Beranda blog Halaman 565

Apkasindo Riau Jelaskan Solusi Untuk Petani Sawit Siasati Harga Pupuk Mahal

Apkasindo Riau Jelaskan Solusi Untuk Petani Sawit Siasati Harga Pupuk Mahal

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sekretaris DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau Djono Albar Burhan, mengatakan saat ini para petani sawit di Riau sangat kebingungan dengan tingginya harga pupuk.

Sementara itu, untuk tanaman sawit agar menghasilkan produksi berkualitas cukup bergantung dengan pupuk kimia.

“Di satu sisi petani sawit pusing untuk beli pupuk, disisi lain mereka juga pusing mengatur keuangan keluarga. Sementara hasil produksi kebun terancam akan turun jika kebun tidak dipupuk,” tuturnya saat diwawancarai Media Center Riau, Rabu (21/9/2022).

“Sejauh ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan petani untuk menyiasatinya, yakni dengan mencampur pupuk organik dan anorganik.” ujarnya.

Djono menyebut, mencampurkan pupuk organik dan kimia ini bisa menjadi solusi jitu untuk petani sawit. Hal ini juga bisa menekan penggunaan pupuk kimia hingga 50%.

Untuk harga pupuk kimia jenis KCL misalnya, saat ini harganya Rp900.000 per sak. Jika petani biasanya menggunakan 2 kilogram pupuk tersebut per pohon sawit, kalau dicampurkan dengan pupuk organik, maka penggunaan pupuk kimia hanya 1 kilogram 1 kilogram lagi menggunakan pupuk organik.

Dengan demikian, para petani bisa menekan biaya pupuk yang tinggi, namun unsur hara yang dibutuhkan tanaman tetap bisa tercukupi.

“Cara ini, bisa mengurangi jumlah penggunaan pupuk kimia hingga 50%,” Tambahnya.

Cara ini diyakini lebih bagus ketimbang menggunakan pupuk kimia 100%. Lantaran, banyak zat-zat dalam pupuk organik yang bahkan manfaatnya lebih baik, terutama untuk membentuk kesuburan tanah di sekitar tanaman kelapa sawit.

Djono mengatakan bahwa hal ini justru akan meningkatkan produktivitas perkebunan sawit. “Dengan cara ini, tidak akan menurunkan produksinya, bahkan lebih bagus lagi. Karena pupuk organik bisa mendingan tanah, sehingga penyerapan akar juga makin bagus.”

“Selain itu, kita juga mendorong petani-petani untuk menggunakan tandan kosong kelapa sawit. Itu gratis, bisa diambil ke pabrik-pabrik. Itu bisa disebar di sekitar pokok sawitnya,” sebutnya.***(mc)

Pj Walikota Pekanbaru Minta Manajemen BUMD Harus Orang yang Mampu

Pj Walikota Pekanbaru Minta Manajemen BUMD Harus Orang yang Mampu

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun bakal melakukan evaluasi terhadap manajemen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berada dibawah naungan pemerintah kota.

Muflihun tidak ingin BUMD hanya menjadi beban daerah dengan suntikan APBD setiap tahunnya. Dirinya ingin BUMD tersebut bisa menghasilkan dan optimal dalam pendapatan.

“Untuk evaluasi BUMD saya masih pelajari. Karena saya tidak ingin buru-buru dan nanti malah makin fatal untuk BUMD kita,” ujar Muflihun, Selasa (20/9).

Menurutnya, dari sejumlah BUMD yang ada dilingkungan Pemko Pekanbaru baru satu BUMD yang mulai memberikan capaian positif, yakni BPR Pekanbaru. BUMD ini sudah mulai tumbuh dengan menghasilkan laba.

Kemudian, untuk PDAM Tirta Siak yang sebelumnya menjadi catatan juga mulai membaik. Mulai terjadi peningkatan dalam manajemennya.

“Untuk PT. SPP sampai hari ini kami masih pelajari. Karena banyak ini kan. Kita mau lihat BUMD ini. Seperti (pemerintah.red) pusat sampaikan, kalau tidak ada bermanfaat untuk apa diadakan,” tegas Muflihun.

