Beranda blog Halaman 2765

TKI Terima Warisan Rp 9,5 Miliar dari Majikan

uang di bankSeorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Surabaya yang bekerja di Singapura ini boleh dibilang beruntung. Bagaimana tidak, perempuan berusia 30 tahun tersebut menerima warisan dari Khoo Guat Neo, sang majikan. Sulastri menerima warisan sebesar USD1 juta atau sekira Rp9,5 milliar.

Aktivis Keluarga Migran Indonesia, Suprapti, mengaku mendapat informasi tersebut dari Pujimah, saudaranya yang saat ini juga bekerja di Singapura. Sulastri telah merawat majikannya selama 13 tahun.

“Memang benar ada. Saudara saya tahu di mana Sulastri tinggal, tapi dia berkata tidak boleh memberikan alamat karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dari Sulastri,” kata Suprapti kepada Okezone.

Perempuan yang pernah bekerja di Hong Kong itu sengaja tidak mengungkap identitas lengkap Sulastri demi menjaga keselamatannya. Maklum, saat pulang ke Tanah Air, Sulastri sudah menjadi jutawan.

Dia menjelaskan, peristiwa majikan mewariskan harta kekayaan kepada pekerjanya memang sering terjadi di Singapura. Bahkan, saudaranya sendiri pernah mengalami, namun ia tidak mengetahui berapa nominal yang diterima.

“Saudara saya juga pernah mendapatkan warisan harta. Sekarang dia tinggal di Jakarta,” kata Suprapti yang kini aktif membuka kursus bahasa Inggris.***

sumber: okezone

Surau MZH Rohul Bantah Tudingan Penyimpangan Ajaran

 

Erizal (Syekh Maulana Said Ramhatullah) dan Amir Majelis Tinggi di Surau Suluk itu, didampingi Syahril Topan (Amir Mahkamah Stariah Kealian Se-Asia Tenggara), Tuan Guru Maulana Yunus Muhammad Rahmatullah dan jemaah lainnya saat mengklaririfikasi tudingan  bersama wartawan
Erizal (Syekh Maulana Said Ramhatullah) dan Amir Majelis Tinggi di Surau Suluk itu, didampingi Syahril Topan (Amir Mahkamah Stariah Kealian Se-Asia Tenggara), Tuan Guru Maulana Yunus Muhammad Rahmatullah dan jemaah lainnya saat mengklaririfikasi tudingan bersama wartawan

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Pengurus Surau Majelis Zikir Al-Hidayah, Kabupaten Rokan Hulu membantah semua tudingan tentang ajaran sesat di pengajian mereka. Tudingan itu dinilai adalah fitnah dan juga ada unsur politik.

“Kami tidak pernah keluar dari isi kandungan Alqur’an dan Hadist Rasulullah SAw. Semua itu fitnah, itu ada unsur politik,” bantah Erizal (Syekh Maulana Said Ramhatullah) dan Amir Majelis Tinggi di Surau Suluk itu, didampingi Syahril Topan (Amir Mahkamah Syariah Kealian Se-Asia Tenggara), Tuan Guru Maulana Yunus Muhammad Rahmatullah dan jemaah lainnya, kepada wartawan, Jum’at (15/11/13).

Terkait adanya tudingan di ajaran mereka menyatakan Nabi Adam, bukan manusia pertama. Dijelaskan Syekh Maulana Said Ramhatullah bahwa, di perguruan mereka tidak pernah mengatakan bahwa manusia pertama bukan Adam, tapi Nabi Adam ada isarohnya yang artian boleh percaya boleh tidak, silahkan bagaimana menilainya. Bahkan Perguruan tinggi Agama juga megatakan itu.

Sedangkan tudingan ajaran dipengajian mereka tidak menyembelih hewan kurban. Katanya lagi, di hari Raya Qurban kemarin mereka qurban 18 ekor sapi semuanya dipotong. Yang tidak dipotong hanya sapi bantuan dari Pemerintah, karena itu untuk masyarakat dan ada hukumnya.

“Kalau sapi kurban tetap kami potong dan bagikan, yang tidak kami potong cuma Sapi bantuan Pemerintah untuk masyarakat. kalau kami potong kami bisa di penjara,” bantahnya.

