Beranda blog Halaman 2930

Sst, Kadispora Pekanbaru Terjaring Razia PNS di Kedai Kopi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga (Kadispora) Pekanbaru dan 8 PNS lainnya terjaring razia PNS oleh tim Yustisi Pemko Pekanbaru, Selasa (16/4/2013) tadi pagi.

Dikatakan Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kota Pekanbaru, Hermanius bahwa razia PNS tersebut terkait penegakan kedisiplinan PNS dalam menjalankan tugas, sebab belakangan ini dinilai kiner PNS mulai kendor.

“9 PNS terjaring razia, sebab mereka keliaran saat jam kantor,” tegas Hermanius.

Penjaruingan 9 PNS tersebut terdapat di berbagai lokasi seperti, kedai kopi hang tuah, kedai kopi murni jaya, warung kini balu. Diantaranya, 3 pegawai Dispora termasuk kadisnya, 1 pegawai camat lima puluh, 4 pegawai Dispenda, 1 BLH.

Katanya, razia berdasarkan SK Walikota nomor 162 tahun 2013 tentang tim inspeksi mendadak. Ini dalam rangka pembinaan dan penegakkan disiplin PNS kota Pekanbaru. Jika PNS Dinas Luar kantor maka yang bersangkutan harus memiliki surat tugas.

“Kita akan menyusun laporan, sedangkan sanksinya ditentukan oleh pembinaan kepegawaiaan, sesuai PP 53 tahun 2010,” tegasnya.

Ditegaskannya, razia tersebut akan tersu dilaksanakan agar pelayanan masyarakat oleh pegawai dapat maksimal.

Sementara Kadispora Pekanbaru A Mius, dikonfirmasi terkait penjaringannya, membenarkan dirinya di data oleh tim Yustisi saat di warung kopi Jalan Hangtuah.

Namun dia membantah sedang duduk di kedai kopi tanpa ada aktifitas. Padahal, katanya dia bersama pegawainya sedang istirahat usai memasang baliho di dua lokasi di tangkerang dan Hangtuah.

“saya sedang istirahat usai memasang Baliho, karena anak buah saya belum sarapan maka kami memutuskan untuk sarpan, tiba-tiba muncul petugas BKD dan Satpol-PP merazia,” kilahnya. (rn/ur)

Dishub Pekanbaru Kembali Aktifkan 18 CCTV

int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, mengaktifkan kembali sebanyak 18 kamera CCTV yang dipasang pada sejumlah jalan protokol di Pekanbaru.

“Mulai April 2013, kami aktifkan kembali 18 kamera CCTV untuk memantau arus lalu lintas,” kata Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, M Taufik, kepada wartawan, Selasa (16/4).

Dia mengatakan, kamera CCTV sudah dipasang sejak tahun 2009. Akibat tidak adanya dana perawatan, maka tidak aktif dan kali ini kembali diaktifkan.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya memasang sebanyak 56 unit kamera CCTV yang tersebar pada sejumlah jalan protokol dan ruas alternatif.

Sedangkan dana yang digelontorkan, kata Taufik, untuk pemasangan 56 kamera tersebut Rp6 miliar dari APBD Kota Pekanbaru tahun 2009.

Kamera tersebut dipasang seperti di Jalan Sudirman, Ahmad Yani, Soekarno-Hatta, HR Soebrantas, Arifin Ahmad, dan Jalan Diponegoro. (*/ant/snc)

Harga Emas Dunia Anjlok

int
int

New York (SegmenNews.com)– Dua miliuner pengelola hedge fund kehilangan US$ 640 juta (Rp 6 triliun) sejak akhir pekan lalu, gara-gara anjloknya harga emas dunia. Mereka adalah John Paulson dan David Einhorn.

Kehilangan itu tercatat dalam laporan mereka kepada Securities Exchange Committee (SEC), yang dikutip Forbes, Selasa (16/4/2013). Kerugian paling banyak diderita melalui penempatan emas dalam jumlah besar di SPDR Gold ETF.

