Beranda blog Halaman 2879

Dibuka Wabup, Ribuan Jemaah Ikuti Seminar Naqsabandi se-Asia Tenggara

Acara Seminar Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Kholidi di Sapadia hotel
Acara Seminar Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Kholidi di Sapadia hotel

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Ribuan jemaah dari enam negara di Asia Tenggara ikuti seminar Haul Syekh Abdul Wahab Rokan Al- Kholidi Naqsyabandi, bertempat di Hotel Sapadia, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (17/6/2013).

Seminar kali ini bertemakan “Aktualisasi Pemahaman Ajaran Tarikat Naqsyabandi yang Dinamis, Harmonis, Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dalam Menatap Masa Depan Menuju Kelahiran Tuan Syekh Abdul Wahab Rokan Al Kholidi Naqsyabandi se-Asia Tenggara”.

Seminar tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, Ir Hafith Syukri MM. Wabup menyampaikan kekomitan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam pengembangan tarekat dan pengembangan sejarah Syekh Abdul Wahab Rokan ini. Sebab Kabupaten Rokan Hulu berjuluk Negeri seribu suluk identik dengan keagamaan, apalagi salah satu tuan guru yang membesarkan tarekat adalah syekh Abdul Wahab Rokan Al-kholidi.

Nama tuan guru ini dan perjuangannya dalam penyebaran tarekat tak hanya diakui di Rokan Hulu, Riau maupun hanya di Indonesia saja, namun kebesaran namanya telah tersohor hingga kemanca Negara dan diakui disana.

“Kita komit memberikan fasilitas jalan hingga ke darah ini akan menjadi ojek wisata religius. Pemda tetap memberikan perhatian khusus dalam pengembangannya. Walaupun keterbatasan anggaran kita bangun fasilitas jalan, sehingga kebesaran syekh ini lebih dikenal di semua kalanagan maupun Mancanegara,” imbuhnya.

Tempat kelahiran Syekh Ibrahim ini juga akan menjadi salah satu objek wisata religius yang patut di ketahui masyarakat. Begitu juga dengan objek wisata religius di Daerah-daerah Rokan Hulu, namun agar pengembangannya lebih maksimal tentunya masih membutuhkan kucuran ddana dari Riau maupun Pusat.

“Untuk memaksimalkan seluruh objek wisata di Rohul kita membutuhkan dana hingga 24 miliar, mustahil bisa maksimal tanpa bantuan itu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Haul Syekh Abdul Wahab Rokan Al Kholidi, Ismail Hamkaz S.Ag, M.Si, berterima kasih kepada Pemkab Rohul, Pemprov Riau,dan pemerintah pusat karena sudah membantu dana Rp.2 miliar untuk pembangunan tempat kelahiran Syekh Abdul Wahab Rokan Al Kholidi di Desa RBS.

Selain dihadiri jemaah Naqsabandi se-Asia Negara, seminar ini juga dihadiri jemaah Naqsabandi dari Provinsi Riau, Sumatera Utara (Sumut), serta dihadiri kalangan mahasiswa asal Riau dan Sumut, mahasiswa asal Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Sesuai jadwal, Selasa besok (18/6/2013), peserta seminar akan mengunjungi Desa RBS termasuk melakukan ziarah di kampung kelahiran tokoh Suluk di Asia Tenggara ini.

Salah satu mahasiswa UIN Riau asal dari Tailand, Asrunya mengaku sengaja datang untuk mengetahui lebih dalam tentang Tarekat dan perjuangan Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Kholidi ini. Perjuangan Syekh tersebut juga dipelajari di kampusnya.

“Budaya disini berbeda di Negara saya, saya ingin mengetahui lebih jauh tentang tarekat dan perjuangan syekh Abdul Wahab. Ini bisa menambah wawasan saya,” imbuhnya.

Seminar sehari Syekh Abdul Wahab Rokan Al Kholidi turut dihadiri Dosen University Islam Antarabangsa Selangor Malaysia Dr. Zikmal Fuad, Ketua MUI Kota Medan Prof. Dr.Muhammad Hatta, Dosen Universitas Islam Riau (UIR) UU Hamidi. Serta Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus, Konvensi, Insentif, dan Even, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, H. Achyaruddin Yusuf SE,MSc. (adv/hum)

Jelang Kenaikan BBM, Kendaraan Mulai Padati SPBU

 

Pengendara antri membeli BBM Subsidi di salah satu SPBU Pekanbaru
Pengendara antri membeli BBM Subsidi di salah satu SPBU Pekanbaru

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Walaupun putusan sidang paripurna pembahasan dana kompensasi penaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi belum diketok palu, namun masyarakat di Pekanbaru mulai memadati SPBU untuk mengisi BBM subsidi.

