Beranda blog Halaman 330

Katerina Susanti Herman Hadiri Pengukuhkan Ketua Pembina Posyandu di Kemuning

Air Balui(SegmenNews.com)- Pj.Ketua TP PKK Hj.Katerina Susanti Herman, SKm., M.Kes usai meninjau KB Miftahul Jannah melanjutkan kegiatan dengan pengukuhan Ketua Pembina Posyandu Desa/Kelurahan Se-Kecamatan Kemuning sekaligus serah Terima jabatan ketua TP PKK Desa Air Balui, Desa Talang jangkangjangkang dan Keritang oleh Ibu Ketua TP PKK Kecamatan Kemuning.

Kegiatan yang dipusatkan dihalaman Kediaman rumah Pribadi Kepala Desa Air Balui Kecamatan Kemuning, Minggu (28/1/2024) siang yang turut dihadiri Camat dan Unsur Forkopincam Kecamatan Kemuning, Ibu Ketua TP PKK.

Camat Kemuning dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kunjungan Ibu Pj.Bupati ke Kecamatan Kemuning ini. Mengingat ini baru kunjungan pertama beliau semenjak dilantik sebagai Pj.Ketua TP PKK.

Pj.Ketua TP PKK Hj.Katerina Susanti Herman mengawali arahannya mengapresiasi kekompakan TP PKK Kecamatan Kemuning yang telah banyak berprestasi ditingkatkan Kabupaten.
“Alhamdulillah PKK Kecamatan Kemuning kompak dalam berbagai kegiatan ini terlihat dari prestasi yang berhasil diraih”, Ungkap Ibu Pj.Bupati Hj. Katerina Susanti Herman.
Beliau menambahkan, mengingat Posyandu sebagai salah untuk menekan angka stunting dan juga sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan kepada masyarakat, untuk itu diharapkan peran ibu-ibu dan kader-kader Posyandu untuk mengaktifkan kembali peran Posyandu dan memperhatikan anak-anak balita dilingkungan masing-masing.

Beliau juga mengucapkan selamat kepada Pengurus dan Pembina Posyandu yang baru di lantik dan dikukuhkan, Semoga dapat bekerjasama dengan Kepala Desa dalam melaksanakan program pembangunan.***(sup/hm)

Kampar Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat

Ilustrasi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Forecaster BMKG Pekanbaru, Putri SS mengimbau masyarakat di Kampar untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di sertai petir dan angin kencang hari ini, Senin (29/1/2024).

“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kampar terutama pada malam hari,” kata Forecaster BMKG Pekanbaru.

Sedangkan, untuk pagi hingga sore hari ini, wilayah Riau tidak berpotensi hujan. Barulah pada malam harinya berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kampar dan Kuantan Singingi.

Untuk suhu udara berada diantara 23.0 – 32.0 °C, dengan kelembapan udara 60 – 98 %, angin bertiup dari Barat Laut menuju Timur Laut dengan kecepatan 10 – 30  km per jam.

Sedangkan untuk prakiraan tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.50 – 1.25 m (Rendah). “Waspada gelombang laut yang dapat mencapai ketinggian 2.0 meter di wilayah Perairan Bintan,” imbaunya lagi.

Sementara itu, total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera 32 titik. Yakni, NAD 1, Jambi 3, Lampung 2, Sumatera Selatan 1, Kepulauan Riau 4, Bangka Belitung 18 dan Riau 3 titik panas yang terdeteksi di Bengkalis, Siak dan Rokan Hilir masing-masing 1 titik panas.***(mr)

Festival Rupat Masuk Kalender KEN Kemenparekraf RI 2024

Festival Rupat Masuk Kalender KEN Kemenparekraf RI 2024

Jakarta(SegmenNews.com)- Festival Rupat berhasil masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.

Hal itu diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno saat meluncurkan program KEN 2024 di Gedung Sasono Utomo dan Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta. Sabtu, 27 Januari 2024.

KEN merupakan program Kemenparekraf RI guna menghidupkan ekonomi dari sektor budaya dan pariwisata dengan menghadirkan kegiatan-kegiatan daerah yang berkualitas.

Bupati Kasmarni melalui Wakil Bupati Dr Bagus Santoso didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Kadisparbudpora) Edi Sakura dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Dr Suwarto hadir dalam peluncuran KEN ini.

