. Bahkan kami sudah beritahukan keluarga saya dan Sophia. Mereka turut senang. Saya sangat mengindam-idamkan saat seperti ini,” ujar Michael.

Sophia memang sedang berbadan dua saat itu namun mimik wajahnya tidak menunjukkan rasa gusar dengan cibiran miring masyarakat. Ia dan Michael memang mengharapkan memperoleh keturunan secepatnya. Menurut Sophia, hal tersebut menunjukkan jika dirinya dan Michael adalah pasangan yang bertanggung jawab.

“Iya saya memang hamil, memangnya kenapa?” Ujar Sophia Latjuba saat itu kepada wartawan.

“Bagi saya ini sebuah kebahagiaan yang hanya patut dibagikan kepada orang-orang terdekat. Terserah orang mau bilang apa dan saya nggak mau kehamilan ini diumbar-umbar seperti orang lain,” imbuh Sophia panjang lebar saat itu.

Bagi Michael pertunangannya dengan Sophia Latjuba sudah menunjukkan dirinya memiliki itikad baik untuk berkomitmen hidup bersama. Jadi ia tidak mempermasalahkan jika Sophia Latjuba berbadan dua sebelum pernikahan resmi keduanya dilakukan.

“Saat tunangan kemarin, kami sudah komitmen di depan Tuhan, pendeta, saksi, keluarga dan rekan-rekan. Jadi, tidak ada yang perlu disesalkan. Kehamilan Sophia Latjuba malah saya syukuri,” ujar Michael.

Sophia kemudian menikah secara resmi dengan Michael Villareal pada tanggal 30 April 2005. Sophie melahirkan anaknya yang kedua pada 15 September 2005. Putri cantiknya itu diberi nama Imanuella Aziza. Kini rumah tangga Sophia Latjuba dan Michael Villareal telah kandas.

Kini, Sophia dikabarkan sedang berhubungan dengan vokalis Noah, Nazril Irham alias Ariel. Keduanya memang belum memberikan keterangan resmi mengenai hubungannya. Namun, dari gambar yang beredar, keduanya memang terlihat nampak mesra. Lalu, apakah Sophia akan mengalami kehamilan di luar nikah juga dengan pasangannya kali ini?***

red: son
sumber: liputan6

 

Simpan Senpi, Buruh PT Indriplant di Inhu Ditangkap

ilustrasi
ilustrasi

Indragiri Hulu (SegmenNews.com) – Kepolisian Sektor Peranap, Indragiri Hulu menangkap Fransiskus Lasse (29), buruh PT Indriplant, karena kedapatan menyimpan senjata api rakitan dengan dua butir amunisi jenis SS1.

Senjata api rakitan milik tersangka disita di rumahnya Pondok 2 Perumahan PT Indriplant, Rabu (12/2/2014), sekitar pukul 21.00 WIB, dan tersangka telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kasubag Humas Polres Indragiri Hulu Ipda Yarmen Djambak, mendampingi Kapolres setempat AKBP Aris Prasetyo Indaryanto, Jumat (14/2/2014) dilansir antara.

Dia menyatakan, pihak Kepolisian Sektor Peranap sedang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka untuk pengembangan penyelidikan.

Penyidik juga masih mengumpulkan sejumlah keterangan untuk mengetahui kemungkinan tersangka masih menyimpan amunisi lain yang dapat membahayakan.

Ipda Yarmen menegaskan memiliki senjata api adalah perbuatan melanggar undang-undang, karena warga tidak diperbolehkan memiliki dan menyimpan barang berbahaya tersebut.

Sejauh ini polisi masih melakukan penyidikan senjata api rakitan bersama dua amunisi yang biasa digunakan untuk senjata laras panjang tersebut, sudah digunakan atau akan digunakan tersangka untuk melakukan tindak kejahatan.

Menurut Yarmen, penangkapan tersangka berawal dari adanya informasi yang diterima polisi setempat mengenai seseorang yang memiliki senjata api beserta amunisi di perumahan PT Indriplant, Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap.

Berdasarkan laporan itu, polisi langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Dari hasil penyelidikan, personel dari Polsek Peranap yang dipimpin Kapolsek AKP Benhardi langsung melakukan penangkapan,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan di rumah tersangka, dalam lemarinya, polisi menemukan dan menyita barang bukti berupa satu senjata api rakitan bersama dua butir amunisi SS1.

Penangkapan tersangka bersama barang bukti disaksikan dua petugas keamanan PT Indriplant, Rahmat dan Sarifuddin.

“Saat ini tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Peranap,” ujarnya.

