Beranda blog Halaman 2766

Musim Depan Perez Tak Lagi di McLaren

sergioperezi

London (SegmenNews.com) – Seperti yang sudah diduga, Sergio Perez akhirnya mengumumkan kepergiannya dari McLaren Mercedes akhir musim ini. Silver Arrows pun berterima kasih atas jasa Perez selama musim ini.

Perez sejak awal pekan ini diisukan akan hengkang dari tim asal Inggris mengingat penampilannya yang buruk sejak didatangkan untuk menggantikan Lewis Hamilton. Dari 17 seri berlalu, ia belum sekalipun finis di atas podium.

Sudah begitu Perez juga mengkritik McLaren yang tak memberinya mobil yang kompetitif untuk bersaing musim ini. Alhasil keduanya pun memutuskan berpisah meski tak disebut siapa apakah Perez ditendang oleh McLaren atau tidak.

“Pertama-tama saya ingin berterima kasih kepada McLaren yang telah memberi saya kesempatan bergabung dengan mereka musim ini,” ujar Perez seperti dikutip Sky Sports.

“Kehormatan bagi saya untuk bisa berada di salah satu tim kuat Formula 1 dan saya tidak menyesal sedikit pun bergabung dengan tim ini. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk tim dan akan terus begitu terlepas saya belum bisa mencapai tujuan saya di tim bersejarah ini,” sambungnya.

“Saya tetap berkomitmen meraih hasil sebaik mungkin di dua balapan terakhir, khususnya di Austin. Saya tak sabar untuk bertemu rekan-rekan setim di sana, merasakan semangat mereka, dan memperlihatkan penampilan terbaik saya.”

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada setiap fans saya di seuruh dunia dan juga di negara saya, bahwa saya sangat terkesan dengan dukungan mereka. Mereka tidak pernah mengecewakan saya khususnya di masa-masa sulit seperti sekarang. Saya sangat menghargai dukungan mereka, mereka tidak pernah melupakan saya.”

(sumber : detik.com)

Honda Tak Menyangka Marquez Bisa Juara

marchrclazzarig

Valencia (SegmenNews.com) – Keberhasilan Marc Marquez menjuarai MotoGP musim ini ternyata juga tidak disangka-sangka oleh kubu timnya sendiri. Capaian Marquez pun tak ayal sudah melebihi harapan awal.

Baru musim ini turun di kelas primer kejuaraan dunia balap motor grand prix, Marquez langsung menandainya dengan predikat juara dunia.

Pebalap Spanyol berusia 20 tahun itu menjadi kampiun MotoGP 2013 usai bersaing ketat dengan sang juara bertahan dari tim Yamaha Jorge Lorenzo sampai dengan seri terakhir di Valencia.

“Sebelum musim dimulai kami tidak menduga Marc akan menjadi juara tahun ini,” kata bos HRC Shuhei Nakamoto di Crash.

“Harapan kami adalah ia memenangi beberapa balapan tapi bahwa ia juga akan crash. Ia belajar dengan cepat bagaimana caranya mengendai mesin MotoGP dan biasanya seorang debutan akan kesulitan untuk mempertahankan waktu lap sampai akhir balapan karena mesin MotoGP lazimnya amat menghabiskan ban. Tapi di Assen Marc sudah paham bagaimana menjaga ban sampai akhir balapan,” lanjutnya.

Prinsipal Tim Repsol Honda Livio Suppo, yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan pebalap seperti Casey Stoner, tak kalah terkesan. Ia pun memuji mental dari Marquez.

“Marc sudah menjadi sebuah kejutan. Kami sudah menduga dirinya itu cepat, tapi konsistensinya dan caranya menangani tekanan di Phillip Island dan Valencia ternyata luar biasa,” nilainya.

“Reaksi yang ia perlihatkan setelah (didiskualifikasi di) Phillip Island sangat bagus, dan ia tidak terlihat tertekan dan terus memamerkan senyum di wajahnya. Ia membuat tim tetap kuat dan bekerja secara positif. Di sini (Valencia) caranya menghadapi balapan benar-benar sempurna,” sanjungnya.