Muflihun juga meminta manajemen harus profesional dalam mengelola BUMD. Mereka yang berada dalam manajemen, ditegaskan Muflihun harus orang yang mampu dalam mengelola perusahaan daerah ini.

“Kita buat assesment, silahkan daftar orang-orang yang mampu. Saya tidak ada mengarahkan kepada orang-orang (tertentu). Karena yang disini kita minta betul-betul orang yang bisa menjalankan,” pungkasnya.***(dmf)

Ketua TPID Inhil H.Syamsuddin Uti Tinjau Operasi Pasar

Tembilahan(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H.Syamsuddin Uti yang juga Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) meninjau pelaksanaan Operasi Pasar Murah yang di selenggarakan oleh Dinas Perdagangan bekerjasama dengan Kadin Inhil.

Peninjau Operasi Pasar murah di hari Ke-3, Rabu (21/9/2022) pagi turut mendampingi Ketua TPID Inhil H.Syamsuddin Uti, Ketua Kadin, Asisten II Setda Inhil, Kadis dan Sekretaris Dinas Perdagangan, Kabag Ekonomi dan SDA Setda Inhil serta beberapa pejabat Eselon.

Operasi Pasar murah yang dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Perdagangan Inhil Jl. Veteran Tembilahan bertujuan untuk menjaga kestabilan harga sembako sekaligus membantu masyarakat dampak akibat kenaikan harga BBM dan juga tetap menjaga inflasi khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir.

Pada kesempatan tersebut tidak hanya peninjauan oleh Wabup H.Syamsuddin Uti, juga berkesempatan mengobrol lansung salah seorang warga Tembilahan yang menjadi pembeli pada operasi pasar.

Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti yang di wawancarai awak media di sela-sela peninjau mengatakan, tujuan dari pasar murah ini untuk membantu masyarakat dalam menekan harga sembako yang bervariasi di pasar.

Beliau menambahkan pelaksanaan Pasar murah ini akan tetap terus dilaksanakan dengan melihat situasi dilapangan. Untuk itu, Pemda inhil tetap konsisten melaksanakan kegiatan seperti ini dan semoga terlaksana dengan baik dan lancar sehingga masyarakat merasa terbantu dengan adanya Pasar murah seperti ini.***(rls)

Warga Pekanbaru Diimbau Tetap Waspada Covid-19

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai penyebaran Covid-19. Pasalnya saat ini kasus positif masih fluktuatif terjadi di Ibukota Provinsi Riau ini.

Berdasarkan data pemantauan Covid-19 yang dirilis Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru hingga per 18 September 2022, tercatat sebanyak 89 kasus aktif Covid-19.

“Kami tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan jangan abai. Karena pandemi Covid-19 ini belum berakhir,” ujar Kepala Diskes Kota Pekanbaru, dr. Zaini Rizaldy Saragih, Selasa (20/9).

Sementara itu untuk pemetaan zona resiko Covid-19 per kecamatan, mayoritas kecamatan di Kota Pekanbaru masih berstatus zona kuning. Dari 15 kecamatan yang ada, satu kecamatan berada pada zona hijau dan 14 kecamatan lainnya berada pada zona kuning.

Lalu berdasarkan pemetaan per kelurahan, mayoritas juga masih berada di zona hijau. Dari 83 kelurahan yang ada, 52 kelurahan diantaranya berada pada zona hijau dan 30 kelurahan lainnya berada di zona kuning, serta satu kelurahan berada di zona oranye.

Zaini kembali mengingatkan, agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan guna antisipasi penyebaran virus. Selain itu, masyarakat juga diminta melakukan vaksinasi Covid-19 hingga dosis lengkap atau booster.

Pemerintah kota juga tetap masih menyediakan fasilitas kesehatan jika sewaktu-waktu terjadinya peningkatan kasus. Ada sejumlah ruang isolasi yang disiapkan.

