SegmenNews.com-Dewi Persik kembali membuat sensasi. Kali ini, pedangdut seksi asal Jember, Jawa Timur itu mengirimkan foto dirinya yang hanya mengenakan pakaian dalam pada akun @Zionputra, pria yang selama ini diakui sebagai kekasihnya.
Dalam foto itu, terlihat sekali Depe seperti menggoda Zion dengan berpose memperlihatkan belahan dadanya. Apalagi ia berkicau “bangun tidur kuteru…,” tulis Depe dengan nama akun @dewiperssik12 ini satu jam lalu.
Dari pantauan tabloidnova.com, twitt bernada nakal itu pun langsung ditanggapi Zion. Tak pelak, foto ini pun bisa dilihat oleh semua follower-nya karena diunggah di media sosial.
Belakangan, mantan istri Saipul Jamil ini memang mengaku tengah berpacaran dengan Zion. Depe menerangkan bahwa Zion saat ini tinggal di Malaysia. (nov/int)
Sumut (SegmenNews.com)– Setelah jasad AKP Andar Siahaan dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa ke RSU Djasamen Sragih, kemudian jasad langsung diantar ke rumah duka Jalan Pintu Air IV, Gang Kelapa, Kecamatan Medan Johor, Kamis (28/3) pagi untuk semayamkan. Isak tangis pun tumpah di rumah duka menyambut perwira balok tiga emas ini.
Almarhum yang tewas dalam tugasnya meninggalkan seorang istri bernama Pelegia Situmorang (45) dan tiga anak masing bernama Stepanie Siahaan (21), Setia Lestari Siahaan (17) dan Daniel BG Siahaan (16). Ratusan pelayat yang datang terlihat sedih dan berlinang air mata melihat jasad AKP Andar Sihaan.
Di rumah duka tampak Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro didamping Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus. Keduanya sempat berbincang dengan istri almarhum dan ketiga anak korban, sambil mengucapkan turut berduka cita.
Seprti dilansir metro siantar online, Kapolda Sumut juga berduduk bersila di hadapan jasad AKP Andar Sihaan yang sudah dimasukkan dalam peti mayat. Kapolda menatap jasad dan meneteskan air mata. Sekitar 10 menit, Kapolda beranjak keluar dari ruang tamu tempat jasad AKP Andar disemayamkan. Kapolda ditemani Pangdam duduk di depan rumah sambil bercerita dengan tamu yang hadir di rumah duka.
Saat diwawancarai wartawan, Kapolda kembali terlihat meneteskan air. “Kapolsek ini meninggal saat menjalani tugasnya menangkap seorang pelaku judi,” ucap Kapolda sembari mengusap air mata yang membasahi pipinya.
Wisjnu sempat menghentikan wawacara dengan wartawan. Pasalnya, air mata terus menetes membasahi pipinya. Hal ini membuat wartawan mengabadikan gambar kesedihan atas gugurnya seorang anggota dalam bertugas memberantas judi di Sumut.
“Kapolsek dalam kejadian, menyuruh tiga anggota untuk melarikan diri, jangan sampai anggota menjadi korban, tinggal-lah kapolsek ini sendiri,” ujar Kapoldasu.
Kapolda menyesalkan tindakkan anarkis yang dilakukan masyarakat, pasalnya masyarakat meminta kepada polisi untuk melakukan pemberantasan kejahatan, kini polisi hendak melakukan, malah warga yang menghalanginya sendiri.
“Mari rakyat bersama-sama memberantas kejahatan, jangan sampai terulang kembali kejadian seperti ini. Kalau kita bermain dengan menyelamatkan diri menggunakan senjata, kita dibilang melanggar HAM,” sebutnya.
Kapolri Turut Berduka
Kematian AKP Andar Siahaan ini juga sudah disampaikan Kapolda kepada Kapolri Jendral Timur Pradopo. “Beliau (Kapolri) mengucapkan turut berduka cita. Untuk penghargaan, AKP Andar Sihaan mendapat anumerta kenaikkan pangkat dari Kapolri menjadi Alm Kompol Andar Siahaan,” ujarnya.