Tudingan lainnya adalah anak yatim tidak masuk asnab zakat. Dijelaskan Syekh Maulana Said Ramhatullah bahwa zakat memang untuk fakir miskin, dan zakat untuk anak yatim juga tetap ada, hanya saja porsi pengumpulan dan pembagiannya tentunya berbeda. Secara keseluruhan semua yang membutuhkan tetap menerima zakat.

“Allah telah memerintahkan kita untuk menyantuni anak yatim. Kenapa tidak kita laksanakan. Jemaah kami sudah menyantuni anak yatim sejak 4 tahun, bahkan juga untuk pendidikan mereka,” jelasnya.

Selanjutnya tudingan lain yakni, bagi jemaah baru harus dinikahkan lagi oleh tuan guru. Tudingan itu dibantah keras oleh Amir Mahkamah Stariah Kealian Se-Asia Tenggara, diakuinya sejak dia menjadi jemaah di surau Majelis Zikir Al-Hidayah tersebut belum pernah dinikahkan oleh tuan guru.

“Itu tudingan mengada-ada. Saya jemaah sini, tapi sampai sekarang saya belum pernah dinikahkan lagi oleh tuan guru. Istri saya tetap satu,” bantahnya disambut oleh jemaah lainnya ikut membantah.

Sejak adanya tudingan itu, Syekh Maulana Said Ramhatullah dan Amir Majelis Tinggi menghimbau kepada jemaah Al-Hidayah yang ada di Rohul, maupun luar Daerah Padang Sumbar dan Manca Negara agar menahan diri, dan tidak terprovokasi dan tidak terpancing isu negatif.

Jemaah Al-Hidayah tersebar di Manca Negara, ungkap Syekh Maulana Said Ramhatullah, baik itu di Hongkong, India, Malaysia dan Negara lainnya, jika fitnah itu terus berlanjut ditakutkan akan memicu pertikaian.

“Kita belum mengambil jalur hukum. Jika allah saja memberi kesempatan (bagi pemfitnah), kenapa kita hanya manusia tidak,” ujarnya.

Amir Mahkamah Syariah Kealian Se-Asia Tenggara juga menyampaikan pihaknya mematuhi hukum, tapi tidak ada interfensi dari pihak lain. Bahkan jika Majelis Ulama Indonesia (MUI) ingin melihat ajaran di pengajian mereka, mereka siap menerimanya.

“Ajaran ini dapat kita pertanggung jawabkan,” imbuhnya.***(r4n)

Kemenag Apresiasi Penghafal 1 Juz Alqur’an di MDTA Asy-Syarifah

Ahmad Supardi berfoto bersama guru MDTA Asy-Syarifah
Ahmad Supardi berfoto bersama guru MDTA Asy-Syarifah

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA memberikan apresiasi tinggi kepada 46 santri-santriwati Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) Asy-Syarifah Kubu Baling-Baling, Dalu-Dalu Kec Tambusai, karena mereka hafal 1 juz alqur’an.

Menurutnya, Jum’at (15/11/13). Saat ini sudah mulai sulit mencari orang, baik yang masih anak-anak maupun yang sudah orang tua, yang bisa menghafal Alquran satu juz. Mereka ini, dalam tanda kutip, adalah manusia-manusia langka yang tidak sama dengan kawan seusianya.

Pihak Kemenag Rohul sangat menyadari, bahwa saat ini banyak anak-anak kita, jangankan menghafal Alquran, terkadang mengaji Alquranpun tidak. Atas dasar itulah maka pihaknya beserta Pemkab Rohul memprogramkan Gerakan Magrib Mengaji dan Gerakan Menghafal Alquran, tegas Ahmad Supardi.

Ahmad Supardi melihat, keberhasilan kedua program tersebut, justru sudah bisa kita rasakan di MDTA Dalu-Dalu ini. Saya berharap agar seluruh MDTA se Rohul dapat mengikuti jejak MDTA Asy-Syarifah ini. Dan untuk itu, Kemenag Rohul akan menjadaikan MDTA Asy-Syarifah ini sebagai MDTA Model dan contoh bagi yang lain.

