Tembilahan(SegmenNews.com)- Dalam rangka menurunkan angka stuning di Kabupaten Indragiri Hilir ibu Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Katerina Susanti Herman, meninjau pelaksanaan Posyandu bagi batita, Posyandu Benih Gemilang Parit 17 Kelurahan Tembilahan Hilir, Kamis (11/1/2024).
Pada kunjungan ini Ibu Pj Ketua TP PKK Katerina Susanti Herman didampingi Kadis Kesehatan, Kepala Puskesmas Tembilahan, Pengurus TP PKK Kabupaten, Wakil Ketua TP PKK Kecamatan Tembilahan beserta pengurus, serta Kader-kader Posyandu Benih Gemilang.
Dimana kesempatan tersebut Ibu Pj Ketua TP PKK yang juga Pembina Posyandu melihat lansung proses kegiatan di Posyandu ini dan berbincang lansung dengan Kader-kader yang ada di Posyandu Benih Gemilang ini.
Pj.Ketua TP PKK Katerina Susanti Herman saat diwawancarai usai meninjau pelaksanaan kegiatan di Posyandu Benih Gemilang mengatakan Kegiatan stunting sudah terlaksana dengan baik dan dengan PMT buatan mandiri oleh kader Posyandu ini sehingga terjadi peningkatan berat badan pada balita
Untuk itu, Ibu Katerina Susanti Herman yang juga sebagai Pembina Kader Posyandu menghimbau kepada seluruh Desa dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir segera membentuk atau menunjuk Pembina Posyandu di Daerah masing-masing. Mengingat Posyandu ini merupakan ujung tombak dalam menangani stuning. Untuk itu, semangat dan terus berjuang untuk stunting di Inhil.***(sup/hm)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memerintahkan PDAM Tirta Siak mempercepat sambungan rumah (SR) ke para pelanggan. PDAM juga diperintahkan mengurangi Non Revenue Water (NRW) atau kehilangan air.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut usai Rapat Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Perumda Air Minum Tirta Siak Tahun 2024 di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Rabu (10/1/2024), mengatakan, ada beberapa program prioritas yang harus digesa PDAM. Pertama, percepatan sambungan rumah (SR).
Agar, produksi air dapat segera dimanfaatkan. Sehingga, beban PDAM Tirta Siak bisa berkurang.
“Kedua, menekan NRW. Kami tak mau banyak air yang tak terkonsumsi dan tidak tercatat,” ujar Ingot.
NRW ini bisa disebabkan kebocoran pipa penyaluran atau sambungan pipa air ilegal. Sambungan pipa ilegal ini harus ditertibkan tahun ini
“Hal ini akan kami informasikan kepada masyarakat,” ucap Ingot.
Untuk peningkatan kinerja PDAM, semua air yang diproduksi harus diperhitungkan, jelas penyalurannya, dan jelas kewajiban konsumen. Pemko memperkirakan cukup banyak air yang tidak tersalurkan saat ini.
“Kami telah meminta bantuan dari APBN untuk pemasangan 1.800 SR. PDAM juga menargetkan 1.500 SR terpasang tahun ini,” ungkap Ingot.***(dmf)
BRK Syariah Sosialisasi Penggunaan QRIS Untuk Pembayaran Pajak Daerah di Kota Dumai
Dumai(SegmenNews.com)– Untuk mendukung percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kota Dumai, Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) melakukan sosialisasi penggunaan Quick Response Code Indonesia Standart (QRIS) untuk pembayaran pajak daerah bertempat di Gedung Sri Bunga Tanjung, Dumai, Kamis (11/1/2024).
Sosialisasi yang diikuti oleh OPD pengelola PAD, Camat dan Lurah serta RT se Kota Dumai tersebut dibuka secara langsung oleh Walikota Dumai, H. Paisal, SKM. MARS dan dihadiri oleh Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah M.A Suharto, Pemimpin Dana dan Digital Banking BRK Syariah Imran, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau Endang Nuryadin, Analis Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Riau Muhammad Taufiq dan Branch Manager BRK Syariah Cabang Dumai Arifan Dinata.