Diantaranya di Rusunawa Rejosari, Gedung BPSDM, Gedung Bapelkes, Gedung LPMP, dan Asrama Haji Riau. (Dmf)

Dishub Riau akan Pasang Rambu Lalulintas di Jalan Pekanbaru-Siak Via PT SIR

Dishub Riau akan Pasang Rambu Lalulintas di Jalan Pekanbaru-Siak Via PT SIR

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Jalan Simpang Pramuka, Pekanbaru menuju batas Kabupaten Siak salah satu jalan provinsi yang rawan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

Pasalnya, jalan alternatif dari Pekanbaru menuju Siak dan sebaliknya yang melewati wilayah perkebunan PT SIR tersebut sering menelan korban lakalantas.

Mengantisipasi terjadinya lakalantas di jalan provinsi yang dibangun aspal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Riau tahun ini akan memasang rambu-rambu lalulintas di sepanjang jalan tersebut.

“Jalan lintas Pekanbaru-Siak via perkebunan PT SIR tahun ini kita pasang rambu-rambu lalulintas, karena di sana jalannya lurus, sehingga rawan lakalantas sebab pengendara kurang waspada,” kata Andi Yanto, Rabu (21/9/2022).

Untuk pemasangan rambu-rambu lalulintas tersebut, lanjut Andi Yanto, pihaknya sudah memasukan anggaran pengadaan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2022.

“Anggaran pengadaan rambu-rambu kita siapkan di perubahan, dan segera kita pasang. Karena itu termasuk yang kita prioritaskan untuk mengantisipasi terjadinya lakalantas di jalan Pekanbaru-Siak via PT SIR,” sebutnya.

Namun menjelang rambu-rambu lalulintas baru dipasang, kata Andi Yanto, saat telah memasang rambu-rambu sementara.

Sedangkan untuk mengantisipasi truk Over Dimension Over Load (ODOL) melintasi jalan tersebut, Andi Yanto menyatakan, pihaknya juga akan memasang rambu-rambu kendaraan yang boleh melintasi jalan provinsi itu.

“Termasuk pengawasan juga kita lakukan baik itu razia truk ODOL, bersama pihak kepolisian. Kemudian, nanti kita akan arahankan petugas Dishub Riau untuk patroli di jalan itu nantinya,” tukasnya.***(mc)

Kades Sontang Desak PT.KML Keluarkan 20 Persen Untuk Masyarakat

Kades Sontang, Zulfahrianto,SE (kanan baju putih). (Foto: Yusrizal/SegmenNews.com)

Rohul(SegmenNews.com)- Masyarakat bersama Kepala Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan hulu Zulfarianto,SE meminta kepada PT. Kandis Mekar Lestari(KML) supaya mengeluarkan sebesar 20 persen untuk masyarakat Sontang sesuai perjanjian

Dikatakannya sesuai jadwal yang telah disepakati dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang di fasilitasi oleh komisi II DPRD Rohul Senin, 05 September 2020 lalu antara Masyarakat Desa Sontang dengan  PT.Kandis Mekar Lestari (KML) Duta Palma Nusantara Group, pihak perusahaan diberi tenggang waktu selama dua minggu untuk menjawab semua tuntutan masyarakat Desa Sontang.

Sesuai janji tersebut Komisi II DPRD Rohul melayangkan surat panggilan  untuk mengadakan pertemuan hari ini, Selasa (20/09/2022) namun pihak perusahaan tidak hadir atau mangkir dari jadwal yang telah di sepakati itu.

Ketidak hadiran pihak perusahaan  dibenarkan oleh salah seorang warga Desa Sontang yang berkesempatan hadir saat di wawancarai oleh awak media usai mengadakan pertemuan dengan Komisi II DPRD Rokan Hulu.

“Benar pertemuan hari ini tidak satupun pihak perusahaan yang memenuhi undangan Komisi II DPRD namun kita tetap mendesak perusahaan untuk mengeluarkan  tuntutan masyarakat yakni  20 persen dari lahan yang di kelola oleh perusahaan,” katanya.

