Beranda blog Halaman 2908

Pedagang Melanggar Surat Pernyataan Bakal di Tindak

Anggota Satpol-PP membuat surat pernyataan pedagang
Anggota Satpol-PP membuat surat pernyataan pedagang

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Satuan Pamong Praja Satpol-PP Kabupaten Rokan Hulu memberikan peringatan tertulis kepada Pedagang di taman kota Pasir Pangaraian, Kecamatan Rambah, kabupaten Rokan Hulu agar tidak menggelar dagangannya.

Surat pernyataan tersebut ditandatangani oleh sejumlah pedagang seperti, pedagang sate, pedagang patung celengan, air maniasan dan lainnya. Jika esok pedagang masih berjualan di arean taman kota Pasir Pangaraian, maka Satpol-PP akan mengambil tindakan tegas dengan mengangkut seluruh dagangan mereka.

Dikatakan Kesat Pol-PP, Roy Roberto melalui kasi OPs, Arfin, Jum’at (10/5/13) kepada segmenNews.com sebelumnya pedagang sudah kerap di beri peringatan secara lisan agar tidak berdagang di pinggirian jalan taman kota. Namun pedagang masih membandel.

“Hari ini mereka kita buat surat pernyataan agar tidak berdagang lagi di pinggir jalan area taman kota. Jika besok masih ditemukan mereka menggelardagangannya, maka dagangan mereka akan kita angkut,” ancamnya.

Menurutnya, pedagang telah menggangu keindahan kota. Ditakutkan lagi akan terjadi kecelakaan lalu lintas. Tempat pedagang telah disediakan di dalam area taman kota II samping sungai batang lubuh.

“Pemerintah sudah menyediakan untuk pedagang di area dalam taman kota pinggir sungai batang lubuh, disitu semua pedagang sudah tertata rapi,” umbuhnya. (r4n)

 

Jalan Poros Teluk Mesjid – Sungai Apit Akan Dibangun Tahun 2014

jalan siak rusakSiak (SegmenNews.com) – Jalan poros dari Desa Teluk Mesjid Kecamatan Sungai Apit menuju Desa Perincit Kecamatan Pusako yang panjangnya kurang lebih 7 Kilometer, kondisi sekarang ini semakin parah. Dimana besi coran sudah banyak yang tegak dan badan jalan banyak yang berlobang. Bagi warga luar atau warga yang sekali sekali datang atau melintasi jalan tersebut haruslah ektra hati hati jika tidak mau tersangkut besi coran.

Terkait kerusakan jalan tersebut, salah seorang warga Desa Teluk Mesjid Kecamatan Sungai Apit Muhammad Amin (37) kepada wartawan, Kamis (9/5) mengatakan bahwa kerusakan jalan poros dari Desa Teluk Mesjid Kecamatan Sungai Apit menuju Desa Perincit Kecamatan Pusako sudah berlangsung cukup lama. “Jalan poros dari Desa Teluk Mesjid Kecamatan Sungai Apit menuju Desa Perincit Kecamatan Pusako dibangun saat Kecamatan Sungai Apit masih bergabung dengan Kabupaten Bengkalis, namun hingga sekarang jalan tersebut belum mendapat sentuhan dari Pemkab Siak. Untuk itu kami dari masyarakat sangat mengharapkan perhatian dari pihak terkait supaya jalan tersebut segera diperbaiki,”sebut Amin.

Hal senada juga diungkapkan Takdir (42) warga Desa Perincit Kecamatan Pusako, menurut dia kerusakan jalan poros dari Teluk Mesjid menuju Desa Perincit saat ini sudah cukup parah, kerusakan jalan tersebut disebabkan oleh truk truk pengangkut buah sawit yang setiap hari melintasi jalan tersebut. “Jika tidak ada upaya perbaikan jalan poros dari Desa Teluk Mesjid menuju Desa Perincit dikuatirkan kerusakan jalan tersebut semakin parah dan warga akan kesulitan untuk melintasinya,”ujar Takdir.