Dalam sambutannya Walikota Dumai H. Paisal menyampaikan dengan menggunakan transaksi QRIS dapat memudahkan dalam pembayaran pajak.
“Kita sangat berharap dengan pendapatan dari retribusi terutama PAD karena kita tidak tahu kedepan adanya pengurangan dana kas dan sebagainya, maka kami dari Bapenda terus menggenjot PAD Kota Dumai dari PBB dan lainnya dan kami sangat yakin dan optimis capaian dapat terpenuhi dengan baik dengan kerjasama yang baik dengan seluruh RT di Kota Dumai” Kata Paisal.
Paisal berharap seluruh RT peduli terhadap penggunaan QRIS karena dengan transaksi melalui QRIS akan menambah poin di Kemendagri dan akan mendapatkan insentif karena semakin banyak melakukan transaksi melalui QRIS maka akan banyak pula insentif yang diterima.
Selanjutnya Paisal juga menyampaikan pemerintah Kota Dumai akan memaksimalkan penggunaan QRIS pada kawasan kuliner di Kota Dumai.
“Terima kasih BRK Syariah yang sangat komitmen dan kami yakin Insya Allah kemaren terminal sudah selesai, kuliner dan PBB serta item item yang lain kita singkronkan dengan BRK Syariah” kata Paisal.
Sementara itu, Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah M.A Suharto dalam sambutannya menyampaikan Bank Riau Kepri Syariah sebagai Bank milik Pemerintah di dua Provinsi dan Kabupaten/Kota di Wilayah Riau dan Kepulauan Riau selalu siap mendukung percepatan digitalisasi keuangan daerah karena Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah menjadi penilaian dan ada insentif.
“Tahun lalu (2023) kita mengantarkan 2 Provinsi dalam award dari Satgas Kementerian Perekonomian yaitu Provinsi Riau Juara 1 dan Provinsi Kepri Juara 3, Untuk Kabupaten yaitu Kabupaten Kampar Juara 1 dan Kabupaten Bengkalis Juara 3” kata Suharto.
Suharto menjelaskan QRIS adalah standarisasi pembayaran menggunakan QR code dari Bank Indonesia agar proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat dan terjaga keamanannya.
“Aplikasi ini dapat memudahkan karena dapat membayar PBB dari rumah dan tidak perlu datang ke bank lagi dan ini sudah banyak dilakukan oleh kota dan kabupaten di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau” katanya.
Dia mengatakan layanan QRIS dapat gunakan melalui BRKS Mobile. Selain itu BRKS mobile juga mendukung layanan BI Fast, pembayaran pajak daerah, PBB, Listrik, Zaznas serta pengisian E wallet seperti gopay, ovo, link aja dan juga shopee pay.
”Beberapa penerimaan pajak dan retribusi daerah Kota Dumai sudah bisa di bayarkan melalui kanal QRIS BRK Syariah seperti pembayaran KIR Dishub Dumai, PDL Kota Dumai, retribusi parkir khusus, retribusi parkir Ramayana, dan juga pembayaran PBB Kota Dumai” tutupnya.***(rn)
Pekanbaru(SegmenNews.com)-Wakil Bupati Bengkalis DR. H. Bagus Santoso menghadiri pengukuhan/pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau periode 2023-2028, Kamis 11 Januari 2024 di Balai Serindit Pekanbaru.
Usai acara pelantikan dan pengukuhan PWI Provinsi Riau periode 2023–2028, Wakil Bupati Bengkalis DR. H. Bagus Santoso mengucapkan selamat, taniah dan sukses kepada Ketua PWI Provinsi Riau yang baru dilantik.
”Selamat kepada Ketua PWI Provinsi Riau yang baru di lantik Raja Isyam Azwar, semoga beliau amanah dalam mengemban tugasnya di PWI Riau ini serta dapat mewujudkan pers profesional dan bermartabat.” ucap Bagus.

