Beranda blog Halaman 2823

Polres Pelalawan Musnahkan Narkoba Dari Tersangka Oknum PNS

Pemusnahan Sabu di saksikan para tersangka di Mapolres Pelalawan
Pemusnahan Sabu di saksikan para tersangka di Mapolres Pelalawan

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Satuan Narkoba Polres Pelalawan memusnahkan barang bukti Narkoba jenis sabu-sabu dari tersangka Oknum PNS Disdik Petalangan, dan ganja dari tiga tersangka lainnya senilai Rp 34 juta, Rabu (28/8/13).

Pemusnahan sabu-sabu seberat, 16,07 gram dan ganja seberat 740,95 gram tersebut disaksikan langsung oleh Wakapolres Pelalawan Kompol RB Magunsong, Kajari Pangkalan Kerinci diwakili jaksa penuntut umum (JPU) Sefitrios SH, dan beberapa perwira di jajaran Polres Pelalawan.

Para tersangka yang ditangkap mulai awal Juli hingga Agustus 2013 yakni Rudi Hartono oknum PNS yang bertugas di UPT Dinas Pendidikan (Disdik) kecamatan Kerumutan, kabupaten Pelalawan dengan barang bukti sabu-sabu sebanyak 0,80 gram yang ditangkap di Jalan Pasir Putih, Sorek, Pangkalan Kuras. Kemudian tersangka Husin alias Udin ditangkap di Jalan Lintas timur, Desa Dundangan, Pangkalan Kuras, dengan BB sabu seberat 0,22 gram.

Selanjutnya tersangka Chandra alias Rawi warga asal India ditangkap di Jalan Linas Timur, SP 5, desa Makmur Jaya, kecamatan Pangkalan Kerinci, dengan BB sabu sebanyak 15,05 gram dan tersangka terakhir Arlis Efendy dengan barang bukti ganja sebanyak 740,95 gram.

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kasat Narkoba AKP Edi Yasman menuturkan pemusnahan barang bukti jenis sabu-sabu dan ganja itu dilakukan setelah adanya keputusan penetapan pemusnahan dari Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan. (fin)

Kasus Dugaan Korupsi Puskesmas Terus Bergulir, dua Panitia Lelang Diperiksa

 

Sekretaris Panitia Lelang, Hj Noprelta SE Proyek Puskesmas menjalani pemeriksaan
Sekretaris Panitia Lelang, Hj Noprelta SE Proyek Puskesmas menjalani pemeriksaan

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Proses pemeriksaan dugaan korupsi  proyek pembangunan puskesmas rawat inap Teluk Meranti, senilai Rp3 miliar terus bergulir setelah Dirut PT Guna Karsa, Azmi, ST menjalani pemeriksaan pekan lalu, kali ini dua panitia lelang, Hj Noprelta SE dan Edi Mukti, ST juga diperiksa.

 

Sekretaris panitia lelang juga PNS pemprov Riau datang mengenakan jilbab hitam tiba sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (27/8/13) menuju ruangan Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Pelalawan Aiptu Masril untuk menjalani pemeriksaan. Sedangkan Edi yang juga PNS mengenakan pakaian Dinas warna krem juga menjalani pemeriksaan bergantian. Pemeriksaan berakhir pukul 18:00 Wib.

 

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK didampingi Kanit Tipikor Aiptu Masril menjelaskan bahwa dua panitia di Proyek Puskesmas diperiksa kemarin. Pemeriksaan untuk sementara sebatas saksi.

 

Tahun 2010 lalu Panitia lelang, Noprelta yang bertugas di Dinas Kesehatan Provinsi Riau dipercaya oleh Kepala Dinas Kesehatan Katijo Sempono untuk menjadi Sekertaris Panitia Lelang dalam proyek lanjutan pembangunan Puskesmas Teluk Meranti yang telah dianggarkan dari APBD Riau. Setelah sebelumnya tahun 2008 tidak rampung di kerjakan oleh rekanan.

 

Maka kepercayaan dari pimpinan sebagai panitia lelang bersama beberapa pengawai lainnya termasuk Edi Mukti yang diperbantukan sebagai panitia dan merangkap tenaga teknis dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dalam proyek puskesmas di kecamatan Teluk Meranti, kabupaten Pelalawan.

 

Ditegaskan Aiptu Masril, setelah dua saksi dari panitia lelang diperiksa, proses pemeriksaan akan mengarah ke seluruh panitia termasuk Ketuanya yang sehari sebelumnya mangkir.

 

“Seluruh panitia dan orang-orang yang terlibat dalam proyek ini akan kita mintai keterangan sebagai saksi. Hanya saja menunggu waktu dan jawal pemeriksaanya,” tukas Kanit Tipikor. (fin)

 

Door, Mantan TNI Kritis Ditembak Perampok

Korban menjalani perawatan intensif di RSUD PasirPangaraian
Korban menjalani perawatan intensif di RSUD PasirPangaraian

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Mantan anggota TNI Sumatera Utara (Sumut), L Purba (71) menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSUD) kabupaten Rokan Hulu, kondisi korban saat ini kritis setelah peluru perampok menembus dada sebelah kirinya.