Wabup Bagus Santoso menilai, masuknya Festival Rupat dalam KEN 2024 akan berdampak positif dalam menggeliatkan ekonomi di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bengkalis.

“Kami berharap Kemenparekraf RI terus konsisten ikut mempromosikan event wisata Negeri Junjungan, semoga tahun depan event pariwisata yang masuk KEN semakin bertambah,” harap Bagus.

Sebab, Bagus menambahkan, event pariwisata yang masuk dalam kalender KEN, dalam pelaksanaannya akan didukung penuh oleh Kemenparekraf RI

“Hal itu akan menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Negeri Junjungan,” pungkasnya.

Di sisi lain, Kadisparbudpora Edi Sakura menyebut, di tahun 2024 ini ada 6 event pariwisata dari Provinsi Riau yang masuk dalam KEN 2024.

“Kami sangat bersyukur dan bangga event pariwisata Bengkalis dapat masuk dalam KEN 2024. Ini merupakan pengakuan dan apresiasi dari Kemenparekraf atas kualitas dan potensi event kita, semoga tahun depan makin banyak event kita yang masuk KEN” ujar Edi Sakura.

Selain Festival Rupat, berikut event pariwisata Riau yang masuk KEN 2024, Festival Bakar Tongkang di Rokan Hilir, Festival Pacu Jalur Tradisional di Kuantan Singingi, Riau Global Music Festival di Pekanbaru, Kenduri Riau, dan Festival Siak Bermadah di Siak.***(imam/hm)

PLN Operasikan 2 Proyek Infrastruktur Ketenagalistrikan Baru di Kalbar

PLN Operasikan 2 Proyek Infrastruktur Ketenagalistrikan Baru di Kalbar

Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) memperkuat infrastruktur jaringan listrik antar wilayah. Tersambungnya infrastruktur jaringan dari sumber energi ke masyarakat mampu menekan penggunaan pembangkit diesel yang selama ini dimanfaatkan untuk wilayah terpencil.

PLN melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) berhasil membangun 191 tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Sandai – Incomer (Ketapang-Sukadana) dan memberikan tegangan listrik atau _energize_ pada Gardu Induk (GI) dengan kapasitas 30 Megavolt Ampere (MVA) di Desa Muara Jekak, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat pada Minggu (14/01).

Proyek ini mendukung program Dedieselisasi yang dicanangkan oleh pemerintah, yaitu menonaktifkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Aggreko Tayap berkapasitas 7,8 MW dan juga sekaligus menjadi salah satu upaya dalam mencapai _Net Zero Emissions_ (NZE) pada tahun 2060.

Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan dalam upaya mengejar rasio elektrifikasi dan mengurangi penggunaan fosil sebagai bahan bakar, PLN terus memperkuat infrastruktur kelistrikan seperti jaringan transmisi maupun distribusi. Pembangunan infrastruktur ini memperkuat sistem kelistrikan yang andal dan efisien di berbagai daerah.

“2024 kami mulai dengan tancap gas membangun infrastruktur jaringan. Beroperasinya jaringan transmisi dan gardu induk ini akan semakin memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus menekan penggunaan bahan bakar berbasis fosil,” ujar Darmawan.

Darmawan menambahkan, dengan pasokan listrik yang andal akan mendukung masyarakat dan para pelaku usaha agar nyaman dalam beraktivitas sehingga akan meningkatkan produktivitasnya.

General Manager PLN UIP KLB, Muhammad Dahlan Djamaluddin mengatakan dengan _energize_ -nya proyek tersebut, PLN telah mengambil langkah maju menuju pencapaian keandalan listrik dalam rangka sistem interkoneksi di seluruh Kalimantan.

“SUTT ini memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 90% dan infrastruktur GI dengan TKDN hampir 70% ini merupakan bagian dari pengembangan interkoneksi sistem kelistrikan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Melalui pembangunan infrastruktur ini akan meningkatkan keandalan listrik di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, sehingga masyarakat dapat menikmati listrik dengan kualitas yang lebih baik,“ terang Dahlan.

Adapun, GI tersebut memiliki kapasitas transformator sebesar 30 mega volt ampere (MVA) yang didukung oleh 191 tower SUTT 150 kV dengan panjang mencapai 129,762 kilometer sirkit (kms).

Dahlan juga menjelaskan pada proses pembangunan GI dan SUTT ini harus melewati sebelas desa, tiga kecamatan dan dua kabupaten yaitu Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.