Yarmen berharap kepada seluruh masyarakat Indragiri Hulu, untuk memberitahukan kepada pihak kepolisian jika ada warga yang diduga memiliki senjata api lainnya.***(son/ant)

Red: son

Kadisdukcapil Rohul: Moto Kita ‘Satu Hari Selesai’

Kadisdukcapil Rokan Hulu, Yusmar MSi
Kadisdukcapil Rokan Hulu, Yusmar MSi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kadisdukcapil Rokan Hulu, Yusmar MSi  menegaskan mulai awal 2014 pihaknya memiliki moto ‘Satu Hari Selesai’ dalam kepengurusan kependudukan dikantornya.

Hal itu untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, dan mempermudah masyarakat yang berdomisili di pedesaan.
Asalkan syarat-syarat dalam pengurusan lengkap, akan diproses secepatnya, dan bisa ditunggu.

“Dengan moto itu, alhamdulillah, seluruh permohonan pengurusan data masyarakat cepat selesai. Sejak awal Januari dan 20 hari pengurusan akte kelahiran tuntas 1500 akte. Rata rata 75 lembar akte kelahiran bisa selesai dalam satu hari,” paparnya.

Dalam pengurusan juga tidak dipungut biaya sepersenpun dari masyarakat. Pihaknya juga telah mempersiapkan SDM yang handal, termasuk peralatan, sistim server yang maksimal sehingga permohonan administrasi kependudukan yang disampaikan masyarakat tersebut bisa diselesaikan sesuai dengan Motto.***(r4n)

Sidang Penggelapan Dana Poktan Rp7,2 M, Saksi Akui Hasil Kebun Dihandle Terdakwa

saksi memberikan keterangan disidang penggelapan dana Poktan
saksi memberikan keterangan disidang penggelapan dana Poktan

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Sidang dugaan penggelapan dana Kelompok Tani (Koptan) Siaga Makmur Tambusai Timur, Kecamatan Tambusai, dengan terdakwa, H Basri Lubis kembali digelar, Kamis (13/2/14). Dengan agenda meminta keterangan saksi.

Sidang dipimpin, Hakim ketua Dicky Ramdhany, Hakim anggota Lia Yuannita dan Anastasia. Dari keterangan dua saksi, Safi’i yang merupakan mantan Bendahara umum Poktan dan Sofyan mengaku mereka tidak pernah dilibatkan dalam masalah keuangan hasil kebun dari PT Togos Gopas.

Seluruh anggota Koperasi berjumlah 1.028 dengan dana bervariasi dari Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu.Namun mereka tidak mengetahui secara rinci jumlah keseluruhannya, sebab mereka mengaku tidak pernah dilibatkan. Anggota terdaftar sejak tahun 2001 sampai Juni 2011.

Kerugian masing-masing anggota kelompok belum diketahui. Mereka hanya mengetahui jumlah dana yang digelapkan Basri Lubis sejak Juli 2011 sampai Juli 2012 sebesar Rp7,2 miliar.

“Kami tak pernah terima gaji, kami minta kembalikan uang kami,” imbuh Safi’i kepada wartawan usai memberikan kesaksian di persidangan.

Sementara, Sofyan juga berharap uang masyarakat di kembalikan, dan proses hukum tetap berjalan sesuai hukum yang berlaku.

Seperti proses sidang sebelumnya, Pengadilan Negeri Pasir pangaraian membludak oleh masyarakat yang merasa dirugikan dalam penggelapan dana tersebut, dikawal ketat pihak kepolisian.***(r4n)

Ustad Hariri Memang Terkenal Tempramental

Ustaz Hariri (foto you tube)
Ustaz Hariri (foto you tube)

Jakarta (SegmenNews.com)- Ustad Hariri rupanya memang terkenal tempramental dan mudah tersulut emosinya. Kasus Ustad Hariri menginjak kepala seroang petugas soundman bernama Kang Entis, yang videonya ramai di Youtube rupanya bukan kali pertama terjadi.

Jauh sebelumnya, Ustad Hariri juga sempat marah-marah karena masalah alat sound sistem. Dan orang yang dimarahi Ustad Hariri saat itu adalah boss Kang Entis bernama Agus.

“Sebelumnya kami memang punya masalah. Waktu itu, sound sistem kami memang tidak sempurna, mobil telat datang. Karena kecewa, dia lempar mic. Dia bilang, ‘nggak pakai mic juga nggak apa-apa’,” kata Agus, dalam tayangan live Hitam Putih, Kamis (13/2/2014).

