Beranda blog Halaman 331

Kepala DKP Pekanbaru Tinjau Stok Beras Bulog

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru H Maisisco melakukan peninjauan ketersediaan stok beras di Gudang Bulog Riau Kepri, pada Rabu (24/01).

Kepala DKP Pekanbaru H Maisisco didampingi Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinal Husna serta Analis Pasar Pertanian Iwan Kamaluddin dan disambut Manager Operasional Bulog Riau Kepri Parluhutan Siregar juga Asisten Manager Pelayanan Publik Valdi Wiranata dalam peninjauan tersebut.

Pada agenda kunjungan tersebut, Maisisco peninjauan ini dalam rangka persiapan Penyaluran Beras Cadangan Pangan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk Korban Banjir dan Program Penguatan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah tahun 2024 serta memastikan ketersediaan stok beras untuk Kota Pekanbaru untuk tahun 2024.

”Dari pantauan kita, untuk ketersediaan beras di gudang Bulog sangat mencukupi, bahkan untuk cadangan pemerintah daerah untuk bantuan pasca banjir juga sudah siap untuk didistribusikan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi beras di gudang Bulog ini juga dalam keadaan baik. ”Alhamdulillah, untuk persediaan juga mencukupi. Sehingga, kita pastikan, untuk pendistribusian beras cadangan pangan pemerintah ini, seluruhnya bisa dialokasikan segera. Untuk beras Cadangan Pangan Pemerintah tahun 2024 sendiri, kita rencananya pendistribusiannya bisa dilakukan segera pada bulan Januari 2024 ini juga,” jelasnya.

Sementara itu, Manager Operasional Bulog Riau Kepri, Parluhutan Siregar mengungkapkan, untuk seluruh kebutuhan yang berkaitan untuk pendistribusian beras cadangan pangan di Provinsi Riau, khususnya di Kota Pekanbaru sudah disiapkan.

”Untuk cadangan beras pemerintah daerah, sudah ready, sudah dikemas dan tinggal didistribusikan. Begitu pun dengan beras untuk cadangan pangan pemerintah tahun 2024. Tidak ada kendala, untuk ketersediaannya mencukupi. Kebetulan di sini kita menyiapkan untuk beberapa daerah di Provinsi Riau,” kata dia.

Dia juga memastikan, beras yang saat ini tersedia di gudang Bulog Riau Kepri ini masih mencukupi untuk stok sampai 3 bulan ke depan.***(dmf)

UPZ UNRI Salurkan Bantuan UKT Kepada Mahasiswa

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat Universitas Riau (UPZ UNRI) kembali menyerahkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada mahasiswa UNRI, Rabu (24/01) di Ruang Kunto Darussalam Gedung Rektorat UNRI.

Pada Semester Genap 2023/2024 ini, sebanyak 173 Mahasiswa UNRI penerima manfaat zakat menerima bantuan berupa bantuan UKT  dengan total nilai Rp 248.250.000.

Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UNRI Prof Dr Padil ST MT memberikan apresiasi kepada Baznas Provinsi Riau karena terus berkolaborasi dengan UPZ UNRI dalam penyaluran bantuan UKT bagi Mahasiswa UNRI.

“Ucapan terima kasih kepada Baznas yang tiap semester selalu memberikan bantuan kepada mahasiswa UNRI. Karena bagaimanapun, saat ini zakat yang terkumpul di UNRI belum sebanding dengan jumlah penerima, sehingga anggaran untuk di serahkan kepada penerima selalu minus,” sebut Padil.

Maka dari itu, lanjut Padil, arahan ataupun kebijakan dari Pimpinan Universitas terkait pengumpulan zakat di UNRI sangat diperlukan agar pengumpulan zakat yang dikelola oleh UPZ UNRI bisa lebih berkembang.

Wakil Ketua I Baznas Provinsi Riau Dr Yahanan MSy menyambut baik jika Pimpinan UNRI bisa membuat kebijakan ataupun edaran untuk pemotongan zakat bagi dosen dan pegawai di UNRI.

