Beranda blog Halaman 2856

Mengapa Di Indonesia Ada Gelar Haji?

pak-haji-kartunGelar haji Konon hanya dipakai oleh bangsa melayu. Tidak ada dalil yang mengharuskan jika setelah menunaikan ibadah haji harus diberi gelar haji/hajjah. Bahkan sahabat Rasulullah pun tidak ada yang dipanggil haji.

Sejarah pemberian gelar haji dimulai pada tahun 654H, pada saat kalangan tertentu di kota Makkah bertikai dan pertikaian ini menimbulkan kekacauan dan fitnah yang mengganggu keamanan kota Makkah.
Karena kondisi yang tidak kondusif tersebut, hubungan kota Makkah dengan dunia luar terputus, ditambah kekacauan yang terjadi, maka pada tahun itu ibadah haji tidak bisa dilaksanakan sama sekalai, bahkan oleh penduduk setempat juga tidak.
Setahun kemudian setelah keadaan mulai membaik, ibadah haji dapat dilaksanakan. Tapi bagi mereka yang berasal dari luar kota Makkah selain mempersiapkan mental, mereka juga membawa senjata lengkap untuk perlindungan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan perengkapan ini para jemaah haji ibaratkan mau berangkat ke medan perang.

Sekembalinya mereka dari ibadah haji, mereka disambut dengan upacara kebesaran bagaikan menyambut pahlawan yang pulang dari medan perang. Dengan kemeriahan sambutan dengan tambur dan seruling, mereka dielu-elukan dengan sebutan “Ya Hajj, Ya Hajj”. Maka berawal dari situ, setiap orang yang pulang haji diberi gelar “Haji”.

 

Gelar Haji di Indonesia
Di zaman penjajahan belanda, pemerintahan kolonial sangat membatasi gerak-gerik umat muslim dalam berdakwah, segala sesuatu yang berhubungan dengan penyebaran agama terlebih dahulu harus mendapat ijin dari pihak pemerintah belanda. Mereka sangat khawatir dapat menimbulkan rasa persaudaraan dan persatuan di kalangan rakyat pribumi, lalu menimbulkan pemberontakan.

Masalahnya, banyak tokoh yang kembali ke tanah air sepulang naik Haji membawa perubahan. Contohnya adalah Muhammad Darwis yang pergi haji dan ketika pulang mendirikan Muhammadiyah, Hasyim Asyari yang pergi haji dan kemudian mendirikan Nadhlatul Ulama, Samanhudi yang pergi haji dan kemudian mendirikan Sarekat Dagang Islam, Cokroaminoto yang juga berhaji dan mendirikan Sarekat Islam.

Hal-hal seperti inilah yang merisaukan pihak Belanda. Maka salah satu upaya belanda untuk mengawasi dan memantau aktivitas serta gerak-gerik ulama-ulama ini adalah dengan mengharuskan penambahan gelar haji di depan nama orang yang telah menunaikan ibadah haji dan kembali ke tanah air. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Pemerintahan Belanda Staatsblad tahun 1903. Pemerintahan kolonial pun mengkhususkan P. Onrust dan P. Khayangan di Kepulauan Seribu jadi gerbang utama jalur lalu lintas perhajian di Indonesia.

Jadi demikianlah, gelar Haji pertama kali dibuat oleh pemerintahan kolonial dengan penambahan gelar  huruf  “H” yang berarti orang tersebut telah naik haji ke mekah. Seperti disinggung sebelumnya, banyak tokoh yang membawa perubahan sepulang berhaji, maka pemakaian gelar H akan memudahkan pemerintah kolonial untuk mencari orang tersebut apabila terjadi pemberontakan.

Uniknya, pemakaian gelar tersebut sekarang malah jadi kebanggaan. Tak lengkap rasanya bila pulang berhaji tak dipanggil “Pak Haji” atau “Bu Hajjah”. Ritual ibadah yang berubah makna menjadi prestise?  Ironis…

(sumber : liputan-berita)

LP Tanjung Gusta Medan Rusuh, 200 Tahanan Kabur

Situasi Lapas Tj Gusta Medan, Kamis (11/7) malam.
Situasi Lapas Tj Gusta Medan, Kamis (11/7) malam.

Medan (SegmenNews.com) – Kerusuhan terjadi di LP Klas I Tanjung Gusta, Medan, Sumut. Sejumlah napi dikabarkan melarikan diri akibat kejadian ini.

