Beranda blog Halaman 2968

Wako Pekanbaru Ancam Sanksi Galian C

wako pkuPekanbaru (SegmenNews.com)- Maraknya aktifitas galian C di Kota Pekanbaru termasuk di Kecamatan Tenayan Raya membuat Walikota Pekanbaru, Firdaus MT geram. Bahkan ia mengancam pengusaha galian C yang masih nekat melakukan eksplorasi tanah di Tenayan dan seputaran Pekanbaru akan diganjar UU no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan.

Menurut Firdaus, ia sudah memerintahkan Camat Tenayan untuk menutup galian C di wilayah tersebut beberapa waktu lalu. “Tidak ada izin galian C yang di berikan di wilayah Kota Pekanbaru, termasuk Tenayan. Akibat adanya 8 pengaduan warga yang kami trima. Saya sudah perintahkan Camat menutup galian C Tenayan,” ujar Firdaus.

Keberadaan galian C selain merusak lingkungan karena sudah menguras tanah tanpa mengindahkan kondisi lingkungan. Juga berdampak pada menyebarnya limbah galian C ke masyarakat yang berdampak pada kesehatan.

“Makanya nanti kami ingatkan lagi kalau memang masih ada yang membandel, dan tidak disiplin akan di tertipkan dengan paksa dan dikenakan sanksi undang-undang lingkungan,” tandasnya. (fin)

Bupati Bengkalis Sebut Kinerja Kepala Dinas Seperti Siput

pelantikan pejabat eselon bengkalis
Bupati lantik pejabat eselon II

Bengkalis (SegmenNews.com)- Saat pelantikan sejumlah kepala Dinas dan badan eselon II dilingkungan Pemkab Bengkalis, Bupati H Herliyan Saleh menyebutkan kinerja Kadis seperti siput, Rabu (27/2/2013).

Akibat kinerja yang lamban seperti siput, kata Bupati membuat program kerja dirancang dan dianggarkan tidak bisa berjalan maksimal. Untuk itu Bupati kembali menegaskan kepada kepala dinas dan badan yang baru dilantik segera mempelajari tugas dan tupoksi di tempat yang baru sehingga dapat melaksanakan program kerja dengan baik.

“Target kinerja sesuai fakta integritas yang telah saudara-saudara teken hendaknya dapat dilaksanakan dengan baik,” pesan Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan bahwa mutasi dan promosi merupakan hal yang lumrah bagi setiap pegawai negeri sipil, sesuai sumpah sewaktu dilantik menjadi PNS. Sebagai abdi negara, seorang PNS selalu siap ditempatkan dan ditugaskan dimana saja.

Pada pelantikan pejabat eselon II kali ini, ada sejumlah pejabat yang mendapat promosi dan menempati jabatan eselon II diantaranya Sofyan Hadi yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan dipromosikan menjadi kepala badan di instansi tersebut.

Kemudian Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Renaldi dipromosikan menjadi kepala badan di instansi tersebut. Sementara kepala badan sebelumnya, Eduar dilantik menjadi kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora).

Satu lagi pejabat yang dipromosi ke eselon II adalah Hera Indra Putra. Ia dipercaya menjadi Kepala Dinas Pendapatan Daerah menggantikan Moh Sukri yang dilantik menjadi kepala Dinas Kesehatan. Untuk jabatan kosong seperti Kepala Dinas Sosial diisi oleh Darwawi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sementara Plt Kepala Dinas Sosial, Zulfan Herri yang disebut-sebut bakal didefinitifkan tetap di posisi semula sebagai staf ahli bupati.

Selain itu ada juga pejabat yang dilantik ulang karena adanya perubahan nama SOTK serta nomenklatur tugas serta wewenang. Seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum, M Nasir dilantik kembali. Sebelumnya dinas ini bernama Dinas Bina Marga dan Pengairan. Kemudian Dinas Pasar dan Kebersihan, Indra Gunawan juga dilantik kembali menyusul adanya pengurangan tugas dan wewenang dari dinas tersebut, dimana urusan pertamanan dihilangkan. (adv)

Panitia ISG Siapkan 71 Hotel

isg
ISG 2013 Riau

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sebanyak 71 hotel disiapkan untuk menghadapi Islamic Solidarity Games (ISG) III yang akan digelar 6-17 Juni 2013 di Pekanbaru, Riau.