“Penyelesaian proyek ini tentunya tak lepas juga karena adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah serta masyarakat sekitar proyek pembangunan, Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada PLN sehingga proyek ini dapat selesai dengan baik,” ujar Dahlan.

“Saat ini PLN UIP KLB menargetkan untuk penyelesaian pembangunan jaringan interkoneksi antara sistem kelistrikan Barito di Kalimantan Tengah dan sistem Khatulistiwa di Kalimantan Barat yaitu melalui proyek SUTT 150 kV Sandai – Tayan dan SUTT 150 kV Kendawangan – Sukamara,” ungkapnya.

Dahlan menambahkan bahwa infrastruktur ini dapat memberikan dorongan positif pada sektor ekonomi dan investasi secara khususnya di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara. Pasalnya, gardu induk ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi dan memberikan peluang bagi investor untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Sebagai bagian dari proyek interkoneksi Kalimantan, tentunya wilayah Sandai dan Sukadana dan sekitarnya perlu pasokan listrik yang andal sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut,” pungkas Dahlan.***(rl)

Menuju Ekonomi Lebih Baik, Pelatihan Tenun RAPP Upaya Melawan Kemiskinan

Rahmi (baju biru) dengan seksama mengikuti arahan dari instruktur tentang teknik menenun yang baik. Pelatihan tenun yang digelar RAPP bekerjasama dengan Rumah Tenun Wan Fitri diharap bisa membuka peluang ekonomi yang lebih baik.(foto:doc rapp)

RAHMI berkali-kali memeriksa rangkaian benang di mesin tenun kayu yang ia gerakkan dengan semangat. Ia dengan jeli memastikan motif di kain yang ia tenun sesuai dengan gambar pada kertas kecil yang ditempel di hadapannya.

Berkali-kali juga kakinya dihentakkan agar mesin tenun di Rumah Tenun Wan Fitri itu bergerak sesuai kehendaknya. Empat orang rekannya yang lain juga melakukan hal yang nyaris sama. Dua orang instruktur mendatangi mereka secara bergantian. Memberi arahan agar benang yang mereka tenun terjalin lebih baik.

Pelatihan tenun yang digelar RAPP bekerjasama dengan Rumah Tenun Wan Fitri diharap bisa membuka peluang ekonomi yang lebih baik.(foto: doc rapp)

Rahmi bersama empat rekannya tengah mengikuti pelatihan menenun yang difasilitasi Community Development (CD) Department, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Pelatihan ini digelar 15 – 27 Januari di Rumah Tenun Wan Fitri, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.

Lima orang warga Pelalawan ini tergabung dalam kelompok Tenun Andalan. Selama pelatihan mereka diberi akomodasi lengkap dengan harapan usai pelatihan masing-masing telah mampu mengoperasikan mesin tenun dan bisa memproduksi kain tenun untuk bahan baju, kain songket dan lainnya untuk dipasarkan.

“Saya sudah mengikuti pelatihan tenun sejak 15 Januari lalu. Saya selalu semangat mengikuti semua yang diajarkan instruktur,” ungkap Rahmi.

Wanita berusia 35 tahun ini bernama lengkap Rahmi Andestia. Sehari-hari ia biasa berjualan lotek dan miso. Kini ia berjuang sendirian menghidupi empat orang buah.

“Biasanya saya jualan mulai siang hingga malam hari. Suami saya sudah tidak ada. Lima bulan lalu meninggal karena tensi tinggi,” katanya sembari berusaha menenangkan anak bungsunya yang mulai bosan bermain sendiri. Si bungsu memang sengaja ia bawa ke lokasi pelatihan, sedangkan kakak-kakaknya yang lain dititipkan pada keluarga di Pelalawan.

“Yang bungsu memang saya bawa. Yang sulung sudah kelas 6 SD. Dia dan yang lainnya tidak apa-apa di rumah saja. Ada keluarga yang mau menjaga,” sebutnya sembari memperhatikan motif di kain tenunannya yang masih setengah jadi.

Rahmi menjadi salah satu warga Kecamatan Pangkalan Kerinci yang dinilai layak mengikuti program pelatihan dari RAPP ini. Ia masuk dalam kategori keluarga miskin ekstrem. Pelatihan ini menjadi salah satu pilihan bagi Rahmi untuk keluar dari garis kemiskinan itu.