“Para penghafal satu juz alqur’an, membaca alqur’an diacara Peringataan Tahun Baru 1435 Hijriyah, Rabu (13/11/2013) bertempat di kompleks MDTA Asy-Syarifah Dalu-Dalu lalu. Pembacaan berjalan sukses, tajwidnya fasih, dan yang paling penting adalah anak-anak tidak grogi, mereka tampil percaya diri dengan sikap optimistis,” terangnya.***(r4n)

H. Azwar Tinjau Peternak Sapi dan Itik

H. Azwar, Wakil Ketua DPRD Siak
H. Azwar, Wakil Ketua DPRD Siak

Wakil Ketua DPRD Siak, H. Azwar, meninjau para peternak sapi dan itik di sejumlah desa di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Para peternak yang ditinjau merupakan penerima bantuan ternak dari Pemkab Siak di tahun 2012 lalu.

Azwar mengungkapkan di tahun 2012, Pemkab Siak menyerahkan bantuan ternak sapi di Kecamatan Kandis melalui Kelompok Tani (KT) yang ada. Sedangkan bantuan itik diberikan pada tahun 2013 ke sejumlah peternak.

Menurutnya, dari peninjauan yang dilakukan, bahwa ternak-ternak sapi bantuan tersebut, secara umum berkembang dengan baik. Hanya terdapat 1 ekor sapi bantuan yang mati.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa jika masih ada kelompok tani atau peternak yang ingin mendapatkan bantuan hendaknya segera mengajukan permohonan sehingga dapat diteruskan ke Dinas Peternakan untuk direalisasikan di tahun 2014 mendatang.

Ia menilai, pengembangan ternak sapi di wilayah Kabupaten Siak termasuk cukup baik mengingat luasnya area perkebunan yang dapat dijadikan sentra pengembangan karena ketersediaan bahan pakan ternak. Apalagi, peternak itu juga memiliki lahan perkebunan sawit sehingga tinggal lagi membuat pagar kawat berduri sebagai kandangnya.

Rela Mundur Dari Jabatan Demi Rakyat

Putro warsito.jpgKeinginan yang Keras membantu masyarakat, ternyata mampu menjadi energi luar biasa bagi suami Sri Siani ini untuk
mempersiapkan strategi berjuang demi masyarakat.

Jiwanya juga sangat komunikatif dan selalu menghargai pendapat orang lain, termasuk kepada warga disekitarnya.

Sosok Putro warsono ini tak asing lagi bagi masyarakat Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu. Sebab dia adalah Kepala Desa disana.

Selama menjabat Kepala Desa, dia banyak mengetahui apa yang dibutuhkan dan diidamkam masyarakat di Pedesaan. Baik peningkatan infrastruktur, sarana dan prasarana Desa, sekolah, ekonomi dan lainnya. Namun semasa jabatannya, diakuinya banyak yang belum bisa dicapainya atau diperjuangkannya untuk masyarakat.

“Saya sering menyampaikan kebutuhan masyarakat melalui Musrenbang. Tapi susah terealisasi,” kata Putro saat berbincang- bincang dengan SegmenNews.com di PasirPangaraian.

Apalagi katanya, yang sangat dibutuhkan masyarakat Desanya adalah infrastruktur jalan. Sebab sebagian besar penghasilan masyarakat adalah perkebunan sawit dan karet, jika jalan tak memadai, maka tentunya ekonomi masyarakat akan terganggu.

Mirisnya, akibat insfrastruktur jalan tak memadai, tak jarang masyarakat terpaksa melansir hasil kebun untuk di jual keluar  yang tentunya mengeluarkan biaya lansir itu.

“Kalau terus mengeluarkan biaya melansir hasil kebun, apalagi untung masyarakat. 20 kilometer di Desa itu masih jalan tanah, memang sekarang sedang pengerjaan pengaspalan jalan, tapi cuma 1 KM,” imbuhnya.

Belum lagi sarana dan prasarana sekolah yang saat ini masih sangat membutuhkan bantuan dari pihak terkait. Banyaknya kebutuhan masyarakat yang belum terealisasi. Baginya menjabat seorang Kepala Desa dirasa belum cukup ampuh untuk mengatasinya.

Akhirnya, pria yang memiliki anak 2 ini memutuskan dan rela melepaskan jabatan Kepala Desanya dan ingin memperjuangkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat selama ini di DPRD. Untuk itu, dia bertekad untuk maju di Pemilihan Legislativ (Pileg) tahun 2014 mendatang di Dapil II.