Tujuh puluh satu hotel tersebut terdiri dari hotel bintang lima dan bintang tiga. Ada beberapa hotel bintang satu yang juga dipergunakan namun tergantung dengan kegunaan nantinya.

Demikian disampaikan Wakil Sekertaris ISG Daerah Inaisgoc, Denni Hermanto, Rabu (27/02) di Pekanbaru. “Dari hasil rapat untuk persiapan akomodasi ada sekitar tujuh puluh satu hotel yang akan dipergunakan untuk ISG nanti,” katanya.

Ditambahkan Deni bahwa hotel tersebut merupakan hotel-hotel yang dipergunakan pada PEKAN Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 lalu. Hotel ini juga disiapkan sesuai dengan data negara peserta yang akan mengikuti ISG. Selain itu, akan disesuaikan juga menu makanan yang akan dihidangkan untuk para peserta nantinya. Dimana hotel tersebut berkelas VIP,VVIP dan kelas elit lainya.

“Hotel-hotel ini hotel yang juga kita gunakan pada PON kemarin dan saya rasa tidak banyak kendala. Tapi, kita cuma menyesuaikan menu makanan seperti apa nantinya. Karena peserta inikan dari negara-negara yang berbeda dan tentunya menunya juga berbeda,” tambahnya.

Seperti diketahui per 21 Februari 2013 lalu sudah ada 27 negara peserta ISG yang mendaftar untuk mengikuti 18 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan.

Seperti diketahui akan ada cabang olahraga yang akan dipertandingkan nantinya yakni, atletik, panahan, renang, bulutangkis, bola basket, sepakbola, senam, karate, pencak silat, sepak takraw, panjat tebing, taekwondo, tenis, dayung, bola voli indoor , voli pasir, angkat berat dan whusu. (ur/ran)

Bupati Siak Kunjungi Desa Teluk Lanus Sungai Apit

bupati siak kunjungi desa teluk lanus
Bupati Siak Kunjungi Desa Teluk Lanus

Siak (SegmenNews.com)- Bupati Siak bersama Muspida melakukan kunjungan kerja dan temu ramah dengan Masyarakat Desa Teluk Lanus kecamatan Sungai Apit yang dipusatkan di halaman kantor desa Teluk Lanus, Rabu (27/2).

Kunjungan kerja ini sudah dilakukan sehari sebelumnya oleh sejumlah kepala SKPD sekaligus bermalam di Teluk Lanus untuk melihat secara langsung persoalan yang menyangkut pembangunan infrastruktur, sarana prasarana pendidikan serta pelayanan kesehatan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat dan dikeluhkan oleh masyarakat Teluk Lanus.

Hadir pada kesempatan itu seluruh Muspida, para pejabat dinas jawatan dan instansi dilingkungan pemerintah kabupaten Siak, Camat Sungai Apit, Joko Edi Imhar serta para warga desa. Dalam kesempatan ini juga diserahkan bantuan alat-alat sekolah bagi siswa, bantuan alat olah raga, serta bantuan dari BAZ kabupaten Siak.

Kepala Desa Irwan Syahroni mengungkapkan, kunjungan seperti ini menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi sejarah desa Teluk Lanus. Karena peristiwa ini sangat langka dan tak dapat dinilai harganya. Meski belum mampu merubah prediket terisolasi yang memang menjadi kenyataan, namun Syahroni mengatakan bahwa yang dirasakan saat ini sudah jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Terlebih dengan keberadaan kapal angkut (bus air) sebagai salah satu akses masyarakat ke wilayah luar.

Ditambah lagi perhatian pemerintah yang komit untuk meningkatkan pelayanan khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. “Meskipun status kami belum berubah karena masih tetap menjadi desa terisolir, dan itu adalah sebuah kenyataan tetapi yang sudah kami rasakan saat ini jauh lebih baik. Lebih sedaplah. Apalagi dengan keberadaan kapal bantuan yang sudah digunakan untuk melayani transportasi masyarakat,” ungkap Syahroni.

Disamping itu Syahroni juga menyampaikan aspirasi masyarakat untuk meminta agar pemerintah dapat meningkatkan pembangunan jalan akses warga sepanjang 15 KM. Jalan tersebut kata Syahroni merupakan jalan akses utama warga. Bahkan tak jarang anak-anak sekolah yang dihukum karena terlambat tiba di sekolah disebabkan oleh kondisi jalan yang rusak. Harapan lain yang tak kalah penting disampaikan Syahroni adalah jasa penerangan listrik.