Pantauan detikcom, Kamis (11/7/2013), kerusuhan menyebabkan terbakarnya bagian depan kantor LP Klas I Tanjung Gusta, Medan. Asap hitam pun menjulang tinggi. Sejumlah kendaraan pemadam kebakaran tampak sudah tiba di lokasi untuk memedamkan api. Belum diketahui berapa orang tahanan yang kabur dari LP tersebut.

Kejadian diperkirakan terjadi pukul 19.00 WIB malam, Napi melakukan pembakaran di bagian depan dalam lapas. Setelah api merebak, Napi kembali melakukan pembakaran di bagian lain.

Ratusan petugas kepolisian melakukan pengawalan di sekitar lokasi. Dibantu warga, beberapa orang juga membawa senjata laras panjang. Di duga, sebagian Napi yang ada di dalam lapas hangus terbakar.

Pihak Mabes Polri menyebutkan sekitar 200 narapidana (napi) kabur dari LP tersebut.

“Ada sekitar 200 napi yang kabur,” ujar Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Sutarman usai salat tarawih di Masjid At Taqwa Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Sutarman mengatakan, saat ini pihaknya tengah mendata berapa jumlah pasti tahanan yang kabur. “Itu masih perkiraan sementara, masih dihitung. Petugas masih di TKP untuk pengamanan dan investigasi,” katanya.

Hingga saat ini, suasana LP masih mencekam. Ribuan narapidana menguasai LP dan melakukan perlawanan kepada aparat yang hendak menguasai keadaan.

(sumber : detik & tribun)

Tarawih di Pasir-Rohul Gelap Gulita

ilustrasi
ilustrasi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Masyarakat Kota PasirPangaraian Kabupaten Rokan Hulu mengaku kesal dengan pelayanan Listrik PLN. Pasalnya sudah dua malam Ramadhan 1434 H saat jemaah Sholat tarawih lampu selalu padam.

“sekarang kami sedang mendengarkan khotbah buya, tiba-tiba lampu padam, khotbah terpaksa terhenti sementara, sebab masjid jadi gelap gulita. Kita menunggu pengurus masjid mengidupkan lampu pakai genset baru khutbah di mulai lagi,” kesal ibu yani (40) warga lenggopan, kecamatan Rambah, Kamis (11/7/13) malam.

Sebelumnya, lanjut Yani, kemaren saat sholat taraweh lampu juga padam. Pihak PLN seharusnya memperhatikan ini. Jangna sampai pemadaman lampu mengganggu aktifitas ibadah umat muslim , apalgi bulan ini bulan Ramadhan. Masyarakat akan lebih banyak beribadah di malam hari di masjid, seperti taraweh, tadarus dan lainnya.

“Bulan ini adalah bulan Ramadhan, seharusnya pihak PLN jauh hari mempersiapkan jangan ada pemadaman di malam Ramadhan, jangan sampai pemadaman lampu mengganggu ibadah kami,” tukasnya. (r4n)

Dalami Pengelolaan Koperasi, Bupati Siak Stuban Ke NTB

Bupati Siak H Syamsuar serahkan cenderamata
Bupati Siak H Syamsuar serahkan cenderamata

Siak (SegmenNews.com)– Untuk mengetahui lebih dalam cara pengembangan dan pengelolaan koperasi. Pemerintah Daerah Kabupaten Siak melakukan studi banding ke Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB, Kamis 11/7.

Dalam kunjungan tersebut Bupati didampingi oleh Asisten 2 H Syafrilenti, Kadis Perindag Koperasi dan UKM Siak H Wan Bukhari, Direktur PT Persi Husni dan Ketua KUD Jaya Makmur Rustamari.

Rombongan Bupati di terima langsung oleh plt. Kadis Koperasi dan UMKM Prov. NTB selanjutnya Bupati beserta Rombongan menuju ke KSP Lombok Sejati di Kabupaten Lombok Barat.

Bupati Siak menyampaikan bahwa Koperasi di NTB tentunya sudah bagus, sebab Pemerintahpusat menunjuk Provinsi NTB sebagai tuan rumah peringatan Hari Koperasi ke-66 tahun 2013.

