Beranda blog Halaman 2772

Perusahaan Singapura Minati Kepiting dari Bengkalis

kepitingBengkalis (SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus meningkatkan potensi kepiting soka dan kepiting cangkang lunak di daerahnya guna menuju sentra kepiting di Riau. Apalagi saat ini perusahaan dari Negara Singapura siap memesan 3 Kontainer Kepiting.

“Pengusahan dari Singapura dan juga Batam, Tanjungpinang, berminat memesan 3 kontainer kepiting lunak setiap bulan. Hal ini merupakan sebuah peluang bagi nelayan Kabupaten Bengkalis untuk memenuhi pesanan dari pengusaha tersebut,” ungkap Bupati Bengkalis, Herliyan saleh, Jum’at.

Kata Bupati, minat pesan kepiting dari salah satu perusahaan di Singapura itu saat mereka menyaksikan pameran Sumatera Expo 2013 di Batam dengan menampilkan Bengkalis Fried Crab (BFC). Produk panganan dari kepeting lunak bengkalis sangat diminati pengunjung lokal maupun mancanegara yang datang ke Sumatera Expo tersebut.

“Kita merupakan pioner (pendobrak pertama) pengembangan kepeting cangkang lunak di Provinsi Riau. Saya berharap, potensi ini digarap secara serius, sehingga Kabupaten Bengkalis menjadi daerah sentra kepiting Soka di Riau maupun Sumatera,” imbuhnya.

Untuk pengembangan budidaya kepeting Soka ini harus melibatkan seluruh stakeholder seperti Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun pihak swasta. Kedepan Pemkab Bengkalis, dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan, harus mampu mengembangkan potensi ini, sehingga menjadi komoditi handalan Kabupaten Bengkalis.

Disamping itu, pengembangan kepiting otomatis dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Pendapatan nelayan melalui budi daya kepeting Soka akan meningkat drastis yang bisa di panen dalam 25 hari.***(war/ur)

Eramzi: Sambut Baik Zona Kampanye di Siak

dprd1Siak (SegmenNews)- Pengurus Partai Politik (Parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 di Kabupaten Siak mengaku tidak ada masalah dengan penentuan zona kampanye.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPW PPP Siak Eramzi. Menurutnya, seluruh pengurus Parpol di Siak menyambut baik adanya kebijakan tersebut. “Ini sangat baik dalam menciptakan demokrasi di Negeri ini,” ungkapnya, Sabtu (9/11/2013).

“Sehingga, tidak ada perbedaan antara Parpol yang memiliki pendanaan berlebih dan Parpol yang keungannya lemah,” lanjut Eramzi. Ia menerangkan, sebelum penetapan zona kampanye, terlabih dahulu Parpol sudah menyepakatinya. Sehingga, lanjut Eramzi, apa yang ditetapkan KPU menjadi kesepakatan bersama.

Dalam pemberitaan sebelumnya, KPU Siak telah menetapkan 131 titik sebagai zona kampanye. Zona kampanye berfungsi sebagai area yang diperbolehkan memasang atribut kampanye.

Penentuan adanya zona kampanye bertujuan untuk menertibkan dan menjaga estetika kota. Sehingga, atribut kampanye tidak mengganggu ruang publik. “Walau kita kampanye, tapi tetap menjaga keindahan wilayah,” jelas Eramzi.

“Kita tidak ingin baliho dan spanduk dipasang amburadul dan sesuka hati masing-masing, Insya Allah peraturan zona kampanye akan diikuti seluruh Parpol dan juga PPP,” tutup Eramzi.***(ad)

Persiapan Piala Asia 2014, Timnas U-19 Butuh Dana Rp30 Miliar

u 19Segmen Bola- Timnas Indonesia U-19 sedang menjalani masa pemusatan latihan jangka panjang di Batu, Malang, dalam persiapan menghadapi Piala Asia 2014, Myanmar. Untuk memperlancar program tersebut, Garuda Jaya setidaknya membutuhkan dana sekitar Rp30 miliar.