Pantuan SegmenNews.com, di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru mulai kendaraan mulai berjejer menunggu antrean pengisian BBM, baik pengendara sepeda motor maupun kendaraan pribadi.

Hal itu terlihat di SPBU, Jalan HR Subrantas, Arifin Achmad, Soekarno-Hatta serta Jalan T Tambusai, suasana malam mendadak ramai penuh sesak kendaraan.

Salah seorang petugas SPBU di Jalan HR Subrantas mengatakan, antrean kendaraan malam ini tidak sama seperti yang terjadi pada beberapa waktu lalu. Mungkin karena masyarakat sudah mengantisifasinya sejak beberapa hari yang lalu.

“Antrian sekarang berbeda dari sebelumnya,” katanya. (chir)

Sukses Raih Adipura, Pemkab Siak Persiapkan Raih Adipura Kencana

Persiapkan adipura kencanaSiak (SegmenNews.com)– Perjuangan panjang selama tiga tahun lebih untuk meraih Piala Adipura akhirnya membuahkan hasil. Kabupaten Siak akhirnya meraih Piala Adipura untuk pertama kalinya. Momentum itu pun dicanangkan untuk meraih Piala Adipura Kencana yang melambang supremasi mempertahankan Piala Adipura selama lima tahun berturut-turut.

Pencanangan target meraih Adipura Kencana itu disampaikan Bupati Siak, Drs H Syamsuar pada acara sekapur sirih penyambutan Anugrah Piala Adipura Kategori Kota Kecil Terbersih dari Pemerintah Republik Indonesia, Selasa (11/6) di Lapangan Siak Bermada, Siak Sri Indrapura.

“Sebagai kota wisata, kita harus mempertahankan Piala Adipura tahun-tahun berikutnya. Kita harus meraih Adipura Kencana dengan mempertahankan Piala Adipura selama lima tahun berturut-turut,”ujar Syamsuar sambil mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Siak untuk menjadikan Siak sebagai kota yang teduh, alami dan indah.

Salah satu program pendukung yang akan memperkuat posisi Siak sebagai penerima Adipura Kencana adalah dengan melakukan penghijauan di seluruh jalan kota hingga ke kecamatan-kecamatan. ”Kita akan membuat penghijauan di sekitar jalan lintas dari kota kabupaten menuju kota kecamatan dengan menanam pohon buah-buahan. Jadi selain menjadi upaya penghijauan, kedepan masyarakat bisa menikmati buah. Misal dari Siak Sri Indrapura sampai Bungaraya ditanam tanaman mangga,” ungkap Syamsuar.

Menurut Bupati, Siak Sri Indrapura sebagai kota wisata perlu terus berupaya mempertahankan prestasi ini, karena kebersihan dan keindahan merupakan salah satu faktor untuk membuat pengunjung puas. ”Orang yang datang ke Siak selalu melihat adanya perubahan, pertama tentang kebersihan, keindahan dan penghijauan,” jelasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri Msi beserta istri, Hj Misnarni Syamsuar, segenap unsur Forum Komunikasi Daerah Kabupaten Siak, Kepala Dinas, badan staff ahli, di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Siak dan pekerja dinas kebersihan, Kapolres Siak AKBP Sugeng Putu Wicaksono, Kapolsek Siak Kompol Arwin, Ketua Lembaga Adat Melayu Siak Wan Anwar, tokoh masyarakat dan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut bupati mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang telah ikut menyukseskan Siak sebagai peraih Piala Adipura. Keberhasilan ini jugadiharapkan dapat memotivasi meraih penghargaan lainnya, seperti Adiwiyata, terminal, dan penghargaan lainnya.

