Beranda blog Halaman 2871

Bengkalis Miliki Komisi Warga Peduli HIV/AIDS

aidsDuri (SegmenNews.com)– Saat ini Kabupaten Bengkalis memiliki Komisi Penanggulangan HIV-AIDS (KPA) yang dipimpin oleh wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno. Pengukuhan KPA berlangsung di Gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau, Rabu (26/6/13) dihadiri ratusan masyarakat.

“Pengukuhan ini kita laksanakan sebagai bentuk KPA Bengkalis untuk menekan angka penderitayang saat ini sudah mencapai ratusan orang. Selain itu juga agar masyarakat menghilangkan paradigma negative masyarakat terhadap penderita HIV – AIDS, ” papar Wabup.

Jelas wabup lagi, data penderita HIV bulan Maret Tahun 2013 di Kabupaten Bengkalis sebanyak 184 orang dengan rincian diantaranya Pria berjumlah 66 orang dan Wanita berjumlah 118 orang Dari jumlah tersebut didominasi warga Kecamatan Mandau dan Pinggir.

“Penganggulangan HIV dan AIDS ini bukanlah semata-mata tanggung jawab pemerintah namun juga tanggung jawab bersama masyarakat. Sehingga dengan terbentuknya wadah ini, maka akan dapat menekan angka penyebaran penyakit kelamin,” urainya. (yus)

Dipicu Kabut Asap, Mandala dan Air Asia Tunda Penerbangan ke Pekanbaru

int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Kabut asap tebal imbas dari kebakaran lahan di Riau masih menyelimuti udara di Pekanbaru. Buntutnya, dua penerbangan maskapai harus menunda keberangkatan ke Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

Air Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Ibnu Hasan mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Kamis (27/6/2013). Menurutnya, sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB kondisi kabut asap memburuk hingga dibawah batas normal untuk pendaratan.

Jarak pandang hanya tembus 500 meter. Pada pukul 08.00 jarak pandang baru bertambah 300 meter.

“Imbasnya ada dua maskapai pagi ini tidak bisa mendarat di Pekanbaru. Namun untuk keberangakatan dua maskapai Garuda dan Lion berjalan normal. Karena jika keberangkatan jarak pandang 500 meter saja masih bisa, terkecuali mendarat harus 1 km jarak pandangnya,” kata Ibnu.

Ibnu menjelaskan, dua maskapai yang menunda keberangkatan itu Mandala RI 070 seharusnya mendarat pukul 6.45 WIB. Namun saat ini masih tertunda dari Jakarta. Begitu juga maskapai Air Asia seharusnya mendapat 8.10 WIB namun harus menunda keberangkatan dari Bandung.

“Kita berharap siang nanti jarak pandang bisa berangsur normal kembali,” kata Ibnu. (detiknews.com)

Pasca Kenaikan BBM, Tarif Angkutan Umum Pekanbaru Belum di Putuskan

angkutan umuPekanbaru (SegmenNews.com)– Pemerintah Kota Pekanbaru hingga saat ini belum memutuskan tarif angkutan umum, padahal pengusulan tersebut telah diajukan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Diskomimfo) Kota Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Kamis (27/6) menuturkan belum berani memutuskan tarif angkutan umum sebab belum ada istruksi dari Kemenhub. Olhe itu, hingga saat ini pengajuan tersebut belum di lakukan pembahasan.

Kepala Bidang Angkutan Darat pada Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Narko, mengatakan sejauh ini Pemko belum memutuskan akan melakukan penyesuaian terhadap tarif angkutan dalam kota Pekanbaru.

“Kenaikan pasti ada tetapi kita masih menunggu ketetapan Walikota Pekanbaru. Sejauh ini belum ada rapat juga belum di gelar,” ujarnya.

Menurutnya untuk memutuskan besaran kenaikan tarif angkutan darat harus berdasarkan kajian dari semua pihak, selain Walikota, juga akan melibatkan, Uspida dan organda. Menurutnya kalaupun ada kenaikan maka besarannya tidak boleh melebihi ketetapan yang di tentukan pemerintah yakni 20 persen. (chir/ur)

Bupati Siak Raih WTP 2012 dari BPK

Bupati Sik, H Syamsur Raih WTP dari BPK Riau
Bupati Sik, H Syamsur Raih WTP dari BPK Riau

Siak (SegmenNews.com)– Pemerintah Kabupaten Siak menerima penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau, Kamis (27/6/13).