Rencananya Jenazah AKP Andar Siahaan akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan di Jalan SM.Raja Medan, Jumat (29/3) pukul 02.00 WIB. Sebelumnya akan dilakukan acara adat untuk memberikan penghormatan terakhir sesuai prosesi adat Batak. (mso/snc)
Jakarta (Segmennews.com)– Mulai Senin 1 April 2013 besok, tarif tenaga listrik (TTL) bakal kembali naik sebesar 4,3 persen.
Seperti dirangkum, Jumat (29/3/2013), di tahun ini, pemerintah dan DPR telah sepakat untuk menaikkan TTL sebesar 15 persen. Kenaikan tarif ini dilakukan per tiga bulan sekali.
Direktur Utama PLN Nur Pamudji sempat menyebut, kenaikan TTL digunakan untuk menghemat subsidi listrik. Hal ini dilakukan pemerintah untuk menurunkan subsidi listrik yang angkanya telah menembus Rp90 triliun dan juga menaikkan rasio elektrifikasi Indonesia yang baru 75 persen. PLN menyebut, kenaikan TTL ini bersifat otomatis per 1 April.
Nur menyebut, PLN tidak memukul rata semua golongan yang mengalami kenaikan. Kenaikan hanya digunakan untuk pelanggan listrik di atas 900 VA. PLN mengklaim, golongan yang tidak naik ini sebanyak 38,8 juta pelanggan atau 79 persen dari total 49,1 juta pelanggan PLN.
Pelanggan daya 450 VA dan 900 VA adalah kelompok masyarakat yang kurang mampu, bahkan di antaranya adalah mereka yang baru mendapatkan layanan listrik PLN.
Meski begitu, pengamat ekonomi Aviliani berpendapat, inflasi yang akan ditimbulkan dari adanya TTL sekira 0,3-0,5 persen. Karena itu, inflasi Indonesia di akhir 2013 sekira 4,8-5 persen atau maksimal 5,5 persen. (Okz/snc)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Ruas jalan lintas Provinsi Riau sepanjang 7 Kilometer di Kecamatan Bangun Purba Barat, Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu menuju Kabupaten Padang Lawas Sumatra Utara kian hari semakin rusak parah. Hingga saat ini jalan tersebut belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.
Kerusakan hampir terdapat diseluruh badan jalan. Kerusakan jalan tersebut menyebabkan setiap kendaraan sulit melaluinya, sehingga masyarakat mengeluhkan terhambatnya aktivitas ekonomi mereka.
“Karena jalan rusak parah, lalulintas pun macet, kami terpaksa menunggu hingga beberapa jam, sehingga aktifitas ekonomi kami terhambat,” keluh warga, Novliwanda, Jum’at (29/3/2013).
Sejumlah warga mengharapkan agar pemerintah Provinsi Riau segera melakukan perbaikan jalan. Sehingga akan mempelancar aktifitas ekonomi dua Provinsi itu.
Kerusakan jalan tersebut di Kabupaten Rokan Hulu menambah daftar panjang ruas jalan Provinsi yang rusak parah, seperti yang terjadi di Kecamatan Tambusai Utara menuju perbatasan Sumatra Utara dan lainnya.(r4n)
Panorama objek wisata di kabupaten Rokan Hulu air terjun Aek Martua di Desa Tangun Kecamatan Bangun Purba.
Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Meskipun Kabupaten Rokan Hulu tersimpan berbagai Objek wisata yang menakjubkan, namun Pemda terkesan belum mampu melakukan pengelolaan dengan baik. Sehingga sejumlah objek wisata masih cukup memperihatinkan.
