Beranda blog Halaman 398

Bupati Siak Raih Lencana di HUT Ke-66 Riau

Siak(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Siak Husni Merza mewakili Bupati Alfedri menerima penghargaan Lencana Wira Bangun Desa.

Lencana itu diberikan atas upaya dan kerja keras dalam memajukan dan memandirikan desa dari Gubernur Riau Syamsuar.

Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Riau Syamsuar pada apel puncak peringatan HUT ke-66 Provinsi Riau di halaman Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, hal itu merupakan komitmen provinsi dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan desa.

“Kami telah membangun 1.541 desa di Provinsi Riau. Ini sudah berlangsung sejak 2019 sampai 2023,” terangnya.

Total dana yang sudah dikucurkan mencapai Rp1,12 triliun. Sebelumnya lebih dari 400 desa masih tertinggal, namun sejak adanya bantuan keuangan khusus dari Provinsi Riau, banyak desa yang maju dan mandiri

Dengan adanya bantuan keuangan khusus dari provinsi, kata Gubernur Syamsuar, keberhasilan status IPM Riau menjadi naik ke peringkat tujuh secara nasional.

“Saat ini, desa tertinggal atau sangat tertinggal angkanya terus berkurang,” katanya.

Sementara Wakil Bupati Siak Husni Merza menyampaikan bantuan keuangan khusus yang disalurkan Pemerintah Provinsi Riau sangat dirasakan dampaknya bagi kemajuan desa.

“Hari ini saya mewakili Bupati Alfedri, menerima penghargaan dari Gubernur Riau Syamsuar,” kata Wabup Husni.

Penghargaan ini didapat atas komitmen Pak Bupati dalam mendorong kampung tumbuh dan mandiri melalui Program Pemberdayaan Masyarakat.

Wabup Husni juga menyebutkan banyak kampung di Kabupaten Siak, melalui bantuan keuangan provinsi, kabupaten dan pusat dikelola dengan baik melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam), sehingga desa menjadi mandiri.

“Jika terwujud Kabupaten Siak sebagai Kota Wakaf, Kabupaten Siak akan menjadi percontohan bagi seluruh daerah di Indonesia,” katanya.(inf)

Sekda Ersan Saksikan MoU Calypte Holding dengan CGN Energy

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sekretaris Daerah Bengkalis Ersan Saputra TH menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (CCGT) di pulau Bengkalis.

Penandatanganan itu dilakukan antara Chief Executive Officer Calypte Holding Iskandar Ismail dengan Vice President CGN Energy International Holdings Co Dai Hanggang di Balai Pauh Janggi, gedung daerah Pekanbaru Rabu malam, 9 Agustus 2023.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Hageng Nugroho, Sekretaris Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Sahid Junaidi, Gubernur Riau Syamsuar dan Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Sekda Bengkalis menyaksikan penandatanganan tersebut.

Pembangunan PLTS di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis ini direncanakan akan dimulai pada tahun 2025 dan diperkirakan selesai Desember 2027 mendatang dan 2028 sudah beroperasi.

Dibangun diatas tanah dengan luas kurang lebih 2.000 hektar, dengan kapasitas PLTS 1.000 megawatt  dan 500 megawatt CCGT.

Usai mengikuti acara tersebut, Ersan Saputra menyebutkan masih sama halnya dengan yang disampaikan Bupati Kasmarni pada pertemuan pembahasan PLTS dan CCGT sebelumnya, Pemkab Bengkalis hingga kini masih memberikan dukungan penuh.

Bahkan lanjut Sekretaris yang baru dilantik 1 Agustus ini menyebut, usai dilakukannya MoU antar  kedua belah pihak, Bengkalis mengharapkan bisa dilakukan eksekusi menjadi langkah nyata yang mana akan memberikan manfaat bagi masyarakat Negeri Junjungan.

“Kami sangat menanti langkah selanjutnya dari pembangunan PLTS dan CCGT. Tentunya Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan masyarakatnya akan menyambut dengan gembira,” pungkas Ersan.