Penghargaan tersebut dirih atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak untuk anggaran tahun 2012 mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dengan Paragraf Penjelas (WTP-DPP) yang diserahkan Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Riau Drs. Widyatmantoro kepada Bupati Siak Syamsuar dan ketua DPRD Zulfi Mursal.

Bupati Syamsuar mengatakan, bahwa Pengelolaan keuangan daerah harus sesuai aturan. Pemda telah melakukan perbaikan-perbaikan kinerja, sesuai arahan dan masukan dari BPK Perwakilan RI.

“Tanpa komitmen dan perbaikan terhadap temuan-temuan yang lalu tentunya tidak akan mungkin kita akan berhasil mempertahankan opini WTP ini, mudah-mudahan kedepan dapat kita pertahankan,” ujar Bupati Syamsuar.

Sesuai dengan arahan Perwakilan BPK, tersebut semua menjadi acuan bagi Pemkab Siak, sehingga tentunya akan dilakukan dengan baik-baiknya. Maka terus mempertahankan lagi Opini WTP ini.

Sebelumnya Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Riau Drs. Widyatmantoro mengatakan bahwa, dalam paragrap penjelasan adalah, adanya kelebihan pembayaran pada realisasi Belanja Barang yang diragukan kewajarannya. Selain itu Pemkab Siak, belum membuat perhitungan Dana Bergulir Diragukan Tertagih pada akhir tahun 2012.

“Meskipun dalam beberapa hal terdapat temuan mengenai system pengendalian intern dan Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan, namun temuan tersebut masih dalam batas materialitas dan tolerable error yang dapat diterima, sehingga tidak mempengaruhi pemberian opini WTP DPP yang diberikan BPK, jelas Widyatmantoro.

Selain itu ia berharap Pemkab Siak mampu mempertahankan dan meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang lebih baik lagi, dan dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya di Provinsi Riau maupun ditingkat Nasional.

Hasil pemeriksaan keuangan TA 2012 tersebut dapat ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Siak sesuai dengan Pasal 8 ayat (2) UU nomor 15 tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, yang menyatakan bahwa tindak lanjut hasil pemeriksaan diberitahukan secara tertulis oleh Bupati Siak kepada BPK RI.

Selain itu pasal 20 ayat 2 dan 3 UU nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara, menyatakan bahwa jawaban atau penjelasan mengenai tindak lanjut atas rekomendasi dalam laporan hasil pemeriksaan BPK RI disampaikan kepada BPK RI selambat-lambatnya 60 hari setelah laporan hasil pemeriksaan diterima.

LHP atas LKPD Kabupaten Siak TA 2012 dikemas dalam tiga buku. Buku I adalah LHP yang memuat Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Siak dan opini atas Laporan Keuangan tersebut. Buku II, memuat LHP atas system pengendalian intern dan buku III adalah LHP atas Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan.***(rinto/hms)

 

Perbakin Siak Dikukuhkan

Perbakin Siak Dikukuhkan
Perbakin Siak Dikukuhkan

Siak (SegmenNews.com)– Persatuan Berburu dan Menembak Indonesia (PERBAKIN) Siak, resmi dikukuhkan Ketua Harian Pengurus Daerah (Pengda) PERBAKIN Riau Suparlan SSos atas nama ketua umum Dedy Handoko Alimin, Kamis (27/6/13).

Acara pengukuhan dimeriahkan dengan kegiatan safari berburu yang diikuti lebih 50 armada dengan 250 orang pemburu.

Bupati Siak Syamsuar diwakilkan Asisten Administrasi Umum yakni Jamaluddin, menyambut baik hadirnya Perbakin di Kabupaten Siak, karena selain akan menambah khasanah cabor yang telah ada, diharapkan kedepan perbakin akan menjadi sarana penggali potensi atlit menembak di kabupaten Siak.