Ketua KSP Lombok Sejati, H.M Supardjito menyambut baik maksud kedatangan rombongan dan merasa berbahagia sekali atas kunjungan sekaligus silaturahmi Pemerintah kabupaten Siak. selanjutnya dirinya menjelaskan panjang lebar latar belakang, visi dan misi dari Koperasi Simpan Pinjam Lombok Sejati.

usaha ini kami lakukan dengan dukungan dari segenap anggota, calon anggota dan mitra usaha, pengurus, pengelola dan pengawas serta tentunta karyawan koperasi Simpan Pinjam Lombok Sejati yang melahirkan berbagai inovasi produk layanan jasa dengan didukung sistem teknologi informasi dan database terkini.

Selama perjalanannya KSP Lombok Sejati didukung oleh 47 karyawan dan telah memberikan pelayanan dalam bentuk pinjaman kepada lebih dari 2000 anggota. visi yang kami emban adalah menjadi koperasi yang sehat, mandiri, serta unggul dibidangnya antara lain bidang jaringan pelayanan, pendanaan, pinjaman, kualitas Sumber Daya manusia dan pendapatan sisa hasil usaha.

KSP Lombok Sejati telah sering mendapat penghargaan baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat Nasional, di tahun 2012 yang lalu telah ditetapkan sebagai Koperasi Modern Indonesia (KMI).

Tidak sampai di situ, berkat prestasi yang dicapai KSP Lombok Sejati, setidaknya telah membawa andil besar terhadap pencintraan pertumbuhan koperasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Bukan apa-apa, pada kurun waktu yang sama, daerah yang dihuni suku asli “Sasak” ini telah pula dinobatkan oleh Kementerian Koperasi UKM sebagai Provinsi Penggerak Koperasi, dan sekaligus sebagai provinsi yang paling tinggi pertumbuhan koperasinya di tanah air.

Lantaran itu pula, wajar-wajar saja jika KSP Lombok Sejati juga dikenal sebagai koperasi kebanggaan masyarakat Lombok. jelasnya.

sampai saat ini ada anggota kami yang meminjam dengan jumlah 1 milyar rupiah dengan dengan bunga yang lebih tinggi dari rata rata Bank konvensional. mungkin dari segi pelayanan, kemudahan dan kenyamanan serta pelayanan jemput bola yang menjadikan anggota lebih tertarik meminjam ke KSP Lombok Sejati ini.

selanjutnya Bupati dan rombongan bergerak menuju ke kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa yang langsung diterima oleh Kepala BPMPD Provinsi NTB. Terkait program pemerintah Kabupaten Siak yang memberikan kredit tanpa anggunan.

Menurut Kepala Badan PMPD Provinsi NTB program ini kerjasana antara Pemprov NTB dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di daerah dan seterusnya LSM kita ini melakukan kerjasama dengan LSM yang ada di Bogor. pada tahun 2013 ini kita anggarkan dana sebesar Rp. 3,8 Milyar,”ujarnya.

Diungkapkan Wan Bukhari keberadaan koperasi di Kabupaten Siak belakangan ini terus berkembang. Bahkan sampai tahun 2012 lalu, jumlah koperasi yang terdaftar di dinasnya mencapai 275 koperasi. Namun dari sekian banyak koperasi yang ada, ternyata hanya sekitar 127 koperasi yang masih eksis dan 148 yang tidak aktif namun masih terus dilakujan pembinaan sedangkan 79 koperasi lagi tidak bisa dibina dan akan dibubarkan.

Terkait koperasi yang mati suri alias kurang aktif, Dinas perindag Koperasi UMKM kab Siak terus berusaha untuk mengaktifkkan kembali. Salah satunya melakukan aksi penyuluhan-penyuluhan dan pembinaan.(rinto/hms)

Dokter Dirga Sakti Rambe, Vaksinolog Pertama di Indonesia, Termuda di Dunia

dr Dirga Sakti Rambe M.Sc. VPCD (tengah) bersama dua teman peneliti dari Eropa di laboratorium vaksinologi University of Siena, Italy.
dr Dirga Sakti Rambe M.Sc. VPCD (tengah) bersama dua teman peneliti dari Eropa di laboratorium vaksinologi University of Siena, Italy.

SANGAT sedikit ilmuwan yang tertarik menggeluti imunologi dan vaksinasi. Di antara yang sedikit itu, dr Dirga Sakti Rambe merupakan vaksinolog pertama yang dimiliki Indonesia. Bahkan, saat ini dia tercatat sebagai ahli ilmu vaksinasi termuda di dunia.