Menjadi hal yang dinanti, selain sebagai investasi energi terbarukan di Bengkalis bahkan merupakan yang terbesar di Indonesia, pembangunan PLTS dan CCGT nantinya telah disepakati bakal menggunakan pekerja asal Provinsi Riau termasuk Kabupaten Bengkalis sendiri.

“Tidak dikerjakan oleh tenaga asing, namun komitmen dari perusahaan dikerjakan oleh putra putri asal Provinsi Riau bahkan Bengkalis yang sesuai setifikasi,” ucapnya.

Gubernur Riau Syamsuar dalam sambutannya menyebut Bumi Lancang Kuning sangat membutuhkan investor. Oleh karena itu, Pemprov besama Forkopimda akan mendukung sepenuhnya proyek besar tersebut.

“Melalui kesempatan ini juga kami berharap dengan progres terkait proyek ini, jika ada terbentur, maka kami inginkan kolaborasi dari pusat. Karena ini merupakan bagian dari peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional, provinsi dan kabupaten,” kata Gubri.

Turut terlihat hadir dalam MoU tersebut Asisten 1 Bengkalis Andris Wasono, Kadis Kominfotik Hendrik Dwi Yatmoko, Kepala Dinas Perim Supardi, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ed Efendi, Kepala Bappeda Rinto, Kepala Bapenda Syahruddin.**(imam/hm)

DPRD Riau Gelar Sidang Paripurna HUT Riau ke-66

DPRD Riau Gelar Sidang Paripurna HUT Riai ke-66

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menggelar sidang paripurna dalam rangka Hari Jadi Provinsi Riau yang ke-66, Rabu (9/8). Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Riau Yulisman ini dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Riau Syafaruddin Poti, Agung Nugroho, Hardiyanto serta anggota DPRD Riau lainnya.

Dari Pemerintah Provinsi Riau di sidang paripurna istimewa ini kemarin dihadiri Gubernur Riau Syamsuar beserta Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, dan Kajati Riau Dr Supardi. Hadir juga perwakilan Forkopimda Riau, hingga bupati dan walikota se-Riau.

Sedangkan dari kalangan tokoh masyarakat turut hadir Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Gatot Eddy Pramono, Mantan Gubernur dari masa ke masa seperti Rusli Zainal, Annas Maamun, Arsyadjuliandi Rachman, Saleh Djasit, Wan Abubakar, Wan Tamrin Hasyim dan Raja Mambang Mit. Adapula mantan Ketua DPRD Riau Chaidir, Johar Firdaus, Suparman, Septina Primawati, Indra Gunawan dan Asri Auzar.

Sidang diawali dengan tari persembahan dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa oleh Kakanwil Kemenag Riau Mahyudin. Tepat pukul 10.30 WIB, Ketua DPRD Riau Yulismandidampingi tiga pimpinan dewan lainnya membuka rapat paripurna HUT ke-66 Riau.

Dalam rapat paripurna istimewa itu, 12 tokoh pejuang Riau mendapatkan penghargaan. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Gubernur Riau dan Wakil serta Ketua dan Wakil Ketua DPRD Riau. Penghargaan diberikan berupa medali, piagam penghargaan, sagu hati dan buku biografi.

Adapun 12 penerima penghargaan di antaranya, Dr Hj Maimanah Umar MA, H Tengku Rafian BA, Hamzah Yunus, Tengku Mahmud Anzam, Tuan Guru H Khalil Bin H Abdul Shamad, Datuk HM Azaly Djohan SH, Zakaria Bin Haji Muhammad Amin, Prof Dr H Tabrani Rab Sp P, Basri Ismail, H Abdul Jalil Majid, Yasabari serta Wan Ali Husin.

