Beranda blog Halaman 2728

Dukung Magrib Mengaji, Bupati Bengkalis Bagikan Al-qur’an

Bupati Herliyan Saleh menyerahkan alqur'an kepada pengurus masjid dan musholla
Bupati Herliyan Saleh menyerahkan alqur’an kepada pengurus masjid dan musholla

Bengkalis (SegmenNews.com)- Terhitung dari tahun 2013, Pemerintah Kabupaten Benkalis telah membagi-bagikan sebanyak 4.110 unit alqur’an, dan ditahun 2014 Pemda juga akan menyiapkan 10 ribu alqur’an lagi.

Menurut Bupati, pembagian alqur’an tersebut merupakan dukungan terhadap program magrib mengaji di Bengkalis. Agar kedepan magrib mengaji terus berkumandang di Bengkalis.

“Mari kita hidupkan dan menggelorakan magrib mengaji, program mahrib mengaji merupakan sesuatu hal yang penting untuk menanamkan cahaya islami dalam jiwa setiap individu yang mau melaksanakan,” ujar Bupati Herliyan Saleh saat memberikan sambutan diacara puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal 1435 Hijriah, Selasa (14/1/14)  Masehi malam di Masjid Istiqomah.

Dikesempatan maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati juga mengajak seluruh umat Islam agar meneladani Nabi Muhammad SAW, sebab petunjuk yang diberikan Nabi adalah petunjuk bagi kaum muslimin yang harus diikuti, agar terbentuk insan-insan yang berakhlak mulia.

“Mari secara bersama-sama meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam rangka meningkatkan akhlak yang mulia. Menjaga kekompakan dan keamanan di daerah menjelang dan pada pelaksanaan Pemilu 2014 mendatang,” ajak Bupati.

Hadir dikesempatan itu, Sekda Bengkalis Burhanuddin, Kepala Kantor Kemenag Bengkalis Jumari, Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo, serta sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Bengkalis.***(zul/adv)

Anas Kurang Sabar Berpolitik

anas bJakarta (SegmenNews.com) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) ProDem, Andrianto menilai bahwa mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum hanyalah korban dari sistem politik.

“Kita cukup prihatin dengan Anas, bilamana clean Anas sosok ideal. Nah, masalahnya yang ideal belum tentu cocok dengan sistem politik hari ini yang sangat liberal, ya korbannya Anas ini. Anas kurang sabar dalam berpolitik,” ujar Andrianto kepada Okezone, di Jakarta, Selasa (14/1/2014).

Dia yakin pria asal Blitar, Jawa Timur itu tidak akan berani membongkar apapun termasuk soal lembar halaman berikut terkait kasus yang menderanya.

“Saya rasa Anas tidak akan membongkar apapun termasuk soal lembar halaman, itu sama saja menyatakan Anas terlibat. Padahal Anas sudah tersandera dengan sesumbarnya yakni digantung di Monas,” lanjut pria yang juga Direktur SUN Institute itu.

Kata dia, KPK justru akan sangat mudah jika memakai pembuktian terbalik, yakni kekayaan Anas yang dianggap tidak wajar.

“Anas sedang membangun opini seakan ada unsur politis, tapi dari track record selama ini KPK masih dapat kita percaya,” tuturnya.

Di dalam politik modern di Indonesia, kata dia, apabila sudah masuk penjara apalagi kasus korupsi karier politiknya sudah otomatis tamat.

“Anas enggak punya bukti, kan sudah hampir satu tahun mana halaman berikutnya? Kan memang tidak ada? Dulu hanya ucapan emosi saja,” sergahnya.***

sumber: okezone

Tertipu, Nenek Hadang Bupati Siak

Maimunah menunjukkan surat yang dijanjikan pria yang mengaku ajudan Bupati
Maimunah menunjukkan surat yang dijanjikan pria yang mengaku ajudan Bupati

Siak (SegmenNews.com)- Maimunah 66 tahun nekat menghadang Bupati Siak, Syamsuar, Senin (13/1/14). Nenek itu menagih janji dari pria yang mengaku ajudan Bupati bernama Hartono.

Menurut Nenek itu, dia telah memberikan uang sebesar Rp 11 juta kepada pria yang mengaku ajudan Bupati untuk penyelesaian pembayaran tanah warga dengan PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit.

Kata nenek, Hartono menjanjikan kepada warga menyelesaikan uang ganti rugi lahan seluas 520 Ha, namun untuk meloloskan rencana itu Hartoni meminta uang kepada warga.

“Hartono berhasil meyakini warga dengan menunjukan sebuah surat yang berasal dari PT. RAPP, yang berisi keterangan pembayaran ganti rugi yang akan dilakukan oleh PT. RAPP itu kepada warga senilai Rp. 37.000 per meter persegi. Namun warga harus menyerahkan sejumlah uang kepada Hartono,” terang Maimunah.

