Beranda blog Halaman 2890

Bupati Achmad Buka Peda KTNA XIV Riau

Bupati Achmad resmikan pembukaan stand pameran Peda-KTNA
Bupati Achmad resmikan pembukaan stand pameran Peda-KTNA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi resmi membuka Perayaan Daerah Kelompok Tani Nelayan Andalan (Peda KTNA) Riau XIV bertempat di Pendopo Desa Rambah Utama, Kecamatan Rambah samo, Rokan Hulu, Senin (3/6/13)

Kegiatan yang berlangsung hingga tanggal 8 Juni mendatang ini kesempatan Kabupaten Rokan Hulu menampilkan berbagai keunggulan di instansi melalui stand pameran yang disediakan sebagai promosi Daerah. Begitu juga peserta KTNA dari Kabupaten lainnya di 11 Kabupaten di Riau kecuali Kabupaten Rokan Hilir yang tidak hadir.

Disampaikan Bupati seluruh peserta diharapkan membawa pulang produk yang promosikan untuk memajukan usaha, baik dibidang pertanian maupun peternakan. Sebab di acara ini tersedia berbagai pameran untuk peningkatan pertanian dan peternakan.

Untuk peningkatan kesejahteraan Pertanian, KTNA perlu adanya 3 unsur yakni, Komitmen, Konsisten dan Gerakan. Sebab jika ke tiga unsur tersebut di jalankan KTNA maka akan terwujud pertanian yang sejahtera.

“Kami Pemerintah Daerah Rokan Hulu sangat peduli dengan pertanian dan mensejahterakan petani,” komit Bupati.

Cerita Bupati bahwa, demi untuk pengembangan pertanian dirinya pernah mencabut perkebunan karet untuk pertanian dan persawahan. Sebab pertanian harus dipertahankan tanpa ada alih fungsi lahan pertanian ke perkebunan karet maupun sawit.

Kedepan 50 ribu lahan di Provinsi Riau menjadi sumber swasembada pangan, dari Rokan Hulu sebanyak 5 ribu hektare lahan tanaman pangan.

Kata Bupati, tak hanya tanama padi yang prospek, bahkan umbi-umbian juga sangat prospek di Rohul. “Tanggal 5 mendatang kita akan membawa investor untuk pengembangan umbi-umbian,” katanya.

Dikesempatan itu Bupati menghimbau kepada masyakat agar memberikan pelayanan yang baik kepada tamu dan peserta Peda KTNA. Apalagi peserta di tempatkan di rumah-rumah warga.

Usai pembukaan Peda KTNA, Bani (40) peserta Peda KTNA dari Kabupaten Bengkalis yang sudah hadir di kabupaten Rokan Hulu sejak Sabtu (1/6/13) lalu mengakui pelayanan masyarakat Rohul sangat baik dan ramah. Dirinya bersama 84 peserta Peda KTNA dari Bengkalis tinggal di rumah warga di Desa Rambah Utama, Kecamatan Rambah samo.

“Di Peda KTNA kali ini kami dari Bengkalis menampilkan hasil Pertanian, tanaman Buah Naga, Industri pembuatan Lempoh dan lainnya, kita harapkan kegiatan ini yang tersukses di Riau,” sampai Bani menjawab SegmenNews.com.

Dijadwalkan tanggal 5 Juni Menteri Koperasi RI, Syarif Hasan akan mengunjungi kegiatan Peda KTNA di Rohul. (adv/hum)

Pemkab Siak Bangun Jembatan Penghubung di Desa Buatan I

bangun jembatanSiak (SegmenNews.com) Jembatan penghubung antara desa yang selama ini menjadi polemik di tengah masyarakat, akhirnya Pada tahun anggaran 2013 ini dua jembatan penghubung yang terletak di desa Buatan satu akan dibangun oleh Pemkab Siak melalui dinas BMP kabupaten Siak, yang pada saat ini sudah adanya pemenang lelang kontraktor untuk mengerjakan perbaikan jembatan tersebut.

Menurut keterangan Kepala UPTD BMP kecamatan Koto Gasib Alek Candra,ST senin (3/6) mengatakan “Ada beberapa jembatan yang akan di rehap dengan melihat kondisi kerusakan yang ada, memang pada saat ini ada dua unit jembaatan penghubung antara desa Buatan I yang menuju ke desa teluk Rimba, dengan kondisi jembatan yang sangat mengawatirkan dengan kondisi lantai jembatan yang sudah lapuk dan perlu adanya perehapan.” Maka dari itu pada anggaran tahun 2013 ini jembatan yang rusak akan di perbaiki melalui tender dari Dinas BMP kabupaten siak dan pemenang lelang sudah ada tinggal pelaksanaannya saja “Kata Alek candra ST.