Pemilihan partai dalam pencalekannya juga tak main-main. Partai besar Golongan Karya (Golkar) dipilih lebih menyuarakan suara rakyat. Namun untuk itu, dukungan masyarakat sangat dibutuhkannya.***(r4n)

Rakor Batal, DPRD Nilai Pengesahan APBD 2014 Akan Berdampak

Ketua DPRD SiakSiak (SegmenNews.com)– Batalnya gelaran Rapat Koordinasi (Rakor) antara DPRD Siak dengan Pemkab Siak tentang proses penganggaran tahun 2014 dinilai akan berdampak terhadap percepatan pengesahan APBD 2014. Apalagi dengan kondisi itu, DPRD Siak hanya akan melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang sudah diajukan Pemkab ke DPRD Siak beberapa waktu lalu, setelah terlaksananya Rakor.

Ketua DPRD Siak, Zulfi Mursal, S.H. mejawab wartawan melalui telepon selulernya, Kamis (14/11/13) menjelaskan bahwa Rakor antara DPRD dengan Pemkab adalah sebuah kesepakatan yang telah diputuskan dalam pleno DPRD dengan pemkab Siak terkait proses penganggaran tahun 2014. Kesepakatan yang diambil beberapa waktu lalu tersebut gunanya adalah untuk mensinergikan program DPRD dengan Pemkab Siak sehingga jika belum dapat disinkronisasikan maka DPRD tidak akan membahas KUA PPAS.

Menurut Zulfi, saat pleno itu, sudah disepakati bahwa Bupati selaku penanggung jawab anggaran diwajibkan hadir, dan bila tidak hadir, maka Rakor dibatalkan.

“Dan ternyata Bupati tidak hadir sehingga Rakor yang telah diagendakan pada Rabu (6/11-2013) itu, batal kita gelar,” terangnya.

DPRD Siak, lanjutnya, akan selalu komit dalam melakukan upaya percepatan proses penganggaran dan pengesahan APBD. Namun, pihaknya tidak bisa melangkah sepihak dan mesti ada dukungan dari pemkab.

Karena itu, selaku pemilik fungsi budgeting (penganggaran, red) DPRD Siak merasa berkepentingan untuk mensinkronkan program-program pembangunan Siak yang akan dilaksanakan di tahun 2014 mendatang dengan berbagai aspirasi pembangunan yang datang dari masyarakat yang selama ini diakomodir DPRD. Sinkronisasi program antara DPRD dengan Pemkab Siak sangat penting guna mengantisipasi pembengkakan anggaran dalam pembahasan nantinya.

Selama ini, lanjutnya, selalu terjadi pembengkakan anggaran saat pembahasan sebagai akibat tidak dilibatkannya DPRD sedari awal. Karena itulah dilakukan pleno tentang penganggaran APBD yang dilanjutkan dengan Rakor tentang hal tersebut sebagai upaya DPRD dalam percepatan pengesahan APBD.

“Namun dengan kondisi yang ada saat ini, kita di DPRD pesimis bisa mengesahkan APBD 2014 dengan cepat seperti tahun 2013 lalu,” ujarnya.

Zulfi pun menambahkan bahwa Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Siak, saat ini juga telah menyiapkan waktu antara tanggal 17-27 November guna menunggu kesiapan Bupati Siak agar bisa hadir dalam Rakor. Dan DPRD Siak meminta komitmen Bupati Siak selaku penanggung jawab APBD untuk hadir pada Rakor tersebut.***(adv/rin)

Dewan Siak Perhatikan UMK Sesuai Harapan

logo dprdSiak (SegmenNews.com)-  Wakil Ketua Komisi I DPRD Siak, Salomo, menilai besaran upah minimum kabupaten (UMK) Siak, Rp 1.850.000, masih jauh dari harapan. Pasalnya, besaran hidup layak (KHL) yang menjadi rujukan UMK pun, belum mewakili kebutuhan pekerja/buruh secara ril.

“Besaran UMK Siak tahun 2014 ini masih jauh dari yang diharapkan guna mensejahterakan pekerja/buruh di Siak. Meskipun UMK tersebut telah 100 persen dengan KHL, namun itu belum memadai mengingat KHL di kabupaten Siak masih perlu dievaluasi rillnya di lapangan,” ujar Salomo, Kamis (14/11-2013) di Siak.