Bagus mengatakan, keberadaan PWI sangat penting dan memiliki peran yang strategis untuk membangun bangsa dan menyuarakan suara rakyat.
Selanjutnya orang nomor dua Kabupaten Bengkalis ini juga mengajak seluruh pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau agar dapat bermitra dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam membangun daerah melalui kritikan yang sifatnya membangun serta positif.
Bagus juga berharap kepada pengurus PWI Provinsi Riau yang baru ini, supaya bisa mensupport program Pemerintah Daerah Kabupaten yang berjuluk Negeri Junjungan.
Pelantikan/pengukuhan Ketua PWI Provinsi Riau disaksikan langsung Gubernur Provinsi Riau Edy Nasution bersama Bupati/Walikota se-Riau. Dimana Ketua PWI Riau periode 2023-2028 Raja Isyam Azwar resmi dilantik dan dikukuhkan langsung Ketua PWI Pusat Hendri CH Bangun.
Turut ikut mendampingi Wakil Bupati Bengkalis Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis H. Suwarto dan juga Ketua serta Sekretaris PWI Bengkalis.
Selain pelantikan pengurus PWI Riau, juga dilaksanakan pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau.***(imam/hm)
Tiang Listrik Dijadikan SPKLU, Ekosistem EV Makin Menarik
Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) terus melakukan berbagai terobosan dalam mendukung akselerasi ekosistem kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di tanah air. Terbaru, PLN berinovasi menjadikan aset tiang listrik sebagai Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk kemudahan pengisian daya mobil listrik.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, inovasi ini merupakan bentuk keseriusan PLN untuk menunjang infrastruktur ekosistem EV. Pasalnya, saat ini kendaraan listrik tengah menjadi primadona di kalangan masyarakat karena hemat dari segi biaya perawatan dan pengisian daya serta kemampuan mengurangi emisi karbon secara signifikan.
”Kami sangat serius untuk mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik karena terbukti lebih irit bagi masyarakat dan mampu mengurangi emisi karbon secara signifikan, sehingga target _Net Zero Emissions_ (NZE) di tahun 2060 bisa dicapai atau bahkan lebih cepat,” terang Darmawan.
PLN EYE atau SPKLU bertipe _pole mounted charger_ merupakan inovasi menghadirkan EV _Charger_ dengan memanfaatkan tiang listrik PLN. Keberadaan EV _Charging_ ini diharapkan dapat menjangkau semua pengguna kendaraan listrik yang ingin mengisi ulang daya baterai kendaraannya.
”PLN berkomitmen untuk mendukung kokohnya ekosistem EV di tanah air. Melalui beragam inovasi yang terus berkembang, kami berharap masyarakat semakin yakin untuk beralih ke kendaraan listrik karena stasiun pengisiannya makin mudah dijumpai,” ujar Darmawan.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah merinci, saat ini sudah ada tiga prototipe SPKLU PLN EYE yang terpasang dan telah beroperasi. Sebarannya yakni, dua di Kantor PLN KS Tubun Jakarta Barat, dan satu di Sekolah Dasar (SD) Yasporbi Bidakara, Jakarta Selatan.
Saat ini, terdapat dua tipe kapasitas SPKLU PLN EYE, yakni 7 kilo Watt (kW) dan 22 kW yang didesain PLN Enjiniring untuk _Pole Mounted Charger_ baik yang model menempel di luar (tiang listrik beton) maupun model masuk dalam tiang (tiang besi). Selanjutnya akan dilakukan asessment dan perbaikan sehingga ke depan sudah terstandardisasi untuk seluruh SPKLU Pole Mounted Charging.
