Beranda blog Halaman 2777

UMP Riau 2014 naik jadi Rp1,7 juta

uang di bankPekanbaru (SegmenNews.com)– Rapat Dewan Pengupahan Provinsi Riau pada Jumat malam akhirnya mencapai kesepakatan melalui pemungutan suara atau voting, bahwa Upah Minimum Provinsi (UMP) 2014 adalah sebesar Rp1.700.000.

“Voting terpaksa dilakukan karena jalan musyawarah yang sudah ditempuh tidak bisa mencapai keputusan bulat atau mufakat,” kata Sekretaris Dewan Pengupahan Riau, Ruzaini, kepada Antara, Jumat.

Dengan begitu, UMP 2014 mengalami kenaikan sekitar 21,4 persen dari tahun 2013 yang sebesar Rp1.400.000. Jumlah itu lebih rendah dari agenda perwakilan serikat pekerja dan buruh yang sebelumnya meminta kenaikan sebesar 50 persen.

Pembahasan UMP 2014 berjalan dengan alot melalui lima kali Rapat Dewan Pengupahan di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau di Pekanbaru. Ruzaini mengatakan voting dilakukan pada sekitar pukul 20.20 WIB. Rapat itu sendiri diikuti oleh 19 dari 29 anggota Dewan Pengupahan Riau.

Dalam rapat itu, Dewan Pengupahan menyepakati angka komponen standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Riau sebesar Rp1.724.000. Dengan begitu, ia mengatakan UMP 2014 sudah memenuhi 98,60 persen dari KHL.

Menurut dia, ada tiga opsi besaran UMP yang muncul ke permukaan dan akhirnya disepakati harus diputuskan lewat voting. Opsi pertama adalah UMP sebesar Rp1.575.000, kemudian opsi Rp1.700.000, dan yang terakhir Rp1.710.000.

Hasilnya, sebanyak 15 suara menyetujui opsi kedua. Sedangkan, opsi pertama mendapat tiga suara dan opsi ketiga hanya satu suara.

Setelah adanya UMP 2014, lanjutnya, Dewan Pengupahan segera membuat surat rekomendasi kepada Gubernur Riau agar keputusan tersebut mendapat kekuatan hukum berupa Peraturan Gubernur Riau. Dengan begitu, UMP 2014 bisa diterapkan mulai 1 Januari 214 dan juga menjadi patokan bagi penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Riau.

Surat rekomendasi itu akan ditandatangani oleh Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Riau, Nazarudin, dan Ruzaini selaku Sekretaris Dewan Pengupahan.

“Malam ini juga kami buatkan rekomendasi untuk gubernur, dan disampaikan secepatnya,” ujar Ruzaini.***(rn/ant)

Wartawan Siak Vs Karyawan BOB “Saling Tembak” di Paintball

wartawanRindu Sepadan (SegmenNews.com)- Permainan Paintball yang diikuti secara bergantian seluruh wartawan siak dan karyawan Badan Operasi Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako (BSP)-Pertamina Hulu, mengakhiri kegiatan media gethering di kawasan rindu sempadan, Pekanbaru-Siak. Tiga hari acara tersebut digelar, cukup menambah keakrapan dan mempererat silaturrahmi.

Permainan atau race game yakni bowling hole, crazy reley, tepung transper, batas kaki, crazy relay, pimpong transper, press fruit, dan paintball berlangsung dengan sempurna. Seluruh peserta bermain dengan semangat, dan sportif, serta menerima kekalahan dengan ihklas.

Permainan paling resu dan memacu ardenalin dan kekuatan fisik ada di paintball, yang tadinya seluruh peserta bersahabat tersebut dan saat di paintball, mereka diharuskan saling “tembak” dengan senjata gas dan berisikan peluru bola-bola cat. Permain yang menggunakan strategi untuk memenangkan permain, cukup menambah wawasan bagai mana untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan dengan cara yang positif.

