Inilah Surat Kapolri Soal Tender Simulator SIM
Akhir Tahun, SKPD Diminta Gesa Pelaksanaan Fisik
Pemkab Bakal Tindak Seluruh PKS Nakal di Rohul
Ribuan Massa "Serbu" Kantor Bupati Bengkalis
Kasat Pol-PP Rohul Tolak Pembongkaran Patung Harimau
PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja Kabupaten Rokan Hulu, Drs.Roy Roberto menolak pembongkaran Patung Harimau yang di bangun di depan pagar Markas Satpol-PP tersebut. Pasalnya, menurutnya patung tersebut adalah simbol keberanian.
“Saya rasa bangunan patung harimau itu tidak masalah di pajang. Sebab Itu merupakan simbol keberanian, dan juga untuk menghidupkan kembali sejarah harimau Rokan secara positif. Bangunan itu juga bukan berasal dari APBD Rohul, melainkan inisiatif satpol-PP sendiri,” ujar Roy.
Padahal sebelumnya, anggota DPRD Rohul Ardi Candra telah menyampaikan pada paripurna tentang pandangan umum RAPBD perubahan 2012 baru-baru ini. Bahwa patung harimau yang dipajang di depan Markas satpol-PP tersebut tidak sesuai dengan tugas Satpol-PP itu sendiri. Anggota DPRD juga meminta patung itu di bongkar.
Menurut, Ardi Candra patung harimau itu tidak menggambarkan Negeri Melayu Kabupaten Rohul yang dijuluki Negeri seribu Suluk. Seharusnya didalamnya di bangun bernuansa melayu, agar kemelayuan tersebut tidak hilang.
Selain tidak menggambarkan melayu, patung itu juga sangat menyeramkan dan akan menjadi tanda tanya bagi Masyarakat. Kenapa harus patung Harimau yang dibangun, sementara untuk memperindah kantor tersebut masih banyak hiasan dan simbol lagi.
“satpol-PP bertugas untuk mengamankan Peraturan Daerah (Perda) bukan untuk berperang,” sebut Candra. (son)
Bupati Tinjau Pembangunan Astaka MTQ Tingkat Riau di Rohul
Anak Probosutedjo Diperiksa KPK dalam kasus Hambalang
Kasus Simulator SIM Ternyata Libatkan Kapolri
Jakarta (Segmennews.com) – Alasan mengapa Markas Besar Polri bersikeras menangani perkara dugaan korupsi pengadaan simulator ujian SIM kini makin terkuak.
Sebuah dokumen berupa surat keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia bernomor Kep/193/IV/2011 tertanggal 8 April 2011. Isinya berisi Penetapan Pemenang Lelang Pengadaan Driving Simulator R4 (roda empat) setidaknya dapat dijadikan bukti..
Surat tersebut diteken Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo selaku pengguna anggaran dan menetapkan Citra Mandiri Metalindo Abadi sebagai calon pemenang tender dengan nilai kontrak Rp 142,4 miliar.
Surat keputusan ini juga diparaf sejumlah pejabat tinggi kepolisian. Prosesnya berurut dari surat Kepala Korps Lalu Lintas Irjen Djoko Susilo sebagai konseptor, lalu diparaf Kepala Sekretariat Umum, Asisten Kapolri Bidang Sarana dan Prasarana, kemudian Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Pengembangan. Terakhir, dua pejabat memberi paraf, yakni Inspektur Pengawasan Umum dan Wakil Kepala Polri.
Untuk sebuah proyek yang nilainya di atas Rp 100 miliar lebih, proyek simulator SIM memang tidak hanya “diurus” Korps Lalu Lintas. “Mesti disetujui oleh atasan sebelum proyek berjalan,” kata seorang sumber, Selasa pekan lalu.
Sayangnya ketika ditanya soal ini, Komisaris Jenderal Nanan Sukarna, Wakil Kepala Polri, menolak berkomentar tentang paraf itu. “Ke Humas saja, biar lebih detail,” ujarnya. Jawaban serupa datang dari Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution.