“Harapan saya dengan ikut pelatihan tenun ini adalah demi kehidupan yang lebih baik. Saya ingin bisa menenun untuk (dipasarkan) ke banyak acara, seperti selamatan,” katanya ketika ditanya mengapa begitu bersemangat mengikuti pelatihan ini jauh-jauh ke Pekanbaru.

Rahmi juga tak luput mengungkapkan rasa terimakasih kepada RAPP, khususnya tim CD yang telah memfasilitasi untuk mengikuti pelatihan tenun. Usai mahir menenun nantinya, ia berharap bisa mengubah kondisi ekonomi keluarganya.

“Harapan saya ke RAPP agar terus membantu warga seperti saya. Terimakasih banyak kepada RAPP atas dukungannya. Sejauh ini, dengan kondisi ekonomi yang sulit, apalagi setelah kepergian suami, saya bekerja sendiri,” sebutnya lagi.

Di kelompok Tenun Andalan, yang dipilih sebagai ketua adalah Yulhendra. Dengan dukungan penuh dari sang suami, Ira, sapaan akrabnya, bersedia rumahnya di Pangkalan Kerinci Pelalawan dijadikan workshop tenun.

Di workshop ini, para peserta kelompok akan terus menenun menggunakan alat yang akan disediakan RAPP dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pelalawan.

Selain Ira dan Rahmi anggota lainnya di kelompok ini adalah Umi Kalsum, Ulandari, dan Selviana Hanum Sari. Secara bersama-sama, anggota Kelompok Tenun Andalan akan memproduksi kain tenun untuk dipasarkan sembari terus berlatih agar lebih mahir lagi.

Bagi Ira, pelatihan ini membawa arti besar di lingkungannya. Dia berharap RAPP bisa terus menjadi penggerak agar para ibu-ibu yang tidak bekerja atau anak-anak muda putus sekolah mendapatkan keterampilan untuk membuka lapangan kerja baru.

“Saya terus berharap agar RAPP ke depannya bisa memfasilitasi kawan-kawan lain, terutama yang putus sekolah agar memiliki peluang kerja. Menambah penghasilan warga lainnya,” sebut wanita ramah ini.

Sementara itu, Wan Mirdayati, pengelola Rumah Tenun Fitri, mengutarakan bahwa ia ingin para peserta benar-benar menjiwai tenun, tekun, serius, dan fokus. Agar nantinya bisa membuka lapangan kerja. Bisa mengembangkan tenun di Pelalawan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan hingga ke luar daerah nantinya.

“Kunci agar peserta pelatihan cepat paham terkait tenun adalah di mindset. Jadikan hobi, dijiwai, dan disenangi. Jangan cepat putus asa,” pesannya untuk kelompok Tenun Andalan.

Kata Mirda, proses pembuatan kain tenun memang butuh kesabaran karena memakan waktu empat hingga tujuh hari. Menurut wanita 49 tahun ini, kain tenun bisa digambarkan sebagai cerminan orang Melayu. Motif khas Melayu yang diproduksi di rumah tenun ini seperti pucuk rebung, tampuk manggis, lebah bergayut, dan lainnya.

Rumah Tenun Wan Fitri telah mendapat banyak penghargaan dan mengikuti beberapa pameran hingga sampai ke Belanda.

*Mengembangkan Ekonomi Berlatar Budaya Lokal*

RAPP bekerjasama dengan Rumah Tenun Wan Fitri dalam program pelatihan tenun dengan tujuan pengentasan kemiskinan ekstrem dan pengembangan ekonomi berlatar budaya lokal.

“Kegiatan pelatihan tenun ini kita gelar selama 2 minggu, sejak 15 Januari hingga 27 Januari 2024. Pesertanya lima orang dengan latar belakang berbeda yang diantaranya berasal dari keluarga miskin ekstrem,” ungkap CD Head RAPP F Leohansen Simatupang.

Dengan digelarnya pelatihan ini diharapkan dapat menjadi cikal bakal pengembangan tenun sebagai produk unggulan Pelalawan. Terlebih mengingat di Pelalawan belum ada rumah produksi tenun.

“Saat ini kita perlu mendorong sumber ekonomi baru berdasarkan penguatan kreatifitas budaya lokal, karena akan lebih sustainable karena melekat dengan budaya setempat. Tenun salah satunya,” jelas Leo.

Dia berharap nantinya tenun juga berkembang baik di Pelalawan, seperti batik yang sudah menciptakan lapangan kerja yang luas di berbagai daerah di Riau. Terutama untuk anak-anak muda dan wanita, sebagai langkah empowering women.