Seperti yang dikatakan soleman, salah satu tim pemenang yang bisa mengambil bendera “lawannya” mengatakan bahwa, kegiatan ini cukup menantang bagai mana menyesesaikan rintangan yang cukup bersifat fisik dan memacu adrenalin seseorang.

“Dalam permainan paintball ini cukup menambah wawasan kita, bagai mana mengatur strategi kelompok untuk mencapai kesuksesan atau kemenangan. Dan dalam permainan kita diharuskan “menembak” lawan dengan berbagai strategi untuk memenangkan permainan, dan hal ini cukup positif,” terang Soleman wartawan Metro Riau biro siak itu.

Selain itu diungkapkan Ali Masruri wartawan Haluan Riau biro Siak, seluruh permainan tersebut bagai mana seluruh peserta diharuskan kompak dan saling dukung untuk mencapai kesuksesan bersama. Terlebih lagi pada tepung transper, batas kaki, dan pingpong transper. Dalam permainan itu kerjasama yang tinggi cukup dibutuhkan serta kekompakan.

“Berbagai permainan yang disajikan dalam acara itu cukup menantang adrenalin kita, serta memacu kekompakan dan kerjasama antara peserta. Dan makna-makna yang tergantung dalam permainan itu dapat dijalankan dalam kehidupan seharu-hari dalam hal positif,” terang Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak, Ali Masruri.***(rls/rinto)

Dibalik BOB BSP-Pertamina Hulu di Siak

Sabah Auh (SegmenNews.com)- Ladang sumur minyak di Zamrut dan Pedada di Kabupaten Siak pada 1973 dan 1975, diketahui pada massa dikelola PT.Caltek Pasifik Indonesia (CPI) yang sekarang PT. Cevron Pacifik Indonesia (CPI) ternyata pernah mengalami puncak tertinggi, yakni dengan puncak produksinya mencapai 99.000 barel atau BOPD di tahun 1984.

Setelah itu 10 tahun kemudian jumlah produksi didua sumur minyak itu terus mengalami penurunan, dan ditahun 1994 tidak lagi ditemukan ladang atau sumur yang baru dan terpaksa menggunakan sistem water flood atau injeksi air ke perut bumi untuk mengeluarkan minyak tersebut.

Saat itu sumur minyak itu terus dikelola PT CPI, hingga kontrak diperpanjang ditahun 2001, maka di 2002 CPP Block yang dikelola PT CPI itu diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dan dibentuk Badan Operasi Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako (BSP)-Pertamina Hulu.

Pengambilan minyak dengan cara injeksi air tersebut, ternyata terus dilakukan BOB BSP-Pertamina Hulu hingga saat ini. Dan saat ini jumlah minyak yang dapat dihasilkan di Cam Pedada mencapai 8.000 barel perharinya. Dan hal ini tentunya akan cendrung menurun ditahun berikutnya.

Dikatakan TM.Prod.OPT Pedada Area Erlangga dalam penjelasannya secara singkat tentang sejarah tersebut bahwa, dalam pengolaan minyak akan mengalami proses penurunan apabila tidak ditemukannya ladang atau sumur baru. Dan hal itu juga terjadi pada massa pengelolaan PT CPI, dan hingga saat ini.

“Hal yang bisa apabila mengalami penurunan, saat ini kita hanya menggunakan sistem injeksi air atau water flood di sumur-sumur tua yang kita miliki. Tetapi dalam pengolaan kita penurunan yang terjadi tidak terlalu siknifikan seperti terdahulunya,” terang Erlangga.

Diketahui bahwa BOB BSP-Pertamina Hulu ini memiliki luas lahan sekitar 9,996 Km2, dengan jumlah lapangan 29, dan jumlah sumur 662. Dari jumlah sumur itu yang masih aktif yakni sebanyak 467 sumur, dan tidak aktif 96 sumur, serta sumur yang menggunakan injeksi air 90 sumur, dan Non EOR sebanyak 9 sumur.

Selain itu ditambahkan Nazarudin Manajer External Affair BOB BSP-Pertamina Hulu bahwa, penurunan produksi hampir terjadi di setiap perusahaan minyak apabila tidak ditemukannya ladang atau sumur yang baru atau sistem dan peralatan yang canggih untuk mengeluarkan minyak dari perut bumi.

