Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi menegaskan akan memecat Honorer yang tidak hadir tanpa keterangan maupun honorer yang bermasalah dalam disiplin termasuk terlambat Apel hari ini, Senin (27/1/14).
“BKD akan mendata honorer yang tidak hadir tanpa keterangan di apel pagi ini, termasuk juga mereka yang terlambat dan bermasalah kedisiplinan. Setelah didata mereka akan di berhentikan,” tegas Bupati.
Sementara bagi PNS yang tidak hadir apel, lanjut Bupati, akan di evaluasi. Jika PNS tersebut memiliki jabatan, maka jabatan yang bersangkutan diturunkan sati tingkat dari sebelumnya.
Dijelaskan Bupati, peringatan ini bukan sekali ataupun dua kali di beritahu, namun setiap apel sudah diingatkan, jadwal masuk Pegawai juga sudah jelas yakni pukul 07:30 wib dan pengisian absensi akan dilakanakan pada pukul 07:25 wib, pukul 07:30 wib seluruh pegawai sudah siap untuk mengikuti proses apel.
Peraturan itu harus ditaati oleh para pegawai, agar uang rakyat yang telah digunakan untuk membayar para pegawai tersebut dapat juga dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam hal pemberian pelayanan dimana dengan disiplin maka pegawai yang apel akan terus melaksanakan tugas-tugasnya sebagai abdi Negara dan masyarakat.
“Gaji para honorer maupun PNS dibayar dengan uang rakyat. Oleh itu mereka harus bekerja disiplin dan maksimal jangan membuat malu Kabupaten, sebab kedisiplinan dalam menjalankan tugas merupakan abdi Negara dan masyarakat yang juga untuk kemajuan Daerah,” tegas Bupati.***(r4n)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Ketua DPRD Rokan Hulu, H.Hasanudin Nasution, SH berjanji pihaknya bakal terus mengawal penggunaan dana Bantuan Sosial (Bansos) dari APBD Rohul tahun 2014.
“Kita akan mengawal penyaluran anggaran Bansos yang sesuai kebutuhan masyarakat. Jika ada pengajuan dari TAPD yang tidak sesuai kebutuhannya akan kami tolak,” tegas Ketua DPRD kepada sejumlah wartawan Minggu.
Ditegaskan Ketua DPRD lagi, menurut informasi yang diterimanya, ada penyaluran dana Bansos sebelum APBD 2014 Rohul disahkan. Namun jika ditemukan, maka DPRD berhak menolak atau mencoret item jika ditemukan dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) nanti.
“Anggaran Bansos tahun 2014 belum kami bahas sampai hari ini. Materi dari TAPD akan kami cek dan teliti ketat, sebab dana Bansos tidak bisa dilakukan sebelum APBD disahkan,” tegas Hasanudin.***(r4n/ur)
Kampar(SegmenNews.com)– Tim Dinas Kehutanan Kabupaten Kampar menemukan puluhan kayu yang siap olah di Desa Balung, Kecamatan XIII Koto Kampar, Minggu (26/1/2014).
Setelah ditelusuri, Dishut belum mengetahui pemilik kayu tersebut, namun dari penelusuran ditemukan lagi sejumlah balok kayu di depan rumah salah satu warga di jalan Bulung, Kampar.
Tim dari Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Kampar yang turun ke lokasi dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Perlindungan Hutan, Darwin Saragih, Kasih Pengaman dan Kebakaran Hutan Muslim, didampingi Kepala UPTD Wilayah I Bangkinang, Bustamam, beserta staf dan Polisi Kehutanan (Polhut). Tim turun dengan mengunakan dua unit mobil dinas Double Gardan, Satu unit mobil pribadi dan Satu unit truk milik Dishut Kampar.***(bud)
Jakarta (SegmenNews.com) – Calon legislatif yang juga artis, Krisna Mukti membidik masyarakat kelas bawah untuk mendulang suara. Menurutnya, masyarakat kelas bawah lebih antusias menyambut caleg artis dibanding caleg nonartis.
“Setiap saya turun ke lapangan, sambutan masyarakat selalu ramai, bahkan pejabat daerah setempat kalah sambutannya,” kata
Krisna kepada Okezone, Minggu (26/1/2014) malam.
Krisna yang maju dari Partai Kebangkitan Bangsa mengakui, masyarakat kalangan atas tidak akan memilih caleg artis karena
meremehkan kemampuan artis. Caleg artis dinilai sebagaian orang hanya bermodal popularitas tanpa mampu berpolitik.
“Saya tidak peduli dengan pemikiran mereka tentang caleg artis yang hanya modal popularitas, justru mereka iri karena tidak
memiliki popularitas seperti kalangan seniman ini,” ujar caleg nomor urut 1 Dapil Jawa Barat, Kabupaten Bekasi, itu.