“Untuk sementara sebelum ada jawaban dari pihak perusahaan, agar ada niat baik Perusahaan terhadap masyarakat, mungkin masyarakat akan mengklaim lahan yang 20 persen dari lahan yang dikelola oleh perusahaan seluas 670 hektar dan ini mereka kelola tanpa izin,” tambahnya.

Saat ditanya apa alasan dari pihak perusahaan tidak hadir, beliau menjawab tidak tau dan merekapun diundang oleh Komisi II DPRD Rohul untuk kembali mengadakan pertemuan dengan pihak perusahaan-(yus)

Launching Perdana di Rohul Lilis Sueganda Tampil Memukau

Launching perdana Dirohul Lilis sueganda Tampil memukau

Rohul(SegmenNews.com) – Lilis Sueganda kelahiran Lampung tahun 1989 ini, meneruskan perjalanannya sebagai seorang penyanyi Dangdut Koplo di industri musik tanah air dengan album perdananya.

Solois muda yang dikenal sebagai penyanyi Ndeso asal desa Tirta Kencana Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo ini, melahirkan sebuah album secara matang dengan 11 lagu dan turut menuai respons positif dari penggemar yang kini mampu membawanya hingga sampai pada hari ini.

Adapun 11 lagu yang sudah di rilis di antaranya, opening, kapan ya aku kawin,aku tak setia,jomblo sampai tua,janda punya selera,ketelan cebong,mama minya cucu, Cemen,aku pengen kamu nya gak mau,rasa yang tak pernah hilang,mending bubaran aja, dan bukan cewek gampangan.

Dan kali ini artis yang di kenal sebagai penyanyi ndeso ini perform di Rokan hulu, yakni di desa pasir utama kecamatan rambah hilir kabupaten Rokan hulu, pada Selasa (20/9/2022), dalam memeriahkan walimatul khitan Mahfud sukenzy putra dari kepala desa pasir utama sutarzi dan sudarmini.

Lilis sueganda meniti karir mulai dari smp kelas 3, sampai sekarang penyanyi dangdut cantik ini akan melakukan penampilan yang lebih baik dengan menghibur banyak orang dengan suara emas yang dimilikinya.

” Alhamdulillah sudah ada beberapa kontrak dalam kerja sama diantaranya dengan Telkomsel, seperti tour Indonesia mulai Dumai Sampai Makasar sebanyak 11 titik,” ungkapnya.

Disampaikannya lagi next time ia dapat diundang lagi serta diterima oleh masyarakat untuk tampil lagi disini dikabupaten Rokan hulu.

Plening karir Lilis sueganda kedepannya dia berharap dapat menampilkan perfom yang terbaik lagi, yang mana sebelumnya Lilis sueganda pernah tampil di ajang kompetisi audisi coplus superstar diANTV.

” Yang mengikuti audisi dari seluruh Indonesia, saya masih masuk keseleksi 100 hingga sampai ke 80 besar bulan Juli lalu,”. tutupnya.(fit)

Pemkab Bengkalis Dukung Digital Transaksi Produk Halal

Pemkab Bengkalis Dukung Digital Transaksi Produk Halal

Bengkalis(SegmenNews.com)- Agar mampu bersaing di pasar global dengan mayoritas penduduk muslim, Pemerintah Kabupaten Bengkalis perlu memasang target khusus, tidak hanya sebagai konsumen dari produk halal, akan tetapi juga mampu menjadi produsen produk halal.

Makanya, agar produk halal kita mampu bersaing, kita tidak bisa lagi menggunakan metode yang konservatif, akan tetapi harus bisa memanfaatkan teknologi dan digitalisasi. Paling tidak dengan menerapkan pembayaran syariah secara digital.

Demikian disampaikan Bupati Bengkalis melalui Asisten Administrasi Umum Kabupaten Bengkalis Aulia saat membuka Seminar Nasional dengan tema peran digital transaksi dalam meningkatkan industri halal di Kabupaten Bengkalis, Senin (19/9/2022), di Aula STIE Syariah Bengkalis.