Gubernur Riau Syamsuar dalam pidatonya mengatakan bahwa Provinsi Riau bebas desa tertinggal menjadi salah satu kado istimewa di perayaan Hari Jadi ke-66 Provinsi Riau tahun 2023 ini. ‘’Kado istimewanya (HUT Riau tahun ini) tidak ada lagi desa tertinggal. Konversi bank syari’ah juga,’’ sebut Gubri.

Syamsuar menerangkan, sebagai upaya peningkatan kemandirian desa, Pemerintah Provinsi Riau terus berkomitmen memberikan bantuan keuangan terhadap 1.591 desa miliar tahun 2019-2022 sebesar Rp851,18 miliar.

Sementara itu, untuk tahun 2023 Bantuan Keuangan Provinsi dianggarkan sebesar Rp278 miliar.

Gubri mengungkapkan, tahun 2019 status desa di Provinsi Riau sebanyak 10 Desa Mandiri, 163 Desa Maju, 951 Desa Berkembang, 422 Desa Tertinggal dan 45 Desa Sangat Tertinggal. Namun setelah adanya program Bantuan Keuangan Khusus, pada tahun 2023 jumlah Desa Mandiri menjadi sebanyak 600 desa, Desa Maju menjadi 585 desa, Desa Berkembang menjadi 406 desa. ‘’Alhamdulilah, pada tahun 2023 Provinsi Riau telah berhasil mengetaskan dan tidak ada desa yang berstatus Desa Tertinggal dan Desa Sangat Tertinggal,” ucapnya.

Mantan Bupati Siak itu menerangkan, demikian juga halnya perkembangan BUMDesa, pada tahun 2023 BUMDesa maju menjadi sebanyak 299, BUMDesa berkembang sebanyak 259, BUMDesa tumbuh sebanyak 635 dan BUMDesa dasar 398 unit. Dilihat dari Indeks Desa Membangun Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Skor IDM Riau meningkat menjadi 0,7707 pada tahun 2023 dari 0,7012 pada tahun 2022.(adv)

Terima Kunjugan Mufti Negeri Perlis, Datok Maza Apresiasi Gubri Syamsuar

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Mufti Negeri Perlis, Datok Arif Perkasa Dr Mohd Asri Zainul Abidin (Datok MAZA) beserta rombongan Negeri Perlis Malaysia melakukan kunjungan ke Rumah Dinas Gubernur Riau, Kamis (10/08/2023). Rombongan disambut langsung oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dengan jamuan makan bersama.

Dalam kegiatan ini, Gubri Syamsuar didampingi oleh Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Masrul Kasmy. Kemudian, tampak hadir Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Riau, Aryadi.

Dikatakan, Mufti Negeri Perlis, Datok Arif Perkasa Dr Mohd Asri Zainul Abidin, bahwa kehadirannya di kediaman Gubri dalam rangka melakukan silaturahmi bersama Gubernur Syamsuar. Dirinya pun mengapresiasi Gubri, lantaran disambut sangat istimewa.

“Saya merasa terhormat sekali bisa dijamu pagi ini oleh pak Gubernur Syamsuar. Kedatangan saya bersama rombongan tentu saja pertama sekali untuk melakukan silaturahmi antara Negeri Perlis dengan Provinsi Riau,” katanya.

Mufti Negeri Perlis menjelaskan, kedatangan dia ini sekaligus bertujuan menjemput secara langsung orang nomor satu di Provinsi Riau untuk dapat hadir pada acara yang akan diadakan pihaknya.

Datok MAZA menambahkan, budaya melayu di Bumi Lancang Kuning begitu identik terhadap nilai-nilai keislaman. Oleh karna itulah, Gubri Syamsuar diharapkan hadir ke Negeri Perlis.

“Pertemuan kami ini juga sekaligus untuk menjemput langsung pak Gubernur agar bisa hadir ke acara seminar besar kami yang berhubungan dengan Melayu Islam. Agenda ini bertema Islam sebagai identitas kepada orang melayu, untuk itu kami datang menjemput pak Gubernur supaya bisa dapat hadir ke Negeri Perlis,” jelasnya.