Walaupun Perbakin tergolong baru di Siak, tapi mereka sudah bisa menyesuaikan kemasyarakat melalui sosialisasi. Terutama untuk tingkat pelajar, supaya mereka mengenal apa dan mengapa perbakin, setelah itu tumbuh minatnya untuk menjadi atlit menembak.

Sementara, ketua umum Koni yang diwakili ketua bidang anggaran Wan Yunus, yang berharap perbakin Siak eksis dalam menunjang prestasi olahraga kabupaten Siak.

“Dengan dilantiknya jajaran perbakin di Siak, maka cabor yang ada dibawah naungan KONI Siak menjadi 31 cabor. Semoga perbakin tidak hanya ada saat dilantik saja, namun terus eksis hingga turut memperkaya prestasi dibidang olahraga yang telah ada,” harap Wan.

Sementara ketua Perbakin Siak Tengku Yendra Zulfan, mengaku siap berjuang dan memajukan organisasi yang dipimpinnya, untuk lebih maju dan baik serta bermasyarakat. Untuk mewujudkan hal itu, Ia yang saat ini telah menyiapkan 1 hektar lahan untuk bakal lapangan tembak, mobil operasional serta senjata ini, bertekad menjadikan kabupaten Siak sebagai ladang bibit atlit-atlit menembak kedepannya.

“Karena kiprah dan cita-cita besar tersebut, tidak akan tercapai tanpa keterlibatan dan dukungan semua pihak, saya berharap, semua pihak terkait seperti pemkab Siak dan KONI Siak dapat memberi support kepada perbakin Siak,” terang Yendra.(rinto)

Pemangkasan JCH Tunggu Keputusan Pusat

Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA
Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa pemangkasan Jamaah Calon Haji (JCH) 20 persen bagi JCH seluruh Indonesia, termasuk di dalamnya JCH Kab Rohul, menunggu keputusan Kemenag RI Jakarta. Kalau pemangkasannya 20 persen sudah final oleh Kerajaan Arab Saudi, yang sedang ditunggu teknis pemangkasannya oleh pemerintah pusat.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul kepada wartawan di kantornya, jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Pasir Pengaraian, Rabu (27/6/2013).

Dikatakannya, pemangkasan 20 persen JCH ini adalah murni kebijakan Pemerintah Arab Saudi, sebagai akibat dari perluasan lapangan thawaf di dalam Masjidil Harom Makkah. Akibat renovasi perluasan tersebut, lapangan thawaf menyempit sementara, dimana semula dapat menampung 48 ribu orang per jam, sekarang hanya dapat menampung 20 ribu orang per jam.

Pemangkasan ini juga pada dasarnya adalah dalam rangka keselamatan JCH yang menjadi tugas dan tanggungjawab Pemerintah Arab Saudi. Kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk menampung JCH seluruh dunia yang mencapai 4 juta orang. Jika dipaksanakan tidak menutup kemungkinan akan terjadi insiden dan bahkan chaos. Ini jauh lebih berbahaya, tegas Ahmad Supardi.

Ahmad Supardi Hasibuan yang juga Ketua Dewan Pembina Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kab Rohul ini, menyatakan bahwa JCH yang terkena pemangkasan diharapkan dapat menerimanya dengan sabar dan lapang dada, sebab ini adalah murni untuk kepentingan keselamatan JCH.

Kesemua ini pastilah ada hikmahnya, sebab tidak ada satupun ketentuan Allah di dunia ini yang sia-sia apalagi bathil. Mari kita kembalikan kepada Allah sebab kita pergi haji juga karena memenuhi perintah Allah. Bagi yang tak berangkat tahun ini, insya Allah akan menjadi prioritas berangkat tahun depan (2014), tegasnya.

Menurut Ahmad Supardi, JCH yang terkena pemangkasan itu ada beberapa kriteria, yang pertama adalah yang umurnya di atas 75 tahun. Yang kedua adalah jamaah yang uzur seperti yang jalan harus dengan kereta dorong. Dan yang ketiga adalah jamaah yang paling terakhir nomor porsinya.