“Saat ini kita masih menggunakan peralatan yang lama dan sederhana, tetapi penurunan yang terjadi setelah kita ambil alih tidak seperti saat dikelola PT CPI, kita bisa mempertahankan walau sedikit ada penurunan,” terang Nazaruddin.***(rinto)

 

438 Peserta Ikuti Tes CPNS K2 di Rohul

Sekda Rohul, Ir Damri dan Kepala BKD, Sri Mulyati memantau berlangsungnya ujian K2 di SMAN 1 Rambah
Sekda Rohul, Ir Damri dan Kepala BKD, Sri Mulyati memantau berlangsungnya ujian K2 di SMAN 1 Rambah

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Berdasarkan daftar nominatif pada listing yang dikeluarkan oleh kepala badan kepegawaian negera nomor :k.26-30/v/146/1/99 tanggal 02 september 2013, sebanyak 438 tenaga honorer yang tergabung dalam tenaga honorer kategori 2 (k2) mengikuti ujian tes CPNS, bertempat di SMAN 1 Rambah, Minggu (3/11/13).

Peserta menempati 25 ruangan. Tes berupa kemampuan dasar (TKD) yang dijadwalkan pukul 08:00 s/d 11:00 wib sedangkan tes kemampuan bidang (tkb) dilaksanakan pada pukul 13:00 s/d 14:30 wib.

Dari 438 peserta, tenaga guru sebanyak 333 orang yang terdiri dari SD-SMP 12 orang, DIII 256 orang, D.IV, SIII Sebanyak 65 Orang, sengankan tenaga tekhnis sebanyak 105 orang dengan rincian SD-SMP 31 orang, SMA-DIII 67 Orang, dan DIV–SIII 7 orang dan jumlah tenaga honorer kategori II.

Sedangkan yang mengambil nomor ujian seleksi CPNS sebanyak 428 orang dengan rincian tenaga guru sebanyak 326 orang, yakni SD-SLTP sebanyak 12 orang, SMA-D.III Sebanyak 249 orang, dan D.IV- S.III Sebanyak 65 orang, sedangkan tenaga tekhnis sebanyak 102 orang dengan rincian SD-SMP :30 Orang, SMA- D.III 65 ORANG dan D.IV – S.III sebanyak 7 orang, dan tenaga honorer yang tidak mengambil nomor ujian sebanyak 10 orang yang terdiri dari tenaga guru sebanyak 7 orang dan tenaga tekhnis 3 orang.

Kepala BKD Rohul, Hj Sri Mulyati bahwa seluruh peserta yang mengambil no ujian saat ini telah mengikuti tes namun ada satu peserta yang mengalami kebutaan hal ini berdasarkan pengakuan yang bersangkutan berasal dari sekolah panjoran Gading Rokan Empat Koto atas nama suriati tanggal lahir 08-02-1967 dengan nomor peserta 530712000223, namun berdasarkan kesepakatan pengawas tes maka yang bersangkutan diperbolehkan mengikuti tes namun lulus atau tidaknya tentunya berdasarkan hasil kemampuan yang bersangkutan karena tes ini sifatnya murni.

Peserta diawasi oleh BPKP, BKN KOREG 12, BKD Provinsi, ISW (Indinesian Corupcion Work ) BKD Provinsi Riau, BKD Rohul, Polsek Rambah, Satpol-PP, Inspektorat Rokan Hulu dan insfektorat Provinsi.

Sekda Rokan Hulu Ir Damri beharap peserta tes mengikuti tes dengan sebaik-baiknya sesuai aturan ditetapkan panitia. Sebab tes ini menentukan nasib mereka.***(adv/hum)

 

DPRD Solok Belajar Mobdis wajib Pakai Pertamax di Siak

Siak (SegmenNews.com)- Adanya aturan mentri untuk mewajibkan mobil dinas plat merah menggunakan partmax menjadi polemic bagi pejabat yang menggunakan mobil dinas sebagai operasional setiap harinya. begitulah yang dirasakan komisi C DPRD kota Solok yang disampaikan Adi Purnama, selaku ketua Komisi C saat berkunjung ke DPRD Kabupaten Siak Bulan April lalu solok. Kunjungan yang disambut oleh Wakil Ketua DPRD Siak, H. Azwar didampingi anggota Komisi III dan kabag Risalah serta kabag Keuangan Sekreteriat DPRD Kabupaten Siak.

