Beranda blog Halaman 3033

KPK Tak Lagi Berwenang Menuntut Kasus Korupsi

int

Jakarta (Segmennews.com)- Draf revisi UU KPK memberikan sejumlah tugas baru untuk KPK. Selain harus meminta izin sebelum menyadap terduga korupsi, KPK juga diwajibkan melimpahkan berkas penuntutan ke Kejaksaan Agung.

“KPK kini tidak boleh melakukan penuntutan, ini adalah bagian dari pelemahan KPK. KPK harus melimpahkan penuntutan ke Kejaksaan,” kata anggota Komisi III DPR dari Gerindra, Martin Hutabarat, kepada detikcom, Minggu (30/9/2012). Gerindra adalah fraksi yang tidak setuju revisi tersebut, seiring dengan maraknya penolakan publik.

Perubahan tugas KPK ini direalisasikan DPR dengan merevisi pasal 6 UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Berikut perbandingannya.

Tugas KPK menurut pasal 6 UU KPK:

Komisi Pemberantasan Korupsi mempunyai tugas:
a. koordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
b. supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
c. melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi;
d. melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi; dan
e. melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara.

Tugas KPK yang baru, menurut draf revisi UU KPK:

Komisi Pemberantasan Korupsi mempunyai tugas:
a. koordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
b. supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
c. penyelidikan dan penyidikan terhadap tindak pidana korupsi;
d. tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi; dan
e. monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara. (dtc/snc)

Bupati Pelalawan Launching AKNP 3 Jurusan

HM Harris memukul Gong menandai Launching AKNP

PELALAWAN (Segmennews.com)- Untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam menghadapi era Globalisasi di segala bidang, Pemerintah Kabupaten Pelalawan membuka secara resmi sekolah Akademik Komunitas Negeri Pelalawan (AKNP).

Launching perdana dilakukan oleh Bupati Pelalawan, HM Harris, Sabtu (29/9/2012), dan dihadiri langsung oleh ketua yayasan, Profesor Tengku Dahril, Rektor Universitas Islam Riau, Prof Eko unsur muspida serta mahasiswa angkatan I AKNP. Berkas Lounching juga di tandatangani oleh 10 perusahaan yang beroperasi di Pelalawan.

“Pendirian AKNP ini sangat berguna untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam mengahadapi era globalisasi di segala bidang, khusunya pendidikan. Dengan adanya AKNP, maka akan mempercepat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pelalawan,” imbuh Harris.  

Disamping itu, Kadisdik Pelalawan, MD Rizal menyebutkan Sekolah binaan Universitas Tinggi Malaysia ini merupakan Perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi setingkat Diploma 1 dan II (D1-DII) dengan tiga jurusan yakni, Agro Teknologi, Elektro Industri dan jurusan Informatika.

lanjut Rizal, untuk memenuhi dan menunjang kebutuhan sekolah AKNP, maka Pemerintah Kabupaten Pelalawan mengucurkan dana melalui APBD-Perubahan sebesar Rp 1,5 Miliar sebagai dana pendukung operasional. (rz)

Kadiskes Pelalawan Ingatkan Waspada DBD

PELALAWAN (Segmennews.com)- Pergantian Musim, Kadiskes Pelalawan Ingatkan masyarakat agar waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan diare.
“Kita menghimbau kepada masyarakat, agar tetap menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing. Sebab pada pergantian musim terutama dari musim panas ke musim hujan (pancaroba) penyakit demam berdarah biasanya selalu meningkat,” ingat kadiskes Pelalawan, Darwis Alkalam melalui Kabid P2PL, H Asril M,Kes kemarin.

Katanya, berdasarkan surat yang telah kita terima dari Diskes Provinsi Riau, adanya peringatan kepada masyarakat dikabupaten/kota agar mewaspadai DBD.

Dijelaskan Asril lagi bahwa, untuk mengantisipasi terjangkitnya penyakit tersebut maka pihaknya berupaya melakukan sosialisasi guna mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan membiasakan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dengan memberantas sarang nyamuk, menutup dan menguras genangan air.

Namun untuk mengantisipasi terjadinya penyakit DBD yang ditakutkan akan berujung Kejadian Luar Biasa (KLB), maka Dinkes menyiapkan stok obat-obatan.

“Selain menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk Aides Aigepty yang mematikan itu, kita juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyakit menular lainnya seperti, diare. Dengan memastikan air yang dimasak dengan matang agar kuman-kuman yang ada di air dipastikan mati. Biarkan air yang mendidih saat dimasak lebih lama lagi agar kuman-kumannya mati, dengan mendiamkan selama 10-15 menit dahulu,” terang Asril. (rz)

Anas Akui DPP Demokrat Belum Usung Mambang dan Achmad di Pilgubri 2013

Anas dan Ibas Hadiri HUT DEmokrat XI di Rokan Hulu

PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Hingga saat ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat belum mengusung salah satu dari kadernya yang akan maju/Bakal Calon (balon) pada Pemilihan Gubernur Riau 2013 mendatang yakni, Mambang Mit dan Achmad.