Ia melanjutkan, tanpa bermaksud meragukan hasil survey yang telah dilakukan terkait KHL Siak pada tahun 2013 ini, namun pihaknya, selaku komisi yang membidangi Ketenagakerjaan, masih merasa perlu melakukan evaluasi terkait akurasi besaran KHL tersebut. Apalagi, berdasarkan survey pasar yang telah dilakukan bebrapa serikat buruh, secara sederhana beberapa waktu lalu, seharusnya UMK Siak 2014 sudah mencapai Rp 2.100.000,-.

“Namun demikian, kami tetap memberi apresiasi terhadap hasil kerja dewan pengupahan Siak dan berharap agar penetapan upah minimum sektoral kabupaten (UMSK) tahun 2014 untuk sektor perkebunan dan pertanian, tidak memicu konflik lagi seperti yang terjadi tahun 2013 ini,” jelasnya.

Diungkapkan, berkaca dari kejadian/kasus pada tahun 2014 dimana penetapan UMSK tahun 2013 yang ditindaklanjuti Surat Edaran (SE), Bupati Siak yang telah memunculkan polemik antara pengusaha dengan pekerja sehingga tidak terulang lagi.

“Ke depan kita minta bupati dan jajaran lebih jeli dan cerdas sebelum mengeluarkan sebuah Surat Edaran atau sebelum membuat kebijakan apapun, karena sudah terbukti bahwa SE Bupati terkait UMSK tahun 2013 yang telah memicu kontra pengusaha dengan para buruh,” terangnya.

Meski UMK Siak hanya Rp 1.850.000,-, tegasnya, bagi perusahaan-perusahaan besar sekelas IKPP group, perkebunan Sinar Mas group, dan perusahaan besar lainnya yang berskala Nasional, hendaknya dapat menerapkan pola “Upah Sundulan” dan membayar upah diatas ketetapan UMK sehingga kesejahteraan pekerja/buruh di Siak, semakin hari semakin baik.***(adv)

Dwight Yorke dan Tim Pelatih MU Soccer School Kunjungi Jakarta

dwight

Jakarta (SegmenNews.com) – Legenda striker Manchester United, Dwight Yorke menyapa para penggemar sepakbola di tanah air. Bersama tim pelatih Manchester United Soccer School (MUSS), Dwight Yorke diundang CLEAR dalam rangka mewujudkan program Ayo! Indonesia Bisa. Mereka datang untuk memberikan pelatihan pada beberapa pemain timnas U-19 dan tim pelatih U-23.

Dalam konferensi pers yang digelar di fX Sudirman, Selasa (12/11) siang, Yorke mengungkapkan bahwa dia akan menyampaikan apa yang pernah dia terima selama bermain sepakbola. “Cara bermain dengan teknik, pola bermain sepakbola yang baik. Tidak hanya pemain, saya juga akan memberikan materi kepelatihan kepada pelatih sehingga mereka tahu apa saja yang harus disampaikan kepada pemain,” ujar Yorke.

“Target saya tentunya saya ingin melihat calon-calon pemain bintang Indonesia ke depan,” lanjut atlet sepakbola asal Trinidad dan Tobago itu. Kepala pelatih MU U-15 Tommy Martin dan Kepala MUSS Mike Neary turut hadir dalam konferensi pers siang itu. Pelatih dan figure sepakbola indonesia Indra Sjafri hadir melalui video call.

Training camp Ayo! Indonesia Bisa berlangsung selama 12 – 16 November 2013 di Lapangan Latihan Timnas PSSI, Senayan – Jakarta. Peserta training camp berjumlah sekitar 50 orang. Yorke dan tim pelatih MUSS juga akan melakukan meet & greet dengan fans The Red Devils dan gala dinner tertutup dengan pemenang terpilih.

“Sebagai sampo anti ketombe nomor satu di Indonesia, CLEAR membantu mewujudkan harapan masyarakat Indonesia untuk perkembangan sepakbola nasional yang lebih baik dan konsisten. Melalui training camp ini diharapkan pemain sepakbola nasional memperoleh ilmu yang bermanfaat untuk ke depan,” ujar Senior Brand Manager CLEAR Susi Bong dalam konferensi pers siang itu.

Lebih dari 26 juta dukungan telah terkumpul melalui konser Ayo! Indonesia Bisa, berbagai aktivitas langsung maupun website www.ayoindonesiabisa.com. Dukungan dari masyarakat Indonesia yang berhasil dikumpulkan melebihi apa yang diharapkan sebelumnya. Ini adalah bukti komitmen CLEAR untuk mendukung sepakbola Indonesia.