Selain mengaku ajudan Bupati, Hartono juga mengaku kepada warga bahwa dia adalah intelijen dari Jakarta.

“Kasihanilah saya pak. Saya ini orang susah, dan uang itu rencana untuk menyekolahakan anak saya,” iba Maimunah yang berhasil menghadang Bupati.

Mendengar pengakuan Maimunah, Bupati sontak kaget, sebab menurut Bupati tidak ada ajudannya yang bernama Hartono yang disebu-sebut nenek itu. Bupati menyarankan agar nenek tersebut membuat laporan kepada polisi.

“Ini penipuan, saya tidak punya ajudan bernama Hartono itu, ibu harus segera membuat laporan kepada polisi,” ujar Bupati Syamsuar.

Namun ungkapan Bupati tersebut membuat nenek semakin sedih, sebab menurutnya Bupati pernah menjanjikan untuk menyelesaikan permasalahan pembayaran ganti rugi lahan dengan pihak PT.RAPP sebelum menjabat sebagai Bupati.

“Saya juga sedih, Bupati hingga kini juga tidak menepati janjinya, padahal dulu sebelum ia terpilih ia berjanji akan menyelesaikan permasalahan ini, namun lihatlah tadi apa yang dia katakan,” keluh Maimunah.***(rinto)

Oknum PNS Wanita Ini Selingkuhi Rekan Suaminya

ilustrasi
ilustrasi

SegmenNews.com– Seorang wanita yang berstatus pegawai negeri sipil di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tertangkap basah berselingkuh dengan seorang guru spiritual yang tak lain adalah rekan suaminya.

Sang suami pelaku yang menangkap basah istrinya berselingkuh dengan rekannya di sebuah rumah kos, langsung menghajar pelaku hingga babak belur dan bersimbah darah.

Keributan itu bermula saat Amiruddin, warga Kabupaten Pangkep, Sulsel, yang juga seorang PNS di Kabupaten Pangkep, mendatangi rumah di Jalan Anggrek, Kecamatan Panakukkang, Makassar. Rumah kos itu dihuni istrinya bersama teman selingkuhannya.

Amiruddin yang curiga dengan gerak-gerik istrinya berhasil menangkap basah tengah berduaan dengan rekannya bernama Wahyubin. Pria tersebut merupakan mantan gurunya dalam menggeluti ilmu pengobatan gaib dan rukyah.

Tak tahanmenahan emosi, Amir langsung menganiaya pelaku dengan cara meninju dan menendang hingga bersimbah darah. Menurutnya, Wahyubin adalah guru cabul yang telah mencabuli ketiga muridnya termasuk istrinya.

Warga sekitar lokasi yang mendengar kegaduhan di rumah kos melaporkan kejadian itu ke Mapolsekta Panakukkang. Polisi langsung mengamankan pasangan suami istri ini ke kantor polisi. Sementara Wahyubin yang babak belur, dievakuasi ke rumah sakit guna menjalani perawatan oleh tim medis.

Sementara itu, pelaku wanita membantah dirinya berselingkuh dengan lelaki tersebut. Menurutnya, saat itu dirinya hendak mengambil pakaian di rumah kos itu dan meminta Wahyubin menemaninya mengemas pakaiannya.

Kasus perselingkuhan disertai penganiayaan itu dalam penanganan petugas Polsekta Panakkukang. ***

Sumber : okezone

Dinilai Sering Absen, PNS Golongan II DTKKP Dumai Terancam Dipecat

pns terancam dipecatDumai (SegmenNews.com)– Seorang PNS yang bertugas di Kantor Dinas Tata Kota Kebersihan dan Pertamanan (DTKKP) terancam dipecat. Pasalnya, PNS golongan IIB yang bernama Roni Kaster tersebut sering tidak hadir.

“Kita sedang memproses penjatuhan hukumannya. Dia memang sudah lama tidak hadir,” ujar Sepranef.

Dikatakannya, Roni Kaster terhitung sudah dua bulan tidak pernah hadir. Sementara itu tidak ada keterangan resmi atas ketidakhadiran tersebut. Artinya, Roni Kaster termasuk PNS yang melanggar disiplin PNS.

“Kalau terbukti yang bersangkutan lebih 45 hari tidak hadir, dia bisa diberhentikan. Itu sesuai PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. Kadisnya sudah pernah diingatkan,” ujarnya.

Selain itu, pihak BKD pun sudah beberapa kali mengingatkan Roni Kaster. Namun, tidak ada itikat untuk mengubah prilakunya sehingga hukuman berat mungkin saja dijatuhkan.

Diterangkannya, sesuai Protap, PNS boleh izin kalau ada surat keterangan yang dikirimkan ke kepala tempat ia bekerja. Hal itupun harus atas persetujuan atasannya tersebut. Sedangkan, bagi Kepala Dinas atau kepala kantor, izinnya harus disetujui oleh Walikota.