“DPP Demokrat pasti mendukung kadernya yang maju pada Pilgubri mendatang, tapi sampai sekarang DPP Demokrat belum mengusung calon. DPP Demokrat memutuskan mengusung calon berdasarkan pasangannya, sebab peta politik lokal sangat penting. Prinsipnya kami tidak buru-buru,” tukas Ketua Umum DPP Demokrat, Anas Urbaningrum saat acara HUT Demokrat ke 11 di Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (29/9).

Sebut Anas, yang memutuskan pasangan calon dan wakil Gubri adalah Majelis tinggi partai berdasarkan hasil surfey dan Pasangan Calon Gubri. Karena pasangan juga berpengaruh pada maka peta politik lokal.

“Yang saya jamin adalah DPP Demokrat tidak akan telat mengusung calon dan pasangan Gubri, yang tepat dan terbaik untuk masyarakat Riau. Tokoh yang paling tepat nantinya insya allah akan menang pada pilgub mendatang,” tegasnya.

Selain itu, terkait Kualisi partai Nasional. Pihak Calon Gubri tidak ditekankan mengikuti pola koalisi Nasional, sebab pola kualisi dipilkada tidak berpola tunggal dan sangat berfariatif.

“Pola kualisi di pilkada tidak berpola tunggal dan sangat berpariatif. Pasangan bisa mengikuti Pola kualisi Nasional dan. Kalau bisa bagus, kalau tidak bisa tida apa-apa,” imbuhnya. (idab)

"Pemerintah Tidak Campuri Doktrin Agama"

PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa Pemerintah tidak akan ikut campur dalam masalah doktrin sebuah agama yang ada di Indonesia (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu).

Adapun yang diatur oleh Pemerintah adalah hubungan yang terkait dengan lalu lintas para pemeluk agama yang juga warga Negara Indonesia ketika  mereka bertemu dengan sesama warga Negara yang berbeda agama dalam menjalankan agamnya.

Demikian disampaikannya pada acara Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama yang ditaja oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (26/9/2012) bertempat di hotel Sapadia, Pasir Pengarayan.

Kakan Kemenag Rohul lebih lanjut menjelaskan bahwa umat beragama harus menyadari bahwa beribadah dan membangun rumah ibadah adalah dua hal yang berbeda. Beribadah adalah eksperesi keagamaan seseorang kepada Tuhan YME. Sedangkan membangun rumah ibadah adalah tindakan yang berhubungan dengan warga Negara lainnya karena kepemilikan, kedekatan lokasi dan sebagainya.

Untuk mengatur hubungan antar umat beragama dan membangun rumah ibadah ini, sehingga tidak menimbulkan keresahan, konflik dan bahkan chaos dalam masyarakat, maka Pemerintah mengeluarkan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006.

Menurut Ahmad Supardi Hasibuan, pembangunan rumah ibadat harus didasarkan pada keperluan nyata dan sungguh-sungguh berdasarkan komposisi jumlah penduduk bagi pelayanan umat beragama.

Pendirian rumah ibadat juga harus dilakukan dengan tetap menjaga kerukunan umat beragama, tidak mengganggu ketentraman dan ketertiban umum serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, tegasnya.

Syarat mendirikan rumah ibadat lainnya adalah harus ada pengguna rumah Ibadat tersebut 90 orang yang dibuktikan dengan KTP dan mendapat dukungan dari 60 orang masyarakat sekitar, ditambah dengan rekomendasi tertulis dari Kantor Kementerian Agama dan FKUB Kab/Kota setempat, tegas Ahmad. (gibson/rls) 

Wan Syamsir Yus Lantik Ketua PMI Pelalawan

PELALAWAN (Segmennews.com)- Ketua PMI Riau Wan Syamsir Yus resmi melantik ketua PMI Kabupaten Pelalawan, yakni Wabup Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim, periode 2012-2017, Kamis (27/9) kemarin, bertempat di ruang Auditorium lantai 3 kantor Bupati Pelalawan.

Usai di Lantik, Marwan Ibrahim melanjutkan melantik jajaran pengurus PMI Kecamatan di Pelalawan. Acara pengukuhan dan pelantikan tersebut diserahkan juga sejumlah bantuan dana hibah dari Pemkab Pelalawan kepada sejumlah organisasi kepemudaan, mesjid, gereja, organisasi mahasiswa, dewan pendidikan dan lainnya.

Ketua PMI Riau, Wan Syamsir Yus menyatakan, bahwa PMI harus selalu berpegang teguh pada tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan sabit merah yakni, dibidang kemanusiaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan dan kesemestaan. 

