Beranda blog Halaman 2751

Buruh Migas Obrak Abrik Kantor Disnaker Riau

net
net

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Ratusan buruh minyak dan gas bumi (migas) yang tergabung dalam beberapa organisasi massa, Rabu siang (4/12/2013), mengamuk dengan merusak sejumlah perabotan yang berada di Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau.

“Kejadiannya sekitar jam 10.30 WIB. Awalnya mereka cuma di luar gedung, namun kemudian memaksa masuk dan merusak banyak berabotan,” kata Zulhendri, pegawai Disnaker Riau.

Tampak sejumlah perabotan seperti meja, kursi dan vas bunga yang berada di lantai dasar hancur dan berserakan.

Massa juga mengobrak-abrik sejumlah perabotan yang berada di ruang Kepala Dinas Tenaga Kerja Riau.

Saksi mata mengatakan, awalnya massa mengatasnamakan Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) itu berunjuk rasa menuntut realisasi penaikan upah buruh migas.

Massa ketika itu mengaku telah membawa surat protes untuk Kadisnaker Riau dan hendak diberikan secara langsung.

“Namun waktu kejadian, Kadis sedang tidak berada di tempat. Keluar kota untuk urusan dinas,” kata saksi.

Aparat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Komandan Arief Fajar Satria yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan aksi demonstrasi yang dilakukan para buruh adalah ilegal.

“Itu karena mereka tidak menyampaikan surat ke Polresta terkait aksi yang dilakukannya ini,” kata dia.

Dia mengatakan, anggota telah ditugaskan untuk mengumpulkan bukti-bukti perusakan dan memburu para pelakunya. “Ini sudah merupakan tindakan anarki jadi pelakunya harus ditindak,” katanya.***

Sumber : antara

MTQ Ciptakan Generasi Qur’ani

alqur'anSiak (SegmenNews.com)- Anggota DPRD Siak, Arlisman menyampaikan bahwa Alquran sebagai kitab suci bagi umat muslim, juga merupakan pedoman hidup manusia. Maka diharapkan helatan MTQ dapat menciptakan generasi yang Qur’ani.

“Melalui MTQ diharapkan bisa tercipta masyarakat dan generasi muda yang berjiwa qurani menuju terbentuknya masyarat madani,” paparnya disela-sela pembukaan Musabaqah Qiratil kutub di Kecamatan Koto Gasib, senin (2/12) malam.

Sebagai umat muslim, seharusnya merenungkan dalam-dalam betapa alquran mempunyai pengaruh luar biasa terhadap masa depan
dakwah. Dakwah Rasullah shallahu alaihi wasallam pernah menghasilkan generasi yang tidak pernah dikena sebelumnya, yaitu
generasi shahabat.

Perintah iqra (bacalah), bermakna membumikan nilai dan isi kandungan kitab suci alquran dalam gerak langkah kehidupan pribadi
setiap muslim, sangtlah penting, sehingga tercerminnya nilai-nilai akhlak, dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat.

Memasyarakatkan dan menerapkan nilai-nilai yang terkandung didalam alquran merupakan mampu mengayomi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakannya, oleh karena itu, dengan mendalami nilai-nilai qurani tersebut.***(adv/rin)

Kejam, PRT di Siak Buang Bayinya Sendiri

MR dirawat di RSUD Siak (SegmenNews.com)
MR dirawat di RSUD Siak (SegmenNews.com)

Siak (SegmenNews.com)- MR (18) warga Parit 1-2, Desa Kampung Dalam, Kecamatan Sei Apit, Kabupaten Siak tega membuang anak laki-lakinya yang baru berumur satu hari didepan rumah warga.

MR yang bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) majikannya, Siti Aminah mengalami pendarahan hebat dibawa berobat ke praktek dr Herlina Spog di Jalan Balai Kayang II, Senin (2/12/13).

Merasa Curiga majikannya menginterogasi MR, alhasil MR mengakui telah melahirkan dan membuang anaknya di depan salah satu rumah tetangga Hadi Siswanto.

Mendengar pangakuan pembantunya, Siti Aminah melaporkannya ke Polsek Siak. MR segera dibaa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan pengaalan ketat kepolisian.

Kapolres Siak AKBP Dedy Rachman Dayan melalui Kapolsek Siak Kompol Suparno, Selasa (3/12/13) membenarkan pembuangan bayi tersebut.