Menanggapi persoalan yang disampaikan oleh Kepala Desa Teluk Lanus Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi sudah sewajarnya untuk disampaikan dan apa yang disampaikan akan menjadi perhatian pemerintah kedepannya. Menyinggung soal penerangan listrik hal itu kata bupati sudah menjadi perhatian serius pemerintah. “Kepala desa memang harus menyampaikan apa yang menjadi persoalan ditengah-tengah masyarakatnya,” jelas Syamsuar.

Sudah menjadi prioritas program pemerintah daerah bagaimana bisa membuka akses jalan ke Teluk Lanus termasuk menggugah beberapa perusahaan yang berdekatan dengan wilayah ini. Sejauh ini kata Syamsuar sudah ada titik terang perusahaan yang ingin membuka akses jalan. Sedangkan mengenai pembangunannya akan dilakukan oleh pemerintah secara bertahap karena memang kondisi panjang jalan yang cukup jauh mencapai 63 KM. Karena kata Syamsuar Teluk Lanus harus dibangun dengan sebaik mungkin karena daerah ini harus memiliki potensi dan mampu berkembang secara cepat. “Tidak tertutup kemungkinan bahwa desa Teluk Lanus ini bisa mendorong pemekaran kecamatan dari kecamatan Sungai Apit. Daerah ini harus maju,” tegas Syamsuar.

Akan tetapi jika nanti akses jalan sudah meningkat, Syamsuar mengingatkan agar masyarakat yang sebelumnya bergerak dibidang pertanian tidak merubah lahannya menjadi perkebunan sawit. “Dan pemerintah tetap memikirkan bagaimana sistem yang kita terapkan adalah pertanian terpadu, demi meningkatkan penghasilan para petani. Karena banyak kegiatan usaha yang bisa diintegrasikan dengan pola pertanian,” ujar nya.

Selanjutnya Bupati memaparkan, menurut hasil survei lapangan yang telah dilakukan ada beberapa hal mendesak yang harus segera dilakukan, yakni pembangunan poli klinik desa (polindes) serta pembangunan sarana pendidikan anak usia dini (PAUD) serta akses jalan pertanian. Namun untuk sejumlah program yang direncanakan, Bupati tetap mengharapkan agar masyarakat bisa bersabar menunggu realisasi dari program tersebut karena memang sebagai daerah baru berkembang seluruh wilayah di kabupaten Siak memerlukan perhatian yang sangat mendalam. Akan tetapi masyarakat juga diharapkan dapat bersama-sama dukungan dan partisipasi masyarakat untuk membangun daerah ini.

Kunjungan ke Teluk Lanus kata Syamsuar merupakan kunjungan istimewa. Selain dihadiri oleh seluruh Muspida tetapi juga dihadiri oleh hampir seluruh kepala SKPD dan para pejabat pemerintah. “Karena memang kalau kunjungannya ke Teluk Lanus banyak yang mau ikut,” terangnya.

Dalam kesempatan ini temu ramah dilakukan dengan berdialog langsung bersama warga. Dialog ini disambut antusias oleh warga untuk menyampaikan keluhan dan permasalahan yang sedang dihadapi. Salah satunya adalah yang disampaikan transmigran lokal dari Bunga Raya Sumarno, yang mengaku sangat prihatin atas kondisi musholla yang ada dusun mereka karena atap musholla sudah rusak.

Sontak, entah ide dari siapa, para muspida dan seluruh pejabat serta rombongan yang hadir berinisiatif untuk mengumpulkan infaq. Terkumpul infaq sebesar 10juta rupiah langsung diserahkan Bupati Siak kepada warga yang sebelumnya menyampaikan keluhan tersebut.

Kejadian yang tak kalah menarik dalam kunjungan ini adalah hadiah kejutan dari warga untuk menghadiahi Dandim 0303 Sukirman Sulaiman yang tepat pada hari ini (27/2) sedang berulang tahun ke 41 tahun. Hadiah berupa do’a ini didahului dengan bersama-sama membaca al-fatiha sekaligus ucapan selamat dari bupati serta muspida lainnya dan ucapan selamat dari warga yang hadir. Sebelumnya saat memperkenalkan diri, Dandim 0303 Siak ini menyebutkan bahwa hari ini terasa istimewa karena bertepatan dengan hari lahirnya yang ke 41. (rls)

Anas: Ibas terima uang dari Nazar atau tidak, tanya ke Amir

anas ibasJakarta (SegmenNews)- Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sedikit demi sedikit membuka kunci ‘permainan’ Demokrat. Anas angkat bicara soal dugaan Edhie Baskoro terima uang dari Nazaruddin terkait proyek Hambalang.

