Beranda blog Halaman 2870

Bupasi Syamsuar Sebut Pawai MTQ 2013 Lebih Meningkat

syamsuarSiak (SegmenNews.com)- Bupati Siak Syamsuar menyebutkan bahwa pawai taaruf MTQ XIII tingkat kabupaten Siak 2013 ini lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

Kecamatan Bungaraya sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Siak ke XIII, pada pawai Taqruf kali ini dipercaya sebagai juru kunci, sekaligus kafilah terpanjang dengan menurunkan sebanyak 1500 peserta, jumlah ini merupakan jumlah terbesar selama pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Siak.

Bupati Siak Drs.H.Syamsuar,M.Si kepada wartawan menyebutkan, bahwa pelaksanaan pawai taqruf di Kecamatan Bungaraya ini lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Selain masyarakat yang menyaksikannya sangat antusias, tempatnya pun sangat strategis, sehingga kegiatan ini menjadi luar biasa. Untuk itu bagi qori dan qoriah yang ikut bertanding agar tampil maksimal, karena bagi yang menang nantinya akan diorbitkan pada MTQ tingkat Provinsi Riau.

Ketua panitia pelaksana Drs.H.Kadri Yafis,M.Pd menyebutkan, pelaksanaan pawai taqruf pada pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Siak ke XIII ini diikuti oleh 14 Kecamatan se-Kabupaten Siak, 39 instansi dan 47 unit kendaraan hias. Rute pawai dilangsungkan mulai dari Jalan Sultan Syarif Kasim dan Finish di Taman Sri Wangsa Desa Bungaraya. (rls/rin)

Bupati Hadiri Tabligh Akbar Peringatan Isra’ Mikraj di Sungai Apit

bup tablighSiak (SegmenNews.com) – Pemerintah Kecamatan Sungai Apit bekerjasama dengan panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Sungai Apit, Kamis (27/6) menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW dan menyambut Ramadan tahun 1434 Hijiriah.

Hadir dalam acara yang dipusatkan di Mesjid Agung Amirul Mukminin Kelurahan Sungai Apit tersebut, Bupati Siak Drs.H.Syamsuar MSi, Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal SH, Kakandepag Siak H.Mukhlis, Camat Sungai Apit Djoko Edy Imhar, Sekcam Suparni, Ka KUA Sungai Apit H.Abdul Munzir, Ketua MUI, Ketua LAMR Sungai Apit, Kepala UPTD, Kepala Sekolah, Kepala Desa dan masyarakat Kecamatan Sungai Apit.

Sekapur sirih dari Bupati Siak Drs.H Syamsuar MSi, Kabupaten Siak telah menjalin kerjasama lintas Kabupaten diantaranya Kabupaten Bengkalis, Dumai, Pelalawan dan Kepulauan Meranti.

Tentunya dengan kerjasama ini sangat bermanfaat bagi pembangunan didaerah ini karena dalam membangun daerah kita tidak bisa sendiri sendiri atau kita tidak bisa mementingkan ego daerah kita sendiri sementara daerah kita ini merupakan lintas Kabupaten.”Jadi dengan semangat kebersamaan kerjasama kita bisa mempercepat pembangunan yang ada didaerah kita dan sekaligus menjalin kerjasama yang harmonis dan bermanfaat bagi masyarakat,”ujar Bupati.

Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Siak menyambut baik dengan adanya inisiatip dari masyarakat Kecamatan Sungai Apit yang membangun Madrasah Ibtidaiyah (MI). Jika kita berniat baik untuk membangun MI di Sungai Apit ini, InsyaAllah akan diberi kemudahan. “Sekarang ini kesadaran masyarakat Kabupaten Siak antusias untuk mendirikan sekolah sekolah agama. Dengan berdirinya sekolah sekolah agama tersebut akan mencetak generasi generasi yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, “sebut Syamsuar.

Pemerintah Kabupaten Siak juga telah membuat program untuk membangun pesantren disetiap kecamatan termasuk juga di Kecamatan Sungai Apit yang akan dibangun pesantren Darul Quran.”Untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan dan bantuan dari masyarakat Sungai Apit agar pembangunan pesantren di Sungai Apit akan segera terwujud,”harap Bupati.

Terkait kabut asap menyelimuti Kabupaten Siak yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) maka sebanyak 50 anggota TNI dari kesatuan Kostrad akan turun untuk memadamkan api diwilayah Kecamatan Sungai Apit,”Untuk itu kepada masyarakat dimana banyak ditemukan titik api agar ikut berperan serta untuk membantu memadamkan api,”harap Syamsuar.