SEKARING RATRI ADANINGGAR, Jakarta

“Kalau ada 10 dokter ditanya apakah tertarik mempelajari imunologi, mungkin tidak ada yang angkat jari. Kalau toh ada, mungkin hanya satu orang,” ujar dr Dirga Sakti Rambe ketika ditemui di Hotel Ritz-Carlton pekan lalu.

Imunologi dan vaksinasi memang kurang menarik minat para tenaga medis. Menurut Dirga, dua ilmu tersebut memang rumit. Penanganannya pun tidak sama antara satu pasien dan pasien yang lain. Dokter 27 tahun itu membandingkan dengan penyakit darah tinggi yang penanganannya pada setiap pasien notabene sama.

Tidak demikian halnya dengan alergi. Setiap pasien memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga pengobatannya pun berbeda. Apalagi, tren alergi dari tahun ke tahun terus meningkat.

Dirga termasuk segelintir dokter yang menyukai imunologi (ilmu tentang sistem kekebalan tubuh). Bahkan sejak masih menempuh pendidikan dokter. “Karena itu, kemudian saya lanjut resident ilmu penyakit dalam di FKUI (Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia),” ujar Dirga yang saat ini berpraktik di Divisi Alergi dan Imunologi, Departemen Penyakit Dalam, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo itu.

Ketertarikan Dirga pada imunologi mengantarkan dirinya ke Siena, Italia. Pada 2011, dia memperoleh beasiswa program master vaksinologi di University of Siena. Di seluruh dunia, hanya 13 dokter yang mendapat beasiswa itu. Mereka dipilih dari ratusan pelamar dari berbagai negara.

“Fakultas kedokteran di dunia yang memiliki program master vaksinologi sangat sedikit. Karena itu, begitu ada seleksi beasiswa University of Siena, saya langsung mendaftar. Saya bersyukur bisa diterima dan menjadi wakil FKUI untuk belajar di sana,” papar dokter berkacamata tersebut.

Selama dua tahun mempelajari ilmu vaksinasi, dokter kelahiran Jakarta itu sempat menjadi tenaga medis di sebuah rumah sakit di Siena. Dia juga aktif “meracik” vaksin di laboratorium universitas.

“Di sana, alat-alat laboratoriumnya sangat canggih. Saya belajar mulai A sampai Z pembuatan vaksin. Bahkan juga praktik marketing-nya,” paparnya.

Kesempatan belajar di negeri orang benar-benar dimanfatkan Dirga dengan sebaik-baiknya. Hasilnya tidak sia-sia. Pada akhir 2012, dokter murah senyum itu dinyatakan lulus dengan predikat cum laude. Tidak hanya itu, Dirga juga dinobatkan sebagai vaksinolog termuda saat itu. Ketika diwisuda, dia masih berusia 26 tahun.

“Saya kaget, waktu pengumuman kelulusan, nama saya disebut dalam pidato rektor. Dia mengatakan, “Hari ini kita meluluskan seorang vaksinolog termuda di dunia” Saya benar-benar nggak nyangka,” kenangnya.

Dirga mengakui, di antara teman-teman kuliahnya di Siena, dirinya memang yang termuda. Mayoritas berusia lebih dari 30 tahun. Namun, tidak tebersit sedikit pun di benak Dirga bahwa dirinya merupakan vaksinolog termuda di dunia.

“Memang, yang kuliah itu sudah berusia 30″40 tahun. Kebanyakan dokter spesialis, bukan dokter yang baru lulus kayak saya. Karena itu, saya kaget mendengar sebutan tersebut (vaksinolog termuda),” ujarnya.

Setelah lulus dengan menyandang predikat cum laude pada Januari lalu, Dirga laris manis. Berbagai perusahaan vaksin di Eropa langsung menawarkan pekerjaan kepada Dirga dengan gaji tinggi. Ada pula tawaran untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

“Jadi, setelah lulus, saya punya tiga pilihan. Yaitu, tawaran kerja di perusahaan vaksin di Eropa dan Italia, tawaran sekolah di Boston (Amerika Serikat), atau pulang ke Indonesia,” ungkapnaya.

Dirga akhirnya memilih opsi ketiga. Dia ingin mengabdikan ilmunya di tanah air. Sebab, pengetahuan masyarakat akan vaksin dan imunisasi masih minim, khususnya soal imunisasi orang dewasa. Selain itu, tenaga medis yang mau mempelajari ilmu kekebalan tubuh masih sedikit.