Chairani melanjutkan, berkat transformasi digital membuat keberadaan SPKLU PLN makin mudah untuk ditemukan dengan bantuan SuperApp PLN Mobile. Pengguna EV cukup membuka aplikasi PLN Mobile di menu electric vehicle maka otomatis keberadaan SPKLU PLN yang terdekat akan ditemukan.***(rl)
BRK Syariah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Terdampak Banjir di Pelalawan(foto: doc brk syariah)
Pelalawan(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah (Perseroda) menyalurkan bantuan sosial berupa sembako (Sembilan bahan pokok) sebanyak 150 paket untuk korban terdampak banjir di enam kecamatan, Kabupaten Pelalawan. Bantuan tersebut merupakan program Dana Bantuan Masyarakat (Dabamas) BRK Syariah.
Paket sembako berisikan beras, minyak goreng, sarden, teh celup, indomie dan susu kental manis ini diserahkan oleh Branch Manager BRK Syariah Cabang Pangkalan Kerinci, Bobby Ferdian kepada Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan, Kamis (4/1/2024) di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan.
Bobby mengatakan musibah banjir yang terjadi di enam kecamatan di Kabupaten Pelalawan ini berpengaruh besar terhadap sosial, kesehatan dan ekonomi masyarakat. Sehingga, BRK Syariah sebagai BPD di Riau merespon cepat dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.
“Mewakili management BRK Syariah, kami turut prihatin atas musibah banjir yang saat ini melanda Riau, khususnya Kabupaten Pelalawan. Oleh sebab itu, sebagai bentuk kepedulian BRK Syariah terhadap korban banjir, kami menyerahkan Bansos ke Dinas sosial bersama tim satgas Banjir Kabupaten Pelalawan hari ini,” kata Branch Manager BRK Syariah cabang Pangkalan Kerinci.
Masih kata Bobby, musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah Pelalawan ini cepat berlalu dan masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan normal seperti sebelumnya. “Harapan kami dengan bansos kepedulian BRK Syariah ini bisa bermanfaat bagi korban banjir,” ujar Bobby.
Sementara itu, Ketua Tim Satgas bencana Kabupaten Pelalawan Drs. Fakhrizal, M.Si, menyampaikan pihaknya sangat mengapresiasi bantuan sosial yang diberikan oleh BRK Syariah untuk warga terdampak banjir. Bantuan sosial untuk korban banjir ini diterima satu pintu saja melalui Dinas Sosial. Hal tersebut sesuai dengan arahan Bupati Pelalawan.
“Semoga ini juga dapat memotivasi pihak-pihak lainnya untuk peduli dengan masyarakat yang terdampak banjir. Mari sama-sama kita bantu masyarakat yang tedampak banjir. Kami sangat berterimakasih dengan apa yang sudah diberikan oleh BRK Syariah,” kata Fakhrizal, didampingi Kadinsos, Drg. Edwin Rommel Nainggolan. ***(inf)
Prihatin dengan Warga Terdampak Banjir, Bupati Kasmarni Tinjau Lokasi Banjir Sembari Salurkan Bantuan
Siak Kecil(SegmenNews.com)- Bupati Kasmarni meninjau lokasi banjir di Desa Sepotong, Kecamatan Siak Kecil. Senin, 8 Januari 2023.
Tingginya curah hujan beberapa waktu belakangan menyebabkan banjir di beberapa desa di kecamatan Siak Kecil. Bupati Bergelar Kanjeng Mas Tumenggung Kasmarni Purbaningtyas itu datang langsung ke rumah warga menerobos genangan air yang masih tergolong tinggi.
Kehadiran Bupati Kasmarni yang didampingi beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir.
Saat berbincang dengan warga Desa Sepotong, Bupati Kasmarni menyampaikan rasa keprihatinan atas musibah banjir yang dialami warga Siak Kecil.
“Semoga bapak ibu senantiasa diberikan kesehatan dan tetap ikhlas menghadapi musibah ini. Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis selalu komitmen memberikan bantuan terbaik untuk bapak ibu,” ungkap Bupati.