Camat Sungai Djoko Edy Imhar mengatakan,mengingat dan mengenang perjalanan Rasulullah  didalam menerima perintah Allah untuk melaksanakan salat lima waktu akan menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dan mari kita jadikan momen ini untuk mendekatkan diri kita kepada Allah dengan melaksanakan semua perintahnya dan meninggalkan segala larangannya,” ujar Camat.(adv)

Alamak, Guru SMP Sebar Foto Bugil di Facebook

ilustrasi
ilustrasi

Tuban (SegmenNews.com)– Seorang guru bernama Sulistiyowati, 28 tahun, ditangkap petugas Kepolisian Resor Tuban, Kamis 27 Juni 2013. Penyebabnya, guru honorer di Sekolah Menengah Pertama swasta di Kabupaten Tuban itu, menyebarkan foto-foto bugil di akun facebooknya.

Dilansir dari tempo.co, awalnya, janda beranak satu itu hendak mengirim foto-foto bugil miliknya ke lelaki bernama Candra, yang diduga pacarnya. Namun, foto syurnya justru menempel di dinding aku facebook atas namanya sendiri.

Akibatnya foto-foto bugil terpasang di dinding facebooknya, sejumlah murid di sekolah tempatnya mengajar langsung memberikan komentar. Tentu saja, jejaring social ini cepat menyebar ke masyarakat Tuban, termasuk di lingkungan SMP tempatnya mengajar.

Tak hanya itu, ulahnya yang dianggap nyeleneh ini, berdampak hukum. Polisi yang mendapat laporan, langsung melakukan reaksi. Sulistiowati akhirnya berurusan denga polisi. Dia ditangkap disebuah tempat di Tuban dan langsung dibawa ke Kantor Kepolisian Resor setempat, pada Kamis 27 Juni 2013.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kepolisian Resor Tuban, Ajun Komisaris Polisi Wahyu Hidayat, oknum guru tersebut sudah dilakukan pemeriksaan. Termasuk dari motif hingga sasaran yang ditujukan. “Ya, sudah kita periksa, termasuk motifnya,” ujarnya pada Tempo Kamis 27 Juni 2013.

Atas perkara tersebut, tersangka Sulistiowati dijerat pasal 29, 32 dan pasal 34 Undang Undang Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun. Intinya, yaitu menyebarkan sesuatu yang berkaitan dengan pornografi. “Ancamannya cukup berat,” imbuh pria asal Sukabumi Jawa Barat ini.

Dari penangkapan ini, diperoleh kabar bahwa, Sulistiowati sudah dipecat dari sekolah tempatya mengajar. Karena, ulahnya menyebarkan foto-foto bugil. Pihak sekolah langsung bereaksi atas munculnya foto bugil di akun facebooknya.

Kepala Dinas Pendidikan Tuban, Sutrisno mengatakan kaget dengan kabar ada oknum guru yang ditangkap polisi karena mengirim foto bugil di jejaring social. Dia memastikan bahwa itu bukan tabiat guru tetapi oknum guru. “Iyu bukan guru tapi oknum guru. Pecat saja,” tegasnya.

Sutrisno mengaku geram dengan ulah orang yang mengaku menjadi tenaga pendidik tetapi perilakunya jauh dari pendiri. Makanya, atas kasus-kasu seperti ini, harus dilakukan tindakan tegas. Yaitu dari sekolah dimana tempatnya mengajar dan tentu saja pada polisi. “Saya terima kasih pada polisi telah bertindak cepat,” imbuhnya. (***)

 

Anggota DPRD Banyuwangi Simpan VCD Porno, Sex Toys dan Pakaian Dalam Wanita

Ilustrasi
Ilustrasi

Banyuwangi (SegmenNews.com)– Aparat Kepolisian Resor Banyuwangi, Jawa Timur, tidak hanya menemukan barang bukti sabu-sabu beserta alat isapnya pada saat menangkap anggota Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banyuwangi, Totok Sugiarto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, polisi menemukan dua koper VCD porno dan beberapa sex toys. Di mobil pribadi Totok juga ditemukan beberapa pakaian dalam perempuan.