Sebagaimana kita ketahui kata Aulia, industri halal telahpun menjadi trend dunia saat ini, hal ini terbukti dari prospek industri halal yang terus tumbuh dari tahun ke tahun yang mengakibatkan besarnya peluang konsumen dalam industri halal tiap tahunnya.

Oleh sebab itu, prospek dan potensi besar ini harus dikembangkan di Indonesia khususnya di Kabupaten Bengkalis.

“Hal ini tentunya menjadi sebuah tantangan, baik bagi kami pemerintah daerah, pelaku ekonomi, pelaku pariwisata, pelaku usaha maupun dunia pendidikan. Untuk kita bisa mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi syariah dengan melakukan penguatan UMKM industri halal melalui penggunaan teknologi digital, meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis ekonomi dan keuangan syariah serta meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk halal,” jelas Aulia.

Kemudian, peran strategis STIE Syari’ah Bengkalis, sebagai salah satu perguruan tinggi yang unggul dalam bidang ekonomi syari’ah, hendaknya lebih maksimal, guna memajukan sektor industri produk halal ini, dengan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan ahli dibidangnya, serta dapat menjadi pionir dalam inovasi dan riset produk halal bagi UMKM.

Turut hadir Wakil Bupati Siak, H Husni Merza, Lektor Perguruan Tinggi Universitas Darussalam Gontor Akhmad Affandi Mahfudz selaku narasumber seminar, Kodim 0303 Bengkalis diwakili Hendriko, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syari’ah Bengkalis, Khadijah Ishak, Kepala Kemenag Bengkalis H Khaidir DPH LAMR Bengkalis Sofyan Said, dan para undangan lainnya.***(imm)

Tujuh Fraksi DPRD Berikan Pandangan Terhadap Ranperda Perubahan APBD 2022

Bengkalis(SegmenNews.com)– Setelah melakukan Paripurna penyampaian Ranperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2022 yang disampaikan oleh Bupati Kasmarni, hari ini DPRD kembali melaksanakan rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap penyampaian Ranperda tentang Perubahan APBD T.A 2022, Senin (19/09/2022).

Rapat Paripurna kali ini dipimpin oleh Wakil Ketua II Sofyan, S.Pd.I.,M.Si dihadiri Bupati Bengkalis yang diwakili Wakil Bupati Bagus Santoso dan Wakil Ketua III Syaiful Ardi. Sebelum rapat dimulai Sekretaris DPRD Rafiardhi Ikhsan menginformasikan jumlah anggota DPRD yang hadir bahwa korum terpenuhi.

Fraksi PKS menunjuk juru bicara Hj. Zahraini untuk menyampaikan pandangan umumnya. Zahraini menyampaikan, Fraksi PKS memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang telah melakukan perbaikan terhadap tahapan proses rencana APBD baik itu Perubahan APBD T.A 2022 maupun proses tahapan APBD Murni 2023.

“Hal ini sangat positif sehingga kedepannya perlu ditingkatkan lagi agar tahapan tersebut disampaikan tepat waktu maka memberikan waktu yang cukup bagi DPRD untuk membahasnya,” ujarnya.

Selanjutnya fraksi Golongan Karya melalui juru bicara Al Azmi menyampaikan, fraksi Golkar terus menyambut baik atas arahan Bupati Bengkalis pada segenap kepala perangkat daerah agar proaktif dalam pembahasan antara TAPD bersama Banggar.

“Fraksi Golkar terus mengoptimalkan perannya dalam memberikan kontribusi terbaik terhadap proses-proses penyusunan anggaran, taat asas serta penguatan prioritas program pemerintah tetap menjadi kebijakan fraksi Golkar,” terang Al Azmi.

“Kami mendorong perluasan akses infrastruktur daerah dan infrastruktur perkotaan, baik jalan, jembatan, pendidikan dan kesehatan agar dapat diprioritaskan pada daerah yang masih minim tersentuh pembangunan oleh pemerintah daerah karena hal tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Simon Lumban Gaol berikan pandangan umum fraksi PDI Perjuangan.