Sekretaris Badan Tim Nasional, Sefdin Syaifudin, mengatakan pihaknya sudah menghitung semua kebutuhan yang diperlukan untuk timnas U-19. Digambarkan olehnya, setiap orang yang menghuni timnas U-19 setidaknya mendapatkan biaya akomodasi sebesar Rp600 ribu per malam. Dan di skuad asuhan Indra Sjafri, sedikitnya terdapat 50 orang.

“Kira-kira dalam sehari bisa keluar dana sekitar Rp 30 juta. Tapi itu belum termasuk uang saku per pekan dan pindah pelatnas seperti tiket,” ujar Sefdin.

“Estimasi biaya untuk TC selama satu tahun mencapai Rp 30 miliar,” jelas dia.

Diakui oleh Sefdin, BTN memang sedang membutuhkan dana besar untuk menjalankan beberapa programnya. Selain sedang berusaha untuk memenuhi kebutuhan timnas U-19, BTN juga sudah mengeluarkan biaya besar untuk menghidupi kegiatan timnas senior. Dana lebih dari Rp1 miliar harus dikeluarkan oleh BTN untuk memberangkatkan timnas senior ke Korea Utara dan China.

“Dana Rp1 miliar hanya tiket pesawat saja belum kebutuhan lainnya,” kata Sefdin.

“Untuk biaya sekali makan di Hotel Rp8 juta. Ada biaya ekstra yang diminta dari pihak Hotel karena kami meminta makanan halal dan berbeda dari tamu lainnya,” tambahnya.***(hs)

sumber: viva

Fakta Menarik “Duel Panas” MU Vs Arsenal

muSegmen Bola– Duel seru akan terjadi di panggung Premier League, Minggu 10 November 2013 besok. Sang pemuncak klasemen sementara Premier League, Arsenal, akan bertandang ke markas juara bertahan, Manchester United (MU).

Dilansir dari Opta, banyak data dan fakta menarik seputar dua klub raksasa Inggris itu. Berikut deretannya:

1. Dalam sembilan pertemuan terakhir dengan Arsenal, MU hanya menelan satu kali kekalahan. MU mampu menang 6 kali dan 2 laga berakhir imbang.

2. Arsenal baru mampu memetik tiga kemenangan di Old Trafford pada era Premier League. Dua di antaranya membuat Arsenal mampu merebut gelar juara Premier League musim 1997-98 dan 2001-02.

3. Robin Van Persie selalu mencetak gol di laga MU vs Arsenal dalam empat pertandingan terakhir. Van Persie masing-masing mencetak dua gol untuk kedua tim tersebut.

4. Arsenal jadi satu-satunya tim yang mampu mencetak gol dalam 10 pertandingan Premier League musim ini.

5. Wayne Rooney telah mencetak 10 gol di Premier League melawan Arsenal. Sampai saat ini, belum ada pemain dari kedua tim yang mampu menyamai rekor Rooney.

6. Rooney juga mencetak gol ke-100 untuk MU ke gawang Arsenal. Uniknya, Rooney juga mencetak gol pertama di ajang Premier League saat menghadapi Arsenal saat masih memperkuat Everton.

7. Aaron Ramsey telah mencetak 6 gol dan memberikan tiga assist dalam tujuh partai Premier League terakhirnya.

8. Arsenal gagal melalukan shot on target pada pertandingan terakhir mereka di Old Trafford musim lalu hingga menit ke-92.

9. Arsenal hanya menang dua kali dari 16 pertandingan terakhir Premier League yang dimainkan pada hari Minggu.***(hs)

sumber: viva

Distamben Diminta Anggarkan lanjutan Proyek Listrik di APBD 2014

ilustrasi net
ilustrasi net

Siak (SegmenNews.com)– Wakil Ketua DPRD Siak, H. Azwar meminta Dinas Pertambangan dan Energi agar menganggarkan dana untuk kelanjutan pembangunan jaringan listrik di wilayah simpang gelombang, Kandis di APBD 2014 mendatang.

“Supaya masyarakat sekitar segera menikmati penerangan listrik PLN maka Pemkab Siak melalui Dinas Pertambangan dan Energi agar menganggarkan dana untuk kelanjutan pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut di APBD 2014 mendatang,” katanya, Kamis (7/11/13) di kantor DPRD Siak Gedung Panglima Ghimbam.