Lebih lanjut, Datok MAZA memberikan pujian kepada Gubernur Syamsuar. Karna menurut dia, Gubri Syamsuar merupakan sosok tokoh yang mempunyai sifat rendah hati dan sangat ramah dalam meresponnya.

“Saat sarapan tadi, kami banyak sekali berbincang-bincang berbagai macam hal. Walaupun pertemuan ini singkat, saya melihat bapak Gubernur sangat ramah sekali kepada kami. Sifatnya sangat rendah hati dan banyak pendapat-pendapat beliau yang sangat berisi,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Syamsuar menyampaikan ucapan selamat datang di Provinsi Riau kepada rombongan Negeri Perlis. Dirinya pun begitu bahagia atas kunjungan Datok Arif Perkasa Dr Mohd Asri Zainul Abidin.

“Alhamdulillah sekali kita bisa berjumpa pak, kami sudah lama ingin bertemu dengan Mufti Negeri Perlis. Acara yang akan bapak laksanakan ini begitu bagus, Insyaallah kami akan datang kesana. Kami mohon maaf pertemuan kita ini singkat, lantaran kami harus ada melaksanakan tugas-tuga lagi setelah ini,” pungkasnya.***(mr)

SK Kepengurusan KONI Siak 2023-2028 Diserahkan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ketua Umum KONI Riau, Iskandar Hoesin didampingi Sekretaris Umum KONI Riau, Edi Satria menyerahkan SK Kepengurusan KONI Siak kepada Husni Merza yang terpilih menjadi Ketua KONI Siak Periode 2023-2027 pada, Rabu (9/8).

Husni Merza yang juga menjabat Wakil Bupati Siak tersebut mengatakan, alhamdulillah saat ini kami telah menerima SK Kepengurusan KONI Siak untuk periode 2023-2027 dan Insyaallah akan rencanakan pelantikan pada 18 Agustus mendatang di Siak.

“Untuk itu kami minta kesediaan Pak Ketua Umum KONI Riau untuk bisa melantik kepengurusan KONI Siak periode 2023-2027. Mudah-mudahan nanti Pak Ketua Umum KONI Riau bersedia melantik kami. Mudah -mudahan Pak Bupati Siak juga bersedia datang,” ujar Husni Merza.

Terkait persiapan menuju Porprov tahun 2026 direncanakan Siak akan menjadi tuan rumah, Husni Merza menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan tahun ini dengan melakukan renovasi venue seperti stadion kemudian lapangan tenis indoor.

Lebih lanjut dikatakannya, kemudian juga beberapa venue lainnya akan segera direnovasi. “Tadi saya juga sudah bincang-bincang dengan pak Ketua Umum KONI Riau bahwa kemungkinan kita Porprov tidak hanya Siak saja menjadi tuan rumah tetapi juga akan ada daerah lain. Kita lihat nanti apakah Siak dengan Dumai, atau Siak dengan Pekanbaru atau dengan Pelalawan,” katanya.

Husni Merza menjelaskan, pada dasarnya Siak siap mengajukan diri menjadi tuan rumah pada pelaksanaan Porprov 2026. Tentunya kami sebagai tuan rumah Porprov nantinya akan mempersiapkan sara dan prasarana sebagai tuan rumah Porprov.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Riau Iskandar Hoesin mengatakan, pelaksanaan pelantikan kepengurusan KONI Siak periode 2023-2027 akan dilaksanakan pada 18 Agustus mendatang, mudah-mudahan nanti bisa dihadiri Bupati Siak.

“Mudah-mudahan nanti kami bisa datang langsung sendiri untuk melantik pengurus KONI Siak dalam hal ini Ketua KONI Siak dijabat langsung oleh Wakil Bupati Siak Husni Merza,” ujar Iskandar Hoesin.(**mr)

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Riau, Ikuti Apel HUT Riau ke-66 di Kantor Gubernur

Ketua DPRD Provinsi Riau Yulisman, bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Agung Nugroho dan Hardianto, mengikuti Apel Bersama dalam Rangka Hari Jadi Provinsi Riau yang Ke-66 Tahun 2023(foto Hms)

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Ketua DPRD Provinsi Riau Yulisman, bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Agung Nugroho dan Hardianto, mengikuti Apel Bersama dalam Rangka Hari Jadi Provinsi Riau yang Ke-66 Tahun 2023, di Halaman Kantor Gubernur Riau, Rabu (9/8/2023).

Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Riau lainnya, yaitu Almainis, Nurzafri, Sulastri, Soniwati, Sugeng Pranoto dan Sunaryo.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada HUT Riau yang ke-66 ini.

Hadir juga dalam kesempatan ini Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau lainnya.

Terkait dengan tema Hari Jadi Provinsi Riau yg ke-66 untuk tahun ini, yaitu “Riau Bersatu dan Berkelanjutan” yang menganduk makna bahwa masyarakat Riau harus kreatif dan inovatif dalam membangun kualitas SDM dan SDA agar ekonomi tumbuh meningkat.

Provinsi Riau yang saat ini memasuki usia 66 tahun telah banyak memiliki perkembangan yang dialami oleh negeri yang berjuluk Bumi Lancang Kuning, mulai dari indeks pembangunan manusia hingga menjadi salah satu pusat perekonomian di sumatera.

Hal ini yang disampaikan oleh Gubernur Riau saat memimpin upacara peringatan HUT ke-66 Provinsi Riau.**(adv)

Bank Riau Kepri Syariah Catatkan Laba Bersih Rp122,17 Miliar Selama Semester I 2023

Bank Riau Kepri Syariah Catatkan Laba Bersih Rp122,17 Miliar Selama Semester I 2023(foto:ist brks)

Pekanbaru(SegmenNews.com)– PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) mencatat prestasi gemilang pada semester I/2023 dengan meraih laba bersih sebesar Rp122,17 miliar per tanggal 30 Juni 2023. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan posisinya di industri perbankan, khususnya pasca transformasi dari bank konvensional menjadi bank syariah pada Agustus 2022.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan melalui Harian Bisnis Indonesia pada Rabu (9/8/2023), disebutkan bahwa tak ada data keuangan yang tercantum untuk periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan proses transisi yang dilakukan oleh bank tersebut.

Selain itu, bagi hasil yang diberikan kepada pemilik dana investasi pada periode yang sama mencapai angka Rp1,12 triliun. “Dengan pendapatan setelah distribusi bagi hasil mencapai Rp622,16 miliar, dan setelah mempertimbangkan beban operasional dan kewajiban pajak lainnya, laba operasional kami adalah Rp164,6 miliar. Ini mengantarkan kami pada laba bersih tahun berjalan sebesar Rp122,17 miliar,” tulis pihak BRK Syariah.

Sementara itu, penyaluran pembiayaan oleh BRK Syariah juga meningkat. Pada akhir Juni 2023, pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp19,99 triliun, meningkat dibandingkan angka tahun sebelumnya yang sebesar Rp19,6 triliun.

Sementara dari sisi total aset, BRK Syariah mengalami pertumbuhan positif. Pada 30 Juni 2023, total aset mencapai Rp28,46 triliun, naik dari Rp28,03 triliun pada 30 Desember 2022. Namun, perlu dicatat bahwa DPK mengalami penurunan dari Rp26,97 triliun di akhir 2022 menjadi Rp24,11 triliun di pertengahan 2023.

Terkait indikator rasio keuangan, BRK Syariah memiliki CAR sebesar 21,09%, NPL gross sekitar 2,61% dan NPL net sekitar 0,24%. Sementara itu, net imbalan sebesar 4,41% dengan BOPO mencapai 90,89%. Rasio FDR yang tercatat sebesar 82,91% menunjukkan strategi perbankan yang efisien dalam mengelola dana masyarakat.