Kita berharap dengan selesainya pembangunan jembatan nantinya masyarakat tidak was-was lagi untuk melitas di jalan tersebut dan dapat melancarkan arus lalu lintas bagi masyarakat, yang mengakut hasil pertanian milik masyarakat dengan mengunakan roda empat “terang Alek. (adv)

Pj Kepala Desa Sengkemang dan Anggota BPD Desa Rantau Panjang Dilantik Sekda

Sekda Lantik Pj Kepala Desa Sengkemang dan Anggota BPD Desa Rantau Panjang
Sekda Lantik Pj Kepala Desa Sengkemang dan Anggota BPD Desa Rantau Panjang

Siak (SegmenNews.com) – Sekertaris Daerah Kabupaten  Siak Drs.Amzar  melantik pj kepala desa sengkemang dan pelantikan Tujuh  anggota BPD desa Rantau Panjang di aula kantor camat Koto Gasib Senin (3/6)

Turur hadir dalam acara pelantikan Pj kepala Desa Sengkemang dan tujuh anggota BPD desa Rantau Panjang Camat Koto Gasib Drs Arlisman, kapolsek Lubuk Dalam ferdolin Nababan kabag PMD Abdul Razak, kepala desa sekecamatan Koto Gasib serta tokoh masyarakat yang ada di kecamatan Koto Gasib yang menghadiri pelantikan Pj.kepala Desa Sengkemang dan anggota BPD desa rantau panjang.

Sambutan Sekertaris Daerah Kabupaten Siak  Drs Amzar mengatakan. Tugas utama untuk mempersiapkan pilkades yang depenitif yang akan di persiapkan oleh pj kepala desa yang baru dan bagi kades yang akan mencaleg harus mengundurkan diri itu sudah adanya ketententuan dari parpol itu sendiri

Dengan adanya pelantikan ini, “diharapkan kepada masyarakat untuk dapat mendukung pemerintahan desa dan juga BPD yang sudah dilantik untuk mencapai kemajuan pembangunan di desanya dan harus berjalan bersama, dengan meningkatkan kerjasama yang baik “terang Sekda

Kita harus berpatisipasi dengan sesuai aturan dan menempatkan porsinya dalam menyikapi kondisi politik yang pada saat ini sudah masuk ke desa-desa dan sebentar lagi kita akan mengadakan pesta politik seperti pemilihan gubernur dan kita harus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kabupaten siak dan untuk pemilihan calon gubernur harus sesuai dengan hati nurani dan juga sesuai dengan yang di ingini oleh masyarakat Selain itu juga kepada penjabat desa yang baru di lantik untuk segera menyiapkan admistrasi di desa, agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan lancar dan dapat melayani masyarakat dengan baik “Ungkap Sekda. (adv)

Akhir Pelunasan Biaya Haji 12 Juni

Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA
Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Akhir pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bagi Jemaah Calon Haji (JCH) pada tanggal 12 Juni 2013. Jika tidak dilunasi tepat waktu, maka mereka akan berangkat haji tahun depan.

Oleh itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Minggu (2/6/13) menghimbau kepada JCH yang belum melunasi BPIH agar segera dilunasi jika tidak mau keberangkatannya diundur tahun depan.

Sedangkan jatah JCH yang menjadi daftar tunggu tahun depan disebabkan belum melunasi BPIH tersebut, maka otomatis keberangkatannya tahun ini digantikan dengan JCH Lansia umur 80 tahun yang di ambil dari berbagai daerah oleh Kemenag RI.

Dijelaskan Supardi bahwa, jatah Rohul sebanyak 260 kursi, dan masa pelunasan hanya 15 hari terhitung dari tanggal 22 Mei s/d 12 Juni 2013.

“Saya berharap agar semua JCH dapat melakukan pelunasan tepat waktu atau lebih cepat lebih bagus, sehingga tidak ada kekhawatiran bagi kita lagi,” imbaunya.

Supardi juga mengingatkan kepada seluruh Kepala KUA Kecamatan se Rohul, agar mengecek JCH-nya masing-masing satu persatu dengan system hitung kacang, sehingga tidak ada satupun yang tertinggal dan tidak ada alasan bagi orang yang terlambat melakukan pelunasan.