Harga emas yang anjlok langsung mempengaruhi nilai tukarnya di bursa berjangka, disusul dengan anjloknya harga komoditas lain seperti kedelai dan minyak mentah. Harga emas fisik sudah anjlok lebih dari US$ 200 per ounce, jatuh lebih dari 15% dalam dua perdagangan terakhir.

Para pialang di pasar emas berjangka kena imbasnya, bahkan beberapa di antaranya adalah investor kelas kakap. John Paulson, pemilik hedge fund dengan dana kelolaan US$ 20 miliar (Rp 190 triliun) ikut kena getahnya.

Paulson sudah kehilangan lebih dari US$ 171 juta (Rp 1,6 triliun) dalam dua perdagangan terakhir. Ia juga kehilangan US$ 430 juta tambahan dari 21,8 lembar kepemilikan sahamnya di SPDR Gold Trust, sehingga totalnya mencapai US$ 601 juta.

Paulson juga menempatkan dana di beberapa produsen emas yang juga terkena imbasnya, yaitu AngloGold Ashanti, Freeport McMoran, dan Novagold.

Paulson & Co. adalah pemegang saham terbesar AngloGold dengan kepemilikan lebih dari 7% saham. Dari sahamnya itu, ia menderita kehilangan US$ 93 juta.

Sementara di Novagold, Paulson punya 11,36% saham, sehingga kehilangan US$ 13,3 juta gara-gara anjloknya harga emas itu. Sementara di Freeport McMorani ia rugi US$ 31,7 juta.

Rekannya sesama miliuner yaitu David Einhorn, juga mengalami kerugian yang cukup dalam, meski belum sebanyak kerugian Paulson. Greenlight Capital milik Einhorn punya posisi cukup penting di Market Vectors Gold Miner ETF dan Barrick Gold

Perusahaan hedge fund milik Einhorn itu sudah menderita kehilangan US$ 9,7 juta di Market Vectors Gold Miner ETF. Sementara di Barrick Gold ia merugi US$ 31 juta, digabungkan jadi US$ 40,7 juta.

Masih belum jelas apa pemicu aksi jual besar-besaran di komoditas emas. Banyak diberitakan, harga emas anjlok gara-gara penjualan stok cadangan emas bank sentral Siprus sebanyak 14 ton dan juga karena melambatnya perekonomian China di kuartal I-2013 ini. (detikfinance.com)

 

Bupati Siak Rapat Percepatan e-KTP di Jakarta

Bupati Siak H Syamsuar Ikuti rapat percepatan EKTp di Jakarta
Bupati Siak H Syamsuar Ikuti rapat percepatan EKTp di Jakarta

Siak (SegmenNews.com)– Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi didampingi oleh Kadisdukcapil Kabupten Siak Drs Rahmansyah mengikuti Rapat Khusus Percepatan Penyelesaian Perekaman e-KTP di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Selasa (16/4).

Acara tersebut diikuti oleh Sekda Provinsi, bupati/walikota se-Indonesia yang mendapat undangan khusus, yang sudah memberikan kontribusi paling besar terkait program e-KTP namun masih besar juga yang belum merekam e-KTP dari 12 provinsi dan 159 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Dalam paparan Direktur Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri H. Irman mengatakan tujuan dari program ini adalah untuk perekanan data penduduk yang akurat yang tidak dapat dipalsukan dan digandakan, poin pentingnya adalah semua penduduk tercatat dan terekam dalam database kependudukan dan tidak ada data yang ganda.

Untuk proses pencatatan data kependudukan menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten/Kota, sedangkan jika terjadi data yang ganda menjadi tanggungjawab Kementerian Dalam Negeri, tegasnya.

