Duri (SegmenNews.com)– Sebanyak 14 unit rumah warga di Kelurahan Air Jamban, Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis porakporanda diterjang angin beliung, Selasa, (1/10/2013).
Pristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB itu membuat warga ketakutan karena saat itu Kota Duri dan sekitarnya sedang diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang.
Warga setempat mengungkapkan, awalnya, angin yang berhembus seperti biasanya. Namun, dengan tiba-tiba angin berwarna hitam serta suara bergemuruh. Benda-benda yang ada di sekitarnya beterbangan, sehingga warga yang melihat gumpalan angin tersebut ketakutan.
“Warga berteriak, sambil mengucapkan Allahu Akbar. Warga berhamburan keluar rumah,” kata Ketua RW 07, Kingkin Wahyudi menceritakan.
Dia mengaku melihat gumpalan angin berwarna hitam yang mengangkat dan menerbangkan sejumlah atap rumah warganya. “Benda-benda beterbangan, bahkan atap rumah warga terpelanting sejauh 30 meter.
Diungkapkannya, peristiwa itu sudah disampaikan kepada Pemkab Bengkalis, dan warga mengumpulkan puing-puing rumahnya yang berserakan.
“Korban mengumpulkan puing-puing rumahnya. Kejadian ini juga sudah kami sampaikan ke pemerintah,” imbuhnya. (*/knc/res)
Indragiri Hulu (SegmenNews.com)– Abdul Manan (77), Calon Jamaah Haji (JCH) asal Kabupaten Inhu meninggal dunia, Senin (30/9/213) sekitar pukul 06.00 waktu Madinah.
Warga RT 11, RW 06, Desa Pematang, Kecamatan Batang Peranap tersebut meninggal dunia ketika rombongan JCH asal Inhu akan berangkat menuju Mekkah.
Informasi meninggalnya Abdul Manan disampaikan Bupati Inhu Yopi Arianto yang juga Amirul Haj Kloter 22 Riau didampingi Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) Inhu Darbi kepada wartawan, Senin (30/9/2013) melalui telepon selulernya. “Jamaah kita atas nama Abdul Manan telah meninggal dunia, ketika para rombongan berencana akan menuju Arab Saudi,” ujarnya.
Dijelaskan Bupati, Abdul Manan meninggal dunia karena faktor usia yang sudah lanjut. Selain itu, bisa juga karena faktor cuaca serta kelelahan akibat padatnya jadwal ibadah. Sebab beberapa hari sebelumnya, Abdul Manan dalam kondisi sehat. “Ini ajal beliau dan kehendak Allah SWT terhadapnya.” ungkapnya.
Almarhum sambungnya, akan dikebumikan di Madinah setelah dilakukan serah terima dengan Pemerintah Arab Saudi. Kemudian perjalanan rombongan baru akan dilanjutkan ke Mekah setelah prosesi serah terimah tersebut. Kabar duka itu juga sudah disampaikan kepada keluarga alamarhum melalui Pemkab Inhu. “Mudah-mudahan keluarga tabah menerima cobaan ini dan almarhum mendapat tempat yang layak sesuai dengan amal ibadahnya,” harap Bupati.
Ditambahkan Bupati, secara umum JCH asal Kabupaten Inhu yang ada saat ini dalam keadaan sehat. Bahkan setiap ada gangguan kesehatan bagi terhadap jemaah, langsung dilakukan perawatan dan pengobatan dengan cepat. ***
Sumber : Tribun Pekanbaru
Siak (SegmenNews.com)- Review DED gedung daerah (GD) yang dianggarkan pada perubahan APBD 2013 sebesar Rp700,900.000 akan dikoreksi kembali oleh Pemkab Siak menjadi maksimal 75 persen dari pagu dana awal sesuai ketentuan yang berlaku.
Hal ini disampaikan bupati Siak Syamsuar dalam jawabannya terhadap pandangan umum fraksi PKS, dalam sidang paripurna yang digelar DPRD Siak, Senin (9/9/2013). Koreksi, kata dia, akan disampaikan pada saat pembahasan RAPBD-P dengan badan anggaran (banggar) DPRD Siak nantinya.