Biaya BPIH tahun 2013 ini, untuk embarkasi Batam termasuk di dalamnya kab Rohul adalah sebesar USD 3.357 atau setara dengan Rp 32,3 juta (dengan asumsi USD 1 = Rp 9.600). Umumnya jamaah haji sudah menyetor uang muka BPIH sebesar Rp 20 juta. Artinya, uang pelunasan yang harus disiapkan calon jamaah haji sekitar Rp 12,3 juta. (r4n)

Kejati Riau Selidiki Dugaan Suap di 5 Timbangan Dishub

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Kasus dugaan penyelewengan perjalanan dinas dan suap di 5 (lima) jembatan timbang Dinas Perhubungan (Dishub) Riau, masih dalam tahap penyelidikan Tim Pidana Kusus (Adpidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Kepala Kejati Riau, Eddy Rakhamto, SH MH, kepada wartawan, baru-baru ini mengatakan, kasus dugaan penyelewengan perjalanan dinas dan dugaan suap di lima jembatan timbang Dishub Riau, masih dalam tahap penyelidikan Pidsus dan mengumpulkan barang bukti.

“Kasus dugaan penyelewengan perjalanan dinas dan suap di Dishub Riau, masih dalam tahap penyelidikan dan tim pidsus tengah mengumpulkan alat-alat bukti,” kata Eddy

Diakuinya, sebelumnya penyidik telah melayangkan surat pemanggilan terhadap tiga Kepala Regu di 3 Jemabatan Timbangan Dishub, masing-masing Kepala Regu Jembatan Timbang Duri, Kepala Regu Jembatan Timbang Logas dan HS Kepala Seksi Timbangan UPT

“Memang benar pada sebelumnya kita memanggil tiga Kepala Regu yakni BS, YC dan HS. Namun ketiganya tidak memenuhi panggilan dari Pidsus,” jelasnya

Eddy berjanji, Kasus dugaan penyelewengan perjalanan dinas dan dugaan suap di 5 jembatan timbang Dishub Riau ini akan terus diselidiki. “Kita berjanji untuk kasus ini. Kejati Riau akan terus menyelidiknya terus,” tegas Eddy

Sebelumnya diberitakan kasus dugaan penyelewengan perjalanan dinas dan suap di Jembatan Timbangan di Dishub Riau sudah mulai mencuat ke permukaan dan Kejati Riau telah melayangkan surat panggilan ketiga pejabat Dishub tersebut, masing-masing BS (Kepala Regu Jembatan Timbang Duri), YC (Kepala Regu Jembatan Timbang Logas) dan HS (Kepala Seksi Timbangan UPT)

Pemanggilan kepada ketiga pejabat Dishub tersebut telah dilakukan pada tanggal 18 April 2013 tetapi ketiganya mangkir hadir tanpa alasan yang jelas.

Dalam surat panggilan perihal bantuan permintaan keterangan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprindik) Nomor
PRIN-04/N.4/Fd.1/04/2013 tanggal 09 April 2013, ditujukan seluruh Ketua Danru Jembatan timbangan Dishub Provinsi Riau perihal
karcis palsu Basyaruddin Kepala Jembatan Timbangan Duri dan Yendri Chan Kepala Regu Jembatan Logas.

Surat dikirim Pekanbaru 18 April 2013 tim penyidik Safrianto Zuriat Putra, SH, MH Sprindik No Prin 04/N.4/Fd.1/04/2013 tanggal 09 April 2013.(rd/bbc)

Galeri Foto Gerakan Pencanangan Siak Membaca Dihadiri Duta baca dan Kapusnas RI

Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi menandatangani prasasti pencanangan Gerakan Siak Membaca didampingi Duta Baca Indonesia dan Kepala Perpustakaan Nasional RI.
Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi menandatangani prasasti pencanangan Gerakan Siak Membaca didampingi Duta Baca Indonesia dan Kepala Perpustakaan Nasional RI.

Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si melantik Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Kab.Siak
Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si melantik Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Kab.Siak
Bupati Siak Drs H Syamsuar menyalami tim adventure tim `Ring of Fire Adventure` Metro TV pada acara Talkshow Duta Baca Indonesia yang terdiri dari lima riders yakni Youk Tanzil, Banyu, Giovanni, Diva, dan Andrew Marias.
Bupati Siak Drs H Syamsuar menyalami tim adventure tim `Ring of Fire Adventure` Metro TV pada acara Talkshow Duta Baca Indonesia yang terdiri dari lima riders yakni Youk Tanzil, Banyu, Giovanni, Diva, dan Andrew Marias.
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi memberikan kata sambutan pada acara Talkshow Duta Baca Indonesia bersama Andi F Noya
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi memberikan kata sambutan pada acara Talkshow Duta Baca Indonesia bersama Andi F Noya
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, Wabup Siak  Drs H Alfedri MSi berfoto bersama Andi F Noya, Kepala Perpustakaan Nasional, dan Pakar Pendidikan Prof Arif Rahman
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, Wabup Siak Drs H Alfedri MSi berfoto bersama Andi F Noya, Kepala Perpustakaan Nasional, dan Pakar Pendidikan Prof Arif Rahman
Tamu undangan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya
Tamu undangan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya
Duta Baca Indonesia Andi F Noya menerima sirih tari persembahan sebagai ucapan selamat datang pada acara Sosialisasi Minat Baca di Kabupaten Siak
Duta Baca Indonesia Andi F Noya menerima sirih tari persembahan sebagai ucapan selamat datang pada acara Sosialisasi Minat Baca di Kabupaten Siak
Duta baca Andi F Noya berdialog
Duta baca Andi F Noya berdialog