Pencapaian ini menegaskan kembali komitmen dan dedikasi BRK Syariah dalam memberikan layanan perbankan syariah berkualitas bagi masyarakat dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. ***(inf)

Sidang Korupsi JSR, Kontraktor Lobi Bupati Irwan Nasir dan Kadis PU Kep Meranti

Sidang Korupsi Jembatan Selat Rengit (foto:segmennews)

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Dua terdakwa korupsi proyek pembangunan Jembatan Selat Rengit, Kabupaten Kepulauan Meranti, yakni Kabid Bina Marga Dinas PU Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2013, Dupli Juliardi dan General Manager Divisi I Medan PT Nindya Karya, Ir Dharma Arifiandi, diadili di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Selasa 8 Agustus 2023.

Dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum yang dibacakan dihadapan majelis hakim yang diketuai Yulia Artha Pujoyotama SH MH, diketahui, sebelum tindak pidana korupsi terjadi, tim terdakwa sudah melakukan lobi dan pendekatan dengan Bupati Kepulauan Meranti tahun 2012 yang dijabat Irwan Nasir dan Kadis PU yang dijabat Hariadi SST MT.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum yang dibacakan Gandi SH, disebutkan, Pemkab Kepulauan Meranti yang dipimpin Irwan Nasir dan DPRD menganggarkan pembangunan Jembatan Selat Rengit sebesar Rp460 miliar, dengan rincian, tahun 2012 sebesar Rp125 miliar, tahun 2013 Rp232,4 miliar, dan tahun 2014 Rp102,6 miliar.

Pertengahan tahun 2011, H Supendi, Komisaris PT Likotama Harum datang ke PT Nindya Karya dan menyampaikan informasi proyek di Meranti tersebut dan mengajak PT Nindya Karya untuk melakukan join operation. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada terdakwa Ir Dharma Arifiadi. Selanjutnya dilakukan beberapa kali pertemuan bertempat di Pizza Hut, Tebet Indraya Square (TIS) Jakarta Selatan.

Pertemuan pertama, dihadiri oleh terdakwa Ir Dharma Arifiadi, Supendi yang datang bersama Rusli Patra. Pada kesempatan tersebut, Supendi menyampaikan informasi rencana proyek Jembatan Selat Rengit dan keinginan melakukan joint operation tiga perusahaan yaitu PT Nindya – PT Mangkubuana – PT Relis.

Lebih lanjut Rusli Patra menjelaskan bahwa Rusli Patra telah melakukan pendekatan terhadap pihak Pemkab Kepulauan Meranti, yaitu Bupati dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum terkait lelang Jembatan Selat Rengit.

Pertemuan kedua, saksi Supendi datang membawa Muhammad Assegaf. Pertemuan tersebut melanjutkan pembicaraan mengenai pembentukan JO. Pada pertemuan ketiga, membahas detail porsi keuntungan yaitu 40% untuk PT. Nindya Karya, 30% untuk PT. Relis Sapindo Utama dan 30% PT. Mangkubuana Hutama Jaya. saksi Supendi menyampaikan bahwa yang saksi Supendi telah menyiapkan dana, peralatan dan personil untuk pekerjaan pembangunan Jambatan Selat Rengit.

Pertemuan keempat, dihadiri oleh tetdakwa Ir. Dharma Arifiadi, Supendi, Rusli Patra, Muhammad Assegaf. Pada pertemuan tersebut masing-masing pihak setuju untuk melanjutkan kerjasama. Terdakwa Ir Dharma Arifiadi bersedia melakukan Joint Operation karena Supendi telah kenal dengan orang yang terkait dengan Pembangunan Jembatan Selat Rengit dan memiliki banyak peralatan, modal dan personil sehingga PT. Nindya Karya tidak perlu modal, alat dan personil tetapi mendapatkan keuntungan.

Tetdakwa Ir. Dharma Arifiadi, H. Rusli Patra selaku Direktur Utama PT Relis Sapindo Utama, Muhammad Assegaf selaku Direktur Utama PT Mangkubuana Hutama Jaya menandatangani Perjanjian Joint Operation (JO) Pembangunan Jembatan Selat Rengit pada tanggal 28 Mei 2012.