(sumber : detik.com)

Pembunuh Brigadir Zeppy Tertangkap, Satu Tewas

Tersangka Pembunuhan Polisi, Slamet saat diintrogasi polisi di Mapolres Pelalawan.(SegmenNews.com)
Tersangka Pembunuhan Polisi, Slamet saat diintrogasi polisi di Mapolres Pelalawan.(SegmenNews.com)
Slamet rekan pelaku pembunuhan Polantas Pelalawan saat digiring polisi (SegmenNews.com)
Slamet rekan pelaku pembunuhan Polantas Pelalawan saat digiring polisi (SegmenNews.com)

Baca selengkapnya: Pembunuh Brigadir Zeppy Tertangkap, satu Tewas

 

Polantas Tewas Ditikam OTK

Filipina Berduka

Warga berjalan melewati pemukiman yang hancur akibat Topan Haiyan di kota Tacloban, Leyte provinsi Leyte, Filipina tengah, Ahad (10/11). (AP/Bullit Marquez)
Warga berjalan melewati pemukiman yang hancur akibat Topan Haiyan di kota Tacloban, Leyte provinsi Leyte, Filipina tengah, Ahad (10/11). (AP/Bullit Marquez)

Jakarta (SegmenNews.com)- Filipina sedang berdukacita yang mendalam. Sedikitnya, 10 ribu orang diperkirakan tewas setelah topan super Haiyan menyapu Provinsi Leyte, Filipina, pada akhir pekan ini. Topan terdahsyat di dunia itu menghancurkan ratusan ribu rumah, kantor swasta, pemerintah, sekolah-sekolah, hingga tempat-tempat ibadah. Empat bandar udara terpaksa ditutup, sementara segala aktivitas masyarakat berhenti total. Semua warga bersama tim SAR (search and rescue) terus melakukan pencarian para korban.

Gelombang laut yang tinggi menghantam kota-kota di pesisir Provinsi Leyte sejak Jumat (8/11). Pada Sabtu, air laut menghancurkan rumah-rumah dan menenggelamkan orang-orang. Topan menyebabkan tanah longsor dan menelan desa yang berada di pinggir pantai.

Pemerintah Filipina mencatat sekitar 70-80 persen bangunan di area yang dilalui topan di Leyte hancur. Kebanyakan korban meninggal karena terjangan air laut yang membawa puing-puing dan potongan benda-benda. “Gubernur memperkirakan jumlah korban tewas 10 ribu orang,” kata pejabat setempat seperti dilansir Guardian, Ahad (10/11). Pemerintah Filipina memperkirakan empat juta orang terkena dampak.

Haiyan yang juga dikenal dengan badai Yolanda itu termasuk dalam topan dengan kategori lima. Topan ini menerjang Kepulauan Filipina dalam garis lurus dari timur ke barat dengan kecepatan angin sekitar 315 kilometer per jam. Topan melemah sebelum menerjang wilayah utara Vietnam pada Ahad.

Ibu kota Provinsi Leyte, Tacloban, yang berpenduduk sekitar 220 ribu jiwa menjadi wilayah terburuk terkena dampak serangan. Kota tersebut serta desa-desa di sekitarnya tergenang banjir dan banyak jasad korban mengapung. Palang Merah setempat mengatakan, jenazah bertumpuk di jalanan dan gereja. Sekitar 300 hingga 400 jenazah sudah dievakuasi.

Jalanan yang tidak tergenang dipenuhi puing-puing dan aliran listrik terputus. Ini diperkirakan akan menyulitkan pengiriman bantuan, apalagi bandara, juga terkena dampak yang parah. Warga tampak tak kuasa menahan tangis dan kesedihan melihat kerabat dan saudara mereka menjadi korban terjangan topan Haiyan ini.

Internasional tidak tinggal diam melihat bencana yang melanda Filipina ini. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan untuk memberi bantuan. Presiden menyatakan, Indonesia akan mengirimkan bantuan berupa obat-obatan, air bersih, dan makanan. “Sebagaimana negara lain membantu Indonesia ketika mengalami bencana,” kata Presiden melalui akun Twitter @SBYudhoyono. n fenny mellisa/ani nursalikah ed: ratna puspita.***

sumber: republika

Pengakuan Tersangka Sebelum Pembunuhan Polantas

Tersangka Pembunuhan Polisi, Slamet saat diintrogasi polisi di Mapolres Pelalawan.(SegmenNews.com)
Tersangka Pembunuhan Polisi, Slamet saat diintrogasi polisi di Mapolres Pelalawan.(SegmenNews.com)

Pelalawan (SegmenNews.com)- Slamet Priyantoko (45) tersangka pembunuhan Polantas, Brigadir Zeppy saat di Mapolres Pelalawan mengaku saat itu, Sabtu (9/11) sore, dia bersama Purniadi jalan-jalan dengan motor Mio pinjaman milik Kasimin kawan sekampung yang juga bekerja di PT Beranta Sena.

Mereka pergi ke Belilas. Slamet ikut tanpa tahu tujuan Puniadi. Setiba di depan sebuah rumah. Slamet disuruh menunggu, sedangkan Purniadi pergi, sepulang itu Purniadi malah membawa seunit Sepeda Motor Jupiter Z curian.

Merekapun kabur, di tengah perjalanan tiba-tiba motor Mio yang ditunggagi oleh Slamet bocor hingga terjatuh. Walau sempat dipaksa jalan, minyak motor Mio kembali habis hingga harus ditarik oleh rekannya Purniadi.