Pada kesempatan itu Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi didampingi Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menyerahkan penghargaan dan sagu hati kepada para petugas kebersihan Siak yang telah berjasa dalam upaya meraih Adipura. Sementara itu untuk Piala Adipura diserahkan Bupati pada Ketua Lembaga Adat Melayu Siak Wan Anwar, hal ini membuktikan bahwa Piala Adipura merupakan keberhasilan bersama dan piala diperuntukkan bagi masyarakat Siak.

Sebelumnya, Piala Adipura pertama ini juga diarak kelliling kota Siak Sri Indrapurayang dimulai dari kantor Bupati Siak di Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Siak Tanjung Agung, mengelilingi kota Siak. Arak-arakan Piala Adipura itu bersama dengan bupati dan wakil bupati dan diikuti seluruh dinas terkait. Arak-arakan melintasi beberapa jalan yang berada di sekitar kota Siak Sri Indrapura, dengan menggunakan mobil yang membawa Piala Adipura dan dikawal pihak kepolisian. (adv/jpr)

 

Demo BBM, Wartawan dan Mahasiswa Tertembak

Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta (SegmenNews.com)- Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa di Ternate menolak kenaikan harga bahan bakar minyak berakhir bentrok dengan polisi, Senin, 17 Juni 2013. Seorang wartawan dan lima mahasiswa tertembak. Kelompok demonstran ini berasal dari mahasiswa Universitas Khairun Ternate; Universitas Muhammadiyah Maluku Utara; dan Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan Ternate di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.

Data yang berhasil dihimpun Tempo, insiden tersebut terjadi saat polisi akan membubarkan aksi demonstrasi pukul 11.30 WIT. Namun, para mahasiswa menolak dan melempari polisi dengan batu. Sempat terjadi aksi saling lempar.

Polisi melepaskan beberapa tembakan ke arah mahasiswa. Seorang wartawan yang kebetulan ada di lokasi kejadian ikut tertembak. Wartawan bernama Roby Kelery, fotografer dari harian Mata Publik Ternate tertembak pada paha bagian kiri saat hendak mengambil gambar bentrok antara mahasiswa dan polisi. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Chasan Boesorie, Ternate, untuk mendapat perawatan. Ia akan menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru.

Sementara itu, korban mahasiswa tidak mengalami luka parah. Dua mahasiswa telah diperbolehkan pulang. Mahmud Ici, Ketua Aliansi Jurnalis Independen Kota Ternate, menyesalkan adanya penembakan yang dilakukan polisi. “Kami mendesak Kapolda untuk menindak tegas anggota kepolisian yang diduga sengaja menyalahi prosedur pengamanan massa aksi,” kata Ici, Senin, 17 Juni 2013.

Adapun Brigadir Jenderal Machmud Arifin, Kapolda Maluku Utara, saat mengunjungi korban penembakan mengatakan, pihaknya akan menindak anggotanya jika terbukti menyalahi prosedur. “Tapi kami minta agar kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Machmud kepada wartawan.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Jenderal Timur Pradopo berjanji akan mengusut penembakan terhadap wartawan di Jambi dan Ternate. Timur menyayangkan peristiwa tersebut terjadi karena polisi diklaim selalu mengutamakan langkah persuasif dalam penanganan dinamika unjuk rasa.

“Pasti ada pemeriksaan. Nanti kita lihat permasalahannya seperti apa. Yang jelas, tidak ada kesengajaan. Itu pasti,” kata Timur Pradopo ketika ditemui di Istana Merdeka, Senin, 17 Juni 2013.

Timur menyatakan belum mendapat informasi tentang peristiwa penembakan wartawan di kedua tempat tersebut. Meski demikian, ia berani menjamin bahwa peluru yang terkena pada tubuh wartawan bukanlah peluru tajam. “Kaitannya pasti dengan amunisi khusus unjuk rasa,” kata Timur.

Seorang wartawan Trans7, Anton Nugroho, menjalani perawatan di Rumah Sakit Raden Mattaher, Jambi, karena terkena proyektil peluru gas air mata. Anton terluka saat meliput peristiwa bentrok mahasiswa dan polisi dalam unjuk rasa kenaikan harga bahan bakar minyak di halaman Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jambi.

Di Jakarta, jumlah unjuk rasa relatif kecil, hanya di beberapa titik, seperti Bundaran Hotel Indonesia dan depan Istana Negara. Para demonstran banyak terfokus di depan gedung parlemen Senayan, di mana para anggota Dewan sedang menggelar rapat paripurna. “Di Jakarta secara keseluruhan bisa dikelola, termasuk yang ada di DPR,” kata Timur.

sumber:tempo.co

40 Honorer Kategori 1 Pemkab Rohul Terima SK CPNS

Ir Hafith Syukri MM
Ir Hafith Syukri MM

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Sebanyak 40 orang tenaga Honorer pormasi kategori 1 tahun 2004-2005 menerima SK CPNS, diserahkan oleh Wakil Bupati Rohul, Ir Hafith Syukri MM, Senin (17/6/13). Bertempat di aula kantor bupati lantai III.

Masing-masing yang menerima SK CPNS tersebut yakni, CPNS golongan III sebanyak 3 orang, golongan II sebanyak 16 orang dan golongan 1 sebanyak 21 orang.

Wabup menghimbau kepada mereka yang menerima SK CPNS bekerja dengan baik, dan terus menjalankan disiplin kerja dengan baik. Dengan perobahan status tersebut jangan merubah sikap dan perilaku, namun hendaknya menjadikan ini sebagai pondasi untuk bekerja lebih baik lagi.

“Mereka peneriam SK CPNS ini harus lebih giat agar mendapatkan SK PNS, sebab SK CPNS ini bukan berarti dia PNS, makanya mereka harus bekerja disiplin dalam tugas maupun dalam menjalankan Program-program keagamaan yang di terapkan Pemda,” ingat Wabup. (adv/hum)

Wabup Rohul Minta PMR Tanggap Bencana

Ir Hafith Syukri MM
Ir Hafith Syukri MM

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Sebanyak 1175 anggota Palang Merah Remaja (PMR) se-Kabupaten Rokan Hulu mengikuti kemah bhakti 2013 bertempat di komplek Pemda Rohul selama sepekan kedepan.

Usai membuka acara, Wakil Bupati Rohul, Ir Hafith Syukri MM mengharapkan kepada peserta agar mengikuti kegiatan ini hingga selesai. Pasalnya kegiatan ini dianggarkan dari APBD.

Selain itu kata Wabup, Kabupaten Rokan Hulu merupakan daerah rawan bencana, salah satu daerah rawan bencana alam terutama bencana banjir yang butuh penanganan cepat tanggap.

“PMR harus cepat tanggap bencana dan turun langsung kelapangan membantu masyarakat yang kena musibah,” ingat Wabup.

Kegiatan PMR diikuti oleh 47 unit PMR se Kabupaten Rokan Hulu, yang akan mengikuti serangkaian acara terutama terkait fungsi PMR ditengah masyarakat. (adv/hum)

Dirjen Pariwisata Pusat Puji Penyelenggara Haul Syekh Abdul Wahab Rokan

Dirjen Pariwisata Pusat, Ahyaruddin
Dirjen Pariwisata Pusat, Ahyaruddin

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Dirjen Pariwisata Pusat, Ahyarudin memuji atas kesuksesan penyelenggaraan peringatan Haul Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Kholidi yang di Kabupaten Rokan Hulu.

“Ismail (Ketua umum panitia penyelenggara) dan kawan-kawannya sukses dalam kegiatan ini, mereka punya kafasitas dalam pelaksanaan ini. Ini sangat berguna sekali bagi Rokan Hulu, Riau dan Indonesia pada umumnya,” pujinya.

lanjutnya, mereka telah mengangkat kembali kebesaran nama Syekh Abdul wahab Rokan Al-kholidi yang telah berjuang untuk pengembangan tarekat Nagsabandiyah ini. Nama beliau juga telah mendunia. Ini sudah menjadi situs di Dunia Internasional.

Dengan digelarnya kegiatan yang dihadiri jemaah dari berbagai Daerah di Riau maupun Manca Negara ini, otomatis akan mengangkat sejarah dimana tuan guru tersebut di lahirkan, maka Desa Rantau Binuang sakti akan terangkat ke Negara lain.

“Tuan guru syekh abdul wahab rokan wafat di umur 115 tahun, dalam perjuangannya dalam mengembangkan taregat hingga ke manca Negara ini perlu di ketahui oleh para generasi. Target saya tahun 2016 mendatang seluruh masyarakat di Indonesia sudah mengenal tarekat, dan tau salah satu tuan gurunya di lahirkan di Kepenuhan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Ismail Hamkaz menegaskan bahwa situs sejarah ini tak akan terlupakan, dia akan berupaya semaksimal mungkin mengenalkan kepada generasi.

“Kegiatan Syekh Abdul wahab ini tidak boleh hanya berhenti di kegiatan ini, ini harus terus dikembangkan, agar tidak mati suri. Kami akan menyelenggarakan kegiatan Maulid Akbar di bulan Februari mendatang dengan mengundang jemaah di Riau/Indonesia dan luar Negeri,” urai pria yang juga menjabat anggota DPRD Rokan Hulu ini. (r4n)

Pemilihan Presiden UPP Dinilai Tidak Transparan

Mahasiswa UPP berorasi di depan kantor.
Mahasiswa UPP berorasi di depan kantor.

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Sejumlah Mahasiswa Universitas Pasir Pangaraian (UPP) melakukan protes ketidak transparanan dalam uji kelayakan menjadi Presiden UPP, Senin (17/6/13).

Sejumlah Mahasiswa tersebut berorasi selama satu jam lamanya tanpa di temui Rektor, setelah satu jam mereka dipersilahkan bertemu dengan Rektor UPP. barulah Prof DR Ir H Feliatra DEA

Diakatakan salah satu mahasiswa UPP, Armanda bahwa selama ini tidak ada kejelasan syarat kelayakan menjadi calon pada pemilihan Presiden UPP. Pasalnya, syarat tertentu sebagai calon Presiden UPP tersebut tidak dicantumkan di Pemilihan Umum Organisasi Kemahasiswaan (PUOK).

Menurutnya, pencalonan tersebut hanya melalui Demokrasi tertutup, padahal pemilihan ini adalah sistem demokrasi secara terbuka. Ini sudah menjadi pembodohan Organisasi. Semua mahasiswa berhak menjadi Presiden UPP.

“Padahal dalam uji kelayakan saya dapat nilai B, tapi kenapa nama saya tidak masuk dalam pencalonan. Ini ada apa, pihak PPRU diintimidasi,” keluh Ardiman.

Mereka juga meminta pihak rektorat membekukan BEM, BLM karena juga tidak mengikuti aturan di PUOK.

Sementara itu Rektor UPP, Prof DR Ir H Feliatra DEA, sjauh ini belum bisa dihubungi baik melalui telepon maupun via SMS. (r4n)

300 Personil Polisi Disiagakan di SPBU

polisiPekanbaru (SegmenNews.com)– Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Adang Ginanjar menjelaskan untuk melakukan pengamanan di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pekanbaru dalam aksi demonstran menolak kenaikan BBM. Pihaknya sudah menyiapkan 300 personi yang akan disiagakan di setiap SPBU.

“Khusus untuk SPBU, kita menyiapkan 300 personil, yang terdiri dari dua Pleton dari Polda dan Polresta dibantu dari Brimobda,”ujar Adang Ginanjar Minggu (16/6/2013) usai rapat gabungan di Mapolresta.

Khusus SPBU ini akan dimulai penjagaan sejak pagi. Dalam hal ini pihak kepolisian tidak mencegah adanya aksi massa yang memblokade ataupun menyandera SPBU.

Pada malamnya, pihak kepolisian juga sudah menginstruksikan kepada pengelola seluruh SPBU di Pekanbaru untuk melakukan pengawasan secara internal.

Sementara itu, laporan titik aksi yang akan digelar demonstran ada tiga titik diantaranya, Kantor DPRD Riau, PT CPI dan Kantor Perwakilan Pertamina Riau.

“Ada tiga titik aksi demo penolakan BBM besok (hari ini), tiga tempat ini juga akan menjadi perhatian khusus kami,”ujar Adang.

Sedangkah langkah dari pihak kepolisian dalam melakukan aksi akan dilakukan secara fleksibel. Namun jika demonstran sudah mengarah kepada hal yang menggangu kenyamanan masyarakat umum makan akan dilakukan pencegahan.

“Kita akan mengawasi dan mencegah terjadinya aksi yang menggangu ketertiban umum. Jika mereka melakukan anarkis maka langsung dicegah,” imbuhnya. (tpc/knc/snc)

 

Hot Spot di Riau 115 Titik, Diprediksi Tetap Terjadi Dua hari Kedepan

kebakaran hutanPekanbaru (SegmenNews.com)– Hot Spot di Provinsi Riau meningkat. Suhu panas yang tinggi didukung tekanan udara rendah membuat jumlah titik panas melebihi angka 100 dalam dua hari terakhir. Bahkan, kondisi ini akan tetap terjadi sampai dua hari kedepan.

“Titik panas di Riau kini mencapai 115 titik,” ungkap Analis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Warih Budi Lestari kepada Tribun, Minggu (16/6/2013).

Titik panas itu tersebar di sepuluh kabupaten/kota dengan rincian, Rokan Hilir 13 titik, Rokan Hulu 3 titik, Dumai 5 titik dan Bengkalis 35 titik. Jumlah titik panas di Bengkalis itu merupakan yang terbanyak di Provinsi Riau.

Selanjutnya di Kabupaten Siak 29 titik, Pekanbaru dan Indragiri Hulu masing-masing satu titik, Kampar tiga titik, Pelalawan 16 titik dan Indragiri Hilir empat titik. Sementara di Kuantan Singingi dan Meranti tidak terpantau satupun titik panas.

Kondisi ini berbeda dibanding sehari sebelumnya. Dimana titik panas hampir terjadi di semua daerah. Hanya di Pekanbaru tidak terdapat titik panas. Berdasarkan data BMKG, di hari itu titik api di Riau mencapai 78 titik. Yaitu di Rokan Hilir tujuh titik, Rokan Hulu enam titik, Dumai satu titik, Bengkalis enam titik, Siak 12 titik, Kampar empat titik, Kuatan Singingi tujuh titik, Meranti dua titik, Pelalawan 23 titik, Indragiri Hulu tujuh titik dan Indragiri Hilir tiga titik.

Sementara di Sumatera, pada hari Sabtu lalu terpantau totalnya 101 titik panas. Dengan rincian di Sumatera Barat tiga titik, Jambi 10 titik, Sumatera Selalatan lima titik, Lampung tiga titik dan Bangka Belitung satu titik.

Menurut Warih, suhu maksimum di Riau kemarin tercatat 34,8 derajad celcius. Ini lebih rendah dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 35,2 derajad celcius. Kondisi inilah yang memicu meningkatnya jumlah titik panas. Panas yang cukup tinggi juga bisa mempermudah penjalaran api. Jadi BMKG membuat peringatan lebih kepada pencegahan munculnya titik panas. Pembukaan lahan juga diharap tidak dengan cara membakar.

Meningkatkan titik panas juga membuat kabut asap muncul. Terutama di pagi hari. Meski demikian, kabut asap tersebut belum membuat jarak pandang sempit. Buktinya, pada jam 07.00 Wib sampai 09. Wib kemarin, jarak pandang masih lima kilometer dengan kondisi haze dan smoke. Jam 10.00 Wib sudah meningkat menjadi delapan kilometer dan satu jam kemudian meningkat menjadi 10 kilometer.

Dijelaskan dia, saat ini BMKG juga masih memantau adanya tekanan udara rendah di Laut Cina Selatan atau sebelah timur Filipina. Kondisi ini membuat massa udara tertarik ke daerah gangguan sehingga pembentukan awan hujan terganggu. “Artinya peluang hujan akan kecil. Tekanan udara rendah ini sangat mengganggu sekali bagi Riau,” paparnya.

Di Samudera Hindia atau selamat pulau Sumatera juga masih ada tekanan udara rendah. Tapi gangguan tersebut tidak telalu bepengaruh pada kondisi cuaca di Riau.

Biasanya dengan udara panas peluang angin kencang muncul. Tapi itu terjadi jika ada pertemuan arus angin (konvergensi). Jika tidak ada maka arus angin akan berlalu tanpa gangguan dan tak mengakibatkan angin kencang. Sementara, peluang hujan dianggap sngat kecil.

Kalaupun ada intensitasnya diperkirakan ringan hingga sedang.
Sementara itu, BMKG memantau kondisi tinggi gelombang di sejumlah perairan Riau tergolong normal. Misalnya di Perairan Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Indragiri Hilir dan Meranti, tinggi gelombang berkisar 0,75 hingga 1,25 meter. (*)