Terkait kerusakan jalan Teluk Mesjid menuju Desa Perincit, Bupati Siak Drs.H Syamsuar MSi mengatakan Pemerintah Kabupaten Siak akan membangun jalan tersebut pada tahun 2014 mendatang. “InsyaAllah pada tahun 2014 mendatang, Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas terkait akan membangun jalan poros Desa Teluk Mesjid menuju Desa Perincit dan pembangunan tersebut akan menjadi prioritas,”ujar Bupati Siak disela sela acara pembagian zakat di Kecamatan Pusako baru baru ini.(adv)

Askar The King menggelar aksi demo didepan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga

Askar The King menggelar aksi demo didepan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga. Dalam aksinya tersebut para suporter menuntut agar Dispora Riau mengizinkan PSPS menggunakan Stadio Kharuddin Nasution.
Askar The King menggelar aksi demo didepan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga. Dalam aksinya tersebut para suporter menuntut agar Dispora Riau mengizinkan PSPS menggunakan Stadio Kharuddin Nasution.

Gara-gara Paha Kuli Masuk Bui

ilustrasi
ilustrasiGara

SegmenNews.com- Lantaran tak kuat menahan nafsu saat melihat paha mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Surabaya, yang tengah tidur di kamar kosnya di kawasan Margorukun, Surabaya, Jawa Timur, Supriyanto (36) asal Kanor, Bojonegoro, nekat menyelinap masuk kamar dan hendak memperkosa gadis yang tersingkap pakaiannya tersebut.

Aksi pria berprofesi kuli toko triplek ini gagal, lantaran korban DD (19), berteriak kencang ketika mengetahui hendak ditindih tersangka di kamar kosnya. Tak urung, warga menangkapnya dan membawa bapak tiga anak itu ke polisi.

Ceritanya, saat korban terlelap tidur di dalam kamar kosnya, pelaku yang juga tetangga kos korban, tengah membetulkan jemuran pakaian. Supriyanto yang tanpa sengaja melihat paha DD yang tersingkap dari celah jendela kamar korban, tiba-tiba terangsang dan dengan cekatan menyelinap masuk ke dalam kamar korban.

“Saat membetulkan jemuran pakaian, tersangka terangsang melihat paha korban yang tertidur dalam kamarnya dari balik jendela,” terang Kaur Subbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Agus Darmanto, Selasa (7/5).

Aksi tersangka terjadi, lanjut dia, saat matanya melihat daster yang dikenakan korban tersingkap, hingga paha korban terlihat. “Spontan tersangka terangsang dan langsung menghampiri korban dengan cara masuk ke dalam kamar korban.”

Tersangka sendiri mengaku, memaksa korban agar melepas celana dalamnya. “Di dalam kamar itu, saya memaksa melepas celana dalam korban sampai sebatas lutut,” ujar Supriyanto pada penyidik.

Apesnya, usai bisa melorot celana dalam korban hingga selutut, belum sempat melampiaskan nafsunya, korban terbangun dan berteriak minta tolong. Warga langsung berhamburan keluar rumah dan menangkap tersangka dan menyerahkannya ke pihak Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.

Sementara itu pihak kepolisian sendiri, juga mengamankan barang bukti berupa daster bermotif hitam putih dan celana dalam warna putih milik korban.

Akibat perbuatannya itu, Supriyanto terpaksa harus mendekam di tahanan Mapolrestabes Surabaya dan terancam kurungan selama 15 tahun penjara.

 

sumber: merdeka.com

Ruangan Kadis Koperasi Pelalawan Terbakar

Dinding ruang Kadis koperasi hangus
Dinding ruang Kadis koperasi hangus

Pelalawan (SegmenNews.com)– Ruangan Kepala Dinas Koperasi Pemerintah Kabupaten Pelalawan, nyaris hangus. Pasalnya, kantor yang berada di kompleks Perkantoran Bhakti Praja terbakar, Rabu (8/5/2013).