Totok ditangkap sedang mengkonsumsi sabu-sabu di sebuah gudang beras di Desa Grogol, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi. Penangkapan politikus Partai Gerindra tersebut dilakukan saat penggerebekan pada Kamis sore, 27 Juni 2013, sekitar pukul 16.00 WIB. Polisi kemudian menjebloskannya ke dalam sel tahanan Polres Banyuwangi pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kapolres Banyuwangi, Ajun Komisaris Besar Polisi Nanang Masbudi, belum bersedia memberikan penjelasan ihwal berbagai barang bukti tersebut. Kepada wartawan yang menemuinya Jumat, 28 Juni 2013, Nanang hanya berucap, ”Mungkin saja.”

Seperti diberitakan sebelumnya, Totok sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sebab, berdasarkan hasil tes urinenya, dia positif mengkonsumsi sabu-sabu. Totok dijerat Pasal 112 (1) Subpasal 114 (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sumber : tempo.co

 

Densus 88 Ikut Cari 250 Dinamit Hilang

dinamitJakarta (SegmenNews.com)– Kepala Biro Penerangan Mabes Polri, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar, mengatakan, kepolisian ikut mengerahkan Detasemen Khusus 88 Antiteror untuk mengusut dan mencari kasus hilangnya 250 dinamit milik perusahaan tambang batu, PT Batu Sarana Persada. Boy mengatakan, pelibatan Densus tersebut sebagai bukti keseriusan Polri mengusut hilangnya bahan peledak tersebut dan mengantisipasi barang tersebut jatuh ke kelompok teroris.

“Densus bekerja untuk membantu dan untuk mengumpulkan fakta-fakta di lapangan. Tujuannya agar bahan peledak tersebut tidak disalahgunakan,” kata Boy di kantornya, Jumat, 28 Juni 2013.

Boy mengatakan pelibatan Densus bukan mengindikasikan kasus dinamit hilang tersebut berkaitan dengan jaringan teroris. Namun, kata dia, polisi memprediksi dinamit tersebut dapat saja disalahgunakan, seperti untuk kegiatan teror.

“Sementara ini kami belum melihat ada indikasi keterkaitan teroris. Tapi kami tetap memprediksi kemungkinan-kemungkinannya tetap membahayakan masyarakat,” kata Boy.

Kamis kemarin, dua dus dinamit milik PT Batu Sarana dinyatakan hilang. Dinamit tersebut diduga hilang saat dalam pengiriman dari tempat PT MNK, distributor PT Dahana, di Subang, Jawa Barat, pada Rabu, 26 Juni 2013, ke Cijerug, Bogor. Bahan peledak itu dikirim menggunakan empat truk, memuat sebanyak 30 ribu kilogram amonium nitrat, 2.000 kilogram dinamit, dan 4.000 detonator listrik.

Mulanya, hanya ada dua truk pengangkut dinamit yang berangkat dari Subang dengan melintasi Jakarta Utara menuju gudang PT Batu Sarana Persada di kawasan Marunda. Dari Marunda, truk itu menuju Bogor. Tapi, truk pengangkut dinamit bertambah jadi empat. Setelah di Bogor, diketahui sebanyak dua dus dinamit tanpa detonator yang berada di atas iringan truk paling belakang telah hilang. Kasus ini pun dilaporkan ke Polda Jawa Barat.

Boy mengatakan, Polda Jawa Barat mengusut kasus tersebut dibantu Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, dan Densus 88 Antiteror. “Kami tidak meremehkannya. Kami juga meningkatkan kewaspadaan. Kami menyikapi secara serius,” kata Boy.

Sumber:tempo.co

Polda Riau Buru 5 DPO Pelaku Pembakar Hutan

Ilustrasi
Ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Kepolisian Daerah Riau menetapkan 5 orang warga pelaku pembakar hutan dalam Daftar Pencarian Orang. Para DPO ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka yang sudah di tahan.

“Diduga ikut serta melakukan pembakaran hutan di Dumai dan Bengkalis,” ujar Kepala Bidang Penerangan Umum Markas Besar Polisi Republik Indonesia Agus Riyanto, di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kamis (27/6).

Namun polisi belum bisa mengekspos nama-nama pelaku. Agus menyebutkan tidak tertutup kemungkinan tersangka bakal terus bertambah seiring pengembangan kasus yang terus dilakukan polisi.

Selain warga, polisi juga terus melakukan pengembangan terhadap perusahaan yang diduga turut melakukan pembakaran lahan. “kalau masalah perusahaan masih terus di dalami tim PPNS kementerian Lingkungan Hidup dan kepolisian,” ujarnya.