“Sangat luar biasa jika Pimpinan UNRI bisa mengeluarkan kebijakan untuk pengembangan pengumpulan zakat di UNRI, semoga unri jadi percontohan dalam mengumpulkan zakat nantinya,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UNRI Prof Dr Hj Sri Indarti MSi yang hadir dalam penyerahan bantuan ini menyampaikan ucapan terima kepada Baznas yang tiap semester selalu hadir menyalurkan zakat dalam bentuk bantuan UKT kepada mahasiswa UNRI.

“Dengan adanya pemberdayaan zakat pada program pendidikan, maka secara tidak langsung pemberi zakat (muzakki, Red) ikut dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas SDM, serta dengan mengeluarkan zakat maka akan memberikan keberkahan terhadap harta kita,” sebut Rektor.

Lebih lanjut dikatakannya, UNRI juga menyampaikan terima kasih kepada UPZ UNRI yang secara ikhlas mau mengkoordinir pengumpulan dan penyaluran zakat di UNRI.

“Semoga kedepannya penyebaran informasi dan sosialisasi terkait zakat di UNRI ini terus dilakukan sehingga jumlah zakat yang dikumpulkan UPZ UNRI semakin meningkat,” Ungkapnya.

Sementara dihadapan perwakilan mahasiswa penerima bantuan UKT, Rektor berpesan kepada mahasiswa agar bisa memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya.

“Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik baiknya, dan niatkan dalam hati bahwa saat ini kita menerima bantuan dari zakat ini, suatu saat kita yang akan memberikan zakat kepada orang lain nantinya. Salah satu caranya dengan rajin belajar sehingga nanti menjadi orang yang sukses,” sebut Rektor.

Hadir juga dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Perencaan, Kerjasama dan Sistem Informasi, Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr Hermandra SPd MA, dan Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Dessy Riasari SE Ak MM.***(mr)

Ribuan Hektar Kelapa di Inhil dan Pelalawan Akan Replanting

Ilustrasi pohon kelapa (net)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Lebih dari 1.400 hektar kebun kelapa masyarakat di Indragiri Hilir (Inhil) dan Pelalawan, Riau, akan direplanting tahun 2024 ini.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Syahrial Abdi, melalui Kepala Bidang Produksi, Vera Virgianti, Kamis (24/1/2024)

Dia mengatakan, replanting kebun kelapa masyarakat di Riau ini, mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan APBD Riau 2024.

Dari jumlah tersebut, seluas 1.000 hektare kebun kelapa akan direplanting dengan dana dari pusat dan 400 hektare lainnya menggunakan APBD Riau.

Khusus di Pelalawan, proyek replanting akan difokuskan di Desa Penyalai, yang diharapkan menciptakan peluang baru dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

“Kalau di Inhil, proyek ini akan tersebar di banyak tempat, datanya ada di kantor,” katanya.

Upaya ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani kelapa di Riau.***(mr)

Bupati Kasmarni Serahkan 2 Unit Ambulan Untuk IKBR dan PKNR

Pinggir(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis Kasmarni menyerahkan bantuan dua unit ambulan program CSR PT. Bank Riau Kepri Syari’ah, yang diperuntukkan buat Pengurus Kecamatan Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR) Kecamatan Pinggir dan untuk DPD Perkumpulan Keluarga Nias Riau (PKNR) Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau.

Penyerahan tersebut dilakukan saat usai membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Pinggir tahun 2024, Rabu 24 Januari 2024, di aula Kantor Camat Pinggir.

Pada kesempatan itu, Bupati Kasmarni mengatakan, kepada IKBR dan PKNR sebagai penerima bantuan ia berpesan agar ambulance ini dimanfaatkan serta dirawat sebaik-baiknya sesuai peruntukan.

Selanjutnya Kasmarni menjelaskan bahwa bantuan tersebut, merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam upaya mensejahterakan masyarakat.

“Dan kepada PT. Bank Riau Kepri kami ucapkan terima kasih, semoga kedepannya PT. BRK Syari’ah dapat terus memberdayakan CSR nya guna membantu masyarakat dan daerah ini, dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera,”tutur Kasmarni.