Rianto menyampaikan, Fraksi PAN juga mengapresiasi upaya pemerintah daerah yang terus melakukan pembenahan dalam tata kelola pemerintahan. Ini menjadi langkah positif yang harus ditingkatkan demi mewujudkan visi misi kepala daerah yang dinilai semakin progresif dalam mencapai tujuan.

Fraksi Gerindra melalui juru bicara Andi Fahlevi menyampaikan, beberapa pergeseran belanja program dan kegiatan, kondisi ini menyebabkan perubahan APBD menjadi pilihan yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis agar proses pembangunan dapat berjalan secara baik dengan tetap memilah dan melihat ketersediaan sumber pembiayaan pembangunan serta prioritas-prioritas yang telah ditetapkan.

dr. Morison Bationg Sihite yang ditunjuk sebagai juru bicara Fraksi Kebangkitan Bintang Demokrat, mendorong perubahan APBD Kabupaten Bengkalis T.A 2022 ini memberikan perhatian pada program dan kegiatan yang bersifat pemberdayaan ekonomi khususnya UMKM dan ekonomi kreatif.

Terakhir, Firman sebagai juru bicara fraksi Gabungan Nasdem Persatuan Pembangunan Indonesia berharap melalui perubahan APBD T.A 2022 ini pelaksanaan program dan kegiatan dapat berjalan lebih maksimal, sehingga dapat berdampak positif bagi perekonomian masyarakat serta daerah.***(imm)

Bupati Inhil Buka Rakorda Pendataam Awal Regsosek

Tembilahan(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Drs. HM. Wardan, MP menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022 dengan mengangkat tema “Mencatat Untuk Membangun Negeri” bertempat di Hotel Top 5 Jl. Baharuddin Yusuf.

Hadir dalam kesempatan Kepala BPS Kabupaten Inhil Sudiro, S.ST, M,Si, Unsur Forkopimda Inhil, Pimpinan OPD terkait, Ketua TKPK Inhil, Camat, Pimpinan Perusahaan, Akademisi serta 100 orang peserta Rakor yang terdiri dari, OPD, Perusahaan, Organisasi sebanyak 92 orang dan 8 orang berasal dari BPS Inhil.

Kepala BPS Inhil Sudiro menyampaikan amanat dari rancangan Perpres Reformasi Sistem Perlindungan Sosial yang akan segera dikeluarkan oleh Presiden, pada Pasal 10 ayat (1) dan (3) menyatakan bahwa pendataan awal regsosek dilaksanakan oleh BPS, selanjutnya, data regsosek diserahkan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas.

“Ini mengisyaratkan bahwa data yang dihasilkan dari kegiatan ini bukan milik BPS semata tapi merupakan milik bersama karena hasil kolaborasi dari K/L/DI,” tambahnya

Sementara itu Bupati HM Wardan dalam sambutannya mengatakan, “atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil sangat mengapresiasi BPS Kabupaten Inhil atas terselenggaranya kegiatan Rakorda ini sebagai langkah awal pelaksanaan kegiatan yang merupakan pekerjaan besar. Regsosek ini merupakan suatu pekerjaan raksasa yang menyeluruh dan terintegrasi,” ucapnya

Selanjutnya dikatakan Bupati, dalam rangka percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem, sangat menyambut baik dengan dilaksanakannya kegiatan Regsosek ini sebagai upaya dalam mewujudkan satu data Indonesia yang membantu Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial di Indonesia termasuk di Kabupaten Inhil.

Disamping itu, Bupati juga mendorong optimalisasi peran dan fungsi TKPK Kabupaten Inhil dalam pelaksanaan Regsosek di Daerah.

Ia menyebutkan, TKPK sebagai lembaga koordinasi penanggulangan kemiskinan di Daerah memiliki tanggung jawab untuk melakukan sosialisasi dan edukasi tujuan Regsosek sebagai bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan dan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem,” tambah Bupati.***(sup)