“Saya merasa di Indonesia belum ada yang mempelajari ini (ilmu vaksinasi). Tapi, memang suasana kerja di sini berbeda. Di Italia, alat-alat di lab serbacanggih. Di sini beda banget,” ujarnya lantas tersenyum.

Dirga memaparkan, di samping teknologi pembuatan vaksin yang belum canggih, pengetahuan masyarakat tentang imunisasi sangat minim. Masih sangat sedikit orang yang tahu bahwa imunisasi untuk orang dewasa tidak kalah penting dengan imunisasi pada anak-anak.

“Selama ini, vaksinasi atau imunisasi identik dengan anak-anak. Padahal, yang perlu divaksinasi bukan hanya anak-anak, melainkan juga orang dewasa. Hal ini sering tidak disadari dan dipahami masyarakat, termasuk para tenaga kesehatan,” tegasnya.

Dia melanjutkan, tidak sedikit orang dewasa yang sama sekali belum pernah divaksinasi ketika masih kanak-kanak. Padahal, seiring bertambahnya usia, terjadi warning immunity. Yakni, kadar antibodi seseorang terhadap suatu penyakit menurun karena proses penuaan.

Karena itu, perlu dilakukan vaksinasi ulang. Misalnya, beberapa kelompok orang dewasa mengidap penyakit kronis seperti asma, diabetes, dan jantung. Mereka lebih rentan terinfeksi beberapa penyakit tertentu, sehingga pemberian vaksin menjadi sangat penting.

Ada juga orang dewasa yang perlu vaksinasi karena adanya risiko besar terhadap kesehatan yang berkaitan dengan pekerjaannya seperti dokter, bidan, dan petugas laboratorium. Infeksi pada perempuan yang sedang hamil seperti infeksi rubella juga bisa dicegah dengan vaksinasi sebelum hamil.

Tidak hanya itu, beberapa orang dewasa yang memiliki risiko tinggi seperti pengguna narkoba jarum suntik yang rentan terinfeksi hepatitis B, perokok aktif yang rentan terinfeksi pneumokokus, serta orang yang memiliki partner seks multiple yang rentan terinfeksi hepatitis B juga harus divaksinasi. Pemberian vaksin bisa mencegah penyakit pada orang-orang tersebut.

“Alasan traveling, misalnya. Saat seseorang akan bepergian ke suatu negara yang endemi penyakit tertentu, perlu divaksin sebelumnya. Jamaah haji atau umrah harus divaksin meningitis,” jelasnya.

Namun, tidak sedikit informasi yang salah beredar di internet terkait dengan imunisasi. Misalnya, informasi yang menyebutkan bahwa imunisasi memang sengaja memasukkan kuman. Atau, imunisasi dikaitkan dengan isu-isu konspirasi Yahudi. Karena itu, sejak pulang dari Siena, Dirga makin aktif di twitterland untuk meluruskan informasi yang keliru terkait dengan imunisasi, khususnya imunisasi untuk orang dewasa.

Selain media Twitter, Dirga aktif memberikan informasi seputar vaksinasi dan imunisasi di grup Facebook dengan nama Gerakan Sadar Imunisasi (GeSaMun) serta melalui website: www.imunindo.com. Di sela-sela kesibukannya sebagai dokter, dia selalu menyempatkan untuk menjawab pertanyaan yang masuk ke media sosial dan internet yang dikelolanya.

Namun, upaya menyebarkan informasi tersebut bukan tanpa kendala. Ada saja pihak yang tidak bisa menerima informasi yang diberikan Dirga. Bahkan, dia pernah terlibat “Twitwar” dengan kelompok anti-vaksin. Namun, karena memiliki dasar ilmu yang mumpuni, dia tidak gentar melayani kelompok tersebut.

“Saya merasa perlu meluruskan informasi yang salah itu. Jadi, ya dilayani saja. Seru sih, sampai akhirnya semua argumen kelompok itu berhasil saya patahkan,” urainya.

Meski begitu, upaya Dirga untuk menyosialisasikan imunisasi bagi orang dewasa sedikit demi sedikit membuahkan hasil. Setidaknya, ketertarikan masyarakat terhadap imunisasi dewasa mulai meningkat. Tidak sedikit orang yang mendatangi ruang praktik Dirga untuk menanyakan seputar vaksinasi. Ada juga orang-orang yang berencana bepergian mulai minta divaksin. “Biasanya, yang traveling itu minta vaksin influenza,” katanya.