Saat ini pihak Kemenag Rohul sedang melakukan pendataan secara intensif, hasilnya akan dikirim ke Kanwil Kemanag Riau dan Kemenag RI di Jakarta. Setelah itu akan dikeluarkan keputusan resminya oleh Menteri Agama Cq Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji. Seminggu ke depan diharapkan telah tuntas. (r4n)

Hati-hati Penipuan Berkedok Jual Batu Delima!

Ilustrasi
Ilustrasi

Pelalawan (SegmenNews.com)– Warga Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Wayan Laye (40) nyaris tertipu akibat tergiur Batu Delima yang ditawarkan tersangka.

Korban diminta oleh tersangka, Abdul gafur dan rekan-rekannya untuk menjual Mobil Avanzanya ke showroom, uangnya akan digunakan untuk membeli batu delima yang ditawarkan oleh tersangka, Rabu (27/6/13) sekitar pukul 12:00 Wib. Namun aksi tersangka di ketahui oleh pegawai showroom yang merasa curiga, korban menjual mobilnya dengan mendadak.

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK, Kamis (27/6/13) Awalnya, di hari tersebut sekitar pukl 11.30 wib korban dari kantor Bupati Pelalawan menuju Bank BRI sampaing RS. Amelia untuk mengambil uang melalui ATM. Saat antri, korban di sambangi oleh tersangka yang berpura-pura menanyakan alamat seseorang.

Setelah itu korban pergi membeli bensin di SPBU, anehnya korban bertemu lagi dengan tersangka tersebut. Disaat bersamaan tiba-tiba datang tersangka lain, Yogun yang berpura-pura lewat didepan korban dan kembali menayakan alamat seseorang yang tidak dikenalnya.

Pengakuan tersangka kepada korban mereka mau mengantarkan batu delima kerumah H. Abd rahman. Saat itu korban dibujuk agar di perbolehkan mengetes batu delima di mobil korban. Setelah batu dites dengan mencelupkan nya ke air mineral, batu yang disebut-sebut batu delima itu tiba-tiba bercahaya merah menyala di dalam air.

Setelah menunjukkan keaslian batu itu, para tersangka membujuk korban agar mau membelinya, dan menjual mobil korban ke showroom terdekat. Tersangka meminta uang Rp 1 juta sebagai uang muka.

Korbanpun pergi ke showroom untuk menjual mobilnya seharga R 70 juta. Namun pegawai Showroom merasa curiga dan menanyakan kenapa mobilnya dijual. Korban mengakui menjual mobil untuk membeli batu delima.

Merasa curiga, pegawai showroom dan masyarakat menangkap tersangka, Abdul Gafur yang saat itu berada di dalam mobil, sedangkan 2 orang tersangka lainnya melarikan diri. (fin)

Horee, Ada Khitanan Massal di Polres Pelalawan

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-67 yang jatuh pada tanggal 1 Juli mendatang, Polres Pelalawan memiliki seabrek kegiatan. Salah satunya dengan menggelar kegiatan bhakti sosial khitanan massal. Kegiatan itu dipusatkan di aula Mapolres setempat, Rabu (26/6).

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIKdidampingi Kaur Humas AKP Lumban Toruan, mengatakan khitanan massal ini sempena bulan bakti pelayanan Priama yang bertepatan HUT Bhayangkara ke-67.

“Berbagai kegiatan dan perlobaan kita gelar, salah satunya Khitanan Massal gratis. Sebagai bentuk ke dekatan polisi dengan masyarakat yang dapat langsung di rasakan oleh mereka,” ujar Kapolres.

Kegiatan khitanan massal itu sendiri di ikuti sebanyak 85 anak dari berbagai kecamatan yang ada di kabupaten Pelalawan.

“Khitanan gratis ini awalnya kita rencanakan sebanyak 50 orang, tapi masyarakat ramai datang hingga digelar pukul 08.00 WIB,
samapi selesai mendaftar sudah mencapai 85 orang,” papar Guntur.