“Karena macet di tarik dengan tali, tapi saat di tengah perjalan ke Beranta Sena dari Belilas di cegat polisi dekatPos. Tapi saat saya diminta surat-surat lengkap ada STNK. Sementara Purniadi tidak ada, maka motor dan dirinya di bawa ke depan pos Lantas,” ungkap Pria penuh tato itu.

Polisi itu meminta menunjukan KTP, tapi Purniadi mengelak sehingga terjadi pertengkaran. Karena takut, saat polisi itu membelakangi, Purniadi mengambil pisau dan menusuk polisi itu.

“Saya sempat degar Bunadi berteriak kubunuh kau….ku bunuh kau. Lalu saya lari melihat, polisi itu sudah terkapar,” aku Slamet.

Usai melakukan penikaman, Purniadi juga sempat mengejar rekan Polisi itu (banpol) yakni Sodik (42) di Pos Lantas Payuh Atap dengan pisau. Tetapi berhasil menyelamatkan diri. Setelah itu, merekapun kabur dengan motor Mio.

“Saya lari ke dalam hutan, sedangkan Purniadi kabur dengan motor Mio. Setelah hari Minggu sore kami bertemu di rumah Pak Lek di Beranta Sena. Dia sempat menceritakan kalau sudah membunuh polisi. Lalu saya diajak kabur, karena takut apalagi dia masih bawa pisau kami pergi ke hutan,” katanya.

Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP Lumbang Toruan mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan dan akan berkoordinasi dengan Polres Inhu. Karena dari pengakuan tersangka (Slamet) mereka melakukan pencurian sepeda motor di daerah Belilas.

Dalam penangkapan, pelaku pembunuhan Polisi, Purniadi tewas ditembak Polisi. Baca Selengkapnya: Pembunuh Polisi Tewas di Tembak.***(fin)

Pembunuh Polantas, Sejak Kecil Purniadi Doyan Bawa Pisau

Slamet rekan pelaku pembunuhan Polantas Pelalawan saat digiring polisi (SegmenNews.com)
Slamet rekan pelaku pembunuhan Polantas Pelalawan saat digiring polisi (SegmenNews.com)

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Pengakuan Slamet Priyantoko (45) buruh harian lepas (BHL) di PT Beranta Sena, Terantang Manuk, Pangkalan Kuras bahwa pelaku pembunuhan Brigadir Zeppy Purniadi alias Bunadi (25) sejak kecil memang doyan membawa pisau.

“Purniadi kawan main sejak kecil. Kami bertetangga di Malang. Sejak kecil di suka membawa pisau. Dia sering ditegur orangtuanya. Tapi kebiasaan itu berlanjut sampai sekarang,” aku Slamet rekan Purniadi saat melakukan pembunuhan itu, di Mapolres Pelalawan, Kamis (14/11/13).

Slamet dan Purniadi yang selalu bersama akhirnya berpisah, karena Slamet pindah di Taluk Kuantan, Riau. Beberapa tahun kemudian mereka bertemu sama-sama bekerja di PT Safari Riau dua bulan lalu.***(fin)

Hujan Deras, 7 Rumah di Pelalawan Diterjang Longsor

Ilustrasi longsor
Ilustrasi longsor

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Hujan deras mengguyur Kabupaten Pelalawan mengakibatkan bencana di sejumlah lokasi. Sedikitnya tujuh unit rumah ambruk. Sementara puluhan rumah tergenang banjir, Kamis (14/11/13) sekitar pukul 01:00 dini hari.

Tujuh unit rumah luluh lantak terletak di perumahan Bumi Lago Permai (BLP) RT 05/ RW 12, Pangkalan Kerinci. Rumah tersebut diketahui milik Suryanis, Sudarno, Anton, Triamas boru Sinaga, Maridin Sirait, Sutaji Irawan dan satu rumah kosong ikut ambruk.

Dari informasi, tanda-tanda longsor sudah terlihat sekitar pukul 22.00 WIB. Beberapa unit rumah sebelumnya sudah mengalami retak-retak di blok D yang letaknya di belakang parit tempat air mengalir.

warga berhamburan berusaha menyelamatkan barang-barang di tengah hujan lebat. Dikabarkan dua unit Sepeda Motor milik warga ikut tertimbun longsor.

Sekertaris Korps Sukarelawan PMI Pelalawan, Daeng Bukhari turut menbantu proses evakuasi bersama Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan. Siang ini, 30 warga di ungsikan kerumah saudara dan tetangga terdekat.

Asisten III, Tengku Muklis, dan Kepala Bappeda M Syarul Sarif MSi mengatakan korban longsor akan mendapatkan bantuan konsumsi selama tiga hari dari tim tanggap darurat.***(fin)

Jembatan Siak III Ditutup Enam Bulan

siak111Pekanbaru (SegmenNews.com) Menurut rencana pada Jumat (15/11/2013) besok, Jembatan Siak III ditutup, karena adanya perbaikan.