Sebelumnya Polda Riau telah menetapkan sembilan warga setempat sebagai tersangka. Sembilan orang ditangkap di Rokan Hilir, dua orang ditangkap di Pelalawan, dua orang di Bengkalis dan satu orang di daerah Siak.

Kabid Humas Polda Riau Hermansyah mengatakan, hingga saat ini polisi baru menahan petani setempat. Namun, dia menegaskan, Polda Riau telah membentuk tim untuk menyelidiki kemungkinan keterlibatan sejumlah perusahaan yang mungkin ikut bertanggung jawab atas kebakaran hutan Riau. “Timnya sudah dibentuk dan terjun ke lapangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia dan sejumlah pegiat lingkungan mengadukan 117 perusahaan perkebunan dan hutan tanaman industri ke Kementerian Lingkungan Hidup. Perusahaan tersebut diduga terlibat kasus pembakaran hutan di Sumatera. Membuka lahan dengan membakar hutan ditengarai bisa menghemat biaya hingga Rp 28-38 juta. (chir/ur)

Heboh, Kardus Diduga BOM di Pelalawan

Warga kerumuni bungkusan kardus yang diduga BOM
Warga kerumuni bungkusan kardus yang diduga BOM

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Warga Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan dihebohkan dengan penemuan kardus yang terbungkus rapih di trotoar depan sebuah toko di jalan Lintas Timur, Kamis (27/6) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Pantauan dilapangan, terlihat kardus yang dibungkus kertas padi warna coklat, tidak jauh dari kios Buah di perkirakan di letakan oleh seorang pria mengendarai sepeda motor sekitar siang. Namun hingga malam hari tidak kunjung di jemput membuat warga jadi curiga.

Salah seorang buruh bangunan yang bekerja di ruko bernama Jojon (35) merasa curiga, karena bungkusan rapi segi empat itu berisi bom. Lalu warga sekitar melaporkan ke pihak berwajib. Mendapat laporan itu aparat kepolisian langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK bersama beberapa perwira dan personil Polres turun lagsung ek TKP. Setelah di periksa ternyata didalamnya berisi sebuah dispenser merek miyako.

Humas Polres Pelalawan AKP Lumban Toruan, mengaku bahwa kardus yang berisi dispenser tersebut adalah hadian doorprize sepeda santai HUT Bhayangkara yang baru di gelar pagi tadi. Namun kemungkinan pemiliknya lupa membawa saat membeli buah ke toko tidak jauh dari lokasi tersebut. (fin)

Diduga Serobot Lahan PT NSR, Warga Pelalawan Dijemput Paksa Polisi

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Tim Sat Reskrim Polres Pelalawan menciduk Datuk Hasim (46) di sebuah rumah makan di kota Pangkalan Kerinci, Rabu (26/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam dugaan kasus penyerobotan lahan konserpasi milik PT Nusantara Sentosa Raya (NSR).

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK, kemarin membenarkan adanya penangkapan tersangka penyerobotan lahan milik PT NSR tersebut.

“Ya, tersangka kita jemput paksa, setelah beberapa kali dilayangkan surat panggilan juga tidak hadir,” tegas Kasat Reskrim.

Dalam penangkapan salah satu pemuka masyarakat desa Segati tanpa perlawanan berarti ketika polisi datang usai makan siang, langsung diminta ikut ke Mapolres Pelalawan. Dengan mengunakan mobil toyota Kijang tersangka digiring masuk dan dibawa ke Mapolres untuk menjalani pemeriksaan.

Kepada polisi tersangka mengaku bukan lari dan menghindar dari panggilan penyidik. Tetapi sedang sakit hingga tidak mampu memenuhi panggilan tersebut. Tetapi apapun alasan tersangka yang tidak bisa dibuktikan dengan surat sakit dari dokter, usai menjalani pemeriksaan di Unit II Sat Reskrim Polres Pelalawan Datuk Hasim di jebloskan ke dalam sel.

Dengan tuduhan telah mengerjakan atau menduduki kawasan hutan milik areal konserpadi milik PT NSR tersebut yang ditangani sejak bulan Juni 2011 silam di daerah Segati, kecamatan Langgam, kabupaten Pelalawan. Namun seiring berjalannya waktu proses penyelidikan terus dilakukan tim penyidik Sat Reskrim Polres Pelalawan.