Di sisi lain, Bupati Kasmarni meminta camat untuk selalu tanggap memberikan bantuan sesuai dengan keperluan warga yang terdampak banjir.
Bupati juga meminta sekolah untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar proses pembelajaran siswa yang rumahnya terkena banjir tidak mengalami kendala.
Pasca banjir, Bupati menekankan kepada UPT Dinas Kesehatan Siak Kecil untuk memberikan pemahaman kepada warga agar memperhatikan sisi kesehatan karna pasca banjir akan banyak penyakit yang menjadi acaman dan harus segera diantisipasi.
Salah seorang Warga Desa Sepotong, Pasiani mengaku senang rumahnya didatangi orang nomor satu di Negeri Junjungan.
“Saya tidak menyangka ibu Bupati mau datang ke rumah saya, melihat langsung kondisi kami yang sudah sebulan mengalami banjir, ini menjadi penyemangat untuk kami menghadapi musibah banjir dan kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada ibu Bupati atas bantuan yang diberikan,” terangnya.***(imam/hm)
Tembilahan(SegmenNews.com)- Dengan ditetapkannya Wilayah Kabupaten Indragiri Hilir siaga darurat bencana Hidrometorologi sesuai dengan SK.No.Kpts:1050/XII/HK-2023 pertanggal 28 Desember 2023 – 31 Januari 2024 dilaksanakan rapat Koordinasi.
Rakoor yang dipimpin lansung Pj.Bupati Herman Senin (8/1/2024) siang di Aula Bappeda Komplek Kantor Bupati turut dihadiri Unsur Forkopimda, Asisten 1 Setda Inhil, Pos (SAR) Basarnas Tembilahan, Bulog, Baznas, Kemenag, serta Unsur terkait.
Untuk diketahui, di inhil sesuai data dari BPBD pada tahun 2024 ini ada 4 titik yang terjadi bencana banjir karena meluapnya air sungai yang di sebabkan curah hujan yang tinggi.
Adapun 4 titik tersebut yaitu; Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning, Desa Mumpa Kecamatan Tempuling, Desa Wonosari Kecamatan Pelangiran dan Desa Sejati Kecamatan Batang Tuaka.
Dalam arahannya, Pj. Bupati Herman mengatakan, dalam menghadapi bencana ini kita harus segera bergerak cepat kelapangan. Untuk kepada BPBD agar mengambil tindakan hal-hal yang diperlukan untuk mengatasi banjir di wilayah yang terdampak banjir.
Untuk itu, diharapkan dari rapat ini menghasilkan keputusan untuk segera bertindak mengatasi banjir agar tidak semakin merugikan Masyarakat.***(sup/hm)
Banjir beberapa waktu lalu di Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru (foto: warga)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sejumlah wilayah di Riau terendam banjir, termasuk di Kota Pekanbaru. Salahsatunya di wilayah Rumbai seperti di Jalan Gotong Royong, Perumahan Witayu, serta Jalan Sekolah belakang Koramil.
Banjirnya tersebut terjadi lantaran tingginya air Sungai Siak. Sehingga merendam permukiman hingga badan jalan.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun mengaku tidak bisa berbuat banyak dalam hal penanganan banjir di Rumbai saat ini sebab air yang merendam pemukiman warga merupakan luapan air sungai Siak.
Sementara itu terkait ruas jalan yang terendam akibat banjir pihaknya pun siap untuk meninggikan jalan tersebut. Hal itu akan dilakukannya jika upaya tersebut bisa mengatasi banjir yang ada.
“Kalau mau hari ini kita tinggikan jalannya, tuntas dia. Tapi ini jangan lah diviral-viralkan,” katanya.
Muflihun mengajak media massa bisa memberi masukan kepada masyarakat lewat berita. Mereka bisa mengajak masyarakat di pinggiran sungai untuk waspada ancaman banjir.
Dirinya menyebut rata-rata Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kota Pekanbaru dalam kondisi banjir. Ada beberapa titik wilayah terkena dampak luapan Sungai Siak.
Untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke drainase, parit hingga sungai. Menurutnya, banjir tidak hanya bencana alam tapi ada yang terjadi akibat sampah manusia.
“Itu saya bilang, mulai saat ini kita goro, membersihkan sampah yang ada di parit-parit kita sendiri minimal di depan rumah kita sendiri,” imbaunya.***(mc)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Setidaknya 10 daerah dari 12 kabupaten kota di Provinsi Riau saat ini mengalami bencana banjir. Hal ini disebabkan curah hujan di wilayah Riau belakangan cukup tinggi.
Selain itu, potensi banjir juga disebabkan Spillway Gate (Pintu Pelimpah) PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar dibuka sebanyak 5 buah pintu setinggi 60 Cm. Sebab daerah hulu yakni provinsi tetangga yakni Sumatera Barat cukup tinggi.
Dari 10 kabupaten kota di Riau yang tergenang banjir, sebanyak 43 kecamatan dan 192 desa terendam banjir. Akibatnya 24.268 Kepala Keluarga (KK) dengan 99.812 jiwa terdampak banjir.
Akibat kondisi itu, Gubernur Riau (Gubri) Riau, Edy Natar Nasution menggelar rapat darurat untuk penanganan korban banjir yang dialami masyarakat, di Gedung Daerah Riau, Selasa (9/1/2024).
Rapat tersebut dihadirkan seluruh Forkopimda Riau dan stakeholder terkait lainnya. Termasuk seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau dan dunia usaha.
“Dengan kondisi itu lah saya mengumpulkan seluruh Forkopimda dan instansi terkait untuk menyikapi kondisi bencana baniir di kabupaten kota. Saya minta seluruh peserta rapat dapat memberi langkah kongkrit penanganan bencana banjir,” kata Gubri.
Dalam kesempatan tersebut, Gubri mengeluarkan arahan yang harus ditindaklanjuti masing-masing stakeholder terkait. Setidaknya ada 11 poin arahan gubernur dalam penanganan bencana banjir yang sifatnya segera.
Berikit arahan Gubernur Riau dalam penanganan bencana banjir di kabupaten kota:
1. Agar terus Memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi risiko (wilayah genangan).
2. Meningkatkan koordinasi dengan TNI/Polri dan seluruh stakeholder terkait dalam upaya penanganan bencana banjir.
3. Selalu memberikan himbauan kepada Masyarakat agar senantiasa mengawasi aktivitas anak anak di lokasi terdampak banjir.
4. Menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Riau untuk melakukan langkah-langkah konkrit guna penanganan kejadian banjir dan gerakan tanah (longsor).
5. Menyiapkan tempat pengungsian dan evakuasi kelompok rentan serta mendirikan dapur umum dan Posko Pelayanan Kesehatan.
6. Menyiapkan dan Mendistribusikan kebutuhan logistik (pangan, sandang).
7. Mensiagakan peralatan kebencanaan (pompa, perahu, life jacket, tenda, dan kendaraan operasional) dan Dinas PUPR Provinsi Riau agar menstandbykan alat berat di lokasi rawan banjir/longsor.
8. Membentuk Posko Terpadu Siaga Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Riau dan kabupaten/Kota, Pos Lapangan di lokasi bencana dan penyediaan anggaran BTT untuk Penanganan bencana banjir.
9. Agar dilakukan pengaturan proses belajar mengajar (daring/luring) pada Sekolah dan Lembaga Pendidikan yang terdampak banjir
10. Menghimbau kepada seluruh ASN Pemprov Riau, Dunia Usaha, BUMN/BUMD, Organisasi, NGO/ Lembaga Lembaga donatur untuk ikut berpartisipasi dalam rangka membantu meringankan beban Masyarakat korban bencana banjir.
11. Bupati /Walikota melaporkan dan melakukan evaluasi penanganan bencana banjir secara berkala atau insidentil kepada Gubernur Riau.***(mr)