Dalam perjanjian tersebut PT. Nindya Karya bertindak sebagai Leading Firm, dengan partisipasi penyertaan modal masing-masing sebesar PT. Nindya Karya 40%, PT Relis Sapindo Utama 30% dan PT Mangkubuana Hutama Jaya sebesar 30%.

Bahwa dalam periode tanggal 31 Mei 2012 – 8 Juni 2012, Panitia Pengadaan Barang/Jasa Tahun Jamak menerima 10 perusahaan yang melakukan pendaftaran dan memasukkan dokumen kualifikasi, diantaranya adalah PT Nindya Karya PT Relis PT Mangkubuana JO.

Bahwa Panitia Lelang hanya melakukan pembuktian kualifikasi, aanwijzing, pendaftaran dan hal-hal yang bersifat administrasi , sedangkan yang melakukan evaluasi kualifikasi dan evaluasi teknis dilakukan oleh Tim Teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum yang ditunjuk oleh Kadis PU, Hariadi.

Tim Teknis tersebut bekerja tanpa adanya Surat Keputusan Penetapan. Hasil evaluasi Tim Teknis menunjukkan dari 10 perusahaan yang menyampaikan dokumen kualifikasi, 7 perusahaan dinyatakan memenuhi persyaratan kualifikasi, salah satunya PT Nindya Karya PT Relis PT Mangkubuana JO dan selanjutnya hasil evaluasi tersebut diberikan kepada Panitia Pengadaan dalam bentuk soft file.

Bupati Kasmarni Terima Anugerah Lencana Wira Bangun Desa dari Gubri

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Aisten I Pemerintahan dan Kesra Andris Wasono menghadiri upacara Peringatan Hari Jadi ke-66 Provinsi Riau yang dipusatkan di halaman kantor Gubernur Provinsi Riau Rabu, 9 Agustus 2022.

Dikesempatan itu, Gubernur Riau Syamsuar memberikan penganugerahan kepada sejumlah Kepala Daerah, termasuk Bupati Kasmarni.

Orang nomor satu di Negeri Junjungan itu, menerima penganugerahan Lencana Wira Bangun Desa atas upaya dan kerja keras dalam memajukan dan memandirikan desa.

Usai pelaksanaan upacara, Gubernur Riau Syamsuar memasangkan lencana Wira Bagun Desa kepada Asisten 1 yang mewakili Bupati Kasmarni kala itu.

Sementara, Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution menyerahkan piagam penghargaan Lencana Wira Bangun Desa atas upaya dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Bengkalis dibawah kepemimpinan Bupati Kasmarni dalam memajukan dan memandirikan desa.

Selain itu, Gubri Syamsuar turut membagikan Musaf Al-Quran serta buku “Memimpin Ditengah Badai” kepada seluruh Kepala Daerah se-Provinsi Riau.

Hari Jadi ke-66 Provinsi Riau tahun ini mengangkat tagline: “Riau Bersatu” dengan tema “Riau Bersatu dan Berkelanjutan”. Sementara upacara dipimpin langsung Gubernur Riau Syamsuar.

Asisten Andris Wasono dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Provinsi Riau diusia ke-66 nya.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat hari jadi Provinsi Riau. Memasuki usia 66, sebuah rentang usia yang begitu matang dan serat pengalaman bermakna, yang insya allah mampu tumbuh lebih baik lagi,” ujarnya.

Kemudian lanjut Asisten 1 Pemkab Bengkalis itu, Negeri Junjungan siap bersinergi, kian berdaya memberikan makna bagi Bumi Lancang Kuning. Semangat bersama masyarakat Kabupaten Bengkalis dan Riau untuk mewujudkan Riau Bersatu yakni berdaya Saing, Sejahtera, Bermartabat, dan Unggul.