“MR saat ini masih dalam proses pengobatan medis di RSUD Siak. Akibat mengalami pendarahan usai melahirkan,” ujar Kompol Suparno.

Akibat perbuatannya, MR dijerat pasal 77 Undang-undang (UU) nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama 5 (lima) tahun dan denda Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).***(rinto)

Pleno KPUD Siak, AMAN Unggul di Pilgubri

int
int

Siak (SegmenNews.com)- Pleno KPUD Kabupaten Siak, Pasangan Calon Gubernur Riau ( Cagubri) nomor urut 2 yakni Annas Maamun dan Arsyadjuliandi Rahman alias Andi Rachman atau “AMAN” raih suara terbanyak, Selasa (3/12/13).

Rapat Pleno yang berlangsung di gedung Maharatu. AMAN raih kemenangan di 14 kecamatan se-Kabupaten Siak dengan jumlah 79.528 suara dengan persentase 64,23 %, sementara untuk HA hanya meraih suara 44,289 suara dengan persentase 35,77 %. Sementara itu, jumlah pemilih dalam salinan daftar pemilih tetap sebanyak 259.057 pemilih, dan yang menggunakan hal pilihnya sebanyak 125.254 pemilih, dan pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya sebanyak 133.803 pemilih. Untuk jumlah pemilih dari Tempat Pemilihan Suara (TPS) lain sebanyak 1.515 pemilih.

Dan untuk penerimaan dan penggunaan surat suara yakni 265.457 termasuk surat suara cadangan, dan surat suara terpakai sebanyak 126.769, untuk surat suara yang dikembalikan pemilih karena rusak atau keliru dicoblos sebanyak 77 surat suara, dan surat suara yang tidak terpakai sebanyak 138.611 surat suara.

Rapat pleno KPUD Siak dipinpim langsung Ketua Agus Salim, dan didampingi anggota yakni Sri Indrayani, Sariman, Joko Susilo, dan April Karya. Dalam proses pleno masing-masing Panitia Pimilihan Kecamatan (PPK) membacakan hasil pemilihannya, disana diketahui bahwa AMAN menang jauh dari HA di masing-masing kecamatan.

Usai pleno Ketua KPUD Siak Agus Salim mengatakan bahwa sesuai hasil yang dibacakan bahwa dalam Pilgubri putaran kedua ini dimenangkan pasangan nomor urut 2 yakni Annas Maakmun dan Arsyadjuliandi Rahman, dengan persentase cukup jauh dari pasangan nomor urut 1 HA.

“Hasil pleno ini, terbukti pasangan nomor urut 2 yakni Annas Maakmun dan Arsyadjuliandi meraih suara 64,23 %, dan pasangan nomor urut 1 HA dengan suara 35,77 %. Hasil tersebut akan disampaikan ke KPU Provinsi Riau,” ujar Agus.***(rinto)

Plaza Citra Pekanbaru Terbakar

Plaza Citra Pekanbarru terbakar (knc)
Plaza Citra Pekanbarru terbakar (knc)

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Plaza Citra Pekanbaru di Jalan Pepaya terbakar pada Senin (2/12/2013) sekitar pukul 22.00 WIB.

Api diduga api berasal dari lantai 1 sekitar toko sepatu buccerry.

Akibatnya ruas jalan di sekitar Plaza Citra, baik di Jalan Pepaya, Jalan Tuanku Tambusai maupun Jalan sudirman padat merayap, masyarakat menyaksikan plaza yang terbakar itu.

Kapolsek Sukajadi Kompol Zurinis yang ditemui di TKP membenarkan terjadinya kebakaran. ”Petugas sedang bekerja, sabar ya,” katanya.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran berupaya memadamkan api.***(chir/knc)

Bocah Cabuli Balita di Siak Hulu

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Aparat Polresta Pekanbaru, menangani kasus dugaan pencabulan terhadap seorang balita yang dilakukan seorang bocah berusia tujuh tahun.

AD (29), ibu korban, sekaligus saksi atas kejadian tersebut dalam laporannya di Kepolisian yang diterima wartawan, Senin siang, mengatakan, peristiwa itu berlangsung pada Kamis (28/11/2013) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kejadiannya menurut saksi berawal ketika anaknya ZH (4), sedang bermain di belakang rumahnya di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Ketika itu, kata saksi, anaknya kemudian pulang ke rumah sambil menangis dan mengatakan kepada pelapor bahwa dia telah diperlakukan secara amoral oleh pelaku SL (7).