Padahal Wilayah Kabupaten Rokan Hulu yang merupakan jalur yang dilalui perbukitan menyebabkan banyak terkandung objek wisata yang menakjubkan, seperti air terjun, air panas, wisata danau hingga wisata gua dan lainnya. Namun sejauh ini berbagai wisata alam yang menakjubkan itu juga terkesan kurang dilirik oleh para wisatawan.
Hal tersebut dipicu minimnya anggaran APBD dalam pengelolaannya. Untuk mengatasinya Pemerintah kabupaten Rokan Hulu berencana akan menyerahkan pengelolaan tempat objek wisata tersebut kepada pihak investor, agar wisata terkelola secara profesional.
Menurut Wakil Bupati Rokan Hulu, Ir Hafith Syukri MM baru-baru ini bahwa Pemerintah saat ini terus mengupayakan perbaikan pengelolaan objek wisata tersebut namun saat ini dana APBD untuk Pariwisata masih minim. Untuk mengatasinya Pmda Rohul akan mencoba menggandeng investor.
“Kita tetap berupaya untuk mengoptimalkan objek wisata, namun dana kita minim. Kita upayakan gandeng investor agar mempercepat pemanfaatan potensi wisata, agar kunjungan wisata meningkat,” papar wabup.
Diakui Wabup Pemda tengah memetakan seluruh objek wisata yang terkandung di kabupaten Rokan Hulu. Selanjutnya objek wisata tersebut akan di ekspos kepada para pihak investor. Agar mereka yakin untuk menanamkan modalnya di bebrapa objek wisata.
“Bukan tidak mungkin bila serius dikelola objek wisata di Rokan Hulu akan menjelma sebagai primadona bisnis pariwisata di Pulau Sumatera. Letak geografis Rokan Hulu yang berada di jalur lintas m,enghubungkan beberapa kota besar di Sumatera menjadi salah satu faktor terwujudnya impian tersebut.
“Selain menguntungkan bagi investor. Objek wisata yang terkelola dengan profesional tentunya akan berpengaruh pada ekonomi masyarakat yang akan cenderung meningkat. PAD akan meningkat, pembangunan pun meningkat,” tutupnya. (r4n)
Pekanbaru (SegmenNews.com) – Polresta Pekanbaru mengerahkan 500 personel untuk mengamankan ibadah wafatnya Isa Almasih.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar mengatakan, personelnya akan membantu pengamanan sejumlah gereja. Pengamanan juga dibantu personel dari Polsek.
“Ada sekitar 100 gereja yang terdata dengan kita. Dari jumlah itu, kita menerjunkan 500 personrl yang mengamankan pelaksanaan hari Paskah,” kata Adang.
500 personel itu terdiri dari Sabhara, intel dan Reskrim. Satu gereja minimal dijaga 2 polisi. “Sedangkan untuk gereja yang banyak jemaatnya, petugas akan menyesuaikan jumlah personelnya, ” kata Adang.
Pihaknya juga mengirimkan tim patroli yang bertugas berkeliling dari satu gereja ke gereja lainnya. “Dari laporan sementara ini, pelaksanaan paskah di Pekanbaru berjalan aman dan kondusif. Kita berharap tidak ada gangguan apapun,” kata Adang.
Tim Polresta Pekanbaru juga akan bertugas hingga malam hari. “Karena nanti malam juga masih ada acara kebaktian,” kata Adang. (dtc/dn)
Jakarta (SegmenNews.com) – Aparat gabungan dari Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka perampokan. Satu di antaranya ditembak mati. Keduanya diduga terlibat perampokan di enam lokasi di Jakarta Timur beberapa waktu terakhir.
Kedua tersangka diketahui bernama Muhi, warga Cikarang, Jawa Barat serta Hoderi alias Dori, warga Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kedua tersangka ditangkap di rumahnya masing-masing dari Kamis malam hingga Jumat dini hari. Adapun Hoderi terpaksa ditembak mati lantaran melakukan perlawanan pada polisi.