Selain pasien perorangan, Dirga sudah melayani pasien-pasien dalam satu kelompok. Dia mencontohkan pernah mendapat permintaan vaksinasi untuk kelompok arisan lansia.

“Pernah juga kami vaksinasi kelompok arisan ibu-ibu. Biasanya vaksin pneumonia dan influenza. Jadi, pas kumpul-kumpul, mereka saya suntik,” ujarnya.

(sumber : jpnn)

Tips Aman Wamil dan Ibu Menyusui Berpuasa

ilustrasi
ilustrasi

JIKA saja setiap orang yang berpuasa bisa mengatur pola makan dan asupan nutrisi yang masuk, puasa akan memberikan dampak positif bagi kesehatan. Sebab menurut penelitian, sebenarnya manusia memiliki cadangan makanan di dalam hati untuk kapasitas 12 jam. Cairan energi itu yang bisa membuat orang bertahan hidup, meski tidak makan selama 12 jam atau lebih (khususnya di negara-negara tertentu).

Bagi wanita hamil (wamil) dan ibu menyusui, butuh asupan nutrisi yang mengandung asam folat, kalin, zat besi, kalsium, vitamin mineral, minyak ikan, dan vit D. Usahakan, saat sahur dan berbuka mengkonsumsi sayuran, daging, kacang-kacangan yang cukup untuk tetap memberikan asupan gizi seimbang bagi ibu maupun janin.

Hal itu diungkapkan Ketua Gerakan Masyarakat Sadar Gizi dr Tirta Prawita Sari, MSc, SpGK. Menurutnya, asupan nutrisi yang cukup tidak akan mengganggu ibu dan bayi. ’’Bagi ibu yang menyusui, sebaiknya jika ingin melakukan pompa ASI pada saat-saat sesudah berbuka. Sebab saat berpuasa memang ASI akan sedikit berkurang, tapi tidak akan mengurangi kandungan nutrisi yang dihasilkan,’’ jelas dia.

Dia menjelaskan, sebaiknya biasakan mengkonsumsi buah-buahan utuh pada saat berpuasa. Buah-buahan utuh, seperti jeruk, melon, dan alpukat cocok untuk mengembalikan energi dan cairan dalam tubuh.

’’Tapi kadang-kadang orang lebih suka minum yang sudah dijus. Itu malahan mengurangi vitamin dan kandungan lemak baik yang ada di buah. Alpukat misalnya. Tanpa gula sangat baik untuk kesehatan, karena tidak mengandung lemak jahat. Dengan gula malahan bisa menambah berat badan dan bahkan diabetes jika menggunakan tambahan susu kental manis,’’ paparnya panjang lebar.

Begitu juga hindari penggunaan garam berlebih, yang bisa menyebabkan darah tinggi. Pada ibu hamil khususnya, tekanan darah tinggi bisa menyebabkan preklamsia pada kehamilan. Hal itu harus jadi pertimbangan.

Ditambahkan Taufik, ibu hamil dan menyusui biasanya membutuhkan cairan lebih banyak. Maka itu, dianjurkan pada saat sahur dan berbuka minum sedikitnya 2 liter air per hari.

Asupan serat, sayur, buah, dan protein harus dikombinasikan dengan tepat. ’’Tapi jika ibu hamil mengalami mual dan pusing yang hebat, disarankan tidak berpuasa,’’ ulasnya.

Sementara itu, bagi lansia, konsumsi cairan juga harus tetap dikontrol. Paling tidak, konsumsi air 8-10 gelas per hari. ’’Lansia memang cenderung tidak cepat haus. Tapi tetap harus diperhatikan asupan cairan jika ingin tetap berpuasa sehat,’’ tegas Prawita.

Yang dimaksud gizi seimbang yang bisa berlaku bagi semua orang yang berpuasa, sambung Prawita adalah 40 persen kalori pada saat sahur, 50 persen kalori saat berbuka dengan komposisi makanan ringan sebelum salat magrib dan makanan berat sesudah salat magrib, dan 10 persen kalori lagi adalah setelah salat tarawih.

(sumber : jpnn)

Berkas Pencabulan Siswi SMP di Ujung Batu Tahap 2

Tersangka saat diperiksa pihak kejaksaan
Tersangka saat diperiksa pihak kejaksaan

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kejaksaan Negeri Pasirpangaraian telah menerima berkas perkara pencabulan oleh tersangka, Har (26) terhadap korban, fit (14) masih duduk di kelas II SMP, sudah tahap 2 proses pelimpahan ke Pengadilan.