Kejadian naas tersebut terjadi, Selasa (27/8/2013) malam sekitar pukul 23:30 Wib dirumah korban RT Kampung Jawa, Desa Batang Kumuh, Kecamatan Tambusai dipondok perkebunan miliknya. Selain menembak korban, perampok juga berhasil membawa kabur uang sebanyak Rp 5,3 juta dan seunit Handphone.

Menurut ketua RT Kampung Jawa, Rudi, Rabu (28/8/13) dia mendapatkan laporan dari warga bernama Zainal bahwa L Purba dirampok, atas laporan itu warga berbondong-bondong mendatangi pondok perkebunan korban. Di TKP korban sudah tak berdaya berlumuran darah. Disekitar rumah korban ada 6 selongsong peluru.

“Dari informasi warga, pelaku perampokan diperkirakan 3 orang, tapi tak tahu mengendarai apa,” ucapnya.

Kapolres Rohul, AKBP H. Onny Trimurti Nugroho, SE, SIK, MH melalui KapolsekTambusai AKP Remil Simamora, Rabu (28/8/13) menjelaskan bahwa pelaku perampokan diperkirakan 3 orang. Saat kejadian masyarakat yang mengetahui tak berani berbuat banyak karena takut.

Sementara, Kasat Reskrim, AKP S Tanjung juga mengutarakan kasus tersebut masih dalam olah TKP dan lidik. Diperkirakan pelaku mengendarai sepeda motor. (r4n)

Dipicu Kabut asap, Silk Air Terpaksa Balik Arah ke Singapura

silk airPekanbaru (SegmenNews.com)– Pesawat Silk Air rute Singapura ke Kota Pekanbaru, Riau, balik arah kembali ke Singapura akibat pekatnya asap sisa kebakaran, sehingga jarak pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim II menurun drastis pada Rabu pagi.

Airport Duty Manager SSK II Baiquni kepada Antara mengatakan pesawat Silk Air seharusnya mendarat sesuai jadwal di Pekanbaru pada pukul 07.00 WIB. Namun, pilot pesawat melaporkan kondisi jarak pandang dari udara tidak memungkinkan untuk mendarat, sehingga memutuskan untuk “return to base” (RTB) ke Singapura.

“Seharusnya pesawat mendarat jam tujuh pagi, tapi jarak pandang hanya 300 meter jadi pilot putuskan RTB,” ujarnya.

Baiquni mengatakan, jarak pandang di Bandara SSK II memang cukup parah pada pagi hanya 300 meter, namun berangsur membaik jelang siang ini mencapai sekitar 800 meter.

Ia mengatakan penerbangan domestik juga mengalami keterlambatan akibat asap pekat. Hingga pukul 09.00 WIB, lanjutnya, masih ada penerbangan yang terpaksa dialihkan (divert) untuk rute Jakarta-Pekanbaru, yakni pesawat Garuda Indonesia, Lion Air dan Mandala.

“Penerbangan dialihkan ke Bandara Kuala Namu, Medan. Sedangkan keberangkatan dari Pekanbaru juga terpaksa ditunda karena masih menunggu pesawat untuk tiba,” katanya.

Berdasarkan pantuan Antara, banyak calon penumpang di ruang tunggu dan petugas terpaksa mengenakan masker akibat asap dinilai mengganggu kesehatan.

“Kondisi asap ini sudah tidak sehat dan berdampak pada aktivitas kita. Seharusnya pemerintah daerah lebih cepat bekerja menanggulangi masalah asap ini tapi kenyataannya selalu berulang-ulang,” kata Irwan (26), calon penumpang tujuan Jakarta.

sumber:antara

PNS Terlibat di Pilkada Riau Akan disanksi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau tengah menelusuri keterlibatan oknum Pegawai Negeri Sipil dalam kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur setempat.

Ketua Bawaslu Riau Edy Syafruddin di Pekanbaru mengatakan sejauh ini kami memang belum mendapatkan laporannya, namun penelusuran akan terus dilakukan karena potensi ini sangat besar.

Ia menjelaskan, dalam aturan Pemilu dan Pilkada jelas disebutkan bahwa PNS tidak dibenarkan untuk memberikan dukungan terhadap salah satu pasangan calon atau lebih.

Edy menjelaskan, bahwa menurut aturan, PNS dilarang ikut berkampanye mendukung salah satu calon kepala daerah atau wakil kepala daerah yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53/2010 tentang disiplin PNS.

“Jika ketahuan, maka akan ada sanksinya,” kata dia.

Walau demikian, menurut dia, potensi tersebut sangat besar mengingat adanya indikasi “jual-beli” jabatan pasca-diselenggarakannya Pilkada.

“Biasanya, kalau sudah ada janji-janji politik, tentu akan ada dukungan meski terselubung. Namun laporannya belum ada kami terima langsung dari masyarakat,” katanya.