Meski demikian, Anas tidak langsung menyebutkan hal itu secara gamblang. Menurut Anas orang yang paling tahu soal aliran uang Hambalang dari Nazaruddin kepada siapa saja adalah anggota Majelis Tinggi Amir Syamsuddin.

“Kalau itu tanya pak Amir Syamsuddin, pak Amir pertama kali meminta keterangan atau informasi dari Nazaruddin tentang aliran-aliran uang salah satunya ya, dan memang jawaban Nazaruddin mengejutkan, dia menyebut beberapa orang yang menerima uang itu,” kata Anas saat wawancara eksklusif dengan RCTI, Rabu (27/2) dini hari.

Saat didesak pembawa acara Ariyo Ardi mengenai tudingan yang menyebut nama Ibas menerima duit dari proyek Hambalang, Anas lagi-lagi melemparkan hal itu kepada Amir. Menurut Anas, dirinya hanya sebagai pendengar saat itu.

enggan menjelaskan lebih jauh dan beralasan dirinya tidak mau mencelakakan orang lain. Anas menyerahkan hal tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK).

“Saya hanya pendengar, kalau Pak Amir tidak mau menyebut nanti saya yang menjelaskan sebagai peran pengganti,” ujar Anas.

Ketika pembawa acara mencecar pertanyaan tersebut, Anas pun berkelit. Anas tetap tidak mau menjawab secara tegas apakah benar putra bungsu SBY itu menerima uang dari Nazaruddin atau tidak.

“Biarlah nanti proses hukum berjalan KPK. Sekali lagi saya tidak dalam posisi untuk mendoakan mendorong-dorong orang untuk celaka,” kunci Anas. Sumber: Merdeka.com

Bupati Rohul Buka MTQ ke-13 Tingkat Kabupaten

Bupati dan Wakil Bupati serta Forkopinda Rohul memencet Serine pertanda MTQ XIII  di mulai  ( Selasa 26 Februari 2013 )
Bupati Achmad memencet serine tanda dibukanya MTQ Rohul

Bangun Purba (SegmenNews)- Pesta kembang Api bertanda dibukanya Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 13 di Kecamatan bangun Purba tingkat Kabupaten Rohul mulai bergemuruh menghiasi langit di lokasi MTQ. Hal itu terjadi selang beberapa menit di resmikannya MTQ oleh Bupati, Drs H Achm,ad Msi, Selasa (27/2/2013).

Usai membuka lomba, Bupati menyampaikan pelaksanaan MTQ Kabupaten 2013 ini berbeda dengan sebelumnya, sebab selain kita melaksanakan MTQ Tingkat Kabupaten, kabupaten Rokan Hulu yang diberi kesempatan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau juga tengah mempersiapkan segala sarana dan prasarana nya.

“Kita harapkan para Qory-Qoriah agar betul-betul mempersiapkan diri untuk pelaksanaan MTQ ini, sebab peserta terbaik nantinya akan kita persiapkan untuk MTQ tingkat Provinsi Riau, Juni mendatang,” sampainya.

Kepala kantor Kementrian Agama(Kemenag)Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor MA, yang hadir saat itu memberi apresiasi kepada Pemka Rokan Hulu. Sebab pelaksanaan MTQ Kabupaten ini sangat meriah dan di sambut antusias ribuan masyarakat.

“Saya yakin dan percaya ini adalah pertanda baik bahwa Syiar Islam sangat tinggi di Kabupaten Rohul yang dikenal dengan julukan negeri Seribu Suluk,” pujinya.

Katanya, pelaksanaan MTQ adalah salah satu upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt, dalam bentuk menyemarakkan Syiar Agama Islam di provinsi Riau, semua kegiatan keagamaan di Rokan Hulu sangat kental dirasakan.

Kemenag Provinsi Riau sebagai Instansi yang mengayomi bidang ke agamaan sangat berterima kasih kepada Kepala Daerah Khususnya Bupati Rohul yang telah memberikan sumbangan besar pada pembangunan bidang keagamaan tersebut.