Menurut Surat Edaran Kemendagri No. 47/13/1090/SJ tanggal 1 Maret 2013 antara lain mengatakan Semua wajib KTP dapat diselesaikan perekamannya pada Tahun ini, jika tidak selesai yang bersangkutan merasa dirugikan karena tidak memiliki identitas (KTP lama tidak berlaku) dan untuk membantu percepatan perekaman Menteri Dalam Negeri menugaskan tim supervisi ke Kabupaten/Kota.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Disdukcapil Kabupaten Siak H. Rahmansyah mengatakan data rekap penduduk wajib KTP dan Penduduk yang belum rekam e-KTP pada bulan April 2013 dari jumlah penduduk yang sudah dibersihkan dari data ganda oleh Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri adalah 438.891 jiwa, yang wajib KTP 287.303, hasil perekaman e-KTP berjumlah 189.734, dan jumlah kuota atau target yang diminta oleh Kemendagri pada awal perekaman berjumlah 219.574 atau sebesar 86 persen.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa pihaknya tak henti hentinya melakukan perekaman ke tiap tiap desa dan sekolah sekolah yang belum melakukan perekaman. Menurutnya pada awal awal perekaman memang antusias masyarakat sangat banyak yang datang merekam dan pada saat sekarang ini mulai menurun. (adv/rilis)

Mobdin Pejabat Rohul Dipasangi Stiker MTQ XXXII Riau

salah sau mobdin pejabat telah memasang stiker MTQ Riau 2013
salah sau mobdin pejabat telah memasang stiker MTQ Riau 2013

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Semarak helatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Riau XXXII sudah mulai terasa, seperti di Kabupaten Rokan Hulu selaku tuan rumah di setiap sudut kota dan pedesaan telah terpasang spanduk MTQ Riau. Begitu juga di sejumlah pertokoan hotel dan rumah makan.

Kendaraan roda empat maupun roda dua juga ikut menyemarakkan dengan menempelkan stiker MTQ Riau. Padahal pelaksanaan MTQ direncanakan dilaksanakan bulan Juni mendatang.

Penyemarakan MTQ tersebut sesuai dengan instruksi Bupati agar berbagai pihak masyarakat maupun pejabat turut menyemarakkan MTQ. saat ini seluruh mobil pejabat telah menggunakan stiker MTQ, begitu juga dengan masyarakat.

Masyarakat dan pejabat tak hanya dapat menyemarakkan MTQ, mereka pemasang stiker terpilih juga akan mendapatkan bonus dari Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi.

“Kita akan memberikan bonus bagi siapa yang memasang stiker MTQ Riau yang terpilih nantinya,” ucap Bupati saat apel pagi di kantor Bupati Senin kemaren.

Disamping itu, Bupati optimis bangunan astaka MTQ dan fasilitas lainnya rampung sebelum MTQ yang di jadwalkan. Pelaksanaan lomba MTQ juga di laksanakan di Gedung Daerah, Masjid Agung Madani Islamic Center PasirPangaraian dan fasilitas perhotelan yang menyajikan makanan khas Rokan Hulu nantinya.

“Kuita harapkan semua elemen turut dalam mensukseskan MTQ Riau XXXII di Rokan Hulu,” ajak Bupati. (adv/humas)

Ortu di Siak Harus waspada anak

waspada anakSiak (SegmenNews.com)– Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Siak, Sofwan Saleh menghimbau para orang tua agar waspada menjaga anak perempuan. Disebabkan akhir-akhir ini, kasus pelecehan seksual disertai pemerasan di Kabupaten Siak kembali marak. Pelaku mengancam minta tebusan.

“KPAID Siak menghimbau para orang tua waspada menjaga anak perempuannya, karena akhir-akhir ini sering dijadikanya objek pemerasan dengan modus di foto tanpa busana disertai ancaman akan disebarluaskan. Ini harus diantisipasi orang tua agar anak perempuan dijaga pergaulan sehari-hari,” katanya, Selasa (16/4).

Sofwan mengatakan, kasus pelecehan seksual yang diserta pemerasan seperti ini umumnya menjadi korban adalah para siswi SMP maupun SMA. Para pelaku saat itu sambungnya, memanfaatkan anak-anak sekolah yang sedang berpacaran dilakukanya pemaksaan membuka baju, kemudian difoto dan diedarkan pelaku minta tebusan.