Hal serupa juga dilontarkan H. Azwar dalam pertemuan yang berlangsung di ruang banggar tersebut,”hal ini juga menjadi polemic bagi kami di Kabupaten Siak ini, selain mobil dinas yang hanya pinjam pakai tanpa adanya anggaran operasional dari APBD, yang menjadi masalah utama di Kabupaten Siak ini pertamina yang menjual Partamax itu cuma satu dan itupun sangat sulit di dapatkan, untuk itu Pemerintah Kabupaten Siak melalui dinas terkait memberikan surat edaran ke setiap pertamina yang tidak menjual partamax untuk tetap melayani plat merah yang ingin mengisi premium”, ujarnya.

Menanggapi pertanyaan dari Adi Purnama terkait bagaimana cara dan kia, pemerintah daerah Kabupaten Siak untuk mengatasi polemix tersebut Mester.H.Hamzah,S.Ag yang juga hadir menanggapi bahwa diberlakukannya aturan tersebut sangat mendukung program pro rakyat miskin, namun disisi lain Mester menilai ini tidak efisien sebab dengan diberlakukannya aturan tersebut cara pemerintah untuk menyikapinya tentu dengan menaikkan anggaran perjalanan dinas di komponen / item yang lainya yang nantinya berdampak pada kenaikan belanja pemerintah nantinya.***(adv)

Hati-Hati! Wanita Menopause Berisiko Idap Kanker Payudara

ilustrasi
ilustrasi

Risiko terserang kanker payudara dapat dilihat dari tingkat hormon wanita. Ini merupakan hasil laporan sebuah studi yang dilakukan belum lama ini.

Seperti diberitakan US News, studi yang ditulis Shelley Tworoger, seorang profesor medis di Harvard Medical School di Boston menjelaskan bahwa wanita yang sudah menopause dengan kadar bormon esterogen, androgen dan prolactin yang tinggi memiliki risiko terkena kanker payudara lebih besar dibanding mereka dengan tingkat hormon tersebut lebih rendah.

Studi ini menyatakan bahwa tingkat tiga hormon antara lain estrone sulfate, testosterone dan prolactin menjadi indikator risiko kanker payudara yang lebih baik.

Dalam studi tersebut, Shelley bersama timnya memeriksa risiko kanker payudara terhadap 473 wanita postmenopausal yang didiagnosis dengan kanker payudara dan 770 wanita yang tidak menderita kanker payudara.

Dengan menggunakan pengukuran tingkat hormon, hasil prediksi yang didapat menjadi lebih akurat.

Dr. Stephanie Bernik, kepala bedah oncology di Rumah Sakit Lenox Hill di New York menyatakan, meskipun temuan ini sangat menjanjikan, namun diperlukan penelitian lebih lanjut, sehingga dapat dimasukkan ke dalam tes pemeriksaan.

Studi tersebut ditampilkan hari Kamis lalu di pertemuan Asosiasi Penelitian Kanker Amerika di National Harbor. ***(rn)

sumber: viva

Hii…Pakai Rambut Mayat, Kepala Digerogoti Belatung

Rambut mayat
Rambut mayat

Sebuah peristiwa mengerikan terjadi di ibukota Nairobi, Kenya. Seorang wanita Kenya, bernama Irene Myangoh, mengaku mengalami sakit kepala hebat usai rambutnya diperpanjang di sebuah salon.

Menurut harian Daily Mail, Jumat 1 November 2013, belakangan diketahui sambungan rambut tersebut milik mayat dan ada belatung di dalamnya. Belatung ini menembus kulit kepala dan menggerogoti tengkorak perempuan itu.