Sementara itu Pengurus IKBR dan PKNR Kecamatan Pinggir dan Kelurahan Talang Muandau mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis, terkhusus kepada Bupati Bengkalis Kasmarni yang menyerahkan langsung kunci 2 unit ambulan.***(imam/hm)

Program Jaminan Sosial Pekerja Rentan di Pekanbaru Dievaluasi

Sekdako Pekanbaru, Indra Pomi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- emerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mengevaluasi dan monitoring program Jaminan Sosial Pekerja Rentan tahun 2023 sekaligus penandatanganan RK Perlindungan Pekerja Rentan tahun 2024, Selasa (23/1).

Kegiatan berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, lantai 4 komplek Perkantoran Tenayan Raya. Pemerintah kota bersama BPJS mengevaluasi program yang telah berjalan.
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, ada beberapa poin yang menjadi bahasan. Diantaranya terkait program perlindungan pekerja rentan tahun 2024, dan terkait pembiayaan pekerja rentan dari dana bagi hasil sawit.
“Ada banyak yang di cover pemko, ada ribuan jiwa. Ada di bidang pertanian, bidang kebudayaan, ada di bidang industri, ada dibidang pekerjaan lainnya,” terang Indra Pomi Nasution, Selasa (23/1).
Pemko Pekanbaru memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja rentan dengan didaftarkan sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Pekerja rentan yang mendapat perlindungan jaminan sosial merupakan pekerja informal yang tidak menerima upah karena tidak bekerja pada seseorang atau perusahaan.
Mereka adalah orang yang penghasilannya minimum, masih di bawah UMK (upah minimum kota). Mereka diberikan perlindungan BPJS ketenagakerjaan yang dibiayai oleh APBD.
“Ada pekerja rentan yang pembiayaannya dari dana bagi hasil sawit. Kan ada di kita sekitar 20 persen, sekitar Rp2 miliar untuk asuransi itu,” jelas Indra Pomi.
Sebelumnya, bagi pekerja rentan yang ingin mendapatkan perlindungan jaminan sosial, mereka diminta mendaftar di kantor kelurahan setempat atau langsung ke kantor Disnaker Pekanbaru.
Nantinya, pekerja rentan yang mendaftar akan diverifikasi terlebih dahulu guna memastikan mereka pekerja rentan. Biaya asuransi per bulan akan dibayar oleh pemerintah kota melalui anggaran APBD.***(dmf)

Ayo Haji Muda Lewat Tabungan Dhuha BRK Syariah

Ayo Haji Muda Lewat Tabungan Dhuha BRK Syariah

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ibadah haji merupakan hal yang dinantikan dan diinginkan umat muslim. Mengingat daftar tunggu calon jamaah haji di Indonesia juga semakin panjang, Bank Riau Kepri Syariah terus mengkampanyekan menabung haji sejak dini melalui produk tabungan Dhuha Haji Muda Wadiah. Produk ini juga sudah mulai banyak diminati nasabah yang ingin melaksanakan ibadah rukun Islam kelima itu.

Seperti Ismu, nasabah BRK Syariah Cabang Batam. Ia sudah mendaftarkan empat anaknya melalui tabungan haji di BRK Syariah. Untuk anak ke empat yang paling kecil didaftarkan pada tabungan Dhuha Haji Muda Wadiah. Sehingga anak-anaknya bisa melaksanakan rangkaian ibadah haji di usia yang masih muda.

“Daftar tunggu keberangkatan haji saat ini sangat lama, makanya pada usia muda ini anak-anak sudah didaftarkan haji lewat tabungan Dhuha Haji Muda Wadiah di BRK Syariah. Sebagian besar dari kegiatan ibadah Haji memerlukan fisik yang kuat sehingga lebih baik dilaksanakan ketika masih muda,” kata Ismu yang menyiapkan perencanaan Haji untuk putra putrinya sejak dini, melihat adanya peluang baik dari produk BRK Syariah yang dapat dimanfaatkan.

Serupa dengan Haji Zul yang juga nasabah BRK Syariah Cabang Batam. Ia sudah mendaftarkan anak-anaknya untuk ibadah haji sejak usia 15 tahun melalui tabungan Dhuha Haji Muda Wadiah. Bahkan ia sendiri juga mendaftar haji pertama dan selanjutnya melalui tabungan haji BRK Syariah yang saat itu masih bank konvensional.