Kondisi ini sebutnya, tentu sangat mengkhwatirkan sekali terhadap anak-anak yang sedang menuntut ilmu ini dijadikan sebagai ‘ladang’ mencari keuntungan oleh orang tidak bertanggung jawab. “Seperti kasus baru-baru ini. Ada pelaku meminta tebusan dengan modus difoto tanpa busana disertai ancaman,” katanya (**)

Wartawan Online Rohul Bentuk FWO

Pengurus FWO, Sekretaris, Hasran Abadi (kanan), Darmansyah (Ketua) , Palas Roha (bendahara), Togi (bidang Humas dan keorganisasian) dan Umar Sinaga (Dewan Pembina)
Pengurus FWO Rohul, Sekretaris, Hasran Abadi Pimred SegmenNews.com (kanan), Darmansyah (Ketua), Palas Roha (bendahara), Togi (bidang Humas dan keorganisasian) dan Umar Sinaga (Dewan Pembina)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Untuk mempererat hubungan antara wartawan Media Online di Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (16/4/2013), sejumlah wartawan khususnya Media Online telah mendirikan Forum Wartawan Online (FWO)yang dilaksanakan di Hotel Sapadia PasirPangaraian.

Melalui rapat perdana yang cukup alot, akhirnya Darmansyah terpilih sebagai ketua, Sekretaris Hasran Abadi, Bendahara Palas Roha, Bidang Hukum dan keorganisasian, Togi, berlaku sebagai Dewan Pembina dan Penasehat yakni, Umar Sinaga dan H Achmad Msi dan sejumlah anggota FWO lainnya.

Pembentukan FWO tersebut menyusul banyaknya Media Online yang telah berdiri, dan ini tentunya harus memiliki suatu kesatuan dan persatuan wartawan Media Online yang tentunya tetap mengacu kepada Undang Undang Republik Indonesia nomor 40 tahun 1999 tentang pers.

Darmansyah selaku ketua komit dalam FWO akan bersama-sama memperjuangkan hak-hak wartawan dalam peliputan, serta menghindari dan mengecam segala bentuk kekerasan terhadap wartawan, dia mengharapkan pemberitaan tetap pada aturan dan koridor Jurnalistik yang sesuai dengan UU Pers.

“Media Online bisa di baca di mana saja, memberikan pemberitaan lebih cepat. Namun awak media jangan melupakan keakuratan pemberitaan dan berimbang, marilah kita jaga keprofesionalan jurnalistik,” ingat Darmansyah.

Tak menutup kemungkinan lanjutnya, kedepan FWO juga akan bergabung dengan Organisasi Wartawan Media Online Nasional seperti, Ikatan Wartawan Online (IWO) di Jakarta berlaku sebagai ketua Umum yakni, Budi Chandra. (r4n)

Distribusi Solar Harus Diawasi

int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Kelangkaan solar yang terjadi lebih dari sepekan di Pekanbaru, menjadi perhatian kalangan Dewan. Wakil rakyat ini meminta pihak terkait untuk distribusi solar dari Pertamina ke SPBU diperketat.

Muhammad Navis, anggota Komisi I DPRD Pekanbaru menjelaskan hal ini, Senin (15/4) bahwa pihak berwajib dalam hal ini Kepolisian dan TNI harus bersama-sama menjalankan peran pengawasan terhadap distribusi BBM jenis solar, dari pangkalan Pertamina hingga sampai ke SPBU tujuan untuk dijual ke masyarakat.

Hal ini terkait banyaknya laporan soal supir angkutan solar yang ‘nakal’ atau ‘main mata’ dengan oknum tertentu dalam menggelapkan solar hingga bisa terjadi kelangkaan seperti saat ini.

“Sekarang kita lihat, antrian truk dan angkutan umum membeli solar itu panjang sekali. Tidak hanya di SPBU pinggir kota, bahkan di tengah kota sekalipun antrian tetap panjang. Jadi soal laporan adanya supir atau oknum di lapangan yang bersama-sama melakukan penggelapan, itu harus ditindak,” tegasnya.