Penyanyi dangdut itu telah mempersiapkan strategi pemenangan dengan turun ke masyarakat. Berkomunikasi secara langsung
dinilai Krisna lebih tepat untuk mendengar aspirasi masyarakat.
“Saya blusukan, saya langsung ketemu masyarakat, saya bicara dengan bahasa sederhana yang mereka mengerti. Kalau dengan
bahasa politik dan janji seperti yang dilakukan caleg lain justru masyarakat kelas bawah tidak mengerti,” jelasnya.***
Segmen News- Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkapkan masih maraknya korupsi di sektor kesehatan. Kesimpulan itu didapat ICW dari pemantauan penindakan korupsi di bidang kesehatan dalam periode 2001-2013.
Dalam periode ini, penegak hukum–Kejaksaan, Kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi– di seluruh Indonesia telah berhasil menindak 122 kasus korupsi kesehatan. “Kerugian negara mencapai Rp594 miliar,” jelas peneliti ICW, Febri Hendri dalam keterangan pers.
Dia mengatakan, kerugian negara dalam kasus korupsi ini setara dengan pembiayaan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk 2,5 juta penduduk miskin atau pembiayaan operasional bagi 594 ribu posyandu di seluruh Indonesia.
Kasus-kasus korupsi itu juga telah menyeret sejumlah pejabat tinggi terkait kesehatan di pemerintahan pusat dan daerah menjadi tersangka. Antara lain, dua menteri, dua direktur jenderal, tujuh anggota DPR/DPRD, tiga kepala daerah, 31 kepala dinas kesehatan, 14 direktur rumah sakit, dan lima kepala puskemas.
ICW, kata Febri, melakukan dua kali periode pemantauan, yakni sebelum 2009 dan pemantauan 2009-2013. Pemantauan iniberdasarkan data dan informasi yang disampaikan penegak hukum kepada publik.
Paling Rawan
ICW juga menemukan bahwa dana program kuratif dalam APBN dan APBD merupakan dana paling rawan korupsi. Dari 122 kasus korupsi kesehatan, sebagian besar (93,0 persen) merupakan kasus yang melibatkan pengelolaan dana program kuratif, seperti pengadaan alat kesehatan, obat, pembangunan/rehabilitasi rumah sakit dan puskesmas, jaminan kesehatan, pembangunan laboratorium, dan lain sebagainya.
Diantara dana program kuratif tersebut, dana pengadaan alkes merupakan paling banyak dikorupsi (43 kasus dengan kerugian negara Rp 442 miliar).
“Celakanya, alokasi program kuratif ini justru paling besar dalam APBN dan APBD Kesehatan. Sampai saat ini ditaksir lebih dari 70 persen, alokasi APBN dan APBD kesehatan justru diperuntukkan untuk program kuratif dan sisanya untuk promotif dan preventif,” jelas Febri.***
Pelatih Manchester United, David Moyes, dengan Wayne Rooney (REUTERS/Phil Noble)
Segmen News- Juan Mata akhirnya resmi menjadi pemain baru Manchester United. Dana sebesar £37,1 juta atau setara Rp744,02 miliar dikeluarkan MU untuk memboyongnya dari Chelsea. Pemain 25 tahun ini telah menandatangani kontrak berdurasi 3,5 tahun.
Mata memecahkan rekor transfer MU. Pemain asal Spanyol ini mematahkan rekor transfer sebelumnya yang dipegang Dimitar Berbatov pada 2008. Saat itu, Setan Merah mengeluarkan dana £30,7 juta untuk memboyong Berbatov dari Tottenham Hotspur.
Keberhasilan berkostum United disyukuri oleh Mata, sebab dia merasa Setan Merah akan menjadi klub yang paling tepat untuk melanjutkan karier. Mata juga mengaku tak pernah melupakan masa-masa indah saat berseragam The Blues.
“Saya senang dapat bergabung dengan Man United. Saya menikmati waktu indah bersama Chelsea, tapi waktu berlalu dan datang tantangan baru. Man United tempat sempurna bagi saya, dan saya senang menjadi bagian berikutnya dalam sejarah klub,” kata Mata, seperti dilansir Mirror.
“Jujur, ini (pindah ke MU) begitu mengejutkan. Namun, saya perlu benar-benar berterima kasih kepada Chelsea, pemilik, dan semua orang di klub dan fans – mereka memilih saya sebagai pemain terbaik dalam dua musim terakhir, dan saya selalu berterima kasih,” tambahnya.
Mata harus hijrah dari Stamford Bridge, karena jarang diturunkan sejak Chelsea dilatih Jose Mourinho. Mourinho lebih sering percaya kepada Eden Hazard, Oscar, atau Willian, dan menempatkan Mata di bangku cadangan. Padahal, sebelum kedatangan Mourinho, Mata merupakan salah satu pemain terbaik The Blues.