“Keduanya beraksi di enam tempat kejadian perkara yang menghangat di Jakarta Timur akhir-akhir ini,” ujar Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Kombes Mulyadi Kaharni kepada Kompas.com, Jumat (29/3/2013).
Mulyadi menjelaskan, keduanya terlibat aksi perampokan SPBU di Jakarta Timur, mulai dari Duren Sawit, Makasar dan Cakung. Tak hanya itu, kedua tersangka juga terlibat perampokan di Jalan Tanah Merdeka, Ciracas, Jakarta Timur yang menyebabkan dua orang meninggal dunia. Kini, jenazah tersangka Hoderi telah dibawa ke ruangan jenazah Rumah Sakit Polri Bhayangkara Raden Said Sukamto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Adapun tersangka lain atas nama Muhi tengah diperiksa secara intensif di Kriminal Umum Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur. (kpc/dn)
Jakarta (SegmenNews.com) – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo diminta menyusun rencana aksi pemberantasan narkoba di Ibu Kota. Jokowi bisa menggandeng organisasi masyarakat (ormas) untuk menekan angka pengguna narkoba.
“Bangun saja sentral keagamaan, pastikan sentral itu berjalan. Gandeng ormas yang besar, lama-lama saya yakin pemakai narkoba akan risih,” kata psikolog forensik, Reza Indragiri Amriel saat dihubungi wartawan, Jumat (29/3/2013).
Hal ini disampaikan Reza menanggapi keberadaan pengedar dan pengguna narkoba di Kampung Ambon, Jakarta Barat.
Menurutnya, Jokowi harus meniru cara Sutiyoso membereskan kawasan prostitusi Kramat Tunggak dengan membangun pusat keagamaan Islam.
“Untuk menindak itu jangan mengandalkan aparat hukum saja, tapi juga harus menggerakan masyarakat untuk ikut melakukan perlawan,” imbuh Reza.
Tapi dia mengingatkan agar kepolisian juga profesional dalam menindak pengedar dan pengguna narkoba. Perlu pemeriksaan rutin terhadap urine warga termasuk polisi.
“Pemeriksaan harus dilakukan terus menerus,” katanya.
Penggerebekan di Kampung Ambon beberapa kali dilakukan polisi. Namun tetap saja kawasan itu menjadi tempat peredaran narkoba. Pada Sabtu 16 Maret lalu, Polres Jakbar membekuk seratusan pengguna dan pengedar narkoba.
Polisi juga menyita 100 gram ganja dan sabu termasuk uang Rp 75 juta diduga hasil transaksi narkoba.(dtc/den)
Jakarta (SegmenNews.com)– Mantan Asisten Personil, Asisten Operasi, dan Wakil Komandan Jenderal Kopassus periode 1988-1992 Sutiyoso menyatakan solidaritas pasukan Kopassus memang tinggi jika dikaitkan dengan kesetiakawanan antarpersonelnya.
“Aparatur kita Kopassus itu memang punya solidaritas tinggi, punya rasa kebersamaan. Seluruh Kopassus di seluruh dunia seperti itu karakternya,” kata Sutiyoso dijumpai pada acara peluncuran buku “34 Wartawan Istana Bicara Tentang Pak Harto” di Wisma Antara, Jakarta, Rabu.
Pernyataan Sutiyoso itu menanggapi adanya dugaan bahwa anggota militer Kopassus terlibat dalam peristiwa penyerangan yang dilakukan sekelompok orang terhadap empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman yang terjadi pada Sabtu (23/3) dini hari.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan meskipun solidaritas Kopassus tinggi namun dia meminta seluruh pihak menunggu hasil investigasi kepolisian.
“Kita tidak bisa langsung menuding itu dilakukan Kopassus. Kita tunggu polisi. Dan siapa pun yang salah harus dihukum,” ujar dia.
Sebelumnya terjadi peristiwa penyerangan yang dilakukan sekelompok orang terhadap empat tahanan di lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu (23/3) dini hari.
Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta Brigjen Polisi Sabar Raharjo mengatakan penyerangan dilakukan sekelompok orang bersenjata api dan menembak mati empat tersangka pengeroyokan anggota TNI yang dititipkan di lapas tersebut.
“Penyerangan pada sekitar pukul 02.00 WIB itu dilakukan oleh sekitar 17 orang. Mereka masuk ke lapas dengan cara melompat pagar,” kata Sabar Raharjo dilansir antara.
Menurut dia, setelah berhasil masuk area lapas, para pelaku memaksa petugas jaga menunjukkan sel keempat tahanan kasus pengeroyokan di Hugo`s Cafe, Sleman, yang mengakibatkan anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan meninggal dunia. Dia mengatakan kelompok penyerang juga membawa semua CCTV yang ada di lokasi.
Sumber di Lapas Cebongan yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan kelompok penyerang sempat menembaki pintu lapas, dan meledakkannya. Kemudian mereka masuk ke lapas, dan mencari empat pelaku penganiayaan terhadap anggota TNI AD itu. LSM Setara Institute menduga peristiwa itu dilakukan oleh oknum Kopassus.
“Sangat sulit menyangkal bahwa ini terlatih. Kalau ini pantas diduga dilakukan oleh oknum Kopassus dan ini belum lagi fakta terlatih, penggunaan senjata dan saya dengar ada penyelidikan, mereka menggunakan bahasa komando dan sebagainya,” kata Ketua Setara Institute, Hendardi di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu.
Namun sejauh ini Kopassus Grup II Kandang Menjangan telah menegaskan tidak terlibat dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini pihak kepolisian masih bekerja melakukan investigasi terkait peristiwa tersebut.(ant/sn)
Siak (SegmenNews.com)– Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si didampingi Kadis PPKAD HT. Said Hamzah dan Inspektur Drs. H. Fally Wurendarasto menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Siak Tahun Anggaran 2012 bertempat di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Riau, di Pekanbaru, Kamis (28/3/13).
Kedatangan Bupati Siak tersebut diterima oleh Kepala Perwakilan BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Widiyatmantoro. LKPD merupakan Laporan pertanggung jawaban keuangan Pemerintah Daerah terhadap penggunaan anggaran yang telah diturunkan oleh Pemerintah Provinsi maupun Pusat untuk kelangsungan roda Pemerintahan dimasing- masing daerah.
Pada kesempatan tersebut bupati mengatakan penyerahan LKPD ini sesuai dengan peraturan yang berlaku selambat lambatnya pada bulan Maret ini. Bupati berharap pada tahun ini juga bisa mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk tahun anggaran 2012, dan laporan keuangan setiap tahunnya semakin baik. Kami juga sangat mengharapkan masukan masukan dari tim BPK pada saat turun ke Siak nanti.
Sementara itu kepala BPK RI perwakilan Provinsi Riau Widiyatmantoro mengatakan bahwa tim BPK akan turun ke Siak pada waktu dekat ini dan dirinya berharap agar kabupaten Siak telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mempermudah dan memperlancar proses pemeriksaan nantinya, harap kepala BPK.
“Dalam laporan hasil pemeriksaan biasanya ada kami buat rekomendasi yang harus dilakukan oleh daerah untuk dapat memperoleh WTP,” kata Widiyatmantoro.
ada empat hal yang harus diperhatikan lanjutnya, agar suatu daerah mendapat opini WTP, yaitu penyajian laporan keuangan harus sesuai dengan standar akuntansi permerintahan. Kedua, informasi yang ada dalam nota laporan keuangan harus cukup memadai sehingga pembaca laporan dapat memahamai isinya.
Ketiga yaitu, sistem pengendalian interer yang harus memadai dengan Sistem yang bagus sehingga penyimpangan dapat dicegah. Keempat, kepatuhan terhadap Perundang-undangan yang berlaku. “Jika semua ini sudah dilakukan, maka opini WTP akan meningkat,” jelasnya. (rls/rinto)