Berkaitan dengan kegiatan site development gedung daerah, yang juga dikritisi Fraksi PKS dalam paripurna 3 September lalu, bupati mengatakan, bahwa kegiatan tersebut tidak ada kaitannya dengan DED gedung daerah karena merupakan kegiatan penataan kawasan diluar gedung termasuk masterplan dan penyusunan dokumen amdal.
Sedangkan mengenai pengajuan pembelian tanah seluas 1 ha sebesar Rp.548.818.000,- untuk pembangunan perguruan tinggi negeri pada disdikbud, Syam mengatakan bahwa pelaksanaan pembebasan tanah dilakukan oleh SKPD terkait (disdikbud) dan tahapan-tahapan yang harus dilakukan telah dipersiapkan.
“Berdasarkan hasil kajian tentang pendirian PT di kabupaten Siak dan dikaitkan dengan peluang pasar kerja, pemkab Siak akan mendirikan PT setingkat politeknik dan proses perijinannya sudah dimulai dilakukan dengan melengkapi syarat-syarat yang telah ditentukan,” bebernya.
Sebelumnya, pada paripurna 3 September dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap pengajuan RAPBD-P Siak 2013, fraksi PKS mempertanyakan anggaran pembelian tanah seluas 1 ha untuk pembangunan perguruan tinggi negeri sebesar Rp.548.818.000,- di SKPD dinas pendidikan dan kebudayaan (disdikbud) serta anggaran untuk review DED gedung daerah (GD) pada dinas tata ruang cipta karya (tarcip) sebesar Rp.700.900.000,-
Fraksi PKS mempertanyakan kesanggupan SKPD disdikbud dalam merealisasikan kegiatan ini, mengingat waktu yang tersedia hanya beberapa bulan saja sementara proses dan prosedur yang harus dilalui sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yakni UU nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, perpres nomor 71 tahun 2012 tentang peraturan pelaksanaan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.
Sementara terhadap dinas cipta karya dan tata ruang, F PKS mengaku aneh atas pengajuan anggaran review DED gedung daerah karena katanya, di APBD-P 2012 hal tersebut telah dianggarkan sebesar Rp.250.000.000.***(adv/ra)
Siak (SegmenNews.com)- Empat anggota DPRD Kabupaten Siak sudah mengajukan surat pengunduran diri karena pindah partai politik (Parpol) untuk Pemilu 2014 mendatang. Meski begitu, mereka masih menerima gaji dan tunjangan utuh dari APBD Kabupaten Siak.
Empat anggota DPRD Kabupaten Siak yang pindah partai tersebut adalah Halomoan Tinambunan,Widesden Dabuke, Ariadi Tarigan dan Ir Sulomo. Padahal berdasarkan Surat Edaran Mendagri, bagi anggota DPRD kabupaten/kota yang pindah partai politik, wajib dilakukan pergantian antar waktu (PAW) dan tidak berhak lagi menerima gaji serta fasilitas milik negara.
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Siak, Drs Rudinal, ketika ditemui usai paripurna DPRD Kabupaten Siak, Kamis (18/7/13) lalu , mengaku kalau empat dewan yang pindah partai tersebut masih digaji sesuai SK yang
mereka miliki.
“Kita akui, bahwa keempat anggota DPRD Kabupaten Siak yang pindah partai politik tersebut telah mengajukan surat mundur diri sebagai anggota dewan ke DPRD Siak. Itu merupakan salah satu persyaratan mereka masuk
mendaftar calon legislatif (Caleg),” kata Rudinal.