“Program CD senantiasa mendorong terjadinya perubahan ke arah yang lebih positif. Tujuan pelatihan tenun yang digelar CD RAPP adalah untuk menciptakan sumber income, mendorong terciptanya lapangan kerja. Khususnya bagi masyarakat miskin ekstrem di sekitar operasional perusahaan. Hal ini sejalan dengan komitmen APRIL 2030, kemajuan inklusif,” jelas Leo.

Pelatihan tenun di Rumah Tenun Wan Fitri awalnya meliputi pemahaman soal tekni menenun. Proses selanjutnya adalah rangkaian panjang berisi cita-cita dan harapan bersama demi perekonomian yang lebih baik.

“Pelatihan soal teknik ini baru salah satu support, selanjutnya akan ada coaching dari tim CD dan pihak Rumah Tenun Wan Fitri untuk memastikan para peserta bisa konsisten menenun. Selanjutnya kita bantu untuk pengembangan ke pasar. Bisa dipasok ke Rumah Tenun Wan Fitri dan ke pasar lokal, seperti ke masyarakat saat acara-acara, atau ke pihak RAPP, dan pemerintahan juga,” jelas Leo lagi.

Lebih jauh ke depannya, para peserta akan dibantu juga untuk hal akses ke pembiayaan guna mendukung usaha tenun ini. Namun tak sampai di situ, nantinya para peserta juga diharapkan mampu menciptakan motif baru refleksi budaya lokal dengan filosofi khas daerah Pelalawan.

“Promosi tenun sebagai budaya lokal Pelalawan memang menjadi tantangan. Namun kita harus optimis pada terciptanya tenun khas Pelalawan ke depan nantinya,” sambung Leo.

Para peserta diyakini adalah orang-orang yang siap menjalani tahapan demi tahapan dengan baik. Karena mereka telah melewati tahap seleksi bertahap.

“Kita sudah seleksi sedemikian rupa. Para peserta adalah orang-orang yang memiliki motivasi kuat dan dukungan keluarga untuk mengikuti pelatihan ini. Orang-orang yang benar-benar ingin mengubah perekonomian menjadi lebih baik,” tutup Leo.***(rn)

Dirut PLN Darmawan Prasodjo Dinobatkan Jadi Executive of The Year Tingkat Asia

Dirut PLN Darmawan Prasodjo Dinobatkan Jadi Executive of The Year Tingkat Asia

Jakarta(SegmenNews.com)- Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dinobatkan menjadi Executive of The Year sektor energi dalam ajang The Asian Management Excellence Awards 2024. Penghargaan tingkat Asia yang diselenggarakan Asian Business Review tersebut diberikan atas visi kepemimpinan yang kuat dan kesuksesan Darmawan memimpin transformasi di tubuh PLN.

Penghargaan ini menjadi penghargaan ke-21 yang diberikan kepada Darmawan Prasodjo atas _leadership_-nya dalam mengelola bisnis korporasi besar PT PLN (Persero).

Dengan navigasinya, Darmawan juga sukses membawa Divisi Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN meraih penghargaan Team of The Year. Penyerahan penghargaan diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada Selasa (23/1).

Editor Asian Businees Review, Simon Hyett mengapresiasi pencapaian PLN yang berhasil meraih dua kategori penghargaan dalam The Asian Management Excellence Awards 2024. Simon mengatakan, ajang ini diadakan untuk memberikan apresiasi kepada individu maupun perusahaan yang visioner dan inovatif serta melakukan inisiatif mutakhir dalam bisnis maupun manajemen.

“Kita berkumpul di sini untuk memberikan apresiasi kepada para pemimpin visioner yang telah melakukan banyak hal dan menunjukkan dedikasi yang tak tergoyahkan untuk benar-benar membentuk masa depan bisnis. Ajang ini bukan sekedar pengakuan individu dan pencapaian organisasi, tetapi merupakan bukti kekuatan kolaborasi, inovasi, dan tekad,” ujar Simon.

Simon berharap penghargaan ini juga dapat memacu semangat dan menginspirasi lahirnya pemimpin yang visioner dan inovatif berikutnya.