“Tahun 2011 saya berangkat haji juga dengan BRK Syariah, kemudian saya daftarkan anak-anak saya serta keluarga dan kerabat saya yang lainnya melalui tabungan haji BRK Syariah. Sejak tinggal di Pekanbaru dulu, tabungan BRK Syariah yang paling popular untuk saya. Makanya sampai saat ini saya masih sangat percaya dengan BRK Syariah,” kata Haji Zul.

Demikian juga dengan Nelly Herawati nasabah BRK Syariah Capem Botania yang mendaftarkan ketiga anaknya haji pada usia muda melalui tabungan Dhuha BRK Syariah. Harapannya ingin menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak sedini mungkin bisa terwujud.

“Ini untuk mempersiapkan masa depannya juga. Kita mendaftarkan anak-anak melalui BRK Syariah karena bank ini sudah sejak lama menjadi bank kepercayaan keluarga dalam layanan jasa keuangan. Jadi dengan BRK Syariah sudah seperti keluarga,” kata Nelly saat menerima 3 buku tabungan Dhuha ketiga anaknya dari Mohammad Sandya Bayu Restriansyah, Funding Officer BRK Syariah Capem Botania, Selasa (23/1/2024).

Setoran awal Tabungan haji muda di BRK Syariah hanya Rp100 ribu, setoran lanjutan dimulai dari Rp20 ribu dan bebas biaya administrasi. Dengan menabung secara rutin tidak akan berat untuk mencapai target dana setoran awal BPIH sebesar Rp25 juta. Tabungan ini sudah bisa dibuka anak sampai usia 17 tahun. Sedangkan syarat dan ketentuannya sangat mudah, yakni cukup melengkapi Akta kelahiran, KK, KIA (kalau ada) serta data kependudukan orangtua atau wali.

“Program tabungan haji yang dikelola dengan prinsip syariah ini ditargetkan bisa membantu kaum Muslim di wilayah operasional BRK Syariah untuk merencanakan tabungan hajinya sejak usia muda, guna bisa mendapatkan kuota haji sejak dini. Apalagi generasi muda sebenarnya memiliki potensi untuk siap secara keuangan lebih dini dengan pengelolaan keuangan yang baik melalui tabungan perencanaan Haji atau produk keuangan Syariah lainnya,” kata Lili arni, Staf Corporate, Government Hajj dan Umra.

Masih kata Lili, BRK Syariah masih memiliki 5 produk tabungan haji yaitu tabungan dhuha wadiah, tabungan dhuha mudharabah, tabungan dhuha terencana, tabungan haji muda wadiah, tabungan dhuha umrah wadiah. Kelima produk tabungan haji dari BRK Syariah ini sangat membantu nasabah untuk dapat mempersiapkan dana haji walaupun dengan penghasilan yang terbatas.

“Bank Riau Kepri Syariah merupakan salah satu dari 30 (tiga puluh) Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) yang ditunjuk oleh Kementerian Agama dan BPKH. Ditunjuknya Bank Riau Kepri Syariah sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) adalah merupakan suatu komitmen dan wujud kepedulian Bank Riau Kepri Syariah terhadap layanan kemudahan bagi masyarakat untuk merealisasikan rencana ibadah haji,” tuturnya. ***(rn)

Begini Cara UNRI Ajak Siswa Untuk Melanjutkan Kuliah

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Setelah dibukanya proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2024, Universitas Riau (UNRI) terus melakukan penyebaran informasi ke sekolah-sekolah tingkat menengah atas di Kabupaten/ Kota yang ada di Provinsi Riau.

Sebelumnya, Sosialisasi dan Promosi (Sospro) PMB telah dilakukan untuk Kepala Sekolah, Guru dan Operator Sekolah yang ada di Kota Pekanbaru, selanjutnya UNRI lakukan Sospro di 13 Kota/Kabupaten yang ada di Riau.