Menurut Azwar, seharusnya pembangunan jaringan listrik di daerah tersebut selesai tahun 2013 ini. Namun entah kenapa, pengerjaannya melebar ke simpang Belutu sehingga jaringan ke wilayah simpang Gelombang menjadi tidak tuntas.

Saat ini, kata Azwar lagi, PLN sudah menyediakan daya, dan tinggal lagi Pemkab Siak untuk menyiapkan jaringan listriknya. Hal ini penting karena listrik menyangkut hak dasar masyarakat yang pemenuhannya menjadi kewajiban pemerintah sebagaimana kebutuhan air bersih, pemukiman layak huni dan lain-lain.

“Bila hak dasar masyarakat sudah terpenuhi, maka hal ini akan menjadi indikator suksesnya pemerintah dan menjadi sarana bagi peningkatan kualitas masyarakat karena sangat erat kaitannya dengan sektor perekonomian, kesehatan dan lain-lain” tuturnya.

Kemudian, dalam hal pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, terusnya, juga sangat berhubungan dengan peningkatan pelayanan masyarakat. Apalagi kebutuhan listrik di era kekinian sudah menjadi hal yang sangat penting guna mengimbangi kemajuan teknologi, dan mendorong peningkatan pelayanan pemerintah ke masyarakat mengingat di tengah masyarakat ada kantor desa, kantor camat, UPTD, Puskesmas dan lain-lain yang sangat memerlukan listrik dalam memberikan pelayanan.***(adv/rin)

Mobdin Sumut Parkir di Lokasi Prostitusi Pekanbaru

Foto mobil plat merah saat parkir di lokasi Prostitusi SCW Pekanbaru (SNC/foto diambil menggunakan kamera handphone)
Foto mobil plat merah saat parkir di lokasi Prostitusi SCW Pekanbaru (SNC/foto diambil menggunakan kamera handphone)

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Mobil Dinas (Mobdin) salah satu Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berplat merah BB 116 K terlihat parkir di lokasi prostitusi, SCW sekitar jembatan lekton II Pekanbaru-Riau.

Dari informasi nara sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan Mobdin tersebut parkir, Kamis (7/11/13) malam sekitar pukul 21:00 Wib. Namun belum diketahui siapa yang membawa Mobdin sekaligus keperluannya di lokasi yang sering dikunjungi para tamu yang ingin ditemani wanita-wanita cantik di malam itu.

“Ya, Mobil plat merah itu parkir didalam area Lokasi Karaoke yang menyediakan wanita cantik. Bukan rahasia lagi tempat itu tempat prostitusi. Ini aneh sekali mobil plat merah parkir di lokasi itu di malam hari,” jelasnya.

Informasi lain menyebutkan bahwa Mobdin tersebut milik salah satu Kepala Dinas di Kabupaten Padang Lawas (Palas)-Sumut.

Hingga berita ini naik belum ada keterangan resmi maupun yang bisa dihubungi dari Pemda Palas maupun yang menggunakan plat merah BB 116 K tersebut.***(chir)