Sejauh ini, kata Rudinal, pihaknya belum menerima surat PAW dari partai politik bersangkutan. “Kita akan terus lakukan koordinasi dengan kabupaten tetangga yang telah melakukan PAW terhadap anggota DPRD yang pindah partai politik tersebut,” ucapnya.***(rin)
Siak (SegmenNews.com) – Keresahan masyarakat terkait sering
habisnya pasokan Bahan Bakar Minyak
(BBM) di beberapa SPBU yang ada di
Kabupaten Siak, ternyata juga turut di
rasakan oleh salah seorang Anggota DPRD
Kabupaten Siak, Marudut Pakpahan. Ia
menyayangkan persoalan ini dibiarkan
berlarut-larut tanpa ada solusi yang
kongkrit dari dinas terkait guna
mengatasi persoalan ini.
” Lihat saja SPBU yang ada di Kilo 11
itu, dari dulu SPBU itu selalu tutupnya
cepat. Saya tidak pernah melihat ada
BBM disana, karena lebih sering tutup.
Kalau memang lebih sering gak ada
minyak, buat apa, bila perlu dinas
terkait harus mengevaluasi ijinnya,”
Ujar Anggota DPRD Siak ini.
Lanjutnya, Ia juga menerima laporan
dari masyarakat mengenai adanya
permainan yang dilakukan oleh pihak
SPBU dengan pengecer. Meski secara
kuantitatif jumlah pengecer itu
sedikit, namun jika dikumpulkan maka
akan menjadi banyak, tentunya pasokan
BBM di SPBU itu juga akan semakin cepat
habis.
” Jika memang persoalannya habisnya BBM
di SPBU itu dikarena SPBU dan pengecer
yang bermain, maka seharusnya
Disperindag dan Pihak Kepolisian bisa
melakukan koordinasi dalam mengawasi
penjualan BBM ini. Disperindag juga
harus membuat aturan, dimana jarak
antara pengecer dengan SPBU itu minimal
1 Kilo meter,” Ujar Anggota Komisi II
DPRD Siak ini kepada tribun, Selasa
(1/10).
Meskipun demikian, Marudut menilai
permasalahan sering habisnya BBM di
beberapa SPBU itu tidak bisa dilihat
hanya dari satu sisi saja. Namun
demikian, seharusnya Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten
Siak tidak membiarkan persoalan ini
berlarut-larut. Disperindag Kabupaten
Siak harus memanggil pemilik SPBU ini
untuk mencari akar permasalahan apa
yang sebenarnya yang menyebabkan BBM di
beberapa SPBU yang ada di Kabupaten
Siak ini sering habis.
Selain ditenggarai karena aksi main
mata anatar pihak SPBU kepada pihak
pengecer yang menjual BBM tersebut,
Anggota DPRD Siak dari Frkasi PDI-
Perjuangan ini menilai ada beberapa
faktor lain yang mungkin menjadi
penyebab sering habisnya BBM di
beberapa SPBU. Pertama Apakah jumlah
pasokan BBM yang dikirim pertamina
kepada pihak SPBU telah sesuai dengan
pasokan yang diminta oleh SPBU.
Kedua, keterlambatan itu mungkin juga
dikarenakan jarak antara Depot
Pertamina dengan SPBU itu cukup jauh,
sehingga sering terjadi keterlambatan
dalam melakukan pengisian.
” Disinilah peran Pemerintah dalam hal
ini Disperindag, Contoh SPBU Bunga
Raya, seharusnya mereka mencari solusi
dari permasalahan itu, ” Kata Marudut.
Ditanya apakah sering habisnya BBM di
beberapa SPBU itu karena jumlah SPBU
yang tidak sebanding dengan Jumlah
Penduduk Siak, Ia menilai jumlah SPBU
di Siak sudah cukup memadai, karena
pembangunan SPBU itu juga dilakukan
dengan melalui pertimbangan dari data
statistik yang ada.
Dilain pihak kepala Dinas Perindustrian
dan Perdagangan Kabupaten Siak, Wan
Bukhari menjelaskan, dalam waktu dekat
pihaknya akan segera memanggil pemilik
SPBU yang ada di Kabupaten Siak guna
membicarakan kembali perihal sering
habisnya minyak di beberapa SPBU
tersebut.