“Berkasnya sudah siap sekaranga tahap 2 pelimpahan ke Pengadilan,” terang Kasipidum Jaidi, SH, kepada SegmenNews.com, Kamis (11/7/13).

Tersangka disangkakan pasal 81 ayat 2 undang-undang 2002 dan pasal 82 tentang pelindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan.

Dari Informasi, kejadian tersebut terungkap dari laporan teman korban kepada orang tuanya, sebab di HP korban ada SMS berbunyi “Apa masih sakit kemaluanmu, aku minta lagi” bunyi SMS tersangka ke Korban.

Berdasarkan SMS itulah orangtua korban mengintrogasi putrinya, ternyata korban mengakui telah di setubuhi oleh tersangka pacarnya sendiri.

Korban mengaku dicabuli sebanyak 2 kali. Menurut, Jaidi korban di cabuli di belakanng sebuah ruko di Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu. (r4n)

THR Paling Lambat H-7 Lebaran

thrPekanbaru (SegmenNews.com)– Bagi Perusahaan harus memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) minimal sepekan sebelum Lebaran, sesuai Surat Edaran (SE) No 03/MEN/VII/2013 yang ditujukanya kepada kepala daerah se-Indonesia.

“Pencairan THR paling lambat H-7. Dinas di Kabupaten/Kota menjalankan Surat Edaran tentang THR itu,” ungkap Kabid Hubungan Industrial dan Syarat Kerja (Hubinsyaker) Disnakertransduk Riau, Ruzaini SH, Rabu (10/7).

Mengacu pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 04/MEN/1994 tentang Pembayaran THR Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan. Itu secara tegas ditetapkan besaran THR yakni satu bulan gaji bagi karyawan yang memiliki masa kerja telah 12 bulan.

Sedangkan bagi karyawan yang baru bekerja 3 bulan itu mendapatkan THR secara proporsional dari perusahaan terkait serta tentu tetap mengacu kepada ketentuan yang berlaku mengenai pembayaran THR itu. Dalam ini, tentunya diharapkan intansi terkait di kabupaten/kota lakukan pemantauan.

Ruzaini juga mengatakan, instansi melalui bidang yang terkait (ketenagakerjaan) untuk membentuk Posko THR dalam memberikan pelayanan pada para pekerja serta pengusaha dalam mendapatkan informasi.

“Pembayaran THR jauh sebelum lebaran diharapkan dapat membantu meringankan beban keuangan karyawan,” terangnya. (lis)

Sefti Minta KPK Sediakan Ruang Bercinta di Rutan

seftiJakarta (SegmenNews.com)– Sefti Sanustika, istri Ahmad Fathanah, terdakwa kasus suap impor daging sapi dan pencucian uang, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjenguk sang suami di Rutan KPK.

Disela-sela kunjungan itu, Sefti sempat dikabarkan meminta ruangan khusus untuk bercinta di Rutan KPK. Hal ini karenakan Sefti sudah lima bulan tidak menerima naftah batin atau nafkah biologis sejak Fathanah resmi ditahan tanggal 29 Januari 2013.

Ketika dikonfirmasi hal itu, Sefti membantahnya. Namun dia tidak menolak jika KPK menyediakan ruangan khusus tersebut bagi suami istri. Khususnya bagi tahanan yang ingin melakukan hubungan intim dengan pasangannya.

“Tapi kalau disiapin senang juga. Kangen juga kan sudah lima bulan,” kata Sefti sambil tersipu-sipu.

Sejak suaminya, Ahmad Fathanah ditahan KPK, Sefti memang kerap bolak-balik ke KPK untuk menjenguk Fathanah. Pertemuan yang diakuinya tiap kali menjenguk Fathanah dirasa tak cukup karena dibatasi waktu.

sumber: inilah.com

Khutbah Rasulullah Menyambut Bulan Ramadhan

ramadhanKhotbah Nabi Muhammad SAW menyambut bulan Ramadhan. Seperti biasa, khotbah Nabi itu singkat tetapi menyentuh hati.Nabi menyampaikan pesan keutamaan dan keagungan bulan suci Ramadhan dan pesan moral lainnya. sebagai berikut :

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA.

Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin.


Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.

Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar.

Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.Ketahuilah! Allah ta`ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.

Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.“Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma.

Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.“Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat.

Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan.

Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu.

Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.
Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka.

Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.“Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya .

Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah).