Duri (SegmenNews.com)– Dipicu labut asap di Duri Kabupaten Bengkalis kian memburuk, masyarakat sangat memerlukan masker, sehingga masker yang dibagikan oleh pihak UPTD Dinkes Mandau kehabisan stok.
Akibat kekurangan masker tersebut, sebahagian masyarakat menyayangkan pihak Dinkes tak menyediakan masker yang mencukupi. Sehingga masyarakat yang tidak dapat terpaksa menutup muluit dan hidungnya menggunakan saputangan maupun kain selendang saja.
“Meskinya Pemerintah menyediakan masker, sebab cuaca semakin buruk akibat kabut asap yang kian menebal. kami juga sudah mencari masker di apotik, disitu juga tidak ada stok,” kata warga mandau, Refi, Senin (17/6/13).
Kepala UPT Dinas Kesehatan Mandau, Betty mengaku sejak beberapa hari terakhir ini pihaknya terus membagikan masker kepada pasien dan masyarakat melalui posyandu. Bahkan dihari pembukaan Khitanan masal ini sekitar 600 an masker juga sudah dibagikan.
“Kita sedang minta dari Dinkes Bengkalis, sebab semua stok masker di Puskesmas sudah habis. Kalau pun saat ini masyarakat kesulitan mendapatkan masker coba saja ditutupi dengan kain atau lainnya yang tidak terlalu tebal agar bisa tetap bernafas,” ujar Betty.
Betty mengingatkan kepada masyarakat agar mengurangi aktifitas diluar ruangan. Sebab akibat asap tersebut ditakutkan akan menimbulkan penyakit Ispa. (res)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Tahun 2013 ini, Dinas Pendidikan, Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rohul mendapat bantuan untuk pembangunan lima unit sekolah baru setingkat SLTP dari program Block Grant Indonesia-Australia.
Kelima sekolah bantuan itu akan dibangun di lima kecamatan berbeda seperti Tambusai Utara, Rambah Samo, Kunto Darussalam, Pendalian IV Koto dan Kecamatan Tambusai.
“Dalam APBD Perubahan 2013, kita juga kembali menganggarkan pembangunan satu unit sekolah baru lagi dalam upaya memenuhi kekurangan 6 unit sekolah tingkat SLTP di 16 kecamatan sehingga semua sekolah (diharapkan) telah dapat memenuhi kebutuhan daya tampung pelajar,” ungkap Kadisdikpora Rohul, HM Zen, MPd, Minggu (16/6/13).
Penambahan lima sekolah baru tersebut, menurut HM Zen sangat membantu dalam pemenuhan sarana infrastruktur pendidikan di tengah terbatasnya dana APBD Rohul. Sekaligus itu juga sebagai bentuk komitmen dalam pemenuhan infrastruktur pendidikan Pemkab Rohul. “Dengan terpenuhinya seluruh kebutuhan sekolah, khususnya tingkat SLTP, di seluruh wilayah Rohul, diharapkan dapat mendukung program wajib belajar (Wajar) 12 tahun serta meringankan biaya pendidikan orang tua murid,” harapnya. (adv/hum)
Pekanbaru (SegmenNews.com)– Entah setan apa yang merasuki, tersangka HD, warga jalan Muslimin itu sehingga dia nekat mengembat kotak infak di Masjid Al-Munawarah di komplek Universitas Islam Riau.
HD yang juga salah satu mahasiswa setempat mengaku anak mantan Dosen ternama di Jakarta. HD sempat menjadi bulan bulanan massa saat aksinya di ketahui, Jum’at (16/6/13) usai sholat Jumat.
Beruntung saat itu petugas security UIR mengamankan pelaku, sehingga terhindar dari aksi brutal masa. Bersama barang bukti kotak infak dan uang tunai diserahkan ke Polsek Bukit Raya.
“Kasusnya masih kita kembangkan,” kata Kanit Reskrim Polsek Bukitraya, AKP Dedi Suryadi.
Menurutnya, dari pengakuan pelaku, dia nekat mencuri kotak infak untuk biaya kuliah yang hanya tinggal menyusun skripsi.(chir/ur)
Pelalawan (SegmenNews.com)– Kinerja Bupati Pelalawan patut diberi apresiasi. Pasalnya, Pemda Pelalawan sukses membangun PLTG Langgam Power dengan 5 mesin berdaya 15 megawat tanpa mengorek kantung APBD Pelalawan.
PLTG Langgam Power siap dioperasikan tersebut di bangun oleh para Investor BUMD, PLN dan Perusahaan PT Langgam Power dengan sistem Kososium. Pembangunan itu tak lepas dari Program Bupati Pelalawan, HM Harris untuk kepentingan masyarakat dan percepatan Pembangunan Teknopolitan.
Bupati Harris mengatakan, dari data Pemerintah Pusat, 60 persen masyarakat sudah dialiri listrik, sedangkan Kabupaten Pelalawan masih 20 hingga 21 persen yang teraliri listrik. Dengan adanya Pembangunan PLTG ini ditargetkan 60 persen Masyarakat di Pelalawan manikmati listrik.
“PLTG Langgam ini berdiri tanpa menggunakan anggaran APBD, melainkan dari para Investor. Kita harap Seluruh elemen masyarakat ikut mendukung Program PLTG ini,” ajak Bupati, baru-baru ini saat peninjauan PLTG Langgam Power bersama Ketua PWI Riau dan rombongan.
Sementara itu Ketua PWI Riau, H Deni Kurnia mengajak semua awak media cetak, elektronik maupuk online agar bersama-sama mendorong percepatan pembangunan yang ada di Kabupaten Pelalawan.
“Bupati Harris punya berbagai Program untuk kepentingan masyarakatnya. Oleh itu mari awak medi mendorong percepatan pembangunan di Pelalawan,” ajak Deni Kurnia. (fin)
Wabup Rohul, Ir Hafith Syukri MM Wisuda santri Ponpes Darussalam
Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Wakil Bupati Rokan Hulu, Ir Hafith Syukri MM, (15/6/13) Sabtu pagi menghadiri acara perpisahan kelas tujuh sekaligus Wisuda Pondok Pesantren Darussalam, Kecamatan Kabun ke 44.
Hafith Syukri dalam sambutannya tak bosan-bosan mengajak masyarakat meramaikan Masjid dan mengikuti segala kegiatan ibadah keagamaan lainnya. Hal ini sesuai dengan julukan Rokan Hulu Sebagai Negeri Seribu Suluk.
Dikesempatan itu Hafith memberikan bantuan uang tunai senilai Rp 10 juta untuk Pembangunan Masjid di Pondok Pesantren Darussalam.
Menurut Hafith Kecamatan Kabun sebagai pintu gerbang masuk ke wilayah Kabupaten Rokan Hulu. Nantinya bakal dibangun dengan megah di pintu gerbang sebelah selatan Ponpes Darussalam.
Acara wisuda di halaman kantor Ponpes Darussalam Kabun tersebut juga dihadiri Camat Kabun Drs.H.T. Herman Lopi, Kepala Desa Kabun Mohammad Aidi, SH, para alumni Ponpes, kalangan orang tua siswa, dan berbagai undangan seperti dari Provinsi Riau dan Sumatera Barat. (adv/hum)
Duri (SegmenNews.com)– Kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah di Provinsi Riau, mengakibatkan sejumlah daerah diselimuti kabut asap. Termasuk salah satunya kota Duri, Kabupaten Bengkalis, kabut asap di daerah itu kian hari semakin tebal, dan membuat jarak pandang menjadi terbatas.
Pada Sabtu (15/6/2013), jarak pandang hanya sekitar 100 meter, sehingga membahayakan pengendara. Namun begitu, warga belum terlihat menggunakan masker dan masih beraktivitas di luar rumah.
Dengan kondisi tersebut, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bengkalis, AKP Roni Syahendra mengimbau pengendara agar menyalakan lampu utama, mengurangi kecepatan serta tetap berhati-hati dalam perjalanan.
Biasanya, volume kendaraan yang melintas pada akhir pekan lebih padat dari hari biasanya.
“Biasanya, pada akhir pekan lalu lintas cukup ramai dibandingkan hari biasanya. Makanya, kita imbau pengendara lebih berhati-hati,” imbuhnya. (dr/knc/snc)
Jakarta (SegmenNews.com)– Menteri Keuangan Chatib Basri memastikan harga bahan bakar minyak bersubsidi akan naik setelah 17 Juni 2013. Tentunya setelah ada persetujuan RAPBNP 2013 oleh DPR.
“Tentunya setelah DPR menyetujui RAPBNP 2013 pada 17 Juni, nanti ada dokumen-dokumen yang harus ditandatangani oleh DPR. Tentunya kenaikan harga BBM itu segera setelah tanggal 17 Juni mendatang,” kata Chatib, Jumat (14/6/2013).
Saat ini pemerintah dan DPR sedang merampungkan pembahasan RAPBNP 2013, termasuk adanya persetujuan pemberian dana kompensasi kenaikan BBM.
Yakni dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) sebesar Rp9,3 triliun yang akan dibagikan kepada masyarakat miskin selama empat bulan berturut-turut setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi.
“Tapi soal tanggal pastinya, saya juga tidak tahu karena itu wewenang Presiden,” imbuhnya. (inc)
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menyerahkan Cendera mata kepada Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia Dr Mukhlis Pa eni.
SIAK (SegmenNews.com)– Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi resmi buka acara Sosialisasi kebijakan Lembaga Sensor Film (LSF) di Provinsi Riau, dengan tajuk guna menyerap aspirasi masyarakat dan kearifan lokal kabupaten Siak dalam rangka pemberdayaan LSF.
Sosialisasi ini berlangsung di Aula Lantai II Hotel Winaria, Siak, Kamis (13/6). Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama LSF Indonesia dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta Dinas Pendidikan Kabupaten Siak. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Kajari Siak Zainul Arifin, Ketua Pengadilan Irfanudin, Ketua MUI Siak Sofwan Shaleh, Tokoh Budayawan Riau OK Nizami Jamil, Azaly Djohan dan Ketua LSF RI Dr Mukhlis Pa Eni beserta sejumlah tokoh serta pengurus Lembaga Sensor Film Indonesia.
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi dalam paparannya mengungkapkan dengan kehadiran LSF dalam rangkaian sosialisasi seperti ini akan memberikan pengetahuan mengenai fungsi dan tugas LSF. Diungkapkan Bupati Siak kedatangan LSF menjelang bulan suci ramadhan bias diambil makna secara bahasa indonesia berarti puasa yang secara semantik juga bermakna menahan diri. Menahan diri dari makan dan minum, termasuk menahan diri dari tontonan film dan tayangan televisi yang dapat mengurangi nilai ibadah puasa.
”Sepanjang yang kami ketahui, tugas dan fungsi LSF adalah juga ”menahan” sebuah film atau program TV untuk tidak diluluskan manakala isi film atau program TV tersebut tidak sesuai program ketentuan yang diatur dalam UU Perfilman, UU Penyiaran, UU Keterbukaan Informasi Publik, UU Perijinan, UU Informasi dan Transaksi Elektronik dan Perangkat Regulasi lainnya,” terang Syamsuar.
Menurut Syamsuar, pengaruh tontonan yang diperoleh dari kemajuan teknologi informasi dengan sangat cepat bisa mempengaruhi pola pikir dan prilaku sekaligus tindakan negatif terhadap perkembangan anak. Namun ia menjelaskan bahwa semua hal itu harus difilterisasi dengan memperkuat keimanan terutama dikalangan anak-anak, memberikan penjelasan-penjelasan tentang dampak buruk bagi psikologi dan perkembangan generasi muda atau bahkan yang sudah menjurus ke anak usia dini.
“Karena kita tentu saja tidak bisa menangkal bahwa perkembangan teknologi informasi, baik dari media televisi maupun dunia internet yang sudah masuk kerumah-rumah bahkan ke kamar-kamar kita. Karena sifat dari tontonan dan tayangan yang tersedia cukup rentan untuk mempengaruhi psikologis anak,” ungkap Bupati.
Namun demikian, ia juga tidak menampik bahwa perkembangan dunia teknologi memberikan banyak kemudahan asal tidak dimanfaatkan secara negatif. Lebih jauh ia menuturkan terutama bagi perkembangan anak di kota Siak yang dikenal memiliki kekuatan terhadap kebudayaan melayu yang identik dengan islam, maka tontonan dan tayangan dikhawatirkan juga akan bisa mengikis moral dan jati diri anak melayu sesungguhnya
Dalam pada itu, Bupati menerangkan bahwa saat ini pemerintah kabupaten Siak telah tergerak untuk segera menulis sebuah buku mengenai perjalanan hidup Sultan Syarif Qasim II.
“Mulai dari sejak kecil sampai ia menyerahkan kekuasaannya kepada kedaulatan negara RI sampai ia wafat,” ungkap Syamsuar.
Karena dibalik kisah tersebut memiliki jiwa nasionalisme terhadap Negara Republik Indonesia yang kuat dan perlu dicontoh oleh para generasi saat ini dan yang akan dating. Untuk menuntaskan keinginan ini, Syamsuar menyebutkan bahwa melalui pembicaraan yang telah dilakukan dengan sejumlah tokoh sejarah dan budayawan Riau terkait penggarapan buku tersebut sampai akhirnya nanti bisa diluncurkan. Yang kemudian nantinya dari isi buku tersebut bisa melahirkan film mengenai Sultan Syarif Qasim II.
Hal senada juga didengungkan oleh Ketua LSF Indonesia Dr Mukhlis Pa Eni, ia mengungkapkan apresiasi dan kebanggaannya terhadap budaya dan sejarah Siak yang dulunya dimulai dari sebuah peradaban kesultanan Siak. Salah satu kearifan lokal yang perlu diserap dan perhatikan secara serius adalah perjalanan hidup seorang Sultan Siak yang rela menanggalkan mahkotanya sendiri untuk bergabung dengan NKRI.
Hal itu menurutnya adalah salah satu contoh yang sangat mulia, karena dengan kedudukan dan kekuasaan yang dimiliki saat itu tidak mengalahkan kebesaran hati seorang sultan untuk bersatu dibawah NKRI pasca kemerdekaan.
“Akan lebih pula jika suatu saat kisah ini bisa kita garap menjadi sebuah produk film, dan kami dari lembaga sensor siap membantu niat baik ini,” terang Mukhlis. (rinto/rls)
Pekanbaru (SegmenNews.com)– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah meluncurkan sejumlah baju tahanan dengan desain terbaru. Orang yang pertama nanti memakai baju tahanan itu adalah Gubernur Riau, Rusli Zainal, tersangka pelaku korupsi kehutanan.
“Semua tersangka baru akan mengenakan baju tahanan terbaru KPK ini,” kata juru bicara KPK, Johan Budi, dihubungi dari Pekanbaru, Sabtu.
KPK sebelumnya telah mengumumkan peluncuran tiga rancangan baju tahanan baru dan penggunaannya akan dimulai pada Senin (27/5). Selama ini, baju tahanan KPK berbentuk sejenis jaket ringan berwarna putih dengan logo KPK di dada kanan.
Di balik jaket putih tahanan KPK itu, tersangka tetap saja memakai pakaian apapun yang disukai yang bersangkutan.
Membandingkan proses peradilan ad hoc korupsi di Korea Selatan sebagaimana terjadi beberapa tahun lalu, para tersangka di sana harus mengenakan “seragam” yang diberikan penyidik berupa baju dan celana berwarna biru; tidak boleh yang lain.
Para tersangka korupsi di sana –kebanyakan juga pebisnis, politisi, dan pejabat– juga tidak rajin mengumbar senyum saban memasuki ruang pengadilan; dalam “seragam” tersangkanya itu.
Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, di sela kegiatan loka karya “Jurnalis Antikorupsi” di Sukabumi, Jawa Barat, mengatakan, sejak beberapa bulan lalu, pimpinan KPK telah menyetujui pemakaian baju tahanan yang baru tersebut.
Baju tahanan baru tersebut terdiri atas tiga pasang, pertama adalah baju bagi mereka terkena operasi tangkap tangan KPK berupa jaket oranye dengan tiga garis hitam bertuliskan “Tahanan KPK”.
Baju kedua adalah baju sehari-hari tahanan berupa rompi warna oranye dengan tiga garis hitam bertuliskan “Tahanan KPK” dan celana hitam; serta terakhir adalah baju olahraga berwarna biru gelap dengan kerah kuning.
“Tentunya, pakaian baru ini akan diwajibkan untuk dikenakan tersangka-tersangka korupsi, tidak hanya RZ,” kata Budi.
Zainal tersangka korupsi penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di Pelalawan Riau periode 2001-2006. Dia juga tersangka untuk kasus dugaan suap proyek Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVIII/2012.
Jakarta (SegmenNews.com)– Komisi Pemberantasan Korupsi merekonstruksi kasus suap proyek alokasi anggaran Bantuan Dana Bawahan (BDB) dari Pemerintah Provinsi Sumut ke Kabupaten Mandailing Natal. Rekonstruksi dilakukan di dua tempat di kota Medan, Sumatera Utara, Jumat 7 Juni 2013.
“Tim penyidik melakukan rekonstruksi tadi jam 10.00 pagi,” kata juru bicara KPK, Johan Budi SP.
Johan menjelaskan, proses reka ulang kasus suap yang menyeret Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara itu dilakukan di Bank BRI Puti Hijau dan dilanjutkan di kantor tersangka Surung Panjaitan (SP) di Jalan Bima sakti, Medan. “Penyidik juga memeriksa karyawan PT Sige milik tersangka SP,” kata Johan.
Surung Panjaitan merupakan seorang kontraktor dan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang bermula dari operasi tangkap tangan ini. Sebelumnya, KPK juga telah menggeledah kantor Surung. Dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik mengamankan sejumlah berkas.
KPK menetapkan Bupati Mandailing Natal, Hidayat sebagai tersangka. Dia diduga menerima suap terkait proyek alokasi anggaran Dantuan Dana Bawahan (BDB) dari Pemerintah Provinsi Sumut ke Kabupaten Mandailing Natal.
Hidayat disangka melanggar Pasal 12 a atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2002 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
Selain Hidayat, KPK juga menetapkan kontraktor, Surung Panjaitan dan PLT Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Mandailing Natal, Khairil Anwar sebagai tersangka.
Untuk Surung, KPK menjeratnya dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU 31 tahun 99 sebagaimana diubah menjadi UU 20 tahun 2002 tentang pemberantasan korupsi.
Hidayat diduga menerima suap terkait proyek alokasi anggaran Dantuan Dana Bawahan (BDB) dari Pemerintah Provinsi Sumut ke Kabupaten Mandailing Natal. Sedangka Khairil Anwar diduga melanggar Pasal 12 a atau 11 UU 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU 20 tahun 2002.
“HIB, Bupati Mandailing Natal disangka melanggar pasal 12 a atau pasal 11 UU 31 tahun 99 sebagaimana diubah UU 20 tahun 2002 tentang pemberantasan korupsi,” kata Johan Budi SP.
sumber: Vivanews