“Selama tidak ada surat dan persetujuan Walikota, apapun alasannya, Kadis dianggap tidak hadir. Kecuali dinasnya sedang di luar, berarti ia hadir,” katanya. ***

Sumber : Tribun Pekanbaru

Gawat! Kecoa ‘Bersarang’ Di Telinga Pria ini

kecoa (ilustrasi)
kecoa (ilustrasi)

SegmenNews.com- Rasa sakit luar biasa yang dialami seorang pria Australia membawanya ke rumah sakit. Hendrik Helmer menyangka seekor laba-laba masuk telinga kanannya, namun dokter justru menemukan bangkai kecoa sepanjang tiga perempat inci atau sekitar dua sentimeter di dalamnya.

Insiden ini terjadi di kota kecil di selatan Darwin Australia. Dilansir ABC News, Helmer bangun dengan rasa sakit di telinga kanannya. Dia takut seekor laba-laba beracun memasukinya. Terlebih Australia memang terkenal sebagai benua dengan banyak spesies laba-laba berbahaya.

Helmer lantas mencoba mengeluarkan sumber rasa sakit tersebut dengan memasukkan air ke telinganya. Karena semakin sakit, dia menggunakan vacuum cleaner untuk menarik keluar serangga itu.

Tetapi usahanya sia-sia dan rasa sakitnya kian menyiksa. Helmer segera mencari bantuan medis. Akhirnya, dokter dapat mengambil serangga tersebut menggunakan tang. Pihak medis yang menangani kasus Helmer mengatakan belum pernah menemukan kasus serupa. Apalagi kecoa yang ditemukan terbilang berukuran besar.

“Mereka mengatakan bahwa mereka tidak pernah menarik serangga sebesar ini dari telinga seseorang, ” ucap Helmer kepada ABC News. Dia menambahkan, “Apapun yang masuk ke telingaku sangat tidak menyenangkan sama sekali”.

Kecoa tersebut mati setelah masuk lebih dalam ke telinga Helmer. Agar kejadian yang sama tak terulang lagi, teman-temannya menyarankan Helmer untuk menggunakan headphone saat tidur.***

sumber: viva

Ronaldo Hadiri Laga Barca Kontra Atletico

Seorang fans membentangkan syal-101Great-Goals
Seorang fans membentangkan syal-101Great-Goals

SegmenNews.com– Cristiano Ronaldo diketahui menghadiri laga antara Atletico Madrid versus Barcelona. Bahkan Ronaldo mengambil tempat duduk di belakang Lionel Messi yang di pertandingan itu menjadi pemain cadangan. Apakah Ronaldo bermaksud untuk memantau permainan rivalnya itu?

Tapi, tunggu dulu, ternyata itu bukanlah Ronaldo yang asli. Seorang suporter Barcelona yang iseng ternyata membawa sebuah boneka yang didandani seperti CR7.

Dilansir 101Greatgoals, sang suporter dengan berani memainkan boneka tersebut di belakang Messi. Selain itu, ternyata dia juga membentangkan sebuah syal yang bertuliskan “Anti Madridista”.

Seorang fans membawa boneka Ronaldo

Tentunya, ini menjadi sebuah tindakan provokatif. Selain membentangkan tulisan “Anti Madridista”, belakangan diketahui kalau boneka yang digunakan oleh sang suporter adalah alat bantu seks.

Tindakan dari suporter Barca itu mengisyaratkan sebuah dukungan terhadap Messi yang dinilai lebih pantas meraih gelar Ballon d’Or 2013. Seperti yang diketahui, saat ini Messi dan Ronaldo masih bersaing untuk bisa meraih gelar prestisius itu.

Diprediksi, keduanya menjadi kandidat terkuat untuk meraih gelar itu. Ronaldo di sepanjang musim ini lebih mentereng ketimbang Messi. Wajar, pasalnya Ronaldo sama sekali tidak terkendala dengan cedera sehingga dia bisa mencetak 20 gol dari 17 penampilannya.

Sedangkan Messi, saat ini baru saja kembali dari cedera panjangnya. La Pulga masih berusaha untuk menemukan kembali sentuhan emasnya yang sempat hilang.***

sumber:viva

Samsung Siapkan Tablet Berlayar Lengkung

samsungSegmenNews.com– Samsung dikabarkan tak hanya meluncurkan Galaxy Tab Pro, Galaxy Note Pro, dan menyiapkan Galaxy Tab 3 Lite saja. Tetapi juga tablet dengan layar lengkung yang kabarnya akan dinamai Galaxy Tab Round.