Maka guna mengurangi resiko bocornya solar di jalan akibat oknum supir tersebut, perlu peran pengawasan yang ketat. Bila perlu, harus dicatat berapa jumlah yang ada saat diangkut dengan jumlah yang diterima di SPBU tersebut.

Namun bila ada oknum aparat yang main mata, ia meminta adanya tindakan tegas untuk menyelesaikan persoalan ini, sehingga tidak lagi membebani rakyat.
“Ini masalah rakyat yang harus segera dicarikan jalan keluar dan solusinya, jadi harus cepat tanggap,” ujarnya. (rn/ur)

Pasar Kaget Pekanbaru Perlu Diatur Perda

pasar kagetPekanbaru (SegmenNews.com)– Kemunculan sejumlah pasar kaget di beberapa titik di Kota Pekanbaru seperti di kawasan perumahan atau pinggir kota, mulai dikeluhkan sejumlah kalangan. Masalah izin, sampah dan harga. Untuk itu dewan Pekanbaru akan mengaturnya lewat Perda.

Rencana ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Marheylin kepada wartawan, Senin (15/4/2013). Menurutnya kehadiran pasar kaget atau pasar dadakan di sejumlah titik Kota Pekanbaru, mulai mengganggu dan mengurangi omset pedagang tradisional.

Masalah lain yang terjadi akibat keberadaan pasar kaget ini, papar Marheylin yaitu keberadaan pedagang yang tiba-tiba sehingga membuat kesan tidak teratur, soal nihilnya pendapatan pemerintah lewat retribusi pasar serta persaingan harga tidak sehat, karena biasanya pedagang di pasar kaget cenderung ‘membanting’ harga dimana harga jual produk di pasar kaget lebih murah dibanding pasar tradisional.

“Disinilah perlu adanya aturan yang mengatur dan mengawasi pertumbuhan pasar kaget di Pekanbaru, agar menjadi teratur dan bisa mendatangkan pemasukan bagi kas daerah lewat sumbangan retribusi tadi,” jelasnya.

Sebenarnya, keberadaan pasar kaget ini tidak semuanya negatif. Ada juga sisi positifnya seperti barang-barang yang dijual di pasar kaget bisa disuplai dari pasar tradisional namun kurang laku di pasar.

Lalu lokasi pasar kaget yang dekat dengan perumahan sehingga memudahkan warga sekitar dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari. “Guna mengurangi dampak negatif itulah perlu dibuat aturannya supaya jelas dan ada payung hukum,” terangnya. (rn/ur)

18 Sekolah di Sidimpuan Tunda UN

UNaSidimpuan (SegmenNews.com)– Ujian Nasional (UN) bagi para pelajar SMA seharusnya serentak dilaksanakan hari ini, Senin (15/4). Namun, disebabkan berbagai kendala teknis sejumlah sekolah di Indonesia harus menunda pelaksanaan UN. Termasuk, delapan sekolah di Padangsidimpuan (Psp) dan 10 sekolah di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Delapan sekolah itu; Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Anshor, MAS Darul Istiqomah, MAS Al-Manar, MAS YPKS, SMA Harapan, SMA Taman Siswa, SMA Negeri 7 dan SMA Negeri 8.
Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Psp Masuddin Lubis, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Unimed kemarin sekitar pukul 16.00 WIB.

Tujuannya membahas masalah naskah yang kurang dan yang tidak ada sama sekali untuk Kota Psp. Setelah dirembukkan, sambungnya, ada delapan sekolah yang harus menunda pelaksanaan UN mulai Senin (15/4) hingga Kamis (18/4) mendatang.

“Sesuai hasil rapat dengan pihak Unimed, diputuskan pelaksanaan UN di delapan sekolah ditunda karena ketiadaan soal sama sekali,” terangnya kepada METRO, Minggu (14/4) sekitar pukul 17.30 WIB.