Kota Dumai misalnya, menjadi salah satu tempat pelaksanaan kegiatan Sospro PMB UNRI 2024. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr Hermandra MA yang juga menjadi Ketua Tim Sospro di Kota Dumai menyebutkan, bahwa sosialisasi ini dilakukan agar proses seleksi penerimaan mahasiswa baru, persyaratan serta tata cara melakukan pendaftaran, informasinya lengkap tersampaikan ke sekolah. Selanjutnya, sekolah bisa meneruskan informasinya kepada siswa yang akan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

“Informasi ini penting diketahui oleh siswa yang akan mendaftar kuliah di perguruan tinggi. Mulai dari tahapan, hingga pemahaman yang mendalam mengenai proses penerimaan mahasiswa baru tahun ini,” Ujar Hermandra saat memberikan sambutan pada Sosialisasi dan Promosi PMB di SMA N 2 Dumai, Selasa (23/1).

Dihadapan Kepala Sekolah dan perwakilan guru Sekolah Menengah Atas (SMA) se kota Dumai, Hermandra berharap agar skema penerimaan mahasiswa baru ini bisa betul-betul dipahami oleh siswa yang akan mendaftar sebagai calon mahasiswa. Karena untuk tahun ini ada beberapa penambahan syarat dan ketentuan dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa.

Pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) misalnya, baik pada Seleksi Nasional Bersadaskan Prestasi (SNBP), maupun Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).

“Siswa yang telah dinyatakan lulus pada Seleksi SNBP 2024, SNBP 2023 dan SNMPTN 2022, tidak bisa mendaftar lagi pada SNBT 2024. Siswa yang lulus seleksi jalur SNBP 2024 tidak bisa mendaftar pada seleksi mandiri PTN manapun. Dan peserta yang lulus SNBT 2024 dan telah mendaftar ulang atau registrasi di PTN yang dituju, tidak dapat diterima pada seleksi mandiri 2024 pada PTN manapun,” Jelas Hermandra.

Perubahan skema juga terjadi pada penerimaan mahasiswa baru pada jalur mandiri PBUD (Penelusuran Bibit Unggul Daerah) yang sebelumnya penilaian berdasarkan nilai rapor, mulai tahun 2024 ini UNRI menggunakan Ujian Tulis berbasis Komputer (UTBK).

Selain Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, kegiatan sosialisasi di Kota Dumai menghadirkan narasumber Wakil Dekan Fakultas Teknik UNRI Prof Zuchra Helwani ST MT PhD, Tim IT PMB UNRI Drs Defrianto DEA.

Kegiatan sosialisasi dan promosi disambut antusias oleh perwakilan sekolah, hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan serta tips untuk mendaftar pada PMB 2024 baik itu jalur SNBP, SNBT, maupun jalur seleksi mandiri PTN.

Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Dumai Rafles SPd memberikan apresiasi kepada UNRI yang telah memberikan informasi PMB ini ke sekolah-sekolah yang ada di daerah.

“Banyak sekali alumni dari SMA Dumai yang telah melanjutkan pendidikan di UNRI, bahkan guru-guru sekolah yang ada di Kota Dumai kebanyakan merupakan lulusan dari UNRI. Dengan adanya kerja sama yang baik antara sekolah-sekolah dengan UNRI ini, semoga kedepannya kuota ataupun peluang siswa yang ingin kuliah di UNRI bisa ditingkatkan lagi,” harapnya.***(mr)

Rumah Tunggu Pasien, Upaya Pemkab Bengkalis Maksimalkan Pelayanan

Bengkalis(SegmenNews.com)- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis membuat terobosan untuk memaksimalkan pelayanan dan kenyamanan masyarakat Negeri Junjungan yang akan berobat di Kota Pekanbaru.

Kini sudah hadir tempat penginapan gratis yakni Rumah Tunggu Pasien dengan fasilitas yang lengkap.

Layanan Rumah Tunggu Pasien Dinkes ini berada di Jalan Kartini Gg. Syuhada Pekanbaru. Adapun fasilitas yang disiapkan antara lain 5 kamar dengan 2 tempat tidur, kipas angin setiap kamar, ada ruang tamu, dapur, ruang TV, kamar mandi, bantuan makan dan minum hingga transportasi (pasien dan satu orang pendamping).