(sumber : detik.com)

Minimal 125 Medali Emas, Untuk Pertahankan Juara Umum Sea Games

logo-SEA-Games-2013

Jakarta (SegmenNews.com) – Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menargetkan kontingen Indonesia meraih gelar juara umum di ajang SEA Games 2013 Myanmar. Untuk mewujudkannya, Indonesia harus merebut paling tidak sekitar 125 medali emas.

Di SEA Games tahun ini, Indonesia hanya mengikuti 33 cabang olahraga dari 34 cabang olahraga yang dipertandingkan. Dari 460 nomor yang dipertandingkan, Indonesia hanya ambil bagian di 452 nomor.

Dengan demikian, untuk mempertahankan gelar juara umum, setidaknya Indonesia harus bisa memenangi 25-30 persen nomor yang diikuti atau dengan kata lain mendapatkan 115-125 medali emas.

Namun, untuk meraih itu tentu tidaklah mudah. Apalagi tuan rumah Myanmar memiliki kelebihan tersendiri.

“Tuan rumah tentu berhak untuk memasukkan cabang-cabang olahraga dan nomor mana saja yang berpotensi mendulang emas bagi negaranya,” kata Deputi Chef de Mission Indonesia di SEA Games 2013, Asrizal Tanjung, saat ditemui di kantor KOI, Rabu (13/11/2013).

Tapi, Asrizal optimistis, dengan semangat dan upaya yang optimal dari kontingen, Indonesia pasti bisa mempertahankan gelar juara. Hal ini tak lepas dari sejumlah cabang-cabang olahraga unggulan yang dimiliki Indonesia.

“Peluang emas kita ada pada cabang olahraga beladiri, akurasi, dan cabor permainan,” ujarnya.

“Sebelumnya (SEA Games 2011) memang cabor-cabor unggulan ada pada renang, brigde, senam, voli pantai, sepatu roda, dan ski air. Tapi SEA Games kali ini beberapa cabor itu tak dipertandingkan,” terang Asrizal.

“Tapi, meski begitu kami percaya dengan persiapan yang cukup baik, kita bisa pertahanan gelar,” tuturnya.

Indonesia di SEA Games 2011 menjadi tuan rumah dan berhasil meraih gelar juara umum. Indonesia berhasil mengumpulkan 182 medali emas, 151 perak, dan 143 perunggu.

(sumber : detik.com)

Sony Maju Ke Perempatfinal China Super Series Premier

sonypbsi

Shanghai (SegmenNews.com) – Hasil berbeda didapat dua tunggal putra Indonesia di China Terbuka Superseries Premier. Tommy Sugiarto harus angkat koper, sedangkan Sony Dwi Kuncoro berhasil melangkah ke perempatfinal.

Dalam pertandingan di Yuan Shen Gymnasium, Shanghai, Kamis (14/11/2013) sore WIB, Tommy harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Wang Zhengming. Setelah melewati pertarungan tiga set, Tommy yang ditempatkan sebagai unggulan kelima itu kalah 15-21, 21-14, 18-21.

Namun Indonesia masih menjaga asa lewat Sony Dwi Kuncoro. Tak ditempatkan sebagai unggulan, Sony menyingkirkan unggulan empat asal Jepang, Kenichi Tago, dua gim langsung 21-13, 21-17.

Di perempatfinal, Sony akan berhadapan dengan Chong Wei Feng, Pebulutangkis asal Malaysia itu lolos usai menang atas Tian Houwei 14-21, 21-13, 21-16.

Dari nomor ganda putri, Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii yang menjadi wakil terakhir yang tersisa gagal meneruskan langkahnya ke perempatfinal. Mereka dihentikan pasangan tuan rumah yang juga merupakan unggulan kelima, Tian Qing/Zhao Yunlei, 14-21, 13-21.

Indonesia juga kembali kehilangan wakilnya di nomor ganda putra. Kali ini Gideon Markus Fernaldi/Markis Kido harus tersingkir setelah kalah 18-21, 17-21 dari unggulan keempat, Liu Xiaolong/Qiu Zihan. Dengan demikian, Indonesia tak punya wakil lagi di nomor ganda putra.

(sumber : detik.com)