Tarmizi Tohor juga mengaku berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan dan pembinaan Alqur’an sontar terdengan di berbagai daerah kami. Hal tersebut atas kesungguhan Bupati Ahmad dalam mengembangkan Syiar Islam. Hal itu akan menciptakan regenerai yang akan membumikan alqur’an.

“Tidak ada Ilmu yang paling Utama, dan tidak ada pengabdian yang paling mulia dihamparan bumi ini kecuali hidup Ikhlas berkiprah mempelajari, memahami dan memercusuarkan Syiar Kitabulla,” ucapnya. (Adv/Humas)

Lukman Abbas Beberkan Keterlibatan Rusli Zainal

lukman abbasPekanbaru (SegmenNews)- Lukman Abbas, mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, membeberkan peran Gubernur Riau, Rusli Zainal dalam hal suap menyuap terkait PON Riau 2012.

Lukman, misalnya, mengatakan terpaksa menyediakan uang suap sebesar Rp 900 juta kepada anggota DPRD Riau hanya untuk menjalankan perintah Rusli Zainal.

“Apa yang dilakukan terdakwa semata-mata untuk kepentingan Gubernur Riau Rusli Zainal,” ujar Arif Permono, Penasihat Hukum Lukman Abbas di persidangan tindak pidana korupsi, Pengadilan Negeri Pekanbaru Rabu (27/2), dalam acara mendengarkan pembelaan Lukman Abbas.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Isnurul, Arif membeberkan, Lukman tidak pernah khawatir apabila sidang paripurna DPRD Riau, untuk merevisi Peraturan Daerah Riau No 6/2010 tentang Penambahan Anggaran Menembak, akan diundur apabila uang suap Rp900 juta, tidak tersedia.

Lukman terpaksa menyediakan uang suap, karena Rusli memerintahkannya untuk mengabulkan permintaan suap anggota DPRD Riau. Atas dasar perintah itulah Lukman meminta uang kepada konsorsium BUMN kontraktor arena PON Riau 2012 (PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan), untuk dibagikan kepada anggota DPRD Riau.

“Pertemuan di Jalan Sumatera (pembahasan uang suap di kediaman Taufan Andoso Yakin, Wakil Ketua DPRD Riau), bukan kemauan terdakwa, melainkan tindak lanjut perintah Gubernur Riau,” tambah Arif.

Lukman menambahkan, uang suap Rp500 juta yang diserahkan Nusapwir (pegawai konsorsium BUMN) kepada Said Faisal ajudan Rusli Zainal, adalah permintaan Rusli sendiri kepada manajemen konsorsium. “Itu juga bukan permintaan terdakwa,” kata Arif.

Dalam pembelaaan lainnya, Lukman membantah menerima uang suap Rp700 juta dari konsorsium BUMN. Dia juga mengaku tidak menikmati uang suap sebesar Rp1,050 juta dollar AS yang diserahkan kepada anggota DPR RI, Kahar Muzakir dan suap sebesar Rp100 juta dari Anil Sigh, seorang pengusaha alat-alat olahraga.

Arif menjelaskan, tuntutan Jaksa yang meminta hakim menghukum Lukman delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta dianggap berlebihan. Mengingat tidak ada bukti-bukti dan keterangan tentang aliran uang kepada Lukman di persidangan.

“Kami meminta agar Majelis Hakim menjatuhkan vonis sesuai dengan rasa keadilan dari fakta persidangan yang ada,” tandas Arif seperti yang dikutip dari kompas.com.

 

Dua Oknum Polisi Sodomi Bocah 5 Tahun

sodomi

Jakarta (SegmenNews) – Dua anggota kepolisian yang diduga menjadi
pelaku tindak asusila seorang bocah di Jakarta Timur, terancam sanksi
pemecatan. Kini, kedua anggota polisi dengan inisial E dan S masih
mendekam di jeruji besi.

“Tentunya sanksi bagi mereka adalah pemecatan asalkan perbuatan mereka
terbukti,” ujar Kasubag Humas Polres Jakarta Timur Kompol Didik
Hariyadi, saat dihubungi detikcom, Selasa (26/2/2013).

Didik menambahkan, sanksi akan diberikan usai kedua anggota polisi
menjalani proses peradilan umum. “Kalau sudah vonis dan terbukti baru
sanksinya diberikan,” ungkapnya.