“Semoga peringatan HUT ke-66 ini dapat dijadikan sebagai momentum bagi masyarakat Negeri Junjungan untuk semakin meningkatkan semangat kebersamaan, persatuan dan kesatuan dalam membangun Riau,” harapnya.

Gubri Syamsuar dalam sambutannya menyebutkan dengan tema yang diangkat dalam Hari Jadi ke-66 Provinsi Riau ini menjadi pelecut bagi semua untuk bersatu mengangkat segala potensi dengan harapan kedepannya akan tercipta kolaborasi terwujudnya pembangunan ekonomi berkelanjuan.

“Provinsi Riau, merupakan daerah potensial dan telah banyak memberikan kontribusi dalam mendorong keberhasilan pembangunan nasional. Dengan mengazamkan Riau Bersatu dan Berkelanjutan tidak dapat dilakukan hanya oleh Pemerintah Provinsi Riau sendiri, melainkan diperlukan kerjasama antara Pemerintah Pusat dengan Provinsi Riau, dengan Pemerintah Daerah, perguruan tinggi, swasta, BUMN/BUMD dan seluruh elemen masyarakat,” beber Syamsuar.

Andris Wasono tiba di halaman kantor Gubernur Provinsi Riau 30 menit sebelum dimulainya upacara. Mengenakan baju kurung melayu berwarna merah lengkap dengan kain songket dan tanjak, Andris Wasono tampak bercengkrama bersama undangan lainnya.

Usai upacara tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau sempena Hari Jadi Provinsi Riau.**(imam/hm)

Riau akan Jadi Pusat Perekonomian di Sumatera

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Momen hari jadi ke-66 tahun provinsi Riau ini terasa lebih spesial. Banyak capaian yang telah diraih, mulai dari meningkatnya investasi yang masuk hingga capaian lainnya dalam skala nasional.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, pada hari jadi Provinsi Riau tahun ini, pihaknya meminta kepada masyarakat Riau untuk dapat menjaga suasana yang aman dan kondusif.

“Pada momen hari jadi provinsi tahun ini, saya minta mari jaga situasi aman dan kondusif yang sudah terjaga di Riau selama ini,” katanya.

Dilanjutkan Gubri, seperti diketahui indeks kerukunan beragama di Riau cukup tinggi. Hal tersebut membuktikan bahwa suasana kebersamaan di Riau sangat kuat.

“Hal ini merupakan salah satu modal untuk meningkatkan perekonomian di Riau. Untuk diketahui, Bappenas sudah menyiapkan (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) untuk presiden yang akan datang, dimana pusat ekonomi di Sumatera itu besok ada di Riau,” ujarnya.

Jika masyarakat Riau dapat menjaga situasi kondusif seperti sekarang ini, dan mendukung program nasional tersebut maka ekonomi Riau akan tumbuh dan masyarakat Riau sejahtera.

“Dalam waktu dekat ini juga akan ada investasi yang masuk ke Riau sampai Rp37 triliun, ini belum pernah ada investasi sebesar itu. Artinya Riau termasuk daerah yang diincar oleh para investor, karena itu kita yang ada di Riau ini harus menjaganya,” ajaknya.

Disebutkan Gubri, saat ini provinsi Riau merupakan daerah investasi nomor lima di Indonesia dan nomor satu di Sumatera. Hal tersebut tentunya tidak mudah untuk diraih.

“Untuk mendapatkan itu tidak mudah, sayakan Desember besok sudah berakhir, karena itu tolong jaga agar investasi di Riau dapat terus meningkat,” sebutnya.

Terkait dengan tema yakni Riau Bersatu, Gubri mengatakan bahwa persatuan yang sudah terjadi selama ini baik antara pemerintah daerah, Forkopimda dan masyarakat yang membuat Riau dapat maju seperti sekarang ini.

“Inilah Riau Bersatu itu, semuanya kompak menjaga situasi kondusif. Karena kalau tidak bersatu, saya tidak bisa bekerja,” ujarnya.(**mr)