“Selama beberapa hari ini, anak saya sulit buang air kecil dan selalu merasakan sakit. Saya kemudian berinisiatif melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian,” kata saksi.

Saksi mengaku sengaja melaporkan kasus tersebut ke Polresta Pekanbaru karena jaraknya lebih dekat dengan lokasi kejadian.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru Kompol Arief Fajar Satria mengaku telah menerima adanya laporkan kasus langka tersebut.

“Kasusnya ini sangat langka, bocah dituduh mencabuli balita. Kasusnya masih dalma penyelidikan termasuk memintai keterangan saksi-saksi dan pelaku,” katanya.

Kasus pencabulan anak dibawah umur sudah berulang kali terjadi dan dilaporkan ke pihak Polresta Pekanbaru.

Bahkan kasus lebih parah sempat terjadi dan menggemparkan warga, dimana seorang ayah, BP (38) ditangkap aparat karena tega mencabuli P (13) putri kandungnya.***

Sumber : antara

 

MUI: Hentikan Bagi-Bagi Kondom

int
int

Jakarta (SegmenNews.com)– Perayaan memperingati hari AIDS 1 Desember lalu menimbulkan keprihatinan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecewa karena masih ada aktivitas bagi-bagi kondom gratis dalam kegiatan tahunan itu.

Ketua MUI Pusat Anwar Abbas meminta Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi untuk memperbaiki rangkaian kegiatan bertajuk Pekan Kondom Nasional itu.

“Tolong kegiatan yang digagas Kemenkes jangan diisi kegiatan bagi-bagi kondom gratis kepada siswa dan mahasiswa,” katanya kemarin.

Menurut Anwar kegiatan bagi-bagi kondom itu bisa dimaknai negatif. Yakni sama saja menyuruh pemuda supaya menggunakan kondom kalau akan berhubungan seks. “Bisa dianggap supaya aman, pakailah kondom,” ujar dia.

Anwar mengingatkan bagi-bagi kondom kepada pelajar itu tidak tepat karena mereka belum ada ikatan suami istri. Dia mengatakan upaya kampanye seperti ini tentu menyesatkan. Selain itu bisa mendorong perilaku seks bebas meskipun dengan aman.

“Jadi tolong dihentikan bagi-bagi kondomnya,” tuntut Anwar.

Menurutnya masih banyak cara yang bisa dilakukan dengan lebih baik dan bermoral, serta sesuai dengan falsafah pancasila. Diantara cara yang menurutnya lebih baik adalah dengan media pembelajaran di sekolah. Misalnya menggunakan peran guru biologi dan agama. Mereka diminta mengajarkan perilaku hidup yang sehat dan bergama.

“Ujungnya juga sama, yakni mencegah penularan HIV-AIDS. Tapi ini lebih baik,” tuturnya. Dia berharap masukan dari MUI ini mendapatkan respon dari Kemenkes. (jpnn)

 

Askes BHL di Dinas TRCK Rohul Terkendala Persyaratan

petugas kebersihanRokan Hulu (SegmenNews.com)- Dari 275 orang Buruh Harian Lepas (BHL) kebersihan di Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (TRCK) Kabupaten Rokan Hulu hanya sebanyak 100 orang yang masuk Asuransi Kesehatan (Askes).

Menurut Kabid Kebersihan dan Pertamanan, Zulkifli, SP tadi pagi, banyaknya BHL yang belum masuk Askes disebabkan kendala persyaratan, seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan sudah lanjut usia.

“Kita pernah bekerjasama dengan perusahaan jasa asuransi kesehatan prudential, tapi hanya 100 orang BHL yang diterima. Sebab mereka tidak memenuhi syarat,” ungkapnya.

Akunya, sebagian besar pekerja kebersihan berumur 50 tahun. Selain itu gaji BHL kebersihan hanya Rp 1.050.000, itu juga menjadi kendala pengurusan asiransi.