Ternyata bergabungnya Mata ke MU meninggalkan efek bagi Wayne Rooney. Selama ini, Rooney memang sering bermain di belakang striker utama. Posisi tersebut juga biasa ditempati oleh Mata. Ini menimbulkan spekulasi Rooney segera meninggalkan MU.
Bukan rahasia lagi jika manajer Chelsea, Jose Mourinho, sangat mengidamkan sosok Rooney. Sudah lama The Special One menginginkan kehadiran pemain internasional Inggris itu di Stamford Bridge.
Kini, spekulasi kembali mencuat seiring bergabungnya Mata ke Old Trafford. Rooney pun semakin santer dikabarkan bakal jadi alat barter dua klub elite Premier League tersebut.
“Yang terpenting bagi kami saat ini adalah perspektif masa depan dan melakukan hal yang benar. Saat membeli striker, kami melakukan sesuatu yang benar. Dan yang benar itu tentu saja bukan saat ini,” seperti dikutip Daily Mail.
Mourinho kemudian mengutarakan kemungkinan merekrut striker baru pada bursa transfer musim panas, pertengahan tahun mendatang. “Prosesnya akan lebih mudah, lebih banyak waktu, pemain dan kesempatan juga lebih banyak,” katanya.
Masalah Kontrak Rooney Belum Beres
Tanda-tanda Rooney akan meninggalkan Old Trafford terlihat setelah masalah pembahasan kontrak barunya tak menemui titik temu. Seperti dilansir Daily Mail, pembicaraan antara agen Rooney, Paul Stretford, dan Chief Executive MU, Ed Woodward, sudah berlangsung selama 18 bulan. Hingga saat ini, kedua belah
pihak belum mencapai kesepakatan.Dalam beberapa hari terakhir, Stretford kerap terlihat di tempat latihan MU di Carrington. Setelah datang pada Rabu 22 Januari 2014, dia kembali menemui Woodward pada Kamis pagi waktu setempat.
Situasi ini membuat MU berupaya keras untuk mempertahankan Rooney. Terlebih, bukan hanya Chelsea yang menunjukkan minat. Mantan manajer Chelsea yang saat ini membesut Real Madrid, Carlo Ancelotti, sempat mengutarakan keinginan merekrut Rooney.
Manajer MU, David Moyes meminta manajemen MU untuk menawarkan kontrak jangka panjang kepada Rooney. Tak ketinggalan nominal gaji sebesar 300 ribu pounds (setara Rp6 miliar) per pekan. Itu jauh di atas gaji saat ini, yakni sebesar 82 ribu pounds per pekan.
Namun, menurut spekulasi yang berkembang, Moyes sempat bimbang untuk mempertahankan Rooney. Harga transfer 75 juta pounds (setara Rp1,5 triliun) lantas disebut-sebut sebagai nilai yang pantas untuk pemain 28 tahun ini.
Menarik disimak bagaimana masa depan Rooney bersama MU. Apakah kehadiran Mata benar-benar akan membuatnya pergi? Atau Rooney akan tetap bertahan?.***
Segmen News – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merilis hasil kajian yang memetakan daerah-daerah rawan di Pemilihan Umum 2014. Salah satu aspek yang dilihat dalam pemetaan ini adalah politik uang.
Dari 510 kabupaten dan kota di Indonesia, Bawaslu menilai 34 di antaranya sangat rawan terjadi politik uang saat gelaran pemilihan umum. Sementara, 268 lainnya rawan dan 208 sisanya aman dari politik uang.
Komisioner Bawaslu Daniel Zuhron seperti dikutip dari vivanews.com, menuturkan, kerawanan ini ditentukan dengan jumlah warga miskin di daerah tersebut. “Apabila penduduk miskin lebih dari 30 persen dari jumlah pemilih di sebuah kabupaten atau kota, kami nyatakan sangat rawan (politik uang),” kata Daniel di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Januari 2013.
Suatu daerah dikatakan rawan apabila sebanyak 10-30 persen dari jumlah penduduk di sebuah kabupaten atau kota, miskin. Apabila kurang dari 10 persen, kecamatan di sebuah kabupaten atau kota berada di atas ambang batas kewajaran dinyatakan sebagai daerah yang aman.
“Potensi kerawanan dalam tahapan kampanye ditentukan dengan menilai potensi terjadinya money politic,” katanya.****
Indragiri Hulu (SegmenNews.com)- Tahun 2014, Dinas PU Inhu akan mengelola anggaran sekitar Rp310 miliar. Prioritas anggaran tersebut untuk kegiatan fisik penunjang pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) VIII Riau di Kabupaten Inhu.