Sebelumnya, pabrikan Korea Selatan ini telah merilis smartphone layar lengkung melalui Galaxy Round. Sama seperti smartphone Galaxy Rpound yang diperkenalkan akhir 2013 lalu, tablet Galaxy Tab Round ini kabarnya akan mengusung layar lengkung berteknologi OLED (Organic Light Emiting Diode) fleksibel.***

sumber:viva

Selamatkan Istana dari Banjir, Jokowi Siapkan 7 Pompa di Pluit

Banjir di jalan antara Monas dan Istana Negara (Antara/ Fanny Octavianus)
Banjir di jalan antara Monas dan Istana Negara (Antara/ Fanny Octavianus)

SegmenNews.com– Awal 2014, Jakarta kembali dikepung banjir. Berbagai upaya terus dilakukan untuk mengatasi banjir, salah satunya dengan perbaikan rumah pompa yang ada di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Pompa tersebut mengalirkan air langsung dari Waduk Pluit ke laut.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengatakan di rumah pompa Muara Baru, total ada tujuh pompa yang disiagakan. Empat di antaranya adalah pompa lama yang sudah diperbaiki dan tiga lainnya pompa baru.

“Jadi ini ada tujuh pompa. Empat difungsikan, tiga lagi belum. Ini cukup sedot air dari Waduk Pluit ke laut,” kata Jokowi di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin, 13 Januari 2014.

Jokowi memastikan tujuh pompa itu sudah cukup mengalirkan air. Kata Jokowi, itu dilihat dari kondisi Kali Pakin, Jakarta Utara yang masih surut. Padahal, sebelumnya, hujan sebentar saja langsung meluap.
Jika Kali Pakin surut, diharapkan air yang mengalir ke Istana Negara bisa dialihkan melalui kali itu. Dari sana, air langsung menuju ke Waduk Pluit. Kemudian di buang ke laut.

“Tadi, lihat di Kali Pakin airnya habis sampai ke dasar. Oleh sebab itu yang di Jembatan Merah akan dibuka pintunya sehingga masuk ke Kali Pakin lalu ke rumah pompa Waduk Pluit,” katanya.

Jokowi menambahkan, secara teknis manajemen air untuk menyelamatkan Istana Negara yakni dengan membuka Pintu Air Manggarai, kemudian mengalirkannya ke Pintu Air Jembatan Merah, Pintu Air Ancol lalu muaranya di Waduk Pluit.

“Yang jelas kalau air dari Manggarai itu dibuka maka akan masuk ke rumah pompa Waduk Pluit, yang kanan kiri Istana sebagian masuk ke Jembatan Merah. Sebagian dilarikan ke Ancol, dan sebagian dilarikan ke Pluit lalu dibuang ke laut semuanya.”

Sementara itu, operator penanggung jawab rumah pompa Waduk Pluit, Joko, menuturkan bahwa pengoperasian tujuh pompa di Waduk Pluit disesuaikan dengan ketinggian air di waduk tersebut. Menurut Joko, saat ini ketinggian muka air di Waduk Pluit minus 165 cm di bawah ± 0 cm.
Sehingga yang dioperasikan hanya empat pompa. Namun, jika ketinggian Waduk Pluit di atas normal atau di atas plus 200 cm, maka segera dioperasikan semuanya.

“Sekarang yang diopersikan hanya empat karena ketinggian Waduk Pluit masih normal. Kalau sudah di atas normal, baru dioperasikan semuanya. Yang penting ketinggian air tetap dijaga,” kata dia.

Tujuh pompa itu memiliki kapasitas yang berbeda-beda. Empat pompa lama mempunyai daya sedot air 4,3 meter kubik per detik. Sedangkan tiga pompa baru memiliki daya sedot 6 meter kubik per detik. “Kalau kapasitas totalnya tinggal dikalikan saja sendiri,” ujarnya.***

sumber: vivanews

Banjir Melanda Lima Desa di Kampar

Kantor Desa Bangun Sari Kampar
Kantor Desa Bangun Sari Kampar

Kampar Kiri Hilir (SegmenNews.com) – Sebanyak lima desa di Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar sejak Minggu (12/1/2014) kemarin, dilanda banjir akibat meluapnya air Sungai Kampar.

Ratusan rumah di sepanjang bantaran Sungai Kampar terendam banjir.

Informasi yang dirangkum di lapangan, Senin (13/1/2014) banjir yang melanda lima desa tersebut adalah Bangun Sari, Mentulik, Rantau Kasih, Gading Permai dan Sungai Bungo.

Kapolsek Kampar Kiri Hilir, AKP Nurma ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya banjir di lima desa tersebut.

“Banjir melanda lima desa di Kecamatan Kampar Kiri Hilir sejak hari Minggu (12/01/2014) karena tingginya curah hujan,” ungkapnya.

Dituturkannya, hingga kini belum ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut. “Kemarin korban jiwa nihil,” katanya singkat.***(zul)