“Kita akan upayakan lagi asuransi bagi 50 pekerja BHL kebersihan yang baru masuk,” imbuhnya.***(r4n)

Reses, warga Kecewa Pelayanan Publik

resesSiak (SegmenNews.com)- Selain masalah infrastruktur jalan, listrik dan air, pelayanan publik yang selama ini telah diinstruksikan Pemerintah agar menjadi pelayanan prima, ternyata masih menjadi keluhan masyarakat terutama terkait pelayanan kesehatan baik di puskesmas maupun Rumah sakit.

Hal ini terungkap dalam gelaran reses III tahun 2012 yang dilaksanakan Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal SH dan Suyud S.Pd di beberapa Kecamatan lingkup dapil 1, salah satunya di Kecamatan Bungaraya pada Sabtu malam lalu.

Salah seorang warga Bungaraya, Karsiman menilai pelayanan kesehatan didaerahnya masih pilih kasih, dipilah dan dipilih sehingga terkesan ada Jamkesmas dan Jam emas.

“Ketika melayani pasien, para petugas akan melihat, apakah pasien tersebut datang dengan membawa jamkesmas atau jam emas, nah, kalau dengan jaskesmas pelayanan lambat dan seadanya sedangkan yang jam emas (istilah untuk pasien mampu/kaya-red), pasti didahulukan dan servis abis,” ungkapnya.

“Mohon kepada bapak Dewan, hal ini disampaikan kepada Pemkab, karena bukankah telah diinstruksikan agar masyarakat dilayani secara prima,” lanjutnya seraya disambut tepuk tangan ratusan warga yang memenuhi arena reses di desa Dayang Suri Kecamatan Bungaraya.

Masih terkait kesehatan, warga juga berharap adanya pelayanan penuh dari RSUD Siak, sehingga pasien tidak harus dirujuk ke Pekanbaru. “Namanya orang sakit ya pak, kita maunya kan tidak dibawa jauh-jauh, cukup di daerah kita saja, lha wong sudahlah sakit, mesti harus menempuh perjalanan jauh, kan makin sakit jadinya, iya kalau selamat dijalan, kalau tidak? kan malah makin repot toh ?” ujarnya dengan logat jawanya yang kental.

Terkait pelayanan pilih kasih yang disebutkan warga, baik Zulfi maupun Suyud, berjanji akan segera menindak lanjutinya dengan melakukan konfirmasi kepada pihak terkait karena kalau hal tersebut benar adanya, jelas telah mengabaikan misi pelayanan prima yang jadi penunjang perwujudan terciptanya pelayanan terbaik di Riau pada 2016 mendatang.

Sedangkan terkait pasien yang dirujuk, dijelaskan Zulfi sangat berkaitan dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) kesehatan itu sendiri. “Kalau soal peralatan medis, sebetulnya RSUD Siak sudah terbilang cukup, namun kendala lebih pada tenaga medis atau juru operasionalnya, kita masih kekurangan SDM dibidang tersebut dan ini juga sudah menjadi pemikiran kita bersama untuk dicarikan jalan keluarnya, harap masyarakat bersabar,” terangnya.***(adv/ra)

waktu Mendesak, SKPD Diminta Gesa Kegiatan

dprd1Siak (SegmenNews.com)– Akhir tahun 2013 semakin dekat. Maka seluruh SKPD Siak pemegang kegiatan diminta sgera menuntaskan kegiatan sebelum melakukan tutup buku.

“SKPD gesa kegiatan sebelum tutup buku, sebab akhir tahun sudah diambang pintu,” tegas Ketua komsi III DPRD Siak, Masri SH.

Berdasarkan intruksi Bupati melalui surat yang sudah disampaikannya kepada DPPKAD ,bahwa tanggal 10 Desember merupakan
deadline.

Jadi untuk mengimbangi surat yang telah dikeluarkan oleh Bupati diminta kepada seluruh SKPD dan bagian yang ada dilingkungan
Pemkab Siak untuk segera mungkin menyelesaikan setiap kegiatan yang ada sesuai dengan tenggag waktu yang tersisa ,”Ujar
Masri.

Sementara itu Irving kahar Efendi ketika ditanya menyebutkan kalau untuk kegiatan dintansinya seperti fisik kalau untuk
kegiatan melalui APBD murni Tahun anggaran 2013 ini sudah mencapai angka 97 persen tidak ada persoalan semunya berjalan
lancar.

Terkecuali ada beberapa kegiatan dinstansinya yang menggunakan dana APBD perubahan belum bisa disampaikan berapa realisasi
fisiknya.***(adv/rin)