Hal ini bermula saat Myangoh menyambung rambutnya, atau yang dikenal dengan nama hair extension. Dua minggu usai pemasangan rambut, dia mengaku sering sakit kepala. Obat pusing juga tidak mempan.

Akhirnya, wanita yang berprofesi sebagai asisten pribadi di sebuah kantor pengacara ini berobat ke dokter. Tes darah dan pindai otak hasilnya negatif. Dalam pemeriksaan berikut, dokter menemukan akar permasalahannya.

Dokter itu menemukan ada belatung yang tengah memakan tengkoraknya. Belatung itu memang tidak terdeteksi dalam tes medis pertama, karena dia baru saja menetas dari telur. Diduga, belatung itu dari rambut tersebut.

Pemilik salon mengaku ini baru pertama kali dia alami. Dia mengaku telah memasang rambut itu kepada 10 wanita lainnya. Sementara rambut tersebut sudah terjual sebanyak 150 buah dari seluruh produk yang dia miliki.

“Saya akan mencoba memperoleh informasi lebih lanjut dari para pemasok karena kami mengimpor wig ini dari Inggris, Amerika Serikat dan India,” kata dia. ***(ren)

sumber: viva

Ketika Pedagang Kecil Merasa Dijajah

Salah satu pedagang gerobak berdebat dengan Kasi op satpol-PP Rohul di depan pasar Modern PasirPangaraian
Salah satu pedagang gerobak berdebat dengan Kasi op satpol-PP Rohul di depan pasar Modern PasirPangaraian

Satuan Polisi Pamong Praja Satpol-PP terus berupaya menggusur pedagang kecil, namun pengggusuran kerap tanpa solusi. Sehingga pedagang sate keliling seperti ajo di Kabupaten Rokan Hulu merasa dijajah, walau hanya mencari uang kecil.

Dia merasa sedih bercampur geram. Pasalnya, tak hanya disiang hari, dimalam haripun dia kerap ketakutan kalau-kalau Satpol-PP datang razia. Padahal, dia hanya menjajakan sate berkeliling dengan gerobak tuanya.

Saat SegmenNews.com memulai perbincangan dengan pedagang sate tersebut, Kamis (31/10/13) malam sekitar pukul 08:00 Wib tepat di depan salah satu klinik di jalan Tuangku Tambusai. Dia menoleh kekiri dan kekanan. SegmenNewspun bertanya. Melihat apa jo?. Dia menjawab, “takut nanti ada Satpol-PP, gerobak saya di angkat bang,” katanya.

Dia melanjutkan bercerita, bahwa jika berdagang di ruas jalan depan taman kota memang tidak diperbolehkan. Tapi kenapa dia menjajakan dagangannya dengan berkeliling juga di tangkap Satpol-PP.

“Kami cuma cari uang Rp 1000-Rp 2000 bang, kami tak ada tempat untuk berdagang, kelilingpun kami ditangkap tak perduli siang atau malam, kami harus jualan dimana bang?. Kami merasa dijajah, kami hanya pedang kecil,” keluhnya.

Usulnya, paling tidak Pemerintah menyiapkan tempat berdagang sate.

Sebelumnya disiang hari itu juga, terlihat ada perdebatan antara Kasi Ops Satpol PP Rohul, Arfin dengan pedagang sate di depan pasar modern. Dari perdebatan mereka, pedagang meminta solusi kepada arfin. Kalau mereka tidak boleh berdagang didepan pasar modern. Lantas mereka mau berdagang dimana, sedangkan berdagang di dalam area pasar modern, mereka tidak diperbolehkan.

“Kasih kami solusi, di dalam pasar ini kami tidak boleh jualan. Kami harus jualan dimana?,” tanya pedagang itu.

Mendengar itu, Arfin sempat terdiam sejenak. Arfin kembali menjawab, bahwa tugas mereka hanya menertibkan.