“Keberadaan PMI di daerah rentan bencana menjadi wadah sangat penting. Apalagi, dalam kapasitas dan tugasnya PMI harus dapat memberikan pelayanan yang maksimal pada masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, oleh itu, dalam tugas PMI tidak berpihak pada golongan politik, ras, suku ataupun agama tertentu. Tak hanya itu, PMI dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan objek korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya.

“Tingginya pertumbuhan masyarakat, maka akan tinggi pulalah perkembangan kendaraan, kondisi ini akan meningkatkan terjadinya kecelakaan. Tingginya korban kecelakaan otomatis membuat permintaan darah meningkat. Dan saat ini, di Pekanbaru sendiri, setiap harinya harus ada 120 kantong darah yang tersedia,” ungkapnya.

SEmentara itu, Ketua PMI Pelalawan menyatakan bahwa jajarannya akan bekerja maksimal dalam memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan tanpa melihat ras,suku dan golongan.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim yang juga sebagai Ketua PMI Kabupaten Pelalawan untuk lima tahun ke depan, mantan Ketua PMI Kabupaten Pelalawan sebelumnya HT Kasroen Haroen, Wakil Ketua DPRD Pelalawan Ikmal Pasha, Kadis/Kabag/Kaban, OKP serta tokoh-tokoh masyarakat dan para undangan. (rz)

JCH Diimbau Waspada Virus Corona

Rokan Hulu (Segmennews)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA didampingi Kasi Urais Penyelenggara Haji Rusli Sag, menghimbau kepada seluruh JCH Rohul yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci, untuk mewaspadai penularan Virus Corona yang saat ini mewabah di Arab Saudi.

Namun demikian, para JCH tidak perlu terlalu khawatir sebab seluruh JCH sudah mendapat vaksinasi meningitis dan influenza. Insya Allah akan terhindar dari Virus tersebut. 

Menurut informasi yang disampaikan Kadis Kesehatan Rohul Dr H Wildan Asfan Hasibuan M Kes kepada Kakan Kemenag Rohul tanggal 26/9/2012 sesuai surat Nomor : 451.14/Dinkes/2012/3250 perihal Kewaspadaan Terhadap Virus Corona, Virus Corona ini dapat menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia, namun sebahagian besar dalam bentuk yang sangat ringan.

Sebagai persiapan untuk berjaga-jaga dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Kakan Kemenag Rohul menghimbau kepada  seluruh JCH, untuk senantiasa menjaga kebersihan, mengkonsumsi makanan yang higienis dan memakai masker terutama di kawasan yang padat. (gibson)

Cekik Harga TBS, Ketua DPD APKASINDO Rohul Meradang

Ketua DPD APKASINDO ROHUL Ardiman Daulay

PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Merosotnya harga Tandan Buah Sawit (TBS) sejak akhir Lebaran, membuat beberapa petani merasa terbebani dan dirugikan, harga beli Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) jauh di bawah harga ketentuan. Hal itu membuat Ketua DPD  Assosiasi Petani Kelapa Sawit Seluruh Indonesia (APKASINDO) kabupaten Rokan Hulu meradang.       

“Ya, ini jelas ada permainan pihak PKS, harga TBS di Rohul sudah tidak benar, sudah banyak petani yang memberikan laporan ke saya, kalau perusahaan PKS membeli sawit masyarakat dengan harga di bawah ketentuan, salah satunya PKS PT Musimas Rohul,” gusar Ketua DPD APKASINDO Rohul, Ardiman Daulay, Jum’at (28/9) diruang kerjanya.

Pria yang juga menjabat anggota Komisi C DPRD Rohul ini juga menegaskan bahwa harga jual CPO saat ini tidak ada perubahan, lalu kenapa pihak PKS semena-mena menurunkan harga TBS tanpa ada koordinasi kepada pihak terkait. Mereka (PKS) harus mengacu pada Peraturan Gubernur no. 248 tahun 2009 tentang harga TBS.

Perlakuan PKS sudah jauh diambang batas lanjut Ardiman, dari laporan petani, bahwa mereka bisa membongkar TBS asalkan bersedia di potong 40 persen oleh pihak PKS. Ardiman juga sangat menyesalkan adanya isu beredar bahwa anjloknya harga TBS dipicu pelaksanaan PON di Rokan Hulu.

“Petani jelas dirugikan, pihak PKS harus memberikan penjelasan. Turunnya harga TBS di Rokan Hulu tidak ada hubungannnya dengan pelaksanaan PON di Rokan Hulu, pihak PKS jangan memanfaatkan momen penting di Rokan Hulu itu untuk menurunkan harga TBS,” geramnya lagi.