Penutupan itu akan berlangsung selama 6 bulan ke depan. Maka dari itu, arus lalu lintas dialihkan ke Jembatan Siak I dan II.

Diyakini akibat penutupan itu bakal terjadi kemacetan. Oleh sebab itu, warga diminta lebih berhati-hati dan aparat kepolisian hendaknya mengatur arus lalulintas dengan baik.

“Kita berharap polisi bisa turun ke lapangan. Kalau bisa untuk beberapa hari, untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” harap anggota DPRD Pekanbaru, Sigit Yuwono, Kamis (14/11/2013).

Hal-hal yang tak diinginkan dimaksud seperti terjadi penumpukan kendaraan hingga terjadi kecelakaan. ****(rn)

 

Sumber : Tribun Pekanbaru

25 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Tes Tertulis

Pekanbaru (SegmenNews.com)- 25 orang calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau periode 2013 – 2016 mengikut test tertulis dan interview, Rabu (13/11) di Ruang Pasca Sarjana Universitas Islam Riau Pekanbaru. Ke 25 calon anggota KPID Riau ini diuji kemampuannya terkait undang-undang tentang Penyiaran dan peraturan lainnya.

Demikian dikemukakan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Pengolahan Data Elektoronik Provinsi Riau selaku Sekretaris Timsel Penerimaan Calon Anggota KPID Riau Ahmad Syah Harrofie diruang kerjanya, Kamis (14/11).

Menurut Ahmad, yang menjadi materi dalam test tertulis ini menyangkut soal undang-undang nomor 32 tentang Penyiaran tahun 2003 , undang-undang nomor 14 tentang Keterbukaan Informasi Publik tahun 2008, UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dan juga terkait soal Hak Azasi Manusia.

Ia menambahkan menyangkut jenis soal yang dipertanyakan adalah dalam bentuk pilihan ada 35 soal, sedangkan essay 6 soal, ungkap Ahmad. Disamping ujian tertulis kata Kadis Kominfo Riau, calon anggota KPID juga diwawancarai menyakut visi dan missi tentang kearifan lokal dan ketentuan umum.

Sekretaris Timsel menjelaskan, hasil test tertulis dan wawancara yang diselenggarkan kemarin akan diumumkan tanggal 23 November 2013. Bagi mereka yang lulus test tertulis dan wawancara ini akan dilanjutkan dengan psikotes . Psikotes ini akan dilaksanakan 26 November 2013 di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Jalan Soebrantas nomor 155 Km 15 Simpang Baru Panam Pekanbaru.

Semetara itu penyelenggaraan test tertulis dan wawancara langsung dipimpin ketua Timsel A latif dan didukung Dekan Fakultas Komunikasi UIN Suska Riau, Budayawan, tokoh masyarakat dan pemerintah.(MC Riau)

PT. Pelindo Bantah Beri Izin PKL

PKL menjamur dibawah pohon pinus PT Pelindo
PKL menjamur dibawah pohon pinus PT Pelindo

Bengkalis (SegmenNews.com)- PT. Pelabuhan Indonesia (persero) cabang sungai patning, Bengkalis membantah memberikan izin kepada Pedagang Kali Lima (PKL) untuk berjualan bawah pohon pinus pinggir jalan setempat.

Perwakilan PT. Pelabuhan Indonesia (persero) Cabang Sungai Patning, Sriyatno, mengakui pihaknya sudah mendapatkan surat dari Dinas Pasar dan Kebersihan, yang isinya diminta kerjasanya dalam melakukan penertiban para PKL dilapangan pasir tepatnya dibawah pohon pinus.

“surat dari Dinas Pasar telah kami terima dan kamipun selama ini tidak pernah didatangi para PKL itu untuk dimintai ijin berdagang disana, “kata Sriyatno.

Diakui Sriyatno, di tahun 1980-an yang lalu yang menimbus tanah dan menanam pohon pinus dilokasi lapangan pasir itu dari PT. Pelindo. Tapi bagaimanapun juga, PT. Pelindo tidak pernah didatangi pedagang minta ijin berdagang dilokasi itu.

“Dulu memang ada satu orang tapi orang itu sudah tidak berdagang disana lagi, tapi untuk yang lainnya, sekarang yang masih berdagang disana itu tidak ada ijin dari saya, sedangkan datangpun tidak, apalagi retribusi perbulannya. Kita mendukung upaya penertiban PKL itu,” jelasnya.

Salama ini gagalnya penertiban PKL tersebut dikabarkan karena pihak PT Pelindo diakui pedagang memberikan izin mereka.**(rn/bd)