Kebakaran itu diduga dari arus pendek pada kabel yang menempel di ruangan tersebut. Beruntung api yang mulai membesar cepat diketahui oleh pegawai yang ada di kantor tersebut.

Api tidak sempat membakar seisi ruangan yang dindingnya terbuat dari tripleks tersebut dan cepat dipadamkan.

Saat kejadian itu, Kepala Dinas Koperasi Pemkab Pelalawan, Mulyono sedang tidak berada di tempat. “Saya lagi di Hotel Dika Raya ada acara,” imbuhnya. (r4n/knc)

PSK Siak Tes Darah

ilustrasi
ilustrasi

Siak (SegmenNews.com)– Ratusan Wanita Sex Komersial (PSK) di Kabupaten Siak menjalani pemeriksaan darah guna mencegah penyakit kelamin.

Kegiatan tahunan Dinas Kesehatan dan Komisi Penaggulangan Aids (KPA) Kabupaten Siak ini berlangsung di Kecamatan Tualang lokalisasi Km 15 Perawang, sebelum juga telah dilakukan di lokaliasi di Kandis dan Kerinci Kanan.

Koordinator tim Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, Marzuki mengatakan kegiatan ini untuk mencegah menularnya penyakit infeksi seksual sekaligus program zero survai.

“Kita mengambil sampel darah, kemudian diperiksa di labor Pekanbaru Sample darah,” papar Marzuki.

Katanya, dari tiga titik lokaslisasi PSK yang dikunjungi, pihaknya telah memeriksa ratusan sampel darah PSK yakni, di Kecamatan Kandis Tualang dam Kerinci Kanan.

“Pemeriksaan sampel darah ini untuk menekan angka penyakit yang di sebabkan virus akibat sex berganti pasangan. Sehingga penyakit tersebut dapat teratasi sebelum menyebar,” katanya. (rn/rkl)

Densus 88 Kepung Terduga Teroris

Teroris baku tembakBandung (SegmenNews.com)– Tim Detasemen 88 Anti-Teror mengepung sebuah rumah yang dihuni terduga teroris di Jalan Kampung Batu Rengat RT 02/RW 08, Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Marga Asih, Kabupaten Bandung, Rabu siang, 8 Mei 2013. Pelaku diduga terdiri dari empat orang dan memegang senjata api.

Dilansir dari tempo.co, Sejak tiba di lokasi sekitar pukul 12.45 WIB, sedikitnya lebih dari 15 tembakan terdengar dari jarak sekitar 50 meter dari rumah target. “Tembak-menembak ini sejak dari pukul sembilan lewat tadi. Tadi saya sempat disuruh menjauh sama polisi (Densus),” ujar Mamad, warga setempat yang tinggal sekitar 50 meter dari rumah target.

Target, kata dia, adalah rumah milik Anda, pengusaha pembuat topi. Rumah tersebut biasa dikontrakkan. “Itu rumah yang pintunya cat merah. Yang mengontrak sekarang baru sekitar sebulan. Siapa saja saya enggak kenal. Tapi mereka biasanya pada pulang malam,” kata dia.

Sekitar 50 meter dari lokasi berkumpul anggota kepolisian dari Cimahi Kota dan Kabupaten Bandung. Tampak pula Wakapolda Jabar Brigjen Rycko Dahnels dan Kapolrestabes Bandung Kombes Abdulrahman Baso.

Kepala Reserse Kriminal Polres Cimahi Ajun Komisaris Sujana membenarkan tim Densus 88 tengah mengejar teroris di rumah di RT 02 RW 08 itu. “Katanya ada empat orang yang dikejar dan belum menyerah. Saya belum tahu identitas mereka,” kata dia di lokasi perburuan. **

Pesawat Kargo Nusantara Muatan Minyak Terbakar di Bandara Wamena Papua

Pesawat kargo jatuhJakarta (SegmenNews.com)– Sebuah pesawat kargo Nusantara Air bermuatan bahan bakar minyak terbakar di Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu, 8 Mei 2013.