Kekesalan Wardiman tak sampai disitu. Pada pertemuannya dengan pihak PKS dan Wabup Rohul serta Diskoperindag Rokan Hulu bertempat di aula Dishutbun pagi tadi (Jum’at-red). Dari 28 PKS yang beroperasi di Rohul yang di panggil, hanya utusan 11 PKS yang datang, yang diutus pihak perusahaan juga orang yang tidak bisa mengambil keputusan.

“PKS tidak serius menyelesaikan masalah ini, dari 28 PKS hanya utusan 11 PKS yang datang, utusan itupun orang yang tidak bisa mengambil keputusan, kalau tak bisa mengambil keputusan kenapa di utus kesini,” kesal Ardiman.

Saat pertemuan Wabup, Ir Hafith Syukri MM menyatakan, dari pemeriksaan Diskoperindag nanti, jika memang ada permainan, pihak PKS akan ditindak tegas.

Begitu juga Ardiman, selaku ketua DPD APKASINDO Rohul, pihaknya juga akan membentuk Tim dan akan mengumpulkan petani-petani yang telah dirugikan.

“Kita akan menunggu hasil investigasi Diskoperindag, jika memang ada permainan, kita akan bentuk tim dan mengumpulkan petani yang dirugikan dan dibodohi,” tegasnya. (idab)

Aha…Kapolres Rohul Beralih Jadi Penangkap Belut

PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Polisi bertugas sebagai pengayom masyarakat, dan memberantas kejahatan. Namun kali ini Kepala Kepolisian Resort (kapolres) Rokan Hulu, AKBP Yudi Kurniawan SIK,Msi beralih tugas menjadi sang penangkap belut yang dikenal licin dan lincah.

Hal itu dilakukan Kapolres Rohul pada kegiatan memeriahkan acara Hari Ulang Tahun (HUT) Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke 60, Jum’at (28/9) di Mapolres Rohul beserta jajarannya dan TIM Bhayangkari Polres Rohul. Selain kegiatan menangkap belut, acara juga dimeriahkan dengan lomba joget, nyanyi dan pameran.

Dikatakan ketua Bhayangkari Rohul, Novi Yudi Kurniawan bahwa hari ini adalah hari puncak HUT HKGB, sebelumnya mereka telah menaja kegiatan Seminar, anjang sana membantu anat cacat. Besok (Sabtu-red) Bhayangkari Rokan Hulu juga akan mengadakan kegiatan lomba Keterampilan cabang Rohul.

“Tahun-tahun sebelumnya, HUT HKGB dilaksanakan di Polda, namun kali ini kegiatan ini dilaksanakan juga di Polres,” ujar istri Kapolres Rohul ini.

Menurutnya selaku ketua Bhayangkari, dia berkomitmen memberikan suasana baru dalam berbagai kegiatan Bhayangkari. Selain memberikan dukungan penuh kepada suami-suami mereka dalam tugas Negara, mereka juga akan melakukan kegiatan yang positif bagi istri-istri Polri untuk berkreasi.

“Kita terus berupaya untuk mencari ide-ide kreatif yang dapat menunjang kreatifitas dan keterampilan para istri Polri ini. Seperti beberapa bulan lalu, Tim Bahayangkari Polres Rohul meraih juara III tari poco-poco di Mako Brimob Pekanbaru. Kreasi tari tersebut saya bimbing sendiri,” urainya. (idab)

Kemenag Rohul Lepas 13 JCH Rambah Samo

Rambah Samo (Segmennews.com)- Kepala kantor Kemeterian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi hasibuan MA resmi melepas sebanyak 13 Jemaah Calon Haji (JCH) Kecamatan Rabah Samo bertempat di Masjid At Thoyyibah Desa Danausati.

Turut dihadiri oleh, Camat Rambah Samo Suharman Nasution, Ka KUA Rambah Samo Thamrin S,Ag, Ketua IPHI Rambah Samo Amri Ahmad S,sos dan Kades Rambah Samo Barat

Ahmad Supardi menyampaikan bahwa seluruh ibadah haji adalah puncak dari seluruh ibadah, sebab ibadah haji menempati rukun Islam yang kelima, ibadah haji juga adalah ibadah paling sulit dilakukan. Sebab untuk melaksanakannya dibutuhkan kesiapan fisik dan mental, disamping itu ketersediaan dana juga harus mencukupi, baik bagi dirinya sendiri, maupun keluarga yang ditinggal.

Sedangkan ibadah lainnya tidaklah seperti ibadah haji, barang kali inilah penyebab ibadah haji wajib satu kali sedangkan yang kedua dan seterusnya hukumnya adalah sunnah.

Diterangkannya, untuk pencapaian haji mabrur perlu diketahui ada lima hal yakni, meluruskan niat sematan-mata hanya untuk Allah SWT, tolong menolong dalam menunaikan ibadah haji dan ikhlas dalam beramal. (gibson)