Penerima manfaat ini juga harus memenuhi syarat seperti penduduk Kabupaten Bengkalis, memiliki surat rujukan ke rumah sakit yang berada di Kota Pekanbaru (tidak untuk pasien yang dirawat di rumah sakit).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis Ermanto, SKM, MKM mengatakan, bahwa Rumah Tunggu Pasien untuk masyarakat di Pekanbaru tersebut, dipersembahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis kepada warganya yang sedang berobat di Kota Pekanbaru.

“Rumah Tunggu Pasien ini, merupakan salah satu wujud komitmen Bupati Bengkalis Kasmarni untuk memberikan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat,” tegas Ermanto, Selasa 23 Januari 2024.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat atau keluarga pasien bisa menghubungi di nomor ini, Irfan (0821 6991 8050) dan Admin PJK (0821 8338 0001).***(imam/hm)

Anggota DPRD Riau Sari Antoni Serap Aspirasi Masyarakat Tambusai Utara

Anggota DPRD Riau Sari Antoni Serap Aspirasi Masyarakat Tambusai Utara

Rambusai Utara(SegmenNews.com)– Anggota DPRD Provinsi Riau H.Sari Antoni SH.MM dari Fraksi Golkar siap memperjuangkan Aspirasi Masyarakat beberapa desa di Kecamatan Tambusai Utars di DPRD Provinsi Riau. Demikian disampaikannya pada pertemuan silaturahmi dalam reses yang digelar Selasa (23/01/2024) di Desa Rantau Kasai.

Pada pertemuan yang digelar lebih kurang satu jam dengan ratusan warga tersebut Sariantoni menyampaikan dirinya melakukan reses di Kecamatan Tambusai Utara ini bertujuan untuk menjemput aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Dimana di tahun 2023 lalu H.Sariantori telah berhasil memperjuangkan Aspirasi Masyarakat dengan melaksanakan berbagai kegiatan yang menggunakan APBD Provinsi Riau berupa pembangunan Drainase,Semenisasi jalan setapak,pagar kuburan,dan lainnya.

“Sesuai dengan hal tersebut pada hari ini saya kembali mengundang warga di Kecamatan Tambusai Utara yakni warga desa Rantau Kasai,desa Pagar Mayang,Bangun jaya Tanjung medan,untuk berdialog dan menerima Aspirasi Masyarakat,”Ujar Sari Antoni yang juga tiga Periode duduk di DPRD Rohul itu.

Pantauan di pertemuan itu terlihat dari ratusan warga yang hadir, saat melakukan dialog cukup banyak warga yang ingin menyampaikan aspirasinya baik secara lisan maupun tulisan kepada H.Sariantoni.

Salah seorang warga Desa Pagar Mayang Suwito usai pertemuan mengatakan warga Kecamatan Tambusai Utara sangat bersyukur dengan duduknya Sariantoni di DPRD Provinsi Riau, tempat masyarakat mengadu.

Dimana sejak beliau bertugas sudah banyak Aspirasi Masyarakat di perjuangannya setiap tahun,dan kembali turun menjemput bola untuk bawa ke DPRD Riau.

“Kami dari masyarakat akan berjuang dan berdo’a agar H.Sariantoni kembali melanjutkan perjuangannya di DPRD Provinsi Riau pada Periode berikutnya,” pinta Suwito.

Pertemuan itu juga dihadiri, Dewan Penasehat Partai Golkar Rohil KH.Muhammad yunus,Ketua PK Golkar Tambusai Utara,Staf Ahli yang juga Caleg DPRD Rohul Imron Tambusai,Kepala desa Rantau Kasai Bismar Antoni, ninik mamak, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan masyarakat.