Setelah melakukan pemeriksaan satu persatu saksi akhirnya tim penyidik menetapkan Datuk Hasim sebagai tersangka. Awalnya tidak dilakukan penahanan. Tapi setelah berkas acara pemeriksaan (BAP) rampung dan telah ditetapkan jaksa sudah P-21. Maka akan dilakukan pelimpahan tahap dua dengan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejari Pangkalan Kerinci.

“Dalam waktu dekat tersangka yang kini telah ditahan akan kita serahkan ke Jaksa bersama Barang buktinya untuk di proses lebih lanjut,” ungkap Bimo

Sementara beberapa waktu lalu, ratusan massa dari masyarakat Sungai Laga Bersatu, desa Segati, kecamatan Langgam, kabupaten Pelalawan mengelar aksi demo di kantor Kejari Pangkalan Kerinci, untuk mendesak perkara Datuk Hasim dihentikan. Tetapi aksi yang sempat memblokir pintu masuk Kejari tidak membuat pihak Kejari bergeming dan tetap melanjutkan kasusnya hingga ke meja hijau. (fin)

Jatuh dari Motor, Kakek Tanpa Identitas Tewas di Pelalawan

Mayat seorang kakek terbujur kaku di RSUD Selasih Pelalawan
Mayat seorang kakek terbujur kaku di RSUD Selasih Pelalawan

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Kakek diperkirakan berumur 60 tahun ditemukan tergeletak di jalan lintas timur KM 28 Desa Simpang Beringin, Kabupaten Pelalawan tak jauh dari se unit sepeda motor Suzuki Smesh BM 5066 TL di Jalan Lintas Timur, Km 28, desa Simpang Beringin, kecamatan Bandar Sekijang, Kabupaten Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kapolsek Bandar Sekijang AKP Amril SSos SH, Jum’at (28/6/13) membenarkan adanya pengendara motor jatuh sendiri diperkirakan dari menuju Pangkalan Kerinci.

Korban ditemukan, Rabu (26/6/13) sekitar pukul 14:30 Wib, saat itu korban diperkirakan masih hidup dan dibawa ke puskesmas Bandar Sei Kijang, karena keterbatasan peralatan medis, korban dirujuk ke RSUD Selasih. Disitu, korban tak tertolong lagi dan akhirnya meninggal dunia.

Identitas korban tidak diketahui pasti, sebab tidak ditemukan KTP dan SIM, polisi hanya menemukan STNK yang beralamat di Ukui, Pelalawan.

“Kita sedang mencari identitas korban dan keluarganya. Bagi warga yang merasa ada kehilangan keluarga agar dapat melapor ke Polsek atau mendatangi kamar mayat RSUD Selasih. Karena sekarang jenazahnya di titip di sana,” ungkap Kapolsek Bandar Sei Kijang. (fin)

 

Apartemen Milik Rusli Zainal Disita KPK

Apartemen Belleza Permata Hijau
Apartemen Belleza Permata Hijau

Jakarta (SegmenNews.com)– Tiga unit mobil dan sebuah apartemen di Belleza No. 8, milik Gubernur Riau Rusli Zainal disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rusli Zainal, merupakan tersangka kasus dugaan korupsi kehutanan dan PON Riau.

Juru Bicara KPK Johan Budi, mengatakan, penyitaan sejumlah harta kekayaan milik Rusli Zainal ini dilakukan saat KPK melakukan penggeledahan di sejumlah tempat terkait kasus PON Riau.

“Ada tiga buah mobil, satu apartemen di Belleza No. 8. Ada dokumen-dokumen, di antaranya ada dugaan dokumen itu berkaitan dengan pemberian gratifikasi,” kata Johan Budi, Kamis (27/6/2013).

Menurut Johan, ketiga mobil tersebut telah berada di pelataran parkir gedung KPK. Ketiga mobil itu antara lain, sebuah Honda Freed warna hitam bernopol B 130 LAK, Honda Accord warna Hitam bernopol B 11 SY, dan Honda Jazz warna merah bernopol B 517 TY.

Pada mobil Honda Jazz terlihat stiker tulisan dan gambar Barbie. Sementara pada Honda Freed terlihat stiker tulisan dan gambar club sepak bola Barcelona dan Qatar Foundation, Unicef.

Johan memastikan jika penyitaan sejumlah harta kekayaan Rusli Zainal ini untuk kepentingan penyidikan. Namun dia belum bisa memastikan apakah harta kekayaan yang disita KPK ini masuk dalam Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). “Itu bagian dari aset tracing. Belum ada TPPU,” ungkapnya seperti dilansir inilah.com. (mvi)