Pada Pilkada Gubernur Riau 2013 yang rencananya akan dimulai pada 4 September 2013, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat telah mengumumkan lima pasangan calon yang maju untuk memperbutkan “kursi” gubernur yang saat ini masih “diduduki” oleh HM Rusli Zainal itu.

sumber: antara

Kebakaran Lahan Dinilai dari lahan Sengketa

Kabut asap di SiakSiak (SegmenNews.com)– Kabut asap kiriman yang menyinggahi Kabupaten Siak dinilai sebagian besar dari pembakaran lahan sengketa di 3 Kabupaten yakni, Siak, Rohul dan Bengkalis.

Hal itu diungkapkan oleh, Camat Kandis Indra Admaja, katanya, lahan-lahan yang terbakar tersebut sebelumnya juga telah dilakukan pemadaman yang dibantu tim Karhutla TNI dan Polri Pusat beberapa waktu lalu, dan itu berada di wilayah perbatasan.

“Titik api yang ada di Kecamatan Kandis itu berada di daerah perbatasan antara Siak dan Rohul serta Bengkalis, sehingga untuk pemadaman sedikit sulit dilakukan karena perbatasan tersebut sengketa dan saling klaim,” terang Indra Admaja.

Indra mengajak seluruh masyarakat yang berada di perbatasan di 3 Kabupaten tersebut agar melakukan pemadaman bersama. Masyarakat haus membantu Pemkab mengurangi kabut asap. (rinto)

Gedung Bupati Siak Dikepung Kabut asap

Kabut asap selimuti Kabupaten Siak
Kabut asap selimuti Kabupaten Siak

Siak (SegmenNews.com)– Kabut asap menyelimuti Kabupaten Siak. Bahkan Gedung Bupati, Selasa (28/8/13) nyaris tak terlihat tertutup kabut asap. Diduga api berasal dari 15 titk api hasil pembakaran perkebunan sawit.

Kabid Damkar Pemda Siak, Irwan Prayatna menuturkan bahwa dari pantauan mereka dari 15 titik api tersebut baru satu titik api yang berhasil dipadamkan.

“Pantauan kami dari satelit, terdapat 15 titik api, tampaknya yang tebesar di daerah Kandis,” ujarnya.

Namun dari informasi katanya, kemungkinan kabut asap adalah kiriman dari kabupaten pelalawan.

Sementara itu, Kaur Damker Kecamatan Kandis, Efrin ketika dihubungi mengaku hutan yang terbakar saat ini sudah bukan wilayah kabupaten Siak. “Secara geografis, itu sudah masuk Kabupaten Bengkalis,” ujarnya. (rinto)

Asyik, Kesra PNS Rohul Naik 40 persen

uang di bankRokan Hulu (SegmenNews.com)– Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mencanangkan kenaikan tunjangan Kesejahteraan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sbesar 30 hingga 40 persen.

“Rencana kenaikan kesejahteraan PNS 30-40 persen diajukan Pemkab di APBD Perubahan 2013, namun persentase tersebut akan diketahui setelah RKPD selesai,” papar Asisten II Setda Rohul, H Saiful Bahri, Soso,Msi kemarin.

katanya, encana kenaikan Kesra tersebut sudah melalui berbagai pertimbangan anggaran Pemda dan meningkatnya beban kerja Pegawai. Kenaikan Kesra disesuaikan dengan struktur porsi belanja daerah yakni 55 persen belanja pembangunan dan 45 persen belanja pegawai.

Rokan Hulu tercatat memiliki 6.112 orang PNS dan tenaga honorer 6000 orang.

“kita harapkan kenaikan tunjangan ini mampu mendongkrak kinerja pegawai,” imbuh Saiful. (adi)

Petani Demo Mapolres Pelalawan

Para petani mendesak Polisi melepaskan 2 orang teman mereka
Para petani SYS  mendesak Polisi melepaskan 2 orang teman mereka yang ditangkap karena memanen buah sawit yang diduga milik PT Peputra Serikat Jaya, Selasa (27/8/13)

7 Titik api di Rohul Diduga Pembakaran Lahan KKPA

 

ilustrasi
ilustrasi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu. Data BPBD Rohul terdapat 7 titik api bertaatus rawan gambut.

Kepala BPBD Rohul, Aceng Herdiana, Selasa (27/8/13) menjelaskan bahwa titik api umumnya ditemukan di Kecamatan Bonai Darussalam, Kepenuhan, dan disepanjang bukit barisan Kecamatan Rokan IV Koto. Sebagaian besar pembakaran lahan terdeteksi dari lahan Pola KKPA ada juga milik masyarakat serta perusahaan.

“Kita telah menerjunkan tim reaksi cepat, senkom serta masyarakat peduli api untuk memadamkan api. Tapi masih terkendala kurangnya personel dan peralatan. sattus darurat asap bisa saja terjadi jika titik api semakin meningkat,” terangnya. (dy)