 

Bupati Siak Belajar Paket Promosi Wisata ke Bukit Tinggi

Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi Menyerahkan Cendera Mata Kepada Wako Bukittinggi, Ismet Aziz dirumah kediaman Wako Bukittinggi
Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi Menyerahkan Cendera Mata Kepada Wako Bukittinggi, Ismet Aziz dirumah kediaman Wako Bukittinggi

Siak (SegmenNews.com)– Rombongan Pemerintah Kabupaten Siak yang dipimpin Bupati Drs H Syamsuar Msi beserta Istri Hj Misnarni Syamsuar dan Kapolres Siak Sugeng Putut Wicaksono beserta Istri, Sekwan Rudinal, Kepala Bappeda Yan Prana Jaya, Kadis Bina Marga dan Pengairan Irving, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga dan pejabat lainnya, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kota Bukit Tinggi, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar).

Rombongan disambut Walikota Bukittinggi, Ismet Aziz beserta istri dan pejabatan Kota Bukittinggi di kediaman Walikota, Sabtu (01/5/13). Dikesempatan itu, Bupati Siak dan rombongan bermaksud untuk belajar menerapkan suatu paket Promosi Wisata.

Bagaimana Paket Promosi Wisata tersebut dikemas dalam event Olahraga yang dikenal dengan nama Tour de Singkarak. yang nantinya akan mengadopsinya di Siak untuk pengembangan paket Promosi Wisata dengan event-event yang menarik di Siak.

Walikota Bukittinggi banyak memaparkan tentang Paket Promosi Wisata yang dikemas dengan event. Begitu juga dengan Bupati Siak memaparkan segala Potensi Wisata di kabupaten Siak.(rinto)

Gila! Ritual Sekte Seks Bebas di Bandung, 1 Perempuan Layani 9 Pria

Rumah dengan ornamen gurita hitam melilit yang diduga jadi tempat ritual sekte seks bebas di Bandung.
Rumah dengan ornamen gurita hitam melilit yang diduga jadi tempat ritual sekte seks bebas di Bandung.

SegmenNews.com– Sekte seks bebas membuat gempar kota Bandung, Jawa Barat. Salah seorang pengikut sekte sesat itu diperiksa Polrestabes Bandung, Kamis 30 Mei 2013. Ia mengaku telah bergabung dengan sekte seks bebas selama sembilan tahun. Tak hanya dia, tapi juga ibunya.

Pria yang identitasnya masih disembunyikan kepolisian itu lantas membeberkan beberapa ritual yang dilakukan oleh anggota sekte itu. “Ritualnya misalnya satu perempuan melayani sembilan lelaki. Jadi mama saya ada di satu ruangan, lantas lelakinya antre satu-satu masuk ke dalam ruangan,” kata dia.

Menurutnya, siapa yang bisa menghamili ibunya dan anggota perempuan lainnya di sekte itu, maka sang pria akan mendapatkan piagam ritual. Para jemaat juga, kata dia, memiliki cincin pentagram dalam ritual seks bebas itu.

Jemaah itu mengatakan, ritual seks bebas yang dilakukan anggota sekte itu dilakukan berpindah-pindah, mulai dari hotel sampai menyewa tempat khusus. Selain melakukan ritual seks bebas di mana satu wanita melayani beberapa lelaki secara bergantian, menurutnya ada juga ritual menindih binatang.

Ritual biasanya dilakukan pada hari libur Sabtu dan Minggu. Minggu bulan ini misalnya ritual dilakukan di Sumedang, bukan di Bandung. “Anggotanya banyak orang Pemda Bandung. Saya tahu semua. Misalnya atasan mama saya di kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung,” ujarnya.