“Kalau solusinya itu tugas Pemerintah, kami hanya menjalankan tugas untuk menertibkan,” jawab Arfin. Setelah beberapa menit berdebat, akhirnya rombongan Satpol-PP pun berlalu.***(dn/rn)

Sebelas Rumah Hangus di Kampung dalam

int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pristiwa Kebakaran kembali terjadi sekitar pukul 11.50 wib siang, Jumat (1/10/2013). Kali ini sijago merah telah meludeskan 11 rumah di Kelurahan Kampung Dalam. Tepatnya tidak jauh dari Kantor Lurah Kampung Dalam.

Menurut salah seorang saksi mata, Ori kejadian tersebut saat akan berlangsung shalat Jumat.”Saya taunya dari adik saya dan api sudah mulai membesar,” katanya.

Menurutnya api tersebut berasal dari salah seorang warga bernama Suna.”Kita belum tau pasti dari mana. Katanya api berasal dari Kompor,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan ada sekitar 11 rumah yang hangus terbakar dan telah dipadamkan oleh Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru.

“Karena rumah banyak rumah yang terbuat dari papan dan berdempetan jadi api cepat membesar,” katanya.
Dari pantauan dilokasi kejadian tampak damkar kesulitan memadamkan api. Pasalnya, jalan masuk ke lokasi cukup sulit untuk dilewati mobil damkar.

Hingga berita ini diterbitkan pemadam kebakaran masih memadamkan sisa-sisa api yang ada dipuing-puing bangunan yang telah ludes terbakar. (DN)

BAZNAS Riau Serahkan Bantuan Rp 100 Juta di Rohul

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau Drs H Auni M Noor MSi, serahkan bantuan zakat senilai Rp 100 juta untuk peningkatan usaha produktif bagi fakir miskin yang ada di Kab Rohul, bersempena dengan kegiatan Pelatihan Imam Masjid se Kec Rokan IV Koto, Kamis (31/10/2013) bertempat di Masjid Al-Istiqomah Rokan Koto Ruang Kec Rokan IV Koto.

Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Riau Drs H Auni M Noor MSi, Bendahara BAZNAS Riau H Mahfud BcHk, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Ketua BAZNAS Rohul Ir H Sam Rikardo MSi, Sekretaris BAZNAS H Elfalisman SAg, Kepala KUA Rokan IV Koto Faizil SAg MA.

Hadir juga dalam acara tersebut adalah Imam Masjid Besar Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian H Azhar Darma SE, Kasi Penyelenggara Syari’ah H Abd Rahman Jailani SAg, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, Pengurus dan Imam Masjid, serta umat Islam lainnya dari Kec Rokan IV Koto.

Ketua BAZNAS Riau Drs H Auni M Noor MSi, menyatakan bahwa bantuan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam rangka pengentasan kemiskinan, sebab kemiskinan adalah salah satu musuh utama umat Islam, sebab kemiskminan sangat dekat dengan kakafiran.

Ketua BAZNAS Rohul Ir H Sam Rikardo MSi, menyatakan bahwa bantuan Rp 100 juta ini akan dibagikan kepada empat kelompok usaha produktif, yang tersebar di tiga Kecamatan, yaitu satu kelompok usaha kerambah ikan di Rokan IV Koto dengan bantuan Rp 25 juta.

Satu kelompok usaha ternak kambing di Kecamatan Kepenuhan senilai Rp 25 juta, dan dua kelompok usaha ternak sapi di Kecamatan Rambah Hilir senilai Rp 50 juta, papar Sam Rikardo.

Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pengurus BAZNAS Riau, yang telah mengalokasikan bantuan zakat di Kab Rohul ini, sebab angka kemiskinan juga cukup tinggi di Rohul.

Dikatakannya, pihak Kemenaag dan BAZNAS Rohul selama ini telah bahu membahu untuk mengentaskan masayarakat dari kemiskinan. Hasilnya pun sudah dirasakan oleh masyarakat. Ditambah lagi pada hari ini, diserahkan bantuan Rp 100 juta dari BAZNAS Provinsi Riau. Untuk itu semua diucapkan terima kasih, ujar Ahmad Supardi.***(r4n/rls)