Usai acara tersebut, setelah menerima Proposal dari warga, Sariantoni juga menyerahkan bantuan sembako kepada ratusan warga yang hadir-(yus)

Srikandi PLN Dukung Pemberdayaan Melalui Volunteering Program, Dari Tata Boga Hingga Holtikultura

Srikandi PLN Dukung Pemberdayaan Melalui Volunteering Program, Dari Tata Boga Hingga Holtikultura

Jakarta(SegmenNews.com)– PT PLN (Persero) melalui Srikandi Movement mendukung pemberdayaan kaum rentan sebagai upaya untuk mendorong kemandirian ekonomi. Kegiatan bakti untuk Indonesia program Srikandi Movement ini diwujudkan bentuk pelatihan pada kelompok perempuan, disabilitas dan lansia yang tersebar di beberapa Provinsi di seluruh Indonesia pada akhir 2023. Program ini telah memberikan manfaat kepada sedikitnya 610 penerima manfaat melalui 35 jenis pelatihan yang berbeda-beda.

Srikandi PLN Movement sendiri merupakan gerakan yang dilakukan oleh Srikandi PLN untuk memberikan kemanfaatan kepada masyarakat sekitar dalam membantu menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan melalui dukungan ilmu, keahlian, dan tenaga.

Direktur Keuangan PLN Sinthya Roesly sekaligus Ketua umum Srikandi PLN mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mengawal _environment, social and governance_ (ESG) untuk meningkatkan kualitas kehidupan kaum rentan. Program ini juga digagas sebagai aksi nyata komunitas pegawai perempuan PLN dalam kegiatan pengembangan diri sebagai perempuan tangguh dan juga aksi sosial guna membangun interaksi dengan masyarakat. Pegawai PLN yang terlibat sebagai _voulenteer_ dalam kegiatan Srikandi Movement mencapai 3.243 orang.

“Srikandi PLN berkomitmen dalam menjawab permasalahan di lingkungan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Dengan harapan program ini dimanfaatkan secara produktif dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, ekonomi keluarga,” ujar Sinthya.

Srikandi Movement ini berfokus pada pemberdayaan kelompok usaha besutan kaum rentan melalui berbagai program. Program ini sebelumnya telah dilaksanakan di Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, Lampung, Aceh, Sematera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Di Papua misalnya, Srikandi PLN mendukung pengembangan kelompok rentan di Raja Ampat melalui program pelatihan pada November 2023 lalu.

“Sedikitnya 91 pelaku UMKM terlibat di sini, Srikandi PLN bersama para pelaku UMKM ikut andil dalam pelaksanaan pelatihan seperti tata boga, pelatihan menjahit, budidaya tanaman, holtikultura dan lain sebagainya,” ujar Sinthya.

Kegiatan pemberdayaan tersebut dilakukan bersama kelompok UMKM Lestari yang diikuti oleh 54 orang perempuan dan kelompok adat Papua. Mereka menerima bantuan pelatihan pengolahan produk ikan tenggiri.

Selain memberikan bantuan alat pendukung produksi seperti _freezer_ penyimpanan ikan, dan alat giling, Srikandi PLN juga memberikan sambungan listrik gratis bagi rumah produksi Kelompok Lestari.

Sarah Mambrasar, mewakili UMKM Lestari menyampaikan rasa syukurnya kini rumah produksinya telah berlistrik. Sarah berharap program bantuan ini dapat memberikan dorongan yang signifikan bagi perkembangan usahanya.

“Bantuan Srikandi PLN telah memudahkan kami dalam menjalankan usaha baik dari alat hingga memberikan pelatihan-pelatihan,” ungkapnya.

Tidak hanya di Papua, sebelumnya pada Desember 2023, Srikandi PLN juga memberikan bantuan peningkatan keahlian jahit untuk perempuan kurang mampu di Pekanbaru, Provinsi Riau. Pelatihan menjahit ini diharapkan akan menciptakan kemandirian ekonomi untuk para perempuan yang berperan sebagai ibu rumah tangga ini. Nantinya setelah selesai pelatihan, para peserta dibekali mesin jahit sebagai modal usaha.

Salah satu peserta pelatihan jahit, Henny, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang telah diberikan Srikandi PLN.

“Terima kasih atas bantuannya, saya berharap setelah menyelesaikan pelatihan menjahit ini, saya bisa membuka usaha jahit yang dikerjakan dari rumah,” pungkasnya.***(rl)