” Kita akan mengadakan rapat dengan
para pemilik SPBU. Selain itu, kita
juga akan melakukan koordinasi dengan
pihak Kepolisian dalam melakukan
pemantauan di beberapa SPBU terkait
penjulan BBM yang dilakukan pihak
SPBU,” Ujar Kadisperindag Kabupaten
Siak, Wan Bukhari kepada tribun.
Terkiat adanya laporan warga terkait
pembelian BBM Yang dilakukan oleh
pengecer dengan melakukan modifikasi
pada kendaraan bermotornya, khususnya
pada tanki minyak kendaraannya, Wan
Bukhari berharap, Kapolres Siak yang
baru bisa membantu dalam melakukan
penindakan kepada pemilik kedaraan yang
melakukan modifikasi tersebut.
” Modifikasi itu kan ada aturannya,
jadi modifikasi itu bukan semabarangan,
saya berharap kepada Pihak Kepolisian,
khususnya Kapolres Siak bisa menindak
pelaku tersebut,” Jelas Kadisperindag
Kabupaten Siak ini.
Namun Wan Bukhari menilai, selain
permasalah itu, permasalahan krusial
yang menjadi penyebab sering habisnya
BBM di SPBU itu adalah terkait
kesulitan modal yang dialami oleh
pemilik SPBU. Hal itu terjadi sejak
terjadinya kenaikan harga BBM. Ditambah
lagi beberapa pembeli tetap di SPBU itu
sering Bon atau mengutang.
Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Malam Hari Raya Idul Adha di Rokan Hulu bakal dimeriahkan dengan takbir keliling bagi umat muslim se-Rokan Hulu pada malam selasa 14 oktober 2013. Takbir dimulai dari bundaran tugu ratik togak sampai ke bundaran jalur dua km 4 pasir pengaraaian.
Hal ini terungkap dalam rapat persiapan Hari Raya I’dul Adha yang dipimpin oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Rokan Hulu, Syamsul Bahri, MM, Rabu (2/10/13) di ruang rapat lantai 2 Setda. Rapat tersebut juga di hadiri oleh perwakilan Polres Rokan Hulu, Dishub, Kemenag Rohul, Camat Rambah dan Kabag Kesra. Dengan harapan pegelaran pawai takbir keliling sukses dan aman.
Disampaikan, Syamsul Bahri bahwa Hari Raya Haji atau lebih dikenal dengan hari raya qurban yang merupakan perayaan yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Hari raya idul adha adalah perayaan terbesar di dalam Islam selain Aidil fitri yang disambut pada setiap 1 Syawal.
Aidil adha disambut pada hari ke-10, 11, 12 dan 13 bulan Zulhijjah setiap tahun. Bermula dengan Takbir Aidil adha pada malam 10 Zulhijjah, diikuti dengan solat sunat Aidil adha serta khutbah Aidiladha di pagi 10 Zulhijjah, setelah diikuti dengan ibadah korban yang boleh dilakukan sama pada 10 atau 11 atau 12 atau siang 13 Zulhijjah.
Pelaksanaan sholat idul Adha akan dipusatkan di Masjid Agung Islmic Center Rokan Hulu, dan dalam hal ini diharapkan seluruh masyarakat yang ada dikecamatan Rambah agar hendaknya bersama-sama melaksanakan Sholat Idul adha dan dalam hal ini asisten ekonomi Pembangunan Setda Rokan Hulu Syamsul Bahri mm juga menghimbau masyarakat seputar kecamatan rambah agar hendaknya bersama-sama bersatu untuk dapat sholat hari raya Idul Adha yang dipusatkan di Islamic Center Rokan Hulu. (adv/hum)
Alinka Hardianti dan Mico Mahaputra menerima penghargaan juara pertama dan kedua Gymkhana Race War 2013, dengan Toyota Etios Valco TTI
Jakarta (SegmenNews.com)– Etios Valco menjadi wakil termuda Toyota melalui Toyota Team Indonesia (TTI) yang beranggotakan talenta muda pada kancah kejuaraan slalom kelas A3. Sepak terjang Etios Valco yang masih belia, menunjukkan prestasi di lintasan slalom. Melengkapi deretan perolehan juara kejuaraan nasional slalom seri V Surabaya lalu, Toyota Etios Valco bersama TTI berhasil menduduki podium satu dan dua kejuaraan Gymkhana Race War yang digelar selama pelaksanaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 di JIExpo, Kemayoran Jakarta.