“Dedikasi yang telah diberikan pada perusahaan mampu menghasilkan prestasi yang menginsipirasi semua pihak. Keberhasilan ini memberikan contoh cemerlang bagi semua pemimpin dan calon pemimpin di kawasan ini,” kata Simon.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan terima kasih atas dua penghargaan yang diberikan dalam ajang tersebut. Penghargaan ini bisa didapatkan berkat kerja keras seluruh insan PLN dalam melakukan transformasi dalam proses bisnis, sekaligus melakukan transisi energi.

“Penghargaan ini bukan untuk saya sebagai Direktur Utama PLN, tetapi untuk seluruh insan PLN yang telah bekerja keras menjalankan transformasi perusahaan secara menyeluruh untuk terus meningkatkan pelayanan,” ungkap Darmawan.

Dalam tiga tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Darmawan, PLN melakukan transformasi melalui digitalisasi proses bisnis secara _end to end_. Mengubah proses bisnis yang tadinya statis dan _backward looking_ diubah menjadi dinamis dan _forward looking_. Upaya ini membuat korporasi mampu beradaptasi menghadapi perubahan zaman dan disrupsi teknologi. Bahkan, PLN mampu meraih 314 penghargaan pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 779 penghargaan pada 2023.

Darmawan menekankan inovasi dan efisiensi yang didasarkan pada digitalisasi. Dirinya meringkas, menyederhanakan dan mendigitalisasi proses bisnis. Hasilnya, semua proses bisnis mampu dipantau secara _real time_. Seluruh kendala maupun tantangan mampu direspons cepat oleh perusahaan sehingga menghasilkan layanan yang lebih cepat bagi sekitar 85 juta pelanggan PLN.

“Dulu, proses bisnis PLN sangat kompleks, berbelit, terfragmentasi dan dilakukan secara parsial. Sistem lama ini membuat proses bisnis lambat, tak tercatat dengan baik dan tidak memiliki ukuran yang pasti. Kami melakukan transformasi dengan basis digitalisasi,” ujar Darmawan.

Digitalisasi dilakukan di seluruh proses bisnis, mulai dari sistem perencanaan, pengadaan, pembangkitan, transmisi, distribusi, _control system_, layanan pelanggan, hingga pengelolaan keuangan perusahaan.

“Kami telah membangun sistem ketenagalistrikan yang aman dan andal, sehingga menjamin keberlanjutan finansial yang kuat. Transformasi ini juga menjadikan pelayanan PLN lebih responsif, memuaskan, dan berkeadilan,” kata Darmawan.

PLN juga dinilai banyak memiliki terobosan inisiatif transisi energi dalam menghadapi isu pemanasan bumi. PLN berhasil menyusun Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang terhijau dalam sejarah Indonesia.

“Kalau _business as usual,_ emisi gas rumah kaca dari sektor energi akan meningkat menjadi 1 milyar ton di tahun 2060. Namun dengan peta jalan yang telah disusun dan upaya yang kami lakukan, kami optimis _Net Zero Emissions_ akan tercapai tahun 2060,” kata Darmawan.

Di sisi lain, Darmawan juga menggarap serius pengelolaan komunikasi korporat dan membuka jalur komunikasi yang baik untuk menjembatani informasi perusahaan kepada publik.

“Dulu komunikasi korporat kami tidak terstruktur, pasif, dan kurang responsif dalam menanggapi berbagai isu. Kami lakukan transformasi untuk lebih mendekatkan diri di tengah masyarakat. Kini kita bisa melihat komunikasi yang dilakukan menjadi akurat, _powerful_ dan efektif,” jelas Darmawan.

Sepanjang tahun 2023, komunikasi korporat PLN secara konsisten mengelola informasi dan publikasi yang mampu menjangkau khalayak luas, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga cakupan global, yang menghasilkan lebih dari 174 ribu pemberitaan di lebih dari 4,5 ribu media.

Bahkan berdasarkan hasil survei Nasional, isu transisi energi yang disampaikan PLN dipahami oleh 45% publik. Dari 45% publik yang tahu tentang program PLN dalam mewujudkan transisi energi, 86% merasa sangat/cukup yakin PLN mampu menjalankan program transisi energi. Ini menunjukkan keberhasilan strategi komunikasi dan pengelolaan saluran komunikasi yang baik, sehingga sebagian besar publik yakin bahwa PLN mampu menjalankan program transisi energi.***(rl)

Jalan Ujung Batu-Rokan IV Koto Tertutup Longsor

Wabup Rohul, Indra Gunawan meninjau pembersihan tanah longsor (foto:yusrizal/segmennews)

Rohul(SegmenNews.com)- Jalan poros dari Ujung Batu ke Rokan IV Koto batas Sumbar terputus akibat longsor, Kamis (25/01/2024).