Selain khitanan gratis, peserta juga mendapatkan bingkisan kain sarung dan peci. Hingga anak-anak terlihat antusias untuk
menunggu giliran khitanan dengan melibatkan petugas medis dari rumah sakit di kota Pangkalan Kerinci. Walau sebahagian anak
terlihat raut wajah cemas dikala memasuki ruang khitanan massal tersebut. (fin)

Warga Tanding Bulutangkis di Polsek Pangkalan Kuras

turnamenSorek (SegmenNews.com)– Sebanyak 32 peserta dari kalangan masyarakat diwilayah hukum Polsek Opangkalan Kuras mengikuti pertandingan bulutangkis di Mapolsek. Hal tersebut di gelar rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-67.

Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Iman Seno SH didampingi Kanit Lantas Ipda Romi Irwansyah juga berlaku panitia turnamen Bhayangkara Cup, menuturkan masyarakat sangat antusias mengikuti turnamen tersebut. Lokasi pertandingan dipadati masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah acara sukses kita gelar, dan pesertanya bukan saja dari Sorek, tapi ada dari Pangkalan Kerinci, Bunut, Pangkalan Kuras. Bahkan ada dari Lirik dan Air Molek kabupaten Inhu yang juga masih bertetangga dengan Pangkalan Kuras dengan dibatasi kecamatan Ukui,” ujarnya.

Turnamen yang digelar sejak beberapa hari lalu berhasil juara satu pasangan Edo dan Anto Wing, kemudian juara kedua pasangan Kolis dan Sidik dari Polsek Pangkalan Kuras. Hadiah langsung di serahkan Kapolsek Pangkalan Kuras dan Ketua Koni Pangkalan kuras Sudirman.

Sementara itu, Ketua Koni Pangkalan Kuras, Sudirman menyambut baik atas digelarnya turnamen Bulutangkis tersebut, hingga kedepan dapat digelar secara rutin. (fin)

Supir Bus Sekolah PT Adei Ditemukan Membusuk di Hutan

Herianto supir Bus milik PT Adei ditemukan membusuk di dalam hutan
Herianto supir Bus milik PT Adei ditemukan membusuk di dalam hutan

Bunut (SegmenNews.com)– Herianto (36) supir bus sekolah milik PT Adei Plantation BM 7311 AV yang kabur saat bus dikendarainya membawa siswa SD terbalik ditemukan tewas di dalam hutan dalam keadaan membusuk dan hitam.

Sebagian tubuh sopir tersebut sudah tak bertulang, namun sebagian lagi masih di balut daging yang busuk berwarna hitam dari tangan sampai ujung kaki dengan mengeluarkan bau busuk menyengat.

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kapolsek Bunut AKP Ali Nasir, Rabu (26/6) membenarkan adanya penemuan mayat sopir tersebut.

Katanya, mayat tersebut ditemukan sekitar sungai Jue, Kendal Takalari, Bunut kebun milik Gapur, Selasa (25/6) sekitar pukul 16:30 WIB. Disekitar mayat ditemukan dompet berisi KTP dan SIM atas nama Herianto Manik, supir bus yang lari saat kecelakaan.

Istri sopir tersebut mengakui itu adalah mayat suaminya, namun pihak keluarga enggan untuk dilakukan otopsi. Jenazah dibawa ke rumahnya di desa Sungai Buluh, untuk di makamkan di pemakaman umum.

Seperti diberitakan sebelumnya, bus sekolah milik PT Adei yang membawa sejumlah siswa SD dikemudikan oleh, Herianto Manik dari desa Lubuk Mas, Kamis (20/6/13) lalu. Namun saat tiba di Jalan Praja, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Bunut, kabupaten Pelalawan, dijalan tanjakan (mendaki) tiba-tiba bus mundur dan terbalik.

Akibat kecelakaan itu kernek bus, Risman (30) terjepit dan meninggal, sedangkan belasan siswa SD mengalami luka-luka.

Namun sopir bus, Herianto bukanya menolong korban, dia malah kabur kedalam hutan. Setelah dilakukan pencaian oleh pihak kepolisian, dalam sepekan sopir ditemukan tewas oleh warga yang memancing. (fin)