Insiden terjadi sekitar pukul 11.30 WIT saat pesawat akan membongkar muatan. “Benar, sekarang masih dilakukan upaya pemadaman api,” kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Jayawijaya, Ajun Komisaris Besar Polisi F. S. Napitupulu, SIK, Rabu siang.

Ia mengatakan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. “Jumlah kerugian juga belum di taksir. Ini pesawat kargo yang biasa muat barang ke Wamena, kali ini muat BBM,” ujarnya.

Seperti dikutop dari tempo.co, Kronologis kejadiannya, kata Napitupulu, berawal ketika pesawat Nusantara mendarat di Bandara Wamena sekitar pukul 11.20 WIT. Ketika hendak menurunkan BBM menggunakan forklip, tiba-tiba terjadi tumpahan minyak dan kena percikan api. “Itu dugaan sementara. Akibatnya langsung terbakar dan api menyambar badan pesawat. Itu pesawat jenis Boeing, lumayan besar pesawatnya,” kata Kapolres.

Bandara Wamena terletak di Kabupaten Jayawijaya. Bandara ini memiliki landasan pacu hingga beberapa ratus meter yang dapat didarati pesawat berbadan lebar seperti Hercules. Tiap hari, Bandara Wamena selalu ramai oleh mereka yang akan berangkat dan tiba di kota wisata itu.

Pesawat yang terbakar hingga laporan ini dibuat masih berada di dalam landasan parkir. “Apinya cukup besar, ini masih sementara dipadamkan,” katanya lagi.

Askar The King Demo Dispora Riau

Askar The king demo
Askar The king Demo Dispora Riau

Penertiban Gepeng Harus ada Efek Jeranya

gepeng
gepeng

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Pekanbaru sudah meresahkan masyarakat. Keluhan ini direspon dewan dengan meminta Pemko menertibkan dan menindak tegas gepeng yang masih berkeliaran.

“Memang laporan masyarakat yang kita terima, gepeng ini sudah meresahkan karena sampai ke rumah-rumah warga. Ini akan kita tindak lanjuti dalam rapat Musrenbang bersama Pemko nantinya,” terang Anggota Komisi III Bidang Sosial, Darnil, Rabu (8/5/2013).

Menurut politisi Hanura ini, Pemko harus menertibkan gepeng dan memberi efek jera hingga tidak kembali lagi ke Pekanbaru. Karena selama ini setelah ditertibkan dan didata, gepeng ini dikembalikan ke daerah asalnya. Namun tidak berapa lama, mereka kembali datang ke Pekanbaru.

Jadi Darnil menyarankan Pemko memberikan efek jera kepada gepeng yang berkeliaran di tengah kota dengan memberi sanksi bila kedapatan kembali datang setelah dipulangkan ke daerah asalnya.

“Kita juga ingin Pemko bisa membekali para gepeng ini dengan pelatihan dan keahlian khusus, hingga setelah didata dan dilatih, mereka bisa kembali ke daerah asalnya dan menerapkan ilmu yang sudah diraih selama pelatihan,” harap Darnil.

Untuk pencegahan, ia berharap Pemko gencar mensosialisasikan Perda No 12 tahun 2008 tentang gepeng dimana bagi masyarakat yang memberikan sumbangan kepada pengemis diancam dengan dengan hingga Rp 50 juta.

Saat ini, sosialisasi Perda terkait gepeng memang telah berjalan tapi belum efektif karena hanya di beberapa titik jalan dan papan sosialisasinya berukuran kecil. Darnil berharap Pemko lebih serius dengan memperbanyak titik pengumuman Perda tentang gepeng dan menggunakan media yang lebih besar seperti baliho.

“Sehingga masyarakat bisa tahu kalau memberi sumbangan atau uang itu melanggar Perda,” tegasnya. (r4n/ur)