Wakil Bupati Rohul H.Indra Gunawan bersama tim mendapat informasi langsung turun ke lapangan bersama Unsur Forkopimka Kecamatan Ujung Batu.

Alat berat dikerahkan melakukan pembersihan jalan. Setelah hampir satu jam Aat berat membuang tanah longsor, akhirnya jalan itu bisa dilewati warga lagi.

Menurut Indra Gunawan terjadinya longsor, disamping bukit-bukit yang gundul, dan kayu-kayu besar tidak ada lagi menyerap air, sehingga dengan curah hujan yang tinggi mengakibatkan tanah diatas jalan longsor.

Terpisah warga Kecamatan Rokan IV Koto Muliadi (50 th) mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati H.Indra Gunawan yang cepat tanggap dengan keluhan Masyarakat, apalagi masalah longsor yang memutus arus lalu lintas dari Ujungbatu ke Rokan dan sebaliknya.

“Kalau akses jalan itu tidak dibersihkan secepatnya maka akan berdampak kepada ekonomi masyarakat Rokan IV Koto, sebab warga Rokan setiap hari menjual hasil perkebunannya di Ujung Batu,” kata Muliadi-(Yus)

VIDEO: Anggota KPPS Dilantik Ditengah Banjir

VIDEO:
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kamlar melantik anggota Kelompok Penyelenvgara Pemungutan Suara (KPPS) ditengah banjir.

Dalam video berdurasi 49 detik, tampak panitia pemungutan suara KPU Kampar melantik dua orang anggota KPPS di sebuah ruangan yang digenangi air hingga sebetis orang dewasa, Kamis (25/1/24).

Seluruh peserta pelantikan terpaksa tidak memakai sepatu dan duduk di kursi. Walaupun pelantikan ditengah banjir atau genangn air, namun pelantikan berjalan hikmad.

Untuk diketahui, beberapa minggu terakhir Kabupaten Kampar dilanda bencana banjir, bahkan sidah ribuan rumah terendam banjir.***(ran)

Komitmen Kurangi Emisi Karbon, RAPP Tambah 8 Bus Listrik dari VKTR

Chief Operating Officer (COO) PT RAPP Eduward Ginting (dua dari kiri) bersama GM HR RAPP Willim (dua dari kanan), didampingi jajaran manajemen lainnya saat memasang stiker APRIL2030 dan APR2030 pada acara serah terima delapan unit bus listrik dari VKTR (foto:doc rapp)

Pelalawan(SegmenNews.com)- Sejak September 2021 lalu, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menjadi perusahaan swasta pertama di Pulau Sumatera yang menggunakan bus listrik sebagai transportasi dan mobilisasi karyawan. Langkah ini sebagai upaya mewujudkan nol emisi sebagai bagian dari komitmen APRIL2030 untuk mengurangi emisi karbon, sekaligus mendukung program Pemerintah Indonesia dalam aksi mencegah perubahan iklim.

Dalam banyak kesempatan, pemerintah kerap mendorong pelaku industri untuk melakukan transisi energi bersih. Moda transportasi rendah karbon, seperti kendaraan listrik, dapat menjadi pilihan utama untuk mendukung mitigasi iklim. RAPP menyadari akan hal ini dan telah memulai aksi nyata merespon perubahan iklim.

Seperti diketahui, RAPP unit operasional APRIL Group, yang merupakan produsen pulp dan kertas berupaya mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan dalam kegiatan operasionalnya. Termasuk dalam kegiatan mobilisasi karyawan di Riau Kompleks, di Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Provinsi Riau.

Dalam kurun 2021-2023, RAPP telah mengoperasikan sebanyak 10 unit bus listrik. Kemudian di awal tahun 2024 ini, RAPP kembali mendatangkan delapan unit bus listrik. Berbeda dari 10 unit yang telah ada sebelumnya, delapan unit bus listrik terbaru ini merupakan produksi BYD yang bekerjasama dengan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR – dibaca “Vektor”) selaku distributor di Indonesia. Sehingga total ada 18 unit bus listrik guna mendukung operasional perusahaan yang tak henti mewujudkan bisnis berkelanjutan ini.

RAPP memilih delapan unit bus listrik dari VKTR karena kualitas dan portofolio yang dimiliki VKTR sebagai pionir kendaraan komersil, termasuk bus listrik di Indonesia.