Kepala Bagian Penerangan Polri, Komisaris Besar Agus Rianto, menegaskan pengadaan simulator kemudi sepenuhnya tanggung jawab Korps Lalu Lintas. Kuasa penggunaan anggaran-lah yang menentukan semua penggunaan anggaran satuan. “Kapolri hanya mendapat tembusan,” katanya. (snc/tempo)
Hasil Lengkap Liga Sepakbola Dunia
LIGA INGGRIS
LIGA ITALIA
LIGA SPANYOL
|
Toyota dan Daihatsu Luncurkan Mobil Murah
JAKARTA(SEGMENNEWS)Daihatsu dan Toyota kembali meluncurkan mobil kembar, setelah sebelumnya sukses dengan Avanza-Xenia, kemudian Rush-Terios, kali ini Daihatsu Motor Co dan Toyota Motor Corp mengumumkan kerja sama bisnis di Indonesia pada 19 September yang lalu, dengan mengusung konsep mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC).
Toyota meluncurkan mobil Ayla dan Daihatsu meluncurkan Agya guna memenuhi regulasi pemerintah soal mobil murah dan ramah lingkungan. Pabrik Daihatsu di Indonesia, yakni PT Astra Daihatsu Motor, akan memasok Agya ke Toyota.
Di Indonesia, pemasaran Toyota diageni oleh PT Toyota Astra Motor. Astra Daihatsu dan Toyota Astra merupakan anak perusahaan PT Astra International Tbk.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan manajemen Daihatsu Motor Co, diungkapkan bahwa pengembangan Agya dan Ayla sama-sama dilakukan pabrik Astra Daihatsu yang baru, yakni di kawasan industri Suryacipta, Karawang, Jawa Barat. Kedua jenis mobil itu akan dipamerkan dalam ajang Indonesia International Motor Show 20-30 September 2012.
Bagi Daihatsu dan Toyota, Indonesia merupakan pasar penting industri otomotif di ASEAN yang terus mencatatkan pertumbuhan. Sejak pertama kali diproduksi di Indonesia, Daihatsu pada 1968 dan Toyota pada 1971, keduanya telah mencatatkan penjualan memuaskan. Terutama untuk dua mobil ikon mereka, yakni Daihatsu Xenia dan Terios serta Toyota Avanza dan Rush.
Daihatsu Agya dan Toyota Ayla basis konsepnya seperti Daihatsu Mira e:S, yang mewakili upaya Daihatsu untuk membuat mobil efisien bahan bakar, terjangkau, dan desain kompak. Kedua mobil ini akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan Indonesia.
“Daihatsu Ayla dan Toyota Agya adalah mobil untuk Indonesia dan dari Indonesia dengan harga terjangkau,” kata manajemen Daihatsu dalam keterangan resminya.
Dua jenis mobil keluarga memiliki kapasitas mesin 1.000 cc dan menargetkan pasar konsumen pengguna mobil pertama di Indonesia, di mana jenis kendaraan multiguna (MPV) sangat digemari masyarakat.
Belum ada pernyataan resmi dari Daihatsu dan Toyota mengenai harga jual kedua mobil ini. Jika sesuai dengan peraturan pemerintah maka harganya tidak akan lebih dari Rp 96 juta.
Fitur utama Toyota Ayla dan Daihatsu Agya di antaranya :
– Dengan konsep desain yang berkualitas, memaksimalkan potensi komponen, hemat bahan bakar, dan terjangkau melalui pengurangan berat mobil dan teknologi yang memaksimalkan efisiensi energi.
– Dengan platform baru yang mengimplementasikan jarak roda yang panjang, sehingga memungkinkan ruang yang lega untuk mobil berkapasitas lima orang dewasa.
– Fitur mobil dinamis dan gaya elegan yang diproduksi oleh desainer Indonesia.
– Selain kompak dan mudah untuk dikemudikan, mobil ini memiliki ground clearance yang membantu pengemudi bisa bermanuver pada jalan yang tidak rata maupun kondisi banjir, serta radius putar yang mudah dilakukan di jalan atau gang-gang sempit.(snc/tco)