Hasil positif tersebut berhasil diraih duet pembalap TTI, Alinka Hardianti dan Mico Mahaputra dengan tunggangannya, Toyota Etios Valco. Kolaborasi ini menjadi yang terbaik setelah bertarung dalam lima heat. Akumulasi waktu terbaik ditorehkan Etios Valco dengan perbedaan hampir mencapai 5 detik dengan posisi ketiga. Kelincahan dan ketangguhan sosok Etios Valco menjadi poin penting torehan terbaik pada kejuaraan ini.
“Kami bersyukur, Etios Valco dapat menjadi market leader dengan menghadirkan kendaraan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama melalui nilai-nilai jual yang dimilikinya. Hasil ini sekaligus menjadi pembuktian akan ketangguhan Etios Valco sebagai penjelajah perkotaan. Kami berharap mampu menjadi fasilitas lahirnya talenta-talenta muda berbakat, melalui Toyota Etios Valco yang berkolaborasi dengan Toyota Team Indonesia,” ujar Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT. Toyota Astra Motor.
Menurut pihak TTI, Toyota Etios Valco cukup memberikan performa diluar ekspetasi. Kendaraan ini dinilai memiliki dasar yang kuat sebagai kendaraan yang responsif, lincah dalam bermanuver, serta tangguh. Hal ini dibuktikan dengan modifikasi minim yang diaplikasikan terhadap Etios Valco. Tidak hanya minim, Etios Valco juga dinilai memiliki tingkat kesulitan rendah untuk dimodifikasi. Keadaan ini memungkinkan seluruh pengguna Etios Valco dapat membuat kendaraan lebih personal dengan pengaplikasian modifikasi tertentu.
Koleksi deretan prestasi Etios Valco pada kejuaraan slalom sekaligus menjadi bukti ketangguhan Etios yang dirancang dan didesain sesuai dengan pasar Indonesia ini. Etios Valco yang diproduksi di Indonesia memang ditingkatkan baik dari segi kualitas dan fiturnya, dengan tujuan memenuhi karakteristik kebutuhan masyarakat Indonesia.
“Toyota Etios Valco Indonesia memiliki spesifikasi berbeda, yang disesuaikan dengan requirement pasar Indonesia. Pada awalnya, hal ini menjadi tantangan bagi kami. Kami bersyukur melalui masukan-masukan yang membangun dan disertai semangat Kaizen Toyota, kami mampu menghadirkan kendaraan dengan paket terlengkap di kelasnya,” tambah Johnny Darmawan.
Etios Valco berkompetisi di kelas A3 yang berisikan kendaraan-kendaraan produksi di atas tahun 2000 dengan kapasitas mesin maksimum 1.200cc, dan berpenggerak depan. Setahun terakhir kejurnas slalom kelas A3 ini memang menjadi sorotan, mengikuti perkembangan produk-produk baru pada segmen low hatchback ini. Toyota Indonesia berusaha memenuhi berbagai kebutuhan pasar dengan memberi bekal desain dan fitur-fitur fungsional yang lengkap di kelasnya. Etios Valco mampu menunjukkan ketangguhannya sebagai penjelajah lintasan aspal, sesuai dengan filosofi “Falcon” yang tangguh namun tenang ketika menjelajah.
Sedangkan modifikasi yang bisa dilakukan hanya sebatas penggantian suspensi dengan model coilover, sistem pengereman belakang dengan sistem hidraulis, dan penambahan alat untuk pemetaan sistem komputer mesin. Selebihnya harus dibiarkan dalam keadaan standar.