Sekte seks bebas ini menyeruak sejak surat perintah ritual seks bebas di kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung bocor ke publik. Polrestabes Bandung masih terus menyelidiki kasus ini. “Kami harus hati-hati dalam menangani kasus ini. Jangan sampai membuat suasana tidak kondusif lantaran beredarnya isu sekte ini,” kata Kapolres Bandung, Komisaris Besar Pol Abdul Rakhman Baso.

sumber: VIVAnews

DPR RI Sesalkan M-PLIK di Pekanbaru Tak Difungsikan

dpr riPekanbaru (SegmenNews.com)– Rombongan komisi I DPR RI yang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Walikota Pekanbaru, Jumat (31/5), menyayangkan tidak berfungsinya 7 unit pusat layanan internet kecamatan (PLIK) dan mobile PLIK (M-PLIK) yang disumbangkan pemerintah pusat untuk Pekanbaru.

Rombongan yang dipimpin H Hayono Isman, disambut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, di Aula kantor walikota. Kedatangan rombongan ini memang khusus memantau pelaksanaan kegiatan pusat layanan internet kecamatan (PLIK) dan mobile PLIK (M-PLIK) di kecamatan pinggiran yang disumbangan pada Februari 2012.

Dari temu wicara rombongan dengan para camat terutama kecamatan yang mendapatkan peralatan, mengemuka masalah bahwa hingga kini 7 unit internet mobile tersebut tidak digunakan karena tidak jelasnya instansi penanggung jawab anggaran operasional 7 mobil dan operatornya.

“Ini akibat tidak adanya koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah sehingga perusahaan yang diberi tanggung jawab oleh pemerintah mereka tidak mampu berkomunikasi dengan pemerintah di daerah. Sehingga program ini tidak bermanfaat bagi masyarakat untuk mendapat akses internet,” ujarnya.

Masalah yang dihadapi di lapangan ini, katanya, akan dibawa ke pemerintah pusat baik. “Seperti tadi keluhan Camat Sail, dia harus melayani honor pengoperasi mobile internet. Padahal itu bukan tugas ibu camat karena operator tidak membayar honor operator internet. Ini tidak boleh terjadi berarti ini tidak terpikirkan saat perencanaan tidak termasuk perencanaan di lapangan,” urainya.

Ia berjanji dengan segala temuan dan keluhan ini akan di sampaikan ke pemerintah pusat untuk segera diperbaiki. Karena program ini sungguh sangat penting untuk meningkatkan sumberdaya masyarakat. “Dengan kendala ini otomatis ini tidak membawa manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Camat Sail, Irni Dewi Sari, saat di konfirmasi membenarkan kini tidak lagi mengoperasikan mobil internet. Karena setelah dua bulan ditalangi pihak kecamatan, tidak ada kejelasan anggaran, sehingga akhirnya dihentikan.

“Dua bulan pertama kami talangi dulu biaya gaji sopir,operator dan bahan bakar mobil, tetapi karena tidak ada kejelasan kami terpaksa hentikan,” ujarnya.

Adapun kecamatan yang mendapatkan bantuan, yakni Kecamatan Rumbai, Rumbai Pesisir, Marpoyan, Bukit Raya, Tampan, Sail dan Tenayan Raya. Mobil internet ini dilengkapi genset, laptop dan jaringan penunjang. Peralatan ini digunakan gratis bagi fasilitas umum di pinggiran. (r4n/urc)

Aiih, Depot Air Minum di Duri Banyak Tak Miliki Izin Dinkes

ilustrasi
ilustrasi

Duri (SegmenNews.com)– Walaupun pengelola air minum isi ulang telah banyak beroperasi di Duri, Kabupaten Bengkalis, namun sebagian dari mereka belum mengantongi izin Dinas Kesehatan.

Dikatakan Kepala UPTD Dinkes Mandau, Hj Betty, Jum’at (31/5/13) bahwa dari 40 pengelolaan air minum isi ulang di Mandau hanya sebagian kecil saja yang mengantongi izi Dinkes dan sudah melalui proses. Katanya, para pengusaha mengira dengan sudah mendapatkan SITU, SIUP dan HO dari Pemerintah Kecamatan, usaha depot tersebut sudah bisa beroperasi melayani kebutuhan konsumen.

“Kita khawatirkan jika pengeloala air minum isi ulang tidak melapor, maka ditakutkan air yang mereka jual mengandung kuman maupun virus berbahaya,” tukasnya.

Katanya, untuk proses pencucian didalam pengendapan air itu harus selalu dipantau, karena yang dijual harus benar-benar aman dan berkualitas, tidak berbau dan tidak berasa.

“Kita sampaikan kepada Camat Mandau untuk bisa melakukan sidak kepada pengusaha depot air isi ulang ini,” ujarnya. (rez/urc)