Orangtua Balita Meninggal di Puskesmas Mengadu Kepada DPRD

ilustrasi
ilustrasi

Siak (SegmenNews.com) – Chaidir, ayah dari pasien balita bernama Cahaya (1,2) yang meninggal di Puskesmas yang berada di Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, karena pelayanan buruk dari Puskesmas itu beberapa waktu lalu, akhirnya mengadu dan mendatangi kantor DPRD Kabuapten Siak sekitar pada Pukul 14.00 wib, Kamis (7/11).
Kedatangan Chaidir hari itu tidak sendiri, Ia datang bersama Sutrisno danjuga beberapa warga lainnya. Sutrisno merupakan salah satu keluarga pasien yang juga menjadi korban dari buruknya pelayanan Puskemas yang ada di Lubuk Dalam itu pada bulan Oktober lalu.
Kedatangan Chaidir dan Sutrisno siang itu diterima langsung oleh Anggota DPRD Siak dari Komisi I. Selain melaporkan mengenai kejadian beruk yang yang menimpa putrinya (Cahaya) sewaktu berobat di Puskesmas itu, Chaidir bersama empat orang warga dari Kecamatan Lubuk Dalam ini juga melaporkan mengenai pelayanan buruk dari Puskesmas tersebut.
Mendapat adanya pengaduan dari masyarakat, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Siak, Muhtarom segera menghubungi Dinas Kesehatan untuk memberikan penyataan resmi terkait persoalan itu.
Terpantau hari itu, dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Siak, hanya dihadiri oleh Kabid Pelayanan, Dr. Nurplita.
Sementara itu, Kadiskes Kabuapten Siak, dr. Tony Chandra di kabarkan tengah berda di luar Kota sehingga tidak bisa menghadiri hearing hari itu.
Terkait pengaduan masyarakat mengenai pelayanan dari Puskesmas di kecamatan Lubuk Dalam itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Siak, Mutharom mengatakan, pihak dari Dinas Kesehatan berjanji akan melakukan pembenahan terhadap Puskesmas yang ada di Kecamatan Lubuk Dalam itu. Hasil hearing yang telah berlangsung tadi, kelihatan kedua belah pihak sudah bisa saling memahami.
” Pertemuan masih akan dilanjutkan karena saat ini tidak semua pihak hadir. Untuk kasus yang menimpa keluarga pasien (Chaidir), Komisi I belum bisa memutuskan, karena terlalu dini memutuskan apakah ini merupakan kesalahan salah satu pihak. Namun kita minta kepada Kepala Dinas Kesehatan untut menyelidiki permasalahan ini. Kita minta Dinas Kesehatan bisa bertindak lebih tegas dalam hal ini. Karena pelayanan kesehatan dengan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Mutharom.
Dari hearing tadi, lanjut ketua Komisi I DPRD Siak ini, pihak Disskes yang diwakili berjanji akan melaporkan hal itu kepada Kapala Dinas Kesehatan. Ia juga mengatakan akan mengunjungi rumah dari keluarga pasien ituTerkait persoalan yang menimpa anak dari Chadir, salah satu warga
Sambung Mutharom, masyarakat juga mengeluhkan adanya Dokter yang membuka praktek pada jam kerja. Mutahrom memaparkan dirinya juga telah meminta kepada Dinas Kesehatan untuk bisa bertindak tegas akan hal itu, karena Dokter tetap harus tetap mengutamakan pelayanan di Puskesmas dan bukan malah membuka praktek.
” Kita menganggarkan 70 M untuk dana kesehatan. Seharunya dengan anggaran sebesar itu pelayanan sudah bisa maksimal. Untuk dokter juga tidak perlu berkecil hati dengan pengobatan gratis, karena mereka juga menerima uang dari pelayanan yang mereka berikan, cuma memamng tidak langsung cash, tapi dalam bentuk claim,” katanya.
Dilain pihak, terkait hearing yang telah berlangsung itu, Chaidir menjelaskan kedatangan mereka bertujuan agar pelayanan kesehatan dari Puskesmas itu bisa lebih baik lagi. Ia mengaku hasil pertemuan hari itu akan kembali dilanjutkan pada hari Rabu mendatang.
” Kita melapor karena kita tidak ingin kejadian sepert ini terjadi lagi, karena kejadian ini sudah terjadi dua kali, dan sampai saat ini belum ada perubahan dari Puskesmas itu. Kita hanya meminta agar pelayanan itu bisa berubah dan kita juga minta Dinas Kesehatan bisa bertindak tegas, khususnya terhadap dokter yang membuka praktek pada jam kerja,” katanya.
Mengenai pernyataan dari beberapa petugas medis yang menyebut bahwa anaknya meninggal sebelum dibawa kerumah sakit, Chaidir menampik dengan keras tudingan itu.
” Saat itu saya marah-marah, tubuh anak saya saat itu juga masih kejang-kejang karena kesulitan bernapas dan petugas medis juga memberikan bantuan napas dengan menggunakan selang oksigen. Kalau memang anak saya sudah tiada, kenapa harus dikasih selang oksigen,” ujarnya Chaidir dengan nada meninggi.
Ia berharap Pemerintah melalui Dinas Kesehatan bisa serius untuk mengatasi persoalan pelayan buruk dari Puskesmas itu dan mengmbil tindakan tegas dari kejadian yang telah menimpa keluarga pasien.