Di kelas lain, Toyota juga berhasil meraih prestasi melalui Toyota Yaris yang menduduki peringkat satu dan dua pada ajang yang sama.***(rls/put)
Pegawai Kehumasan Pemkab Rohul mengenakan baju batik sambut Hari Batik Nasional
Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Hari batik ditetapkan sejak tanggal 2 Oktober 2009, momen hari ini tepat tanggal 2 Oktober seluruh pegawai dilingkungan Pemda Rokan Hulu mengenakan pakaian Batik tak terkecuali Sekda Rohul.
Menurut Sekda, Ir Damri imbauan pemakaian baju batik tersebut termasuk instruksi melalui surat edaran yang diterima dari pusat. Sebab pakaian batik merupakan pakaian Nasional dan diperingati setiap tanggal 2 oktober.
Dikatakan Sekda, bahwa kata Batik itu sendiri diserap dari bahasa Jawa “amba” atau yang berarti menulis dan “nitik”. Batik erat dikaitkan dengan kebudayaan etnis Jawa, bahkan sudah dikenal semenjak zaman Raden Wijaya (1294-1309) pada masa kerajaan Majapahit.
Setelah akhir abad XVIII, batik mulai meluas menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa. Batik secara historis ditulis dan dilukis pada daun lontar. Pada awalnya kesenian batik ini hanya khusus untuk pakaian raja dan keluarga, serta para pengikutnya.
Pengerjaannya pun hanya sebatas di lingkungan kraton saja. Sehingga akhirnya kesenian ini dibawa ke luar keraton oleh pra pengikut raja yang tinggal di luar kraton, sehingga akhirnya menjadi pakaian rakyat. Sampai awal abad XX,
Pada awalnya batik dibuat dengan menggunakan kain mori. Dewasa ini batik dibuat juga dari bahan-bahan lainnya, misalnya sutera, rayon ataupun poliester. Motif gambar batik dibentuk/ditulis dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar. Kain yang telah selesai dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan. Panjangnya batik pada umumnya sekitar 2¼ meter.
Dalam hal ini sekda Roakn Hulu juga menghimbau seluruh pegawai dan masyarakat umumnya yang ada dirokan hulu agar bersama-sama mencintai budaya yang telah mendunia tersebut. (adv/hum)
Rizky Amanda (berkalung bunga) siswa Pelalawan perwakilan Propinsi Riau peraih medali emas di ajang karya ilmiah Nasional Tingkat remaja di Bali
Pelalawan (SegmenNews.com)- Prestasi membanggakan kembali ditoreh siswa Pelalawan sebagai Kado terindah jelang HUT Pelalawan ke – XIV 12 Oktober 2013 mendatang. Siswa SMP 02 Kecamatan Bandar Seikijang Rizky Amanda Kelas IX anak petani karet meraih medali emas pada Penelitian karya ilmiah Tingkat Remaja Nasional di Propinsi Bali yang ditaja Kementerian pendidikan Nasional sebagai perwakilan Propinsi Riau.
Mengangkat penelitian dengan judul Pengaruh perbandingan konsentrasi perekat dengan bio arang ketapang terhadap lama nyala api briket,berhasil meraih juara 1 diajang yang digelar di Bali 23 hingga 29 September lalu.
Kadisdik Pelalawan MD.Rizal,S.Pd.M.Pd melalui Kabid Kurikulum Salbiah,S.Pd menyatakan rasa syukur dan bangga atas prestasi siswa Kabupaten Pelalawan.Ini kali pertama Kabupaten Pelalawan meraih emas diajang penelitian karya ilmiah Tingkat Remaja Nasional.
“Dengan keberhasilan ini,Kabupaten Pelalawan mampu membuktikan potensi – potensi yang bisa berguna dan bermanfaat dari hal – hal yang sederhana seperti biji ketapang yang bisa menjadi briket, ternyata bisa dibuat menjadi tempe maupun briket.Ini prestasi besar dan harus bisa ditingkatkan lagi dan lebih inovatif dimasa yang akan datang,” Terangnya.