Padahal kata Agus, saat itu ia hanya menyumbangkan alat sound sistemnya. Karena acara tersebut merupakan hajatan yang dibuat saudaranya. “Makanya, ketika dibilang ada yang sewa sound sistem dari Ustad Hariri, saya bilang nggak sanggup,” sambung Agus.

Namun, anak buah Agus, Kang Entis menyanggupi untuk membawa alat sond sistem di tempat Ustad Hariri ceramah. Namun apa yang terjadi, acara tersebut malah berbuntut masalah untuk Kang Entis. Sampai-sampai Kang Entis dimarahai Ustad Hariri hingga kepalanya diinjak oleh sang Ustad.

“Anak buah saya (Kang Entis) ngelapor begitu, emosi saya terungkit. Takut sound sistem saya semakin kacau, saya datang ke tempat itu, saya lihatin Ustad Hariri lagi ceramah,” beber Agus.

Merasa dilihat dengan tatapan tak enak dari Agus, Ustad Hariri pun murka. “Dia (Ustad Hariri) melotot sama saya. ‘Apa lihat-lihat’. Bukan saya yang melotot, Pak Hariri yang begitu. Dia bilang, ‘kamu berani sama saya.’,” kata Agus.

Dari pernyataan Agus, Ustad Hariri pun tak bisa membantah. Ia hanya membenarkan apa yang dikatakan Agus dan meminta maaf atas perlakuannya.

“Saya berada di sini tidak berharap membela diri. Jujur saya yang minta ke teman-teman kru untuk menghadirkan Kang Entis di sini. Kalau ada Kang Entis saya bersedia ke Hitam Putih,” kata Ustad Hariri.

“Saya berharap tidak ada yang lain selain Kang Entis. Bagi saya tidak penting untuk bela diri. Kalau disebut saya mungkin lupa. Kalau salah saya minta maaf,” katanya.***

red: sovi
sumber: liputan6

Indosiar Siarkan Seluruh Laga Inter Milan, Ini Daftarnya

Istimewa
Istimewa

Jakarta (SegmenNews.com)- Setelah laga Liga Italia Serie A diberhentikan oleh TVRI pada akhir tahun lalu. Kini kabarnya semua laga sisa Inter Milan di ajang kompetisi Serie A Italia akan disiarkan langsung oleh Indosiar, seperti rilis dan pemberitahuan yang diterima Liputan6.com, Kamis (13/2/2014).

Rencananya semua laga Inter di sisa musim kompetisi ini akan disiarkan langsung di Indosiar. Terkait jadwal pertandingan yang akan disiarkan akan diberitakan melalui akun twitter resmi mereka, @IndosiarID.

Mengenai perpanjangan hak siar untuk musim depan, pihak Indosiar mengatakan masih akan melihat dulu respon pecinta sepakbola Italia di Indonesia. Jika penggila sepakbola Italia sangat antusias, kemungkinan Indosiar akan terus memegang hak siar Serie A musim depan.

Berikut daftar pertandingan Inter Milan yang rencananya akan disiarkan langsung di Indosiar:

Minggu, 16 Februari 2014: Inter Milan vs Fiorentina pukul 02.15 WIB

Minggu, 23 Februari 2014: Inter Milan vs Cagliari pukul 02.00 WIB

Senin, 3 Maret 2014: AS Roma vs Inter Milan pukul 02.30 WIB.***(lpn/snc)

RED: Son

Diduga Frustasi, Pemuda di Rohul Nekat Gantung Diri

Jenazah korban saat di RSUD Pasir Pangaraian
Jenazah korban saat di RSUD Pasir Pangaraian

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Seorang pemuda, Kardinal Fajar (19), asal Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) berdomisili di Desa Rambah Tengah Hulu, Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu tewas gantung diri di salah satu tiang pengolahan kayu (Panglong) di Desa Pematang Berangan, Kamis (13/2/14) sekitar pukul 16:00 wib.

Dari informasi yang dirangkum SegmenNews.com, korban menghembuskan nafas terakhirnya saat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasir Pangaraian. Korban di bawa mengendarai dengan sepeda motor oleh pacar korban, Syahrotun Hayati (19) dan saudara korban.

Menurut Hayati pacar korban, dia menemukan tubuh korban sudah tergantung di tiang dengan leher terjerat tali plastik. Melihat itu, hayati berusaha menurunkan korban, membakar tali dengan korek api.

Hayati menduga, korban nekat menghabisi nyawanya karena frustasi terhadap penyakit yang dideritanya. Korban sering menderita sakit pasca kecelakaan yang menimpanya beberapa waktu lalu. Walau sering mengeluh sakit, korban tetap memaksa bekerja.

Saat ini pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara, dan meminta keterangan beberapa saksi.***(r4n)