Wow…Jabatan Sekda Riau Rp1,4 Miliar

kursiPekanbaru (SegmenNews.com)- Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kasus dugaan perdagangkan jabatan Sekretaris Daerah Riau seharga Rp1,4 miliar dengan pelaku Kepala Inspektorat Riau.

“Tentunya akan diambil langkah awal, termasuk memanggil dan meminta keterangan pelapor,” katanya, Jumat (8/11/2013).

Korban pelapor S Tamun (54), kini menjabat Kepala Bidang Kominfo dan PDE Pemerintah Provinsi Riau telah melaporkan kasus perdagangkan jabatan Sekda itu ke Kepolisian pada 16 Oktober 2013.

Ketika itu sekitar pukul 14.00 WIB, demikian korban, korban bersama pelaku ke Bank BCA yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Saat itu, korban mengaku mentransfer uang kepada pelaku dengan total Rp1,4 miliar setelah pelaku sebelumnya berjanji akan menjadikan korban sebagai Sekretaris Daerah Riau.

Namun sampai saat ini, kata korban, Syamsurizal tidak menepati janjinya dan tidak mau mengembalikan uang korban.

Tamun yang dihubungi lewat sambungan telepon di Pekanbaru membenarkan adanya laporan tersebut dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

“Benar itu, saya melaporkan Syamsurizal, Kepala Inspektorat Riau,” katanya.***(fa’i/knc)

KPU Riau Distribusikan Surat Suara ke Daerah

KPUPekanbaru (SegmenNews.com)- Komisi Pemilihan Umum Riau telah mendistribusikan surat suara Pemilihan Gubernur Riau putaran kedua kepada 12 KPU Kabupaten/Kota se-Riau.

“Surat suara telah didistribusikan kepada KPU Kabupaten Kota. Pengiriman dilakukan ke 10 zona dengan dikawal aparat Kepolisian dari Polda Riau. Mungkin hari ini ada yang telah sampai,” kata Kasubag Umum dan Logistik KPU Riau, Khoiril Fahmi, Jumat (8/11/2013).

Surat suara Pilkada Riau putaran kedua sampai di Sekretariat KPU Provinsi Riau sejumlah 4.100.470 lembar pada Rabu malam (6/11/2013).

Jumlah tersebut berdasarkan jumlah DPT Pilkada Riau ditambah 2,5 persen cadangan. Jumlah DPT sendiri adalah 4.000.459 dan surat suara cadangan adalah 100.011 sehingga jumlah keseluruhan 4.100.470 lembar surat suara.

Surat suara sampai dalam bungkusan kardus sebanyak 1379 Dus yang diantar oleh dua unit truk.

Pada jadwal dan tahapan Pilkada Riau putaran kedua sebenarnya surat suara sampai di KPU Kabupaten Kota paling lambat pada 12 November. Namun kenyataannya surat suara saat ini telah sampai dan besar kemungkinan akan sampai di Kabupaten Kota sebelum 12 November.***(rn/kn)

Terjaring di Rohul, 28 PSK Dipulangkan ke Asal

Sejumlah PSK yang terjaring sedang mendapatkan nasehat dari pihak kepolisian Polres Rohul
Sejumlah PSK yang terjaring sedang mendapatkan nasehat dari pihak kepolisian Polres Rohul

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Rokan Hulu berencana akan memulangkan sebanyak 28 orang Pekerja Sex Komersial (PSK) yang beroperasi di sejumlah kafe remang-remang.

Dikatakan Kepala Dinsosnakertrans, T Rafli Armein, Jum’at (8/11/13) bahwa pemulangan PSK kali ini berbeda dengan pemulangan sebelumnya. Pemulangan PSK kali ini diawasi hingga ke angkutan umum menuju asal mereka.

“Kita antisipasi PSK kembali ke Rohul. Mereka akan terus diawasi hingga naik ke angkutan umum,” ungkapnya.

Untuk proses pemulangan PSK yang terjaring bulan ini. Pihak Dinsosnakertrans sedang melakukan pendataan identitas asal para PSK.***(r4n)