Lebih lanjut dikatakan Salbiah,selain medali emas,siswa berprestasi ini juga mendapat piagam penghargaan dan uang tunai Rp.6 juta.Dari pihak Propinsi juga mendapat bantuan Rp.6 juta. Sedangkan dari Disdik menunggu informasi dari Kepala Dinas,” paparnya.
Sementara itu Kepsek 02 Bandar Seikijang Rusna,mengungkapkan bahwa asal dari penemuan bio arang ketapang diawali dengan penemuan dari biji dalam ketapang menjadi tempe.
Selanjutnya baru ketapang itu diteliti lagi menjadi bio arang briket.jadi ada tim diisi 2 orang dalam penelitian bio arang ini, selain Rizky Amanda juga Firly Apriliano.Namun karena diminta perwakilan 1 orang saja untuk perwakilan Riau maka dikirimlah Rizky Amanda.
” Alhamdulillah Rizky bisa meraih prestasi luar biasa anak dari Bapak Jumin seorang anak petani karet dan tukang muat sawit ini mengharumkan Riau di Tingkat Nasional,” Ujarnya.
Rizky Amanda menyatakan bahwa dirinya berhasil meraih emas diposisi pertama menyusul dari Lampung dengan perak dan perunggu dari DKI Jakarta.
” Kita sebenarnya tim ada 2 orang selain Saya juga ada Firly Apriliano.Jadi ini hasil Kita berdua.Kedepan Kami ingin lebih inovatif lagi untuk menemukan hal – hal yang baru yang bisa bermanfaat bagi orang lain,” Ungkapnya sambil memperlihatkan hasil penelitiannya.
Hadir dalam temu ramah dan konfrensi pers di ruang Sekretaris Disdik Pelalawan Jalal,S.Pd, Kabid Kurikulum Salbiah,S.Pd,Kepsek SMP 02 Bandar Seikijang Rusna.,Zulfiandri Guru pendamping, Para guru IPA Nurlaila ( pembuatan ketapang ) , Devi Aslinda ( penemu Tempe dari ketapang ) dan Supriyati ( penggerak siswa ),dan tentunya Rizki Amanda dan Firly Apriliano tim peneliti bio arang briket dari ketapang serta 3 siswa tim pembuat tempe dari ketapang Suherni Awati. Anisa Siborow, Sumiyati yang duduk di kelas VIII. (fin)
Siak (SegmenNews.com) – Pihak DPRD Kabupaten Siak, Riau, menyatakan, ada perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah itu belum mematuhi ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sektor perkebunan sehingga pekerja dirugikan.
“Kami mendapatkan informasi tentang upah pekerja sektor perkebunan yang diberikan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Siak Salomo saat dihubungi dari Pekanbaru, Jumat.
Salomo mengatakan, UMK Kabupaten Siak untuk tahun 2013 sebesar Rp1,6 juta dan telah disepakati pekerja dengan pimpinan perusahaan.
Namun UMK sektor perkebunan disepakati adalah sebesar Rp1,717 juta setelah ribuan pekerja mendesak pengusaha untuk menyetujui karena mayoritas penduduk setempat bekerja pada sektor perkebunan kelapa sawit.
Dia menambahkan masih ada saja pengusaha yang bandel dan tidak mau mematuhi aturan yang sudah disepakati bersama.
Padahal UMK sektor Perkebunan tersebut , katanya, sudah disetujui dan ada Surat Edaran (SE) dari Bupati Siak Syamsuar.
Para pengusaha hanya memberikan upah sebesar Rp1,6 juta padahal pekerja sektor perkebunan harus menerima setiap bulan sebesar Rp1,717 juta.
Politisi Partai Buruh itu mengharapkan pengawasan dari aparat Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Siak sangat diharapkan.
Namun pekerja juga diharuskan untuk melaporkan bila memang pengusaha memberikan upah dibawah standar tersebut.
Bahkan Bupati Syamsuar harus mengambil sikap terhadap pengusaha tentang upah yang sudah ada SE itu agar tidak memicu aksi demo para karyawan perkebunan.