Masih menurut Masuddin, untuk sekolah-sekolah yang kekurangan naskah diputuskan untuk memfotokopi. “Untuk naskah yang kurang akan kita fotokopi dengan diawasi oleh petugas polisi dan pihak yang terkait,” jelasnya.

Sebelumnya atau sekitar pukul 12.00 WIB di Kantor Dinas Pendidikan Kota Psp, tampak beberapa petugas kepolisian mengawal dan menjaga proses pendistribusian naskah-naskah UN yang akan dibagikan. Dokumen Negara yang bersifat rahasia tersebut akan didistrtibusikan ke beberapa sekolah-sekolah setingkat SMA, MAS dan SMK di Psp.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Psp Abdul Rosad Lubis, sampai saat ini ada beberapa sekolah yang kekurangan naskah ujiannya, dan ada juga yang tidak ada sama sekali naskah ujiannya. Seperti MAS Al-Anshor, MAS Darul Istiqomah, MAS Al-Manar, MAS YPKS, SMA SMA Harapan, SMA Tamsis (Taman Siswa), SMA Negeri 7 dan SMA Negeri 8. Semuanya sama sekali tidak ada naskah ujian untuk program IPS.

Ia menambahkan, untuk SMK Negeri 1, ada 3 sampul yang kurang, yaitu 60 lembar naskah untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Begitu juga dengan SMA Negeri 6 yang kekurangan 1 sampul atau 20 lembar naskah ujian untuk mata pelajaran Matematika dan 20 lembar untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak Unimed (Universitas Negeri Medan), sebagai koordinator pendistribusian naskah ujian. Mungkin nanti kami akan rapat untuk membahas masalah ini dan seperti apa solusinya,” sebutnya.

Sementara di SMAN 2 Kota Psp yang menjadi salah satu sub rayon dari pendistribusian naskah-naskah untuk dibagikan ke beberapa sekolah juga mengalami hal yang sama. Kepala SMAN 2 Kota Psp Drs Zulbakti menerangkan, untuk SMAN 2 sendiri naskah ujian yang diterima semuanya ada dan tidak ada yang kurang.

Namun, pihaknya khawatir nakah UN kurang maka disaksikan petugas yang mengawasi, pihak sekolah meminta izin untuk membuka dan menyusunnya dengan rapi dan teratur. “Kita sudah minta izin kepada petugas untuk membukanya, alasannya agar mempermudah pendistribusian,” jelasnya.

10 Sekolah di Tapsel
Ketua Panitia UN Tapsel Sabar Makmur didampingi sekretaris Ishak Marbun ditemui Minggu malam (14/4) di Kantor Dinas Pendidikan menyebutkan, kekurangan naskah soal dan LJK, terdapat di 10 sekolah SMA sederajat di Tapsel. “UN susulan diterapkan bagi sekolah yang sama sekali tidak ada naskah soal UN. Yang kekurangan sama sekali untuk jurusan IPS. Ada 10 SMA dan MA di Tapsel,” terangnya.

Sekolah-sekolah itu; SMAN 1 Angkola Selatan, SMAN 1 Sipirok, SMAN 1 Angkola Barat, SMAN 1 Sayurmatinggi, SMAN 1 Saipar Dolok Hole, SMAN plus Sipirok, SMAN 1 Arse, MA Darul Mursyid dan SMAN 1 Batang Angkola, MA Baharuddin.

“Kesepuluh sekolah ini tidak mengadakan UN utama, tapi UN susulan. Tapi yang jurusan IPS saja. Kalau yang jurusan IPA tetap ujian,” ujarnya.

Untuk UN susulan akan dilaksanan pada 22 April hingga 25 April 2013. Untuk sekolah-sekolah lain di Tapsel, UN dilaksanakan seperti biasa, tidak ada kendala.

Namun ada satu sekolah jurusan IPA di SMAN 1 Angkola Barat, kekurangan 11 lembar soal untuk sekolah tersebut. Solusinya, soal difotokopi panitia yang diawasi koordinator pengawas dan pihak kepolisian.

sumber:metrosiantar