Dengan tambahan armada dari VKTR, akan semakin memperjelas komitmen APRIL Group dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission 2060.

“Penggunaan bus listrik ini merupakan satu dari sekian banyak upaya kami dalam memenuhi komitmen untuk mengurangi emisi karbon dalam proses operasional kami, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan APRIL2030, yang diluncurkan pada tahun 2020 lalu,” ungkap Chief Operating Officer (COO) PT RAPP Eduward Ginting, Kamis (25/1/2024) saat serah terima delapan unit bus listrik dari VKTR.

Katanya lagi, sebagai perusahaan, RAPP sangat berorientasi terhadap keberlanjutan. Selagi atas nama bisnis keberlanjutan, APRIL Group tidak ragu dan akan terus melanjutkan upaya terbaik.

“Kami berterimakasih telah berkesempatan bermitra dengan VKTR, kita yakin akan terus menjadi partner dalam perjalanan transisi menuju green energy, sesuai APRIL2030,” jelas Eduward lagi.

Chief Executive Officer (CEO) VKTR, Gilarsi W Setijono mengungkapkan, sebagai pionir dalam kategori kendaraan listrik komersil di Indonesia, VKTR berbahagia atas kepercayaan yang diberikan RAPP untuk penambahan unit bus listrik.

“Terlebih lagi, kami bangga dapat mengambil peran dalam mendukung pengurangan emisi karbon di komitmen berkelanjutan APRIL2030. VKTR mengapresiasi dan siap mendukung perusahaan yang merealisasikan komitmennya untuk mencapai, baik target keberlanjutan perusahaan maupun target Net Zero Emission 2060 pemerintah,” ungkap Gilarsi W. Setijono.

Dia juga mengungkapkan rasa bangga bisa hadir ke Riau Kompleks, karena bisa melihat langsung bahwa semua yang dilakukan APRIL Group sangat baik bagi lingkungan.

“Saya bangga hari ini hadir di tengah-tengah perusahaan yang benar-benar berkomitmen mengurangi ketergantungan pada fossil fuel. Datang ke komplek RAPP ini saya merasa menemukan teman dalam berjuang untuk lingkungan,” tambahnya.

Dengan penggunaan bus listrik, RAPP bisa membantu memperlambat kenaikan pemanasan global dan menghilangkan keluaran limbah bahan berbahaya dan beracun berupa oli bekas. Selain itu penggunaan bus listrik juga terbukti dapat menghemat biaya pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Selain beralih ke bus listrik, komitmen RAPP dalam mengoptimalkan penggunaan sumber energi terbarukan juga dilakukan dengan membangun panel surya untuk menggerakkan pabrik pulp dan kertas. Saat ini, pembangunan baru mencapai total 11 megawatt (MW) dari target 50 MW pada 2030.

Upaya ini tak lepas dari komitmen APRIL2030, yakni visi APRIL Group untuk memenuhi tantangan pada dekade mendatang, terangkum dalam empat komitmen berupa Climate Positive (Iklim Positif), Thriving Landscape (Lanskap yang Berkembang), Inclusive Progress (Kemajuan Inklusif), dan Sustainable Growth (Pertumbuhan yang Berkelanjutan).***(rn)

VIDEO: Kantor Dinas Perkim Rohul Digeledah 8 Jam

VIDEO:
Rohul(SegmenNews.com)- Tim penyidik Satreskrim Polres Rokan Hulu menggeledah tujuh ruangan di Dinas Perumahan dan Permukiman Cipta Karya selama kurang lebih 8 jam.

Dalam penggeledahan, penyidik menyita 30 item barang diantaranya satu unit komputer.

Baca Juga: Kantor Perkim Rohul Digeledah

Penggeledahan ini terkait pengembangan dugaan Korupsi BBM Solar di Dinas Perkim senilai Rp 6,2 Miliar yang menjerat Kadis Perkim Heri Islami dan Joshua Tobing Direktur Esa Riau Berjaya.

Sebelumnya, Kadis Perkim Rohul Heri Islami dan JT telah ditahan penyidik Polres Rohul, Sabtu 20 Januari 2024 malam.

JT Direktur penyedia dan Heri Islami sebagai Pengguna Anggaran.

Perbuatan kedua tersangka diperkiraan merugikan negara mencapai Rp 6,2 Miliar.**(cir)