“Kegiatan fisik penunjang pelaksanaan Porda diantaranya rehab Wisma Atlet, penyelesaian Gedung Dang Purnama Rengat, Kantor Bupati Inhu, Gedung STIE Indragiri dan pelebaran Jalan Batu Canai yang akan digunakan untuk menuju Stadion Batu Canai,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU Kabupaten Inhu, Teguh Krisyanto, kemarin.
Teguh menambahkan, paling lambat pada tanggal 1 Februari 2014 mendatang, berbagai kegiatan penunjang pelaksanaan Porda VIII Riau tersebut sudah masuk proses lelang dan akhir Februari sudah bisa mulai dilakukan pekerjaan. Sebab jika dihitung menjelang pelaksanaan Porda, waktu efektif untuk pengerjaan sejumlah kegiatan fisik tersebut hanya menyisakan 6 bulan.
Untuk tahun 2014 ini, proses lelang aka dilakukan langsung oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang saat ini berada di bawah nauangan Bagian Aset Setda Inhu. “Jadi seluruh proses lelang mulai tahun 2014 ini akan terpusat di ULP,” ucapnya seperti dilansir inhusatu.com.***(inh)
Duri (SegmenNews.com)- Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Bengkalis, H Arianto berharap, pencetakan 50 hektare sawah baru di Desa Kesumbo Ampai, Kecamatan Mandau tahun 2013 lalu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Harapan tersebut dikatakan Arianto saat meninjau komplek persawahan di Desa Kesumbo Ampai Sabtu (25/1/2014). “Harapan kita, pencetakan sawah baru yang didanai APBN ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kelolalah lahan persawahan ini dengan sebaik mungkin, jangan sampai lahannya dialihfungsikan pula,” pesannya.
Dalam peninjauan singkat bersama Anita (Kades Kesumbo Ampai) dan Iswadi (Kasi Teknologi Mekanisasi Distanak Bengkalis), Arianto menyaksikan dari dekat hamparan sawah nan menghijau.
Meski sawah ini baru saja dibuka, menurut Iswadi, pertumbuhan bibit padi varietas unggul lokal yang ditanam petani menggembirakan hati.
Selaku Kades, Anita pun tampak senang menyaksikan warganya rajin turun ke sawah. “Ada 100 KK warga yang dapat lahan persawahan ini. Masing-masing KK mengusahakan lahan sawah seluas setengah hektare. Sudah ada petani yang panen. Kita berharap ini mampu menambah pendapatan mereka,” katanya.
Sementara itu, Kasi Teknologi Mekanisasi Distanak Bengkalis, Iswadi mengaku pencetakan sawah baru ini menelan dana Rp10 juta per hektare. Sebanyak 75 persen dana digunakan untuk pencetakan fisik sawah dan 25 persen lagi untuk pengadaan Saprodi berupa bibit, pupuk, dan insektisidanya. ***(yud)
Tandun (SegmenNews.com)– Dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Tandun di Masjid Uswatun Khasanah Desa Bono Tapung Kecamatan Tandun, Minggu (26/1/14) menggelar acara tablik akbar yang dihadiri Bupati Rokan Hulu.
Tabligh Akbar juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Rohul Hj Maghdalisni Achmad, Anggota DPRD provinsi Riau Drs. H. Sayed Abubakar A Assegaf M.Si, Anggota DPRD Rohul Gusri S.Si, Camat Tandun Irwandi S.Sos,M.Si, sejumlah kepala satuan kerja, Upika Tandun, semua Kades di Kecamatan Tandun, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus dan anggota BKMT, serta diramaikan seribuan masyarakat di kecamatan setempat
Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi menyampaikan dalam sambutannya, bahwa ditahun ajaran 2014 ini seluruh sekolah umum tingkat SLTP dan SLTA di Rohul bakal menerima pelajaran agama.
Murid tersebut bakal menerima pelajaran agama seperti Ilmu Tauhid, Ahlak Budi Pekerti, Syariah dan Fikih/Hukum-hukum Islam, Tafsir dan Hadist, dan Sejarah Kebudayaan Islam, mulai pukul 14:00 wib hingga pukul 17:00 wib.
Bupati menginginkan seluruh generasi muda di Rokan hulu akan memiliki nilai-nilai agama dan akhlak yang tinggi yang akan berguna bagi kemajuan Rokan Hulu di masa yang akan datang.
Diacara Tablik akbar tersebt Bupati juga menjelaskan, Bupati juga menjelaskan soal Undang-Undang (UU) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selaku program pengobatan gratis bagi masyarakat tidak mampu.
“Setiap desa di Indonesia bakal mendapatkan alokasi dana 10 persen dari APBN. Dana sekitar Rp1 miliar itu untuk pembangunan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.***(adv/hum)