Sementara itu Humas RS Polri Kombes Sarwoto memastikan bocah tersebut
merupakan korban kekerasan seksual. Hasil visum RS Polri menujukkan
adanya kekerasan dalam tubuh korban.

“Hasil visum yang dilakukan dokter ahli kepada korban menunjukkan
adanya luka kekerasan. Jadi hasil visum kita sama dengan hasil RSCM,”
ungkap Sarwoto saat dihubungi terpisah. (dtc/snc)

Bupati Siak Hadiri Syukuran Kantor Baru Dinas Pariwisata

syukuran kantor disparpora

Siak (SegmenNews)- Bupati Siak Syamsuar menghimbau agar pemuda bisa
menggalakkan wira usaha, melihat dari potensi Siak yang mana
permasaalah modal bisa di usahakan, karena di tiap desa ada dana Usaha
ekonomi desa. Selain itu banyak Bank yang bersedia memberikan
pinjaman, sekarang tinggal permasaalahan kreatifitas dan mental usaha.

Hal itu disampaikan bupati pada acara syukuran pindahan kantor Dinas
Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga, Selasa (26/2/2013) di Gedung
lingkungan Ekowisata Mempura, Siak.

Sampainya, Pemda Siak saat ini sedang menggalakkan pemuda untuk
berwira usaha, diharapkannya dinas terkait bisa membuat gebrakan baru
untuk keberhasilan program terseut.

“Tugas Dispaspora cuma ada 3, bagaimana pariwisata bisa jalan, Pemuda
bisa aktif dan keolahragaan,” ungkap Syamsuar

Setiap Desa terdapat dana 500 juta sebagai modal simpan pinjam, untuk
mengoptimalkan modal tersebut dibutuhkan kreatifitas dan kemauan.
Selain dari alokasi dana tersebut, jika pemuda memiliki kreatifitas
mendirikan usaha, dimana usaha terbut prospeknya jelas maka bisa
mengajukan peminjaman modal ke BANK.

“Kalau kreatif, tentu bisa menjalankan usaha dengan itu bisa
mendapatkan duet,” kata Syamsuar

selain itu, Pemkab Siak juga akan mempersiapkan pasar seni sebagai
tempat berkumpulnya para pengrajin, nantinya seluruh jenis hasil
kerajinan tangan ada disana untuk dipasarkan. harapannya ada kesenian
yang muncul itu tidak ada di daerah lain, dan di jual dengan harga
murah, sehingga pengunjung tidak segan untuk belanja.

Turut hadir, wakil Bupati Siak Alfedri, Sekda Amzar, Asisten 1 Fauzi
Asni, Kabag Umum Roni Rahmat, Kejari Siak Zainul Arifin, Kepala dinas
Dina marga dan pengairan Irving Kahar, Kadisdik Kadri Yafiz, Kadis
Pariwisata Hendrisan, Kasat Reskrim Polres Siak AKP Wisnu, Ketua MUI
Siak Sofwan Soleh, Dirut RSUD Siak Ulfa Hanum. (adv/hms)

Berbau Mistik, KPI Tegur 2 Program Trans TV

trans tv

Jakarta (SegmenNews.com)– Setelah menegur Indosiar, Komisi Penyiaran Indonesia
(KPI) Pusat juga menegur Program Bioskop Indonesia Trans TV karena dua
seri di dalamnya telah melakukan pelanggaran. Dua seri tersebut
berjudul Datang Tak Dijemput Pulang Tak Diantar dan Toko Kr. Amat:
Tusuk Rambut Sin Yen.
Situs KPI menyebutkan, kedua seri tersebut menayagkan materi yang
mengandung muatan mistik, horor dan supranatural yang menimbulkan
ketakutan dan kengerian khalayak yang ditayangkan di luar klasifikasi
D (dewasa).
Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap
perlindungan anak dan remaja, pelarangan dan pembatasan program siaran
bermuatan mistik, horor, supranatural dan penggolongan program siaran.
Tak hanya itu, program Oh Ternyata episode Misteri di Balik Panggung
juga ikut ditegur oleh Lembaga Negara Independen ini karena
menampilkan hal serupa.
KPI telah melayangkan teguran tertulis tersebut. Hingga kini, mereka
masih menunggu respon dari Trans TV. (c&R/snc)